Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10566

Layanan Perekaman E-KTP Dibatasi, Berlaku Nasional

0

batampos.co.id – Pelayanan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di seluruh Indonesia tak lagi beroperasi normal. Pemerintah pusat telah mengambil kebijakan untuk membatasi pelayanan tersebut dalam dua sampai tiga pekan ke depan.

Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakhrullah menyatakan, kebijakan tersebut sejalan dengan instruksi social distancing yang dicanangkan pemerintah demi mengurangi risiko penularan Covid-19. Sebab, dalam pelayanan perekaman e-KTP, relatif banyak terjadi kontak fisik. Zudan menambahkan, kebijakan tersebut tidak dilaksanakan secara penuh.

Pelayanan tetap akan diberikan untuk perekaman dengan kebutuhan mendesak. Nantinya, kepala dinas bisa memberikan kebijakan permohonan mana yang masuk dalam kebutuhan mendesak.

”Urgen itu misalnya untuk keperluan masuk sekolah, TNI/Polri, kebutuhan rumah sakit, hingga BPJS,” ujarnya Selasa (17/3).

Itu pun, lanjut dia, proses perekaman harus melalui standar pengamanan kesehatan yang ketat. Pihaknya sudah menetapkan perlakuan khusus kepada petugas, alat, dan pemohon. Misalnya, alat perekaman diberi disinfektan secara rutin. ”Petugas harus rutin dan sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Begitu juga pemohon. Diupayakan ada thermal gun untuk mengukur suhu tubuh di pintu masuk kantor,” imbuhnya.

Dia lantas meminta jajarannya di daerah melakukan sosialisasi terhadap kebijakan tersebut. Zudan mengingatkan, dalam kondisi saat ini, masyarakat harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan dibanding kebutuhan lainnya.

Untuk layanan administrasi kependudukan lainnya, Kemendagri sudah mengeluarkan instruksi untuk mengutamakan layanan online. Karena itu, masyarakat diminta mengajukan permohonan dokumen kependudukan secara online. Untuk daerah yang sistem teknologinya belum mendukung, Zudan memperbolehkan kepala dinas mengatur sesuai kondisi setempat. ”Prinsipnya, hindari pengumpulan atau berkerumunnya orang,” jelasnya.

Pria asal Jogja itu menambahkan, kebijakan tersebut juga didasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) di kantor Dukcapil Bekasi. Saat itu terjadi antrean layanan yang panjang. Padahal, kondisi tersebut sangat rentan terhadap persebaran virus. ”Masyarakat harus kita buat lebih paham. Dalam kondisi seperti sekarang ini, keselamatan yang paling utama,” tutupnya. (far/c17/fat/jpg)

Malaysia Mulai Lockdown, Begini Detik-Detik Jelang Perintah Kawalan Pergerakan

0

batampos.co.id – Malaysia resmi memberlakukan kebijakan Lockdown atau menutup negaranya dengan berbagai aturan, menyusul merebaknya wabah COVID-19 pada Rabu (18/3). Mereka menyebut kebijakan itu dengan istilah Perintah Kawalan Pergerakan.

Sejumlah warga Malaysia sudah bersiap-siap untuk menghadapi situasi tersebut. Warga langsung ramai menyerbu supermarket dan toko kelontong untuk berbelanja bahan makanan. Salah satunya dilakukan oleh seorang perempuan warga Negeri Sembilan, Malaysia, yang enggan disebutkan namanya.

“Sebetulnya bukan Lockdown tutup total. Namanya Perintah Kawalan Pergerakan. Hanya bahasa media saja Lockdown,” katanya, Selasa (17/3).

Dia pun berbelanja kebutuhan seperti minyak goreng, beras, dan ayam serta daging olahan. Meski begitu, dirinya tidak panik menghadapi situasi ini.

“Saya sih tidak panik. Dan kebetulan saja barang-barang di rumah sudah habis. Jadi orang belanja, saya jadi ingin ikutan belanja,” katanya tertawa.

