Selasa, 21 April 2026
Beranda blog Halaman 99

The Lord of the Rings Bakal Jadi Game Open World Besar? Ini Bocorannya

0
Ilustrasi dunia The Lord of the Rings yang dirumorkan akan diadaptasi menjadi gim RPG open world berskala besar. Sumber gambar: x.com/Okami13_

batampos – Proyek gim terbaru dari franchise The Lord of the Rings dikabarkan tengah dalam tahap pengembangan, meski belum diumumkan secara resmi oleh pengembang maupun publisher.

Berdasarkan laporan sejumlah sumber, proyek ini disebut telah dikerjakan cukup lama dan berpotensi menjadi gim AAA berskala besar.

Gim tersebut dirumorkan mengusung konsep third-person action RPG dengan dunia terbuka (open world), yang memungkinkan pemain menjelajahi berbagai wilayah ikonik di Middle-earth dalam satu peta luas.

Ambisi pengembang disebut cukup besar, bahkan digadang-gadang ingin menyaingi kesuksesan gim populer seperti Hogwarts Legacy.

Dari sisi pendanaan, proyek ini dilaporkan mendapat dukungan investasi besar, termasuk dari Abu Dhabi Investment Office, dengan nilai mencapai sekitar 100 juta dolar AS atau setara Rp1,5 triliun.

Sementara itu, Embracer Group yang memegang lisensi gim The Lord of the Rings sejak 2022 disebut turut terlibat bersama beberapa studio pengembang lainnya.

Namun hingga kini, belum ada trailer maupun tanggal rilis resmi yang diumumkan. Pihak Embracer juga belum memberikan komentar terkait rumor tersebut.

Sebelumnya, proyek gim MMO The Lord of the Rings sempat dibatalkan akibat restrukturisasi di industri gim.

Selain itu, muncul pula spekulasi keterlibatan Warhorse Studios yang berada di bawah Embracer. Meski demikian, belum ada konfirmasi apakah studio tersebut benar-benar menggarap proyek ini.

Jika benar terealisasi, gim ini diperkirakan akan dirilis untuk platform PlayStation 5, Xbox Series X/S, serta PC.

Hingga saat ini, proyek gim The Lord of the Rings terbaru tersebut masih sebatas rumor dan menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait. (*)

Artikel The Lord of the Rings Bakal Jadi Game Open World Besar? Ini Bocorannya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kebakaran Lahan Melonjak di Tanjungpinang, 133 Kasus dalam 3 Bulan

0
Petugas DPKP Tanjungpinang memadamkan kebakaran lahan di wilayah Tanjungpinang Timur saat musim kemarau. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Musim kemarau berkepanjangan sejak Januari hingga Maret 2026 memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Tanjungpinang dengan total luas mencapai 123 hektare.

Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mencatat, dalam kurun tiga bulan tersebut terjadi sebanyak 133 kasus kebakaran lahan. Angka ini melampaui total kejadian sepanjang tahun 2025 yang hanya mencapai 83 kasus.

Kasi Pemadam Kebakaran DPKP Tanjungpinang, Derry Ambary, mengatakan wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur menjadi daerah dengan kejadian terbanyak.

“Paling banyak terjadi di Tanjungpinang Timur dengan 71 kejadian. Bahkan pada 24 Maret, dalam satu hari terjadi tujuh kebakaran,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Derry menjelaskan, kebakaran tidak semata-mata dipicu oleh kondisi cuaca kering, tetapi juga faktor kelalaian manusia.

Menurutnya, sebagian besar kasus bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali hingga merambat ke lahan sekitar.

“Kebakaran banyak disebabkan oleh kelalaian manusia. Ditambah cuaca panas dan angin kencang yang mempercepat penyebaran api,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi dan mempercepat penanganan, DPKP menyiagakan lima unit armada pemadam kebakaran. Selain itu, dukungan pasokan air juga diperoleh dari BPBD Provinsi Kepri dan BPBD Kota Tanjungpinang.

Lonjakan kasus karhutla ini menjadi perhatian serius, mengingat dalam waktu tiga bulan jumlah kejadian sudah melampaui total kejadian sepanjang tahun sebelumnya. (*)

Artikel Kebakaran Lahan Melonjak di Tanjungpinang, 133 Kasus dalam 3 Bulan pertama kali tampil pada Kepri.

