Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10677

Pecatan Satpam Tawan 30 Pengunjung Mal

0

batampos.co.id – Warga Manila dibuat heboh dengan insiden di pusat perbelanjaan, Senin (2/3). Mantan petugas keamanan V-Mall, San Juan City, Manila, menyekap sekitar 30 orang dengan senjata selama beberapa jam.

Wali Kota San Juan City Francis Zamora mengungkapkan, penyandera tersebut merupakan mantan satpam mal bernama Archie Paray. Dia tak terima karena baru saja dipecat dan meminta agar rekan-rekannya melawan pengelola tim keamanan kemarin pagi pukul 10.00 waktu setempat. Hal tersebut seketika berubah menjadi aksi penyanderaan saat Paray menembakkan pistol ke petugas keamanan lainnya.

”Dia mengaku mempunyai granat, tetapi kami tak bisa memastikan hal tersebut,” ujar Zamora.

Paray sempat menahan puluhan pengunjung selama beberapa jam. Dia berjanji tidak akan melukai siapa pun asal permintaannya dipenuhi. Satpam tersebut rupanya meminta untuk berbicara dengan rekan-rekannya dan media melalui video call. Dia juga meminta SASCOR Armor Security, perusahaan tempat Paray bekerja, menarik keputusan untuk memecatnya.

Di tengah penyanderaan, dia melepaskan lima sandera, termasuk perempuan hamil. ”Tunggu saja, mereka pasti akan keluar dengan selamat,” ungkap Paray menurut Channel News Asia.

Sorenya enam petinggi SASCOR Armor Security mengundurkan diri. Mereka meminta maaf kepada publik karena merasa masalah itu berawal dari keputusan mereka. Mereka menduga Paray tak setuju dengan rencana rotasi mereka.

Penyanderaan berakhir pada malam sekitar pukul 20.00. Paray menjelaskan bahwa aksinya merupakan hasil dari kemarahan karena praktik yang dilakukan petinggi perusahaan. Menurut dia, perusahaan tersebut sarat dengan korupsi.

”Masalah ini diselesaikan dengan damai. Yang penting, tidak ada yang terluka,” ujar Zamora kepada CNN.

Manila pernah mengalami insiden serupa. Pada 2010 mantan polisi menyandera turis Hongkong dalam sebuah bus pariwisata. Insiden itu berakhir tragis dengan kematian delapan orang karena negosiasi tak berhasil. (bil/c10/dos)

Virus Korona Sudah Masuk Arab Saudi, Satu Warganya Positif Tertular

0

batampos.co.id – Arab Saudi pada pekan lalu telah mengambil sejumlah kebijakan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Korona jenis baru atau COVID-19. Salah satunya yang sempat mengagetkan adalah memberlakukan larangan masuk bagi warga asing yang hendak menjalani ibadah umrah.

Selain itu, Arab Saudi juga melarang warga negara Teluk Arab memasuki Kota Mekah dan Madinah. Dan, wisatawan dari sejumlah negara yang telah melaporkan adanya kasus virus Korona juga dilarang masuk.

Kekhawatiran akan penularan wabah virus Korona membuat Arab Saudi membuat kebijakan tersebut. Setidaknya itu dilakukan untuk menghambat penyebaran virus. Usaha sudah diupayakan semaksimal mungkin, hanya saja pada Senin (2/3), pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi kasus pertama positif virus Korona.

Pasien yang dinyatakan positif virus Korona merupakan warga Arab Saudi yang baru kembali dari Iran melalui Bahrain. Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi di akun Twitter resminya. Kementerian menyampaikan bahwa pasien tersebut yang kini dikarantina di rumah sakit, merahasiakan kunjungannya ke Iran setibanya di Arab Saudi.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyatakan bahwa pasien tersebut terinfeksi saat melakukan kontak dengan oran-orang di Iran yang juga terjangkiti. Maklum saja, Iran merupakan salah satu negara di Asia dengan kasus positif virus Korona cukup banyak.

