batampos.co.id – Mengawali tahun 2020, Kepala bkkbn (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional), dr Hasto Wardoyo SpOG mengenalkan logo baru bkkbn.
Melalui aku instagramnya Hasto memamerkan foto saat mebuka selubung sebuah papan yang bertuluskan logo bari bkkbn.
“Tahun baru BKKBN Baru dengan semangat baru,” demikian tulis Hasto.
Bukan, ini bukan perkenalan secara resmi. Minggu ketiga bulan Januari ini, akan dilakukan peluncuran secara resmi.
Sejak 1 Jui 2019 Hasto menjabat sebagai Kepala bkkbn. Ia meninggalkan jabatan lama sebagi bupati Kulon Progo, DIY. Hasto menjabat sebagai bupati di Kulon Progo selama 7 tahun.(ptt)
batampos.co.id – Jumlah masyarakat yang menggunakan Trans Batam terus bertambah setiap harinya. Salah satunya rute Batamcentre-Tanjunguncang.
Pengawas Trans Batam, Zainudin, mengatakan, sejak hadirnya Masjid Sultan Mahmud Riaayat Syah, rute Batamcentre-Tanjunguncang mengalami peningkatan.
“Sekarang rute Batamcentre-Tanjuncang selalu ramai, apalagi hari libur,” ujarnya, Kamis (2/1/2020).
Halte bus Trans Batam yang berada di depan Mega Mall Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id
Selain rute Batamcentre-Tanjunguncang, kata dia, rute lainnya yang cukup ramai ialah Punggur-Jodoh-Sekupang. Kemudian Jodoh-Sekupang-Batamcentre-Batu besar.
“Tahun ini rencananya akan ada penambahan armada lagi dan mudah-mudahan masyarakat Batam semakin nyaman menggunakan Trans Batam,” harapnya.(nto)
batampos.co.id – Mohammad Syaiful (32), pecatan TNI ini babak belur ditangkap warga karena kedapatan menjambret.
Pria yang memiliki kartu anggota TNI di NTT, berpangkat pratu ini langsung diamankan Tim Anti-Bandit Polsek Wonocolo dalam kondisi luka-luka.
“Syaiful diduga menjambret tas seorang wanita di Jalan Raya Jemursari, Rabu pukul 23.00 WIB, 25 Desember lalu. Namun, aksi jambretnya gagal, lantaran korban bersama rekannya mengejar sambil meneriaki jambret,” ujar Kapolsek Wonocolo, Kompol Masdawaty Saragih,
Mantan anggota TNI menjambret ibu-ibu. Foto: Pojokpitu
Teriakan korban mengundang perhatian warga yang akhirnya turut mengejar tersangka. Syaiful akhirnya ditangkap dan dihajar warga hingga babak belur.
Beruntung, tim anti-bandit berhasil mengamankan tersangka dan mengevakuasinya ke Polsek Wonocolo.
Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan sepeda motor bebek bernopol L 3746 EE milik tersangka dan seutas tali tas milik korban.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dan diancam hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (end/pojokpitu/jpnn)
batampos.co.id – Malam pergantian tahun 2019 ke 2020 menjadi malam yang sangat berarti bagi keluarga Hendri Tamba dan Verawati.
Pada hari itu, pasangan suami isteri tersebut menyambut kehadiran anak perempuannya tepat pukul 01.00 WIB pada Rabu (1/1/2020).
Puteri ketiga yang lahir dengan berat badan 3,2 kilogram itu, jadi kado terindah bagi keduanya diawal tahun 2020.
Vera mengendong buah hatinya yang lahir pada Rabu (1/1/2020) tepat di malam pergantian tahun 2019 ke 2020. Foto: Eja/batampso.co.id
“Tidak ada rencana mau lahiran tepat malam pergantian tahun. Semua berjalan seperti biasa seperti orang mau lahiran. Puji Tuhan proses kelahiran juga normal tanpa hambatan berarti tepat pukul 01.00 WIB,” ujar Vera.
Mereka bertekad akan lebih bersemangat lagi mempersiapkan masa depan anak-anaknya. Vera menjelaskan, proses kelahiran berjalan normal dan lancar.
“Masa kehamilan normal seperti biasa (sembilan bulan) dan memang sudah waktunya lahiran (tepat di malam pergantian tahun),” ujarnya.
Saat ditemui batampos.co.id, Vera dan sang suami belum memberikan nama untuk anak ketiganya itu.(eja)
batampos.co.id – Maling sepeda motor mulai sasar lokasi parkiran Masjid Agung Sultan Mahmud Riayat Syah Batam di Tanjunguncang.
