batampos.co.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran 210 kilogram ganja jaringan lintas Sumatera – Jakarta.
Barang haram tersebut diketahui akan digunakan untuk pesta malam tahun baru 2020. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, pengungkapan ini bermula dari laporan warga.
Aparat kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap salah satu tersangka berinisial DM alias Dimas di Ciputat, Tanggerang Selatan, Jumat (20/12/2019).
“Dari penangkapan pertama DM di kendaraannya saat ditangkap di daerah Ciputat, di kendaraannya itu terdapat barang bukti ganja 210 kilogram,” kata Yusri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (24/12/2019).
Setelah dilakukan pengembangan kasus, pada Minggu (22/12/2019) polisi kembali berhasil menangkap satu tersangka lainnya berinisial DS alias Daniel Setiawan di daerah Ciloto, Cipanas, Jawa Barat.
Ilustrasi. Foto: Jawa Pos
“DS mengaku bahwa memang barang tersebut diambil dari lintas Sumatera,” imbuh Yusri.
Usai menangkap DS, polisi pun kembali melakukan pengembangan untuk memburu salah satu pelaku yang masih buron berinisial D alias Diki.
DS pun sempat menunjukkan lokasi pelaku berinisial D. Namun dalam perjalanan DS justru melakukan perlawanan hingga akhirnya polisi mengambil tindakan tegas dan terukur.
“Dia berusaha melawan petugas, dengan tindakan tegas terukur, DS dilumpuhkan. Saat mau dibawa ke rumah sakit dia meninggal dunia,” jelas Yusri.
Berdasarkan keterangan DM, ganja tersebut hendak diedarkan pada malam tahun baru.
“Penangkapan DM, dia mengaku memang salah satu barbuk ini akan diedarkan malam tahun baru,” pungkas Yusri.(jpg)
batampos.co.id – Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) akan membagikan seratus piecies kacamata khusus untuk melihat gerhana matahari cincin yang terjadi pada Kamis (26/12/2019).
Ketua Ekspedisi Gerhana Matahari Cincin, Muhammad Raihan, mengungkapkan, HAAJ memiliki tanggung jawab moril dalam mengamati fenomena astronomis yang terjadi di wilayah Indonesia.
Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) saat memberikan pemahaman mengenai gerhana matahari cincin kepada masyarakat Kota Batam. HAAJ akan membagikan 100 piecies kacamata khusus untuk melihat fenomena gerhana matahari cincin kepada masyarakat Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id
Kata dia, pihaknya menyediakan tiga buah teleskop untuk masyarakat yang ingin melihat gerhana matahari cincin di Dataran Engku Putri.
Raihan mengimbau, masyarakat Kota Batam yang ingin melihat gerhana matahari cincin, diwajibkan untuk menggunakan alat bantu.
“Kami juga akan membagikan kacamata gratis sebanyak 100 buah,” ujarnya.(nto)
batampos.co.id – Natal kali ini menjadi momen yang sangat berarti bagi ribuan umat Katolik di wilayah Batuaji dan Sagulung yang bernaung di paroki Maria Bunda Pembantu Abadi (MBPA). Selain berjalan aman dan khusuk, pesan Natal yang disampaikan cukup menyentuh.
Umat Katolik diajak untuk menjadi sahabat bagi siapa saja tanpa ada sekat perbedan suku, agama dan Ras sesuai dengan thema Natal “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang”.
Umat sangat tersentuh sebab belakang banyak sekali persaoalan yang bertentangan dengan seruan pesan Natal tersebut. “Semoga ini bisa direnungi dan dipraktekan dalam kehidupan saya dan keluarga kedepannya. Natal kali ini istimewah dengan pesannya. Praktis tapi sangat bermakna,” ujar Vildi, seorang jemaat.
Perayaan Natal umat Katolik di paroki MBPA dilaksanakan sejak Selasa (24/12) malam yakni ibadah malam natal. Pemimpin ibadah adalah romo Laurensius.
Ibadah Natal digelar Rabu (25/12) dipimpin oleh pastor paroki romo Emannuel. Dalam dua perayaan ini masing-masing pastor menyampaikan pesan yang sama yakni hiduplah sebagai sahabat bagi siapapun. Karena dengan bersahabat yang tentunya dalam hal yang positif, semua niat baik dalam tatatan kehidupan ini akan tercapai dengan baik.
Polisi pastikan keamanan gereja MBPA sebelum ibadah Natal.
