batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa pemberitaan yang menyebut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi kembali terjangkiti Covid-19 setelah 15 hari dinyatakan sembuh, tidaklah benar. Informasi tersebut dinilai menyesatkan dan berpotensi merugikan.
“Saat ini Menhub Budi Karya Sumadi dalam kondisi sehat dan telah aktif kembali sebagai Menteri Perhubungan sejak 27 April 2020,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangannya, Minggu (17/5).
Ia menjelaskan, Pihak RSPAD yang merawat Menhub Budi Karya juga telah menegaskan bahwa hasil dua tes PCR terakhir juga membuktikan Menhub Budi Karya telah bebas Covid-19. Sebelumnya yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19 pada 14 Maret 2020 dan menjalani perawatan di RSPAD.
Pihaknya meluruskan, saat dirawat di RSPAD Menhub Budi Karya menjalani tes PCR pertama dan hasilnya dinyatakan negatif. Namun 15 hari kemudian Menhub dinyatakan positif setelah menjalani tes kedua.
Sesuai dengan protocol kesehatan Covid-19, pasien dinyatakan bebas Covid-19 jika dua kali tes PCR hasilnya berturut-turut negatif. “Menhub dinyatakan positif kembali, di mana saat itu masih dalam perawatan dokter RSPAD,” ucapnya.
Wakil Kepala RSPAD dokter Budi Sulistya, Sp THT juga menjelaskan, pada tanggal 27 April 2020 Menhub Budi Karya dinyatakan sembuh. (jpg)
batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berencana melonggarkan pengetatan sosial pada Juni mendatang. Namun, ia menegaskan, rencana ini tidak dilakukan gegabah yakni tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti wajib bermasker dan menjaga jarak.
”Rencananya Juni buka kembali, dalam artian aktivitas seperti biasa. Namun, protokol tetap jalan, pakai masker wajib. Distancing wajib. Yang dagang bisa, awalnya ada yang dilarang sekarang bisa,” kata Rudi, Rabu (13/5/2020).
Ia menyebutkan, protokol yang tak bisa dilanggar akan ditegakkan. Pihaknya tetap akan mengawasi sehingga pelanggar dapat ditindak tegas. Rencana ini bukan tanpa syarat, ia berharap kasus di Batam tidak terus bertambah.
”Tidak akan bertahan (tidak ada tambahan) kalau kita tak disiplin. Edukasi orang di lapangan tak mudah, terlebih kita tak laksanakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Ini PSBB tidak diajukan karena kalau diajukan semua aktivitas akan nol ekonomi berpengaruh,” papar dia.
Rudi mengaku tidak bosan-bosannya mengimbau agar masyarakat menjalani protokol kesehatan, terutama pemakaian masker.
Tim dokter dan perawat berswafoto dengan pasien covid-19 yang sembuh dan hendak pulang dari RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Minggu (3/5/2020). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
”Pakai masker ini 60 persen menjaga kita dari tertularnya virus. Kita jaga diri kita dan menjaga orang lain,” katanya.
Ia mengingatkan, Covid-19 kini belum ada obatnya dan cara terbaik adalah mencegah agar tidak terinfeksi virus tersebut.
Rudi mengatakan, selain masker dan menjaga jarak, masyarakat juga diminta menjaga imunitas dengan olahraga, istirahat yang cukup serta makan yang cukup, bahkan soal pangan pemerintah telah membantu.
Rudi menyebutkan, setelah keadaan berangsur pulih. Ekonomi juga akan kembali berjalan seperti biasa.
Sebelumnya, ia juga menyampaikan ingin menjemput kebijakan Singapura yang akan membuka lockdown Juni mendatang.
Maka dari itu, ia meminta semua pihak, utamanya pegawai di lingkungan Pemerintah Kota dan Badan Pengusahaan Batam, TNI, Polri, dan masyarakat bisa bersama-sama mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Batam.
Dengan kerja sama semua pihak ini, Rudi menargetkan Kota Batam bisa menghentikan penyebaran Covid-19 pada akhir Juni mendatang.
Sehingga sebulan setelah Singapura melonggarkan lockdown, Batam siap menampung masyarakat Singapura yang ingin berwisata ke Batam.
“Kita siapkan itu. Juli kita siap menampung orang dari Singapura,” kata Rudi di Dataran Engku Putri, Batam Center, Rabu (6/5) lalu.
Dilonggarkannya lockdown di Singapura, kata Rudi lagi, menandakan akan ada gerak perekonomian di sana.
