Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10037

Pilkada Tidak Perlu Ditunda, Ini 7 Alasannya

0

batampos.co.id – Pemerintah bersama KPU dan DPR RI memutuskan Pilkada Serentak 2020 tetap digelar pada 9 Desember mendatang. Menurut hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, ada tujuh alasan pesta demokrasi itu tidak perlu ditunda.

Ikrama Masloman, peneliti LSI Denny JA menyatakan, Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah tidak perlu ditunda. Tapi, cukup dilakukan modifikasi dalam teknis pelaksanaannya. Menurutnya, ada tujuh alasan kenapa kontestasi politik itu harus tetap digelar tahun ini.

Pertama, alasan legitimasi. Jika pilkada ditunda, maka sebanyak 270 daerah di Indonesia akan dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). ”Padahal, pada Februari 2021 saja, ada 209 kepala daerah yang sudah selesai masa jabatannya,” terang dia saat pemaparan hasil survei melalui virtual kemarin (24/9).

Menurut dia, 270 kepala daerah itu sama dengan 49 persen dari total 548 kepala daerah. Dalam masa pandemi, tutur dia, jumlah itu terlalu banyak jika di-plt. Sebab, peran kepala daerah sangat penting dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Ikrama mengatakan, legitimasi Plt tentu berbeda dengan kepala daerah yang dipilih rakyat. Kewenangannya juga terbatas. Plt, kata dia, tidak bisa mengambil kebijakan yang bersifat substansial, terutama yang berdampak pada anggaran. ”Mereka juga tidak bisa mengambil kebijakan yang mengikat lainnya,” ungkapnya.

Alasan kedua, yaitu proporsi. Saat ini dari total 270 daerah yang menggelar pilkada, hanya ada 16,3 persen yang masuk zona merah. Karena itu, kata Ikrama, tidak tepat jika harus membatalkan 83,7 persen wilayah lain.

Untuk pilkada di wilayah zona merah dapat dilakukan treatment khusus tanpa harus digeneralisasi untuk 83,7 persen wilayah lain. Misalnya, khusus di 16,3 persen kasus atau 44 wilayah, calon kepala daerah dilarang melakukan pengerahan massa lebih dari 5 orang.

Alasan ketiga, soal kepastian hukum dan politik. Menurut Ikrama, jika pilkada kembali ditunda dan menunggu vaksin yang bisa digunakan masyarakat, maka pelaksanaan pilkada semakin tidak pasti.

Sebab, sampai sekarang para ahli tidak bisa memastikan kapan vaksin yang disahkah WHO dapat digunakan masyarakat. ”Pilkada di 270 wilayah itu terlalu penting jika disandarkan pada situasi yang tidak pasti,” tuturnya.

Keempat adalah alasan pilihan kebijakan. Dia mengatakan, dalam situasi sulit atau krisis, setiap pemimpin mempunyai pilihan kebijakan yang tidak mudah. Namun, tetap harus diambil dengan mempertimbangkan semua aspek.

Presiden Jokowi dengan PDIP sudah menyatakan sikapnya berkali-kali untuk tetap melanjutkan pilkada sesuai jadwal, yaitu 9 Desember 2020.

Tidak hanya pemerintah, Komisi II DPR RI juga telah menyetujui bahwa pelaksanaan Pilkada 2020 tetap dilaksanakan pada Desember 2020. (lum/jpg)

Empat Hari, 42 Warga Terjaring Razia Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Tim Gabungan TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali melakukan razia kepada pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di wilayah Batuampar, Kamis (24/9). Hasilnya, sebanyak 20 warga Batuampar terjaring razia karena tidak menggunakan masker.

Camat Batuampar, Tukijan, mengatakan kegiatan ini sudah berlangsung selama 4 hari berturut-turut. Selama kegiatan tersebut, Tim Gabungan mendapati 42 pelanggar. ”Seluruhnya kita data dan diberikan sanksi tertulis agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Tukijan.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut akan rutin dilakukan hingga masyarakat, khususnya warga Batuampar patuh terhadap protokol kesehatan.

Untuk itu, Tim Gabungan mendatangi lokai keramaian, seperti warung, perumahan, hingga razia di jalanan. ”Seperti hari ini kita razia di jalan. Yang tidak menggunakan masker, kita berhentikan,” tegasnya.

Untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat, kata Tukijan, sesuai Perwako Nomor 49 Tahun 2020, bagi masyarakat yang kembali melanggar akan diberikan sanksi berat. Seperti, sanksi kerja sosial selama 120 menit atau denda uang.

