Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 10383

DPR Desak Penghapusan Ujian Nasional Tahun Ini

0

batampos.co.id – DPR mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghapus Ujian Nasional (UN) menyusul merebaknya Covid-19. ”Karena force majeure seperti saat ini, UN sebaiknya dihapus saja,” kata Wakil Ketua Komisi X Abdul Fikri Faqih kepada Jawa Pos (grup Batampos Online), Senin (23/3).

Dia mengatakan, penghapusan UN sangat beralasan. Selain karena kondisi darurat wabah, UN bukan lagi faktor penentu kelulusan siswa. Nilai UN juga tidak menjadi standar dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Sehingga, untuk mengukur penilaian akhir siswa, cukup diganti dengan ujian sekolah.

”Untuk pemetaan pun wak- tunya tidak tepat,” ujarnya.

Supaya ada kepastian, Abdul Fikri meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim segera mengambil keputusan terkait UN. Sebab, jika diundur pun, waktunya tidak pasti. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sendiri menyatakan status masa tanggap darurat virus corona berlaku sampai 29 Mei.

Mendikbud sendiri memang berencana menghapus UN mulai 2021. ”Tapi karena Covid-19, kami usul penghapusan dimajukan saja menjadi tahun ini. Daripada tidak jelas diundur sampai kapan,” tegas politikus PKS itu.

Pernyataan senada disampaikan wakil ketua komisi X lainnya, Hetifah Sjaifudian. Menurut dia, dalam situasi darurat seperti sekarang, yang harus menjadi prioritas adalah keselamatan diri dan keamanan lingkungan sekitar. Bukan lagi penilaian siswa.
”Mengingat kejadian luar biasa yang kita alami ini, Komisi X setuju UN dihapus,” papar Hetifah Sjaifudian.

Disampaikan, anggaran UN yang sudah dialokasikan Kemendikbud bisa dialihkan untuk program-program penanggulangan Covid-19. Apalagi, Mendikbud sudah membuka program relawan penanggulangan virus korona dari kalangan mahasiswa. ”Penguatan program ini bisa di-support dengan dukungan anggaran,” imbuhnya.

Dalam kondisi force majeure, Kemendikbud harus menguatkan kegiatan belajar mengajar tetap terlaksana secara daring (online). Sehingga, dukungan ke arah itu bisa untuk subsidi kuota bagi siswa dan guru serta peningkatan akses internet secara nasional. ”Dengan program ini, Kemendikbud bisa mendukung penanggulangan Covid-19,” imbuh politikus Golkar itu.

Terpisah, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Abdul Mu’ti mengungkapkan, pihaknya telah melangsungkan rapat bersama Kemendikbud guna membahas kelanjutan penyelenggaraan UN. Terutama, menyangkut kondisi saat ini. ”Iya. Tapi belum ada keputusan,” ujarnya.

Mu’ti mengatakan, segala opsi sedang dikaji. Kendati begitu, dia memastikan tak ada prokontra dalam rapat tersebut. Hanya perlu pengkajian mendalam soal waktu, regulasi, psikologi siswa dan masyarakat, serta aspek-aspek lainnya. Karena itu, keputusannya pun akan diumumkan segera. ”Mungkin besok siang (hari ini, red) diputuskan,” ungkap alumnus Flinders University of South Australia itu.

Hingga kemarin, tercatat sudah 16 provinsi yang mengajukan penundaan pelaksanaan UN pada BSNP. Yakni, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Papua.

Disinggung soal desakan DPR untuk meniadakan UN, pria kelahiran Kudus ini menegaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan menghapus UN. Penyelenggaraan UN sendiri sudah jelas aturannya dalam PP 19/2005 dan PP. 13/2015. Penetapan dan perubahan PP menjadi wewenang presiden.

Sayangnya, saat dikonfirmasi terkait hal ini, pihak Kemendikbud masih bungkam. Hingga berita ini ditulis, Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayitno belum merespons desakan tersebut.