Kondisi tersebut harus bisa dimaksimalkan dengan melibatkan Batam di dalamnya, terutama untuk sektor industri
dan pariwisata.(iza)
batampos.co.id – Kasus warga positif Covid-19 bertambah akibat kelalaian mengikuti protokol kesehatan terjadi di Sidorjao, Jawa Timur. Hal itu menyebabkan belasan warga positif Covid-19. Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengakui, ada kesalahan proses pemakaman salah satu pasien positif Covid-19 di Kecamatan Waru.
”Jadi ada jenazah salah satu warga pasien positif Covid-19 di Sidoarjo yang sampai rumah, kotak petinya dibuka,” kata Nur Ahmad Syaifuddin seperti dilansir dari Antara di Sidoarjo pada Minggu (17/5).
Dia menjelaskan, akibat peristiwa itu belasan orang warga di Desa Waru, Sidoarjo, terpapar virus korona jenis baru atau Covid-19. ”Setelah dilakukan rapid test Covid-19 ada 15 orang yang positif dan lainnya ada yang pasien dalam pengawasan (PDP),” kata Nur Ahmad Syaifuddin.
Nur Ahmad Syaifuddin mengaku tidak mengetahui persis kejadian itu. Sebab, laporan yang masuk terlambat. ”Mungkin sekitar dua pekan lalu, intinya ada yang meninggal, petinya dibuka, itu sudah melanggar aturan,” ujar Nur Ahmad Syaifuddin.
Oleh karena itu, pihaknya memperketat pengawasan di wilayah setempat, termasuk juga melakukan tracing kepada yang terlibat dalam aktivitas tersebut. Berdasar data, wilayah Kecamatan Waru terdapat 69 pasien positif Covid-19 setelah pada akhir pekan ini mendapatkan tambahan sebelas orang.
”Akan diperketat, apalagi wilayah tersebut merupakan zona merah dan harus dilakukan pengawasan ekstra. Ada tim khusus yang mengawasi tempat itu,” tutur Nur Ahmad Syaifuddin.
Di Sidoarjo, pelanggar peraturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua dihukum menyapu dan menyanyikan lagu Bagimu Negeri di sekitar lokasi dapur umum Covid-19 di Mapolresta, Sidoarjo. Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito mengatakan, hukuman yang diberikan itu supaya para pelanggar mendapatkan efek jera atas perbuatan mereka.
”Para pelanggar ini adalah 110 orang yang terjaring dalam razia gabungan Sabtu (16/5) malam. Mereka melanggar pemberlakuan jam malam PSBB,” terang Mujito.(antara)
batampos.co.id – Arab Saudi akan memberlakukan jam malam 24 jam di seluruh negeri selama liburan lima hari Idul Fitri akhir bulan ini. Dengan demikuab Arab Saudi akan menutup negaranya (lockdown) pada 23-27 Mei demi menekan angka kasus Covid-19.
“Lockdown penuh akan diberlakukan mulai 23-27 Mei setelah akhir bulan puasa Ramadan,” kata Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Saudi Press Agency.
Dilansir dari Al Jazeera, Minggu (17/5), kerajaan Arab Saudi telah melaporkan jumlah kasus virus Korona terbanyak di wilayah Timur Tengah. Arab Saudi berjuang untuk membatasi penyebaran penyakit mematikan itu.
Kementerian kesehatan mengatakan, jumlah kematian Covid-19 meningkat menjadi lebih dari 264 jiwa dan lebih dari 42.925 infeksi. Arab Saudi sebelumnya memberlakukan jam malam 24 jam di sebagian besar kota dan kota, tetapi melonggarkannya bulan lalu untuk awal Ramadan.
Pusat-pusat perbelanjaan dan pengecer diizinkan untuk membuka kembali, kecuali di hotspot utama termasuk Mekah, di mana masih terjadi lonjakan kasus. Pada Maret, Arab Saudi menghentikan ziarah Umrah sepanjang tahun karena kekhawatiran penyakit ini menyebar di kota-kota paling suci di Islam.
Pihak berwenang belum mengumumkan apakah mereka akan melanjutkan haji tahun ini. Akan tetapi Arab Saudi tetap mendesak umat Islam untuk sementara menunda persiapan untuk ziarah tahunan.