”Sanksi berat ini agar ada efek jera bagi masyarakat yang kembali melanggar,” katanya.

Tukijan juga mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan atau memakai hand sanitizer dan menghindari kerumunan.(*/jpg)

10 Daftar Pekerjaan Warga Batam yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Total jumlah warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Kamis (24/9/2020) sebanyak 1.451 orang.

Dari jumlah tersebut diketahui pasien Covid-19 paling banyak adalah karyawan swasta. Jumlahnya mencapai 535 orang.

Berikut daftar 10 pekerjaan warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Kamis (24/9/2020):

1. Karyawan swasta 535 orang
2. Ibu Rumah Tangga 167 orang
3. Tenaga Kesehatan 147 orang
4. Wiraswasta 127 orang
5. Pelajar 107 orang
6. ASN/PNS 83 orang
7. Belum Bekerja/Belum Sekolah 53 orang
8. Anggota Polri 46 orang
9. Mahasiswa/i 32 orang
10. Crew Kapal 18 orang

Daftar pekerjaan warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, kenaikan jumlah kasus baru disebabkan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat
dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” jelasnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

Didik Suprayitno Jabat Pj Gubernur Kepri

0

batampos.co.id – Sempat menjadi teka-teki di masyarakat Kepri, siapa pengganti Isdianto sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Kepri akhirnya terjawab sudah.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga mantan Kapolri ini menjatuhkan pilihannya kepada Staf Ahli Kementerian Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kemendagri Didik Suprayitno MM untuk mengisi jabatan sebagai pejabat (Pj) Gubernur Kepri.

Nantinya Didik Suprayitno akan memimpin Provinsi Kepri selama 73 hari ke depan sampai masa cuti Gubernur Kepri Isdianto selesai. Latar belakang pengalaman Didik Suprayitno sudah tak diragukan lagi dalam mengisi jabatan sebagai pejabat gubernur.

Dua tahun lalu, tepatnya 2018, Didik Suprayitno pernah dipercaya Mendagri era Tjahjo Komolo menjabat sebagai Pejabat (Pj) Gubernur Lampung dan dinilai mampu mengemban jabatannya di Lampung dengan baik tanpa gejolak. (*/jpg)

Guru Besar UGM Perkirakan Pandemi Covid-19 Berakhir Februari 2021

0

batampos.co.id – Guru Besar Statistika Universitas Gadjah Mada (UGM) Dedi Rosadi memperkirakan persebaran infeksi Covid-19 di Indonesia akan berakhir pada pertengahan Februari 2021. Diperkirakan total kasus konfirmasi positif minimal 322 ribu penderita.

”Akhir pandemi sangat bergantung pada upaya pemerintah dalam mengendalikan laju persebaran penyakit Covid-19 ini,” kata Dedi Rosadi seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta, Kamis (24/9).

Menurut dia, berdasar pelacakan data terakhir dan menggunakan berbagai pendekatan pemodelan data-driven (berbasis pergerakan data), terdapat kenaikan nilai proyeksi kasus positif pada akhir pandemi yang cukup signifikan dibanding rilis terakhir pada akhir Juli 2020. Prediksi paling optimistis, diperoleh dengan menggunakan model hybrid kompartemen SIR-Regresi-runtun-waktu diperkirakan pandemi akan berakhir pertengahan Februari 2021 dengan total kasus positif minimal 322 ribu penderita.

Sementara itu, dengan model Probabilistic Data Driven Model (PDDM) Covid-19 Indonesia yang disusun Dedi Rosadi bersama Alumni FMIPA UGM Joko Kristadi dan Fidelis Diponegoro, diperoleh pandemi akan berpuncak pada pertengahan November sampai awal Desember dan berakhir di akhir Mei 2021 dengan estimasi total kasus positif sekitar 700 ribu penderita.

Sedangkan dengan tim lain, Dedi Rosadi melakukan kajian dengan pendekatan model kurva Richard dan kurva pertumbuhan logistik, yang menunjukkan proyeksi akhir pandemi berada di antara April 2021 sampai dengan awal 2022 dengan kisaran prediksi total penderita yang sangat mirip dengan hasil model SIR-Regresi dan PDDM.

Menurut Dia, dari pantauan kurva insidensi harian penderita terlihat bahwa penambahan jumlah pasien harian belum mencapai puncaknya sampai sekarang. Sedangkan angka penularan saat ini (Rt) masih di atas 1 yakni bernilai 1,07 pada 23 September. Namun demikian dengan model SIR-Regresi-runtun-waktu dapat disimpulkan terjadi sedikit peningkatan laju infeksi persebaran penyakit yang dibarengi dengan peningkatan yang cukup tinggi terhadap laju kesembuhan pasien.

