Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 9866

Obat Covid-19 Indonesia Belum Terdaftar di WHO

0

batampos.co.id – Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono mengkritik obat Covid-19 hasil temuan dari Universitas Airlangga (Unair) bersama Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI AD. Riono menyebut obat tersebut belum terdaftar di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pasalnya, uji klinis obat tersebut belum diregistrasi secara internasional.

Terkait hal itu, Deputi VII BIN, Wawan Purwanto menyebut saat ini obat Covid-19 baru diajukan kepada Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) guna mendapat izin edar. Sehingga prosesnya belum sampai ke lingkup WHO.

“Masih dalam proses di BPOM, setelah dari BPOM baru nanti ke WHO. Kalau di Indonesia yang berwenang itu BPOM,” kata Wawan saat dihubungi, Selasa (18/8).

Wawan menjelaskan, obat Covid-19 milik Indonesia telah menempuh 3 fase uji klinis. Sesuai prosedur yang berlaku di Indonesia, maka obat tersebut sudah bisa diproses untuk mendapat izin edar BPOM.

“Otoritas dari semua izin perlindungan edar apapun terkait obat ya kepada BPOM, bukan ke WHO,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait proses ke WHO akan menjadi ranahnya BPOM. Sedangkan berkas-berkas yang diurus oleh BIN, TNI AD, dan Unair hanya terkait dengan BPOM, bukan ke WHO.

“Bola sekarang di BPOM. Untuk selanjutnya misal nanti terus ke produksi masal dan sebagainya itu sudah kewenangan BPOM dan kita tak punya kewenangan kecuali protokol yang digariskan kita penuhi, kecuali ada kekurangan kita penuhi gitu,” pungkas Wawan.(jpg)

DPR Percepat Pembahasan, RUU Cipta Kerja Disahkan Awal Oktober

0

batampos.co.id – Badan Legislasi (Baleg) DPR melalui Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Panja RUU Ciptaker) akan mempercepat pembahasan di masa persidangan ini. Targetnya, omnibus law tersebut dapat disahkan dalam rapat paripurna sebelum memasuki waktu reses 9 Oktober nanti.

Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas mengaku optimistis RUU itu bisa disahkan awal Oktober nanti. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya siap all-out melakukan pembahasan. Per hari ditarget 50 sampai 100 daftar inventarisasi masalah (DIM). Artinya, dengan 1.700 DIM yang masih tersisa, dibutuhkan waktu 17 sampai 34 hari kerja. ”Kalau hitungan normal, kita bisa selesaikan 100 DIM per hari,” kata Supratman, Senin (17/8).

Nah, jika dalam sehari pembahasan bisa menuntaskan 100 DIM, hanya dibutuhkan waktu 17 hari untuk bisa menyelesaikan 1.700 DIM yang masih tersisa. Jika berjalan lancar, ujar Supratman, pada pertengahan September nanti pembahasan DIM RUU Ciptaker sudah bisa selesai. ”Tapi, tentu saya tidak bisa jamin (dapat berjalan lancar, Red). Sangat bergantung pada dinamika di fraksi-fraksi,” jelasnya.

Target baleg itu cukup realistis. Apalagi, kelompok buruh yang selama ini paling getol menolak RUU tersebut sudah berhasil dijinakkan. Itu terjadi setelah konfederasi buruh bersedia digandeng DPR untuk masuk dalam tim kerja bersama dalam membahas omnibus law, khususnya yang terkait klaster ketenagakerjaan. ”Saya yakin ini suatu sinergi yang baik antara buruh, DPR, dan pemerintah,” ucapnya.

Selama ini klaster ketenagakerjaan memang paling ditentang kaum buruh karena dianggap merugikan pekerja dan menguntungkan pemodal atau pengusaha. Misalnya soal rencana penghapusan upah minimum kabupaten/kota (UMK), perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), diperluasnya outsourcing, penghapusan pesangon, hingga kemudahan mempekerjakan unskill workers (buruh kasar) asing. Nah, melalui tim kerja bersama, Supratman berharap bisa mengakomodasi aspirasi serikat pekerja tersebut.

