Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 9909

Lokasinya Unik, Bandara Tambelan Masuk Daftar Proyek yang Akan Diresmikan Jokowi

0

batampos.co.id – Kabid Pelayaran dan Penerbangan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Tri Musa Yudha mengatakan, Bandara Tembelan, Kabupaten Bintan, masuk dalam daftar proyek yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo. Informasi itu dari Kementerian Perhubungan.

”Saat ini masih menunggu teknis peresmian bandara tersebut. Informasinya diresmikan bersama dengan sejumlah kegiatan dari berbagai daerah yang dibangun menggunakan dana APBN. Salah satunya Bandara Tambelan,” ungkap Tri Musa Yudha seperti dilansir dari Antara di Tanjungpinang.

Menurut dia, pada 4 Agustus adalah peresmian penerbangan perdana, bukan peresmian Bandara Tambelan. Sebagai pejabat yang mengikuti proses pembangunan Bandara Tembelan, pembangunan bandara itu disejalankan dengan Bandara Letung, Kabupaten Anambas. Namun, Bandara Letung lebih cepat rampung, karena perbedaan medan yang sangat mencolok.

Dia menjelaskan, lokasi yang dipilih sekarang adalah lokasi yang dinilai baik, meskipun masuk dalam kategori terjelek. Sebab, pulau utama Tembelan tidak memiliki kawasan yang landai atau datar. Maka itu, pembangunannya berada di pulau seberang yang berdekatan dengan pulau utama.

”Tentunya ini menjadi sesuatu yang unik, karena untuk menuju Bandara Tembelan harus menyeberang seperti ke Penyengat. Tujuannya memang membuka akses untuk daerah terdepan,” jelas Tri Musa Yudha.

Meskipun kelasnya masih bandara perintis, lanjut Yudha, untuk mewujudkan pembangunan Bandara Tembelan butuh biaya yang mahal. Sebab, harus ada pemotongan bukit dan reklamasi. Sehingga, pekerjaan jauh lebih lama dibandingkan dengan Bandara Letung, Anambas. Dia menambahkan, ke depan tidak menutup kemungkinan terjadi peningkatan kapasitas penerbangan ataupun kelas Bandara Tembelan.

”Semua pihak yang terlibat punya kontribusi bagi wujudnya pembangunan Bandara Tembelan. Baik itu Pemkab Bintan pada era Bupati Ansar Ahmad, Gubernur Kepri era Muhammad Sani, dan pemerintah pusat,” ucap Tri Musa Yudha.

Bandara Tambelan memiliki landasan pacu 1.200 x 30 meter dan luas terminal 600 meter persegi dengan jarak tempuh dari kota Kecamatan Tambelan ke Bandara kurang lebih 2 km. Bandara itu akan dikelola oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Dabo Satpel Bandar Udara Tambelan.

Saat ini, seluruh pekerjaan bandara baik dari sisi darat maupun udara telah rampung dan siap dipergunakan sebagai salah satu penunjang alat transportasi udara di Kabupaten Bintan.(antara)

21 Pegawai KPU Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Penyebaran virus korona baru atau Covid-19 masih menjangkiti masyarakat Indonesia. Terbaru adalah 21 pegawai di Komisi Pemilihan Umum (KPU) tertular Covid-19.

Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan, pihaknya telah meyelenggaran test swab atau tes usap selama tiga hari berturut turut mulai dari 3-5 Agustus 2020. Hasilnya 21 pegawai KPU dinyatakan positif tertular virus Korona.

“Saya terima laporan jumlahnya, jadi kalau ditotal 21,” ujar Arief dalam diskusi secara virtual di Jakarta, Kamis (6/8).

Arief mengatakan, 21 pegawai KPU tidak bergejala terkena virus Korona. Sehingga KPU mengikuti anjuaran dari pemerintah untuk 21 pegawai tersebut melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Kami minta lakukan isolasi mandiri 14 hari ke depan, kemudian dilanjutkan tes berikutnya. apakah sudah dinyatakan negatif atau masih harus lakukan perawatan,” katanya.

Setelah adanya pegawai yang positif tersebut, KPU sudah melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai ruangan dan sudut. Harapannya virus Korona tidak ada di Kantor KPU. “Jadi sudah kesekian kali sebetulnya (disemprot disinfektan-Red), kami melakukannya secara periodik,” ungkapnya.