Dia mengakui memang sudah terjadi kepanikan (panic buying) di berbagai sudut kota. Misalnya saja di Kuala Lumpur, Selangor, Negeri Sembilan.

“Iya panic buying di mana-mana. Namun stok atau barang tidak habis. Masih cukup. Tapi khawatir juga ya bisa habis kalau semua orang beli,” ujarnya.

Paling diserbu dan tak ada lagi stoknya tentunya masker dan gel pembersih tangan atau hand sanitizer. Dia pun masih bekerja seperti biasa terakhir hari ini, Selasa (17/3).

“Sekolah, universiti tutup, kerajaan (kantor pemerintah) dan swasta tutup. Tapi kerja yang melibatkan acara penting masih berlangsung,” ungkapnya.

Sultan Abdul Samad Building di Kualalumpur. (foto: ahmadi sultan)

Warga Malaysia juga mendapatkan perintah seperti ini :

Perintah Kawalan Pergerakan 18-31 Maret 2020
1. Larangan perhimpunan/sukan/keagamaan/sosial/budaya
2. Masjid dan surau ditutup (termasuk salat Jumat)
3. Rakyat Malaysia sekatan menyeluruh ke luar negara
4. Orang yang baru pulang self karantina 14 hari
5. Larangan pelancong masuk
6. Sekolah/taska tutup
7. Semua premis kerajaan tutup (kecuali air/letrik/tenaga/minyak/bahan api/pelincir/perbankan/farmasi/ keselamatan/ penyiaran)

Dalam pidato langsung pada Senin malam, (16/3) Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan, Perintah Pengendalian Gerakan akan berlaku hingga 31 Maret. Sehingga masyarakat semakin terbatas dan jarak sosial juga diberlakukan.

“Pemerintah memandang situasi ini dengan serius, terutama dengan perkembangan gelombang kedua infeksi,” katanya seperti dilansir dari South China Morning Post, Selasa (17/3).

“Kami tidak bisa menunggu lebih lama untuk menjadi lebih buruk. Tindakan drastis harus segera dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit dengan membatasi pergerakan publik. Ini adalah satu-satunya cara kita dapat mencegah lebih banyak orang terinfeksi oleh wabah yang dapat menghancurkan kehidupan,” ujarnya.

Penguncian ini serupa efeknya dengan yang diberlakukan oleh Italia di mana membendung gerakan massa dan pertemuan di seluruh negara dilarang, termasuk kegiatan keagamaan, olahraga, sosial dan budaya. Untuk menegakkan ini, semua rumah ibadah dan tempat bisnis harus ditutup kecuali untuk supermarket, pasar umum, toko serba ada dan toko serba ada yang menjual kebutuhan sehari-hari.

“Semua kegiatan keagamaan di masjid akan ditangguhkan, termasuk salat Jumat,” kata Muhyiddin.

Perdana menteri juga mengatakan semua orang Malaysia yang baru saja kembali dari luar negeri diharuskan menjalani pemeriksaan kesehatan dan karantina sendiri selama 14 hari. Pembatasan juga telah diberlakukan pada masuknya wisatawan ke Malaysia, tetapi orang asing akan diizinkan untuk meninggalkan negara itu. Anggota dewan dan diplomat dapat kembali ke negara mereka, sementara keputusan apakah pemegang visa jangka panjang dapat memasuki negara akan dibuat pada Selasa.

Selain itu, semua taman kanak-kanak, sekolah dasar dan menengah serta sekolah swasta, serta semua lembaga pendidikan tinggi negeri dan swasta dan lembaga pelatihan keterampilan nasional, akan ditutup. Perdana menteri juga mengumumkan penutupan semua tempat pemerintah dan swasta kecuali yang terlibat dalam layanan penting, termasuk air, listrik, energi, telekomunikasi, transportasi, penyiaran, keuangan, keamanan dan kesehatan.(jpg)

Begini Awal Mula Warga Tanjungpinang Positif Tertular Virus Korona

0

batampos.co.id – Seorang pria warga Tanjungpinang berusia 71 tahun, dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19). Ini merupakan kasus positif korona pertama di Kepri. TK terinfeksi setelah kembali dari Malaysia untuk berobat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan pasien positif korona tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib (RAT) pada Jumat (13/3) lalu. Tim kesehatan Kota Tanjungpinang sudah menyelidiki riwayat pasien tersebut.

