Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 10408

Warga Batam, Cuaca Lagi Panas Perbanyak Minum Air Putih Ya

0

batampos.co.id – Cuaca panas tengah melanda Kota Batam dalam beberapa hari
belakangan. Saat siang hari, suhu mencapai 32-34 derajat Celcius.

Masyarakat diminta menjaga kesehatan dan mengurangi kegiatan di luar ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, akhir-akhir ini memang terjadi peningkatan suhu yang cukup panas.

Sehingga, jika banyak berada di luar ruangan dan terkena cahaya matahari secara langsung, bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Seperti heat stroke atau gangguan kondisi tubuh yang merasa kepanasan hebat, tak hanya dari luar juga dari dalam.

”Itu yang paling sering terjadi ketika kita berada di ruangan terbuka dan terpapar langsung panas matahari,” sebutnya, Jumat (13/3/2020).

Para pekerja menggunakan payung saat keluar dari tempat kerja mereka. Saat ini suhu udara di Kota Batam mencapai 32 derajat celcius. Foto: batampos.co.id/Yusuf

Heat stroke adalah kondisi suhu tubuh naik secara drastis, bahkan bisa mencapai 40 derajat Celcius.

Kondisi cuaca saat ini cukup rentan dan berpotensi menyebabkan gangguan semacam heat stroke, sehingga masyarakat diimbau mengurangi kegiatan di luar.

”Usahakan gunakan pelindung kepala ketika berada di luar. Karena kalau kena matahari langsung dan durasi cukup lama, bisa menyebabkan pusing dan lainnya,” ujarnya.

Untuk itu, masyarakat harus menjaga kesehatan ketika suhu panas ini. Seperti, memperbanyak minum air putih, konsumsi buah yang mengandung banyak air dan sayur.

Saat kondisi seperti ini, konsumsi air dingin biasanya meningkat. Hal itu memang bisa membuat segar dan langsung melepas dahaga.

Namun, jika dikonsumsi berlebihan, itu tidak baik bagi kesehatan.

”Bisa flu juga. Karena habis kena panas langsung minum air dingin. Jadi, warga harus
waspada soal ini,” lanjutnya.

Ketika berada di luar, warga bisa menggunakan lotion atau tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.

Hal ini bisa menjadi langkah antisipasi agar kulit tidak kering dan lainnya.

”Lebih baik kurangi kegiatan di ruangan terbuka. Namun, jika penting bisa gunakan  berbagai pelindung diri biar tetap aman dan sehat,” Didi menambahkan.

Berdasar informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca ini masih akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Jika perlu, gunakan payung ketika ingin keluar rumah.

”Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Jadi tetap utamakan jaga kesehatan tu-
buh,” tutupnya.(yui)

10 Pekerja di Batam Dikarantina

0

batampos.co.id – Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona (Co-vid-19). Termasuk mengkarantina pekerja yang baru kembali mengikuti pelatihan dari daerah terjangkit Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengungkapkan,  Sabtu (7/3/2020) lalu, sepuluh pekerja salah satu perusahaan di Batamindo kembali ke Batam, setelah melakukan perjalanan ke Jepang untuk kepentingan pelatihan.

Setiap orang telah mengikuti pelatihan selama tiga hingga lima bulan.

“Mereka menjalani observasi di rumahnya masing-masing, tidak masuk kerja dulu. Mereka ini juga telah diperiksa di Singapura, sesuai prosedur KKP mereka akan  dikarantina selama 14 hari,” kata Rudi, kemarin.

Ditegaskannya, para pekerja tersebut dalam keadaan sehat. Hanya saja, karantina dilakukan sebagai langkah antisipasi.

Pihaknya juga telah menyampaikan kepada perusahaan agar tetap memberikan hak upah kepada sepuluh pekerja tersebut walau tidak bekerja selama masa observasi.

“Kami sudah tekankan ini kepada perusahaannya,” ujarnya.

Terkait arahan Kemenaker bahwa perusahaan harus menyediakan alat dan perlengkapan cegah corona, seperti masker, hand sanitazer, dan lain-lain, Rudi, mengatakan, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada perusahaan setiap kali pertemuan.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Ani Dewiyana, mengatakan, kondisi pasien dalam pengawasan yang diisolasi di RSUD makin membaik.

“Kondisinya semakin baik, lagi pula yang bersangkutan kan hanya suspect yang belum
pasti positif,” kata Ani.

Dia menjelaskan, yang bersangkutan sudah dirawat selama lima hari. Pasien ini dirawat setelah memiliki gejala dan perlu penanganan sebagai langkah antisipasi.

