batampos.co.id – Sebanyak 14 sekolah di Provinsi Kepri mendapatkan Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah (PBKPKS) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan, berharap sekolah yang telah menerima pernghargaan tersebut konsisten dan meningkatkan kesadaran dalam penerapan prinsip-prinsip keamanan pangan.
Pada tahun selanjutnya, BPOM Kepri bersama dengan pemangku kepentignan akan mengupayakan semakin banyak kantin sekolah yang memperoleh PBKPKS.
Semua ini, kata Yosef, dalam rangka memenuhi hak anak terkait ketersediaan PJAS yang aman, bermutu dan bergizi.
Ilustrasi. Foto: Internet
”Guna mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat, kuat dan berdaya saing ke depannya,” katanya.
Berikut nama-nama sekolah yang mendapatkan Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah.
batampos.co.id – Perumahan Taman Victoria, Kelurahan Tanjung Riau, Sekupang kembali menunjukkan kedikjayaannya dibidang olahraga.
Warga perumahan itu sukses mengunci dua gelar juara di Turnamen Tenis Meja Mabes Cup I 2019, Tanjung Riau, Sekupang.
Sementara di posisi dua dan empat, diduduki oleh Perumahan Benih Raya melalui atletnya Hanif dan Perumahan Galaxy oleh atlet unggulannya Aldo.
Tak tanggung-tanggung, dalam turnamen dua hari itu, Sabtu (14/12/2019) dan Minggu (15/12/2019) Perumahan Taman Victoria tampil sebagai juara satu dan juara ketiga, melalui dua atlet unggulannya Munir dan Amir Yunus.
“Ini wujud komitmen kami (warga Victoria, red) mengharumkan nama perumahan,” ungkap Munir, usai memenangi partai final.
Ditempat yang sama, Ketua Panitia Turnamen Tenis Meja Mabes Cup I tingkat Tanjung Riau, Sekupang, Amir Yunus, mengatakan, turnamen ini ditujukan sebagai wadah silaturahmi antara warga dari berbagai perumahan di Tanjung Riau, Sekupang.
Warga yang tergabung dalam Marina Base Camp (Mabes) berfoto bersama setelah turnamen tenis meja. Foto: Rengga/batampos.co.id
“Tujuan utama kita silaturahmi. Karenanya, menang dan kalah adalah hal yang biasa,” ungkap sekretaris RW Victoria tersebut.
Dijelaskannya, kegiatan yang dibuka langsung oleh Sekretaris Lurah Tanjung Riau, Mang Sud, ada 64 peserta yang ikut ambil bagian dalam turnamen perdana ini.
Semua lanjutnya merupakan warga dari Marina Base Camp (Mabes) Tanjung Riau, Sekupang.
Kegiatan ini, lanjutnya, adalah rangkaian terakhir dari seluruh turnamen dan kegiatan yang digelar di Mabes tahun 2019.
Di antaranya jalan santai, Pertandingan Futsal, Turnamen Voli dan terakhir turnamen Tenis Meja Mabes Cup I.
“Dan juara dalam turnamen 2019 ini diborong oleh Taman Victoria, dimana perumahan ini tampil menjuarai futsal, voli dan Tenis Meja,” jelasnya.
Lurah Tanjung Riau, Agus Sofiyan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Tanjung Riau.
Khususnya warga Mabes yang telah sukses merampungkan seluruh rangkaian kegiatan dari mulai Agustus hingga Desember 2019.
“Saya berterima kasih kepada seluruh warga Mabes, utamanya para Ketua RT RW yang telah bekerja maksimal mensukseskan seluruh rangkaian acara,” ujar Agus.
Tujuan kegiatan ini, lanjutnya, adalah mempererat silaturahmi antara warga di Mabes. Sehingga seluruh rencana pembangunan bisa berjalan sukses di wilayah Tanjung Riau, Sekupang.