Tjetjep menjelaskan, pada 5 Maret, pasien melakukan perjalanan ke Malaysia melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang untuk berobat. “Melalui Pelabuhan Stulang Laut dan berobat ke salah satu rumah sakit di Johor Bahru,” kata Tjetjep saat konferensi pers di Tanjungpinang, Selasa (17/3).

Pada sore hari di tanggal yang sama (5/3), yang bersangkutan kembali ke Tanjungpinang. Lalu pada 10 Maret pasien merasakan gejala yang menyerupai Covid-19 seperti demam, batuk, dan sesak napas.

“Tanggal 12 Maret kondisi pasien mengalami peningkatan gejala yaitu demam, batuk, sakit tenggorokan, lemah, dan mual-mual. Kemudian dirujuk ke RSUP untuk diisolasi,” paparnya.

Tjetjep menambahkan, pada 14 Maret, dilakukan tes cairan tenggorokan (swab) dan hasilnya diumumkan positif pada Selasa (17/3).

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, menambahkan, pekerjaan dan keseharian dari pasien tersebut adalah pembuat dan penjual tahu di pasar. “Namun, waktu berjualan tahu di pasar yang bersangkutan tidak dalam keadaan sakit. Setelah sakit pada 5 Maret tersebut yang bersangkutan tidak berjualan lagi,” kata Rustam.

Saat ditanya apakah akan dilakukan penyemprotan di tempat yang sempat didatangi oleh pasien saat merasa sakit? Rustam menjawab saat ini pihaknya akan melihat perkembangan terlebih dahulu. Namun untuk penyemprotan kapal sudah diagendakan. “Kita tahu juga jika terdapat pada benda mati, beberapa hari virus tersebut akan mati,” jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirut RSUP RAT, Elfiani Sandri, menyampaikan kondisi pasien tersebut saat ini masih stabil. Pasien diberikan pengobatan sesuai keluhan yang dialami. Elfiani juga menegaskan, mulai hari ini tidak ada lagi jam besuk untuk keluarga pasien lain di RSUP RAT.

Hanya ada keluarga penunggu dan itu untuk pasien lain. “Untuk pasien isolasi tidak ada namanya penunggu pasien,” tegasnya.

Kebijakan tidak ada jam besuk akan berlangsung hingga waktu yang tidak ditentukan, tergantung kondisi. “Tapi pelayanan lain tetap buka seperti biasa,” tambahnya.(cr2)

 

Pasien Positif Virus Korona yang Meninggal Jadi 7 Orang

0

batampos.co.id – Pasien meninggal dunia akibat virus korona jenis baru atau COVID-19 di Indonesia bertambah. Jumlahnya menjadi 7 jiwa meninggal dunia akibat COVID-19.

Dalam konferensi pers pada Selasa (17/2), Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto menyebut ada 172 pasien kasus positif, 9 sembuh, dan 5 meninggal dunia. Namun data itu tak cocok jika disamakan dengan keterangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menyebutkan ada tambahan warga Jawa Tengah 1 orang yang meninggal dunia per Selasa (17/3). Sedangkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga mengumumkan ada 2 warganya meninggal dunia.

Ketika JawaPos.com mengonfirmasi kepada Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto, ternyata benar ada ketidaksamaan data dengan yang disebutkannya sebelumnya. Dia menyebut total kasus meninggal ada 7 jiwa.

“Iya memang beda. Karena waktu saya konferensi pers datanya belum masuk. Setelah saya konferensi pers setelah 30 menit, baru datanya masuk,” jelasnya melalui telepon, Selasa (17/3).

Yurianto menambahkan total kasus meninggal 7 jiwa itu ada tambahan dari Jawa Tengah 1 orang. Dan 1 lainnya masih harus dikonfirmasi kembali.

