batampos.co.id – Dampak masuknya virus Korona di Indonesia membuat harga masker melonjak drastis. Bahkan di pasar Pramuka, Jakarta Timur untuk masker N95 sudah mencapai Rp 1,5 juta per boks. Hal ini tentu sangat memberatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Fenomena ini turut menyedot perhatian Polri. Polisi akhirnya mulai turun tangan untuk menyelidiki melonjaknya harga masker di pasaran. “Kita melakukan koordinasi dengan berbagai instansi dan melakukan penyelidikan,” kata Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (3/3).
Asep menjelaskan, polisi tak akan ragu mengambil tindakan tegas kepada para oknum yang sengaja menimbun masker. Para pelakunya pun terancam dengan hukuman berat. Atas dasar itu, Polri menghimbau para pelaku usaha tidak bersikap nakal di tengah wabah Korona.
“Kalau pelaku usaha terbukti melakukan penimbunan, bisa ditindak dengan undang-undang Perdagangan Pasal 107 ancaman 5 tahun dan denda Rp 50 miliar,” imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan virus Korona sudah masuk ke Indonesia. Dua orang warga Negara Indonesia (WNI) positif terkena COVID-19. Mereka adalah seorang ibu dan anaknya.(jpg)
batampos.co.id – Dua orang positif terinfeksi Virus Korona. Mereka tertular dari warga negara asing (WNA) asal Jepang saat hadir dalam pesta dansa. Setidaknya ada 50 orang yang melakukan dansa tersebut.
“Kurang lebih ada 50 orang, itu acara multi nasional,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto kepada wartawan, Selasa (3/2).
Achmad mengatakan, saat ini Kementerian Kesehatan juga sedang menelusuri 50 orang tersebut. Hal itu dilakukan supaya Kementerian Kesehatan bisa melakukan pemeriksaan.
“Kita tracking dengan pemeriksaan lebih lanjut ini terkait kasus dua WNI positif. Kami melakukan tracking yang lain,” katanya.
Sementara itu Achmad juga mengatakan, dua WNI yang saat ini berada di RSPI Sulianti Saroso dalam keadaan baik. Ibu dan anak tersebut sudah bisa melakukan kegiatan sehari-hari.
”Sudah berkativitas biasa, Mereka juga tidak demam, hanya kadang batuk,” ungkapnya.
Diketahui, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dua Warga Negara Indonesia (WNI) tertular Virus Korona. Dua WNI tersebut sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu terdeteksi Virus Korona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia
Adapun dua warga Indonesia terpapar virus corona. Keduanya merupakan ibu dan anak yang berdomisili di Depok, Jawa Barat.
Virus itu mengidap di keduanya setelah anaknya melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang bermukim di Malaysia pada 14 Februari 2020 lalu. Mereka melakukan kontak dengan warga negara Jepang itu setelah pasien berusia 31 tahun melakukan dansa di salah satu kafe di Jakarta.(jpg)
batampos.co.id – Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan di Kota Batam, Polresta Barelang menyiapkan mobil Water Canon dan membentuk Satgas Karhutla dalam menangani api.
Memasuki musim kemarau di Batam, biasanya sering terjadi kebakaran di beberapa lokasi seperti lahan maupun hutan.
Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, mengatakan, mobil tersebut akan dikerahkan ke lokasi-lokasi yang dapat dijangkau dengan cepat.
Jika ditemukan adanya kebakaran dengan lokasi yang jauh, maka Polresta Barelang akan berkoordinasi dengan Polda Kepri.
“Kalau untuk lokasinya di Galang kan jauh dan membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di lokasi. Mungkin nanti Polda yang akan turun ke sana,” kata Purwadi, kemarin.
Saat ditemui di sela pengamanan demo di kawasan Batam Kota, Purwadi menjelaskan bahwa pihaknya akan mendatangi kebakaran yang terjadi, termasuk perintah dari pimpinan untuk menghadirkan Water Canon.
“Dalam setiap kejadian kita pasti akan turun. Tapi kondisi di lapangan belum tentu lokasinya itu gampang diraih atau mudah dijangkau. Namun secara prosedur kita akan hadir,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi dan penanggulangan kebakaran, pihaknya melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kota Batam, TNI, Perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan beberapa instansi terkait lainnya.
“Tentunya ini sudah menjadi tanggung jawab bersama. Jika ada menemukan kebakaran hutan, segera laporkan kepada kita atau menghubungi pemadam kebakaran agar tidak meluas,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan.
