Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 10853

KEK di Batam Diperbanyak

0

batampos.co.id – Hari Bhakti ke 48 Badan Pengusahaan (BP) Batam dirayakan secara sederhana. Memasuki usia setengah baya tersebut, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengajak seluruh karyawan BP Batam untuk bekerja bersama demi membawa perubahan bagi Batam dalam tempo empat bulan ini.

”Perintah pada kami itu dalam empat bulan adalah perubahan. Perubahan itu nanti bisa di pelabuhan, proses lahan, atau KEK yang akan meluncur pada akhir tahun,” kata Rudi saat konferensi pers usai Upacara Hari Bhakti di Gedung Marketing Centre BP Batam, Sabtu (26/10/2019).

Rudi mengatakan, ia, Wakil Kepala BP Batam, dan jajaran deputi memiliki tugasnya masing-masing untuk mewujudkan itu semua.

”Saya hanya mengawasi. Kami sudah sepakat bahwa perubahan demi perubahan akan diwujudkan dalam waktu dekat. Batam akan bertransformasi jadi KEK, tidak hanya dua tapi tambah terus. Kami akan siapkan semua fasilitas,” katanya lagi.

Tujuan dari perubahan ini agar pertumbuhan ekonomi Batam meningkat, investasi di Batam semakin bangkit, dan Batam lebih baik lagi ke depannya.

”48 tahun ini usia yang cukup matang. Sejarah tak bisa dihilangkan, kalau yang membangun Batam ini bapak dan ibu sekalian (BP Batam),” kata Rudi.

Ia berharap pembangunan Batam dapat dilakukan berkelanjutan. Torehan masa lalu yang baik harus dikembalikan. Sedangkan yang tak sempurna, harus disingkirkan.

”Karena itu, saya mengajak kita semua, mulai ke depan kita 0-0. Hal negatif yang sudah berlalu kita anggap tidak pernah ada, yang positif dilanjutkan. Tugas saya membenahi BP Batam. Jadi kita tak usah lihat yang ke belakang. Kita mulai ke depan saja,” kata Rudi.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan momentum hari bhakti akan menjadi momen menuju pembaruan, baik dari segi sumber daya manusia (SDM) maupun komunikasi.

”Kami berharap momen ini menjadi tonggak menuju BP lebih baik lagi dengan peningkatan kualitas SDM dan profesionalisme, karena misi utama BP itu menang bersaing,” ucapnya.

Ada satu hal yang menjadi tugas khusus dari Purwiyanto. Yakni, menjembatani antara BP Batam dan publik, khususnya media. ”Ada satu permasalahan yakni Bottle Neckdown (komunikasi macet). Kadang-kadang di internal BP ada bottleneck. Dengan masyarakat juga bisa bottleneck. Makanya komunikasi bisa ke saya, lewat WhatsApp juga boleh,” katanya.

Dalam acara puncak perayaan Hari Bhakti ke-48 BP Batam, Rudi dan jajaran deputi lainnya memilih merayakannya dengan memotong tumpeng bersama dengan karyawan, mantan kepala, dan deputi, serta karyawan yang sudah pensiun dan juga media.

Mantan pejabat BP Batam yang terlihat hadir yakni Ismeth Abdullah, Mustofa Widjaja, Istono, Nur Syafriadi, Fitrah Kamarudin, dan lainnya. Dalam sambutannya, Ismeth mengatakan dengan terbitnya struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) BP Batam yang baru nanti, maka kinerja BP Batam akan lebih baik ke depannya.

”Mudah-mudahan dengan SOTK baru nanti, BP akan melesat maju terus membawa kemajuan untuk Batam dan Kepri,” ungkapnya.

Dalam jangka panjang, persaingan antara Batam dengan negara-negara tetangga seperti Vietnam, Malaysia, Singapura, akan semakin gencar. Sehingga Ismeth berharap BP siap untuk menghadapi tantangan ini.

”Saya yakin BP dalam usia 48 tahun akan lebih matang, mantap, apalagi dengan komando di bawah satu pimpinan yakni Pak Rudi,” pungkasnya.