Saat ini KPU juga telah memberlakukan para pegawainya untuk work from home (WFH) selama beberapa hari ke depan. “Semua pegawai WFH, termasuk yang saya lakukan ini,” pungkasnya.(jpg)

Tak Pakai Masker, Warga Batam Bersiap-siap Kena Sanksi

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersiap-siap untuk membuat aturan yang mengatur penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, lengkap dengan sanksi yang akan diberikan bagi para pelanggar. Hal ini sekaligus untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pihaknya akan membahas aturan dan sanksi untuk masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan, seperti tidak mengenakan masker di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya, lewat Peraturan Wali Kota (Perwako).

”Karena ini aturan, kita akan coba lakukan. Nanti saya akan coba surati DPRD agar bisa dikeluarkan Perwako terkait pelanggar protokol kesehatan ini,” kata Rudi, usai penyerahan insentif kader Posyandu di Hotel Travelodge Batam di Seijodoh, Kamis (6/8).

Rudi menyatakan, bakal mencoba menindaklanjuti Inpres ini bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) atau Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait. Menurutnya, untuk mengeluarkan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda), membutuhkan waktu dan pembahasan yang tidak sebentar. Untuk itu, ia akan mencoba mengeluarkan kebijakan yang bisa keluar lebih cepat, salah satunya melalui Perwako dalam waktu dekat ini.

”Kita akan rapatkan bersama Muspida. Karena sekarang Muspida ini banyak yang bergeser (berganti), saya tunggu yang baru lah. Setelah itu baru akan kami rapatkan, kira-kira langkah apa yang akan diambil menindaklanjuti inpres ini,” jelasnya.

Rudi menjelaskan, setiap aturan yang akan dibuat nanti, tentunya harus ada sanksi yang akan diterima oleh pelanggar. Sebagai bentuk efek jera dari penegakkan aturan tersebut. Dalam Inpres itu menyebutkan kepala daerah boleh membuat aturan dan sanksi bagi mereka yang melanggar, dalam hal ini terkait penggunaan masker.

”Untuk sanksinya kita lihat dulu. Kira-kira apa yang cocok untuk diterapkan. Sanksi disiplin saja bukan pidana. Nanti akan dibahas dulu,” ujarnya.(*/jpg)

Mendagri Minta Kepala Daerah Beri Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah, untuk menggaungkan agar masyarakat mau memproteksi diri dari penularan Covid-19 dengan menggunakan masker. Menurutnya, sosialisasi dan pembagian masker harus digalakkan baik oleh pemerintah maupun swasta.

“Kita harus proteksi masing-masing. Proteksi yang terbaik adalah menggunakan masker, dia (Covid-19) kan masuk melalui saluran pernapasan, tidak melalui saluran yang lain, maka pernapasan kita ditutup dengan masker,” kata Tito dalam keterangannya, Kamis (6/8).

Mantan Kapolri mengharapkan, pemerintah maupun swasta harus lebih mengkampanyekan penggunaan masker. Hal ini tidak lain untuk mengurangi penularan Covid-19.

“Jadi pemerintah hanya sebagai stimulus, motor, dinamisator, dan setelah itu tahap keduanya sosialisasi tentang tata cara pakai masker yang benar, karena memang banyak juga yang tidak paham cara pakai masker yang benar,” ucap Tito.

Setelah cara soft digunakan, Tito meminta kepala daerah dapat membuat regulasi guna memberikan payung hukum untuk memberikan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan dan penggunaan masker. Sehingga diharapkan memberikan efek jera bagi pelanggar.

“Baru penegakan hukumnya, sanksi hukum, karena masyarakat ini kalau tidak ada efek membuat jera, biasanya juga tidak diikuti. Nah, ini Bapak Presiden sudah mengeluarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Covid-19, nah jadi harus ada Perda itu,” tandas Tito. (jpg)

Bos Travel Tewas Setelah Jatuh dari Ruko, karena Tepeleset

0

batampos.co.id – Seorang pemilik agen travel di kawasan Ruko Penuin Centre Blok T, Penuin, Lubukbaja, KWO tewas setelah terjatuh, Kamis (6/8) pagi. Wanita 82 tahun tersebut terjatuh dari lantai IV ruko.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Arya Tesa Brahmana mengatakan, tewasnya KWO disebabkan terpeleset dari lantai IV tempat tinggalnya di ruko tersebut. Kemudian, tubuh wanita Tionghoa terjatuh ke lantai dasar atau tepatnya di parkiran depan ruko. ”Korban meninggal di lokasi kejadian,” ujar Arya.

Arya menjelaskan, sebelum tewas, KWO berada di lantai IV untuk sembahyang pagi. Kemudian, ia menuju balkon untuk memasang dupa. ”Jatuhnya pas mau pasang dupa,” kata Arya.

