Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 10854

6 Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati

0

batampos.co.id – Enam kurir narkoba jenis sabu dan ekstasi terancam hukuman seumur hidup hingga hukuman mati dan satu tersangka merupakan warga negara Malaysia. Sementara lima lainnya WNI.

Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Kombes Arif Bastari, mengatakan, keenam tersangka menjadi kurir dalam kasus berbeda.

Cara tersangka menjadi kurir narkoba pun berbeda-beda. Mulai disimpan di pakaian dalam, di simpan di rumah, tas ransel, hingga di dalam perut.

Tiga dari enam tersangka diamankan di Bandara Hang Nadim Batam setelah petugas bandara mencurigai gerak-gerik tersangka.

Sedangkan tiga lainnya, pengungkapan dari petugas BNNP di lapangan.

”Keenam tersangka adalah Y, K, S, I, B, dan S. Mereka diamankan dalam kurun waktu dua bulan kurang. Terhitung sejak 18 Agustus hingga 5 Oktober,” ujar Arif, Selasa (22/10/2019) siang.

Ia menjelaskan dari keenam tersangka barang bukti berupa sabu 12.828,62 gram (12,8 kg) dan 1.381 butir ekstasi dimusnakan dengan cara dibakar.

Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri melakukan pengetesan barang bukti yang akan dimusnahkan di Kantor BNNP Kepri, Selasa (22/10/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Pemusnahan barang bukti dilakukan di kantor BNNP Kepri di Nongsa.

Menurut dia, sebagian dari barang bukti tidak ikut dimusnakan karena untuk uji lab dan barang bukti di persidangan nantinya.

Keenam tersangka dijerat dengan pasal pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2), UU RI No.35 Tahun 2009.

”Mereka terancam hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” ujar Arif.

Di tempat yang sama, Penyidik Madya BNNP Kepri, AKBP Bubung Pramiadi, mengatakan, salah satu tersangka merupakan resedivis Lapas Barelang.

Tersangka yang baru enam hari menghirup udara bebas kembali ditangkap karena memiliki satu kilo sabu lebih.

”Sedangkan untuk sabu 10 kilo atas tersangka S merupakan masih menggunakan modus lama. Yakni membungkus sabu dengan bungkus teh cina,” ujar Bubung.

Karena itu, saat pemusnahan pihaknya tak menyertakan bungkus teh cina tersebut untuk dibakar.

Bungkus teh cina berjumlah 10 buah itu nanti akan dikirim ke BNN Pusat untuk diteliti lagi.

”Jadi yang dimusnakan hanya sabunya, bungkusnya dikirim ke pusat untuk diteliti,” jelas Bubung.

Bubung juga menekankan, bahwa narkoba yang dimusnakan itu tak punya nilai sama sekali. ”Narkoba barang haram, jadi tak ada nilai,” tekan Bubung.(she)

Seram, Jalan Seiladi Gelap Gulita

0

batampos.co.id – Jalan Gajah Mada persisnya setelah Jembatan Seiladi benar-benar gelap gulita saat malam hari.

Itu setelah Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Batam mencabut lampu penerangan jalan di kawasan itu seiring perbaikan bibir jalan yang longsor.

Jika kondisi jalan normal dan lebar seperti sedia kala, tentu tidak terlalu berbahaya. Tapi saat ini, jalan tersebut tengah dalam proses perbaikan sehingga kondisi gelap dinilai sangat berbahaya bagi para pengendara.

“Pihak yang mengerjakannya itu dari Kementerian PUPR. Sedangkan BP Batam tidak ikut mengerjakannya. Nanti saya akan tanya ke mereka,” kata Kasubdit Pembangunan Jalan, Jembatan dan Transportasi Massal BP Batam, Boy Zasmita, Selasa (22/10/2019).

Kondisi saat ini, di sisi jalan sebelah kiri dari arah Simpang Jam, memang tengah diperbaiki.

Adapun kerusakan yang dialami merupakan kerusakan struktur bahu jalan. Sehingga untuk perbaikannya, bahu jalan tersebut ditimbun bauksit.

Perbaikan Jalan Gajah Mada yang longsor dekat Jembatan Seiladi, Sekupang, terus dilakukan, Selasa (22/10). Namun, perbaikan di ruas jalan itu berakibat lampu jalan harus dicabut sehingga kondisi jalan gelap saat malam hari. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Penimbunan bauksit merupakan salah satu upaya pena-nganan darurat agar kerusakan tidak semakin melebar.