”Berdasar prediksi tersebut, menurut Dedi Rosadi, perlu dilakukan pengendalian persebaran Covid-19 secara optimal dengan menggencarkan 3T yakni tracing, testing, dan treatment di episentrum utama Indonesia yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Sulawesi Selatan. Demikian pula di provinsi lain, perlu juga dilakukan pengendalian persebaran secara lebih optimal dengan lebih menggencarkan gerakan 3T.

”Secara nasional dalam jangka waktu dekat juga penting untuk dipantau secara seksama kemungkinan kemunculan klaster Pilkada yang muncul karena mobilitas penduduk mendukung proses kegiatan ini baik sebelum hari H maupun pada hari H kegiatan Pilkada,” ujar Dedi.

Selain itu, perlu meningkatkan kewaspadaan penularan lokal di beberapa wilayah provinsi atau kabupaten yang menjadi episentrum persebaran Covid-19. Hal itu penting dilakukan mengingat angka perhitungan Rt (angka reproduksi/angka penularan) Covid-19 Indonesia dalam beberapa hari terakhir masih di sekitar 1,07.

Dedi mengatakan penurunan laju penularan dapat dilakukan secara optimal dengan berbagai upaya. Utamanya dengan pendisiplinan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan khususnya penggunaan masker dan menjaga jarak, pengaturan mobilitas penduduk secara lebih berhati hati dan pemberian vaksin masal.

”Penemuan teknologi obat akan meningkatkan laju kesembuhan, sehingga secara bersama sama upaya-upaya tersebut akan dapat mengakhiri pandemi Covid-19 secara lebih cepat,” ucap Dedi.(antara)

Istimewanya Bandara Internasional Hang Nadim Batam

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Bandara Internasional Hang Nadim merupakan salah satu Bandara Kelas Utama di Indonesia.

Direktur BUBU dan TIK Hang Nadim, Suwarso, mengatakan, Bandara internasional Hang Nadim kerap menjadi lokasi pendaratan alternatif maskapai penerbangan internasional karena lokasinya yang berdekatan dengan Malaysia dan Singapura.

“Kalau cuaca di sana (malaysia atau singapura,red) buruk biasanya akan mendarat di sini,” tuturnya.

Bandara Internasional Hang Nadim memiliki panjang landasan terpanjang di Indonesia yaitu 4025×45 meter dan kedua di Asia Tenggara setelah Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur Kuala Lumpur, Malaysia.(esa/adv)

Kasus Covid-19 Belum Terkontrol, Peluang Berangkat Umrah Kecil

0

batampos.co.id – Pemerintah Arab Saudi sudah putuskan menyelenggarakan umrah di tengah pandemi Covid-19. Tetapi belum bisa dipastikan Indonesia bisa mengirimkan jamaah umrah. Perkembangan kasus Covid-19 di dalam negeri memengaruhi peluang bisa memberangkatkan umrah.

Pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dadi Darmadi mengatakaan kondisi Covid-19 di Indonesia masih buruk. Bahkan menunjukkan kecenderungan meningkat. ’’Maka peluangnya masuk daftar (boleh mengirim jamaah, Red) umrah kecil. Mungkin di bawah 50 persen,’’ katanya Kamis (24/9).

Dadi mengatakan kesempatan pemberangkatan jamaah umrah dari berbagai negara baru dibuka nanti di tahap ketiga. Tepatnya pada 1 November 2020. Dia mengatakan masih ada waktu sebulan lebih untuk mengontrol pandemi Covid-19 di dalam negeri.

Sehingga dapat meyakinkan pihak Arab Saudi bahwa Indonesia sudah aman. Pengiriman jamaah umrah dari Indonesia aman dari potensi penularan Covid-19. Dadi menegaskan keputusan Indonesia dapat mengirim jamaah umrah atau tidak adalah kewenangan mutlak dari pemerintah Arab Saudi.

Meskipun Indonesia bisa menjalankan misi lobi-lobi diplomatik, Arab Saudi tentu akan menilai Indonesia secara objektif. Yaitu melihat kondisi Covid-19 di Indonesia.

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali tidak bersedia komentar panjang soal misi diplomasi lobi-lobi kerajaan Arab Saudi. Sebab itu ranahnya bidang politik. Sementara dia mengurusi teknis haji dan umrah. ’’Tetapi pada prinsipnya kami pada saat pertemuan (dengan Arab Saudi, Red) menyampaikan bahwa kami masih ada jamaah yang tertunda sekitar 40 ribu orang. Mohon (Indonesia, Red) agar diprioritaskan,’’ katanya.

