Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10688

Telepon 0813 788 677 71 Jika Mencurigai Penumpang Kapal Terpapar Virus Corona

0

batampos.co.id – Mengantisipasi merebaknya penularan virus Novel Corona (nCoV) ke Batam melalui akses transportasi laut, Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Nelson Idris, menggelar rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan.

Rapat koordinasi dibuka dengan penayangan video simulasi penanganan Virus nCoV di RS dr. Kariadi Semarang.

Melalui video tersebut, Nelson menyampaikan bahwa para pemangku kepentingan di terminal Internasional yang menjadi pintu masuk Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia melalui Singapura dan Malaysia juga harus siap dalam mengantisipasi penyebaran virus.

Menanggapi hal itu, Kepala KKP Batam, dr. Achmad Farhani mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kasus positif Virus Novel Corona di Indonesia.

Mengenai pemberitaan terkait enam orang suspect yang masuk melalui Pelabuhan Harbour Bay menuju Tanjungpinang, dr Achmad, mengatakan, bahwa data yang dihimpunnya menemukan bukan hanya enam.

Melainkan tujuh orang anggota keluarga yang melakukan tamasya ke Seoul lalu menuju Singapura dan masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Harbour Bay.

“Mereka masuk ke Indonesia lewat Harbour Bay lalu ke Tanjungpinang pada 4 Januari,” jelansya.

“Itu jauh sekali dengan rentang 23 Januari di mana Singapura mengumumkan kasus positif Virus Novel Corona untuk pertama kali,” katanya lagi.

Jadi, kata dia, warga Tanjungpinang ini tidak ada kaitannya dengan kontak langsung dengan penderita positif Corona di Singapura.

Petugas medis mengenakan pakaian steril saat akan memasuki Labotarium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Jakarta, Selasa (11/2/2020). Balitbangkes merilis data terbaru hasil pemeriksaan pasien dalam pengawasan novel coronavirus per 10 februari 2020 pukul 18.00 WIB, total kasus yang spesimennya dikirim ke Laboratorium Balitbangkes sebanyak 64 kasus, sebanyak 62 kasus uji spesimen hasilnya negatif novel coronavirus dan dua masih dalam pemeriksaan. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

Guna mengantisipasi penyebaran virus Novel Corona di pelabuhan-pelabuhan internasional di Batam, pihaknya telah menyiagakan alat pendeteksi suhu tubuh. Baik thermal scanner maupun thermal gun di pintu kedatangan pelabuhan.

Selain itu, para penumpang feri juga diberikan health alert card untuk memantau kondisi kesehatan mereka selama berada di Indonesia.

Di dalam health alert card sendiri, lanjutnya, disebutkan jika dalam 14 hari sejak kedatangan ke Indonesia dan penumpang merasakan gejala demam, batuk dan sesak napas, diimbau untuk segera ke rumah sakit atau Puskesmas dan menunjukkan kartu tersebut.

“Di pelabuhan juga ada petugas kita yang memantau jika ditemukan penumpang dengan peningkatan suhu tubuh, maka kita masukkan ke ruang observasi dan di situ kita lakukan wawancara mendalam, diberikan pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat menjaga daya tahan tubuhnya karena virus ini bisa dihalau dengan imunitas tubuh yang kuat.

Selain itu Kementerian Kesehatan menurutnya juga terus mempromosikan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), olah raga teratur dan menggunakan masker jika merasa sedang dalam kondisi tidak fit.

“Untuk petugas yang berhadapan langsung dengan Warga Negara Asing di pelabuhan kita sarankan pakai masker,” tegasnya.

Guna mempercepat penanganan, KKP Batam, kata Achmad, membuka call center yang bisa dihubungi oleh petugas di pelabuhan jika menemukan penumpang yang dicurigai memiliki gejala Virus Novel Corona yakni di nomor 0813-788-677-71.

Selain mengantisipasi penyebaran Virus Novel Corona di terminal penumpang, KKP juga melakukan upaya penanggulangan di terminal barang.

Disampaikan Kepala Bidang Karantina dan Surveline Epidemiologi KKP Batam dr Romer Simanungkalit, kapal barang yang datang dari China wajib labuh tambat di titik koordinat Zona Karantina sesuai regulasi yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.

“Kalau sifatnya darurat, petugas KKP akan naik ke kapal memeriksa ABK kapal dengan alat pelindung diri (APD) lengkap,” jelasnya.

“Kalau tidak ditemukan gejala Virus Novel Corona maka kapal boleh bongkar muat dengan catatan ABK kapal tidak perlu turun dan tidak ada ABK di darat yang naik ke kapal,” tegas dr Romer lagi.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Muhammad Yanto selaku Manager Pelayanan Medik RS BP Batam memberikan pemaparan terkait persiapan RSBP Batam dalam menangani pasien suspect corona.

Ia mengatakan bahwa RSBP memiliki ruang isolasi khusus yang pada tahun 2003 digunakan untuk menangani wabah SARS.

Di ruangan tersebut, pasien suspect corona akan dirawat tanpa harus ditempatkan di Unit Gawat Darurat.