Sebab, bagi pelaku pembakaran hutan, dikenakan sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Dalam Undang-undang itu, pelaku pembakaran hutan dan lahan diancam pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp 10 miliar.
“Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Batam kususnya masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dengan tidak membakar sampah di
dekat hutan,” imbuhnya.(gie)
batampos.co.id – Senin (2/3/2020) pagi, Presiden Joko Widodo menyampaikan sebuah kabar mengejutkan.
Dua orang WNI dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona Covid-19 yang diduga ditularkan oleh warga negara Jepang di Jakarta. Kabar ini tentu menggemparkan semua pihak.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dr Terawan Agus Putranto, mengimbau, masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga daya tahan tubuh guna mengurangi potensi terinfeksi virus corona.
Beliau menambahkan bahwa kunci utama dalam menghindari corona adalah dengan menjaga daya tahan tubuh.
Tidak semua kontak fisik menyebabkan penularan virus corona, tegasnya. Tubuh yang fit adalah faktor penting agar kita produktif.
Terkadang kesibukan membuat masyarakat melupakan pentingnya menjaga stamina tubuh untuk tetap sehat.
Agar tubuh tetap fit, kita perlu mengonsumsi jahe merah supaya daya tahan tubuh tetap kuat dan menjalani hari dengan prima.
Jahe merah yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit. Foto; Istimewa untuk batampos.co.id
Jahe merah tinggi akan antioksidan yang berfungsi sebagai zat pencegah radikal bebas yang menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh.
Rimpang jahe mengandung 19 komponen bioaktif yang berguna bagi imun tubuh. Jahe merah merupakan tanaman asli yang ditanam oleh petani Indonesia, dan juga sudah digunakan turun temurun untuk berbagai penyakit.
Umar, salah seorang petani jahe merah di Cianjur, mengatakan bahwa ekonomi keluarganya menjadi semakin baik semenjak ia menjadi petani jahe merah.
Harga jual jahe merah terbilang cukup tinggi dan relatif stabil di pasaran. Selain itu, permintaan jahe merah dari hari ke hari kian bertambah banyak.
Hasil panen petani dijamin akan dibeli oleh salah satu perusahaan penghasil produk yang menggunakan jahe merah yaitu, Bejo Jahe Merah.
Ditemui di tempat terpisah, salah seorang ibu menyatakan bahwa saat ini produk Bejo Jahe Merah semakin sulit dicari terutama di outlet-outlet modern yang ada di sekitar kita.
“Iya nih saya banyak baca berita viral tentang jahe merah yang katanya berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkal corona,” katanya.
“Saya juga cari produk yang pakai jahe merah juga mulai kosong di sini, ya kaya Bejo Jahe Merah ini,” imbuhnya lagi.
Berbagai penelitian menyebutkan bahwa jahe merah memiliki fungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan, sehingga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan virus maupun bakteri.
Bintang Toedjo (Bejo) Jahe Merah efektif mencegah virus corona. Istimewa
Jahe merah tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia, seperti di daerah Jawa, Sumatra dan Sulawesi.
Berdasarkan penelitian Dugasani pada 2010 dalam Comparative antioxidant and anti-inflammatory effects of gingerol dan shogaol, Jahe Merah mengandung gingerol dan shogaol yang terbukti memiliki kemampuan meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, bakteri dan virus berbahaya termasuk virus corona.
Selain berfungsi sebagai antioksidan, tanaman rimpang bernama latin Zingiber officinale ini juga berfungsi sebagai antiemetik hingga antibakteri dan peradangan.
Kadar gingerol pada jahe merah lebih tinggi dibanding jahe gajah yang ternyata paling sering digunakan masyarakat saat ini.
Kadar gingerol yang lebih tinggi, berat per rimpang yang lebih berat, dan kandungan minyak atsiri yang lebih banyak membuat jahe merah lebih efektif buat kesehatan masyarakat dibanding jahe gajah dan juga jahe emprit.
Tips sederhana untuk mencegah virus corona adalah dengan rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut saat tangan kotor.
Hindari juga kontak langsung dengan hewan liar dan ternak, serta menggunakan masker saat aktivitas.