Bertemu Media, Para Deputi Paparkan Tugasnya

Di momen Hari Bhakti BP Batam ke-48 juga dimanfaatkan oleh empat Deputi BP Batam untuk bertemu jurnalis dari berbagai media. Mereka memaparkan tugas masing-masing yang berbeda, namun tujuannya sama, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.
Deputi IV BP Batam, Anggota Bidang Pengusahaan, Syahril Japarin, mengatakan, tugasnya yakni melakukan pembenahan dari sisi pelabuhan.

F. Humas BP Batam untuk Batam Pos
Dari kiri; Deputi II Enoh Suharto, Deputi I Wahyu Kuncoro, Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Deputi III Sudirman Saad, dan Deputi IV Syahril Japarin foto bersama usai upacara Hari Bhakti BP Batam ke-48 di Kantor BP Batam di Batam Center, Sabtu (26/10).

”Benahi harga logistik yang tinggi dan aksesnya. Karena BP ingin jadikan sebagai tempat devisa keluar,” kata Syahril di Gedung Marketing Centre BP Batam, Sabtu (26/10).

Selain pelabuhan, Syahril menegaskan bahwa pengembangan berikutnya yakni mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kesehatan di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.

”Potensinya itu bisa diperoleh dari masyarakat kita yang keluar negeri untuk berobat. Sekitar Rp 150 triliun dalam setahun. Jadi, menjadikan RSBP sebagai KEK kesehatan itu penting agar kita bisa berlari dengan cepat,” paparnya.

Sedangkan Deputi III BP Batam Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad, mengatakan, tugasnya menciptakan Batam sebagai kawasan investasi yang maju di Asia.

Langkah pertama dimulai dari mengoptimalkan lahan. Sudirman mengkategorikan lahan dalam tiga bagian. Pertama, lahan dengan kategori masuk dalam program akselerasi realisasi investasi.

”Kita seleksi pengalokasi lahan dan rencana bisnis yang oke. Lalu didorong cepat untuk bangun dengan diberikan insentif,” ucapnya.

Kedua, kategori alokasi lahan bermasalah. ”Misalnya ada lahan yang overlap dengan hutan lindung. Kita akan petakan cari win-win solution,” katanya.

Ketiga, lahan yang ditelantarkan. ”Kalau ditelantarkan itu kufur nikmat namanya. Mesti ada solusi tak boleh lama-lama telantarnya. Intinya dalam empat bulan pertama, teman-teman BP harus cepatkan realisasi investasi. Jika cepat, nanti bisa termotivasi,” paparnya.

Sedangkan Deputi II BP Batam yang membidangi Kebijakan Strategis, Enoh Suharto, memaparkan tugasnya mendorong pengembangan industri dan jasa yang berdaya saing internasional dan regional.

”Ke depan kita dorong industri bernilai tinggi. Pertama digital hub didorong jadi KEK. Kemudian juga dengan MRO. Ini industri bernilai tinggi sesuai dengan misi Presiden yang juga ingin kembangkan SDM,” jelasnya.

SDM yang terampil akan mendukung pengembangan industri digital. ”Baru kemudian pengembangan pelabuhan agar bisa kurangi ongkos logistik sehingga produk kita punya daya saing untuk ekspor,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Deputi I BP Batam yang membidangi Administrasi dan Keuangan, Wahyu Triwidijo Kuncoro, mengatakan, kedeputian satu bertugas mendukung kebijakan dari pimpinan dan kebutuhan rekan-rekan dari kedeputian lainnya.

Persoalan pertama yang akan diselesaikan kedeputian satu yakni SOTK BP Batam yang baru. ”SOTK ini prioritas diselesaikan. SOTK akan diisi orang-orang yang betul-betul ahli di bidangnya. Kami juga buat assesstment dan juga ada relokasi. Ini agar SOTK jadi efektif dan mampu menjadi daya tarik kepada investor,” pungkasnya. (leo)

JK Pulang Kampung

0
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pulang kampung ke rumah kediamannya di Makassar, Sabtu (26/10). Kepulangannya itu disambut tokoh dan masyarakat setempat.

batampos.co.id – Untuk kali pertama sejak tidak menjabat wakil presiden, Jusuf Kalla (JK) pulang kampung ke Makassar, Sabtu (26/10/2019). Kedatangan JK bersama sang istri, Mufidah Jusuf Kalla, disambut antusias tokoh dan masyarakat setempat. Keduanya sempat diarak dengan berjalan kaki dan mendapatkan kalungan bunga.