Seperti yang terjadi pada Jumat (27/12/2019). Seorang pria kepergok mencongkel kontak sepeda motor seorang jemaah yang di parkirkan di basement masjid.
Pria yang belakangan diketahui bernama Rz itu pun dihadiahi bogem mentah oleh jemaah masjid.
Aksi Rz dipergoki anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang berjaga dan menjadi bulan-bulanan massa yang kesal dengan perbuatannya.
“Untung saat bersamaan ada anggota Patroli kami lewat, sehingga dia diamankan dari amukan massa,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe, Kamis (2/1/2020).
Ilustrasi
Menurutnya, saat diamankan pelaku dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kepada polisi, pria 45 tahun itu mengakui perbuatannya.
Kepada polisi pelaku mengaku baru satu kali melakukan aksi kriminalnya tersebut.
“Saya mau ambil yang (parkiran) depan Tunas Regency, tapi terlalu terbuka. Saya masuk basement masjid,” jelasnya.
Rz menjelaskan, ia menggunakan potongan guntingan besi untuk mencongkel kunci kontak.
Akibat perbuatannya itu, Rz dijerat pasal 363 KHUP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.
Dengan kejadian tersebut, Dalimunthe kembali mengingatkan masyarakat untuk menggunakan kunci ganda pada sepeda motornya dimanapun berada.
“Sekalipun di tempat ibadah, tetap waspada karena kejahatan bisa terjadi dimana saja,” imbaunya.(eja)
batampos.co.id – Dua kapal perang dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan TNI-AL siaga di perairan Natuna.
Hal itu dilakukan karena Tiongkok melanggar zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia di Natuna.
Kapal perang itu ialah Kapal Negara (KN) Tanjung Datu yang dibantu dua KRI dari Komando Armada I, yakni KRI Tjiptadi 381 dan KRI Teuku Umar 385, siaga di garis depan untuk menghalau kapal asing, termasuk kapal Tiongkok.
Direktur Operasi Laut Bakamla Laksamana Pertama Bakamla, Nursyawal Embun, mengatakan, pihaknya sudah memonitor Coast Guard Tiongkok di wilayah ZEE Indonesia sejak 10 Desember 2019.
”Kami langsung melakukan penghadangan dan kami usir,” tegas dia. Namun, upaya tersebut tidak dihiraukan Coast Guard Tiongkok. Tanggal 23 (Desember 2019) masuk kembali,” imbuhnya.
Bahkan, bukan hanya kapal Coast Guard Tiongkok, kapal ikan berbendera Tiongkok juga ikut masuk.
KN Tanjung Datu mengusir kapal Coast Guard Tiongkok di Laut Natuna pada 19 Desember 2019. BAKAMLA untuk Jawa Pos
Sempat terjadi perdebatan antara kedua pihak. Bakamla kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada komando atas di Jakarta hingga keluar nota protes diplomatik dari Kemenlu.
Bakamla bersama TNI-AL bertindak tegas lantaran kapal-kapal tersebut sudah masuk ZEE Indonesia. Dengan kata lain, mereka melanggar UNCLOS.
”Mereka melakukan penangkapan. Sehingga kami minta untuk keluar dari wilayah yurisdiksi kita,” ujarnya.
“Tapi, dia (Tiongkok, Red) mengatakan tidak, ini wilayah kita (mereka, Red). Itu di lintang 5 derajat,” beber jenderal bintang satu tersebut.
Kadispen Komando Armada I Letkol Laut Pelaut Fajar Tri Rohadi menjelaskan, saat ini yang berada di lokasi-lokasi rawan adalah KRI Tjiptadi 381. KRI Teuku Umar 385 stand by di Lanal Ranai.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Kerja Sama Bakamla, Kolonel Bakamla Salim, menyampaikan, selama ini pihaknya berusaha menjalin kerja sama dengan coast guard dari negara-negara sahabat.
Namun, belum ada kerja sama antara Bakamla dan Coast Guard Tiongkok. Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Geng Shuang, menuturkan, Tiongkok memiliki kedaulatan dan yurisdiksi atas perairan di dekat Kepulauan Nansha di Laut Tiongkok Selatan.
Shuang menekankan bahwa Tiongkok memiliki hak historis di perairan tersebut yang selama ini sah.
”Penjaga pantai Tiongkok sedang melakukan tugasnya patroli rutin menjaga ketertiban laut dan melindungi hak-hak kepentingan rakyat kami yang sah,” beber Shuang dilansir dari situs resmi Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok.