Tapi saat ini, proses perbaikan sudah diambil alih oleh Kementerian PUPR. Tapi proses perbaikan ini agak membuat lebar jalan semakin sempit.

Ditambah lagi, di sekeliling jalan dipagari pembatas jalan sehingga semakin sempit. Sedangkan di area perbaikan, kondisinya agak curam sehingga jika tidak berhati-hati, pengendara bisa terperosok jatuh.

BP Batam memang sudah memasang papan peringatan yang memberikan instruksi agar pengendara hati-hari karena sekitar 100 meter di depan ada perbaikan.

Sedangkan Kementerian PUPR juga telah memasang sheet pile untuk memperkuat struktur jalan.

Selain itu, kegiatan sondir juga sudah dilakukan yang bertujuan untuk mengetes kekerasan tanah.

Dan setelah dites, maka jalanan masih aman. Tapi proses itu tak cukup karena kondisi tanpa penerangan jalan di sana.

“Agak was-was kalau lewat. Benar-benar harus hati-hati karena jalannya semakin sempit, gelap lagi,” kata seorang pengendara, Zulhendra.(leo)

ADB Kucurkan Utang Baru ke Indonesia Sebesar USD 100 Juta

0

batampos.co.id – Asian Development Bank (ADB) telah menyetujui utang USD 100 juta kepada Indonesia untuk investasi sektor swasta di berbagai proyek infrastruktur. Direktur ADB untuk Indonesia, Winfried F. Wicklein, menuturkan bahwa pinjaman itu akan membantu memobilisasi investasi sektor swasta untuk membangun dan membiayai proyek infrastruktur yang sangat dibutuh­kan.

’’Bantuan ADB bakal membantu memenuhi kebutuhan pembiayaan infrastruktur di Indonesia serta menaikkan kualitas dan standar proyek-proyek infrastruktur,’’ katanya, Selasa (22/10).

Dia menyebutkan, infrastruktur berkualitas sebagai modal penting bagi pertumbuhan inklusif di Indonesia.

ilustrasi

Kebutuhan infrastruktur di Indonesia masih sangat signifikan dengan keperluan investasi tahunan yang diper-kirakan lebih dari USD 70 miliar. Indonesia memerlukan layanan infrastruktur untuk mendukung perekonomian berpenghasilan menengah yang modern dan kompetitif serta menyediakan kebutuhan dasar warganya. Percepatan pembangunan infrastruktur merupakan prioritas pem­bangunan jangka menengah bagi pemerintah Indonesia.

Menurut dia, melalui leveraging private infrastructure investment project, pemerintah akan menyalurkan dana ADB kepada PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) melalui badan usaha milik negara (BUMN) PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). IIF dan SMI adalah dua institusi penting di sektor pembiayaan infrastruktur yang menyediakan pembiayaan proyek, layanan konsultasi, penjaminan, dan dukungan pembiayaan proyek untuk proyek-proyek infrastruktur. Nanti IIF memberikan pinjaman dengan ketentuan komersial bagi subproyek yang mengikuti standar dan pedoman IIF dan ADB.

Pinjaman tersebut bakal mendukung 12 proyek infrastruktur potensial di sektor kesehatan, energi terbarukan, telekomunikasi, dan transportasi.

’’Bantuan ADB diharapkan dapat meningkatkan jumlah pendanaan yang lebih besar lagi berupa investasi swasta di berbagai sektor infrastruktur strategis dan membantu menambah nilai pinjaman ini,’’ tutur ekonom ADB untuk Indonesia Yurendra Basnett. (vir/c14/oki)

Hujan Deras, Begini Kondisi Rumah Warga di Tanjungsengkuang dan Melcem

0

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam, Selasa (22/10) pagi hingga siang, menimbulkan banjir di berbagai tempat. Khususnya di Melcem dan Tanjungsengkuang, Batuampar.

Drainase yang ada di sekitar rumah warga jebol karena tak kuat menampung debit air yang begitu besar.

”Pas hujan deras tadi pagi (kemarin pagi) sekitar pukul 9.00 WIB, air dari drainase itu meluap karena tak kuat menahan debit air,” ujar Fitri, Warga RT 02/RW 12 Tanjungsengkuang, kemarin.

Ia menyebut, banjir yang menggenangi tempatnya ini sudah menjadi langganan setiap kali hujan lebat turun.

Drainase atau saluran air sudah tidak mampu menampung kiriman air hujan.

”Drainase-nya sempit, sehingga debit air yang banyak meluap ke jalan dan masuk ke rumah. Apalagi ada yang jebol,” ungkapnya.