Sebagai informasi, UN SMA sederajat dijadwalkan bakal dilaksanakan pada 30, 31 Maret – 1,2 April 2020.(mar/mia/oni)

Perampokan Bersenjata Tajam di Bida Asri I, Sekap Ibu dan Aniaya Anak

0

batampos.co.id – Aksi perampokan dengan menggunakan senjata tajam terjadi di Perumahan Bida Asri I Blok D2 Nomor 20 Batam Kota, Senin (23/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban bernama Bestarin Wislie diancam pelaku menggunakan sebilah pisau. Akibat perampokan tersebut, wanita 39 tahun ini kehilangan barang berharga senilai Rp 14 juta.

Informasi yang didapatkan di lapangan, pencurian itu terjadi saat perumahan tengah sepi. Saat itu, pelaku memasuki rumah yang pintunya terbuka.
“Pelaku datang berpura-pura sebagai tamu. Namun kepergok korban, dan korban menegur pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Siswanto Eka Putra, kemarin.

Usai kepergok, sempat terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban hingga akhirnya pelaku memukul Bestarin. Pelaku memukul kepala korban dan mengeluarkan pisau. Pelaku lalu mengikatnya dengan tali jemuran.

Selanjutnya, pelaku meminta barang-barang berharga milik korban, di antaranya dua unit ponsel dan kartu ATM BCA.

“Jadi, pelaku juga sempat menganiaya anak korban yang masih berusia lima tahun,” jelasnya.

Putra menambahkan, usai mendapatkan barang-barang berharga, Bestarin disekap pelaku di ruang tengah rumah korban. Tangannya diikat dan mulutnya disumpal menggunakan kain.

Sedangkan anak korban yang masih berusia 5 tahun terluka di bagian kepala. Pelaku memukul kepala korban dan membenturkannya ke dinding. “Yang terluka hanya anaknya saja. Korban (ibu) disekap di ruang tamu. Kemudian pelaku kabur,” kata Putra.

Sementara itu, Kapolsek Batam Kota, AKP Restia Octane Guchy yang dihubungi terpisah membenarkan kejadian ini. “Iya benar. Lagi pengembangan,” kata Guchy.

Guchy menambahkan, hasil penyelidikan, usai melancarkan aksinya pelaku kabur menuju Pangkal Pinang, Bangka Belitung. “Sudah (diamankan, red) di Polsek Bandara Pangkal
Pinang,” tutupnya. (opi)

Wakil Wali Kota Bandung Positif Terjangkit Virus Korona

0

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana positif terjangkit virus korona (covid-19). Hal itu diketahui setelah menerima hasil tes kesehatan, Senin (23/3(.

”Hari ini (Senin, red) hasilnya telah keluar dan dinyatakan saya positif korona (Covid-19). Oleh karena itu, saya melakukan isolasi,” kata Yana dalam akun Instagram seperti yang dilansir dari Antara pada Selasa (24/3).

Sebelum positif, Yana mengatakan, sempat mengalami gejala demam. Yana memang sudah tidak muncul dalam rencana agenda kegiatan Pemerintah Kota Bandung sejak Sabtu (14/3). Namun dalam keterangan unggahan Instagram tersebut Yana mengatakan, dia telah mengisolasi diri selama 11 hari dan dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan.

Dalam unggahannya, dia juga memohon agar masyarakat dapat turut mendoakan kesehatannya. ”Dengan segala kerendahan hati, saya mohon doa dari warga Bandung sekalian,” kata Yana.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengonfirmasi bahwa wakilnya tersebut memang tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Namun dia tidak menyebutkan secara rinci tempat Yana dirawat. ”Pak Yana sekarang masih dirawat, kemarin diperiksa dan hasilnya saat ini belum keluar,” kata Oded.(antara)

Pilot Nasional Diduga Meninggal karena Korona

0

batampos.co.id – Seorang pilot salah satu maskapai nasional meninggal karena diduga terinfeksi virus korona (Covid-19). Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto memastikan bahwa pilot yang meninggal, Kapten Pilot Sutopo Putro tidak terlibat dalam penerbangan kemanusiaan menjemput warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok, beberapa waktu lalu.