“Jadilah sahabat bagi semua orang. Seperti yang disampaikan Yesus, kasihilan musuh seperti kamu mengasihi dirimu sendiri,” ujar romo Lauronsius.
Perayaaan natal di gereja MBPA Kaveling Baru, Sagulung ini dibanjiri lebih dari lima ribu umat mulai malam Natal. Perayaan berjalan aman dan tertib sebab pengamanan dibantu oleh pihak kepolisian, TNI, Banser dan ormas pemersatu bangsa lainnya.
Ketua panitia Natal Gereja MBPA Endi Eduardus mengatakan, misa malam Natal ada sekitar tujuh ribu umat yang hadir dan hari Natal sekitar enam ribu umat. Perayaaan Natal berjalan lancar dan tertib hingga usai.
“Kelancaran perayaan Natal ini tidak terlepas dari dukungan semua umat, petugas keamanan gabungan. Kami sangat berterimakasih kepada pihak kepolisian, TNI, saudara-saudara dari Banser dan ormas-ormas lainnya yang bahu membahu mensukseskan perayaan Natal kali ini. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” ujar Endi. (eja)
PANAS begitu menyengat. Di sekeliling perempuan itu. Sudah bertahun-tahun berlalu, tapi siang itu tak pernah lepas dari ingatan Hera Rosmiati.
Saat dia harus menapaki medan yang terik. Dan, ada beragam jenis senjata di sekelilingnya.
”Saya harus bawa-bawa senjata, menyiapkan senjata, dan itu perempuannya cuma dua orang di lapangan,” kenangnya.
Siang pada 2012 di Baturaja, Lampung, itulah untuk kali pertama Hera ikut pengujian senjata yang diadakan oleh PT Pindad, tempatnya bekerja sejak setahun sebelumnya, bareng dengan PT Dirgantara Indonesia. Sempat ragu, Hera mau tidak mau akhirnya harus ikut ke tempat pengujian tersebut.
Sebagai angkatan pertama yang diterima setelah bertahun-tahun Pindad melakukan moratorium penerimaan pegawai baru, Hera sering kali mendapat masukan dari para senior. Termasuk soal pengujian. Bahwa engineer tidak cukup hanya bisa membuat. Lebih dari itu, dia harus tahu betul performa senjata buatannya ketika dipakai.
”Sehingga user benar-benar maksimal saat menggunakan senjata tersebut,” tutur Hera, mengutip nasihat para senior.
Tepat di Hari Ibu hari ini, Hera adalah salah satu pengingat bagaimana stigma bisa ditendang jauh-jauh. Stigma yang bekerja diam-diam, memenuhi kepala orang dengan ide diskriminatif: bahwa suatu bidang pekerjaan tertentu ”sangat maskulin” atau hanya cocok untuk laki-laki.
Sudah delapan tahun Hera menjadi bagian penting dari Divisi Senjata Pindad. Berkutat dengan urusan produksi senjata. Mengujinya bersama para personel TNI dan Polri. Bahkan, di masa-masa awal bekerja, dia harus berhadapan dengan tungku pengolahan baja setiap hari.
Tangan dingin ibu satu anak itu turut berada di balik pembuatan Senapan Serbu 2 alias SS2, salah satu produk unggulan Pindad. Selain SS2 yang merupakan pengembangan SS1, ada SS3, SPR-2, dan G2.
”Yang ini SS2 customized,” kata perempuan 32 tahun itu sambil menunjukkan SS2 bercorak mencolok, agak kecokelatan, di ruang display PT Pindad, Bandung, Jawa Barat.
Dia menjelaskan, senapan tersebut sudah disesuaikan dengan keinginan user. Karena itu, warnanya tidak hitam serupa SS2 yang belum di-customize.
Produsen senjata seperti Pindad memang harus banyak mendengar. Khususnya dari konsumen yang memakai produknya. Walau sudah punya pakem untuk setiap senjata, mereka tidak boleh kaku.
”Harus mau menerima masukan apabila user menginginkan penyesuaian,” terang dia.
Hera Rosmiati di kantor PT Pindad, Bandung (18/12). Sudah delapan tahun dia berkutat di divisi senjata. (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)
Setelah menuntaskan studi di Jurusan Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB), Hera memang langsung mengarahkan pandangan ke perusahaan BUMN. Nasib kemudian membawa dia ke Pindad.
Sebelum pindah ke posisi sekarang, Hera pernah ditempatkan di bagian SHT atau surface and heat treatment. ”Di situ adalah divisi produksi banget, yang kerjaannya pelapisan, pengecatan, dan pengolahan panas,” kata dia.