Hingga Selasa (3/3), sebanyak 1.501 orang positif virus Korona dan angka kematian mencapai 66 orang. Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga memastikan bahwa orang-orang yang berinteraksi dengan pria yang terinfeksi itu telah diisolasi dan sedang menjalani tes.

Sementara itu, pada Minggu (1/3), Kementerian Kesehatan Arab Saudi seperti dikatakan oleh juru bicara Mohammed Abdelali, telah mempersiapkan 25 rumah sakit untuk menangani infeksi virus Korona. Secara total dari 25 rumah sakit itu terdapat 2.200 tempat tidur untuk pasien yang dikarantina.(jpg)

Sempat Berobat Alternatif, Suspect Korona Meninggal Dunia

0

batampos.co.id – Karyawan BUMN suspect virus Korona meninggal di Rumah Sakit dr Hafiz (RSDH), Cianjur, Selasa (3/3) pukul 04.00 WIB. Pasien yang merupakan warga Bekasi berusia 50 itu sempat berobat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi.

Selanjutnya, dia berangkat ke Cianjur untuk berobat alternatif. Namun kondisinya justru semakin memburuk. Akhirnya pasien dibawa ke RSDH) Cianjur untuk menjalawani perawatan medis. Ia dirawat di ruang isolasi di RSDH, Jalan Pramuka, Cianjur, sejak Minggu (1/3).

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, pasien suspect virus corona itu memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia. “Sempat ke Malaysia tanggal 14 sampai 17 Februari 2020,” ujar Herman seperti dikutip PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Selasa (3/3).

Pada tanggal 20 Februari, Warga Bekasi itu mulai merasakan sakit demam dan batuk-batuk. Selanjutnya, pasien mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi pada tanggal 22-26 Februari. “Tapi yang bersangkutan belum sembuh 100 persen, lalu pulang,” terang dia.

Kemudian, pasien itu berkunjung ke rumah saudaranya di Kecamatan Ciranjang, Cianjur, sekaligus bermaksud berobat ke alternatif. Akan tetapi, pada Minggu 1 Maret 2020, kondisi yang bersangkutan ternyata makin menurun dan drop serta merasakan sesak nafas. “Akhirnya yang bersangkutan dirawat di RSDH, untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Herman.

Diketahui pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 50 tahun itu mengeluhkan sesak nafas dan kondisi kesehatan yang turun drastis. Kabar meninggalnya pasien suspect virus corona itu dibenarkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal.

Akan tetapi, dirinya mengaku masih belum bisa memastikan apakah pasien benar positif atau negatif virus Korona. “Pasien belum dipastikan apakah positif atau negatif. Namun, statusnya memang sebagai pasien dalam pengawasan (suspect virus Korona),” kata Yusman.

Lebih lanjut, Yusman juga memastikan sudah mengirimkan sample ke Litbangkes Kementerian Kesehatan RI. “Sample sudah kita kirimkan, kita menunggu hasilnya,” jelasnya.

Ia berjanji akan secepatnya menyampaikan hasil tes sample pasien kepada publik. “Pasti kita sampaikan kalau sudah ada hasilnya,” pungkasnya.

Pria kelahiran 5 April 1970 akhirnya meninggal pada Selasa, 3 Februari 2020. Jenazahnya sudah dibawa keluarga ke Bekasi untuk dimakamkan. “Sudah dibawa pihak keluarga pulang ke Bekasi untuk langsung dimakamkan,” ucap Yusman Faisal.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah pasien tersebut positif virus Korona atau tidak. “Pasien belum dipastikan apakah positif atau negatif,” sambungnya.(jpg)

Ini Dia Jubir Penanganan Virus Korona

0

batampos.co.id – Pemerintah resmi menunjuk Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto sebagai Juru Bicara penanganan Virus Korona.

Deputi Bidang Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey ‎Machmudin mengatakan, nantinya Achmad Yurianto akan banyak berbicara hal-hal yang berkaitan dengan Virus Korona.