“Langsung dimasukkan ke ruang isolasi khusus PIE. Kita lakukan rontgen dada thorax, apabila dicurigai pasien mengidap radang paru kita rawat di ruang isolasi khusus,” paparnya.

“Kalau tidak ada pneumonia atau radang paru, kita isolasi di rumah yang terus dipantau. Kalau ditemukan radang paru kita rawat dan kita kirim sampel dahak ke Litbang Kemenkes, Jakarta,” ujar dr Yanto.(*)

DJ Biddy Meriahkan Valentine’s Day di Roasteree

0

batampos.co.id – Hari Kasih Sayang atau lebih dikenal dengan sebutan Valentine’s
Day selalu dirayakan dengan berbagai cara.

Begitu pula dengan Roasterre Social Bar. Tempat hiburan yang berada di samping i Hotel, Baloi, Batam itu menggelar event spesial yang bertajuk ”Love for Party-Party for Love” Jumat (14/2) besok malam.

”Kalau tahun lalu Roasteree selalu mengusung paket dinner, tapi di tahun 2020 ini karena wajah Roasteree juga sudah baru, kita ingin merayakan Hari Kasih Sayang ini dengan mendatangkan DJ dari tanah Jawa untuk memanjakan Teman Roasteree (sapaan untuk tamu-tamu Roasteree, Red),” ujar Manajer Roasterre, Jefta.

Acara lanjutnya akan dimulai pukul 21.00 WIB itu, akan dimeriahkan lewat aksi spesial bintang tamu, DJ Biddy.

Selain itu, juga akan tampil home band 7 Souls dan DJ Rizky Rocka yang dipastikan akan menambah semarak suasana.

”Kami juga memberikan paket khusus. Di mana, setiap pembelian satu Sababay Black
Velvet akan mendapatkan free satu,” tegas Jefta.

DJ yang bernama lengkap Biddy Amalia ini akan menghibur clubbers Batam dan pengunjung setia Teman Roasteree dengan aksi-aksi memukaunya.

Dia akan me-remix lagu-lagu dengan apik di atas turntable dengan beragam genre musik seperti Electro House, Future House, Hip Hop, House, Progressive House, R&B, Tech House, Trap dan EDM sambil mengajak para clubbers dan pengunjung bergoyang menikmati suasana malam Valentine.

”Bagi yang penasaran dengan penampilan serta atraksi dari DJ Biddy, jangan lewatkan
momen spesial Valentine ini,” pungkas Jefta.(yos)

Merasakan Hidup di Planet Mars

0

Venzha Christ mendapatkan kesempatan langka mengikuti simulasi perjuangan hidup di tempat yang didesain serupa permukaan Planet Mars. Kecermatan perhitungan waktu menjadi sangat penting jika mau pulang dengan ”selamat”.

JPG, Jogjakarta

MESKI memiliki atmosfer dan daya gravitasi yang hampir sama dengan Bumi, hidup di Mars adalah soal waktu dan kecermatan. Sebab, kerapatan oksigen hanya tersedia 30 persen jika dibandingkan dengan Bumi. Kesalahan perhitungan bisa berakibat fatal.

Mars Desert Research Station (MDRS) memang tidak benar-benar berada di Mars. Tempat itu ada di gurun gersang Hanksville, Utah, Amerika Serikat. Stasiun yang dibangun pada 2001 oleh The Mars Society tersebut didesain sedemikian rupa untuk menyamai kondisi di planet merah. The Mars Society merupakan organisasi nonprofit di AS yang berdiri sejak 1998. Anggotanya para relawan berbagai negara. Mereka memiliki misi mengeksplorasi kemungkinan hidup di Mars.

MDRS terdiri atas enam bangunan. Bangunan utama disebut The Habitat atau Hab. Bentuknya tabung dengan kubah berukuran diameter 8 meter dengan dua lantai. Lantai 1 adalah ruang kerja dan kamar tidur, lalu lantai bawah tanah tempat dapur, peralatan, dan terowongan akses ke bangunan lain lewat bawah tanah, meliputi obeservatorium, kebun buatan (GreenHab), solar panel, serta pusat reparasi reparation and maintenance module (RAMM).

Dalam satu kali sesi simulasi, MDRS mampu menampung hingga 7 kru. Venzha Christ adalah satu-satunya orang Indonesia yang tergabung dalam kru nomor 191 yang khusus untuk tim Asia. Rekan lainnya berasal dari Jepang. Mereka mendapatkan giliran untuk melakukan riset saintifik simulasi dengan kondisi di Mars pada Mei 2018. Saat itu kru dibantu dua robot rover penjelajah Mars.

Mereka yang mengikuti simulasi tinggal selama sebulan di Hab. Pada hari ke-24, Venzha keluar dari Hab bersama tiga kru, termasuk Yusuka Murakami, crew commander. Tabung oksigen hanya bisa bertahan dua jam. Sebagaimana protokol, setiap kru yang akan melakukan operasi saintifik di luar Hab harus mengenakan pakaian astronot alias extravehicular (EVA) suit. ”Melepas dan memakai EVA suit itu ada protokolnya. Dan itu juga harus dilakukan satu per satu. Berurutan,” cerita Venzha kepada Jawa Pos di rumahnya, daerah Kelurahan Gedongkiwo, Mantrijeron, Jogjakarta.