Setiap tahun ada lebih dari 2,5 juta umat Islam yang melakukan perjalanan haji ke Arab Saudi. Arab Saudi juga telah menutup bioskop dan restoran dan menghentikan penerbangan karena upaya untuk mengendalikan virus. Raja Salman menilai kondisi ini lebih sulit ke depan karena kerajaan menghadapi pukulan ganda dari penutupan yang disebabkan oleh virus dan jatuhnya harga minyak.(jpg)
batampos.co.id – Kecamatan Batam Kota sudah mulai membagikan sebanyak 41.023 paket sembako ke warga yang terdampak dan sudah terdata di RT dan RW, Minggu (17/5/2020).
Camat Batam Kota, Aditya Guntur Nugraha, mengatakan, pendistribusian baru kelar di Kelurahan Sukajadi sebanyak 256 paket.
”Belum bisa semuanya didistribusikan hari ini. Karena terkendala, ada beberapa paket sembako yang belum datang. Kegiatan pendistribusian ini akan berlanjut hingga besok (Senin,18/5/2020),” katanya, kemarin.
Paket tersebut tersebut berisi 10 kilogram (kg) beras, 3 liter minyak goreng, dan satu dus mi instan.
Sistem pembagiannya melalui petugas kelurahan dan perangkat RT serta RW.
Perangkat RT/RWmembawa bantuan sembako dari Pemko batam yang diambil dari kantor Lurah Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (22/4/2020). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
Sehingga, masyarakat tidak perlu berdesak-desakan dan menunggu di kelurahan.
”Sistemnya diantar dari pintu ke pintu. Sehingga masyarakat (penerima bantuan sembako) bisa di rumah saja,” ungkap Aditya.
Apakah masyarakat yang terdampak terdata semua? Aditya mengakui, tidak menutup kemungkinan, ada masyarakat yang berhak menerima bantuan namun tidak terdata.
Oleh sebab itu, Aditya sudah membuka call center pengaduan.
”Sebenarnya bisa melaporkan ke RT, RW atau lurah. Namun, kami tetap membuka call center, sehingga bisa mengadukan ke sana. Laporkan saja ke nomor 081378867340,” ucapnya.
Laporan tersebut nantinya diproses. Apabila warga yang melaporkan berhak menerima bantuan, maka pihak Kecamatan Batam Kota akan menyalurkan sembako tersebut.
”Jangan lupa melampirkan KK, KTP, dan domisili saat ini,” sebut dia.
Di Kecamatan Batam Kota terdapat enam kelurahan, yakni Sukajadi, Taman Baloi, Sungai Panas, Baloi Permai dan Belian.(ska)
batampos.co.id – Negara mendapat tambahan utang. Bank Dunia menyetujui dua proyek baru senilai USD 700 juta (setara Rp 10.414.880.000.000) untuk membantu Indonesia menangani dampak Covid-19. Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan, pendanaan ini akan digunakan meningkatkan sistem perlindungan sosial dan memperkuat sektor keuangan.
“Pemerintah Indonesia menyadari dampak signifikan Covid-19 terhadap mata pencaharian banyak orang di berbagai sektor di seluruh daerah. Dengan dukungan dari lembaga-lembaga internasional seperti Bank Dunia, kami dapat memberikan bantuan untuk berbagai kebutuhan seperti penyediaan bantuan sosial dan menjaga ketahanan ekonomi negara,” ujar Sri Mulyani kepada Jawa Pos (grup Batam Pos Online) di Jakarta, Minggu (17/5).
Ani menyebut, dukungan untuk sektor-sektor tersebut merupakan fondasi yang diperlukan pemerintah sebagai tindak lanjut pemulihan jangka panjang masyarakat dan ekonomi negara.
Adapun proyek pertama yang disetujui yakni, bantuan pendanaan tambahan untuk asistensi program reformasi sosial senilai USD 400 juta. Proyek itu telah berhasil mendukung program utama pemerintah, yakni program keluarga harapan (PKH). Cakupan penerima kini diperluas dari 6 juta menjadi 10 juta keluarga.
Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen menuturkan, program kedua adalah Covid-19 Supplemental Financing for Indonesia’s First Financial Sector Reform Development Policy Loan. Nominalnya USD 300 juta. Dukungan untuk kebijakan pembangunan awal telah disetujui pada Maret 2020. Tujuannya, membantu meningkatkan efisiensi dan ketahanan sektor keuangan. (jpg)
batampos.co.id – Tepat pukul 24.00 WIB waktu pergantian tanggal 17 Mei 18 Mei 2020, Ustaz Abdul Somad (UAS) milad yang ke-43 tahun.
Diusianya yang ke-43 tahun, ustaz kondang asal Riau itu menerima hadiah berupa buku dalam bentuk PDF persembahan dari Majelis Syuro Sahabat UAS.