“Yang dirawat itu rujukan dari Rumah Sakit Awal Bros. Mudah-mudahan hasil laboratoriumnya keluar pekan ini,” ujarnya.(yui/zis/iza)

Polisi Berjibaku Padamkan Api

0

batampos.co.id – Kebakaran hutan terjadi di sekitar Jalan Sudirman tepatnya di depan pos polisi 909 Kepri Mall, Jumat (13/3/2020) sekitar pukul 13.10 WIB.

Akibatnya asap tebal membubung tinggi dan mengahalangi jarak pandang para pengendara.

Akibat asap ini jalan raya jadi macet dan personel Satlantas sibuk mengatur arus lalu lintas.

Melihat api yang membumbung tinggi, personel Satlantas Polresta Barelang bersama masyarakat langsung melakukan pemadaman.

Meski dengan peralatan seadanya, api berhasil dipadamkan.

Personel Satlantas Polresta Barelang bersama masyarakat memadamkan api yang membakar hutan di depan Kepri Mall. Foto: Satlantas Polresta Barealng untuk batampos.co.id

“Tadi ada tiga personel kita yang ikut memadamkan api,” kata Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevani, kepada Batam Pos.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB,” tambah mantan Kapolsek Lubukbaja itu lagi.

Yunita mengatakan, penyebab sementara terjadi kebakaran di lahan yang menuju perumahan Plamo Garden Batamkota diduga akibat puntung rokok dibuang oleh warga yang melintas.

“Dugaan puntung rokok, api begitu cepat membakar lahan yang ada dipinggir jalan,” jelasnya

Ia mengimbau kepada masyarakat dimusim kemarau ini agar tidak membakar lahan dan juga membangkar sampah serta membuang puntung rokok di sembarangan sebbut wanita cantik yang enerjik ini.(ali)

Pengumuman, Penggiliran Air Bersih Ditunda

0

batampos.co.id – ATB menerima instruksi baru dari Badan Pengusahaan (BP) Batam, untuk tidak melakukan penggiliran air bersih pada Minggu (15/3/2020) sebagaimana telah disepakati sebelumnya

Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus. mengatakan, instruksi tersebut dikirimkan secara resmi melalui surat pada Jumat (13/3/2020).

Dalam surat tersebut lanjutnya, penggiliran baru akan dilakukan ketika level air di waduk Duriangkang telah mencapai minus 3,4 meter di bawah bangunan pelimpah.

“Elevasi air di waduk per tanggal 13 Maret telah mencapai minus 3,2 meter di bawah bangunan pelimpah,” jelasnya.

Saat ini, air di waduk tersebut terus mengalami penurunan sekitar 2 sentimer setiap harinya.

Menurut asumsi tersebut, bilamana tidak turun hujan, maka masih ada waktu hingga 14 hari kedepan sebelum penggiliran dilakukan.

Instruksi ini tentunya merupakan angin segar sejenak bagi warga Kota Batam.

Terutama pelaku usaha dan industri yang sempat merasa terancam akibat potensi krisis air yang mengintai Batam.

ATB kata dia, menyambut gembira keputusan ini.

“Hal ini dikarenakan sebagai operator, ATB juga harus mempersiapkan berbagai hal terkait proses penggiliran IPA Duriangkang yang cukup menyulitkan,” jelasnya.

“Program penggiliran ini kesulitannya cukup tinggi juga, kami harus mempersiapkan berbagai hal tentunya, agar dampak penggiliran dapat seminimal mungkin,” kata Maria lagi.

ATB mengimbau masyarakat kota Batam berdoa selama kurun waktu tersebut.

Pengumuman di media sosial ATB

Agar hujan bisa turun dengan intensitas yang memadai agar elevasi -3,4 meter di bawah bangunan pelimpah tidak tercapai.

“ATB dan tentunya pelanggan mengucapkan terimakasih atas penundaan ini,” ujarnya.

Namun kata dia, seluruh pihak harus tetap waspada karena ancaman krisis air belum berlalu.

“Mari kita selalu berdoa agar hujan bisa turun memenuhi waduk, dihindarkan dari potensi krisis air, sehingga penggiliran ini tidak kita rasakan,” harap Maria.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, keputusan penundaan rationing diambil agar aktivitas masyarakat dan dunia usaha terus berlangsung kondusif.

Serta lebih siap untuk menghadapi rationing bila terpaksa dilakukan.

Kata dia, selama proses penundaan, BP Batam akan melakukan beberapa upaya untuk menambah ketersediaan air baku.

Di antaranya dengan pemasangan pipa penghubung dari Dam Tembesi ke Dam Duriangkang.