“Pemerintah secara resmi menunjuk jubir resmi untuk penanganan Korona, yakni dr Achmad Yurianto,” ujar Bey kepada wartawan, Selasa (3/3).

Bey menambahkan, segala informasi mengenai kasus Virus Korona akan diserahkan kepada Achmad Yurianto. Sehingga nantinya bisa satu pintu berbicara mengenai virus yang berasal dari kelelawar tersebut.

“Jadi kalau ada pertanyaan soal virus korona, silakan tanya ke Yurianto, beliau telah ditunjuk resmi oleh pemerintah,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dua Warga Negara Indonesia (WNI) tertular Virus Korona. Dua WNI tersebut sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu terdeteksi Virus Korona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia

Adapun dua warga Indonesia terpapar virus corona. Keduanya merupakan ibu dan anak yang berdomisili di Depok, Jawa Barat.

Virus itu mengidap di keduanya setelah anaknya melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang bermukim di Malaysia pada 14 Februari 2020 lalu. Mereka melakukan kontak dengan warga negara Jepang itu setelah pasien berusia 31 tahun melakukan dansa di salah satu kafe di Jakarta.(jpg)

Miris, SD Negeri Tunggak Pembayaran Listrik Dua Bulan

0

batampos.co.id – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Kundur dikabarkan, sudah menunggak dua bulan tagihan listrik kepada PLN di wilayah Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbatu.

Totalnya mencapai Rp 924.035, jumlah itu di luar biaya administrasi dari Januari dan Februari 2020.

Namun, hingga kini PLN ULP Tanjungbatu belum melakukan pemutusan listrik di SDN 002 Kundur.

“Kita tidak beda-bedakan pelanggan PLN. Termasuk SDN 002 Kundur, yang menunggak dua bulan langsung dilakukan pemutusan sementara. Setelah diberikan surat peringatan pada tanggal 21 Februari lalu,” terang Manager PLN ULP Tanjungbatu, Ricard, Senin (2/3/2020).

Akan tetapi, setelah petugas PLN bertemu dengan Ketua Komite SDN 02 Kundur, HM Asyura, menyatakan, pihaknya menjamin untuk segera melakukan pelunasan terhadap tunggakan tersebut diawal Maret.

Dengan demikian, ada itikat baik dari pelanggan PLN pihak komite SDN 02 Kundur maka tidak dilakukan pemutusan.

“Perlu saya sampaikan di sini, surat peringatan sudah kita sampaikan kepada petugas sekolah. Dikarenakan, sudah ada penjaminnya, maka kita tunda pemutusan sementara kedua,” ujarnya.

“Sebelumnya, sudah kita lakukan pemutusan langsung Jumat (28/2) lalu dan kembali disambungkan lagi,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Komite SDN 002 Kundur, HM Asyura, sangat menyayangkan tidak mampunya pihak sekolah untuk pembayaran tagihan listrik tersebut.

Dengan alasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), belum turun dari pemerintah pusat.

Sehingga, pihak sekolah tidak mempunyai dana untuk membayar biaya operasional listrik selama dua bulan.

“Aneh sajalah, tidak mungkin urusan seperti ini saya harus turun tangan. Selama ini untuk pencairan dana BOS, tetap saya tandatangani. Artinya, hal-hal yang seperti ini bisa ditalangi dahulu sambil menunggu proses pencairan dana BOS2020 keluar,” terangnya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Bakri Hasyim, membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, penunggak disebabkan dana BOS belum dicairkan.

Alasannya, pihak komite sekolah tidak menandatangani surat pertanggungjawaban (SPJ) yang dibuat oleh sekolah pada tahun 2019.

“Sebenarnya, dana BOS 2020 sudah masuk direkening sekolah. Tapi, saya akan menyelesaikan persoalan ini, langsung dilakukan pertemuan antara pihak sekolah dan komite sekolah di SDN 002 Kundur (Selasa-red) supaya tidak berlarut-larut,” jawabnya.