Di sisi lain, Juru Bicara Menteri Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengatakan, klaim historis Tiongkok atas perairan tersebut hanya bersifat unilateral. Tidak memiliki dasar hukum dan tidak diakui UNCLOS.(jpg)
batampos.co.id – Kebun rambutan milik Bupati Karimun, Aunur Rafiq, di Parit Muda, Kelurahan Tanjungbatu Barat, Kecamatan Kundur, ludes terbakar sejak Senin (30/12/2019).
Api sulit dipadamkan karena lahan gambut. Namun setelah petugas kebakaran dibantu anggota Polsek Kundur berjibaku dengan alat tiga unit mesin pompa dan satu unit mobil pemadam kebakaran, akhirnya api dapat dipadamkan.
Upaya pemadaman api dipimpin langsung Kapolsek Kundur, Kompol Endi Endarto. Selain kebun rambutan, api juga melahap kebun karet yang bersebelahan dengan kebun rambutan.
Bahkan api sudah mendekati rumah panggung yang dulu ditempati Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat kecil.
Beruntung puluhan anggota Polsek Kundur dibantu organisasi masyarakat Melayu Raya memadamkan api yang belum diketahui dari mana asal api tersebut.
Anggota Polsek Kundur memadamkan api yang membakar kebun rambutan milik Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (31/12/2019). Foto: Imam Sukarno/batampos.co.id
”Asal api belum diketahui namun diduga berasal dari sisa pembakaran sampah,” jelasnya.
Percikan api lanjutnya merambat ke kebun dan membakar daun kering.
“Kita gunakan tiga unit mesin pompa air, selang dan mobil Damkar untuk memadamkan api. Alhamdulillah api sudah dapat dipadamkan,” kata Kapolsek.
Kebun produktif yang terbakar diperkirakan ada 2,5 hektare.
”Untuk mengantisipasi kebakaran, lokasi perkebunan terus kita pantau, anggota juga melakukan patroli agar tidak terjadi kebakaran serupa,” tambahnya.
Menurut keterangam Atan, selaku pemilik kebun karet yang terbakar, mengatakan dirinya mendapat informasi terkait kebakaran Senin (30/12/2019) sore.
Tepatnya saat dia bermain badminton mendapat telepon dari temannya, bahwa kebun karetnya terbakar.
“Saat tiba di kebun, api sudah membesar dan membakar kebun karet,” katanya.
Beruntung ada anggota Polsek yang membantu memadamkan api sehingga api tidak merambat ke sejumlah kebun yang berada di sebelahnya.
”Terima kasih bapak Kapolsek Kundur dan anggota yang sudah membantu memadam-kan api bahkan sampai sekarang masih bekerja di kebun karet,” ujar Atan.(ann)
batampos.co.id – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karimun, Alex Ng atau Chun Heng berharap Pemkab Karimun jangan berharap atau bertumpu kepada investasi saja.
Namun, harus memanfaatkan dunia pariwisata sesuai program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Kita lihat apa saja kebijakan pemerintah daerah di tahun 2020, melalui program pariwisata di Kabupaten Karimun ini,” katanya, Rabu (1/1/2020).
“Jangan seperti tahun lalu, dunia pariwisata merosot dengan dibuktikan tutupnya perhotelan di Karimun ini,’’ kata Chun Henglagi.
Kenapa demikian, sebab Kabupaten Karimun, objek wisatanya tidak kalah dengan daerah lain.
Namun, bagaimana mendesain objek wisata agar menarik wisatawan mancanegara.
Para pengunjung memadati Pantai Pelawan saat hari libur.Apindo Karimun meminta pengusaha tidak hanya bertumpu pada investasi, tapi juga harus bisa memanfaatkan dunia pariwisata. Foto: Tri Haryono/batampos.co.id
”Tahun ini, memang ada penerimaan karyawan di salah satu perusahaan cukup banyak. Tapi, itu belum tentu menjamin pergerakan ekonomi di Karimun tumbuh seperti lima tahun lalu,’’ ujarnya.
Sebab, lanjut Chun Heng, ketika para karyawan perusahaan tersebut libur, mereka bingung mau berlibur kemana di Karimun.
Apabila tidak memanfaatkan objek-objek wisata yang ada, seperti Pantai Pelawan, Pantai Pongkar, air terjun, Coastal Area.
”Intinya, program jangka pendek dulu lah. Apabila dimanfaatkan, objek wisata di sini dapat dipastikan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat dengan cepat,’’ ujarnya.
Pengelola kapal penumpang luar negeri, Dorri, untuk penumpang dari Malaysia melalui Pelabuhan Kukup, Malaysia pada pagi hari yang masuk ke Karimun hanya 59 orang.