Begitu EVA suit terpakai, kru masuk ke ruang airlock yang disimulasikan sebagai transisi dari ruang Hab yang terkompresi ke alam bebas permukaan Mars. Setelah itu, masing-masing mengendarai all terrain vehicle (ATV) sejenis rover menuju lokasi yang ditentukan.

Lokasi yang dipilih Venzha adalah sebuah dataran luas sekitar 5 kilometer dari Hab. Sebab, alat cosmic ray receiver milik Venzha hanya bisa beroperasi di tanah datar yang tak boleh ada tanaman di sekitarnya.

Menurut perhitungan, jarak dan waktu tempuh mencukupi sesuai jumlah oksigen. Namun, saat sudah tiba di lokasi, alat cosmic receiver yang hendak dipasang ternyata terbelit kabel. ”Ada kesalahan teknis. Pokoknya alatnya mblibet. Jadi, butuh waktu untuk perbaikan. Kami akhirnya memutuskan menghentikan misi,” kata ketua komunitas penggiat astronomi v.u.f.o.c dan Indonesia Space Science Society (ISSS) itu.

Keputusan tersebut, kata Venzha, harus diambil secara cepat, tetapi dihitung dengan cermat. Jika memaksakan memperbaiki alat di lokasi, risikonya, oksigen tidak akan bertahan sampai di Hab. Akibatnya, semua kru akan tewas. ”Ya, memang masih di bumi. Tapi kalau di Mars bisa mati beneran,” tutur lulusan Institut Seni Indonesia (ISI), Jogjakarta, itu.

Simulasi di Mars juga sangat menuntut kecermatan dan kebijaksanaan kru dalam mengambil keputusan saat berhadapan dengan tekanan situasi hidup dan mati. Misalnya, pada hari ke-17, kru menemukan tiba-tiba suplai air yang masuk ke Hab berbau agak aneh. Setelah dicek, air tersebut mengalami kontaminasi. Tidak bisa diminum.

Komandan kru pun mengadakan voting. Semua skenario memiliki risiko kematian. Pilihan pertama: melanjutkan misi dengan mencoba mendekontaminasi tangki air. Kalau gagal dan cadangan air keburu habis, semua kru akan mati. Pilihan kedua: membatalkan misi, mempersiapkan shuttle dan menghidupkan roket untuk pulang, berharap bisa evakuasi sebelum cadangan air habis. Kalau tidak, sama saja semua kru akan mati kehausan.

Kru 191 terpecah. Tiga orang mendukung misi dibatalkan, sisanya mendukung misi dilanjutkan. Venzha yang menjadi suara penentu mendukung opsi misi dilanjutkan. ”Alasan saya sederhana saja waktu itu. Kalau dibatalkan, sia-sia saja dong. Apalagi menghidupkan roket, nyambungin kabel-kabelnya kan butuh beberapa hari,” jelasnya.

Dengan suara 4 lawan 3, kru 191 memutuskan untuk mencoba operasi dekontaminasi air. Tantangan luar biasa yang harus dilakukan adalah memindahkan tangki air berdiameter 2 meter tersebut menuju ke ruang RAMM. Jaraknya benar hanya 30 meter. Namun, harus dilakukan dengan EVA suit, menghemat oksigen, suhu minus hingga 5 derajat Celsius, dan kondisi kekurangan cairan.

”Paling susah adalah bolak-balik ke ruang reparasi. Di luar kita harus pakai EVA suit, masuk ke ruang reparasi harus lepas semuanya. Bongkar pasang, dan itu semua harus pakai protokol,” jelasnya.

Setelah empat hari bekerja keras keluar masuk ruang reparasi, ahli hidro kru 191 berhasil mendekontaminasi air di dalam tangki dan misi bisa dilanjutkan hingga hari penjemputan.

Tidak berhenti sampai di situ, setahun setelahnya, Venzha kembali mengikuti simulasi kehidupan dunia di angkasa luar. Kali ini adalah simulasi bekerja berminggu-minggu dalam sebuah kapal angkasa luar (spacecraft). Simulasi dilakukan dalam lambung sebuah kapal pemecah es (icebreaker) bernama SHIRASE AGB-5002 pada Maret 2019, saat kapal spesialis penjelajah Antartika itu sedang bersandar. Programnya diberi nama yang sama, yakni Simulation of Human Isolation Research for Antartica-Based Space Engineering (SHIRASE). (*/c10/ayi)

Maxim Bentuk Komunitas Media Driver Online

0

batampos.co.id – Guna menguatkan persatuan, menjaga keberlangsungan komunikasi, silahturahmi dan solidaritas antara sesama, driver MAXIM Batam membentuk komunitas media driver online (MDO), Kamis (13/2/2020).