Serta persiapan rekayasa hujan buatan bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Hal ini juga dilakukan mengingat saat ini elevasi Tinggi Muka Air (TMA) Dam Duriangkang hampir mencapai level minus 3,19 meter.

Sementara titik kritis berada pada elevasi TMA minus 3,4 meter di bawah spillway, dimana jika hujan tak kunjung turun akan terjadi penurunan dua sentimeter per hari.

Minimnya curah hujan di Batam, mengakibatkan menyusutnya waduk-waduk yang merupakan tulang punggung ketersediaan air bersih di Pulau Batam.

Hal ini menyebabkan harus dilakukannya pengaturan khusus untuk penyaluran air bersih kepada pelanggan.

BP Batam mengimbau kepada masyarakat dan dunia usaha agar lebih bijak dan hemat dalam penggunaan air bersih sehari-hari.(*/esa)

Mahathir Menyerah, PM Muhyiddin Yassin Makin Menguat

0

batampos.co.id – Badai politik Malaysia tampaknya mulai mereda. Mahathir Mohamad yang menjadi pusat keributan mengangkat bendera putih. Itu berarti, tak ada lagi kubu yang sanggup menentang PM Muhyiddin Yassin.

Pernyataan Mahathir dilansir dalam wawancara dengan Sinar Harian yang terbit Rabu (11/3). Menurut dia, perjuangannya untuk menggelar mosi tidak percaya tak lagi memungkinkan. Sebab, dukungan untuknya sudah mulai berkurang.

”Sebelumnya, saya masih punya 114 kursi. Tapi, beberapa sudah diambil kubunya (Muhyiddin Yassin, Red),” ungkapnya.

Sementara itu, Muhyiddin kembali menegaskan bahwa dirinya tak bermaksud melukai Mahathir. Dia menyatakan sudah mengirim surat kepada seniornya, baik di UMNO maupun Partai Bersatu. Dia berharap Mahathir bisa mendukung pemerintahan saat ini.(jpg)

Warga Batam, Kini Pelayanan RSUD Embung Fatimah Hingga Hari Sabtu

0

batampos.co.id – Pemko Batam berencana membuka pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah di hari libur.

Hal ini karena banyaknya permintaan masyarakat agar bisa mendapatkan pelayanan ke-tika berobat di hari Sabtu.

”Memang ada rencana dari Pak Wali Kota, rencana pelayanan dibuka sampai Sabtu,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (13/3/2020).

“Jadi, ini diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan saat hari libur,” ujarnya lagi.

Ia mengatakan, perpanjangan jam operasional RSUD ini bertujuan untuk melayani mereka yang tidak sempat datang ke rumah sakit di hari kerja atau Senin sampai Jumat.

Batam, menurutnya, merupakan kota sibuk karena mayoritas penduduknya bekerja.

”Iya, jadi Sabtu tetap buka dan beroperasi seperti biasa. Karena ada beberapa kasus warga yang kecewa karena datang berobat hari Sabtu, namun pelayanan tidak buka,” bebernya.

Menurutnya, untuk jam kerja, nanti tidak akan melanggar hak dari dokter yang bertugas di RSUD.

Mereka tetap bekerja sesuai waktunya yakni 37-40 jam per minggu. Sehingga, tidak ada pelanggaran jam kerja dokter dan petugas medis lainnya.

”Jadi, itu wacana dari Pak Wali Kota agar masyarakat terlayani dari segi kesehatannya,” ujarnya.

Didi menambahkan, ke depan RSUD akan berada di bawah Dinkes Batam.

Meskipun aturannya sudah keluar, namun belum bisa diterapkan karena masih ada aturan daerah yang tengah disiapkan.

”Untuk itu, ke depan diharapkan RSUD akan semakin membaik pelayanannya. Karena merupakan satu-satunya rumah sakit pemerintah di Batam,” bebernya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan, penambahan jadwal ini me-
mang diperlukan.

Saat ini, Batam tengah dihadapkan dengan wabah Covid-19. Sehingga, rumah sakit harus siap melayani pasien selama 24 jam.

”Karena itulah, makanya rumah sakit akan direncanakan dibuka hingga hari Sabtu nantinya,” sebutnya.

Selain keadaan tersebut, kebutuhan masyarakat atas pelayanan kesehatan memang prioritas.

Meskipun nantinya, rumah sakit beroperasi hingga Sabtu, pihaknya memastikan jam kerja petugas di sana tetap sesuai dan tidak melanggar.

”Rumah sakit harus lebih siap. Hal terpenting tidak melebihi jam kerja mereka,” imbuhnya.