“Alhamdulillah kita menutup tahun 2019 ini dengan sukses, kita menatap tahun 2020 dengan lebih sukses lagi,” pungkas Agus Sofiyan.(rng)
batampos.co.id – Guna mendongrak jumlah wisatawan mancanegara ke Batam, tahun depan akan ada cater flight rute Xinjiang Tiongkok-Batam. Penerbangan ini khusus untuk mengangkut wisatawan asal negeri tirai bambu tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, mengatakan, pesawat akan mengangkut penumpang dari Tiongkok ke Batam menggunakan Batik Air.
Anak perusahaan Lion Air ini beroperasi sebanyak tiga kali dalam satu minggu. Sekali keberangkatan mengangkut 150 penumpang dari Tiongkok, sehingga satu pekan ada 450 wisatawan Cina yang masuk ke Batam.
“MoU selama satu tahun. Jadi nanti pesawatnya angkut dan antar lagi wisatawan ke negaranya,” sebut Ardi, Selasa (17/12/2019).
Sejumlah wisatawan mancanegara asal Tiongkok saat menikmati suasana dan berfoto di sekitar Astaka di kawasan Dataran Engku Putri Batam Center beberapa waktu lalu. 2020, akan dibuka cater flight rute Xinjiang Tiongkok-Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
Ia mengatakan, kerjasama ini diharapkan bisa mendongkrak jumlah wisatawan ke Batam. Tahun depan ditargetkan dua juta wisman bisa tercapai dari kerjasama ini.
Mantan Kabag Humas Pemko Batam itu, mengungkapkan, ke depan untuk menjamu wisatawan asing ini dengan berbagai pameran hasil khas Batam seperti UMKM, batik dan oleh-oleh yang bisa menarik bagi mereka.
“Jadi sekarang itu bukan soal kunjungan saja lagi. Harus ada spare time dan money. Jadi harus ada dampak bagi perekonomian dan pelaku UKM yang ada di Batam,” terangnya.
Saat ini sudah ada PLUT yang menampung hasil pelaku UMKM yang ada di Batam. Nanti ini juga akan menjadi salah satu destinasi yang ditawarkan ke wisman.
“Ada banyak yang bisa disiapkan untuk menyambut kedatangan ribuan wisman ini,” imbuhnya.(yui)
Herigen (paling kiri) bersama tiga rekannya saat diambil sumpah sebagai anggota baru KPUD Batam.
batampos.co.id – Diberitakan sebelumnya Ketua KPU RI Arief Budiman resmi melantik empat anggota KPU Batam pengganti antar waktu (PAW) periode 2019-2023 di kantor KPU RI Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019) malam.
Selepas pelantikan, keempat anggota KPU Batam itu melakukan rapat pleno.
“Kawan-kawan secara aklamasi menunjuk saya sebagai ketua KPU. Ya saya terima amanah itu,” ujar Herigen sesaat setelah mendarat di Batam kepada batampos.co.id, Rabu (18/12/2019).
Terkait kekurangan seorang anggota lagi Herigen mengatakan pihaknya menunggu petunjuk dari KPU.
batampos.co.id – Polresta Barelang mengamankan 236 gereja menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, mengatakan, pihaknya mulai menggelar operasi lilin untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru pada 23 Desember hingga 1 Januari 2020 mendatang.
Dalam operasi ini, Polresta Barelang menyediakan 10 pos operasi. Terdiri dari 3 pos pelayanan, 3 pos pengamanan, 2 pos terpadu dan 2 pos bergerak.
“Lokasi pos di tempat pemberangkatan dan tempat wisata seperti pelabuhan, bandara dan beberapa tempat yang dijadikan setral pelayanan peringatan tahun baru 2020. Begitu juga di tempat ibadah, gereja,” ujar Prasetyo usai menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral, Selasa (17/12/2019).
Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, mengunjungi gereja di kawasan Legenda Malaka, Batam Center dalam kegiatan patroli menggunakan sepeda, Minggu (15/12/2019) lalu. Polresta Barelang mengamankan 238 gereja menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Foto: Humas Polda Kepri untuk batampos.co.id
Dia menjelaskan untuk gereja, pihaknya mengamankan 236 gereja. Dari jumlah itu 42 gereja menjadi prioritas pengamanan.