Lanjutnya, apabila benar-benar terjadi pemutusan listrik akan berpengaruh terhadap proses belajar dan mengajar terhadap anak didik tersebut.

Sehingga, perlu penyelesaikan secepatnya agar tidak berdampak buruk terhadap dunia pendidikan ditingkat dasar.

Sedangkan, pemerhati pendidikan Karimun, Raja Zurantiaz, sangat menyayangkan pihak sekolah tidak mengambil langkah-langkah yangbijak dari pengelolaan sekolah.

“Inilah akibat polemik antar komite sekolah dan kepala sekolah yang tidak bisadiselesaikan. Sekolahnya bertingkat, baru siap dibangun, seharusnya tidak munculmasalah yang sangat-sangat merugikan para pelajar itu,” ucapnya.(tri)

Wali Kota Batam Didesak Buat Petisi

0

batampos.co.id – Aliansi serikat buruh Batam melakukan aksi unjuk rasa menyuarakan
aspirasi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja, di depan kantor Wali Kota Batam, Senin (2/3/2020).

Adapun, tuntutan para buruh agar Wali Kota Batam dan DPRD Batam membuat petisi penolakan terhadap RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Pantauan Batam Pos, ribuan massa buruh se-Kota Batam mulai bergerak pukul 11.30
ke depan kantor Wali Kota Batam membawa atribut penolakan RUU Omnibus Law.

Aparat keamanan turut mengamankan aksi buruh yang berlangsung secara tertib.

”Kami tegas menolak rancangan undang-undang yang akan menghapus hak-hak buruh, dimana pengusaha memberlalukan kontrak semena-sema. Hilangnya upah minimun  UMK/UMSK, outsourcing seumur hidup, eksploitatif waktu kerja serta hilangnnya sanksi
pidana bagi pengusaha,” tegas Panglima Garda Metal (FSPMI), Kota Batam, Suprapto.

Ia bersama aliansi buruh lainnya sepakat jangan sampai RUU Omnibus Law disahkan. Tak hanya itu, para buruh juga mendesak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, agar mendukung petisi menolak RUU tersebut yang jelas mengkebiri hak-hak para buruh.

”Tolong disampaikan aspirasi kami kepada pemerintah pusat, jika tidak mau membuat
petisi, mending turun saja,” ucapnya, yang disambut sorakan dengan para buruh.

Beberapa buruh membentangkan poster penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja, di depan kantor Wali Kota Batam, Senin (2/3/2020). Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Hal senada juga dikemukakan Ketua Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), Masmur Siahaan.

Menurutnya, para buruh sudah mencium RUU Omnibus Law Cipta Kerja itu bakal memberikan ketidakpastian sehingga buruh merasa tidak terlindungi.

Serta, timbulnya potensi membuat tenaga kerja asing buruh kasar atau unskill bebas
masuk ke Indonesia, dan jaminan sosial yang hilang.

”Hari ini kami datang di mana isi RUU tersebut memberikan ketidakpastian ke-
pada perlindungan terhadap buruh perempuan, upah yang tak pasti, jam kerja yang dibayar tidak sesuai. Ini harus dilawan,” jelasnya.

Kemudian, buruh meminta Pemko dan Wali Kota Batam agar menyatakan sikapnya terhadap ancamam RUU tersebut.

Menurutnya, para aliansi buruh memiliki alasan menolak isi RUU Omnibus Cipta Kerja, khusunya klaster ketenagakerjaan di antaranya mengenai besaran pesangon, karyawan kontrak, dan waktu kerja yang dinilai eksploitatif.

”Apakah diteruskan atau tidak, pastinya wali kota memahami,” tutupnya.

Menutup Akses Jalan Aksi unjuk rasa di Batam kerap dikeluhkan. Bukan tentang aspirasi yang disampaikan, namun pelaksanaannya di lapangan.