Ketua Maxim Batam, Herry Layanto, mengatakan, kelompok tersebut dibentuk sebagai media silaturami dan informasi antar driver.

“MDO adalah komunitas atau wadah para driver untuk saling silahturahmi, berbagai informasi terkait MAXIM, MDO juga sebagai sarana penghubung driver dengan pihak Maxim”, katanya saat ditemui batampos.co.id.

Ia mengatakan, anggota MDO yang saat ini berjumlah ratusan. Ia juga berharap para driver Maxim semakin kompak dan selalu menjaga silahturahmi dengan baik.

Para driver Maxim Batam berfoto bersama setelah meresmikan pembentukan komunitas media driver online (MDO). Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Misi kita senantiasa memberikan layanan optimal dan profesional kepada pengguna jasa dan melaksankan aturan serta tata kerja perusahaan berdasarkan regulasi pemerintah,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dan berkomunikasi secara aktif dengan sesama rekan driver demi tercipta iklim persaingan yang kondusif aman dan nyaman.

“Misi kita juga untuk memberikan edukasi yang benar kepada pengguna jasa atas layanan yang digunakannya,” jelasnya.

Pihaknya juga akan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat umum sebagai bentuk tanggung jawab sebagai warga negara yang berazaskan pancasila.

“Sesuai tujuan pembentukan komunitas ini, kami ingin agar layanan angkutan online semakin prima dan bisa diandalkan masyarakat,” jelasnya.(nto)

Dalam Sidang, Saksi Ungkap Pemberian Uang Kepada Nurdin Basirun

0

batampos.co.id – Sidang pemeriksaan saksi-saksi atad kasus dugaan gratifikasi yang menjerat Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif Nurdin Basirun kembali digelar, Rabu (12/2). Sidang yang digelar di ruang Hatta Ali, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat itu kembali mengungkap sejumlah pemberian uang dari pejabat organisasi perangkat daerah di lingkup Pemprov Kepri.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan delapan saksi. Meliputi mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kepri Tarmidi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kepri Nilwan, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan (Barenlitbang) Kepri Naharudin, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kepri Andi Rizal, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, Kepala Badan Pengelolaan Pajak Reni Yusneli, Kepala Badan Kesbangpol Lamidi, dan Kepala Badan Kepegawaian-SDM Firdaus.

Senada dengan sidang terdahulu, JPU menanyakan apakah kedelapan saksi pernah memberikan uang kepada Nurdin. Para saksi menjawab pernah, masing-masing merinci kapan dan betapa jumlah uang yang diberikan kepada Nurdin.

Namun sebagaimana saksi-saksi sebelumnya, para saksi menyebut uang yang diberikan kepada Nurdin untuk tujuan sosial meliputi sumbangan kepada fakir miskin, santunan anak yatim, dan biaya perbaikan masjid. Kesemua dana itu disalurkan dalam kegiatan-kegiatan sosial Nurdin, meliputi kunjungan ke pulau-pulau, safari Subuh, dan Oprn House Idulfitri.

Dimulai dari Tarmidi yang bersaksi bahwa safari subuh dan safari ramadan merupajan program Pemprov Kepri. Dalam kegiatan safari ini, biasanya mengajak serta safari kepala OPD dan tokoh masyarakat.

“Saya memberikan uang langsung Rp 10 juta untuk kegiatan pemberian santunan anak yatim dan miskin hari raya 2018. Saya masukkan dalam amplop, pecahan Rp 50 ribu. Itu uang pribadi, dari perjalanan dinas di Biro Kesra,” ungkap Tarmidi.

Tujuan pemberian uang Tarmidi tersebut dipertanyakan JPU. Lantaran keterangan dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) Tarmidi tidak menyebutkan hal tersebut. Hanya bertuliskan pemberian untuk kegiatan Nurdin. Tarmidi lantas menjelaskan bahwa maksud kalimat itu untuk kegiatan open house.

Saksi kedua, Kepala Dinas Pariwisata Nilwan, mendapat banyak pertanyaan dari JPU. Lantaran Nilwan berada di lokasi operasi tangkap tangan (OTT) pada 9 Juli 2019. Nilwan lantas menjelaskan bahwa kehadirannya kala itu hendak melaporkan hasil kunjungannya ke Jakarta terkait tim terpadu pengembangan kaasan ekonomi khusus di Pulau Asam kepada Nurdin.

Berada di lokasi OTT, Nilwan mengaku terseret kasus Nurdin. Uang senilai Rp 30 juta yang sedianya untuk akomodasi kegiatan tim terpadu di Jakarta pun disita KPK. Padahal menurut pengakuannya, uang tersebut hasil pinjaman dari temannya.

“Tim terpadu sudah harus berangkat ke Jakarta, tetapi anggarannya belum ada. Makanya saya pinjam teman dahulu,” sebut Nilwan yang mengklaim uang itu tak ada hubungannya dengan Nurdin.

“Uang Rp 30 juta itu disita KPK, tetapi pinjaman itu sudah saya lunasi dengan menggadaikan emas istri saya,” sambung Nilwan.