Pihaknya juga melakukan pengamanan di 67 lokasi wisata di kota Batam. Pengamanan ini juga melibatkan 80 personel TNI dan 168 personel dari instansi lainnya.
“Selain membicarakan keamanan, dalam rakor ini, kami telah sepakat membuat grup satgas dengan harapan dapat berfungsi optimal dalam meberikan respon dalam segala macam kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang melakukan ibadah Natal dan Tahun Baru, agar tidak membawa barang besar.
Hal ini untuk mempermudah petugas keamanan melakukan pengecekan dan sterilisasi.
Kemudian untuk masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun agar bisa lebih tertib berlalu lintas dan menjaga keselamatan diri serta keluarganya.(opi)
batampos.co.id – Guna membangkitkan sektor pariwisata dan budaya di Kota Batam, bakal calon wakil wali kota Batam 2020, Osco Olfriady Letunggamu terus melakukan blusukan.
Salah satunya dengan cara menyambangi Pasar Seni Budaya di Sukajadi yang digagas oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Batam.
Di sana, Osco melihat-lihat stand dari Pemerintah Kabupaten Madiun, Pacitan, Paguyuban Warga Pasundan (PWP) dan Provinsi Sulawesi Utara.
“Ini langkah nyata saya untuk memperhatikan sektor Pariwisata dan Budaya.,” katanya, Rabu (18/12/2019).
Osco menilai beberapa stand sudah cukup baik dari sisi design booth dan lengkap dari isi barang yang dipromosikan.
Ketika melihat booth Sulawesi Utara, Osco sempat menanyakan jumlah koleksi yang terbatas.
“Saya tadi dengar mereka sudah melakukannya secara maksimal, karena untuk pengadaan barang-barang yang dipamerkan didanai dengan biaya sendiri,” jelasnya.
Mendengar jawaban tersebut, Osco spontan menelepon Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara, Henry R.W Kaitjily.
Osco saat berada di booth Sulawesi Utara. Foto: Osco untuk batampsoc.o.id
“Saya menyampaikan kepada Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara bahwa teman-teman asal Sulawesi Utara yang bermukim Batam sangat bangga memperkenalkan kebudayaan serta produk Sulawesi Utara di Batam meski masih dengan dana yang terbatas,” jelasnya.
Panitia Pasar Seni FPK yang juga pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Kota Batam, Denny Untu dan Eduard Singal mengucapkan terima kasih atas Dukungan langsung dari Osco, yang telah memperhatiakan booth mereka.
“Walaupun kami baru mengenal pak Osco, kami yakin beliau akan sangat sukses memimpin kami,” jelasnya.
Analogikanya mudah saja, beliau kata dia, langsung berbicara dengan Kepala Dinas Provinsi Sulawesi Utara.
“Itu artinya pak Osco ini benar-benar dihormati di seluruh Indonesia. Bayangkan di jam kerja seorang pejabat provinsi mau mengangkat video call,” ujarnya.
Menurutnya saat video call, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara terlihat sedang di kantornya.
“Luar biasa, ini merupakan suatu bukti nyata bahwa Pak Osco mempunyai relasi yang sangat baik. Saya berharap pak Osco dapat memimpin Kota Batam, kami doakan beliau jadi,” ucap Denny dan Eduard lagi.
Osco saat berada di stand Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Foto; Osco untuk batampos.co.id
Boy yang mengikuti perjalanan Osco dalam kunjungan blusukan ke Pasar Seni melihat sosok Osco yang sangat spontan dan tulus dalam membantu.
“Iya tadi Pak Osco langsung Video Call dengan Pak Kadis Pariwisata Sulawesi Utara dan memperlihatkan booth Sulawesi Utara,” jelasnya.
Osco lanjutnya, mengundang Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara, Henry R.W Kaitjily, untuk berkunjung ke Batam.
Kata dia, booth Sulawesi Utara secara tidak langsung menjadi marketing pemerintah provinsi atas setiap turis yang masuk ke kota Batam.