Akibat kejadian tersebut, KWO mengalami pendarahan di bagian kepala. Kemudian patah tulang di bagian tangan, dan rusuk.

”Jasadnya sempat dibawa ke rumah sakit, dan sekarang sudah dibawa keluarga untuk dikebumikan,” ungkap Arya, kemarin.

Dari keterangan pihak keluarga, KWO kerap dilarang menuju balkon ruko. Sebab, usianya yang sudah sangat tua. ”Memang (korban) sudah tua dan pihak keluarga tak menyangka keberadaannya di lantai IV,” tutup Arya. (*/jpg)

Anggota DPR Usul Cicilan Motor Sampai Rumah Dibayari Negara

0

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan, ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 mengalami kontraksi 5,32 persen. Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyarankan, pemerintah mendorong investasi guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

“Supaya perekonomian dianggap berkualitas maka investasilah yang harus menjadi salah satu pendorong. Karena di dalam investasi itu akan masuk modal, akan tercipta lapangan pekerjaan baru,” ujarnya dalam acara diskusi virtual, Kamis (6/8).

Misbakhun menjabarkan, investasi akan memberikan efek domino yang positif bagi perekonomian. Sebab, masyarakat pekerja akan mempunyai daya beli.

Maka negara bisa memungut pajak, yang kemudian terjadi peningkatan penerimaan negara. Namun, Misbakhun juga tidak mengecilkan kontribusi konsumsi rumah tangga.

Pada masa krisis seperti saat ini, lanjutnya, konsumsi rumah tangga harus dijaga agar ekonomi tidak jatuh terlalu dalam. Beberapa kelompok rentan perlu diselamatkan daya belinya agar konsumsi tetap tumbuh.

Misbakhun menyebut, salah satu program yang dibutuhkan diantaranya, subsidi listrik hingga kelompok pelanggan 1.300 Watt. Bahkan kalau perlu, kata dia, subsidi juga diberikan untuk pelanggan 1.600 Watt hingga 2.300 Watt.

“Kalau perlu pemerintah membebaskan. Dibayari oleh negara semua cicilan motor, semua cicilan perumahan FLPP sampai rumah yang bernilai Rp 600 juta. Kalau perlu kemudian siapa yang punya cicilan mobil yang nilainya di bawah Rp 350 juta dibayarkan oleh negara,” imbuhnya.

Misbakhun menjelaskan, alasan penyelamatan kelompok berpenghasilan menengah karena masyarakat kelompok tersebut baru menetas. Namun, dengan adanya pandemi Covid-19 pendapatan mereka menjadi terganggu.

“Baru diangkat jadi manajer junior, baru diangkat sebagai supervisor. Tapi begitu ada krisis, mereka tidak bisa ke kantor, kena WFH dan sebagainya. Uang harian yang mereka terima, misalnya uang jalan, uang konsumsi, uang kehadiran, ini kan mereka tidak dapatkan,” pungkasnya.(jpg)

Bantuan Pekerja Rp 600 Ribu per Bulan, Diberikan Selama 4 Bulan

0

batampos.co.id – Pandemi Covid-19 telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia juga ekonomi dunia. Semua negara terdampak termasuk Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja mengumumkan angka output perekonomian atau Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia periode kuartal II-2020 negatif. PDB Indonesia periode April-Juni 2020 terkontraksi atau minus 5,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Terdapat dua hal yang menjadi fokus dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi, dengan memberikan stimulus ekonomi yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat. Misalnya untuk masyarakat miskin berupa program bantuan sosial, dan dukungan kepada UMKM berupa subsidi bunga dan kredit.

Selanjutnya, dilakukan percepatan penyerapan tenaga kerja melalui proyek-proyek padat karya. Upaya percepatan pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan upaya kesehatan dan membangun rasa aman di tengah pandemi ini.

Rasa aman dapat mendorong masyarakat tingkat menengah ke atas untuk mulai berani membelanjakan uang atau tabungannya pada sektor-sektor produktif maupun investasi. Dengan begitu diharapkan akan menggerakkan perekonomian di Indonesia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengatakan, program pemulihan ekonomi yang dilaksanakan oleh pemerintah cukup banyak namun saling berkesinambungan. Seperti bantuan sosial tunai, bantuan pangan non tunai, program keluarga harapan hingga penyaluran kredit di sektor UMKM, dibutuhkan waktu, data yang akurat serta koordinasi dengan banyak pihak untuk melakukan realisasi bantuan tersebut secara tepat.