Kepada awak media, JK mengaku sengaja pulang kampung. Dia ingin beristirahat dulu setelah tidak menjabat wapres. Soal kemungkinan bakal menjabat Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), dengan tegas dia menampiknya.

”Tidak lah. Saya kan mau istirahat saja dulu. Tidak diminta juga (jadi Wantimpres, red),” katanya.

Menurut JK, posisi Wantimpres terikat dengan sejumlah ketentuan. Di antaranya, tidak boleh mengurus organisasi. Juga tidak boleh mengurus perusahaan atau bisnis serta sejumlah kegiatan lain.

Tidak ada agenda khusus selama JK berada di Makassar. Dia mengatakan bahwa kepulangannya itu murni untuk beristirahat dari aktivitas pemerintahan yang dilakukan dalam lima tahun ter-akhir. JK ingin menikmati waktu bertemu keluarga dan sahabat-sahabat di kampung halaman.

Sejumlah tokoh yang hadir menyambut kedatangan Wapres Ke-10 dan 12 RI itu. Di antaranya, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Guntur Laupe, dan mantan Menko Kesra Prof Basri Hasanuddin. Juga ada Ketua MUI Sulawesi Selatan KH Sanusi Baco serta sejumlah karyawan Kalla Group. (wan/fal)

Syukuran Hari Bakti BP Batam ke-48

0

batampos.co.id – ​Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar syukuran sebagai puncak dari rangkaian perayaan Hari Bakti BP Batam ke-48 di Balairung Sari BP Batam, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Diah Natalisa, Plt. Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) M. Taufik, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi beserta ibu, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto beserta Ibu dan para Deputi yang juga didampingi oleh masing-masing istri, seluruh pejabat, serta karyawan BP Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan, BP Batam kini telah tumbuh menjadi organisasi yang matang dari segi usia.

Ia mengapresiasi seluruh karyawan yang telah mengabdi kepada instansi, baik yang masih aktif maupun yang telah menjadi purnawirawan.

“Sejarah tidak bisa kita hilangkan, bahwa yang membangun Batam adalah Bapak dan Ibu sekalian. Dan ini akan berkelanjutan. Sehingga apa saja yang terjadi di masa lalu yang baik, harus kita kembalikan. Dan yang tidak sempurna akan kita singkirkan,” kata Rudi.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi memotong kue pada peringatan Hari Bakti BP Batam ke-48. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

Ia juga mengajak para karyawan agar memulai semuanya dari awal dan menghilangkan semua prasangka buruk serta profesional dalam bekerja.

“Pada momentum Hari Bakti BP Batam ini, saya mengajak seluruh karyawan untuk bersama-sama melaksanakan perubahan demi perubahan, bahwa investasi akan bangkit di era kita semua,” kata Muhammad Rudi.

Menurut Rudi, menciptakan kondisi aman dan damai di Kota Batam adalah salah satu tujuan utamanya dalam memimpin BP Batam, dan hal tersebut tidak akan tercipta jika hanya mengandalkan kemampuan intelektual.

“Kondisi aman akan terjadi jika semua organisasi yang ada di Kota Batam bisa kita payungi,” jelasnya.

“Kita berharap seluruh kegiatan bisa bersatu padu sampai tujuan kita tercapai, yakni menjadikan Batam sebagai kota modern dan kota madani,” ujar Rudi.

Acara syukuran dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun yang diserahkan langsung oleh Kepala BP Batam kepada karyawan-karyawan yang akan pensiun di tahun ini.

Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan santunan kepada tiga anak yatim pegawai BP Batam.

Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh beberapa acara hiburan seperti penampilan parodi pimpinan BP Batam oleh unit Direktorat Pengamanan, persembahan lagu-lagu oleh Band IPPOB, dan pengundian door prize dengan hadiah utama dua unit motor bebek.