Lebih jauh disampaikan, dalam setiap pembahasan, DPR tidak serta-merta menyepakati klausul pasal-pasal yang disodorkan pemerintah. ”Panja tidak sekadar menerima cek kosong dari pemerintah,” klaimnya.

Diungkapkan, beberapa norma usulan pemerintah dalam draf omnibus law dirombak total. Salah satunya soal kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda). Awalnya, beber Supratman, kewenangan pemda dipangkas dan diambil alih pemerintah pusat. Salah satunya perizinan berusaha yang kewenangannya jadi domain pusat. ”Tapi, dalam perkembangannya, kewenangan daerah sudah dikembalikan lagi,” imbuh Supratman.

Norma lainnya menyangkut sanksi. Di draf awal, seluruh ketentuan sanksi pidana dalam RUU Ciptaker dihilangkan. Namun, panja meminta pemerintah mengembalikan ketentuan pidana tersebut. Seperti yang terkait dengan persoalan kesehatan, perusakan lingkungan, dan keselamatan masyarakat sekitar usaha. ”Tidak boleh tidak. Sanksi pidana harus hadir agar masyarakat mendapat perlindungan,” tutur politikus Gerindra itu.(jpg)

Penukaran Uang Rp 75 Ribu Penuh Hingga 3 September 2020

0

batampos.co.id – Bank Indonesia Perwakilan Kepri mendapat kuota 900 ribu lembar uang kartal pecahan Rp 75 ribu yang merupakan uang yang dicetak khusus saat peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dilansir dari Harian Batam Pos, untuk bisa mendapatkan uang edisi terbatas ini, masyarakat bisa mendaftar ke website http://pintar.bi.go.id.

Penukaran uang ini dibagi dalam dua tahap, yakni dari Selasa (18/8/2020) hingga 3 September 2020 mendatang.

Pantauan Batam Pos hingga berita ini diturunkan, jadwal penukaran sudah penuh hingga 3 September mendatang.

Animo masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan uang ini dengan menukarkan uangnya di Kantor BI Perwakilan Kepri.

Uang pecahan Rp 75 ribu edisi khusus HUT Kemerdekaan RI ke -75 tahun

“Untuk mendapatkan UPK (Uang Peringatan Kemerdekaan) Rp 75 ribu, masyarakat harus mendaftar di aplikasi pintar yang bisa di-download di website Bank Indonesia,” kata Deputi Kepala
Perwakilan BI Kepri, M Arif Kurniawan, Selasa, (18/8/2020) melalui teleconference aplikasi Zoom.

Penukaran dilakukan selama tiga jam tiap hari kerja mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB.

“Hari ini (kemarin) ada 135 orang masyarakat yang sudah menukarkan UPK Rp 75 ribu,” katanya.

Ia menjelaskan, secara nasional, UPK Rp 75 ribu dicetak sebanyak 75 juta lembar dan yang dapat menukarkan uang edisi khusus tersebut hanya masyarakat yang sudah memiliki KTP.

“Jadi syaratnya itu, satu KTP hanya bisa dapat satu lembar saja, dan per hari kuota yang kita berikan untuk 150 orang,” jelasnya.

Saat penukaran, lanjutnya, BI akan menerapkan protokol kesehatan sebelum masyarakat masuk ke dalam kantor BI Perwakilan Provinsi Kepri.(jpg)

92 Persen Siswa Mengaku Alami Kendala Belajar Online

0

batampos.co.id – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mempublikasikan data hasil survei yang dilakukan pada rentang waktu 5 sampai 8 Agustus 2020 terkait pendidikan online di masa pandemi Covid-19. Survei ini diikuti oleh 2.201 responden dengan rentang usia 17 tahun ke atas.

“Dari 5 persen yang masih sekolah atau kuliah, sekitar 87 persen mengaku sejak Covid-19 belajar sekolah atau kuliah online, sisana 13 persen tidak belajar online,” terang Manajer Kebijakan Publik SMRC Tati D Wardi dalam webinar, Selasa (18/8).