Salah satunya yakni aksi menutup jalan saat konvoi ke lokasi unjuk rasa. Seperti yang
terjadi pada aksi unjuk rasa, Senin (2/3/2020) kemarin.

”Jalan sekarang kan sudah lebar juga, kenapa ditutup semua,” keluh seorang pengendara, Muslih, di Simpang Panbil, kemarin.

Ia mengaku tidak mempersoalkan isi aspirasi yang disampaikan pengunjukrasa. Hanya saja, perlu dievaluasi pelaksanaannya.

”Semua orang berhak menyampaikan pendapatkan, tapi perlu diperhatikan hak orang lain juga,” ujar karyawan swasta di kawasan Batam Kota ini.

Simpang Panbil merupakan salah satu titik kumpul pendemo dalam aksi tersebut. Sejatinya, bagian paling belakang barisan massa, lajur jalan telah dibagi untuk pendemo dan pengendara lain.

Polisi dan sebagian pendemo terlihat ikut mengatur arus lalu lintas. Namun, barisan depan termasuk mobil komando menutup sepenuhnya jalan, alhasil kendaraan lain di belakang barisan pendemo terjebak macet.

Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, menyebutkan, pada prinsipnya polisi bertugas untuk mengamankan jalannya unjuk rasa.

Perihal aktivitas yang kerap terjadi setiap kali aksi tersebut, Purwadi, mengembalikan ke
kesadaran pendemo sendiri.

”Kembali ke niat, kalau jalan terganggu, kira-kira masyarakat senang tidak, bagaimana dengan simpati orang terhadap unjuk rasa? Kami tak bisa larang, tapi imbauan kami terus lakukan,” kata dia.

Ia meyakini, setiap warga Batam termasuk buruh memahami aktivitas yang terbaik untuk daerahnya, termasuk menggelar demo yang aman dan tertib.

”Batam ini daerah investasi, mari kita jaga,” harap dia.(iza/zis)

Pidato Perdana PM Malaysia, Tolak Anggapan Pengkhianat

0

batampos.co.id – Muhyiddin Yassin, perdana menteri Malaysia yang baru, menghelat pidato kenegaraan pertamanya. Politisi 72 tahun itu menggunakan kesempatan tersebut untuk menanggapi semua cibiran yang muncul. Menurutnya, dia bukanlah pengkhianat seperti yang dikatakan oleh Mahathir Mohamad.

Muhyiddin menegaskan bahwa dia sama sekali tak punya keinginan untuk menjadi kepala negara Malaysia. Satu-satunya faktor yang mendorongnya untuk setuju dengan permintaan Kerajaan Malaysia adalah manuver politik dari oposisi. ”Saya bukanlah orang yang ingin menumbangkan negara. Saya justru ingin menyelamatkannya,” ungkapnya dalam pidato televisi yang dilansir oleh The Star.

Dia menjelaskan bahwa Bersatu awalnya mendukung Mahathir. Namun, hasil dari wawancara yang dilakukan oleh Yang Dipertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah menunjukkan bahwa Mahathir tak mendapatkan suara mayoritas. Begitu juga dengan kandidat Pakatan Harapan Anwar Ibrahim.

Namanya baru keluar saat Raja Malaysia kembali memanggil ketua partai untuk menunjuk kandidat lain. Jika Muhyiddin tak menerima tawaran itu, bisa jadi Malaysia harus menggelar pemilu kembali. Itu artinya, UMNO dan koalisi oposisi mendapatkan keinginan mereka.

”Jika saya terus mendukung Mahathir, krisis politik ini akan menjadi panjang dan parlemen bisa dibubarkan,” ungkapnya Channel News Asia.

Muhyiddin menampik bahwa sejarahnya sebagai bekas petinggi UMNO membuatnya rentang perilaku korupsi. Dia berjanji untuk memilih pejabat kabinet yang punya integritas dan bebas sejarah korupsi. Dia juga berjanji untuk menanggulangi isu yang membebani warga Malaysia seperti biaya hidup, fasilitas kesehatan, dan pendidikan.