‎Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 257 Ribu Hingga Februari 2026

0
Wisman tiba di Pelabuhan Batam Center, Rabu (18/2/2026). f M Syahban/ Batam Pos

batampos – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam pada awal 2026 menunjukkan tren meningkat. Hingga Februari 2026, total wisman yang masuk tercatat mencapai 257.928 orang, menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata daerah.

‎Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menjelaskan bahwa pada Januari 2026 jumlah kunjungan wisman mencapai 126.620 orang. Angka tersebut kemudian naik menjadi 131.308 kunjungan pada Februari, atau meningkat 3,70 persen secara month to month (m-to-m).

‎Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kenaikan juga terlihat signifikan. Pada Februari 2026, jumlah kunjungan meningkat 25,43 persen dibanding Februari 2025 yang tercatat sebanyak 104.684 wisman. Sementara itu, secara kumulatif (cumulative to cumulative), pertumbuhan mencapai 77,63 persen.

‎Menurut Ardiwinata, tren ini menjadi indikator kuat bagi Batam untuk mengejar target kunjungan wisman tahun 2026 yang dipatok sebesar 1,75 juta orang.

‎Sebagai perbandingan, tren kunjungan wisman ke Batam dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Pada 2023 tercatat sebanyak 1.192.931 kunjungan, meningkat menjadi 1.326.831 pada 2024, dan kembali naik menjadi 1.613.202 kunjungan pada 2025.

‎“Dengan tren yang terus meningkat sejak awal tahun, kami optimistis target 1,75 juta kunjungan wisman pada 2026 bisa tercapai,” ujar Ardiwinata.

‎Ia menambahkan, capaian ini tidak terlepas dari berbagai strategi yang dijalankan pemerintah, mulai dari promosi pariwisata, penguatan event, hingga peningkatan aksesibilitas Batam sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara di Indonesia.

‎Untuk mendorong kunjungan, Disbudpar Batam akan terus menggencarkan berbagai agenda wisata sepanjang tahun.

‎Di antaranya Kenduri Seni Melayu yang masuk dalam kalender event Melayu Nusantara dari Kementerian Pariwisata, kemudian Tangki Festival, Batam International and Art Competition (BIMEC), serta berbagai bazar festival lainnya.

‎“Itu akan segera kita laksanakan tahun ini untuk mendongkrak kunjungan wisatawan,” katanya.

‎Sejumlah event yang telah digelar juga terbukti menarik minat wisman, misalnya seperti perayaan Imlek melalui Chinese New Year, Batam Wonder Food and Art di Dataran Dang Anom selama Ramadan, hingga Batam Idul Fitri and Art Fest yang digelar pada bulan Syawal.

‎Selain itu, Batam juga akan menjadi tuan rumah sejumlah kegiatan berskala internasional, termasuk kejuaraan taekwondo yang diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan dari luar negeri.

‎Ardiwinata menegaskan, kolaborasi dengan pelaku usaha dan asosiasi pariwisata akan terus diperkuat untuk menjaga tren positif ini.

‎“Juga terus bergandengan dengan pelaku asosiasi pariwisata,” ujarnya.

‎Dengan rangkaian event, promosi yang masif, serta dukungan konektivitas yang semakin baik, Pemerintah Kota Batam optimistis tren kunjungan wisman akan terus meningkat sepanjang 2026, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu destinasi utama wisata di Indonesia.(*)

Artikel ‎Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 257 Ribu Hingga Februari 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

Soroti Rekrutmen Akpol, Anggota DPR Safaruddin Singgung Dugaan Jalur Titipan

0
Ilustrasi. F. Jawa Pos.

batampos – Anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin, menyoroti berbagai persoalan yang terjadi di Akademi Kepolisian (Akpol), mulai dari dugaan masalah rekrutmen hingga kasus kekerasan di lingkungan pendidikan kepolisian.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Andi Rian Djajadi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4).

Safaruddin mengaku menemukan adanya taruna Akpol yang harus dikeluarkan akibat perilaku menyimpang.

“Saya lihat di Akpol ini ada yang sampai dikeluarkan, perilakunya menyimpang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih terjadinya kasus kekerasan di lingkungan Akpol maupun Sekolah Polisi Negara (SPN). Bahkan, ia menyinggung adanya taruni yang mengalami gangguan kesehatan serius.