Turut hadir pula, beberapa pemimpin BP Batam di periode sebelumnya, seperti Ismeth Abdullah dan Mustafa Wijaya dan beberapa deputi di masa kepemimpinannya, yakni Gani Lasya, Nur Syafriadi, Istono, I Wayan Subawa, dan Fitrah Kamarudin.

Tak hanya itu, seperti tahun-tahun sebelumnya, BP Batam mengundang Ikatan Pegawai Purnabakti Otorita Batam (IPPOB) dan Orang Batam Lama (OBAMA) sebagai bagian dari keluarga besar BP Batam.(*)

Ruslan Ambil Formulir Pendaftaran Pilwako di Partai Golkar

0

batampos.co.id –  Ketua DPP Partai Golkar Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim mengambil formulir pendaftaran Pilwako Batam 2020 dari Partai Golkar.

“Di Partai Golkar saya mendaftar sebagai Calon Walikota Batam,” aku Ruslan, Sabtu (26/10/2019) siang.

Pada 29/9/2019 lalu Ruslan mengembalikan formulir pendaftaran Pilwako d PDIP sebagai Calon Wakil Walikota Batam.

Kelak apabila ada partai lain yang membuka pendaftaran Ruslan memastikan ia akan ikut mendaftar.

“Iya saya akan ikut mengambil formulir di partai lain,” tegasnya.

Saat mengambil formulir pendaftaran Ruslan ditemani oleh Hendra Asman, kader muda Partai Golkar.

Sejauh ini dikabarkan Ruslan akan berpasangan dengan Lukita Dinasyah Tuwo, kader PDIP yang pernah menjabat sebagai Kepala BP Batam.

Mereka mengusung tag line, Lurus.

Akan tetapi mekanismen partai tetap berjalan.

Penjaringan di tingkat Kota Batam, untuk Partai Golkar akan dilanjutkan ke tingkat DPRD provinsi Kepri. Dari Provinsi akan di unggah ke DPP, di Jakarta.

“DPP sudah menyiapkan 8 lembaga survei untuk mencek kader yang akan berlaga,” ujar Hendra Asman. (ptt)

 

 

Kapal Motor Karomah Tebakar di Tengah Perjalanan

0

batampos.co.id – Kapal motor (KM) Karomah yang merupakan kapal penumpang antar pulau, yang berangkat dari Pelabuhan Sri Tanjung Gelam tujuan Pulau Buru mengalami musibah kebakaran di tengah laut, Sabtu (26/10) sekitar pukul 14.30 WIB.

Tentara Tembak Tentara

0

batampos.co.id – Delapan tentara Rusia tewas dan dua lainnya terluka akibat ditembak rekan sendiri di Siberia, Jumat (25/10/2019). Pelaku yang telah ditangkap itu diduga sedang stres berat.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, tragedi ini terjadi di pangkalan militer di Kota Gorny, sekitar 150 kilometer dari perbatasan dengan Mongolia.

Pelaku adalah prajurit bernama Ramil Shamsutdinov. Pemuda berusia 20 tahun itu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komite Investigasi.

Ramil Shamsutdinov, pelaku penembakan massal yang menewaskan dua perwira dan enam prajurit Rusia tewas. Foto: Project Baza via AP

Menurut Kementerian Pertahanan, Shamsutdinov melancarkan aksi brutalnya dalam kondisi stres berat akibat masalah personal. Dia membantah gangguan psikologis yang dialami pelaku berkaitan dengan tugasnya sebagai militer.

Dari korban tewas, dua di antaranya adalah perwira, sedangkan sisanya prajurit. Sementara itu, dua prajurit yang terluka kini dalam kondisi kritis.

Kasus penembakan massal oleh anggota militer Rusia sering terjadi pada dekade 1990-an dan 2000-an. Ketika itu banyak tentara yang stress akibat kekuarangan uang. Namun, belakangan ini kasus serupa jarang terjadi, seiring dengan membaiknya kesejahteraan tentara Rusia.(AP/dil/jpnn)

Perkim Belum Terima Perintah Bebaskan Lahan Area Genangan Bendungan Sebayar

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Perkim Pemkab Natuna, Hendra Kusuma, mengatakan pihaknya belum menerima perintah melakukan pembebasan lahan untuk kawasan area genangan bendungan Sebayar.