Buku berjudul “Guru Mengaji dari Kampung, 43 Kisah Bersama Ustaz Abdul Somad, itu rencananya akan diterbitkan UAS Press Indonesia.
Editor buku Hendri Anak Rahman mengatakan, buku Guru Mengaji Dari Kampung, 43 Kisah Bersama ustaz Abdul Somad itu memuat tulisan 65 orang yg berkisah tentang UAS.
Buku Guru Mengaji Dari Kampung, 43 Kisah Bersama ustaz Abdul Somad itu memuat tulisan 65 orang yg berkisah tentang UAS. Foto: Istimewa
Namun semuanya terangkum dalam 43 judul besar sesuai dengan usai UAS saat ini yakni 43 tahun.
Selain itu, ada tambahan 1 pengantar dari Tuan Guru Syekh Dr Zikmal Fuad (Mursyid Thoriqoh Nasqsabandiyah Besilam, Langkat).
“Alhamdulillah, jam 24.00 semalam kita sudah serahkan bukunya ke UAS dalam bentuk PDF pas waktu pergantian jam, dan masuk tanggal 18 Mei, tepat di hari Milad UAS ke-43 tahun,” kata Hendri yang juga selalu menemani UAS saat safari dakwah ke berbagai daerah.
Hendri juga menjelaskan, buku tersebut berisi tentang pengalaman-pengalama orang tentang UAS.
Seperti kapan mereka mulai kenal UAS, dan bagaimana tanggapan mereka tentang ustaz tamatan S3 Sudan ini.
“Jadi semua terangkum dalam buku ini. Intinya buku ini kaya informasi tentang UAS. Karena banyak kisah-kisah UAS masa lalu juga. Bagaimana beliau pernah menjadi penterjemah dan bagaimana sikap beliau kepada sahabat-sahabatnya,” ungkapnya.
Dijelaskan juga, dalam buku terlihat dan tergambar dengan jelas cerminan kepribadian UAS yang tawadhu dan rendah hatinya.
“Beliau adalah kawan yang menyenangkan
Guru yang jadi panutan,” ungkap Hendri.(*)
batampos.co.id – Daftar Orang Tanpa Gejala (OTG) di Provinsi Kepri terus bertambah. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan, pergerakan OTG di Kepri terjadi penambahan 105
orang.
“Secara kumulatif di Provinsi Kepri kasus OTG sebanyak 4.655 orang. Adapun dari jumlah tersebut 3.891 orang sudah selesai pemantauan. Sedangkan 764 masih dalam pemantauan,” ujar
Tjetjep, Minggu (17/5/2020) di Tanjungpinang.
Perkembangan terkini kondisi Covid-19, PDP terjadi penambahan lima kasus di Batam dan Tanjungpinang.
“Secara keseluruhan sudah tercatat 466 kasus PDP, 379 selesai pengawasan, dan 87 dalam proses pengawasan,” jelasnya.
Petugas medis RS Bhayangkara Polda Kepri mengambil darah salah seorang warga Batam untuk di tes menggunakan rapid test. Foto: Polda Kepri untuk batampos.co.id
Ia menguraikan, untuk ODP tercatat 4.152 orang. Sedangkan yang masih dalam proses pemantauan ada 778 orang.
Sementara yang sudah selesai dipantau 3.374 orang. Menurut Tjetjep, melihat dari data tersebut direkap Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepri per 17 Mei 2020 tidak terjadi penambahan kasus positif di Kepri.
“Kasus positif di Batam trennya sudah mulai terputus,” ujarnya.
Namun, berdasarkan informasi yang diterima Batam Pos, Minggu (17/5/2020), ada penambahan 12 kasus positif baru dari klaster DD.
“Belum ada rilis dari Dinkes (Kota Batam, red),” ujar Humas Gugas Covid-19 Kota Batam, Azril Apriansyah, saat dihubungi tadi malam.
Sementara, satu pasien dari klaster KM Kelud di Rumah Sakit Khusus Covid-19 di Galang, juga sudah dinyatakan sembuh.
Sehingga yang tersisa hanya kasus lokal. Di Batam ada 18 kasus, 14 dirawat di rumah sakit, empat lainnya dikarantina.
Kemudian di Tanjungpinang, masih tersisa empat kasus. Dua dirawat, dua dikarantina.
Sedangkan di Karimun tersisa satu kasus dirawat. Sementara jumlah reaktif Covid-19 hasil rapid test sebanyak 239 orang.