“Ada juga taruni yang stroke. Seharusnya ini tidak terjadi,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar terhadap proses rekrutmen taruna. Ia menduga adanya calon yang lolos seleksi tidak sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan.

“Berarti rekrutmennya yang salah. Apakah karena bayar atau titipan? Sehingga yang diproses tidak memenuhi standar kesehatan,” cetus Safaruddin.

Selain rekrutmen, ia juga menyoroti kesejahteraan tenaga pengajar di Akpol. Safaruddin menilai honor pengajar yang saat ini sekitar Rp100 ribu per jam perlu ditingkatkan secara signifikan.

Ia bahkan mengusulkan agar honor tersebut bisa mencapai Rp5 juta per jam, mengingat besarnya tanggung jawab dalam mendidik calon perwira kepolisian.

“Tidak sebanding dengan risiko dan tanggung jawabnya,” ujarnya.

Safaruddin juga menyinggung perbandingan dengan potensi pendapatan di bidang lain yang dinilai jauh lebih besar.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan dalam upaya perbaikan sistem pendidikan dan rekrutmen di lingkungan Polri, khususnya di Akpol. (*)

Artikel Soroti Rekrutmen Akpol, Anggota DPR Safaruddin Singgung Dugaan Jalur Titipan pertama kali tampil pada News.

BP Batam Temukan Banyak Sambungan Air Ilegal, Distribusi Terancam Terganggu

0
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengungkap temuan maraknya sambungan air ilegal di sejumlah wilayah. Praktik ini dinilai berpotensi memicu kebocoran air dan mengganggu distribusi air bersih ke masyarakat.

‎Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, membenarkan adanya temuan tersebut. Ia menyebut, sambungan ilegal ditemukan di beberapa kecamatan, di antaranya Nongsa dan Sagulung. Namun, jumlah pasti titik sambungan ilegal masih dalam proses pendataan.

‎“Untuk detail jumlahnya saya belum bawa data,” kata Amsakar kepada Batam Pos, Kamis (2/3) sore.

‎Amsakar menegaskan, pihaknya akan segera mengambil langkah penertiban. Sebelum itu, BP Batam akan menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat agar proses penindakan tidak mengganggu suplai air bersih.

‎“Kalau jalur-jalur ilegal itu tidak diawasi, kebocoran air kita makin besar,” tegasnya.

‎Ia juga mengungkapkan, tim di lapangan sebenarnya telah mengantongi data awal terkait jumlah sambungan ilegal. Namun, pendataan masih terus dimatangkan sebelum dilakukan langkah lanjutan, termasuk penertiban dan penyesuaian status sambungan menjadi resmi melalui pemasangan meteran.

‎Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuy Sirait, mengatakan pihaknya masih melakukan penghitungan karena jumlah sambungan ilegal yang ditemukan cukup banyak dan tersebar di berbagai wilayah.

‎“Ilegal connection itu berpengaruh terhadap debit air kepada masyarakat,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, keberadaan sambungan ilegal kerap menjadi penyebab terganggunya aliran air di permukiman. Dalam beberapa kasus, suplai air terlihat normal di hulu, namun melemah atau terputus di hilir akibat adanya penyadapan di tengah jalur distribusi.

‎“Misalnya di rumah airnya lancar, tapi tiba-tiba mati. Setelah dicek di hulu tidak ada masalah, ternyata di tengah ada ilegal connection yang mengalihkan air ke tempat lain,” jelas Ariastuy.

‎Terkait lokasi sambungan ilegal tersebut, pihaknya belum memastikan apakah berada di kawasan permukiman resmi atau tidak. BP Batam masih akan melakukan verifikasi lebih lanjut di lapangan. “Kita belum pastikan apakah itu perumahan liar atau bukan. Nanti kita cek dulu,” katanya.

‎Ariastuy menambahkan, indikasi sambungan ilegal hampir ditemukan di berbagai kecamatan di Batam. Karena itu, pengawasan dan penertiban akan dilakukan secara bertahap.

‎BP Batam juga membuka ruang bagi masyarakat yang telah terlanjur menggunakan sambungan ilegal untuk beralih ke jalur resmi.

‎Masyarakat diminta segera melapor dan mengurus pemasangan legal, dengan sanksi denda yang disebut lebih ringan sebagai bentuk pendekatan persuasif.

