batampos.co.id – Hingga Jumat (5/6/2020) jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sudah 157 orang. Dari jumlah tersebut mayoritas pasien Covid-19 di dominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG).
Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui jumlah pasien COvid-19 yang masuk dalam kategori OTG mencapai 109 orang.
Jumlah ini sangat banyak dibandingkan kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Petugas Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam sedang memeriksa sampel swab suspect corona, pekan lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
Jumlah ODP yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam berjumlah 20 orang.
Sementara jumlah PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam berjumlah 28 orang.
Dari 157 kasus positif Covid-19 diketahui 12 orang meninggal dunia dan 59 orang dinyatakan sembuh.(esa)
batampos.co.id – Sebanyak 11 orang warga Kota Batam dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan wajib menjalani karantina mandiri selama 14 hari di kediamannya masing-masing.
Dari pernyataan tertulisnya, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pasien yang sembuh terdiri dari 6 orang perempuan dan 5 orang laki-laki.
Mereka kata dia ada yang berprofesi sebagai guru dan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Batam, pelajar hingga ibu rumah tangga.
Pasien yang sembuh tersebut lanjutnya didominasi oleh kategori Orang Tanpa Gelaja (OTG).
Infografis aliibenk/batampos.co.id
Berikut daftarnya:
1. Mawarni berusia 41 tahun, ibu rumah tangga dan mendapatkan perawatan di RSKI Galang.
2. Mario Suhada berusia 32 tahun, guru ASN-P3K Pemko Batam dan sempat mendapatkan perawatan di RSBP Batam sebelum kemudian dirujuk ke RSKI Galang.
3. Ardiansyah, berusia 34 tahun, karyawan menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah.
4. Jayusman, berusia 41 tahun, swasta dan mendapatkan perawatan di RSKI Galang.
5. Marianti Sukma, berusia 37 tahun, ibu rumah tangga dan mendapatkan perawatan di RSKI Galang.
6. Ninik Jumiatun, berusia 35 tahun dan mendapatkan perawatan di RSBP Batam.
7. Yasmin Akila Sahra, berusia 6 tahun, dan mendapatkan perawatan di RSBP Batam.
8. H Gasing, berusia 64 tahun, swasta dan mendapatkan perawatan di RS Budi Kemuliaan Batam.
9. Lia Rahma, berusia 21 tahun, swasta, sempat mendapatkan perawatan di RS Elisabeth Batam Kota sebelum dirujuk ke RSBP Batam.
10. Bobi Fenandes, berusia 25 tahun, swasta dan mendapatkan perawatan di RSBP Batam.
11. Minah alias Ester, berusia 44 tahun, swasta dan mendapatkan perawatan di RS Elisabeth Batam Kota.(esa)
batampos.co.id – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam pada Jumat (5/6/2020), kembali mengumumkan adanya penambahan jumlah apsien Covid-19. Mereka seluruhnya warga Pulau Kubung, Ngenang, Kecamatan nongsa, Kota Batam.
Mereka masuk dalam cluster “HOG Eden Park Kota Batam” dan masih ada ikatan keluarga. Berikut riwayat perjalanan ketiga pasien kasus 155, 156 dan 157 tersebut:
1. S alias M
Seorang laki-laki berusia 40 tahun. S merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 155 Kota Batam. Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 dan 82”, dimana orang tua kandungnya dinyatakan terkonfirmasi positif nomor ”129 dan 130” (Tn.T dan Ny.MT).
Maka yang bersangkutan pada 29 Mei 2020 bersama anak dan keluarganya yang lain melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif”. Namun mengingat yang bersangkutan adalah closes contact primer dan tinggal serumah dengan orang tuanya tersebut, maka pada 1 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan.
Hasilnya diketahui terkonfirmasi “Positif”. Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.
2. YF
Seorang perempuan berusia 36 tahun. YF merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 156 Kota Batam. Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 dan 82”.
Dimana orang tuanya dinyatakan terkonfirmasi positif nomor ”129 dan 130” (Tn.T dan Ny.MT) maka yang bersangkutan pada 29 Mei 2020 bersama keluarganya yang lain melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif”.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam melakukan penyisiran ke sejumlah rumah warga untuk mendata orang yang sedang mengalami gejala sakit mengarah Covid-19, baik di wilayah mainland maupun di hinterland, beberapa waktu lalu. Foto: istimewa
Namun mengingat yang bersangkutan adalah closes contact primer dan serumah dengan orang tuanya tersebut maka pada 1 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui terkonfirmasi “Positif”.
Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.
3. TG
Seorang remaja perempuan berusia 11 tahun. TG merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 157 Kota Batam. Yang bersangkutan adalah anak kandung dari Terkonfirmasi positif Nomor ”155”.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 dan 82”, setelah kakek dan neneknyanya dinyatakan terkonfirmasi positif “129 dan 130” (Tn.Y dan Ny.MT) maka yang bersangkutan pada 29 Mei 2020 bersama orang tuanya melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif”.