Peningkatan pelayanan ini diharapkan bisa menjawab keresahan masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

”Kalau biasanya Sabtu libur, ke depannya akan tetap beroperasi,” tutupnya.(yui)

50 Alat Bantuan Dari Singapura Tertahan di Pelabuhan Batuampar

0

batampos.co.id – Sebanyak 50 Alat Pelindung Diri (APD) dan dua ventilator
bantuan Singapura tertahan di Pelabuhan Batuampar.

“Saya sudah telepon Bea Cukai, surat apa yang dibutuhkan akan saya keluarkan,” kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Kamis (12/3/2020).

Ia menyebutkan, bantuan ini sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan
penanganan visur corona.

Terlebih saat ini RS khusus Corona di Batam akan dilakukan pembangunan pusat observasi dan isolasi penyakit menular di Sijantung, Galang.

Rudi mengaku, terkait bantuan dari Singapura itu, ia dihubungi Presiden Joko Widodo, Rabu (11/3/2020) malam, setelah sebelumnya Presiden berkoordinasi dengan pemerintah Singapura.

Selanjutnya, pagi kemarin, ia juga dihubungi Mendagri Tito Karnavian agar berkoordinasi dengan Konjen Singapura di Batam.

“Saya sudah ketemu sama Konjen Singapura dan menanyakan masalahnya. Rupanya masuknya susah di pelabuhan. Kami bersama-sama prioritaskan penyelesaian ini, bahkan saya minta hari ini (kemarin, red) sudah bisa masuk,” paparnya.(iza)

Imigrasi Batam Tolak Masuk 3 Warga Negara Tiongkok

0

batampos.co.id – Sejak merebaknya virus corona di Wuhan, Tiongkok, pemerintah Indonesia telah bersiaga dengan meningkatkan antisipasi di pintu-pintu masuk, termasuk di Batam.

Langkah antisipasi tersebut masih tetap dilakukan hingga saat ini. Sebanyak tiga WN Tiongkok ditolak masuk ke Indonesia melalui Batam pada Februari lalu.

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Romi Yudianto, penolakan izin masuk itu karena mereka memiliki riwayat perjalanan dari Tiongkok dalam kurun waktu kurang dari 14 hari sebelum tiba di Indonesia.

Dimana, tiga warga Tiongkok itu ditolak masuk oleh pihak Imigrasi di pintu masuk Pelabuhan Feri Batam Center.

“Penolakan masuk tiga WN Tiongkok itu selama bulan lalu atau bulan Februari di Pelabuhan Batam Center,” ujar Romi, kemarin.

Sementara untuk pintu masuk lainnya, Imigrasi belum ada melakukan tolak masuk.

Romi menambahkan, selama Maret belum ada WNA yang ditolak masuk ke Indonesia melalui Batam.

“Untuk (data) Maret belum keluar, namun bisa dipastikan belum ada yang dicekal. Sebenarnya ini domainnya KKP. Jika KKP tidak memberi masuk, maka
akan berkoodinasi dengan Imigrasi untuk cegah masuk,” tuturnya.(gie)

Buruan Beli! Tiket Pesawat Murah hingga Pertengahan Mei

0

batampos.co.id – Tiket pesawat terbang khususnya maskapai Lion Air, dipastikan akan tetap berada di Ambang Batas Bawah (ABB) hingga pertengahan Mei mendatang. ”Saat ini sudah murah, dan berlangsung hingga jelang Lebaran,” kata Distrik Manager Lion Air Batam, M Zaini Bire, Selasa (10/3) lalu.

Ia mengatakan, penjualan tiket murah sudah berlangsung sejak beberapa pekan lalu. Bire mengatakan, tidak akan ada lonjakan harga tiket dua minggu jelang Lebaran. ”Tidak ada, segitu-segitu saja kisaran harga tiketnya,” ungkapnya.

Namun, enam hari jelang Lebaran, tiket akan merangkak naik ke harga Ambang Batas Atas (ABA). Hal ini akan berlaku ke seluruh rute dari Bandara Hang Nadim Batam. Bire mencontohkan, untuk rute dari Batam ke Pekanbaru, harga tiket akan stabil di angka Rp 285 ribu hingga 14 Mei nanti. Namun, harganya mulai naik sedikit naik menjadi Rp 321 ribu pada 15 Mei. Lalu, kembali naik lagi di 16 Mei. ”Naiknya tidak terlalu tinggi kali, standar lah,” ungkapnya.

Bire mengatakan, masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket di agen-agen Lion Air Grup. Tak hanya itu, pemesanan juga bisa dilakukan secara online, di laman-laman penjualan tiket online. ”Booking dari sekarang,” katanya.