‎“Kalau yang ingin membuat koneksi secara resmi, kami akan berikan denda yang lebih ringan karena sudah ada kesadaran,” ujarnya.

‎Namun, terkait besaran denda, pihaknya belum dapat memastikan karena masih dalam pembahasan. “Denda saja, nilainya saya juga belum tahu,” katanya.

‎Di sisi lain, Ariastuy juga mengungkapkan kondisi tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW) di Batam. Saat ini, angka NRW berada di kisaran 19 persen, turun dari sebelumnya yang sempat mencapai 24 persen.

‎“Di awal itu sekitar 13 persen, kemudian naik sampai 24 persen. Dalam satu tahun terakhir berhasil kita turunkan menjadi 19 persen. Mudah-mudahan ke depan semakin baik,” pungkasnya.(*)

Artikel BP Batam Temukan Banyak Sambungan Air Ilegal, Distribusi Terancam Terganggu pertama kali tampil pada Metropolis.

Tegaskan Sewa Lapak Hanya Lewat Perumda, Bupati: Relokasi Pasar Sore Tetap Jalan

0
Bupati Karimun, Iskandarsyah, saat menerima pedagang pasar sore yang mendukung relokasi ke lokasi baru. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos – Bupati Karimun, Iskandarsyah, menegaskan bahwa seluruh penyewaan lapak di Pasar Puan Maimun hanya melalui Perumda Bumi Berazam Jaya.

Penegasan itu disampaikan saat menerima pedagang pasar sore, baik yang pro maupun kontra terhadap relokasi, dalam pertemuan yang digelar Kamis (3/4/2026) malam.

“Di sini saya tegaskan sekali lagi, tidak ada sewa lapak selain dari Perumda Bumi Berazam Jaya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, relokasi pedagang ke Blok D bertujuan untuk menata pasar agar lebih bersih, rapi, dan mampu meningkatkan pendapatan daerah melalui retribusi.

Menurutnya, relokasi bukan memindahkan jauh, melainkan hanya menggeser pedagang ke lokasi yang masih berada di kawasan yang sama.

“Saya lebih suka menyebutnya menggeser pedagang ke Blok D. Lokasinya tidak jauh dan waktu berjualan tetap, bahkan bisa 24 jam,” ujarnya.

Iskandarsyah memastikan relokasi tersebut tidak bertujuan merugikan pedagang, melainkan untuk menciptakan kondisi pasar yang lebih nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Ia juga menyebut, proses relokasi dijadwalkan mulai 11 April 2026 dan akan dievaluasi secara berkala.

“Karimun akan terus berkembang. Jadi mulai sekarang kita tata pasar dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun, Muhammad Mahsun, menyampaikan bahwa pihaknya telah menampung berbagai masukan dari pedagang.

“Insyaallah semua saran dan kritik sudah kami tampung. Arahan bupati sudah jelas, tinggal proses relokasi segera dilaksanakan,” ujarnya.

Salah satu pedagang yang mendukung relokasi, Evi, berharap pemerintah daerah dapat meresmikan lokasi baru dengan kegiatan simbolis sebagai bentuk rasa syukur.

“Harapannya nanti ada pemotongan tumpeng. Kami menerima pindah ke tempat baru, apalagi fasilitasnya lebih baik, tidak bocor dan tidak tergenang saat hujan,” katanya.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Sugiharto. Ia menilai relokasi merupakan bagian dari penataan yang harus diikuti karena pasar merupakan aset pemerintah.

“Pada dasarnya kami ingin tetap berjualan. Tapi karena ini milik pemerintah, tentu ada aturan yang harus diikuti,” ujarnya.

Relokasi pedagang pasar sore ke Blok D diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, ketertiban, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pasar Puan Maimun. (*)

Artikel Tegaskan Sewa Lapak Hanya Lewat Perumda, Bupati: Relokasi Pasar Sore Tetap Jalan pertama kali tampil pada Kepri.

Dapur MBG 3T Segera Beroperasi, Batam Jadi Penyumbang Terbesar Penerima Manfaat

0
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, saat melakukan kunjungan kerja di Batam, Kamis (2/4) guna memastikan percepatan operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk di wilayah 3T di Kepulauan Riau.

batampos – Pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mempercepat penyelesaian pembayaran pembangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Provinsi Kepulauan Riau. Langkah ini dilakukan agar dapur yang telah selesai dibangun bisa segera beroperasi dan melayani masyarakat.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, mengatakan pihaknya telah mendata seluruh dapur di wilayah 3T yang pembangunannya sudah rampung, namun belum difungsikan karena kendala administrasi pembayaran.