Namun semua itu akan percuma bila kita tidak menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh kita. Untuk itu selalu konsumsi jahe merah sebagai tambahan imun bagi tubuh kita. Pilih produk yang mengandung jahe merah.(*)
batampos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil sejumlah langkah praktis mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19. Apalagi telah ditemukan dua orang positif virus corona di Depok.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat jangan bepergian ke lokasi-lokasi yang sudah dinyatakan sebagai tempat yang terjangkit. Pemprov juga tidak akan mengeluarkan perizinan baru untuk kegiatan perkumpulan orang dalam jumlah yang besar.
“Dan yang sudah terlanjur keluar izinnya, akan di-review kembali. Pemprov juga nanti akan secara rutin mengirimkan WA blast, SMS blast, komunikasi risiko apabila ditemukan tempat-tempat baru yang perlu dihindari, atau informasi baru yang perlu diketahui oleh masyarakat,” beber Anies dalam konferensi pers Senin (2/3/2020).
Bila masyarakat merasakan ada kondisi seperti gejala Covid-19, Anies mengimbau untuk menghubungi nomor telepon yang sudah tersedia yaitu di 112/119. Dalam hal ini, warga diminta jangan langsung datang ke fasilitas kesehatan. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi penularan apabila ternyata memang benar positif virus corona.
“Kami yang akan jemput (warga). Akan ditelepon, akan dilakukan diagnosis per telepon. Akan didatangi, lalu dibawa ke fasilitas kesehatan. Kalau datang sendiri, misalnya positif, berangkatnya di perjalanan punya potensi pengeluaran, di ruang tunggu punya potensi penularan, jadi tinggal di tempat Anda berada, dan kami yang akan jemput,” bebernya.
“SOP-nya seperti itu. Dan kami sudah siapkan tenaga cukup, fasilitas yang cukup untuk merespons itu semua,” sambung Anies.
Pria yang pernah menjabat Menteri Pendidikan itu juga menyampaikan, stok kebutuhan di Jakarta dalam kondisi cukup. Sebagaimana dilaporkan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu belanja secara berlebihan bila khawatir stoknya berkurang.
“Stoknya cukup. Memang yang diburu hanya beberapa item, tetapi saya sampaikan jangan lakukan pembelian secara berlebih karena itu bisa mengganggu stabilitas,” terangnya.
Anies turut mengimbau masyarakat untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Menurut dia, cara itu merupakan pembersihan dan antisipasi paling baik ketimbang menggunakan hand sanitizer. Demi mendukung hal ini, Anies juga tengah mengoordinasikan penyediaan fasilitas cuci tangan di sarana transportasi publik.
“Jadi MRT, Transjakarta, semuanya menyiapkan langkah-langkah praktis. Nanti akan ada tempat cuci tangan, thermal gun, semuanya disiapkan,” tandasnya. (luk)
batampos.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Batam akan mempercepat realisasi program kerja 2020.
Salah satunya, program pembinaan dan pendampingan terhadap anak-anak jalanan (anjal) yang dilakukan di unit pelayanan terpadu (UPT) Nilam Suri, di Nongsa.
Selain pembinaan mental, juga dilakukan pembinaan keterampilan. Pembinaan dilakukan melalui bapak asuh.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Batam, Hasyimah, mengklaim pembinaan di UPT Nilam Suri cukup efektif.
Setelah pembinaan, para anjal dikembalikan kepada keluarga masing-masing. Pendidikan keterampilan, diberikan agara saat keluar bisa menghidupi dirinya dengan bekerja dan tidak kembali ke jalanan.
“Anggaran tahun 2020 juga sudah disiapkan. Pelatihan tiga kali setahun, seperti membuat alas kaki, menjahit, dan salon,” imbuh Hasyimah, kemarin.
Walau demikian, ia mengaku sarana dan prasarana UPT Nilam Suri perlu ditambah
lagi.
Sekretaris Kadinsos Batam, Leo Putra, menambahkan, dalam beberapa kasus pembinaan akan melibatkan pihak ketiga.
Seperti, untuk anak-anak yang terkait dengan narkoba, pihaknya berkoordinasi dengan Polda Kepri.
“Termasuk ada seorang ibu terganggu mentalnya juga terkena AIDS. Kami kesulitan
kalau kasusnya seperti ini, kami tentu harus berkoordinasi dengan pihak lain,” imbuh dia.
Belum lama ini, Dinsos sudah melakukan penertiban, bersama Satpol PP Batam.
Sebanyak 22 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), termasuk anak jalanan.