Didominasi warga Indonesia sebanyak 46 orang, sedangkan warga negara Malaysia hanya 13 orang.
”Sepilah sekarang dibandingkan tahun lalu. Tak ada penyambutan wisman oleh pemerintah daerah yang biasa dilaksanakan setiap awal tahun,’’ ucapnya.
Pantauan di pelabuhan domestik maupun internasional Tanjungbalai Karimun terlihat masih sepi. Banyak, warga yang berangkat ke luar daerah.(tri)
batampos.co.id – Anggota Komisi II DPR RI, Ansar Ahmad, memastikan bandara sipil akan dibangun di Natuna.
Pemerintah sudah mengusulkan perencanaan pembangunan 2020 ini. Rencana pembangunan bandara dengan skala internasional ini, kata Ansar, dibangun dari APBN.
Untuk perencanaannya diusulkan di Pemerintah Provinsi Kepri.
”Perencanaan DED bandara ini sudah masuk dalam usulan di Provinsi Kepri untuk 2020. Untuk lokasi bandaranya di Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara,” kata Ansar di Ranai.
Ilustrasi. Foto: Jawa Pos
Ansar mengatakan, dibangunnya bandara internasional ini dengan banyak pertimbangan. Di antaranya alasan strategis sebagai daerah perbatasan.
Serta sebagai gerbang dan beranda bagian Utara Indonesia. Selain itu, bandara enclave sipil di Lanud Raden Sadjad nantinya untuk membantu kegiatan militer.
Sehingga pemerintah perlu membangun bandara baru dengan kelas internasional. Dari Natuna bisa langsung ke Thailand, Vietnam, Singapura atau Malaysia.
Ansar mengatakan, pemerintah sudah melakukan survei rencana pembangunan bandara sipil tersebut di Kelarik.
Kemungkinan lahannya milik pemerintah dan pemerintah tidak lagi diberatkan untuk biaya bebas lahan.(arn)
batampos.co.id – Polda Kepri mengatensikan ke jajaranya untuk dapat mengamankan para pelaku pembuang bayi.
Karena dari catatan polisi sepanjang 2019, aksi ini cukup sering dilakukan. Oleh sebab itu, polisi telah melakukan pengecekan CCTv ke beberapat tempat TKP pembuang bayi.
“Kami tidak akan menjadikani ini kebiasaan,” kata Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, Selasa (1/1/2020).
Ia mengatakan, telah meminta jajaran untuk mengungkap dan mengejar para pelaku pembuangan bayi tersebut.
Kasus terakhir yang sedang diusut Polda Kepri yakni pembuangan bayi di TPA Telagapunggur.
Arie mengatakan dari penyelidikan dilakukan, pembuangan ini dilakukan oleh dua orang di Tempat Sampah Sementara di kawasan Pasir Putih.
Jasad bayi yang ditemukan di TPA Punggur, Kamis (26/12/2019). Jasad bayi itu diketahui dibawa dari kawasan Batam Centre. Foto: Yofi Yuhendri /batampos.co.id
“Kami sudah mengeceknya, dari rekaman beberapa CCTv. Terlihat satu mobil yang didalamnya terdapat dua orang muda mudi, membuang sesuatu ke tong sampah. Kami duga itu bayi tersebut,” ucapnya.
Selain telah melakukan pengecekan di CCTv. Arie mengaku penyidik sudah memeriksa sebanyak 48 bidan yang berada di kawasan area Pasir Putih.
“Kami periksa di area TKP dan diluar TKP juga,” ungkapnya.
Namun sejauh ini, menurutnya belum ada satupun petunjuk selain mobil yang dikendarai sepasang muda mudi tersebut.
“Walaupun begitu, kasus ini menjadi perhatian kami. Saya telah meminta Polresta (Barelang) menyidik kasus ini,” ucapnya.
Kasus pembuang bayi di 2019 cukup banyak dilakukan. Sepanjang Desember 2019, terdapat dua kasus pembuangan bayi dan hingga saat ini belum terungkap.
Sebelumnya KPAD Kepri, Erry Syahrial, mengatakan, pembuangan bayi ini dilakukan oleh orang-orang yang melakukan hubungan suami istri diluar pernikahan.
“Biasanya anak-anak muda. Ini akibat pergaulan bebas juga,” ungkapnya.
Ia berharap masyarakat dapat membantu kepolisian. Dengan memberikan informasi sekecil apa pun. Sehingga kasus ini dapat terungkap.
“Masyarakat harus memberitahu ke aparat, hal-hal mencurigakan yang mereka lihat,” pungkasnya.(ska)