“Kami sedang melakukan penyelesaian. Untuk bangunan di daerah terpencil itu sudah kami data, sebagian sudah dibayarkan, dan sisanya akan kami selesaikan,” ujarnya saat berkunjung ke Batam, Kamis (2/4).

Ia mengakui, di sejumlah wilayah di Kepri terdapat dapur MBG yang sebenarnya siap digunakan, tetapi belum bisa beroperasi karena belum turunnya anggaran dari pusat. Untuk itu, BGN akan menggelar rapat lanjutan di Jakarta pada 7 April 2026 guna menuntaskan persoalan tersebut.

“Insya Allah tanggal 7 April kami rapat di Jakarta untuk penyelesaiannya. Setelah itu, dapur yang sudah selesai bisa langsung dioperasionalkan,” katanya.

Sony menambahkan, setelah tahap pertama penyelesaian rampung, pihaknya akan kembali melakukan pemetaan kebutuhan dapur MBG di wilayah lain yang belum terjangkau, terutama di pulau-pulau kecil.

“Nanti kami petakan kembali daerah mana saja yang belum terjangkau, berapa kebutuhan dapur, serta jumlah penerima manfaatnya. Ini akan kami koordinasikan dengan satgas di tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Pada tahap awal, terdapat 130 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun di wilayah 3T Kepri. Rinciannya yakni 14 dapur di Natuna, 20 di Anambas, 30 di Batam, 1 di Tanjungpinang, 9 di Bintan, 41 di Lingga, dan 15 di Karimun.

Di sisi lain, pelaksanaan program MBG secara keseluruhan di Kepri menunjukkan capaian yang cukup tinggi. Hingga 31 Maret 2026, jumlah penerima manfaat telah mencapai 579.270 orang atau sekitar 85,26 persen dari target.

Program ini ditopang oleh 230 SPPG, 9.044 relawan, serta 509 supplier yang mendukung distribusi dan penyediaan bahan pangan. Kota Batam menjadi wilayah dengan capaian tertinggi. Sebanyak 135 dapur MBG di kota ini melayani 394.060 penerima manfaat, menjadikannya sebagai tulang punggung pelaksanaan program di Kepri.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan pemerintah daerah terus mendorong percepatan pembangunan dan operasional dapur MBG, khususnya di wilayah 3T.

“Kami berkoordinasi dengan satgas kabupaten/kota untuk percepatan pembangunan di wilayah 3T. Ini sudah berjalan dan terus kami dorong,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan bahan pangan sebagai kunci keberhasilan operasional dapur MBG, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan distribusi.

“Kami memastikan pasokan dari Batam, Bintan, hingga Karimun tetap terjaga. Koordinasi terus dilakukan agar distribusi bahan pangan tidak terhambat,” katanya.

Untuk mempercepat distribusi logistik, pemerintah provinsi turut menggandeng berbagai pihak, termasuk organisasi perangkat daerah dan satuan tugas di daerah, agar kebutuhan bahan pangan dapat menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

Dengan percepatan operasional dapur di wilayah 3T serta capaian penerima manfaat yang terus meningkat, program MBG di Kepri diharapkan semakin merata dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya di daerah kepulauan.(*)

Artikel Dapur MBG 3T Segera Beroperasi, Batam Jadi Penyumbang Terbesar Penerima Manfaat pertama kali tampil pada Metropolis.

Gahar! Mercedes GLE 2027 AMG 53 Hybrid Tembus 577 HP

0
Mercedes-Benz GLE 2027 varian AMG 53 Hybrid yang hadir dengan tenaga hingga 577 HP dan teknologi plug-in hybrid terbaru. Sumber Gambar: x.com/cole_marzen.

batampos – Mercedes-Benz resmi memperkenalkan generasi terbaru Mercedes-Benz GLE 2027 dengan berbagai pembaruan signifikan, terutama pada sektor mesin, desain, dan teknologi.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran varian performa tinggi Mercedes-AMG GLE 53 Hybrid yang kini dibekali tenaga jauh lebih besar dibanding generasi sebelumnya.