Kini Hera lebih banyak bergelut dengan pemilihan material dan proses. Menerjemahkan produk-produk baru Pindad supaya bisa diproduksi secara masal. ”Bisa dibikin, bisa diproses, bisa dimanufaktur,” ujar perempuan kelahiran Maret 1987 itu.
Memang dia tidak ikut merakit setiap senjata yang dibuat Pindad. Namun, Hera tetap harus punya kemampuan merakit. Bahkan, dia juga harus bisa menembakkan senjata yang dibuat.
Dari ruang display, tempat uji tembak senjata Pindad tidak jauh. Di sela-sela perbincangan dengan Hera dan tim produksi Pindad lainnya Rabu siang lalu itu, desing peluru beberapa kali terdengar.
Di tempat itu pula Hera pernah menjajal SPR-2, senjata dengan kaliber besar 12,7 mm. ”Saya harus tahu ketika ditembakkan seperti apa,” imbuhnya.
Pengalaman menguji coba SPR-2 sebelum dipakai prajurit TNI adalah salah satu momen berkesan bagi Hera. Sebab, SPR-2 merupakan senjata kaliber besar yang pertama dia buat.
”Biasanya saya di 5,56 mm dan 9 mm,” ungkap dia. ”Dan saya nyobain nembak pada saat awal untuk pertama kali,” tambahnya.
Ada lima perempuan dari sekitar 45 staf di divisi tempatnya bekerja sekarang. Menurut Hera, bekerja membuat senjata bukan hal yang mustahil bagi perempuan.
Dia sudah membuktikan itu. Meski kebanyakan perempuan yang masuk Pindad ditempatkan di balik meja kerja, Hera tidak merasa canggung saat harus turun ke tempat produksi. Mendesain senjata, merakit, menjajal, sampai ikut uji di lapangan bersama user. Tentu ada yang pernah meragukan kemampuannya saat pertama masuk divisi senjata. Maklum, yang dia masuki dunia yang dicitrakan sangat maskulin.
Aktivis kesetaraan gender Kalis Mardiasih dalam kolomnya di Jawa Pos (21/12) mengaku juga pernah secara tak sadar sangat diskriminatif kepada perempuan. Saat menyusun undangan untuk kalangan penerbit dan media, nama-nama yang dia tulis semuanya laki-laki.
Demikianlah stigma bekerja. Namun, keyakinan dan tekad kuat Hera untuk terus bekerja dan belajar membawa dirinya sampai di posisi saat ini. Menjadi salah seorang yang diandalkan oleh Pindad. Membuat senjata kelas atas yang mampu bersaing, bahkan melampaui kualitas senjata buatan produsen di negara lain. (*)
batampos.co.id – Personel Satlantas Polresta Barelang menangkap seorang pengenda sepeda motor yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja.
Kasatlantas Polresta Barelang, AKP Muchlis Nadjar, mengatakan, penangkapan bermula saat personel Satlantas Brigadir Ibnu Krismaya dan Bripda Erwin melaksanakan Patroli keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) dan sambang Gereja menggunakan sepeda motor dalam rangka Operasi Lilin Seligi 2019.
“Ketika melintas di Jalan Jendral Sudirman tepatnya di antrean Traffic Light Simpang Kepri Mall, anggota melihat pengendara sepeda Motor Honda Vario putih dengan nopol BP 3692 BM tidak menggunakan TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor) belakang dan kaca spion,” ujarnya, Selasa (24/12/2019).
Kemudian kata dia, Brigadir Ibnu menghentikan pengendara tersebut untuk dilakukan pemeriksaan.
Namun saat akan dibawa ke Pos Polisi Simpang Kepri Mall untuk dilakukan pemeriksaan, pengendara membuang kotak rokok dan mencoba melarikan diri.
“Anggota curiga dan langsung mengambil kotak rokok yang dibuang pengendara tersebut dan di dalamnya berisi 6 paket ganja kering,” jelasnya.
Personel Satlantas Polresta Barelang menangkap pengendara yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja. Foto: Satlantas Polresta Barelang untuk batampos.co.id
Pengendara tersebut lanjutnya berhasil ditangkap diparkiran luar Kepri Mall.
“Ini adalah kinerja yang luar biasa dari personel Satlantas Barelang,” pujinya.
Ia pun meminta agar personel satlantas Polresta Barelang untuk selalu waspada dan melakukan penggeledahan menyeluruh apabila ditemukan pelanggar yang bersikap tidak biasa.