“Sosok pak Osco memang luar biasa. Walaupun beliau mencalonkan diri sebagai wakil wali kota Batam, namun pemikirannya terbuka untuk daerah lain bahkan provinsi lain di luar Kepri,” jelasnya.
Menurutnya, sosok Osco sangat dibutuhkan masyarakat Kota Batam. Ia menilai Osco adalah pemimpin muda yang berjiwa Nasionalis dan Idealis dan tidak mengkotak-kotakan golongan apalagi SARA.
“Kami dari kalangan muda kota Batam terutama millenial selama ini mengikuti gerakan pak Osco dan beliau menawarkan kesempatan kepada kami anak muda Kota Batam untuk mengikuti perjalanan politiknya,” ujarnya.
Boy mengaku sangat senang senang dan bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan politik Osco.
“Kami juga mengundang anak muda Kota Batam untuk ikut bersama kami menyaksikan serta menjadi bagian dari perjalanan politik pak Osco. Kami menamakan diri kami sebagai “sahabat osco” ujar Boy.(esa/*)
batampos.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau menangani 390 kasus narkoba sepanjang tahun 2019.
Dari jumlah kasus itu, polisi menangkap 551 bandar narkoba kelas teri hingga kelas kakap.
Barang bukti narkoba yang diamankan didominasi narkotika jenis sabu yang mencapai 284.169,43 gram (284,169 kilogram) dengan 561 orang tersangka.
“Penanganan kasus ini mulai dari Polda, Polresta, dan Polres-Polres se-Kepri,” kata Direktur Narkoba Polda Kepri, Kombes Yani Sudarto, Selasa (17/12/2019).
Ia merinci, Polda Kepri menangani sebanyak 80 kasus dan telah menyelesaikan 71 kasus. Tersangka yang diamankan sebanyak 111 orang yang terdiri dari 96 laki-laki dan 12 perempuan warga negara Indonesia.
Selain itu, Polda Kepri juga menahan tiga warga negara asing yang terlibat kasus narkoba.
Selama setahun ini, lanjut Yani, Polda Kepri mengamankan barang bukti berupa 1.878,05 gram ganja, 62.849,73 gram (62,8 kg) sabu, 1.657,25 butir ekstasi, 78 gram serbuk ekstasi, dan 1.000 butir happy five.
“Selain narkoba. Kami juga mengamankan 75 jenis kosmetik berbahaya,” ungkap Yani.
Sementara itu, dari jajaran Polresta dan Polres, penanganan kasus paling banyak di Polresta Barelang dan paling sedikit di Polres Lingga.
Barang bukti narkoba jenis pil ekstasi yang diamankan Polda Kepri beberapa waktu lalu. Polda Kepri menangani 390 kasus narkoba sepanjang tahun 2019. Dari jumlah kasus itu, polisi menangkap 551 bandar narkoba kelas teri hingga kelas kakap. Foto: Cecep Mulyana/batmapos.co.id
Berdasarkan data yang diterima Batam Pos, Polresta Barelang menangani 156 kasus yang telah selesai sebanyak 133 kasus.
Jumlah tersangka diamankan 186 orang laki-laki dan 9 perempuan warga negara Indonesia serta 3 warga negara asing.
Sedangkan barang bukti yang diamankan sebanyak 4.209,15 gram ganja, 64.883,61 gram (64,8 kg) sabu, 3.791 butir ekstasi.
Di Polres Tanjungpinang menangani 39 kasus, yang telah selesai sebanyak 26 kasus. Jumlah tersangka 69 laki-laki dan 1 perempuan warga negara Indonesia, serta satu orang laki-laki warga negara asing.
Sedangkan barang bukti yang diamankan sebanyak 4,34 gram ganja, 35.020,74 gram (35 kg) sabu, 1.371,75 butir ekstasi, dan 1.901,42 gram ekstasi.
Lalu, di Polres Karimun menangani 67 kasus, yang telah selesai 54 kasus. Tersangka yang diamankan sebanyak 96 orang laki-laki dan 12 perempuan warga negara asing serta 1 orang laki-laki warga negara asing.