JPU lantas mempertanyakan kenapa Nilwan tidak memberikan langsung uang tersebut kepada anak yatim dan fakir miskin. Nilwan beralasan di setiap acara Nurdin ada banyak anak yatim. Di luar kegiatan itu pun dia juga memberikan sumbangan secara pribadi.

Kesaksian Nilwan sempat diragukan Ketua Majelis Hakim Yanto. Lantaran Nilwan mengatakan bahwa dia tidak pernah menghadap Nurdin kecuali bila dipanggil. Atas pernyataan itu, hakim beranggapan saksi mencoba menghindar dari keterlibatan dalam kasus Nurdin.

Sejatinya sebagai bawahan, Nilwan yang menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup pada Mei 2019 rutin menghadap Nurdin untuk melaporkan kinerja dinasnya, sekalipun tanpa dipanggil.

“Enggak mungkinlah kalau enggak dipanggil enggak menghadap. Itu jawaban menghindar. Jawabnya jujur enggak? Masa’ kepala dinas kalau enggak dipanggil enggak menghadap,” sebut Yanto.

Saksi-saksi berikutnya, Naharuddin, Andi Rizal, Lamidi, dan Firdaus mengaku memberikan uang melalui sekretaris Nurdin, Bella. Keperluannya beragam, untuk anak yatim, fakir miskin, dan sumbangan masjid. Sejumlah uang tersebut lantas dibagi-bagi dalam amplop dengan pecahan Rp 20 ribu.

“Empat hari menjelang Idulfitri, saya dihubungi Bella bahwa hari raya nanti gubernur mau menyerahkan bantuan untuk anak yatim dan warga miskin. Ditanya apakah saya mau membantu atau tidak?” sebut Naharuddin yang pernah memberikan uang dengan total Rp 10 juta pada 2019.

Sedangkan Andi Rizal, menyerahkan Rp 20 juta di 2019 kepada Bella untuk open house. “Diberikan ke sekretaris. Untuk open house membantu fakir miskin, pecahannya Rp 20 ribu,” terangnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kepri Lamidi selain menyerahkan kepada Bella, pernah juga menyumbang sepeda senilai Rp 1,2 juta dalam kegiatan Nurdin. Sepeda itu dijadikan hadiah untuk kuis dari Nurdin untuk masyarakat. Lamidi juga pernah membayar sarapan rombongan Nurdin saat sarapan senilai Rp 1 juta.

“Pemberian kepada Bella Rp 10 juta, itu tidak ada perintah dari gubernur. Itu untuk santunan anak yatim dan warga miskin. Saya lihat dua tahun sebelumnya setiap Pak Nurdin gelar acara selalu ada ribuan orang yang hadir,” beber Lamidi.

Penasihat Hukum Nurdin lantas menanyakan kepada semua saksi terkait acara open house yang digelar. Dalam hal ini, diketahui bahwa kegiatan open house yang digelat Nurdin tersebut merupakan acara resmi yang turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepri.

“Ketika open house ini, saksi menyaksikan ada pengumpulan uang. Apakah saksi menyaksikan betul bahwa gubernur memberikan amplop kepada masyarakat?” tanya penasihat hukum yang dijawab para saksi bahwa dalam kegiatan yang dihadiri fakir miskin dan anak yatim itu biasanya gubernur didampingi kepala dinas.

Nurdin sendiri tidak banyak memberikan tanggapan. Dia hanya bertanya pada Nilwan dan Naharuddin, salah satunya terkait proses pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Pulau Asam.

Adapun sidang berikutnya digelar pada 24 Februari 2019, setelah penasihat hukum Nurdin meminta pemunduran jadwal lantaran politisi Partai NasDem itu bakal menjalani operasi pembuluh darah di RSPAD. (luk)

Pengumuman, Kentang Kini Rp 13 Ribu per Kilogram

0

batampos.co.id – Harga beberapa komoditas di Kota Batam mengalami kenaikan, Salah satunya kentang.

Makanan sumber karbohidrat itu kini dibanderol Rp 13 ribu per kilogram.

Pedagang di Pasar Center Park Batam Centre, Agus, mengatakan, harga kentang
mengalami kenaikan Rp 3 ribu per kilogramnya.

“Sebelumnya Rp 10 ribu oer kilo,” katanya, Kamis (13/2/2020).

Setelah bawang putih kini harga kentang di pasaran juga mengalami kenaikan dari Rp 10 ribu per kilogram menjadi Rp 13 ribu per kilogram. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Ia mengatakan, kenaikan harga kentang baru terjadi beberapa hari terakhir. Namun, ia tidak mengetahui pasti apa yang menyebabkan harga kentang merangkak naik.

Hal yang sama juga dikatakan, pedagang lainnya, Samsul.

“Sejak harga bawang putih dan wortel naik, harga kentang juga menyusul naik,” jelasnnya.

Para pedagang lanjutnya berharap semua harga kebutuhna pokok bisa stabil seperti semula.