Sementara itu Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag M. Arfi Hatim berharap Indonesia termasuk dalam negara yang diijinkan memberangkatkan jamaah umrah. ’’Komunikasi dan koordinasi terus dibangun melalui perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi dengan pemerintah kerajaan Arab Saudi,’’ katanya.

Arfi menjelaskan saat ini Kemenag tengah menyiapkan regulasi umrah di masa pandemi. Regulasi ini dibutuhkan karena akhir dari pandemi Covid-19 belum diketahui. Dia mengatakan regulasi itu nantinya menitikberatkan pada aspek kesehatan dan keselamatan jamaah.

Diantaranya adalah protokol kesehatan, pembatasan usia, serta ketentuan tentang penyakit bawaan atau penyerta. Termasuk juga skema transportasi dan aspek pelayanan lain yang diberikan oleh penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU). Pembahasan regulasi ini juga mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh Arab Saudi. Sebab Arab Saudi adalah tuan rumah penyelenggaraan umrah.(jpg)

Rekor Baru, Sehari 70 Warga Batam Sembuh Dari Covid-19

0

batampos.co.id – Tingkat kesembuhan warga Kota Batam yang terkonfirmasi Covid-19 terus meningkat.

Pada Kamis (24/9/2020), jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 berjumlah 70 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya, menyebutkan, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam menuju trend positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif sembuh.

“Berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium yang disampaikan oleh Laboratorium BTKLPP Batam tersebut, maka oleh Tim Medis yang menanganinya dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit,” jelasnya.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (24/9/2020).

Saat ini lanjutnya kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ke tempat tinggalnya.

Dengan adanya penambahan tersebut total warga Kota Batam yang sembuh dari Covid-19 berjumlah 775 orang.

Mereka yang sembuh mayoritas masuk dalam klasifikasi asimptomatik atau tanpa gejala.

Dalam rilis Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam disebutkan mayoritas warga Kota Batam yang sembuh bekerja sebagai karyawan swasta, tenaga kesehatan, anggota Polri, pelajar, ASN, ibu rumah tangga serta balita berusia 4 tahun.(*/esa)

Muhammad Rudi Tetap Jabat Kepala BP Batam

0

batampos.co.id – Muhammad Rudi tetap menjabat sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam meskipun telah terdaftar sebagai calon peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar 9 Desember mendatang.

Sesuai peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), peserta Pilkada yang sedang menjabat sebagai kepala daerah, mulai cuti bertugas terhitung mulai 26 September hingga 5 Desember mendatang.

Namun, untuk jabatan Kepala BP Batam yang secara ex-officio juga diemban Wali Kota Batam, tidak masuk dalam aturan tersebut.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, sebelumnya ia telah mengajukan cuti sebagai Kepala BP Batam karena akan mengikuti Pilkada. Namun, aturan KPU RI tidak mengatur terkait hal itu.

”Tetap diperbolehkan bertugas, jadi tidak ada masalah” ujar
Rudi seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Ketua KPU Kota Batam, Herigen, menyampaikan pihaknya telah menerima balasan dari KPU RI mengenai pengajuan cuti Kepala BP Batam.

Setelah ditelaah di pusat, BP Batam tidak termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Tetapi BP Batam merupakan Badan Layanan Umum,” kata dia.(*)

1.451 Warga Batam Terkonfirmasi Covid-19

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam terus bertambah dan pada Kamis (24/9/2020) total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 1.451 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya, menyebutkan ada 21 kasus baru pada Kamis (24/9/2020).

“Dengan ini kami sampaikan uraian jumlah orang yang terpapar dari temuan kasus baru ini sebanyak 21 orang, terdiri dari 13 orang laki-laki dan 8 orang perempuan,” jelasnya.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (24/9/2020).

Ia menjelaskan, data ini merupakan hasil pemeriksaan swab olehTim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing.

Dari 21 orang tersebut mayoritas bekerja sebagai karyawan swasta. Kemudian tenaga kesehatan, ASN, ibu rumah tangga dan pelajar.

Dengan adanya penambahan tersebut total jumlah pasien Covid-19 sebanyak 1.451 orang.

Dengan rincian 775 orang sembuh, 43 orang meninggal dunia, 632 orang dalam perawatan dan 1 orang dalam persiapan evakuasi.(*/esa)