Namun demikian mengingat yang bersangkutan closes contact primer dan tinggal serumah dengan kakek dan neneknya tersebut, maka pada 1 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui terkonfirmasi “Positif”.
Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.(esa)
batampos.co.id – Tiga warga Kecamatan Nongsa kembali terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka masuk dalam daftar cluster HOG Eden Park Kota Batam.
Dari pernyataan tertulis yang dikeluarkan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, dijelaskan bahwa ketiganya merupakan satu keluarga.
“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari cluster “HOG Eden Park Kota Batam,” ujarnya, Jumat (5/6/2020).
Ia menjelaskan, terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini ada tiga orang. Terdiri atas dua orang perempuan dan satu orang laki-laki warga Kota Batam.
Saat ini lanjutnya kondisi para pasien baru Covid-19 tersebut dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.
Ketiag pasien tersebut lanjutnya dilakukan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.(esa)
batampos.co.id – Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan Batam menyediakan Pelayanan Konsultasi Perizinan secara online melalui Layanan Call Centre.
Hal ini dilakukan guna menjaga dan melindungi masyarakat dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Purnomo Andiantono, menjelaskan, pelayanan online dilakukan sejak 18 April 2020.
Hal itu lanjutnya menindaklanjuti imbauan pemerintah melalui Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK/02/MENKES/199/2020 Tentang Himbauan Kewaspadaan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Stand BP Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP). Guna menjaga dan melindungi masyarakat dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), BP Batam menyediakan Pelayanan Konsultasi Perizinan secara online melalui Layanan Call Centre. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id
“Untuk layanan call centre bisa langsung menghubungi nomor 0811-767-6666 dengan menekan extension perizinan yang dituju,” katanya, Sabtu (6/6/2020).
Sedangkan untuk pengaduan, kata dia, pemohon dapat menghubungi petugas melalui aplikasi Whatsapp di nomor 0811-7000-686 dengan menuliskan nama, alamat, dan pesan pengaduan secara singkat dan jelas.
Sebelumnya, Direktorat Pengelolaan Lahan BP Batam juga telah lebih dulu menutup sementara Pelayanan Konsultasi Tatap Muka dan beralih melalui online per 31 Maret 2020, untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Batam.
Serta untuk menjaga kegiatan berusaha di Batam tetap berjalan normal.
Berikut nomor ekstension layanan online BP Batam:
1. Layanan Industri Lalu Lintas Barang
2 Layanan Perdagangan Lalu Lintas Barang
3 Layanan Perencanaan Program Strategis Fatwa Planologi
4 Layanan Perencanaan Program Strategis Perubahan Peruntukan
5 Layanan Infrastruktur Kawasan
6 Layanan Penanaman Modal
7 Layanan Helpdesk Lahan
8 Layanan BLINK.(esa/adv)
batampos.co.id –Petugas gabungan PT. Adhya Tirta Batam (ATB) memutus sambungan air ilegal di samping Pasar Induk Jodoh, Jumat (5/6/2020). Tim menyisir dan menggulung pipa sambungan yang sengaja di pasang secara ilegal pada salah satu pipa distribusi milik perusahaan.
“ATB konsisten menindak tegas praktik sambungan ilegal seperti ini, karena sangat mempengaruhi suplai ke pelanggan resmi ,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.
Dari hasil inspeksi, petugas menemukan adanya pipa berukuran 3/4 inchi yang disambung (Tapping) ke jalur pipa distribusi ukuran 2 Inchi milik ATB.
Lokasi penyambungan ilegal tersebut berada di Jalan Duyung, dekat dengan salah satu pusat perbelanjaan di bilangan Jodoh.
Pipa ilegal tersebut menyalurkan air ke penampungan yang berada di tengah pemukiman warga. Air dari penampungan tersebut kemudian disalurkan ke rumah-rumah warga untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Tim gabungan ATB memutus dan mengamankan saluran pipa ilegal sepanjang 200 meter di kawasan Pasar Induk Jodoh, Jumat (5/6/2020). Foto: ATB untuk batampos.co.id
Dugaan sementara, praktek sambungan ilegal tersebut belum berlangsung lama. Pipa yang disembunyikan dibawah tanah masih terlihat jelas dari jalan dan ditimbun tidak terlalu dalam. Penampungan air (tandon) juga masih terlihat baru.
Tim mengamankan sepanjang 200 meter pipa berukuran 3/4 inchi yang digunakan sebagai sambungan. Petugas juga menutup bekas area sambungan secara permanen.