Secara teknisnya, kata Hendra, sebelum dilakukan pembebasan, dinas harus menerima perencanaan pembangunan untuk penyesuaian luasan lahan, terutama area genangan bendungan.

”Jadi, kami belum terima perintah bebaskan lahan, karena perencanaannya di Dinas PU,” sebutnya, Jumat (25/10/2019).

Diakuinya, bendungan Sebayar adalah proyek Kementerian PUPR. Tahapannya masih di Dinas PU, jika sudah menerima perintah pembebasan lahan, Dinas Perkim segera melakukan prosesnya dengan tim atau lembaga penilai harga tanah.

”Jadi soal bebas lahan itu masih tunggu perintah. Kalau Bupati belum bersedia membuat kesepakatan untuk membebaskan lahan bukan kewenangan saya untuk menjawab,” ujarnya.

Bendungan Sebayar, Natuna. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Hingga saat ini pembangunan bendungan Sebayar, Kecamatan Bunguran Timur masih berpolemik.

Lantaran lahan diarea genangan belum disanggupi pemerintah dibebaskan. Padahal pemerintah pusat hanya meminta pemerintah daerah menyatakan kesanggupan bersedia membebaskan meski dilakukan bertahap.

Bahkan DPRD Natuna meminta ketegasan pemerintah daerah menyelesaikan persyaratan agar bendungan Sebayar bisa dibangun.

Wan Aris Munandar mengatakan, perlu penjelasan yang pasti persoalan pembangunan bendungan Sebayar. Karena syaratnya dibebaskan lahan dulu atau dibangun dulu baru dibebaskan.

Sementara lahan 5 hektare untuk tahap awal sudah dihibahkan warga kepada pemerintah daerah.

”Apa benar pak Bupati yang tidak bersedia dibebaskan lahan area genangan itu harus dapat dipastikan kabar begini,” ujarnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, bendungan Sebayar bakal batal dibangun tahun 2020 mendatang jika pemerintah daerah tidak menyanggupi persyaratan tersebut.

”Kebijakan itu ada pada pak Bupati,” ujarnya.(arn)

Menteri Bappenas Hadiri Rakerwil PPP Provinsi Kepri

0

batampos.co.id – Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa akan menghadiri Rapat Kerja Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (Rakerwil PPP) Provinsi Kepulauan Riau di Harmoni One, Minggu (27/10/2019) besok.

Ketua DPW PPP Kepri, Sarafudi Aluan, mengatakan, salah satu agenda Rakerwil besok adalah pembekalan untuk para wakil anggota DPRD Batam dan Kepri yang baru terpilih.

Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa. Foto: Jawa Pos

“Kemudian dilanjutkan Rakerwil mengenai rencana awal untuk menghadapi Pemilu 2024,” ujarnya, Sabtu (26/10/2019).

Kata dia, pada Rakerwil itu juga akan dibahas mengenai masalah-masalah teknis menghadapi Pemilu 2024.(ali)

66.691 Warga Batam Derita ISPA

0

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) masih menjadi penyakit dengan jumlah penderita yang paling tinggi di Kota Batam.

Berdasarkan data kunjungan masyarakat ke pelayanan kesehatan, tercatat ada lebih dari 66 ribu orang yang menderita ISPA sepanjang tahun 2019.

”Sepanjang tahun ini, ISPA selalu jadi penyakit tertinggi di Batam,” kata Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, kemarin.

Diakuinya, ISPA di Batam dibagi pada beberapa jenis seperti pneumonia atau penyakit infeksi di paru-paru di bawah usia 5 tahun, batuk bukan pneumonia di bawah usia 5 tahun, pneumonia di atas lima tahun serta batuk bukan pneumonia di atas lima tahun.

Penyakit ISPA juga menyerang kelompok umur yang bervariasi, yakni dari anak-anak hingga dewasa.