Mereka kemudian dibawa ke UPT Nilam Suri di Nongsa.(iza)
batampos.co.id – Warga Manila dibuat heboh dengan insiden di pusat perbelanjaan, Senin (2/3). Mantan petugas keamanan V-Mall, San Juan City, Manila, menyekap sekitar 30 orang dengan senjata selama beberapa jam.
Wali Kota San Juan City Francis Zamora mengungkapkan, penyandera tersebut merupakan mantan satpam mal bernama Archie Paray. Dia tak terima karena baru saja dipecat dan meminta agar rekan-rekannya melawan pengelola tim keamanan kemarin pagi pukul 10.00 waktu setempat. Hal tersebut seketika berubah menjadi aksi penyanderaan saat Paray menembakkan pistol ke petugas keamanan lainnya.
”Dia mengaku mempunyai granat, tetapi kami tak bisa memastikan hal tersebut,” ujar Zamora.
Paray sempat menahan puluhan pengunjung selama beberapa jam. Dia berjanji tidak akan melukai siapa pun asal permintaannya dipenuhi. Satpam tersebut rupanya meminta untuk berbicara dengan rekan-rekannya dan media melalui video call. Dia juga meminta SASCOR Armor Security, perusahaan tempat Paray bekerja, menarik keputusan untuk memecatnya.
Di tengah penyanderaan, dia melepaskan lima sandera, termasuk perempuan hamil. ”Tunggu saja, mereka pasti akan keluar dengan selamat,” ungkap Paray menurut Channel News Asia.
Sorenya enam petinggi SASCOR Armor Security mengundurkan diri. Mereka meminta maaf kepada publik karena merasa masalah itu berawal dari keputusan mereka. Mereka menduga Paray tak setuju dengan rencana rotasi mereka.
Penyanderaan berakhir pada malam sekitar pukul 20.00. Paray menjelaskan bahwa aksinya merupakan hasil dari kemarahan karena praktik yang dilakukan petinggi perusahaan. Menurut dia, perusahaan tersebut sarat dengan korupsi.
”Masalah ini diselesaikan dengan damai. Yang penting, tidak ada yang terluka,” ujar Zamora kepada CNN.
Manila pernah mengalami insiden serupa. Pada 2010 mantan polisi menyandera turis Hongkong dalam sebuah bus pariwisata. Insiden itu berakhir tragis dengan kematian delapan orang karena negosiasi tak berhasil. (bil/c10/dos)
batampos.co.id – Arab Saudi pada pekan lalu telah mengambil sejumlah kebijakan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Korona jenis baru atau COVID-19. Salah satunya yang sempat mengagetkan adalah memberlakukan larangan masuk bagi warga asing yang hendak menjalani ibadah umrah.
Selain itu, Arab Saudi juga melarang warga negara Teluk Arab memasuki Kota Mekah dan Madinah. Dan, wisatawan dari sejumlah negara yang telah melaporkan adanya kasus virus Korona juga dilarang masuk.
Kekhawatiran akan penularan wabah virus Korona membuat Arab Saudi membuat kebijakan tersebut. Setidaknya itu dilakukan untuk menghambat penyebaran virus. Usaha sudah diupayakan semaksimal mungkin, hanya saja pada Senin (2/3), pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi kasus pertama positif virus Korona.
Pasien yang dinyatakan positif virus Korona merupakan warga Arab Saudi yang baru kembali dari Iran melalui Bahrain. Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi di akun Twitter resminya. Kementerian menyampaikan bahwa pasien tersebut yang kini dikarantina di rumah sakit, merahasiakan kunjungannya ke Iran setibanya di Arab Saudi.
Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyatakan bahwa pasien tersebut terinfeksi saat melakukan kontak dengan oran-orang di Iran yang juga terjangkiti. Maklum saja, Iran merupakan salah satu negara di Asia dengan kasus positif virus Korona cukup banyak.
Hingga Selasa (3/3), sebanyak 1.501 orang positif virus Korona dan angka kematian mencapai 66 orang. Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga memastikan bahwa orang-orang yang berinteraksi dengan pria yang terinfeksi itu telah diisolasi dan sedang menjalani tes.