“Bagi masyarakat yang dinyatakan reaktif Covid-19 hendaknya kooperatif dan tidak menyulitkan petugas medis dalam melakukan penanganan. Jangan sampai ada yang melarikan diri,
sehingga petugas di lapangan harus terkuras energi melakukan pencarian,” imbaunya.(jpg/iza)
batampos.co.id – Hingga mendekati penghujung bulan Ramadan, belum ada kejelasan tentang nasib penyelenggaraan haji 2020. Pemerintah menentukan akan mengumumkan apakah haji tahun ini tetap dilaksanakan atau tidak pada 20 Mei nanti. Sementara itu asosiasi penyelenggara haji khusus dan umrah optimistis haji tetap dilaksanakan.
Optimisme haji akan tetap dilaksanakan itu diantaranya disampaikan oleh Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI). Pertimbangan mereka adalah sampai saat ini pemerintah Arab Saudi terus berupaya sekuat tenaga menangani dan mencegah penularan wabah Covid-19. Begitupun pemerintah dan calon jamaah haji di tanah air juga berharap haji tahun ini tetap diselenggarakan.
Sekjen AMPHURI Firman M. Nur menjelaskan, sikap optimis organisasinya didasari oleh sejumlah pertimbangan. ’’Setidaknya, sikap optimis itu berdasarkan terus ditingkatkannya upaya pemerintah Saudi dalam penanganan Covid-19,’’ jelasnya Minggu (17/5). Menurutnya upaya pemerintah Saudi itu sebagai langkah persiapan menyambut musim haji.
Diantara upaya yang sudah dilakukan otoritas Saudi adalah memasang gerbang disinfektan di pintu masuk Masjidilharam dan Masjid Nabawi. Kemudian melakukan penyemprotan disinfektanisasi pada pegangan escalator, memasang monitor suhu tubuh, dan melakukan pembersihan menyeluruh area kedua masjid itu minimal tiga kali dalam sehari.
Dia menjelaskan sebaiknya umat Islam di Indonesia tetap bersabar menunggu pengumuman resmi dari Arab Saudi maupun pemerintah Indonesia. Dia menjelaskan pemerintah Indonesia masih menunggu keputusan Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji 2020. Pemerintah Indonesia menunggu sikap Arab Saudi sampai 20 Mei mendatang.
Dia menyampaikan AMPHURI sependapat dengan keputusan pemerintah Indonesia menunggu keputusan Saudi sampai tanggal 20 Mei atau akhir bulan Ramadan. Sebab setelah bulan Ramadan usai, Arab Saudi memberlakukan libur musim panas sampai pekan kedua Juni 2020. Dia khawatir jika di masa libur musim panas itu seluruh kantor-kantor pemerintah, khususnya terkait pelaksanaan haji di Arab Saudi ikut libur.
’’Tentunya dalam penyelenggaraan haji nanti harus mengacu pada protokol kesehatan penanganan Covid-19,’’ jelasnya. Sambil menunggu kejelasan keputusan dari pemerintah Saudi dan Indonesia, AMPHURI tetap menyiapkan para jamaahnya. Diantaranya dengan menayangkan video manasik haji melalui Channel YouTube AMPHURI secara berkala.
Di dalam tayangan itu tidak hanya terkait dengan tata cara pelaksanaan haji saja. Tetapi juga disampaikan pesan dan motivasi supaya anggota dan para jamaah tetap optimis dan tidak tinggal diam, jika ada anggota lain yang terdampak wabah Covid-19.
Selain itu Firman mengatakan, AMPHURI juga sudah memberikan masukan kepada World Hajj and Umrah Convention (WHUC). Masukan itu terkait dengan penyelenggaraan haji di tengah pandemi Covid-19. Selain itu WHUC juga melakukan survei kepada pemerintah Indonesia sebagai negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia.
Firman menjelaskan, nantinya Arab Saudi maupun pemerintah Indonesia akan memberlakukan syarat dan ketentuan (term and condition) dalam pelaksanaan ibadah haji. Misalnya menyeleksi secara lebih ketat calon jamaah haji yang boleh diberangkatkan. Seleksi ini tentunya dari aspek kesehatan. Untuk menekan potensi penularan wabah Covid-19 di Saudi nantinya.(jpg)
Menurutnya, 11 di antaranya merupakan pekerja lapangan, dan tiga lainnya merupakan staf kantor di Pelindo Kijang. Ia berharap, hasil swab segera keluar.
“Kita berharap tentunya hasilnya negatif, dan tidak menjadi klaster baru dalam kasus Covid-19 di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang,” ujar Ogi.(jpg)