Barang bukti yang diamankan sebanyak 1.203,87 gram ganja, 1.269,39 gram sabu, 4.765,75 gram butit ekstasi, 0,93 gram esktasi dan 668 butir happy five.
Kemudian, di Polres Bintan menangani 24 kasus, yang telah selesai pemberkasan sebanyak 22 kasus.
Tersangka yang diamankan sebanyak 29 laki-laki dan 4 wanita warga negara Indonesia. Adapun barang bukti yang diamankan sebanyak 3.077,72 gram ganja, 120.102,5 gram (120,1 kg) sabu, dan 4 butir esktasi.
Sementara di Polres Natuna menangani 11 kasus, dimana 8 kasus telah selesai. Tersangka yang diamankan sebanyak 13 orang laki-laki dengan barang bukti 13,56 gram sabu.
Sedangkan di Polres Lingga menangani 6 kasus, dan telah diselesaikan semuanya. Tersangka yang diamankan sebanyak 7 orang laki-laki dengan barang bukti 1,6 gram ganja, 73 batang pohon ganja.
Terakhir, kata Yani, di Polres Anambas menangani 7 kasus dan telah selesai semuanya.
Tersangka yang diamankan sebanyak 9 orang, dengan barang bukti 4 batang pohon ganja, 29,9 gram sabu, 34 butir ekstasi dan 0,5 gram esktasi.(ska)
batampos.co.id – Selama tiga tahun terakhir upaya penyelundupan mobil dan motor mewah terbilang marak dan yang bisa digagalkan saja sebanyak 19 mobil dan 35 motor.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan bersama Polri, TNI, dan Kejaksaan menggagalkan penyelundupan puluhan mobil dan motor mewah ke Indonesia.
Sepanjang 2016-2019, DJBC berhasil membongkar tujuh kasus penyelundupan mobil dan motor mewah melalui Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta.
Dalam kurun waktu tersebut sebanyak 19 unit mobil mewah dan 35 unit motor/rangka motor/mesin motor mewah berbagai merek telah diamankan oleh Bea Cukai Tanjungpriok.
Adapun perkiraan total nilai barang mencapai kurang lebih Rp 21 miliar dan potensi kerugian negara mencapai kurang lebih Rp 48 miliar.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan, modus yang digunakan dalam kasus penyelundupan kali ini adalah dengan memberitahukan barang tidak sesuai dengan isi sebenarnya. Berbagai modus digunakan dalam tangkapan kali ini.
“Importasi kendaraan tersebut diberitahukan dalam dokumen sebagai batu bata, suku cadang mobil, aksesoris, dan perkakas serta dilakukan oleh tujuh perusahaan berbeda,” ujarnya di Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara, Selasa (17/12/2019).
Berdasarkan informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan proses analisis terhadap inward manifest dicurigai adanya pemberitahuan yang tidak benar.
Karena terdapat keanomalian antara netto weight barang dengan jenis barang yang diberitahukan.
“Perusahaan-perusahaan tersebut mengimpor mobil dan motor mewah dari negara Singapura dan Jepang,” imbuhnya.
Untuk memastikan jenis barang yang sebenarnya, petugas melakukan hi-co scan kontainer dan mendapati citra yang menunjukkan barang yang diimpor berupa kendaraan roda empat.
Menkeu Sri Mulyani bersama Menhub Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Idham Aziz, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Ketua Komisi XI Musthofa, serta anggota DPR RI Soepriyatno saat rilis penyelundupan mobil dan motor mewah di Terminal Peti Kemas, Koja, Tanjungpriok, Jakarta Utara, Selasa (17/12/2019). Foto: Fedrik Tarigan/Jawa Pos
Untuk selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh
Kapolri Jenderal Idham Azis menambahkan, pihaknya akan menyelidiki jalur pelabuhan lainnya termasuk pelabuhan tikus.
“Ini kita hanya meng-expose yang di Tanjungpriok. Tapi tidak menutup kemungkinan di pelabuhan-pelabuhan tikus, maupun di pelabuhan yang lain modus seperti ini juga berlangsung,” katanya.