Ilustrasi

Penyebab penyakit ISPA salah satunya adalah adanya polusi udara. Bisa karena asap knalpot kendaraan, asap rokok, dan asap kebakaran hutan.

Berdasarkan data kunjungan masyarakat ke pelayanan kesehatan, tercatat sepanjang September 2019 ada 5.317 kasus ISPA.

Angka ini jauh lebih rendah dibanding bulan-bulan sebelumnya dimana Agustus ada 7.554 kasus dan Juli 6.404 kasus, Juni 6.367 penderita dan Mei sebanyak 8.360 penderita.

Selanjutnya di April ada 7.194 kasus, Maret 8.282 kasus, Februari menjadi yang tertinggi selama tahun 2019 yakni 9.036 kasus, serta di Januari 8.177 kasus.

Totalnya hingga September 66.691 penderita.

”Untuk beberapa bulan terakhir gak ada kenaikan malah,” ucapnya.

Didi menyebutkan, salah satu pendorong turunnya kunjungan penderita ISPA di puskesmas, yaitu disebabkan cepatnya keluar imbauan dan edukasi kepada masyarakat. Semisal imbauan untuk menggunakan masker serta menjalankan gerakan hidup sehat. (rng)

PGN Bina UMKM di Tanjunggundap

0

batampso.co.id  – Perusahaan Gas Negara (PGN) Batam ikut berkontribusi dalam membina pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tanjunggundap, Tembesi.

Tujuannya yakni untuk ikut meningkatkan taraf perekonomian masyarakat disana.
Adapun kelompok UMKM binaan PGN di Tanjunggundap ada empat.

Yakni Gundap Bahagia, Mandiri Jaya, Mekar Sari, dan Lance Seroja. Total keseluruhan anggota mencapai 30 orang yang semuanya terdiri ibu-ibu rumah tangga.

Keempatnya memproduksi makanan ringan seperti kerupuk bermerek Snack Tanjung.

”PGN ikut membantu kita dengan memberikan alat-alat produksi,”

seperti wajan, sendok penggorengan, dandang, kompor besar, dan lainnya. Ini sangat membantu kami dalam menambah kegiatan perekonomian di sini,” kata Koordinator Keempat Kelompok UMKM itu, Sabaria, saat ditemui usai acara pembukaan Jong Race & Bola Voli Tanjunggundap yang disponsori oleh PGN, Jumat (4/10/2019) lalu.

Pada umumnya, mata pencaharian masyarakat Tanjunggundap yakni nelayan dan ada sebagian kecil yang bekerja di pabrik fiber yang berlokasi di sekitar Tanjunggundap.

Jajaran PGN berfoto bersama dengan pelaku UMKM binaan PGN Batam di Tanjunggundap, Jumat (4/10/2019) lalu. Foto: Rifki Setiawan/batampos.co.id

”Dulu ibu-ibu hanya nonton TV seharian, sekarang mereka bisa ikut kegiatan produktif untuk menambah penghasilan,” jelasnya.

Di samping itu, PGN juga ikut membantu masyarakat setempat menciptakan event wisata sendiri, seperti lomba perahu jong dan bola voli yang baru pertama kali dilaksanakan tahun ini.

Sedangkan Sales Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto, mengatakan, Tanjunggundap dipilih sebagai lokasi penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) karena karakter masyarakatnya yang memang membutukan peningkatan taraf hidup.

”Sasaran kami adalah agar dapat meningkatkan kreativitas masyarakat di Batam, khususnya masyarakat pulau-pulau kecil,” tuturnya.

Makanya bentuk kontribusi yang diberikan selain menghibahkan alat produksi yakni memberikan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga untuk mengolah hasil bumi maupun laut sehingga dapat membantu ekonomi keluarga.

”Warga di sana itu banyak yang nelayan. Jadi, sangat bergantung pada cuaca. Dan bila cuaca buruk, maka mereka tidak akan melaut,” ujarnya.

“Maka dengan adanya kegiatan ibu-ibu ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah untuk perekonomian keluarga,” harapnya.(leo)