“Ada 7. Satu tambahan dari Jawa Tengah dan 1 lagi nanti dicari lagi ya, saya masih di jalan,” jelasnya.

Dalam laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Tengah, kembali mengonfirmasi satu kasus kematian karena COVID-19, Selasa (17/3). Pengumuman itu disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Sementara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut 2 warganya menjadi bagian dari pasien meninggal dunia. Satu di antaranya adalah perawat. Dan pemerintah membenarkan dalam konferensi pers sebelumnya bahwa memang ada tenaga medis yang meninggal dunia.(jpg)

49 TKA Tiongkok Masuk ke Indonesia

0

batampos.co.id – Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet menaruh perhatian terhadap 49 tenaga kerja asingn (TKA) asal Tiongkok yang masuk ke Kendari, Sulawesi Tenggara.

Menurut ‎Bamsoet, pihaknya akan mendorong pemerintah melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk segera mendatangi lokasi perusahaan di kawasan industri Virtue Dragon Nickel Industry, tempat para warga negara Tiongkok itu bekerja.

“Itu untuk mengecek kondisi kesehatan dan mengisolasi TKA asal Tiongkok tersebut, sebagai upaya pencegahan masuknya virus COVID-19 di wilayah tersebut,” ujar Bamsoet kepada wartawan, Selasa (17/3).

Bamsoet juga mendorong pemerintah agar memperlakukan warga negara Tiongkok tersebut secara tegas dengan perlakuan yang sama.

“Harus ada perlakukan tegas kepada WNA Tiongkok tersebut, termasuk serta membatalkan persetujuan kartu kewaspadaan kesehatan tersebut, mengingat dalam situasi seperti ini tidak boleh ada perlakuan istimewa terhadap Warga Negara Asing (WNA) manapun,” katanya.

Oleh sebab itu, politikus Partai Golkar ini ‎mendorong pemerintah untuk mengevaluasi sistem penjagaan di setiap pintu masuk Indonesia, terutama di wilayah perairan Indonesia termasuk pelabuhan.

“Bersama Polair untuk meningkatkan pengawasan dengan melakukan patroli dan penjagaan laut di perbatasan, guna meminimalisir masuknya WNA yang tidak memiliki izin tinggal ataupun bekerja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bamsoet ‎juga mendorong pemerintah dalam situasi saat ini untuk memperketat perizinan bagi para WNA yang ingin berkunjung maupun tinggal/bekerja di Indonesia.

“Serta agar tetap melakukan karantina kesehatan bagi setiap WNA yang masuk ke Indonesia, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Imigrasi membenarkan masuknya 49 TKA asal Tiongkok ke Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (15/3) kemarin.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM Arvin Gumilang mengatakan, 49 WN China itu ke Tanah Air dalam rangka uji coba kemampuan bekerja.Menurut Arvin, 49 WN China itu menggunakan visa kunjungan B211 yang berlaku 60 hari.

“(Visa) Itu diterbitkan pada tanggal 14 Januari 2020 di KBRI Beijing untuk kegiatan calon TKA dalam rangka uji coba kemampuan bekerja (Permenkumham Nomor 51 Tahun 2016),” ujar Arvin saat dikonfirmasi, Selasa (17/3).(jpg)

MUI Prihatin Ada Umat Islam yang Berpikiran Permisif soal Korona

0

batampos.co.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yang juga Ketua Umum non-aktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat suara soal fatwa tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi wabah COVID-19. Ia berharap masyarakat tidak lagi menjadi permisif terhadap situasi yang telah menjadi pandemi global.

Menanggapi itu, Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengatakan, permintaan Wapres Ma’ruf supaya fatwa itu segera keluar adalah karena masih banyak orang yang permisif terhadap COVID-19. Padahal ini sangat berbahaya.

Masduki juga menuturkan, imbauan untuk menjaga jarak antarindividu atau social distancing, termasuk menghindari keramaian publik, harus ditaati oleh setiap umat. Sehingga, MUI melarang penyelenggaraan aktivitas ibadah dengan melibatkan banyak orang yang diyakini dapat menjadi media penyebaran COVID-19.