“Percepatan realisasi program pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan prioritas utama pemerintah untuk kesehatan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pandemi ini agar kesehatan pulih, dan ekonomi pun bangkit,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (7/8).

Erick Thohir turut mengonfirmasi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Rabu (5/8) bahwa stimulus selanjutnya dari pemerintah adalah bantuan gaji tambahan kepada pekerja dengan pendapatan tertentu dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). Erick mengingatkan, pemerintah telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja melalui Program Kartu Pra Kerja.

“Tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” jelas Erick.

Lebih lanjut dia menyampaikan, saat ini program stimulus tersebut sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan mulai September. Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non-PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan,” pungkasnya.(jpg)

BP Batam Berikan Bantuan Sembako ke Pulau Buluh

0

batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat Batam terdampak Covid-19 di wilayah Kecamatan Bulang, Kamis (6/8/2020) di Gedung Yayasan Samudra Bakti, Pulau Buluh.

Sebanyak 1.003 paket nantinya akan didistribusikan kepada 6 kelurahan, yang berisikan beras 10 kilogram, mi instan 10 bungkus, minyak goreng 2 liter, krimer kental manis 2 kaleng, ikan dalam kaleng 425 gram, teh celup, sirup, dan biskuit.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, bantuan dari BP Batam ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depannya pengembangan yang direncanakan BP Batam semakin meluas dan jangkauannya lebih besar,” ujarnya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memberikan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga Pulau Buluh. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

“Sehingga masyarakat Batam, khususnya Pulau Buluh, semakin sejahtera dan seluruh kepala daerahnya mampu membantu warganya,” katanya lagi.

Muhammad Rudi juga mengapresiasi masyarakat Kelurahan Pulau Buluh yang tetap menjaga status zona hijau atas pandemi Covid-19.

“Bersama-sama polsek, Babinsa dan Kepala Puskesmas Pulau Buluh, mari kita jaga kesehatan dan kebersamaan kita. Bila ada yang terindikasi gejala Covid-19 langsung dilaporkan agar dapat langsung ditangani dan menghentikan penyebaran virus tersebut,” Kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi berharap bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi warga terdampak Covid-19 Kecamatan Bulang.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengimbau dalam proses pembagiannya agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.(*)

Warga Negara Asing Terkonfirmasi Covid-19 di Batam

0

batampos.co.id – Satu Warga Negara Asing (WNA) terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam pada Kamis (6/8/2020).

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan, data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh tim analisis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan baru di Kota Batam.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini ada satu orang laki-laki WNA,” ujarnya.

Berikut riwayat perjalanan penyakit dari pasien tersebut:

SS berusia 45 tahun, Swasta/Ekspatriat, beralamat di kawasan perumahan Oriana Kelurahan Bengkong Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam, merupakan
kasus baru Covid-19 Nomor. 341 Kota Batam.

SS bersangkutan merupakan Warga Negara India yang bekerja pada salah satu perusahaan yang berada kawasan Citra Buana Batam Centre.

Pada 5 Agustus 2020, SS, datang memeriksakan diri ke Klinik Medilab Batam guna melakukan pemeriksaan swab tenggorokan secara mandiri untuk keperluan pekerjaannya yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil, sehat serta merasa tidak ada keluhan sama sekali mengenai kesehatannya, saat ini telah dievakuasi dan ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.(*/esa)

Penghapusan Rapid Test sedang Dibahas

0

batampos.co.id – Satgas Penanganan Covid-19 masih membicarakan penghapusan rapid test sebagai syarat orang bepergian. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan, pembahasan masih berlangsung. Dia menolak menjelaskan latar belakang adanya wacana penghapusan rapid test. ”Nanti akan disampaikan kalau sudah jelas semuanya,” ungkap dia.

Pakar epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan, jika pemerintah menghapus syarat penggunaan rapid test, harus ada penggantinya. Sebab, pengukuran suhu tubuh tak mencerminkan kondisi penumpang. ”Diganti PCR lebih baik,” tuturnya.

Yunis menyatakan bahwa wacana penghapusan persyaratan rapid test makin menunjukkan bahwa pemerintah menginginkan pertumbuhan ekonomi. Namun, penanggulangan Covid-19 diabaikan. Dia menyadari, karena Covid-19 ini semua ambruk. Tak terkecuali maskapai. ”Kalau syarat PCR, mahal. Selain itu, belum semua daerah laboratoriumnya mampu,” ungkapnya.

Yunis mengingatkan bahwa pemerintah tak boleh mengejar perekonomian saja. Sebab, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menurunkan wabah.(jpg)