“Bukan, beda type rating (pilot),” kata Novie kepada Antara di Jakarta, Senin (23/3).

Ia meminta pihak maskapai untuk menyerahkan riwayat pilot yang diduga meninggal akibat menderita korona itu.

“Kami minta ke maskapai untuk menyerahkan histori (riwayat) pilot ini, terbang ke mana saja, co-pilot-nya siapa, krunya siapa, agar melakukan tes swab dan isolasi mandiri,” katanya.

Upaya tersebut, kata Novie merupakan perintah sesuai protokol Kementerian Kesehatan, yakni orang yang kontak dengan pasien positif corona harus dilacak dan dikarantina.

Novie membenarkan Sutopo merupakan pilot maskapai nasional, namun ia enggan menyebutkan nama maskapainya “Kemenhub tidak berwenang untuk menyampaikan nama maskapainya,” tuturnya.

Ia juga akan mengecek riwayat kesehatan pilot, yang apabila maskapai tidak memenuhi aturan, maka akan dikenakan sanksi.

“Mereka harus comply (memenuhi), kalau tidak ya kita tegur, bertahap. Ini sifatnya mandatori,” jelasnya

Secara terpisah, Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, Sutopo memiliki catatan terkait perilaku, kesehatan serta kinerja yang baik.

Berdasarkan rekam medis, lanjut dia, pengecekan kesehatan terakhir almarhum pada 4 Maret 2020 dan dinyatakan sehat dan laik terbang (fit for flight).

“Tidak ada catatan yang menunjukkan penggunaan obat-obat terlarang dan narkoba,” ujarnya.(antara)

Khawatir Virus Korona, Mahasiswa Anambas di Jakarta Pilih Pulang Kampung

0

batampos.co.id – Khawatir terhadap pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas (IPM-KKA) yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta memilih untuk pulang kampang. Kabarnya mereka diberangkatkan subuh tadi ke Anambas.

Terdapat sekitar 59 mahasiswa asal Anambas. Masing-masing laki laki sebanyak 13 orang, dan perempuan sebanyak 46 orang.
Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas di Jakarta, Jumadra yang dikonfirmasi tadi malam mengatakan keberangtakan puluhan mahasiswa itu berdasarkan keinginan sendiri.

“Pulangnya mahasiswa Anambas di Jakarta dikarenakan keinginan pribadi dan diminta pulang oleh orang tua masing-masing,” saat dikonfimasi oleh wartawan Batampos Online melalui WhatsApp, Senin (23/03/2020).

Jumadra mengatakan, mahasiswa-mahasiswi tersebut akan diberangkatkan menggunakan pesawat

batampos.co.id – Khawatiran trhadap pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas (IPM-KKA) yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta memilih untuk pulang kampang. Kabarnya mereka diberangkatkan subuh tadi ke Anambas.

Terdapat sekitar 59 mahasiswa asal Anambas. Masing-masing laki laki sebanyak 13 orang, dan perempuan sebanyak 46 orang.
Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas di Jakarta, Jumadra yang dikonfirmasi tadi malam mengatakan keberangtakan puluhan mahasiswa itu berdasarkan keinginan sendiri.

“Pulangnya mahasiswa Anambas di Jakarta dikarenakan keinginan pribadi dan diminta pulang oleh orang tua masing-masing,” saat dikonfimasi oleh wartawan Batampos Online melalui WhatsApp, Senin (23/03/2020).

Jumadra mengatakan, mahasiswa-mahasiswi tersebut akan diberangkatkan menggunakan pesawat Travira Air Medco Energi dari Bandara Halim Perdana Kusuma tujuan Matak Anambas. “Keberangkatan dari Jakarta tujuan Anambas dan chek in sekira pukul 3 pagi dan penerbangan sekitar jam 5 pagi,” sebutnya.(fai)

Medco Energi dari Bandara Halim Perdana Kusuma tujuan Matak Anambas. “Keberangkatan dari Jakarta tujuan Anambas dan chek in sekira pukul 3 pagi dan penerbangan sekitar jam 5 pagi,” sebutnya.(fai)

WHO Anjurkan Frasa Physical Distancing daripada Social Distancing

0

batampos.co.id – Sejumlah cara dilakukan untuk mencegah penularan wabah virus Korona jenis baru atau COVID-19. Salah satunya yang sedang marak adalah Social Distancing atau menjaga jarak sosial.