Menurutnya, saat harga kebutuhan pokok naik omset penjualannya juga turun. Dikarenakan masyarakat akan mengurangi jumlah bahan pokok yang mereka beli.(nto)

Ini Penjelasan Istana Soal WNI Eks ISIS yang Kehilangan Kewarganegaraannya

0

batampos.co.id – Keputusan pemerintah Indonesia untuk tidak memulangkan 689 WNI eks ISIS di Syria masih menuai perdebatan. Sebagain pihak masih mendorong upaya pemulangan karena dianggap masih memiliki kewarganegaraan Indonesia, sedangkan ada pula pihak lain yang menilai sebaliknya.

Terkait itu, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menilai para eks ISIS ini secara tidak langsung sudah kehilangan kewarganegaraan Indonesia atau dalam istilah hukum disebut stateless. Penilaian ini berdasarkan tindakan mereka menjadi seorang teroris di luar negeri.

“(Status kewarganegaraan mereka) sudah dikatakan stateless. Itu sudah sangat tegas dalam Undang-undang tentang kewarganegaraan,” kata Moeldoko di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (13/2).

Sebagaimana diketahui, para WNI ini pergi ke Syria untuk berperang bersama ISIS. Bahkan banyak dari mereka yang secara terang-terangan tak mau mengakui sebagai orang Indonesia. Adapula yang sampai menbakar paspor Indonesianya. “Mereka sendiri yang menyatakan sebagai stateless. Pembakaran paspor adalah suatu indikator,” jelas Moeldoko.

Berdasarkan Pasal 23 Undang-undang Kewarganegaraan Tahun 2016 huruf d disebutkan bahwa kewarganegaraan bisa hilang akibat dinas untuk tentara asing tanpa izin Presiden. Makna tentara asing yang dimaksud di sini bisa dianggap tentara negara lain, atau bisa juga tentara dari pemberontak seperti ISIS. Kemudian pada huruf f juga disebutkan kewarganegaraan hilang apabila secara sukarela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara asing atau bagian dari negara asing.

Sementara itu saat disinggung nasib para WNI eks ISIS yang masih memiliki paspor Indonesia apakah bisa dipulangkan, Moeldoko enggan berandai-andai. Dia mengatakan pemerintah akan terlebih dahulu mendata 689 orang yang saat ini masih berada di kamp penampungan. “Jangan buru-buru mengatakan di situ, hasil verifikasi akan menentukan. (Waktu verifikasi) direncanakan antara 3-4 bulan,” tandasnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD memastikan pemerintah Indonesia tidak akan memulangkan WNI eks kombatan ISIS yang saat ini berada di kamp penampungan di Syria. Keputusan ini diambil usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terkait Foreign Teroris Fighter (FTF) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2).

Mahfud mengatakan, data terakhir yang didapat dari Centra Intelligence Agency (CIA) ada 689 WNI yang terlibat FTF. Jumlah tersebut terdiri dari 228 orang teridentifikasi lengkap, dan sisanya 401 orang tidak teridentifikasi lengkap. Mereka tersebar di Syria hingga Turki. Keputusan tidak memulangkan mereka setelah melalui beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah potensi ancaman kepada warga Indonesia pada kemudian hari.(jpg)

BP Batam ‘Rayu’ Investor Taiwan

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat hubungan ekonomi dengan Taiwan dengan cara melakukan kunjungan kerja ke Taipei Economic and Trade Office (TETO) pada Rabu (12/2/2020).

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh First Secretary Economic Division Mr. Chris Chen dan Secretary Economic Division Mr. Kenward Tsai.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Dendi Gustinandar, mengatakan, Taiwan dan BP Batam perlu membangun hubungan baik di bidang investasi dan perdagangan yang berkelanjutan.

Hal ini menurutnya, dikarenakan banyak perusahaan Taiwan yang ingin melakukan ekspansi di Batam.

Salah satunya Pegatron yang telah beroperasi di kawasan industri Batamindo.

Pegatron terdaftar sebagai perusahaan yang bergerak di bidang smart home TV, dengan total investasi awal sebesar 40 juta USD.

Pegatron yang telah beroperasi di Batam, tambah Dendi, mampu menarik banyak perusahaan Taiwan dan Tiongkok untuk melihat kesempatan berinvestasi di Batam, terutama dengan supply chainnya.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Dendi Gustinandar saat melakukan pertemuan dengan First Secretary Economic Division Mr. Chris Chen dan Secretary Economic Division Mr. Kenward Tsai. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

“Koordinasi yang baik harus dilakukan untuk memudahkan pertukaran informasi bagi para investor Taiwan yang ingin berinvestasi,” jelasnya.

Batam kata dia, sangat siap dengan sumber daya manusia dan infrastruktur yang andal. Serta didukung suplai air dan listrik yang masih banyak untuk menopang investasi baru.

Bahkan, pihaknya memliki rencana untuk mengadakan pertemuan bisnis dengan mengundang calon investor Taiwan melalui TETO, TAITRA (Taiwan Trade Centre) maupun perwakilan Taiwan yang berada di BKPM.

