Sabtu, 18 April 2026
Beranda blog Halaman 10203

Terbaru, 3 Pasien Covid-19 di Batam Sembuh

0

batampos.co.id – Selain adanya penambahan jumlah pasien Covid-19, pada Jumat (22/5/2020) juga diumumkan warga Batam yang dinyatakan sembuh dari virus mematikan tersebut.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pasien sembuh yakni kasus nomor 41, 55, dan 57.

Ia menjelaskan, hingga Jumat (22/5/2020), total ada 32 pasien yang sudah diperbolehkan pulang.

Kemudian, sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini, pasien meninggal dunia delapan orang.

Sementara pasien lainnya masih dirawat di rumah sakit rujukan di Batam dan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang.(*/esa)

Bertambah, 7 Warga Batam Kembali Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Warga Kota Batam yang dinyatakan positif Covid-19 kembali bertambah tujuh orang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, dengan adanya penambahan tersebut, kini total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 86 pasien Covid-19 di Batam.

“Pasien yang terkonfirmasi positif hari ini (Jumat, 22/5/2020) dalam kondisi stabil,” ujarnya, Jumat (22/5/2020).

Di kesempatan yang sama, Wali Kota mengingatkan warga untuk tidak khawatir, namun tetap waspada.

Ia mengimbau, untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dan patuh imbauan pemerintah.

“Tetap gunakan masker,” pintanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan untuk menjaga jarak dan disiplin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan tetap di rumah saja.

“Kita sudah putuskan bersama Forkompimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan tokoh agama untuk tidak melaksanakan salat Idul Fitri di luar rumah,” katanya.(*/esa)

Tidak Gelar Open House, Tapi Wali Kota Bagikan Nasi Kotak, Ini Jadwalnya

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meniadakan tradisi open house di Hari Raya Idul Fitri 1441 H karena pandemi Covid-19. Sebagai gantinya Wali Kota dan Wakil Wali Kota akan membagikan nasi kotak untuk masyarakat.

“Sebagai gantinya, anggaran yang telah disiapkan untuk kegiatan open house dialihkan untuk nasi kotak gratis bagi masyarakat Kota Batam,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah, Jumat (22/5).

Rencananya, lanjut Azril, sebanyak 15 ribu kotak nasi akan dibagikan kepada masyarakat saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H tersebut. “Bingkisan tersebut akan disebar di sembilan kecamatan di mainland,” ujar Azril

Dengan adanya pembagian nasi kotak tersebut diharapkan semua masyarakat khususnya yang tidak mampu bisa ikut serta merasakan kebahagiaan di hari kemenangan.

“Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota sebenarnya berkeinginan menyambut masyarakat di kediamanannya. Tapi di tengah pandami Covid-19 ini kondisinya tidak memungkinkan sehingga dialihkan untuk pembagian nasi kotak,” kata Azril.

Untuk menghindari kerumunan masyarakat, pembagian nasi kotak nantinya hanya untuk yang melintas di jalan raya.

Sehingga seperti pembagian takjil, masyarakat tidak perlu turun dari kendaraan. Kemudian begitu sudah dapat juga langsung pergi karena tidak ada makan di tempat

Waktu pembagian nasi kotak menurut dia juga tidak lama, setiap kecamatan diperkirakan hanya 30 menit.

Protokol kesehatan harus tetap dipatuhi, baik itu petugas ataupun juga masyarakat harus sama-sama menjaga jarak dan juga menggunakan masker.

Untuk waktu pembagiannya ada yang dimulai dari:
1. Pukul 09.00 – 09.30 WIB
* Kecamatan Batam Kota yang akan dipusatkan di depan pom bensin Jl Yos Sudarso.
* Kecamatan Sagulung yang akan dibagikan di depan SP Plaza.

2. Pukul 10.00 – 10.30 WIB
* Kecamatan Sei Beduk di Simpang ATB
* Kecamatan Batuampar di Simpang Melchem/Sungai Tering.
* Kecamatan Batuaji di depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah
* Kecamatan Lubuk Baja di Simpang Martabak Har Nagoya
* Kecamatan Sekupang di Simpang Princess Tiban.