Dalam praktiknya adalah setiap individu menjaga jarak dengan individu lainnya dalam hal setiap aktivitas di tempat umum. Seperti halnya tempat duduk di angkutan umum, tempat duduk di ruang tunggu bandara, saat antre di halte, dan lain-lain.

Terkait sebutan tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menganjurkan dan mendorong penggunaan frasa Physical Distancing yang berarti “menjaga jarak fisik” daripada penggunaan frasa Social Distancing (menjaga jarak sosial).

Seperti dilansir dari Reuters, WHO mengubah frasa untuk merekomendasikan “jarak fisik” ketimbang “jarak sosial”. Itu untuk mendorong masyarakat agar tetap terhubung melalui media sosial.

Menurut WHO, gagasan pengubahan itu adalah untuk menjernihkan pemahaman bahwa perintah untuk tetap di rumah selama wabah virus Korona saat ini bukan tentang memutuskan kontak dengan teman dan keluarga. Tapi, menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit mematikan itu tidak menyebar.

Berdasar itu, WHO menjelaskan bahwa langkah menjaga jarak fisik dan mengkarantina diri bila sakit memang baik untuk menahan penyebaran COVID-19. Hanya saja, bukan berarti membuat orang-orang menjadi terisolasi secara sosial.

Masyarakat tetap perlu melakukan interaksi sosial meski tidak secara fisik, terutama dengan memanfaatkan teknologi informasi dan menggunakan media sosial.(jpg)

Tiga Orang di Kepri Meninggal Terkait Virus Korona

0

batampos.co.id – Ternyata sudah tiga orang di Kepri yang meninggal terkait dengan virus korona jenis baru atau yang disebut COVID-19. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri per tanggal 23 Maret 2020, warga yang meninggal masing-masing 2 dari pasien dalam pengawasan (PDP) dan 1 dari pasien positif virus korona.

Pasien positif korona yang meninggal berasal dari Batam. Warga Batam tersebut seorang perempuan berusia 51 tahun yang terhubung dengan kasus di Bogor.

Masih menurut data yang diberikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, per tanggal 23 Maret 2020, jumlah Orang Dalam Pemantauan (OPD) 621 orang, sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya 54 orang, dan positif 5 orang. Pasien positif korona terbaru berasal dari Batam.

“Sesuai dengan data terakhir yang kami terima saat ini ada salah satu warga Kota Batam berjenis kelamin laki-laki, usia 47 tahun dirawat di ruang isolaso Kirana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD( Embung Fatimah Kota Batam,” demikian pernyataan pers yang disampaikan Wali Kota Batam M Rudi, Senin sore (23/3). (uma)

Wapres Minta MUI Keluarkan Fatwa Salat Tanpa Perlu Wudhu dan Tayamum

0

batampos.co.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa mengenai petugas medis yang menggunakan alat pelindung diri (APD) dan berjuang melawan wabah virus korona.

Ma’ruf menjelaskan, saat petugas medis menggunakan APD. Maka APD tersebut tidak boleh dibuka sampai delapan jam lamanya. Sehingga mereka tidak akan bisa ‎melakukan ibadah.

“Jadi kemungkinan dia tidak bisa melakukan salat. Kalau mau salat tidak bisa wudhu. Tidak bisa tayamum,” ujar Ma’ruf Amin di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (23/3).

Oleh sebab itu, Ma’ruf meminta MUI mengeluarkan fatwa tentang hal tersebut. Bukan hanya mengeluarkan fatwa mengenai tidak dianjurkannya salat Jumat saat Korona sedang mewabah di Indonesia.