Dari koresponden yang bersekolah tersebut, diketahui bahwa banyak warga satuan pendidikan yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran online. Bahkan angkanya mencapai 92 persen.

“Hampir semua 92 persen merasa sangat banyak atau cukup banyak masalah yang mengganggu dengan belajar online,” ujarnya.

Kemudian, bagi mereka yang tidak belajar online, alasannya adalah sekolah atau kuliah melakukan pembelajaran tatap muka sebesar 60 persen. Kemudian, sebesar 29 persen responden mengaku mereka tidak melakukan sekolah online karena satuan pendidikan diliburkan atau ditutup sementara

Sebagai informasi, 2.201 responden mengisi survei melalui panggilan telepon. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek metodologis secara seksama adalah cara yang paling mungkin dilakukan di tengah-tengah upaya warga melakukan social distancing.

Sampel sebanyak 2.201 responden dipilih secara acak dari koleksi sampel acak survei tatap muka yang telah dilakukan SMRC sebelumnya dengan jumlah proporsional menurut provinsi untuk mewakili pemilih nasional. Margin of error survei diperkirakan +/-2.1% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.(jpg)

Bocah 4 Tahun Tewas Tenggelam di Bengkong

0

batampos.co.id – Bocah perempuan berusia 4 tahun, BS, meninggal di Pantai Golden Prawn, Bengkong, Senin (17/8/2020) sore.

Dilansir dari Harian Batam Pos, warga Baloi Kolam, Lubuk Baja itu ditemukan tenggelam oleh pengunjung pantai.

Kapolsek Bengkong, AKP Yuhendri, mengatakan, sebe- lum tewas, BS mengunjungi pantai tersebut bersama tetangga dan keluarganya. Terdiri dari ibunya, MP, 36, danadiknya, CS, 3.

”Dari rumah, mereka ada rombongan menggunakan mobil. Langsung menuju pantai,” ujarnya, Selasa(18/8/2020).

Yuhendri menjelaskan, saat berenang, BS sempat didampingi
ibunya, MP. Ketika itu, bocah ini meminta ibunya untuk menyewakan ban berenang.

”Karena mau pulang, orang-tuanya menolak. Dan anak ini melanjutkan bermain (di air), sedangkan orangtuanya keluar dari pantai bersama adiknya,” kata Yuhendri.

Saat kembali berenang, BS luput dari pantauan ibunya. Hanya berselang 10 menit, bocah tersebut ditemukan pengunjung pantai tak sadarkan diri.

”Meninggalnya saat dibawa ke rumah sakit. Nyawanya tak tertolong,” ungkap Yuhendri.

Yuhendri menjelaskan, sebelum kejadian ini, pihaknya sudah memasang spanduk larangan berenang di lokasi. Namun, imbauan tersebut tak diindahkan pengunjung.

”Sekarang masa pandemi, lebih baik di rumah. Kalaupun ke
luar rumah, patuhi protokol kesehatan,” tutupnya.(jpg)

10 Daftar Pekerjaan Warga Batam yang Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam hingga Selasa (18/8/2020) menunjukkan tren positif.

Hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang untuk menjalani karantina mandiri di rumahnya.

Warga Kota Batam yang terkena Covid-19 hampir dari seluruh latar belakang pekerjaan. Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id hingga Selasa (18/8/2020), diketahui pasien Covid-19 di Kota Batam paling banyak menyerang para wiraswasta.

Daftar pekerjaan warga Kota Batam yang terkonfirmasi Covid-19 dilansir dari website lawancorona.batam.go.id.

Jumlahnya mencapai 63 orang, terbanyak kedua adalah para karyawan swasta dengan jumlah 62 dan tertinggi ketiga adakah ibu rumah tangga sebanyak 55 orang.