Sementara itu, pada Minggu (1/3), Kementerian Kesehatan Arab Saudi seperti dikatakan oleh juru bicara Mohammed Abdelali, telah mempersiapkan 25 rumah sakit untuk menangani infeksi virus Korona. Secara total dari 25 rumah sakit itu terdapat 2.200 tempat tidur untuk pasien yang dikarantina.(jpg)
batampos.co.id – Karyawan BUMN suspect virus Korona meninggal di Rumah Sakit dr Hafiz (RSDH), Cianjur, Selasa (3/3) pukul 04.00 WIB. Pasien yang merupakan warga Bekasi berusia 50 itu sempat berobat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi.
Selanjutnya, dia berangkat ke Cianjur untuk berobat alternatif. Namun kondisinya justru semakin memburuk. Akhirnya pasien dibawa ke RSDH) Cianjur untuk menjalawani perawatan medis. Ia dirawat di ruang isolasi di RSDH, Jalan Pramuka, Cianjur, sejak Minggu (1/3).
Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, pasien suspect virus corona itu memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia. “Sempat ke Malaysia tanggal 14 sampai 17 Februari 2020,” ujar Herman seperti dikutip PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Selasa (3/3).
Pada tanggal 20 Februari, Warga Bekasi itu mulai merasakan sakit demam dan batuk-batuk. Selanjutnya, pasien mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi pada tanggal 22-26 Februari. “Tapi yang bersangkutan belum sembuh 100 persen, lalu pulang,” terang dia.
Kemudian, pasien itu berkunjung ke rumah saudaranya di Kecamatan Ciranjang, Cianjur, sekaligus bermaksud berobat ke alternatif. Akan tetapi, pada Minggu 1 Maret 2020, kondisi yang bersangkutan ternyata makin menurun dan drop serta merasakan sesak nafas. “Akhirnya yang bersangkutan dirawat di RSDH, untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Herman.
Diketahui pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 50 tahun itu mengeluhkan sesak nafas dan kondisi kesehatan yang turun drastis. Kabar meninggalnya pasien suspect virus corona itu dibenarkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal.
Akan tetapi, dirinya mengaku masih belum bisa memastikan apakah pasien benar positif atau negatif virus Korona. “Pasien belum dipastikan apakah positif atau negatif. Namun, statusnya memang sebagai pasien dalam pengawasan (suspect virus Korona),” kata Yusman.
Lebih lanjut, Yusman juga memastikan sudah mengirimkan sample ke Litbangkes Kementerian Kesehatan RI. “Sample sudah kita kirimkan, kita menunggu hasilnya,” jelasnya.
Ia berjanji akan secepatnya menyampaikan hasil tes sample pasien kepada publik. “Pasti kita sampaikan kalau sudah ada hasilnya,” pungkasnya.
Pria kelahiran 5 April 1970 akhirnya meninggal pada Selasa, 3 Februari 2020. Jenazahnya sudah dibawa keluarga ke Bekasi untuk dimakamkan. “Sudah dibawa pihak keluarga pulang ke Bekasi untuk langsung dimakamkan,” ucap Yusman Faisal.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah pasien tersebut positif virus Korona atau tidak. “Pasien belum dipastikan apakah positif atau negatif,” sambungnya.(jpg)
batampos.co.id – Pemerintah resmi menunjuk Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto sebagai Juru Bicara penanganan Virus Korona.
Deputi Bidang Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, nantinya Achmad Yurianto akan banyak berbicara hal-hal yang berkaitan dengan Virus Korona.
“Pemerintah secara resmi menunjuk jubir resmi untuk penanganan Korona, yakni dr Achmad Yurianto,” ujar Bey kepada wartawan, Selasa (3/3).
Bey menambahkan, segala informasi mengenai kasus Virus Korona akan diserahkan kepada Achmad Yurianto. Sehingga nantinya bisa satu pintu berbicara mengenai virus yang berasal dari kelelawar tersebut.
“Jadi kalau ada pertanyaan soal virus korona, silakan tanya ke Yurianto, beliau telah ditunjuk resmi oleh pemerintah,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dua Warga Negara Indonesia (WNI) tertular Virus Korona. Dua WNI tersebut sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu terdeteksi Virus Korona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia
Adapun dua warga Indonesia terpapar virus corona. Keduanya merupakan ibu dan anak yang berdomisili di Depok, Jawa Barat.
Virus itu mengidap di keduanya setelah anaknya melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang bermukim di Malaysia pada 14 Februari 2020 lalu. Mereka melakukan kontak dengan warga negara Jepang itu setelah pasien berusia 31 tahun melakukan dansa di salah satu kafe di Jakarta.(jpg)