”Anda butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari, pendidikan anak, dan tagihan listrik. Anda ingin pemerintah yang bisa memecahkan masalah tersebut,” tegasnya.

Ketua Bersatu itu juga berusaha untuk memperbaiki komentar pro etnis melayu. ”Saya merupakan perdana menteri untuk semua rakyat Malaysia. Baik Anda melayu, tionghoa, india, atau suku dan ras lainnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Mahathir menantang Muhyiddin dalam voting di parlemen. Dia yakin benar bahwa dukungan untuknya mencapai mayoritas. Terutama, saat suara Anwar akhirnya diberikan kepadanya di saat terakhir.

”Jika rakyat ingin saya berjuang (mendapatkan kursi perdana menteri, Red), saya akan melakukannya,” ungkapnya. (bil/jpg)

Kerja Sopir Angkot Dengan Sistem Sif

0

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Batam akan menindaklanjuti kesepakatan penerapan jadwal kerja sopir angkot dengan sistem sif.

Untuk diketahui, penerapan sif dilakukan guna menghindari sopir ’tembak’ dan badan usaha angkot telah diberi waktu hingga Maret ini.

”Mereka minta waktu dua minggu. Artinya Maret ini harus berlaku,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Batam, Edward Purba, kemarin.

Merujuk pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu di DPRD Batam, angkot harus menerapkan sistem sif pada sopirnya.

Selain itu, sopir yang bertugas juga harus dibekali identitas.

”Mulai pekan ini hingga batas waktu yang tidak ditentukan akan kami lakukan pen-
gawasan, apakah kesepakatan ini dijalankan atau tidak,” imbuhnya.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Batam, Syahrul Bahri, menyampaikan hal serupa.
Menurutnya, perihal pengecekan lebih lanjut kesepakatan ini, dalam beberapa hari ke depan akan dilakukan.

Ia mengatakan, masih ada beberapa badan usaha yang belum menyerahkan data sopir
yang membawa angkutan di bawah badan usaha masing-masing.

Ilustrasi Angkutan Umum di Simpang Dam. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Data sopir ini akan menjadi dasar atau rujukan Dishub terkait sopir yang benar-benar merupakan sopir angkot tertentu.

”Masih ada yang belum menyerahkan data sopirnya. Data ini perlu, misalnya ada mobil pelat polisi sekian, dua sopirnya ini (identitas sopir,red). Masih sebagian kecil lagi,” ujarnya.

Ia menyebutkan, angkot trayek Dapur 12-Jodoh dengan jumlah 150-an angkot, kemungkinan akan diserahkan hari ini.

Sedangkan trayek Tanjunguncang-Jodoh dari total 72 kendaraan yang menyerahkan data sopirnya, baru setengah dari total kendaraan tersebut.

”Kami tunggu satu dua hari ini dilengkapi, kalau tidak juga kami akan beri surat peringatan,” ujarnya.

Sementara trayek Jodoh-Nongsa, Syahrul menyebutkan, rata-rata sudah melebihi usia
operasional dengan jumlah angkot 255 unit.

”Untuk yang melebihi usia operasional, akan razia secara hunting,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dishub Batam, Rustam Effendi mengatakan perihal penindakan angkot akan dilakukan dengan sistem hunting.

Yakni, dengan mendatangi langsung tempat angkot berkumpul. Bagi yang kedapatan tidak laik jalan karena tidak kir maupun sudah uzur, kemudian akan diangkut ke Kantor Dishub untuk proses lebih lanjut.

“Seperti kami datangi langsung ke pool (markas) angkot,” kata Rustam beberapa waktu lalu.

Ia memaparkan, berbagai kegiatan akan terus digalakkan Dishub. Bahkan, pihaknya
telah berkomitmen dengan pihak lain terkait lalu lintas, juga badan usaha angkot Ba-
tam dan menyepakati beberapa hal.