Menkeu juga menjelaskan secara rinci kasus penyelundupan yang dilakukan oleh PT SLK, PT TJI, PT NILD, PT MPMP, PT IRS, PT TNA, dan PT TSP.
Dengan manifest tertanggal 29 September 2019, PT SLK kedapatan menyelundupkan mobil Porsche GT3RS dan Alfa Romeo dari Singapura dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp 2,9 miliar.
Namun pemberitahuannya hanya dinyatakan sebagai refractory bricks (batu bata). Potensi kerugian negara yang disebabkan mencapai Rp 6,8 miliar.
Sementara itu hingga saat ini terhadap barang yang diimpor oleh PT SLK masih terus dilakukan penelitian oleh DJBC.
PT TJI kedapatan menyelundupkan Mercedez Benz, BMW tipe CI330 model GH-AU30, BMW tipe CI330 Series E46, Jeep TJ MPV, mobil Toyota Supra, mobil Jimny, 8 rangka motor, 8 mesin motor, dan motor Honda Motocompo dari Jepang dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp 1,07 miliar.
Sementara itu, dokumen manifest tertanggal 29 Juni 2019 hanya menyatakan barang yang diimpor adalah front bumper assy, rear bumper, door assy, dashboard assy, dan engine hood.
Potensi kerugian negara dari kasus ini mencapai Rp 1,7 miliar. Berkas perkara atas kasus ini telah lengkap dan seorang berinisial SS telah ditetapkan sebagai tersang.
Sebelumnya, pada 2018, DJBC juga berhasil menggagalkan dua kasus penyelundupan serupa yang dilakukan oleh PT NILD dan PT MPMP. PT NILD kedapatan menyelundupkan mobil Ferrari Dino 308 GT4, Porsche Carrera 2, dan motor BMW R1150 dari Singapura dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp 3,4 miliar.
Pada dokumen manifest tertanggal 21 Desember 2018, mobil dan motor tersebut hanya diberitahukan sebagai used auto parts & accessories.
Potensi kerugian negara yang timbul atas penyelundupan yang dilakukan PT NILD mencapai Rp 7,4 miliar.
Hingga saat ini terhadap barang yang diimpor oleh PT NILD terus dilakukan penelitian oleh DJBC.
Dengan manifest tertanggal 19 Oktober 2018, PT MPMP juga kedapatan menyelundupkan mobil Citroen DS ID 19, mobil Porsche Carrera, motor Harley Davidson FLST N, motor BMW Motorrad NITE T, dan 3 mesin VW dari Singapura dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp 2,07 miliar.
Namun pada pemberitahuan hanya dinyatakan berupa suku cadang otomotif, dan aksesoris.
Potensi kerugian negara yang disebabkan oleh PT MPMP mencapai Rp 3,03 miliar, dan terhadap barang tersebut hingga saat ini terus dilakukan penelitian oleh DJBC.
Di 2017, DJBC berhasil mengungkap dua kasus penyelundupan yang dilakukan oleh PT IRS dan PT TNA.
PT IRS kedapatan mengimpor secara ilegal mobil BMW tipe M3 CSL, 5 unit motor Honda CRF 1000L, motor BMW R75/5, dan 5 unit motor Harley Davidson dari Singapura dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp 3,6 miliar.
Sementara itu, barang-barang tersebut hanya diberitahukan pada dokumen manifest tertanggal 15 November 2017 sebagai telescopic ladder.
Potensi kerugian negara yang timbul mencapai Rp 7,4 miliar dan terhadap PT IRS telah dilakukan pemblokiran, serta telah ditetapkan dua tersangka berinisial AA dan LHW.
Tidak hanya PT IRS, PT TNA juga kedapatan mengimpor secara ilegal 13 unit motor BMW berbagai tipe, dan satu unit motor Ducati dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp 1,7 miliar.
Sementara itu, PT TNA hanya memberitahukan barang dalam dokumen manifest tertanggal 24 Februari 2017 sebagai kunci inggris, kikir, parut, dan perkakas.