“Saya mohon ada fatwa. Misal tentang kebolehan orang boleh salat tanpa wudhu dan tayamum. Ini penting,” katanya.

Selain itu Ma’ruf juga meminta supaya MUI mengeluarkan fatwa yang berkiatan dengan pengurusan jenazah yang meninggal dunia akibat virus korona ini. Misalnya, bagaimana cara memandikannya. Atau bisa juga tidak dimandukan. Karena banyak yang tidak tahu mengenai cara menangani jenazah yang meninggal dunia akibat virus Korona tersebut.

“Jadi meminta supaya MUI dan ormas Islam sepakat membaut buat fatwa. Demi menghindari kesulitan yang terjadi,” pungkasnya.

Diketahui, MUI mengeluarkan Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Wabah Virus Korona (Covid-19). Fatwa mengatur, di antaranya memperbolehkan masyarakat mengganti salat Jumat dengan salat Dzuhur demi mencegah penyebaran COVID-19 bagi orang-orang sehat.

MUI juga melarang sementara pelaksanaan ibadah yang membuat konsentrasi massa bagi umat Islam di wilayah dengan kondisi penyebaran virus korona sudah tak terkendali. Fatwa telah diserahkan ke Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk disosialisasikan ke seluruh masjid di Indonesia.(jpg)

Pembekalan Petugas Haji Nonkloter Ditunda

0

batampos.co.id – Perkembangan kasus korona di tanah air memengaruhi persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Salah satunya, penundaan pelaksanaan pembekalan petugas haji.

Rencana awal, pembekalan petugas haji nonkloter dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, mulai 10 April. Seleksi tahap akhir sudah dilaksanakan pada 18 Maret. Pelamar yang lolos akan mengikuti pembekalan selama sepuluh hari terkait dengan pelayanan haji dan aspek lainnya.

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Hubungan Antar Organisasi Kemasyarakatan, Sosial, dan Komunikasi Publik Ubaidillah Amin belum bisa menjelaskan dengan detail waktu pelaksanaan pembekalan tersebut. ’’Kita lihat perkembangannya,’’ katanya Minggu (22/3).

Meski begitu, pria yang akrab disapa Gus Ubaid itu menyatakan bahwa Kemenag tetap dengan skema selama ini. Yakni, pembekalan atau pelatihan petugas haji nonkloter dilakukan secara langsung di Asrama Haji Pondok Gede.

Kemenag, kata dia, berharap pandemi Covid-19 segera selesai. Namun, Gus Ubaid mengatakan bahwa pemerintah Indonesia sudah siap dengan apa pun keputusan pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan haji tahun ini.

Sebagaimana diketahui, Arab Saudi –seperti Indonesia– sedang berjuang menanggulangi wabah korona. Data per 22 Maret, jumlah kasus positif virus korona di Saudi mencapai 511 kasus. Dengan penambahan jumlah kasus baru mencapai 119 kasus. Dari total kasus tersebut, 17 pasien dinyatakan sembuh. Hingga kemarin belum ada laporan kasus kematian akibat virus korona di sana.

Sementara itu, kemarin Menteri Agama Fachrul Razi menyerahkan satu unit gedung di dalam kompleks Asrama Haji Pondok Gede kepada RS Haji Jakarta untuk gedung isolasi pasien wabah Covid-19. Gedung yang diserahkan itu baru selesai dibangun dan didanai dari surat berharga syariah negara (SBSN).

Lokasi gedung itu dekat dengan RS Haji Jakarta. Gedung tersebut lumayan jauh dari gedung-gedung asrama calon jamaah haji yang ada di bagian belakang kompleks asrama haji. ’’Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu dalam penanggulangan Covid-19,’’ kata Razi.(jpg)

IIPG Batam Bagikan 6000 Masker Kepada Para Pekerja Rentan 

0

batampos.co.id – Ikatan istri Partai Golkar (IIPG) Kota Batam bekerjasama dengan Organisasi Persatuan Perempuan Partai Golkar membagikan 6 ribu lembar masker dan seribu botol cairan pencuci tangan instant kepada kelompok pekerja rentan yang membutuhkan di Batam, Senin (23/3/2020).