3. Pukul 10.30 – 11.00 WIB
* Kecamatan Bengkong, dipusatkan di depan Puskesmas Sei Panas

4. Pukul 11.00 – 11.30 WIB
* Kecamatan Nongsa di Simpang Kawasan Terpadu Kabil.

Idul Fitri 1441 Hijriah Dirayakan Pada Minggu 24 Mei 2020

0

batampos.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1441 Hijriah atau Idul Fitri 2020 jatuh pada Minggu (24/5). Penetapan tersebut dilakukan dalam sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Fachrul Razi di kantor Kemenag yang terletak di Jalan MH Thamrin, Jumat (22/5).

“Sidang Isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020,” kata Menag Fachrul Razi dalam jumpa pers yang digelar usai penetapan sidang Isbat.

Menurut Menag Fachrul Razi, penetapan 1 Syawal berdasar pada dua pertimbangan. Yang pertama, mendengarkan pemaparan Tim Falakiyah Kemenag yang menyatakan bahwa tinggi hilal di seluruh Indonesia berkisar minus 5,29 sampai minus 3,96 derajat. Sehingga, tidak dimungkinkan untuk dapat melihat hilal.

Yang Kedua, peserta sidang isbat juga mendengarkan laporan dari sejumlah perukyah yang tersebar di 80 titik di Indonesia. Hasilnya sama, tidak dapat melihat hilal pada hari ini karena masih di bawah 2 derajat.

“Kami mendengar laporan dari sejumlah perukyah hilal yang bekerja di bawah sumpah. Dari provinsi Aceh hingga Papua. Di 80 titik tersebut, tidak ada satu pun perukyah yang melihat hilal,” papar Menag Fachrul Razi yang didampingi Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto, dan Ketua MUI Abdullah Jaidi.

Atas dua alasan tersebut, Sidang Isbat kemudian menyepakati untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan menjadi 30 hari. Sehingga 1 Syawal 1441 Hijriah atau Idul Fitri 2020 jatuh pada Minggu.

Sebelumnya, pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menegaskan tidak ada referensi empirik visibilitas (penampakan) hilal awal Syawal 1441 Hijriah bisa teramati di seluruh wilayah Indonesia pada hari ini, Jumat (22/5). “Semua wilayah di Indonesia memiliki ketinggian hilal negatif. Antara minus 5,29 sampai dengan minus 3,96 derajat. Hilal terbenam terlebih dahulu dibanding matahari,” terang Cecep.

Berdasarkan data di Pelabuhan Ratu misalnya, posisi ketinggian hilal pada minus 4,00 derajat dengan umur hilal minus 6 jam 55 menit 23 detik. Sementara, kriteria yang sudah disepakati MABIMS (Forum Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) tinggi hilal minimal dua derajat, elongasi minimal 3 derajat, dan umur bulan minimal delapan jam.

Lebih lanjut Cecep mengungkapkan, karena ketinggian hilal di bawah dua derajat, maka lebaran Idul Fitri 2020 jatuh pada Minggu (24/5). “Tidak ada referensi apapun, bahwa hilal Syawal 1441H pada Jumat ini teramati di seluruh Indonesia,” tandas Cecep.

Seperti diketahui, penetapan lebaran atau Hari Raya Idul Adha di Indonesia dikenal melalui dua metode. Pertama, menggunakan metode hisab. Kedua, rukyah atau dengan cara melihat hilal. Untuk hisab dipastikan lebaran jatuh pada hari Minggu karena harus digenapi 30 hari. Sementara rukyah memungkinkan lebaran pada hari ke 29 Ramadan jika melihat hilal. Namun jika tidak melihat maka puasa harus dihenapi 30 hari.(jpg)

Menteri BUMN: Swab Test Gratis BNI Bukti Kerjasama Kuat BUMN, Swasta dan Pemerintah