Berikut 10 daftar pekerjaan warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19:

1. Wiraswasta 63 orang
2. Karyawan swasta 62 orang
3. Ibu Rumah Tangga 55 orang
4. Pelajar 40 orang
5. ASN PNS 29 orang
6. Anggota Polri 26 orang
7. Belum bekerja/belum sekolah 21 orang
8. Mahasiswa/i 13 orang
9. Pedagang 12 orang
10. Crew kapal 11 orang.(*/esa)

Gubernur Kepri Ingin Pembelajaran Online Bagi Peserta Didik Lancar

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Isdianto menegaskan pentingnya pendidikan bagi kelangsungan masa depan para generasi penerus. Apapun rintangan dan hambatan yang terjadi apalagi ditengah pandemi Covid-19 ini harus dilalui dengan melakukan langkah nyata dalam mengatasinya.

“Kondisi pandemi saat ini memastikan bahwa kegiatan pendidikan beralih ke jarak jauh (sistem online) tentu ada kemudahan dan kesulitan yang menyertai yang harus segera kita tindaklanjuti,” kata Isdianto saat menggelar pertemuan bersama PT. Telkom dan PT. Telkomsel di Rupatama lt.4, kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (18/8).

Pertemuan yang dilakukan Isdianto bukan tanpa alasan, karena setelah diterapkannya proses belajar secara online sejumlah keluhan datang dari masyarakat, terutama orang tua dan anak didik, mulai dari kuota internet dan kualitas jaringan.

Lemahnya kualitas jaringan internet di beberapa lokasi tentu menghambat proses belajar, kemudian kesulitan membeli kuota juga menjadi hal yang banyak disampaikan, sehingga proses belajar dan hasil yang akan didapat oleh anak didik menjadi tidak maksimal.

“Tujuan pertemuan ini, kita dapat solusi apa yang harus kita lakukan, karena kalau soal pendidikan kita tidak bisa mengunggu terlalu lama, ini salah satu bentuk kontribusi kita bagi masyarakat, ” tegas Isdianto.

Untuk itu Isdianto langsung memerintahkan Dinas Pendidikan dan Dinas Kominfo untuk intens berkoordinasi dengan pihak Telkom dan Telkomsel agar segera menindaklanjuti kondisi ini agar segera dicarikan solusi.

“Kalau terkait kuota bisa dipakai Dana Bos, kalau jaringan perlu kita data segera daerah mana yang masih lemah lalu segera kolaborasikan dengan pihak Telkom, Telkomsel cara cepat bisa kita pasangkan jaringan wifi di titik-titik tersebut, ” pesan Isdianto.

Senada dengan Gubernur, Sekdaprov Arif Fadillah juga meminta dukungan penuh pihak Telkom dan Telkomsel dan menyatakan Pemprov siap berkolaborasi untuk mengatasi masalah ini segera.

“Apa langkah yang harus dilakukan Telkom dan Pemprov, kita siap berkolaborasi. kita harus segera bergerak cepat mejawab apa yang masyarakat butuhkan,” kata Arif.

Arif pun menyarankan agar Diskominfo turut membantu mendata perkecamtan kondisi jaringan mana yang bagus mana yang tidak kemudian sampaikan dan diskusikan dengan pihak Telkom apa langkah cepat yang harus diambil.

Sementara itu, pihak Telkom dan Telkomsel sepakat untuk menindaklanjuti problem yang terjadi di lapangan sesegera mungkin. Mereka juga meminta data yang diperlukan baik dari dinas pendidikan dan dinas kominfo agar dapat terselesaikam secara merata.

Apalagi, terkait pembelajaran jarak jauh dan metode-metode yang menyertainya menjadi salah satu konsen dari pihak Telkom dan Telkomsel yang saat ini juga sudah mengeluarkan satu produk yang dapat menjadi solusi dengan nama “Telkomsel solution for education”.(*/uma)

Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 1.673 Orang

0

batampos.co.id – Usai libur panjang kemerdekaan, dua hari berturut-turut uji spesimen Covid-19 anjlok di bawah 20 ribu spesimen. Padahal target Presiden Joko Widodo, dalam sehari minimal 30 ribu spesimen Covid-19 diuji. Namun hari ini, Selasa (18/8), uji spesimen hanya sebanyak 14.371.