“Ini penangkapan narkoba yang kedua kalinya selama saya menjabat sebagai Kasat Lantas Polresta Barelang,” paparnya.
Perwira pertama kepolisian itu sangat mengapresiasi kinerja ketiga anggota tersebut di lapangan.
“Ini suatu prestasi yang membanggakan dari personel Satlantas karena bisa mengamankan pengguna maupun pemilik Narkoba,” tuturnya.
Ia berharap, kedepannya prestasi positif tersebut terus berjalan dan dapat membanggakan institusi kepolisian dan juga dapat menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.(ali)
batampos.co.id – Anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) mengamankan malam natal di GPIB Zebulon Batam, Selasa (24/12/2019).
Ibadah malam Natal mulai digelar pukul 18.00 WIB dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Zebulon Batam, pendeta Meiske Paransi-Kolanus.
Perayaan malam Natal berlangsung khidmat dengan tema khotbah Sukacita yang Besar sesuai firman Tuhan yakni kitab Yesaya 9:1-6.
Dalam khotbahnya, pendeta Meiske Paransi Kolanus meminta agar seluruh jemaat menjadikan momentum Natal untuk bertobat dari dosa. Karena akibat dosa, hidup manusia tidak bahagia serta tenang.
Jemaat GPIB Batam melakukan ritual penyalaan lilin Natal. Foto: William untuk batampos.co.id
“Orang yang berdosa tidak mungkin tenang dan berbahagia dalam hidupnya. Jadi bertobatlah. Jadilah anak-anak tenang dalam Yesus sang putra Natal,” ujar pendeta Meiske.
Ia juga mengemukakan bahwasannya kelahiran Yesus ke dunia ini adalah sukacita yang besar dan sukacita ini haruslah didalam Tuhan dan dapat dirasakan juga oleh orang lain.
Sejumlah anggota Banser foto bersama dengan beberapa anggota PKB GPIB Zebulon Batam di foto booth Natal GPIB Zebulon, Selasa (24/12/2019) di sela-sela pengamanan Natal. Foto: william untuk batampos.co.id
“Jadi kita juga harus membuat orang lain bersukacita, ” ujarnya.
Ibadah malam Natal ini diisi dengan berbagai puji-pujian baik duet, vokal group dan ritual penyalaan lilin Natal oleh seluruh jemaat yang hadir.
Perayaan malam Natal ini diamankan kepolisian, anggota Banser serta petugas keamanan gereja dibantu para pemuda dan persekutuan kaum bapak (PKB) GPIB Zebulon.
Ibadah perayaan Natal di jemaat GPIB Zebulon akan digelar besok, Rabu (25/12/2019) pukul 09.00 WIB di gedung gereja Zebulon Tiban V.(*)
batampos.co.id – Sebanyak 50 anggota komunitas Honda ADV150 dan beberapa orang perwakilan dari komunitas Honda lainnya, meramaikan acara ADV150 Urban ExploRIDE, Minggu (22/12/2019).
Acara ini diawali dengan sesi touring dengan titik start di Dealer Capella Honda Merapi Subur.
Sebelum touring, tim Safety Riding dari PT. Capella Dinamik Nusantara, Christofer Valentino, memberikan pemahaman tentang SOP touring serta pemanasan sebelum touring.
Para peserta terlihat antusias dan bangga melakukan eksplorasi Batam dengan tujuan pulau Rempang dan pulau Galang.
Acara ADV150 Urban ExploRIDE diadakan juga sebagai sarana silaturahmi anggota komunitas Honda ADV 150 dan yang lainnya.
Serta memperkuat solidaritas antar anggota. Tak hanya bersilaturahmi, pada kesempatan itu peserta mengunjungi Panti Asuhan Tunas Karya St. Ignatius Loyola di Pulau Galang.
Di sana peserta memberikan bantuan menjelang Natal untuk panti asuhan tersebut.
Setelah itu, acara dilanjutkan makan siang bersama.
Sembari beristirahat, peserta diberikan pengetahuan serta keunggulan seputar Honda ADV150.
Peserta juga diberikan games dan kuis online yang membuat seluruh peserta sangat antusias.
Komunitas Honda ADV150 berfoto bersama di Jembatan Dua Barelang. Komunitas Honda ADV150 melakukan touring ke Rempang Galang dan berbagi kasih di panti asuhan Tunas Karya St. Ignatius Loyola di Pulau Galang. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
Honda Kepri juga mengadakan foto kontes khusus di acara tersebutyang berhadiahkan satu jaket apparel ekslusif spesial Honda ADV150.