Masduki, yang juga Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI itu juga mengaku prihati, karena masih ada kalangan umat Islam yang menganggap fatwa tersebut sebagai upaya untuk melarang muslim beribadah di masjid.

“Jadi ini sangat berbahaya, di kalangan umat Islam misalnya, masih ada anggapan, ada pemikiran yang konspiratif, seakan-akan orang tidak boleh salat Jumat itu dianggap sebagai bagian dari strategi menjauhkan umat Islam dari masjid,” katanya.

Dia menegaskan fatwa tersebut justru diterbitkan untuk melindungi umat Islam dari potensi penyebaran COVID-19 yang hingga saat ini belum ditemukan penangkalnya.

“Jadi sudah banyak pikiran-pikiran konspiratif, ini sangat berbahaya, dan ini juga dibaca oleh Wapres, sehingga kemudian segera dikeluarkan fatwa,” ujarnya.

Diketahui, MUI merilis Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19, yang mengatur sembilan poin ketentuan hukum dan tiga poin rekomendasi.

Fatwa tersebut antara lain melarang umat menyelenggarakan ibadah salat Jumat di kawasan yang mengancam penyebaran COVID-19 tidak terkendali, dan boleh mengganti salat Jumat dengan salat Dzuhur di rumah.

Selain itu, umat Islam diminta untuk menjaga kebersihan dan kesehatan dengan membawa perlengkapan salat ketika di masjid serta rajin mencuci tangan.(antara)

Vanessa Angel Sedang Hamil Saat Ditangkap

0

batampos.co.id – Tertangkapnya artis Vanessa Angel beserta suaminya dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika menjadi catatan tersendiri. Pasalnya, saat ini Vanessa tengah dalam kondisi mengandung.

Terkait itu, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Kasranto mengatakan, saat ini Vanessa dalam kondisi sehat. Pemeriksaan kepadanya berjalan lancar, tidak ada keluhan sakit dari pemain FTV tersebut.

“Untuk kondisi baik, lebih lanjut diberitahu setelah proses pemeriksaan selesai,” kata Kasranto di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (17/3).

Selain itu, selama proses pemeriksaan, Vanessa pun tidak mempersulit penyidik. Dia menjawab setiap pertanyaan penyidik dengan baik. “Kooperatif dia (Vanessa dalam pemeriksaan),” jelasnya.

Diketahui, Vanessa Angel, 25, ditangkap bersama suaminya Febri Ardiansyah alias Bibi, 30, dan satu orang lainnya berinisial CL, 23. Ketiganya diamankan di wilayah Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (16/3) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan mengatakan, dari tangan ketiganya ditemukan 20 butir obat-obatan yang diduga psikotropika. Saat ini pemeriksaan intensif tengah dilakukan kepada mereka oleh Satuan Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

“Berdasarkan laporan ada 20 butir psikotropika yang kita temukan. Yang bersangkutan sekarang masih dilakukan pendalaman,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/3).

Kendati demikian, Yusri belum bisa memastikan apakah Vanessa bersama dua orang lainnya pengguna narkoba atau bukan. Tes urine dan darah akan dilakukan kepada mereka.(jpg)

Bandara Hang Nadim Disemprot Disinfektan

0

batampos.co.id – Manajemen Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Internasional Hang Nadim melakukan penyemprotan disinfektan sebagai langkah preventif penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Batam.

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala Badan Pengusahaan Batam Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Imbauan Kewaspadaan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), Senin (16/3/2020).

Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Teknologi Informasi dan Komunikasi BP Batam, Suwarso, mengatakan, kegiatan sanitasi ini dilaksanakan pada Senin malam agar tidak mengganggu kenyamanan penumpang saat jam operasional bandara berlangsung.

“Target pelaksanaan penyemprotan disinfektan ini dijadwalkan setelah seluruh penerbangan selesai. Dan karena salah satu maskapai mengalami delay, jadi baru bisa dilaksanakan pukul 22.20 WIB hingga pukul 02.00 WIB,” kata Suwarso.