Secretary Economic Division Mr. Kenward Tsai, memberi saran agar Batam memberikan insentif serta birokrasi yang lebih baik dan cepat agar dapat berkompetisi dengan Vietnam.

Dalam 20 tahun ke depan perusahaan-perusahaan yang ada di Taiwan melihat Indonesia menjadi masa depan perluasan investasinya.

“Sejauh ini terdapat dua puluh ribu orang Taiwan dan dua ribu perusahaan Taiwan yang terdaftar di Indonesia,” ujar Ken.

Sementara, First Secretary Economic Division Mr. Chris Chen mengapresiasi dan mendukung BP Batam agar mengunjungi Taiwan untuk bertemu langsung dengan para investor.

Dikarenakan lanjutnyam para investor selalu mencari kawasan untuk memperluas investasi mereka.

Chen berpendapat lokasi Batam sangat strategis dengan status kawasan perdagangan bebas.

Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Indonesian Economic and Trade Office (IETO) untuk Taiwan yang telah membawa 15 delegasi bisnis pada Agustus lalu dan melihat kesempatan berinvestasi di Kawasan Perdagangan Bebas Batam.

“Kami (TETO) juga akan segera berkunjung ke Batam untuk melihat langsung perkembangan investasi di Batam,” ujarnya,

“Sehingga nantinya dapat menyampaikan pada pengusaha Taiwan yang ingin melakukan ekspansi di Indonesia,” tutupnya.(*)

Tour de Bintan 2020 Tawarkan Beragam Daya Tarik Pariwisata Kepri

0

batampos.co.id – Ajang balap sepeda tingkat dunia Tour de Bintan 2020 menawarkan beragam daya tarik pariwisata di Kepulauan Riau (Kepri).

Tour de Bintan 2020 tetap digelar di tengah kekhawatiran penyebaran virus corona di dunia sekaligus menegaskan kepada wisatawan bahwa hingga saat ini wilayah Kepri aman dari wabah virus berbahaya tersebut.

Wisatawan tetap bisa mengeksplorasi beragam daya tarik wisata di kawasan Kepri sepanjang penyelenggaraan acara Tour de Bintan pada 27-29 Maret 2020. Apalagi, event ke-10 tersebut tetap berstatus Gran Fondo World Series Union Cycliste Internationale (UCI).

Edisi ke-10 Tour de Bintan 2020 menyajikan lima nomor dengan venue berbeda. Untuk nomor Individual Time Trial sepanjang 175 Km digelar di Plaza Lagoi, Bintan, pada Jumat (27/3). Sehari berikutnya, giliran Gran Fondo Classic 146 Km dan Gran Fondo Challenge 85 Km digelar di Simpang Lagoi, Bintan. Hari ke-3 menyajikan Gran Fondo Century 108 Km dan Gran Fondo Discovery 55 Km di Bintan Lagoon Resort.

Tetap digelarnya Tour de Bintan 2020 jadi bukti Bintan sebagai destinasi yang aman dan nyaman. Apalagi, stakeholder pariwisata di Bintan sudah menyatakan destinasi tersebut bebas Virus Corona.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Buralimar mengungkapkan, publik harus bergabung di Tour de Bintan 2020 karena spot ini sepenuhnya aman dari paparan Virus Corona atau familiar sebagai Novel Coronavirus-2019 (nCov).

“Publik tidak perlu khawatir datang ke Bintan. Destinasi ini bebas Virus Corona. Tetap dinyatakan aman dan steril dari sebaran virus tersebut. Secara keseluruhan, wilayah di Kepulauan Riau juga bebas Virus Corona. Stakeholder di sini sangat cekatan menghadang virus ini masuk, meski posisinya dekat dengan Singapura,” ungkap Buralimar, Sabtu (8/2).

Secara geografis, Bintan dan Kepulauan Riau memang dekat dengan Singapura. Kedua poros tersebut dihubungkan oleh jalur laut dan udara secara langsung. Sebagai informasi, Virus Corona tersebut sudah muncul di Singapura. Hingga Selasa (4/2), penderita virus Corona di Singapura berjumlah 24 orang. Total ada 25 negara yang memberikan konfirmasi pasien positif nCov.

“Bintan dan Kepri memberikan pengawasan ketat untuk menangkal Virus Corona masuk. Semuanya itu sesuai prosedur dan standard yang berlaku. Seluruh pintu masuk wisman diawasi secara ketat. Hasilnya tetap negatif. Kami optimistis Tour de Bintan 2020 tetap meriah. Jumlah pesertanya banyak meski di luar negeri saat ini sedang ramai oleh virus nCov,” tegas Buralimar.

Tour de Bintan sebelumnya selalu ramai peminat. Selain domestik, event balap sepeda tersebut selalu dibanjiri peserta mancanegara. Pada Tour de Bintan 2019, jumlah peserta 9 persen lebih banyak dari edisi event 2018. Dari total jumlah peserta, 13 persen diantaranya pembalap wanita. Menariknya, slot peserta asing mencapai 1.116 nama dari 48 negara. Angka tersebut tumbuh 4 persen dari penyelenggaraan 2018.