“Semua sambungan langsung kita putus dan angkat. Diamankan untuk ditindaklanjuti. Kita berharap kegiatan ilegal ini jangan sampai terulang kembali,” ujar Superintendent Non Revenue Water (NRW) ATB, Tatot Parijanto.
Selain sambungan ilegal ke pemukiman warga, tim juga mengamankan dua unit mesin pompa air yang diduga digunakan untuk menyedot air bersih ATB untuk keperluan toilet umum disekitar pasar Induk Jodoh.
Tim segera mengambil tindakan tegas karena praktek tersebut membuat tekanan air yang seharusnya mengalir normal menjadi mengecil.
“Tindakan ini merugikan pelanggan resmi ATB, terutama yang ada di wilayah tersebut. Tekanan air bisa melemah bahkan tak mengalir. Selain tak berekening, potensi pengambilan air dalam jumlah besar sangat memungkinkan,” ujarnya.
Praktik ini sangat disayangkan. Di satu sisi ATB berupaya mengelola air dengan efisien agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Batam.
Namun di sisi lain, pihak-pihak yang melakukan praktik sambungan ilegal ini mengganggu kuantitas dan kontinyuitas suplai kepada pelanggan.
“Pengawasan sambungan ilegal ini akan terus dilakukan dan meminimalisir potensi kehilangan air. Tetap selalu gunakan air seperlunya,” tutup Maria.(*)
batampos.co.id – Sistem kelistrikan di Kota Batam-Bintan yang sempat terganggu karena sambaran petir di salah satu transmisi 150 kV akan kembali normal secara bertahap dan diperkirakan pada Sabtu (6/6/2020) akan kembali normal.
Direktur Operasi bright PLN Batam Awaluddin Hafid, mengatakan, sambaran petir yang terjadi pada salah satu transmisi benar-benar sangat kuat dan membuat sistem kelistrikan menjadi kolap.
“Saat kolap atau blackout kami langsung mengoperasikan pembangkit yang di Sekupang,” ujarnya, Jumat (5/6/2020).
Ia menjelaskan, pembangkit tersebut memang dipersiapkan untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan kelistrikan di pembangkit lain.
“Kita melakukan recovery dua menit setelah sistem kelistrikan kita terganggu,” paparnya.
Kata dia, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Sekupang diatifkan dengan tujuan dapat mengisi jaringan yang ada. Sehingga dapat kembali beroperasi.
Namun lanjutnya, untuk merecovery listrik di Batam ini tidak bisa dilakukan secara instan. Karena kata dia, banyak parameter yang harus diperhatikan.
Warung makan di Batam Centre gunakan lilin saat listrik padam. Foto: batampos.co.id
“Alhamdulillah pada pukul 22.18 WIB salah satu pembangkit besar di Batam yaitu PLTG unit 2 dapat bergabung dengan sistem kelistrikan kita dan beberapa menit kemudian pembangkit yang lain satu persatu menyusul dan pada pukul 12 malam, beban yang bisa dipikul mencapai 150 MW,” tuturnya.
Ia menjelaskan sampai dengan sore ini kemampuan pembangkit PLN Batam sudah mencapai 265 MW.
“Memang masih ada pemadaman karena masih ada pembangkit masih dalam proses operasi menuju sinkron,” jelasnya.
Ia menjelaskan awalnya PLTU Tanjungkasam dengan kapasitas 2×55 MW akan disinkronkan.
Namun karena ada sedikit permasalahan di turbin pengabungan PLTU Tanjungkasam molor. Setelah bergabung dengan sistem kelistrikan, pembangkit lainnya akan menyusul 4 jam kemudian.
“Karena PLTU tidak bisa kita operasikan secara bersamaan, harus dilakuakn satu persatu dan kita ada pembangkit yang beum bisa kita operasikan karena sistem proteksi pembangkit itu sendiri,” kata dia.
Pembangkit tersebut lanjutnya memerlukan waktu 40 jam baru dapat kembali beroperasi setelah berhenti secara tiba-tiba.
“Pembangkit ini tidak rusak tapi pengamanannya memang begitu dan mudah-mudahan besok (Sabtu, 6/6/2020) pukul 11.00 WIB pembangkit sudah bsia dioperasikan setelah itu sistem kelistrikan Batam bisa kami katakan normal kembali dan dengan cadangan daya yang cukup,” tuturnya.(esa)
batampos.co.id – Angka kasus positif Covid-19 di tanah air masih terus bertambah seiring pengujian tes yang terus dilakukan secara masif. Pada Jumat (5/6) jumlah kasus baru bertambah 703 kasus. Sehingga total kasus positif kini sebanyak 29.521 orang.
Jumlah spesimen yang diuji semakin masif yakni 13.333 spesimen sehari. Sehingga sudah ada 380.973 spesimen yang diuji.