Lokasi penyemprotan dilakukan di beberapa lokasi dan peralatan. Dimulai dari pintu masuk keberangkatan, 4 mesin X-ray, check in area (termasuk 24 meja konter), tiang-tiang, kaca informasi, toilet dan eskalator.

Para petugas kebersihan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area Bandara Hang Nadim Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Kegiatan ini kata dia, dilanjutkan pada Selasa (17/3/2020) pagi dengan target lokasi yang akan disanitasi antara lain 9 ruang tunggu bandara beserta toiletnya.

“Sebenarnya kegiatan pembersihan mulai dari pengepelan dan pengelapan reel eskalator merupakan pekerjaan rutin rekan-rekan Cleaning Service (CS) sejak pukul 05.00 WIB setiap paginya. Namun karena munculnya Covid-19, semakin kami tingkatkan frekwensi dan kualitasnya, serta menambah tenaga kebersihan,” jelas Suwarso.

Dikatakannya, BUBU Hang Nadim menambah tenaga kebersihan dari 40 orang menjadi 60 orang, yang merupakan gabungan dari CS, Aviation Security, dan diawasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Fungsi KKP sangat krusial dalam pengawasan, karena cara kerja petugas penyemprotan harus sesuai dengan prosedur, mulai dari pencampuran cairan hingga cara penyemprotan itu sendiri,” jelas Suwarso.

Suwarso dan tim menargetkan kegiatan penyemprotan ini dilakukan dua kali, yakni sebelum dan sesudah jam operasional bandara, dan dijadwalkan untuk 3 hari sekali. Sedangkan kegiatan pembersihan akan rutin dilakukan setiap hari.

“Ada masukan dari penumpang untuk menambah hand sanitizer di semua ruang tunggu. Tetapi, karena adanya keterbatasan, untuk saat ini masih kami letakkan di beberapa titik saja,” katanya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam surat edarannya telah memerintahkan seluruh penanggung jawab kebersihan gedung-gedung/aset di bawah penguasaan BP Batam untuk meningkatkan kebersihan dan sanitasi ruangan dan lingkungan secara periodik, yakni tiga hari sekali.

Ia juga mengimbau untuk mengerahkan petugas kesehatan yang terampil dan menggunakan disinfektan yang sesuai dengan standar medis.

Bandara Internasional Hang Nadim juga telah memasang alat pendeteksi suhu tubuh otomatis atau thermal detector, beserta thermal gun di setiap pintu kedatangan penumpang pesawat domestik maupun internasional. (*)

Tiga Orang Dipantau Terkait Corona

0

batampos.co.id – Pemerintah daerah bersama intansi terkait mulai melakukan pemeriksaan rutin setiap penumpang pesawat maupun penumpang kapal pelni, sejak terjadi peningkatan kasus wabah corona di Tanah Air.

Pemeriksaan penumpang menggunakan alat pengukur suhu untuk pengecekan. Kepala Bidang Penanganan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Pemkab Natuna, Hikmat Aliansyah, mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini dikhususkan bagi penumpang yang turun.

Baik pesawat maupun kapal Pelni. Ini upaya peningkatan kewaspadaan wabah virus corona.

”Mulai kemarin pemeriksaan penumpang yang masuk Natuna sudah dilakukan  pengecekan langsung, untuk mendeteksi suhu tubuh,” kata Hikmat, Senin (16/3/2020).

Pemeriksaan penumpang pesawat atau kapal sambung Hikmat, pihaknya melibatkan
instansi terkait, baik dari TNI dan kepolisian.

Saat ini katanya, terdapat tiga warga dilakukan pemantauan setelah dilakukan deteksi suhu tubuh. Mereka sebelumnya dari luar negeri.

”Tiga orang ini suhu tubuhnya agak tinggi saat dideteksi di bandara, jadi saat ini statusnya dipantau,” jelasnya.