Pertama, angkot yang tua atau melebihi usia operasional, akan langsung dikandangkan. Kedua, angkutan yang masih memenuhi usia operasional namun tidak laik jalan karena masalah kir, akan dibawa ke Dishub Batam.

Kemudian, pemilik kendaraan diminta untuk memperbaiki kendaraannya hingga laik jalan.

“Yang ketiga, data sopir sudah kami kantongi. Kami telah minta bagi sif, sopir pertama pukul 06.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Sedangkan sopir kedua, pukul 14.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB,” ungkap dia.

Keempat, sopir yang bertugas dilengkapi seragam dan kartu identitas yang berisi nama, hingga nomor anggota yang bersangkutan.

Lalu kelima, pihaknya akan membuat narahubung (call center) tentang angkutan agar masyarakat dapat langsung melapor jika mendapati aktivitas angkot yang tidak sesuai aturan.(iza)

Gerindra Buka Peluang Koalisi Dengan PDIP

0

batampos.co.id – Partai politik masih terus melakukan penjajakan untuk koalisi dalam pilkada serentak September mendatang. Partai Gerindra pun membuka peluang untuk bekerjasama dengan partai lain, salah satunya dengan PDI Perjuangan (PDIP).

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, partainya masih melakukan penjaringan calon kepala daerah. Menurut dia, proses penjaringan dilalukan mulai struktur partai di tingkat kabupaten/kota sampai provinsi. “Fit and proper test masih berjalan,” terang dia saat ditemui di gedung DPR RI kemarin (2/3).

Hasil penjaringan yang dilakukan pengurusan daerah kemudian diserahkan ke  DPP Partai Gerindra. Anggota DPR itu mengatakan, DPP akan melihat, menyeleksi, dan memutuskan mana calon yang akan diusung. Pihaknya juga menyusun strategi pemenangan untuk masing-masing daerah. Setiap daerah mempunyai ciri khas tersendiri.

Riza mengatakan, sudah ada beberapa daerah yang dikeluarkan rekomendasi. Namun, dia belum bisa membuka ke publik. Yang pasti, partainya masih akan terus mengeluarkan rekomendasi bagi daerah yang sudah siap. “Maaf, kami belum bisa menyampaikan mana-mana saja yang sudah dapat rekomendasi,” kata dia.

Terkait dengan Pilkada Solo, Riza mengatakan bahwa putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sudah menghadap DPP Partai Gerindra. Namun, pihaknya belum mengambil keputusan apakah akan mengusung Gibran atau calon lain.  Pilkada Solo masih menjadi pembahasan di internal partai yang diketuai Prabowo Subianto itu.

Begitu juga soal Pilkada Medan. Mantan Wakil Ketua Komisi II itu mengatakan, menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution juga sudah menghadap langsung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Tapi, partainya juga belum mengambil keputusan. “Nanti pasti akan kami putuskan,” terang Riza.

Anggota Komisi V itu mengatakan, partainya akan segera merampungkan proses pencalonan. Menurutnya, ditargetkan pada satu atau dua bulan ini rekomendasi akan selesai. Namun, pihaknya tidak serampangan dalam menerbitkan rekomendasi. Semuanya melakukan proses yang sangat selektif dan ketat.

Soal koalisi, Riza mengatakan, partainya membuka peluang koalisi dengan partai lain. Salah satunya dengan PDIP.  Namun, Gerindra juga menutup diri untuk berkoalisi dengan partai lainnya. “Kami akan lakukan penjajakan dengan partai yang ada. Tidak hanya dengan PDIP,” papar dia. Koalisi dalam pilkada merupakan suatu kebutuhan. Dalam membangun daerah, Gerindra tidak bisa sendirian.