Model terbaru ini menjadi bagian dari penyegaran lini SUV premium Mercedes-Benz, dengan pembaruan pada tampilan eksterior, interior modern, hingga peningkatan sistem elektrifikasi yang semakin canggih.

Pada sektor performa, AMG GLE 53 Hybrid mengusung sistem plug-in hybrid yang menggabungkan mesin 3.0 liter inline-six turbo dengan motor listrik bertenaga tinggi.

Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 577 horsepower dan torsi 553 lb-ft, menjadikannya salah satu SUV hybrid paling bertenaga di kelasnya.

Dengan performa tersebut, SUV ini mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 4,4 detik, mendekati performa kendaraan bermesin V8.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Mercedes-AMG dalam menggabungkan performa tinggi dengan teknologi elektrifikasi tanpa menghilangkan karakter sporty khasnya.

Dari sisi desain, GLE 2027 tampil lebih modern dengan pembaruan pada grille depan, desain lampu, serta tampilan keseluruhan yang lebih futuristik.

Interior juga mengalami peningkatan signifikan, termasuk penggunaan layar digital berukuran besar dan sistem infotainment generasi terbaru berbasis perangkat lunak canggih.

Selain itu, ribuan komponen pada kendaraan ini turut diperbarui untuk meningkatkan kenyamanan, performa, serta efisiensi berkendara.

Kehadiran Mercedes-Benz GLE 2027, khususnya varian AMG 53 Hybrid, menjadi tonggak penting dalam evolusi SUV mewah berperforma tinggi yang kini semakin mengarah pada elektrifikasi. (*)

Artikel Gahar! Mercedes GLE 2027 AMG 53 Hybrid Tembus 577 HP pertama kali tampil pada Lifestyle.

Efek Lebaran Tak Berpengaruh, Inflasi Kepri Tetap Terkendali

0
Ilustrasi. Foto: Pixabay

batampos – Laju inflasi di Provinsi Kepulauan Riau pada Maret 2026 menunjukkan tren melandai. Di tengah meningkatnya permintaan menjelang Idulfitri, tekanan harga tetap terkendali berkat kombinasi pasokan yang terjaga dan intervensi kebijakan pengendalian inflasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau, Rony Widijarto Purubaskoro, menyatakan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri pada Maret 2026 mencatat inflasi sebesar 0,08 persen secara bulanan (month to month). Angka ini lebih rendah dibandingkan Februari yang mencapai 0,44 persen.

“Secara tahunan, inflasi Kepri tercatat 3,23 persen, turun dari bulan sebelumnya sebesar 3,54 persen, dan juga lebih rendah dari inflasi nasional yang berada di level 3,48 persen,” ujar Rony, Jumat, (3/3).

Capaian tersebut menempatkan Kepulauan Riau sebagai provinsi dengan inflasi tahunan terendah kelima di Sumatera. Secara spasial, inflasi bulanan terjadi di Batam sebesar 0,11 persen dan Karimun 0,56 persen. Sementara itu, Tanjungpinang justru mencatat deflasi sebesar 0,37 persen.

Tekanan inflasi terutama bersumber dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami kenaikan 0,48 persen dengan andil 0,13 persen. Lonjakan harga dipicu naiknya permintaan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional Idulfitri, terutama pada komoditas seperti udang basah, bayam, dan daging ayam ras.

Namun, kenaikan tersebut tertahan oleh deflasi di sejumlah kelompok pengeluaran. Kelompok perawatan pribadi dan jasa mencatat penurunan harga sebesar 1,12 persen, terutama dipengaruhi turunnya harga emas perhiasan.

Penurunan ini berkaitan dengan penguatan dolar Amerika Serikat serta perubahan preferensi masyarakat dalam berinvestasi.

Selain itu, kelompok transportasi juga mengalami deflasi sebesar 0,38 persen. Penurunan ini didorong oleh kebijakan diskon tarif angkutan udara dan laut selama periode mudik Lebaran.

Rony menilai terkendalinya inflasi tidak lepas dari sinergi antara Bank Indonesia dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kepulauan Riau.

Berbagai langkah dilakukan sepanjang Maret, mulai dari rapat koordinasi, edukasi publik, hingga operasi pasar dan penyelenggaraan pasar murah.