Profil Tour de Bintan semakin menarik karena beberapa nomor menjadi favorit. Untuk nomor balapan dengan durasi waktu 2 hari jumlah peminatnya tumbuh 6 persen. Menjadi magnet utama, Tour de Bintan 2019 mampu menarik wisatawan dari 28 negara. Mereka datang ke Bintan untuk menikmati alam, budaya, dan kulinernya. Jumlah wisatawan yang menikmati tur 2 hari tumbuh 4 persen, lalu durasi 2 hari naik 12 persen,

“Tour de Bintan tetap menjadi fenomena karena peminatnya besar. Kami optimistis angka itu akan tetap tumbuh tahun ini meski dunia sedang dihadapkan pada sebaran Virus Corona. Sebab, destinasi Bintan dan sekitarnya tetap aman. Event tahun ini juga digelar meriah. Kemasannya dibuat lebih ‘fresh’. Peserta dijamin lebih ‘enjoy’,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bintan Wan Rudi Iskandar.

Selain berkompetisi, peserta Tour de Bintan 2020 akan disuguhkan dengan beragam hiburan. Ada live music & DJ hingga jamuan makan. Lebih spesial lagi, peserta dan wisatawan umum bisa mengeksplorasi sisi lain destinasi Bintan. Destinasi ini punya alam indah. Sebut saja, Lagoi Bay, Telaga Biru, Bukit Pasir Busung, Bukit Panglong, Pulau Beralas Pasir, Treasure Bay, Pantai Trikora, dan Senggiling.

Berada dalam situs besar budaya Melayu, Bintan juga memiliki beragam budaya. Identik dengan budaya di wilayah Kepulauan Riau lainnya, beberapa tarian khas bisa dinikmati di Bintan. Ada Tari Melemang, Makyong, Zapin, Tandak, juga Joged Lambak. Untuk kulinernya, terdiri Gonggong, Otak-Otak Tulang, Lakse, Nasi Dagang, Kerang Bulu, Bubur Pedas, Asam Pedas Melayu, juga Roti Jala.

“Tour de Bintan 2020 akan memberikan banyak ‘experience’ bagi wisatawan. Destinasi Bintan juga aman dari Virus Corona, hal ini sama dengan wilayah Indonesia secara keseluruhan. Kami mengundang publik untuk bergabung di Tour de Bintan 2020,” kata Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelengggara Kegiatan (Event) Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizki Handayani.(uma)

Perayaan Hari Valentine “Love Is In The Air” Harris Hotel Batam Center

0

batampos.co.id – HARRIS Hotel Batam Center menawarkan paket Valentine bertema “love is in the air” berupa hidangan set menu yang dapat dinikmati bersama pasangan atau keluarga.

Melihat kesibukan masyarakat di Kota Batam, HARRIS Batam Center mengajak pasangan-pasangan untuk mengingat kembali romantisme bersama pasangan.

“Bukan hanya di hari Valentine, kita mengungkapkan rasa sayang, kita bisa melakukannya setiap hari,” ujar Food & Beverage Manager HARRIS Batam Center, Erika Tarigan.

“Akan tetapi setiap tanggal 14 Februari, kita diingatkan untuk selalu memupuk rasa sayang dan menunjukkan kepada pasangan atau keluarga,” katanya lagi.

Kata dia, dalam paket promo “love is in the air”, setiap pasangan akan disuguhkan hidangan dan suasana romantis Valentine.

Hidangan akan dimulai dengan makanan pembuka “wish you” Fresh Garden Salad kemudian sup “falling in love” sup seafood yang disajikan dalam buah kelapa.

HARRIS Hotel Batam Center menawarkan paket Valentine bertema “love is in the air” berupa hidangan set menu yang dapat dinikmati bersama pasangan atau keluarga. Foto: HARRIS Hotel Batam Center untuk batampos.co.id

Makanan utama yang dapat dipilih oleh pasangan seperti “true love” salmon panggang, “hopefully dear” beef tenderloin dengan saus lada hitam, atau “we promised” ayam panggang dengan bayam, keju dan saus jamur.

“Sambil menikmati makan malam berdua, alunan musik romantis juga akan akan menemani pasangan di HARRIS Café malam itu”, tambah Erika.

Pihaknya juga mempersiapkan bunga mawar untuk nantinya dapat diberikan kepada pasangan.

Malam Valentine yang indah ditutup dengan menikmati hidangan “make your wish” cake tiramisu dan macaroon.

Untuk Valentine’s Dinner “Love is in the air” dipatok dengan harga Rp 669 ribu nett/pasangan dan potongan 15% untuk member My TAUZIA Privilege Loyalty Member.

Valentine’s Dinner “Love is in the air” akan diadakan pada hari Jumat, 14 Februari 2020, pukul 19.00 – 21.30, di HARRIS Café HARRIS Hotel Batam Center.

Diadakan pada Jumat (14/2/2020) pukul 19.00-21.30 WIB, di HARRIS Café HARRIS Hotel Batam Center.(*)

Play sound