“Memang tidak diobservasi. Meski tidak dikarantina, tiga orang yang dipantau ini ditekankan agar selalu memakai masker dan kurangi kontak langsung dengan orang lain,” katanya lagi.

Terkait kapal Hongkong yang rutin masuk di Sedanau sambung Hikmat, pemerintah  melalui Kementerian Kelauatan dan Perikanan dan sudah didesinfeksi saat kapal merapat di Sedanau.

Termasuk di kapal Pelni juga dilakukan desinfektasi.(arn)

Malaysia Lockdown, Air Asia Tawarkan Pilihan Kompensasi

0

batampos.co.id – Maskapai penerbangan asal Malaysia, Air Asia menawarkan beberapa kompensasi penumpang jika ingin membatalkan penerbangan. Kebijakan ini dilakukan dalam rangka meminimalisasi penyebaran virus korona Covid-19 di Indonesia.

“Terkait hal ini kami baru saja mengeluarkan imbauan untuk penumpang yang terdampak pembatasan perjalanan dikarenakan Covid-19,” kata Juru Bicara Air Asia, Selasa (17/3).

Kompensasi diberikan akibat pembatalan penerbangan langsung maupun pembatalan sukarela ke destinasi tertentu dikarenakan situasi wabah virus korona Covid-19. Pihaknya menawarkan kompensasi berupa pengubahan jadwal atau akun kredit kepada calon penumpang yang telah memiliki tiket penerbangan internasional ke atau dari Malaysia.

“Namun hal itu hanya untuk pemesanan sebelum tanggal 16 Maret 2020 dengan tanggal keberangkatan hingga 30 April 2020,” ujarnya.

Sementara, untuk Singapura dan Australia hanya untuk pemesanan sebelum tanggal 7 Maret 2020 dengan tanggal keberangkatan hingga 30 April 2020. Calon penumpang yang ingin mendapat informasi terkait pembatasan perjalanan oleh berbagai negara, dipersilakan merujuk pada daftar yang tertera di website.

“Daftar pembatasan perjalanan tersebut akan diperbarui dan dapat berubah dari waktu ke waktu. Setiap calon penumpang diimbau untuk merujuk kepada arahan pemerintah dan otoritas masing-masing negara sebelum memutuskan untuk bepergian,” imbuhnya.

Bagi tamu yang memiliki tiket penerbangan internasional dengan tujuan atau dari Tiongkok, Hongkong, Makau, Taiwan, Jepang dan Korea dapat mengajukan pembatalan sukarela dengan kompensasi pengubahan jadwal atau akun kredit. Ketentuannya, kompensasi hanya untuk pemesanan sebelum tanggal 7 Maret 2020 dengan tanggal keberangkatan hingga 30 April 2020.

Aturan dalam pengubahan jadwal, hanya satu kali kesempatan untuk mengubah jadwal penerbangan ke tanggal lain dalam rentang waktu 180 hari kalender dari jadwal keberangkatan awal tanpa biaya tambahan dan tergantung ketersediaan kursi.

Sedangkan melalui akun kredit, mendapat deposit senilai pemesanan untuk pembelian tiket AirAsia berikutnya ke mana saja dengan masa berlaku 365 hari sejak diterbitkan.

“Jadwal keberangkatan tidak terbatas selama pemesanan dilakukan sebelum habis masa berlaku. Silakan merujuk pada Covid-19 Refund Request Guide untuk informasi mengenai persyaratan dan cara mengajukan pengembalian dana,” jelasnya.

Penawaran kompensasi tersebut hanya berlaku untuk pemesanan melalui airasia.com. Untuk pemesanan yang dilakukan melalui agen group booking atau agen perjalanan, pihaknya mengimbau agar menghubungi agen masing-masing untuk bantuan lebih lanjut.

Pihaknya menginformasikan, saat ini fasilitas bantuan AVA sedang mengalami lonjakan permintaan dan pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk dapat melayani semua pelanggan. “Kami tengah memprioritaskan layanan bantuan untuk calon penumpang dengan penerbangan dalam waktu dekat,” katanya.(jpg)

Play sound