0

batampos.co.id – Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan pelaksanaan program swab test gratis yang dilaksanakan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kepada 30.000 peserta merupakan bukti nyata adanya Kerjasama yang kuat antara BUMN, pihak swasta, pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Kerjasama ini membuktikan kita dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta bersama-sama *berkolaborasi* dalam menanggulangi COVID-19. Kami tidak ada niatan apa-apa. Yang penting bagaimana rakyat bisa di-service dengan baik,” kata Erick seusai penyerahan bantuan sosial BNI untuk pelaksanaan tes swab gratis Rabu, (20/5/2020) Mei di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria juga memaparkan hal serupa. Dia mengapresiasi, kerjasama antar para pihak tersebut dalam penanggulangan COVID-19 di Indonesia.

“Kita harus bergotong royong dalam pencegahan dan menanggulangi COVID 19. Dan peran BNI, swasta, pemerintah pusat, serta pemerintah daerah ini sangat dibutuhkan dengan tujuan yang sama yaitu menjaga kepentingan masyarakat dan bangsa,” kata dia baru-baru ini.

Seperti diketahui, BNI berencana mengadakan swab test gratis kepada 30.000 masyarakat di Indonesia. Program tersebut dimulai di DKI Jakarta dan dilanjutkan di lima provinsi yaitu Bali, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Test swab gratis yang digelar BNI di Jakarta. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Penyelenggaraan Swab Test ini diperkirakan hingga bulan Juli secara bertahap di daerah-daerah. Untuk sementara jumlah swab test gratis yang diberikan adalah 30.000,” ujar Direktur Utama BNI Herry Sidharta.

Menurut CEO JSK Group Dennis Jang Sang Kyu, pihaknya sangat berterimakasih diikutsertakan dalam program kemanusiaan BNI Berbagi 30.000 Swab Test ini.

JSK sangat terpanggil terhadap aktivitas apapun untuk memerangi COVID-19 yang dialami masyarakat Indonesia.

“Metode swab test dengan tenda dan booth beserta mesin negative/positive pressure mirip yang diterapkan oleh pemerintah Korea Selatan. Dan hasilnya dapat menjawab kekhawatiran banyak masyarakat yang khawatir datang ke rumah sakit untuk melakukan swab test,” ungkapnya.

Program BUMN
Lebih jauh mengenai program kepedulian Bank BNI dalam mendukung pencegahan Covid-19, sebelumnya diketahui, sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

Pada awal Maret 2020, BNI bersama beberapa BUMN lain telah mengirimkan sedikitnya 160.000 masker hingga ke Hong Kong dan beberapa kota di luar negeri untuk ditujukan kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia (PMI) di negara-negara yang lebih dulu terpapar Covid-19.

Bahkan, BNI diketahui telah menjadi pionir dalam memanfaatkan teknologi drone untuk menyemprotkan disinfektan di 50 titik di daerah Jabodetabek.

Dalam pengadaan alat pelindung diri, BNI menggerakan sekitar 30 mitra binaan di berbagai daerah.

“Belum lama ini, BNI mendistribusikan 50 ribu alat pelidung diri kepada tim medis di 182 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia dilengkapi hand sanitizer, donasi bagi petugas medis, serta donasi dukungan anak sekolah,” ujar Herry Sidharta.

Kepedulian BNI juga ditandai dengan menyalurkan bantuan alat medis kepada rumah sakit, seperti ambulance, mesin diagnosa swab test PCR, ventilator, dan alat rapid test.

Ditambah dengan bantuan sembako untuk warga kurang mampu, anak yatim, yayasan dan panti asuhan, kelompok masyarakat tertentu.
Selain itu, BNI Hi-Movers juga turut peduli terhadap orang – orang yang terdampak Pandemi Covid – 19, dengan berdonasi massal.