Total kerugian negara dari kasus PT TNA tersebut ditaksir mencapai Rp 4,3 miliar. Atas kasus PT TNA, DJBC telah menetapkan seorang tersangka berinisial DH.
Pada 2016, DJBC juga berhasil menggagalkan penyelundupan 3 unit mobil mewah yang terdiri dari Porsche GT3RS, Ferrari 250 GT E, dan Porsche Turbo.
Dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp 6,7 miliar dan perkiraan potensi kerugian negara mencapai Rp 17,8 miliar yang dilakukan PT TSP.
Perusahaan tersebut memberitahukan barang dalam dokumen manifest tertanggal 16-12-2016 sebagai sparepart.
Tangkapan mobil dan motor yang dilakukan oleh DJBC secara nasional meningkat secara signifikan.
Di mana sebelumnya di tahun 2018 jumlah kasus penindakan mobil sebanyak 5 kasus dan motor sebanyak 8 kasus meningkat di tahun 2019 menjadi 57 kasus untuk mobil dan 10 kasus untuk motor.
“Modus yang digunakan bervariasi yaitu tanpa pemberitahuan, pengeluaran tanpa izin, salah pemberitahuan, bongkar luar Kawasan tanpa izin, tidak mereekspor barang eks-impor, dan pindah lokasi impor sementara tanpa izin,” jelas Ani.(jpg)
batampos.co.id – Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV, Ismail Widadi, mengatakan Waduk Sei Gong, Batam, masuk dalam tahap desalinasi.
Pekerjaan pembersihan area genangan di infrastruktur air tersebut sempat terkendala beberapa hal. Sehingga persoalan ini menghambat percepatan proses desalinasi.
”Tentu ini sangat kami sayangkan, karena Sei Gong dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar air di Batam,” ujar Ismail, Selasa (17/12/2019).
Proses desalinasi Sei Gong paling cepat membutuhkan waktu sekitar dua tahun, tergantung curah hujan.
Ia berharap, Sei Gong beroperasi 2022 mendatang. Karena bendungan yang berada di Galang, Kota Batam tersebut, merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun untuk menjawab peningkatan kebutuhan air baku yang mendesak, baik untuk domestik maupun industri di Kota Batam.
”Beberapa tahun ke depan, Kota Batam akan mengalami defisit air. Ketersediaan air baku memang vital bagi perkembangan Kota Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri,” katanya.
Bendungan Sei Gong menjadi bendungan muara pertama di Indonesia yang dibangun dengan teknik Dewatering. Saat ini bendungan Sei Gong memasuki tahap desalinasi. Foto: Dokumentasi batampos.co.id
Oleh karena itu, kata Ismail, pembangunan bendungan Sei Gong sangat penting untuk mengurangi kekurangan ketersediaan air di Kota Batam.
Menurutnya, waduk Sei Gong akan menambah tampungan air di Kepri dengan daya tampung 11,8 juta meter kubik.
Serta menyuplai air baku 400 liter per detik yang akan diolah di Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang akan segera dibangun dan dibawa ke Batam.
Rencana IPA itu, lanjutnya, lengkap dengan pipa saluran air untuk mendistribusikan air baku ke berbagai wilayah di Batam.
”Ini yang sangat disayangkan, di saat kami tengah fokus melakukan pembersihan area genangan, tetapi ada gangguan,” jelasnya.
“Padahal infrastruktur ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat, dunia investasi di Batam tentunya,” tutup Ismail.
Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah, mengatakan akan terjadi banyak hambatan jika alirannya ke Batam, karena akan menelan biaya yang besar.
Apalagi proyek strategis tersebut belum didukung dengan instalasi pipa. Di samping itu, juga perlu dibangun Water Treatment Plant (WTP).
Sebaliknya, jika dialirkan ke kawasan Rempang-Galang juga akan menimbulkan persoalan lain. Selain belum didukung dengan pipa, juga akan terkendala persoalan lahan.
”Tentu ini menjadi pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan,” paparnya.
“Kita berharap infrasktur yang dibangun dengan mahal, harus memberikan manfaat yang besar bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah tentunya,” ujar Irwansyah lagi.