Ketua IIPG Kota Batam, Ade Sulistiani, mengatakan, pemberian tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pihaknya kepada warga yang tidak dapat menjalankan imbauan pemerintah yaitu bekerja dari rumah dan menjaga jarak karena harus mencari nafkah.

“Seperti wartawan, tukang ojek online, para pedagang kaki lima. Kami merasa terpanggil untuk bisa share masker dan hand sanitizer ini kepada mereka,” ujar Ketua IIPG Kota Batam, Ade Sulistiani didampingi Ketua Persatuan Perempuan Partai Golkar, Nina Melani di Batam Center, kemarin.

Ade mengatakan, para pekerja di kelompok ini rentan terkena virus corona yang kini menjadi momok global tersebut.

“Kalau mereka nggak bekerja, mereka nggak dapat uang untuk menghidupi keluarga. Kami membagikan masker dan hand sanitizer ini supaya mereka ada pertolongan pertama dalam menghindari virus saat bekerja,” jelas Ade.

Dalam kesempatan ini, Ade membagikan sejumlah masker kepada wartawan yang bertugas di kantor DPRD Batam, serta menyumbangkan masing-masing 100 lembar kepada kantor media, termasuk Batam Pos.

Ade mengungkapkan, saat ini persoalan stok kebutuhan medis yang berkaitan dengan virus ini juga turut menjadi perhatiannya.

Sejumlah alat safety seperti masker, hand sanitizer, sarung tangan, botol spray alkohol, hingga jubah medis sangat langka di pasar. Pun kalau ada, harga melambung sangat tinggi.

“Izinkan saya juga menyampaikan kegundahan ini. Kepada seluruh penimbun masker dan lainnya, ayo lihat sisi kemanusiaan di dirimu,” ujarnya.

Ketua IIPG Kota Batam, Ade Sulistiani (kanan) didampingi Ketua Persatuan Perempuan Partai Golkar Kota Batam Nina Melani menyerahkan bantuan 100 pcs masker kepada wartawan Batam Pos, Chahaya Simanjuntak di kantor Fraksi Golkar DPRD Kota Batam, Senin (23/3/2020). F Dokumentasi IIPG

“Jangan timbun hanya untuk dirimu dan untuk keuntunganmu saja. Mari pelihara harga supaya stabil dan kita semua, masyarakat mau pun tenaga medis bisa mendapatkannya dengan mudah. Jangan persulit situasi ini,” pintanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar, Ruslan Ali Wasyim, mengungkapkan, sejak wabah ini merebak dan ditemukannya pasien positif terjangkit, pihaknya langsung menginstruksikan seluruh unsur untuk meniadakan kegiatan internal partai yang mengumpulkan orang banyak.

Demikian juga perjalanan dinas ke luar kota mau pun ke luar negeri, ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Saya melarang seluruh pengurus partai melakukan perjalanan ke luar kota dan ke luar negeri. Mari kita satu hati mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini di Batam,” ujar Ruslan.

Kepada warga, baik Ade dan Ruslan juga mengimbau supaya warga menaati segala peraturan pemerintah. Seperti tinggal di dalam rumah, jaga jarak, dan jangan bepergian dan melakukan kontak dengan sesama untuk sementara.

“Aturan itu dibuat untuk kebaikan kita bersama. Ayo selfcare dimulai dari diri sendiri. Jaga kesehatan diri, keluarga, dan perbanyak ibadah supaya wabah ini cepat berlalu,” ujar mereka.

Ade juga berharap, meski bantuan mereka tak maksimal, namun semoga bisa berdampak bagi masyarakat yang membutuhkan, dan bisa menginspirasi orang lain untuk lebih memperhatikan dan menolong sesama di musibah seperti ini.

“Kegiatan ini dapat terlaksana akibat sumbangan cepat dari pengurus Partai Golkar Batam, anggota fraksi dan para anggota DPRD Provinsi dari dapil Batam. Terimakasih atas uluran tangan mereka,” tutupnya.(cha)