Donasi itu rencananya akan disalurkan ke 10 Klinik, 2 mobil ambulance berstandar penanganan penderita Covid -19, 3 set alat PCR, 10.000 Alat Pelindung Diri (APD), 51.000 test Covid – 19 serta bantuan Sembako untuk 313.000 keluarga.(*)

Kasus Baru Turun, Total Positif Virus Korona 20.796 Orang

0

batampos.co.id – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan virus Korona, Achmad Yurianto menyampaikan pada Jumat (22/5) ada 634 kasus baru positif Covid-19. Total, kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 20.796 orang.

Meski masih ada kasus baru, namun terjadi penurunan dalam hal jumlah. Seperti diketahui, pada Kamis (21/5), ada 973 kasus baru dalam sehari. Itu menjadi rekor tertinggi pertambahan dalam sehari sejak diumumkan kasus pertama di Indonesia pada awal Maret 2020. Pada Jumat (22/5), pertambahan kasus dalam sehari menurun dibanding Kamis (21/5). Angkanya adalah 634 kasus baru.

“Saat ini sebanyak 395 kabupaten dan kota yang tersebar di 34 provinsi telah terdampak penularan Covid-19,” ujar Yurianto dalam paparannya, Jumat (22/5).

Sementara itu, sebanyak 47.150 orang tercatat sebagai orang dalam pemantauan (ODP). Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 11.028 orang.

Kabar baiknya, pasien sembuh juga semakin bertambah. Pada Jumat (22/5) ada 219 pasien yang dinyatakan sembuh. Kini, total pasien sembuh dari Covid-19 di Indonesia menjadi 5.057 orang.

Yuri – sapaan akrab Yurianto, juga mengonfirmasi terjadi penambahan kasus meninggal dunia akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir sebanyak 48 orang. Sehingga, total kasus meninggal dunia menjadi 1.326 orang.

Total sebanyak 229.334 spesimen yang diperiksa oleh pemerintah. Jumlah ini terdiri dari 227.320 spesimen yang diperiksa lewat realtime PCR dan 2.014 spesimen lewat mesin TB-TCM.

Yuri juga menyampaikan seluruh masyarakat diminta agar berperilaku hidup sehat dengan menghindari kerumunan. Sebab, titik penularan terjadi di sejumlah titik keramaian di masyarakat.

“Mari kita perkuat komitmen dan disiplin. Bersama-sama kita jaga. Agar menggunakan masker jika keluar rumah. Tetap jaga jarak,” tutupnya.(jpg)

Distribusi Bansos Tunai Tahap I Ditargetkan Tuntas Besok

0

batampos.co.id – Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) tahap I rampung pekan ini. Sebanyak 8,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh provinsi bisa mendapatkan bansos senilai Rp 600 ribu itu sehari sebelum Lebaran.

Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara mengatakan, pihaknya terus melakukan perbaikan dari segala sisi terkait penyaluran bansos. Mulai urusan data, prosedur penyaluran, hingga mekanisme pencairan anggaran. Proses distribusi juga terus dimaksimalkan.

Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Asep Sasa Purnama menambahkan, penyaluran BST mengalami progres yang cukup signifikan. Kemarin (21/5) sudah lebih dari 60 persen BST disalurkan kepada KPM. ”Dan, pada Sabtu, 23 Mei 2020, target kita BST tersalurkan kepada 8,3 juta KPM,” tutur dia.

Selain itu, lanjut dia, Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) telah memberikan dispensasi terkait pencairan anggaran bansos untuk penanggulangan Covid-19. Jika biasanya perlu waktu seminggu untuk pencairan anggaran reguler, khusus bansos Covid-19 bisa diproses dalam sehari.

Setelah BST tahap I rampung, akan dilanjutkan penyaluran tahap kedua. Target tahap II selesai pada minggu terakhir Mei, sedangkan tahap III pada minggu ke-3 Juni. ”Saat persiapan masuk sekolah,” ungkapnya.