“Acaranya seru banget, hari libur kita terasa lebih bermanfaat dan lebih berkah,” Humas dari Club Honda ADV Indonesia Chapter Batam, Cahya,
Terlebih kata dia, Honda ADV150 sangat nyaman saat dikendarai jarak jauh.
Karena lanjutnya, riding posturnya sangat sempurna baginya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada PT. Capella Dinamik Nusantara yang telah mengadakan event seperti ini. Semoga event seperti ini dapat dilakukan rutin serta lebih kreatif dan inovatif lagi” ujarnya.
Perlu diketahui, Honda ADV 150 dibekali mesin berkapasitas 150cc eSP (enhanced Smart Power) dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI.
Berdasarkan hasil tes internal dengan metode ECE R40 EURO 3, konsumsi bahan bakar menunjukkan angka 46,6 km/liter (fitur ISS on).
Sehingga mampu menempuh jarak hingga 373 km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar.
Honda ADV150 dibekali fitur-fitur penunjang untuk pengguna. Seperti Two Step Adjustable Windscreen yang disematkan pertama kalinya di skutik kelas 150cc.
Model ini juga memiliki ruang penyimpanan sebesar 28 liter yang dapat menunjang kebutuhan pengguna dalam menyimpan barang.
Pada sisi keamanan, skutik ini telah ditunjang Honda Smart Key dan alarm system serta dilengkapi dengan power charger pada console box depan dan jok berdesain lebih tinggi di bagian belakang.
“Saatnya anda miliki Honda ADV150 dan bergabung bersama di Komunitas Honda ADV150 Indonesi,” ujar Syaiful selaku Sales Manager Honda Kepri.
Karena lanjutnya, Honda Kepri mempunyai berbagai aktivitas, event dan promosi menarik untuk anggota komunitas dibawah naungan PT. Capella Dinamik Nusantara.
PT. Capella Dinamik Nusantara merupakan distributor utama sepeda motor Honda wilayah pemasaran Kepulauan Riau,(*)
batampos.co.id – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung akan memantau fenomena alam Gerhana Matahari Cincin yang akan terjadi pada Kamis (26/12/2019) mendatang di Dataran Engku Putri, Batamcentre.
Perwakilan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Agus, mengatakan, pihaknya diundang oleh Barelang Eclipse untuk menyaksikan Gerhana Matahari Cincin
“Hari ini kita sudah siap-siap untuk sinkronisasi peralatan dulu, supaya lebih mudah saat menggunakan besok”,ujarnya.
Menurut Agus, di Batam sendiri termasuk lintasan yang paling mendekati dengan titik tengah dari garis gerhananya, dan paling pas untuk melihat gerhana cincin dengan bagus.
Persiapan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang akan memantau fenomena alam Gerhana Matahari Cincin di Dataran Engku Putri, Batamcentre. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id
“Selain itu di Batam proses terjadinya Gerhana Matahari Cincin termasuk paling lama dengan durasi waktu 3 menit 20 detik,” imbunya.
Selain Batam, fenomena alam ini juga dapat disaksikan di Kabupaten Bintan, dan Kota Tanjungpinang.
Ada beberapa titik strategis di tiga daerah di Provinsi Kepri itu untuk bisa secara langsung melihat fenomena ini.
Untuk di Kota Batam sendiri, Gerhana Matahari Cincin bisa disaksikan oleh masyarakat di Dataran Engku Putri, Batam Center.
Ia berharap masyarakat Batam datang ke Dataran Engku Putri untuk bersama-sama melihat kejadian alam yang langka yakni Gerhana Matahari Cincin.(nto)
Memelihara hewan tidak cukup hanya karena masalah lucu lalu dikurung begitu saja. Butuh beragam persiapan untuk memastikan kesejahteraan peliharaan terjaga.
Dalam hal ini, komitmen keluarga-keluarga di Amerika Serikat (AS) terhadap kesejahteraan hewan peliharaan mereka patut diacungi jempol.
Total belanja mereka bagi hewan peliharaan hampir setara melewati orang terkaya di dunia.
Dalam kurun satu tahun saja, mereka menghabiskan sekitar USD 75 miliar atau Rp 1.000 triliun (USD 1 = Rp 13.984) untuk belanja kebutuhan hewan.
Sebagai perbandingan, kekayaan miliarder Mark Zuckerberg adalah USD 72 miliar dan merupakan orang terkaya keempat di dunia.