Bendungan Sei Gong dibangun dengan APBN senilai Rp 238,44 miliar oleh kontraktor PT Wijaya Karya (Wika) dan PT Tusenss Krida Utama.
Bendungan ini merupakan tipe urukan tanah dengan tinggi 19 meter dan memiliki luas gena-ngan air 356 hektare.
Infrastruktur tersebut merupakan salah satu dari 49 ben-dungan baru yang dibangun Kementerian PUPR dalam periode 2015-2019 sebagai upaya mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan.(gustia)
batampos.co.id – PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) Batam di Tanjunguncang meluncurkan dua kapal negara milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Dua kapal dengan nama KN SAR Wisnu 103 dan KN SAR Kamajaya 104 ini memiliki panjang 68 meter dan dikerjakan sejak tahun 2018 lalu.
Peluncuran dilakukan oleh manajemen PT KAS yang disaksikan langsung Kepala Basarnas, Bagus Puruhito dan jajarannya di lokasi galangan PT KAS, Selasa (17/12/2019).
Bagus Puruhito, mengatakan, dua kapal yang dibangun oleh PT KAS merupakan tipe kapal penyelamat milik Basarnas terbesar saat ini.
Kapal-kapal ini nantinya akan memperkuat armada kapal penyelamat Basarnas lainnya guna memaksimalkan layanan penyelamatan di wilayah perairan.
“Mungkin akan ditempatkan di wilayah Jakarta, Balikpapan atau Makasar,” jelasnya.
“Nanti (penempatan) kami diskusikan lagi. Intinya dua kapal ini siap untuk mendukung kinerja kerja Basarnas sebagai tim SAR,” ujar Bagus lagi.
Dua kapal ini dibangun dengan spesifikasi yang cukup modern dan canggih sebagai kapal penyelamat.
Kepala Basarnas, Bagus Puruhito (pegang kapak) saat hendak memotong tali kapal Basarnas yang diproduksi PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) Batam di Tanjunguncang, Kota Batam. Foto: Eja/batampos.co.id
Kapal dengan panjang 68 meter dan lebar 12 meter ini terbuat plat metal yang memiliki memampuan manuver yang mumpuni.
Kecepatan maksimal mencapai 16 knot dan mampu menjelajahi laut bergelombang.
“Selain ukuran terbesar dari semua armada kapal kami yang ada, kapal ini memiliki keunggulan teknis dan nonteknis yang mumpuni. Ada alat ROV (deteksi benda dalam laut) dan biosonas yang canggih,” ujarnya.
Kesuksesan PT KAS menyelesaikan dua unit kapal penyelamatan ini kata Bagus, merupakan kebanggan tersendiri bagi industri galangan kapal di tanah air.
Kapal yang canggih ternyata bisa dibangun sendiri oleh anak bangsa.
“Ini suatu kebangaan buat kami. Kami akan selaku semangat menjalan tugas penyelamatan kami karena dibantu oleh armada kapal yang dibangun oleh tangan-tangan anak bangsa kita sendiri,” kata Bagus.
Basarnas RI, kata Bagus, telah memiliki 70 unit kapal penyelamat termasuk dua unit kapal yang baru selesai dibangun PT KAS ini.
Jumlah armada kapal ini belum ideal sehingga masih membutuhkan banyak kapal penyelamat tambahan lain.
“Kalau ideal sih belum. Masih banyak kekurangan karena SAR saja ada 38 se Indonesia. Kita akan terus lengkapi secara bertahap,” ujarnya
Direktur PT KAS, Jacky Sucipto, menjelaskan, telah menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan pihak Basarnas dengan baik.
Dua kapal penyelamat telah dibangun sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dengan mengedepankan mutu dan kualitas.
Kapal-kapal tersebut dikerjakan selama setahun dan kini siap diserah terimakan.
“Kami berterimakasih atas kepercayaan pihak Basarnas. Dua kapal ini sudah dikerjakan dengan baik semampu kami. Semoga kedepan kepercayaan dan kerjasama ini tetap berlanjut,” ujar Jacky.(eja)