“Masyarakat harus betul-betul menyadari pentingnya upaya pencegahan. Disiplin cuci tangan dengan sabun, dengan air mengalir. Harus berani menegur orang lain tak gunakan masker di luar rumah,” tegas Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto, Jumat (5/6).
Sedangkan angka pasien sembuh bertambah 551 orang. Sehingga menjadi 9.443 pasien sembuh. Dan angka kematian bertambah 49 jiwa. Sehingga totalnya menjadi 1.770 kasus meninggal.
Sementara itu, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 49.320 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.592. Sudah tersebar di 420 kabupaten kota terdampak.
“Ada 19 provinsi dengan angka kenaikan kasus di bawah 10. Dan 4 provinsi masing-masing naik 1 kasus,” jelas Yurianto.
Lalu ada 6 provinsi yang melaporkan nol kasus atau tak ada kasus baru. Yurianto juga terus mengingatkan agar masyarakat semakin disiplin memasuki era New Normal seiring vaksin yang masih belum ditemukan sampai saat ini.
“Kita tak mungkin diam menunggu sampai vaksin ditenukan. Masih dilakukan oleh ahli seluruh dunia. Ini bukan hal yang mudah dan sudah dilakukan dengan serius. Maka harus aman. Aman dari kemungkinan tertular ke arah produktivitas,” tegasnya.(jpg)
batampos.co.id – Menjelang penerapan New Normal yang akan dilakukan pada 15 Juni 2020, semua pihaknya diminta untuk benar-benar siap untuk menerapkan protokol kesehatan.
Salah satunya di Pelabuhan Internasional di Kota Batam. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengajak pihak pelabuhan bersiap menyambut tatanan hidup normal baru (new normal).
“Tak hanya fasilitas di pelabuhan saja, sejumlah penyewa juga diminta bersiap,” katanya, Jumat (5/6/2020).
Ia mengungkapkan, dalam penerapan new normal pada 15 Juni 2020 mendatang, berdasarkan instruksi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, semua elemen masyarakat diminta untuk mempersiapkan diri.
Kadisbudpar Batam, Ardiwinata (kemeja putih) memimpin pertemuan dengan tim CIQP di Pelabuhan Batam Center, Jumat (5/6/2020). Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
“Kita minta, nanti waktu dibuka benar-benar siap dan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Adapun penerapan protokol ini kata dia, seperti pengecekan suhu tubuh setiap penumpang yang hendak berangkat dan baru tiba, penggunaan masker, menjaga jarak dan sebagainya.
“Secara keseluruhan, pelabuhan sudah siap,” ujarnya.
Tak hanya itu, di kesempatan itu, Ardi juga menampung masukan dari tim Customs, Immigrations, Quarantine, Ports (CIQP) yang terdiri dari Bea dan Cukai, Imigrasi, Karantina, Syahbandar.
Selain itu, juga memberikan surat pernyataan bagi para penyewa stan di pelabuhan tersebut.
“Ada juga tadi masukan untuk membentuk posko di pelabuhan. Ini segera kita sampaikan ke Ketua Gugus Tugas Covid-19 Batam,” kata dia.(*/esa)
batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas menyediakan alat tes polymerase chain reaction (PCR) untuk penanganan deteksi dini Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Untuk itu, semua petugas tenaga analis kesehatan diberikan pelatihan.
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Dinkes PPKb Kabupaten Kepulauan Anambas, Iswarijaya, mengungkapkan pelatihan analis kesehatan itu untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya dalam pemeriksaan dengan mengunakan metode PCR.
“Kami mendatangkan narasumber tenaga analis kesehatan dari Bekasi. Sudah kelar semua dari pelatihan itu dan setiap analis kesehatan yang ada di seluruh fasilitas kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas sudah bisa melakukan pengambilan sampel swab,” kata Iswarijaya, Jumat (5/6/2020).
Dia menalnjutkan, alat PCR itu saat ini difungsikan di Rumah Sakit Umum Daerah Tarempa. “Alat PCR sudah dapat difungsikan mulai sekarang, kemudian telah diuji cara pengambilan swab dan sudah dilakukan pemeriksaan juga.” pungkasnya.
Metode PCR tersebut diklaim memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap virus Covid-19. Tidak hanya dalam pemeriksaan virus Covid-19, tetapi juga berfungsi untuk pemeriksaan semua virus.
“Tidak perlu lagi mengirim sampel jauh-jauh ke Batam, kita sudah punya. Dengan alat PCR ini kita tidak perlu lagi menunggu lama hasil pemeriksaannya,” tuturnya.
Diketahui Kabupaten Kepulauan Anambas daerah satu-satunya yang memiliki alat PCR selain Balai Teknik Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BLTKPP) Kota Batam. “Ini adalah salah satu keseriusan kita untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Alat PCR itu senilai Rp 1,2 miliar dari APBD,” pungkasnya. (fai)