Kucing telinga ikal khas Amerika. Foto: wikipedia.org
Ke mana saja anggaran belanja USD 75 miliar itu mengalir? Berdasarkan laporan New York Post, Minggu (15/12) lalu, di urutan teratas adalah belanja makanan hewan, setelah itu disusul perawatan kesehatan dari dokter hewan.
Ada juga biaya mainan, camilan, pengasuh, tabungan, grooming, vaksin, tes laboratorium, pelatihan, suplai, dan obat-obatan.
Sedangkan data dari American Pet Products Association (APSA), rata-rata keluarga Amerika menghabiskan USD 1.100 (Rp 15,3 juta) hingga USD USD 2.000 (Rp 27,9 juta) pada tahun pertama saat punya peliharaan baru.
Penasihat keuangan di Brooklyn Plans, Kristen Euretig, berkata para pecinta hewan lebih baik merencanakan matang-matang sebelum mengadopsi hewan.
Ia menegaskan memiliki hewan butuh berbagai komitmen.
“Sebuah hewan peliharaan adalah sebuah komitmen besar dan membutuhkan sumber daya di berbagai aspek: secara waktu, keuangan, dan emosional,” jelas Euretig.(jpg)
batampos.co.id – Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) mengadakan Workshop Astronomi Gerhana Matahari Cincin di Aula Gedung Nong Isa Lembaga Adat Melayu, Kota Batam, Selasa (24/12).
Ketua Ekspedisi Gerhana Matahari Cincin, Muhammad Raihan, mengungkapkan, HAAJ memiliki tanggung jawab moril dalam mengamati fenomena astronomis yang terjadi di wilayah Indonesia.
“Kami sebagai komunitas astronomis akan mengejar fenomena astronomis, meskipun harus keluar kota. Contohnya seperti fenomena gerhana matahari cincin yang akan terjadi pada 26 Desember mendatang di Kota Batam,” ujarnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga berbagi ilmu dan mengedukasi masyarakat di Kota Batam tentang fenomena gerhana matahari cincin dengan cara mengadakan workshop.
HAAJ memilih mengunjungi Kota Batam, karena Batam merupakan salah satu tempat yang dilewati oleh gerhana matahari cincin.
Selain itu, Kota Batam dianggap sebagai kota yang menarik dan kaya akan sejarah dan kebudayaannya.
“Menurut kami, Batam ini adalah daerah Kepulauan, yang mana kaya akan pengetauan astronomisnya,” katanya.
Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) saat memberikan pemahaman mengenai gerhana matahari cincin kepada masyarakat kota Batam. HAAJ menjelaskan fenomena serupa akan terjadi kembali di Kota Batam paling cepat 350 tahun yang akan datang. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id
Menurutnya, pada kegiatan workshop dan nonton bareng gerhana matahari cincin di Engku Putri, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 80 orang peserta. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.
“Masyarakat Batam sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan workshop ini,” ujarnya.
Kata dia, awalnya banyak peserta yang belum mengetahui tentang gerhana matahari cincin.
Namun setelah mengikuti workshop masyarakat mengerti hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat ada gerhana matahari cincin.
“Fenomena gerhana matahari cincin ini menarik dan menjadi sangat spesial bagi masyarakat Batam di tahun ini, masyarakat wajib mengetahui dan menyaksikan fenomena ini,” ujarnya.
Karena lanjutnya fenomena itu kembali terjadi lditempat yang sama, yaitu Kota Batam paling cepat 350 tahun lagi.
Raihan mengimbau, masyarakat Kota Batam yang ingin melihat gerhana matahari cincin, diwajibkan untuk menggunakan alat bantu.
“Alat bantunya seperti kacamata gerhana, karena kalau tidak menggunakan alat bantu akan sangat berbahaya untuk mata kita,” tuturnya.
Kata dia, pihaknya menyediakan tiga buah teleskop untuk masyarakat yang ingin melihat gerhana matahari cincin di Dataran engku Putri.
“Kami juga akan membagikan kacamata gratis sebanyak 100 buah,” ujarnya.
Salah satu warga, Rahmat mengungkapkan bahwa workshop ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Batam.
“Kami sangat senang dengan adanya workshop ini. Karena masyarakat awam seperti saya yang belum mengetahui tentang gerhana matahari menjadi tahu”, ujarnya.
Rahmat berencana akan datang bersama teman-teman dari komunitas untuk menyaksikan fenomena alam langka ini.(nto)