“Program pengendalian seperti Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera terus diperkuat untuk menjaga stabilitas harga,” kata dia.

Meski demikian, sejumlah risiko tetap membayangi. Potensi dampak fenomena El Nino, normalisasi tarif transportasi pasca-Lebaran, serta kenaikan harga energi global dinilai dapat mendorong tekanan inflasi ke depan.

Di sisi lain, terdapat faktor penahan inflasi, seperti normalisasi harga emas serta pergeseran masa panen sejumlah komoditas pangan yang berpotensi meningkatkan pasokan.

Bank Indonesia bersama TPID, kata Rony, akan terus memperkuat koordinasi untuk menjaga inflasi tetap berada dalam kisaran target nasional 2,5 persen plus minus 1 persen pada 2026.(*)

Artikel Efek Lebaran Tak Berpengaruh, Inflasi Kepri Tetap Terkendali pertama kali tampil pada Metropolis.

Politeknik Bintan Cakrawala Hadirkan Chef Muhammad Tirta dan Chef Cinta, Perkuat Kurikulum dan Buka Wawasan Karier Jerman

0
Mahasiswa Politeknik Bintan Cakrawala mengikuti kegiatan internasional bersama Chef Muhammad Tirta dan Chef Cinta Nanda Ayu Vrismadi yang berkarier di Jerman. F. Politeknik Bintan Cakrawala untuk Batam Pos.

batampos – Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) menghadirkan dua praktisi kuliner Indonesia yang berkarier di Jerman untuk memperkuat kurikulum sekaligus membuka wawasan mahasiswa terkait peluang karier internasional.

Kegiatan yang digelar melalui Program Studi DIII Seni Kuliner ini menghadirkan Muhammad Tirta dan Cinta Nanda Ayu Vrismadi dalam rangkaian agenda internasional yang berlangsung pada 31 Maret hingga 2 April 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengembangan kurikulum, guest lecture, serta seminar terbuka bertajuk Hospitality Career Opportunities: From PBC to Germany.

Kepala Program Studi DIII Seni Kuliner PBC, Henricus Yayan, mengatakan pengembangan kurikulum menjadi langkah penting agar pembelajaran tidak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga standar kerja dan budaya profesional di industri internasional.

“Pembelajaran harus mampu menangkap standar kerja, kreativitas presentasi produk, serta budaya profesional yang berlaku di industri global, khususnya di Jerman,” ujarnya.

Pada sesi guest lecture, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar langsung terkait European pastry dan praktik kerja di dapur profesional yang menuntut ketelitian, konsistensi, serta kualitas visual produk.

Beberapa menu pastry Eropa yang diperkenalkan antara lain Schwarzwälder Kirsch Torten, chocolate mousse, dan choux au craquelin.

Chef Muhammad Tirta menilai pengalaman praktik menjadi kunci penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja internasional.

“Bekerja di dapur profesional, terutama di Jerman, bukan hanya soal rasa, tetapi juga disiplin, presisi, kebersihan, dan konsistensi kualitas,” katanya.

Ia berharap mahasiswa dapat memahami standar kerja global sejak dini dan memiliki gambaran nyata jika ingin berkarier di luar negeri.

Kedua chef tersebut diketahui meniti karier melalui program Ausbildung di Jerman. Saat ini, Chef Tirta berkarier di Hotel Der Sonnenhof, sementara Chef Cinta bekerja di Rischart Bäckerei.

Puncak kegiatan ditandai dengan seminar terbuka yang diikuti mahasiswa lintas program studi. Seminar ini membahas peluang kerja di Jerman, termasuk tantangan kompetensi, kesiapan mental, serta pentingnya adaptasi di lingkungan kerja internasional.

Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Emilia Ayu Dewi Karuniawati, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan global.

“Kami ingin mahasiswa melihat bahwa peluang karier di luar negeri terbuka, namun harus dipersiapkan melalui kompetensi, karakter, dan kemauan belajar yang kuat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PBC menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi global, sekaligus membuka jalan bagi mahasiswa untuk meraih peluang karier internasional. (*)

Artikel Politeknik Bintan Cakrawala Hadirkan Chef Muhammad Tirta dan Chef Cinta, Perkuat Kurikulum dan Buka Wawasan Karier Jerman pertama kali tampil pada Kepri.