Sasa menyatakan bahwa tidak ada lagi perbedaan data dengan daerah. Per 20 Mei, diterima data dari daerah sebanyak 8.346.645 KPM. Kemensos masih menunggu sisa data sehingga genap 9 juta KPM seperti target awal.(jpg)

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal Sore Ini

0

batampos.co.id -Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang Isbat untuk menentukan awal bulan Syawal 1441 Hijriah pada Jumat (22/5) sore ini. Sidang Isbat ini, sekaligus juga akan menetapkan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 1 Syawal penanggalan hijriah.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Agus Salim menyampaikan, sidang Isbat akan digelar terbatas dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19). Rencananya, sidang akan dibuka pada pukul 16.45 WIB.

“Sidang Isbat diawali dengan paparan posisi hilal oleh Tim Falakiyah Kementerian Agama,” kata Agus dalam keterangannya, Jumat (22/5).

Untuk paparan posisi hilal, kata Agus, akan dijelaskan oleh Tim Falakiyah Kementerian Agama (Kemenag), dimulai pada pukul 16.45 WIB dan akan disiarkan langsung oleh TVRI dan kanal YouTube serta akun Facebook resmi Kemenag.

Menteri Agama Fachrul Razi nantinya akan memimpin langsung sidang Isbat tersebut. Para pimpinan ormas Islam tetap akan diundang dalam rapat melalui jejaring virtual melalui aplikasi pertemuan daring.

Kemenag akan mempertimbangkan penentuan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah menggunakan rukyatul hilal atau pengamatan hilal yang telah tersebar di 34 provinsi di Indonesia. “Hilal akan dipantau di 80 titik yang tersebar di 34 provinsi,” ujar Agus.

Agus menyebut, hasil sidang isbat akan diumumkan langsung pada pukul 19.05 WIB hingga selesai, melalui teleconference Sidang Isbat awal Syawal 1441 Hijriah. “Akan diumumkan Menteri Agama secara telekonferensi dan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag,” tukasnya.(jpg)

11.537 Kuota Haji Reguler Belum Terisi, Pelunasan Biaya Haji Diperpanjang

0

batampos.co.id – Sisa kuota haji reguler tahun ini tercatat sebagai rekor terbanyak. Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sisa kursi saat ini jauh lebih tinggi. Pandemi Covid-19 yang berimbas pada ketidakpastian penyelenggaraan ibadah haji diduga menjadi penyebabnya.

Sebagaimana diketahui, pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) reguler tahap kedua ditutup Rabu (20/5). Data dari Kementerian Agama (Kemenag) menunjukkan, masih ada sisa kuota 11.537 kursi.

Kalaupun ditutup oleh calon jamaah haji cadangan yang sudah melunasi BPIH, kuota yang tersisa tetap banyak. Sebab, jumlah calon jamaah haji cadangan yang sudah melunasi BPIH tidak banyak. Dari total 20.108 jamaah cadangan, yang melunasi BPIH 7.736 orang atau 38,47 persen. Dengan sisa kuota yang tercatat 11.537 kursi, kemudian diisi jamaah kuota cadangan 7.736 orang, masih ada sisa 3.801 kursi.

Lantaran sisa kuota masih banyak, Kemenag akhirnya memperpanjang pelunasan BPIH hingga 29 Mei. ’’Perpanjangan berlangsung mulai besok (hari ini, Red) sampai 29 Mei,’’ kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhajirin Yanis, Kamis (21/5).

Kriteria yang berhak melunasi BPIH sampai 29 Mei itu, antara lain, calon jamaah yang masuk daftar berhak lunas tahap pertama dan kedua. Kemudian, pendamping lansia dan penggabungan mahram yang sudah dimasukkan sistem komputer haji terpadu Kemenag, tetapi belum diusulkan ke Kanwil Kemenag.

Terkait dengan banyaknya sisa kuota haji tersebut, Juru Bicara Kemenag Oman Fathurrahman meminta publik tidak melihat dengan kacamata situasi normal. Sebaliknya, dia memandang bahwa di tengah pandemi Covid-19 beserta segala dampaknya, termasuk sektor ekonomi, terdapat sisa kuota haji mencapai 11 ribu kursi.

Pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah Dadi Darmadi menuturkan, kuota haji reguler Indonesia 203.320 orang. Dengan demikian, sisa kursi yang belum terisi setara dengan 5 persen dari total kuota haji reguler. ’’Artinya, sejatinya calon jamaah haji berharap tahun ini haji tetap diselenggarakan,’’ tuturnya.

Namun, Dadi mengingatkan, Kemenag tidak bisa memandang 11 ribuan sisa kuota haji itu dari sisi perbandingan total kuota. Sebab, banyak calon jamaah haji yang melunasi BPIH reguler ketika kondisi Indonesia masih normal. Kondisi saat wabah Covid-19 dan semua dampaknya belum separah saat ini.

Sebagaimana diketahui, pelunasan BPIH reguler tahap pertama dibuka pada 19 Maret. Jika dikaitkan dengan kasus Covid-19, pada 19 Maret kasus positif korona di Indonesia berjumlah 227 orang. Bandingkan dengan jumlah kumulatif kasus positif kemarin (21/5) yang mencapai 20 ribu kasus.

Dadi menyatakan, banyaknya jumlah sisa kuota menunjukkan kondisi psikologis calon jamaah haji. Mereka diliputi keraguan. ’’Haji tahun ini sebenarnya diselenggarakan atau tidak,’’ jelasnya.

Selain itu, tidak tertutup kemungkinan ada aspek ekonomi. Misalnya, tabungan pelunasan terpakai untuk biaya hidup. Bisa juga ada kekhawatiran tertular Covid-19 yang juga merebak di Arab Saudi, khususnya di Kota Makkah.

Menurut Dadi, tidak ada masalah jika masa pelunasan BPIH tahun ini kembali diperpanjang. Meskipun jadwal pemberangkatan jamaah ke Arab Saudi dimulai 26 Juni, prosesnya berjalan cukup lama. Masih ada waktu sampai benar-benar closing date Bandara Jeddah.(jpg)

bright PLN Batam Pastikan Listrik Aman Selama Lebaran

0

batampos.co.id – bright PLN Batam memastikan dan menjamin pasokan energi listrik selama bulan Ramadhan sampai dengan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah tercukupi dan aman.

bright PLN Batam juga selalu menerapkan upaya pencegahan penyebaran virus corona COVID-19 agar seluruh pegawai tetap dapat bekerja dengan maksimal.

“Saat ini kami memiliki daya sekitar 539 Mega Watt (MW), sedangkan beban puncak berada pada angka 415.5 MW, artinya kita masih punya cadangan daya sebesar 123.5 MW di atas beban puncak sehingga aliran listrik tetap bisa handal,” kata Plt. Direktur Utama sekaligus Direktur Operasi bright PLN Batam, Awaluddin Hafid, melalui pernyataan tertulisnya, Jumat (22/5/2020).

Salah satu pembangkit bright PLN Batam. Foto: PLN Batam untuk batampos.co.id

Kendati demikian, Awal tetap mengimbau kepada para pelanggan untuk melakukan pengendalian pemakaian energi listrik.

“Tapi masyarakat juga harus melakukan penghematan, jangan mubazir, sumber energi kita terbatas,” ujarnya.

Terkait layanan tengah pendemi corona COVID-19 ini, bright PLN Batam tetap berkomitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Batam.

Salah satunya dengan menyiagakan petugas Quick Respond selama 24 jam untuk menjaga pasokan listrik dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran virus Corona.

“Mulai dari H-5 Idul Fitri hingga semingu setelah Idul Fitri pemeliharaan jaringan terencana ditiadakan. Kami juga menyiagakan Contact Center 123 untuk layanan, jika ada permasalahan listrik yang dialami masyarakat, dapat menghubungi bright PLN Batam,” ujar Awal.

Pada kesempatan ini Awal juga meminta kontribusi pelanggan untuk sama-sama menjaga keberlangsungan serta pengembangan usaha kelistrikan dengan tetap membayar listrik tepat waktu.(*)