Wasekjen PDIP Arif Wibowo mengatakan, partainya juga membuka peluang untuk berkoalisi, walaupun di sejumlah daerah PDIP bisa mengusung paslon sendiri.  Bahkan, salah satu variabel yang menentukan dikeluarkannya rekomendasi adalah koalisi yang sudah terbentuk dan solid.

Hari ini, tutur dia,  DPP PDIP akan mengelar rapat internal untuk memutuskan daerah mana saja yang akan dikeluarkan rekomendasi. Menurut dia, ada sekitar 30 daerah yang akan diputuskan. Namun, dia masih belum bisa membuka nama paslon dan daerah yang akan diputuskan. “Rapat saja belum. Nanti diputuskan di rapat,” ucap dia. (lum) 

PPM Latih Anggota Resimen Baru

0

batampos.co.id – Yon l/33 YP PPM Batam merekrut anggota baru di Markas PPM Batam. Ada 1.100 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa hingga umum.

Perekrutan Resimen Yudha Putra dibuka sejak Desember 2019 lalu. Syafrijal Ganti Sitorus yang akrab disapa Ucok Cantik sebagai Ketua PPM Kota Batam banyak melakukan perubahan.

Wadanyon Resimen Yudha Putra PPM Kota Batam, Bugianto, mengatakan, perekrutan angota Yon l/33 YP PPM Batam ini dari semua kalangan.

Kata dia, sejak di hari pertama perekrutan calon anggota Resimen ini dibekali dengan ilmu dasar dulu.

”Pelatihan dasarnya masih baris berbaris saja dulu,” kata Bugianto usai memberikan pelatihan di Markas PPM Batam, Minggu (1/3/2020).

Kata dia, nantinya semua anggota Resimen Yudha Putra akan dilatih seperti pelatihan semi militer.

”Kami juga akan memberikan pelatihan bela diri yang tentunya tidak hanya untuk menjaga diri sendiri, tapi juga untuk membentuk mental semua anggota Resimen. Ada banyak hal yang bisa diperoleh mereka terutama sikap disiplin,” ujarnya.

Ketua PPM Kota Batam Ucok Cantik saat merekrut anggota baru di Markas PPM Batam. Foto; Iman Wachyudi/batampos.co.id

Kata Bugianto, semua anggota Resimen Yudha Putra ini berumur mulai dari 17 hingga 45 tahun. Pelatihan yang diberikan juga sudah disetujui melalui pembina.

”Tahapan-tahapan pelatihan akan bertahap,” ucapnya.

Sekretaris PPM Kota Batam, Handerson mengatakan, perekrutan anggota Resimen
Yudha Putra ini sudah mendapatkan mandat dari TNI/Polri.

”Atas perintah ketua Mada (Markas Cabang) Ucok Cantik, pelatihan ini dilaksanakan setiap hari Minggu dan kadang-kadang hari Jumat,” ujarnya.

Hendarson juga meminta kepada masyarakat Batam yang ingin bergabung dengan PPM Batam silahkan datang saja ke sekretariat.

“Silahkan gabung dengan kami, baik yang baru maupun pengurus lama. Mari sama-sama kita besarkan organisasi PPM ini untuk pembangunan Kota Batam,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PPM Kota Batam, MM Taera mengungkapkan, adanya pembentukan atau pelatihan ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan negara. Kata dia, PPM akan mengusulkan agar masuk ke dalam Komcab.

”Resimen Yudha Putra juga termasuk lembaga membidangi cadangan nasional kewiraan,” ucapnya.

Kata dia, saat ini PPM Batam dibawah Kepemimpinan Ucok Cantik dan PPM Kepri dibawah Kepemimpinan Supandi AR terus berbenah.

Kata Taera sebagai warga negara yang baik harus patuh terhadap undang-undang yang sudah dikeluarkan oleh negara.

“Tidak ada perpecahan PPM dan kami harapkan tidak ada gesekan atau perkelahian. Itu semua harapan kami termasuk juga Ketua Umum kami yakni Bapak Samsudin Siregar,” ujarnya.(iwa)