Terkait harga tiket, Batam Pos mencoba memantau di salah satu laman penjualan tiket online. Harga tiket rute Batam ke Pekanbaru bertahan di angka Rp 285 ribu hingga 14 Mei. Sementara itu, untuk rute Batam ke Padang, di angka Rp 369 ribu hingga 6 Mei. Dari 7 Mei hingga 15 Mei, harga tiket rute ini berada di kisaran Rp 623 ribu. 16 Mei, harga tiket sudah mendekati ABA.

Rute Batam ke Jakarta stabil di angka Rp 532 ribu, hingga 14 Mei. Dari 15 Mei, tiket sudah mulai merangkak naik mendekati harga ABA.

Rute Batam ke Palembang di angka Rp 366 ribu hingga 13 Mei. Setelah itu, harga tiket mulai merangkak naik ke harga ABA. Hal yang sama juga terjadi di rute Batam menuju ke Surabaya, harga tiket di angka Rp 649 ribu hingga 11 Mei. Setelah itu, harga tiketpun mulai merangkak naik. (ska)

Ancam Tebas Kepala Polisi, Hamid Tewas Ditembak

0

batampos.co.id – Abdul Hamid kini berkalang tanah. Musababnya dia melakukan tindakan yang membahayakan aparat keamanan ketika diamankan ke kantor kepolisian, usai mengamuk di jalanan. Atas tindakan membahayakan yang dilakukannya, pria Kabupaten Meranti ini pun tewas mengenaskan akibat tertembus timah panas.

Menurut pihak kepolisian, sebelum melancarkan aksinya, Hamid diketahui sempat menebar ancaman melalui media sosial. Pelaku mengunggah status di akun Facebook-nya beberapa jam sebelum melakukan penyerangan terhadap polisi. Dalam status itu, Abdul Hamid menyampaikan, dirinya kecewa akibat ditilang oleh Polisi Lalu Lintas (Polantas), lantaran mengendarai motor tanpa mengenakan helm ketika mengantar anaknya ke sekolah.

“Selamat pagi bapak Kapolres bersama bapak kepala Pol lantas. Mohon maaf yg sebesar2 ya tadi saya antar anak sekolah lupa bawak helem jadi saya suruh jalan kaki cari helem. sekarg saya ber ada di jalan perjuangan gg Abdul Rahman belakang masjit tak wa, saya mohon yg menahan motr saya tadi di suruh memalukan kerumah kalo sampe jm 10 tidak di kemblikan saya tebas leher ya kalo jumapa nanti jagan salah kan saya ya pak kalo prajurit bapak ber gelimpagan nantai saat ber rajia Sekali lg maaf,” tulis Abdul Hamid di dinding medsosnya, seperti dikutip dari Riau Pos (Group Batampos Online), Jumat (13/3).

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menyampaikan, terungkapnya peristiwa penghadangan yang dilakukan Hamid, bermula ketika anggota Brigaidr RK dalam perjalanan menuju Selat Panjang. Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Rintis dihadang seorang tak dikenal yang mengenakan baju warna hijau.

“Informasi dari warga, yang bersangkutan kerap melakukan penghadangan kepada setiap pengendara sepeda motor. Karena meresahkan masyarakat, yang bersangkutan diamankan ke Mapolres Kepulauan Meranti,” kata Sunarto.

Usai diamankan, pihak kepolisian mencoba menenangkan Hamid. Selain itu, pihak aparat juga menanyakan ke yang bersangkutan, kenapa melakukan perbuatan yang membahayakan orang lain. Atas pertanyaan tersebut, Hamid mengaku melakukan itu karena dirinya marah motornya ditilang saat mengantar anaknya sekolah. Selanjutnya pihak kepolisian pun meminta ijin untuk menggeledah tas nya, namun bukannya menurut, Hamid malah mengamuk.

Hami memukul meja SPK yang mengakibatkan monitor komputer terhempas. Melihat kelakuan Hamid, petugas kembali berupaya menenangkannya. Namun Hamid tak mau diam. Dia justru mau menyerang anggota kepolisian yang memeriksanya dengan paralon dan senjata tajam.

“Pelaku mengeluarkan Badik dari pinggangnya dan mencoba melukai petugas. Melihat situasi yang membahayakan, petugas melakukan tindakan tegas terukur, sehingga yang bersangkutan meninggal di tempat,” kata Sunarto.

Usia kejadian itu, pihak kepolisian segera berkomunikasi dengan Bupati Meranti, Irwan Nasir serta tokoh masyarakat untuk meredam isu yang tidak benar. Ia memastikan saat ini, situasi di Kabupaten Meranti kondusif.(jpg)