Sehingga totalnya sudah 1.915.039 spesimen yang diuji. Sedangkan, masih ada 78.394 pasien berstatus suspek yang masih menunggu hasil spesimennya.

Sebelumnya beberapa kali Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menyebut uji spesimen umumnya drop jika terbentur hari libur panjang atau akhir pekan. Hal itu disebabkan laboratorium banyak yang libur.

Dari uji spesimen harian yang diperiksa, ada tambahan kasus baru harian sebanyak 1.673 kasus per Selasa (18/8). Sehingga totalnya sudah 143.044 orang terinfeksi Covid-19.

Sebaran kasus harian terbanyak masih terjadi di Provinsi DKI Jakarta yakni sebanyak 513 kasus. Jawa Timur 312 kasus. Sumatera Utara 130 kasus. Jawa Tengah 118 kasus. Dan Kalimantan Timur 93 kasus.

Sedangkan, jumlah pasien sembuh bertambah 1.848 orang. Jumlah pasien sembuh harian terbanyak terdampat di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 588 orang. Sudah 96.305 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Untuk jumlah kasus meninggal harian pun bertambah 70 jiwa. Kasus meninggal terbanyak harian terdapat di provinsi DKI Jakarta sebanyak 19 orang. Kini sudah 6.277 orang meninggal karena Covid-19.

Hingga saat ini, sudah 484 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 15 provinsi di bawah 10 kasus harian. Dan 6 provinsi dengan nol kasus.(jpg)

Lagi, Pasien Covid-19 yang Sembuh di Kota Batam Bertambah

0

batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam kembali dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumahnya untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam menuju trend positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif sembuh.

“Pasien yang dinyatakan sembuh pada Selasa (18/8/2020) merupakan warga Kota Batam dan terkonfirmasi positif Nomor.336 dan 347,” jelasnya.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Selasa (18/8/2020).

Dalam rilis tersebut disebutkan jika salah satu pasien yang dinyatakan sembuh adalah karyawan BP Batam.

Saat menjalani perawatan kedua pasien tersebut berstatus orang tanpa gejala (OTG).

“Dengan demikian berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium swab yang disampaikan oleh Laboratorium
BTKLPP Batam tersebut, maka oleh Tim Medis yang menanganinya dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulangdari rumah sakit,” jelasnya.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 314 orang.(*/esa)

Pengolahan Ikan Teri di Anambas Masih Dilakukan Secara Tradisional

0

batampos.co.id – Sejumlah warga Piabung, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas yang dikenal sebagai salah satu lokasi pengolahan dan penghasil ikan teri masih melakukannya secara tradisonal.

Tarmizi, 60 tahun, salah satu warga Piabung mengatakan dirinya mengambil ikan teri dari pemilik bagan. Kemudian pihaknya melakukan pengolahan ikan teri.

“Jika cuaca panas, ikan teri bisa kering hanya membutuhkan waktu tiga jam. Namun jika saat hujan, tiga sampai empat hari bisa kering,” sebutnya, Senin (17/8/2020).

Ia mengatakan lokasi dan peralatan pengolahan ikan teri harus tetap diperhatikan kebersihannya. Hal tersebut agar diperoleh ikan teri yang berkualitas dan bermutu tinggi.

Lanjut dia lagi mengungkapkan ia telah menekuni pekerjaaan sebagai pengolah ikan teri sudah sangat lama. “Pekerjaan ini yang saya tekuni sampai saat ini, untuk memenuhi kebutuhan kelangsungan hidup,” ungkap pria berlanjut usia itu.

Berdasarkan pantauan Batampos Online di Piabung, diketahui bahwa pengolahan ikan teri yang dilakukan penduduk itu masih sederhana dan terbatas yaitu secara tradisional dengan sistem pengeringan terbuka.(fai)