Seorang anak berenang di air banjir setinggi kira-kira lutut orang dewasa, yang menggenangi pelataran rumah warga di Tanjungsengkuang, Batuampar, usai hujan deras mengguyur, Selasa (22/10/2019) siang. Foto: Arrazy Aditya untuk Batam Pos

Ia berharap, masalah ini bisa cepat diatasi Pemko Batam karena sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.

”Kasihan banyak barang yang tak sempat diselamatkan dan butuh tenaga buat mengeluarkan air berlumpur dari rumah,” ujarnya.

Pantauan Batam Pos, banjir memasuki rumah-rumah se-tinggi pinggang orang dewasa. Sejumlah warga berusaha keras menyelamatkan perabotan rumahnya agar tak basah.

Beberapa kendaraan yang diparkir di garasi rumah tampak teredam banjir, tak sempat diselamatkan.

Banjir akibat limpahan air hujan dari drainase ini baru surut pada siang hari. Karena hujan masih turun hingga malam hari, warga berusaha mencegah banjir dengan memasang kayu di bagian draina-se yang jebol pada sore hari.

”Ini sementara dibenahi agar air tak meluap lagi. Pasti kami khawatir apalagi tadi pagi banjir sampai sepaha orang dewasa,” sambung Rani, warga Tanjungsengkuang lainnya.

Camat Batuampar, Tukijan, yang turun langsung ke lapang-an meninjau lokasi banjir di RW 06 hingga RW 18 membenarkan penyebab banjir dikarenakan air hujan tak tertampung semua di aliran drainase.

”Saya lagi koordinasi dengan Dinas PU (DBMSDA) untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.(zis,yui,nji,une)

Kabinet Kali Ini Diberi Nama Kabinet Indonesia Maju

0

batampos.co.id – Teka-teki jajaran menteri kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin terjawab sudah. Jokowi secara resmi telah mengumumkan 34 menteri dan 4 pejabat setara menteri. Guna menyokong periode kedua pemerintahannya, Jokowi menamakan kabinetnya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.

Dalam arahannya, Jokowi mengingatkan tujuh hal kepada para menterinya. Pertama yakni untuk tidak dan mengurangi celah korupsi di masing-masing kementerian dan lembaga yang dipimpin.

Kedua, tidak ada visi misi menteri, yang ada visi-misi Presiden dan Wakil Presiden. Ketiga, kita harus kerja cepat dan produktif,” ucap Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Keempat, para menteri diminta menghindari rutinitas yang monoton. Harus ada inovasi dalam bekerja. Sehingga bisa membawa perubahan yang nyata untuk kemaslahatan bangsa.

Kelima, para menteri bekerja tidak hanya berorientasi pada proses. Hasil nyata harus dipastikan dinikmati rakyat.

Keenam, para pembantu Presiden harus turun ke tengah masyarakat, dan menemukan solusi untuk setiap permasalahan.

Terakhir harus serius bekerja. Tidak serius, hat-hati, bisa saya copot di tengah jalan,” pungkas Jokowi.

Berikut daftar Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Jokowi-Ma’ruf periode 2019-2024:

1. Mahfud MD Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam)
2. Airlanggar Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perokonomian
3. Muhadjir Effendi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)
4. Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
5. Prabowo Subianto Menteri Pertahanan
6. Pratikno Menteri Sekretaris Negara
7. Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri
8. Retno Marsudi Menteri Luar Negeri
9. Fachrul Razi Menteri Agama
10. Yasonna H Laoly Menteri Hukum dan HAM
11. Sri Mulyani Menteri Keuangan
12. Nadiem Makarim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
13. Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan
14. Juliari Batubara Menteri Sosial
15. Ida Fauziah Menteri Tenaga Kerja
16. Agus Gumiwang Kartasasmita Menteri Perindustrian
17. Agus Suparmanto Menteri Perdagangan
18. Arifin Tasrif Menteri ESDM
19. Basuki Hadi Muljono Menteri PUPR
20. Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan
21. Johnny G Plate Menteri Komunikasi dan Informastika
22. Sahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian
23. Siti Nurbaya Bakar Menteri LHK
24. Edhy Prabowo Menteri Kelautan dan Perikanan
25. Abdul Halim Iskandar Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ddan Transmigasi
26. Sofyan Djalil Menteri ATR/BPN
27. Suharso Mano Menteri PPN dan Kepala Bappenas
28. Tjahjo Kumolo MenpanRB
29. Erick Thohir Menteri BUMN
30. Teten Masduki Menteri Koperasi dan UMKM
31. Wishnutama Kusubandio Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
32. I Gusti Ayu Bintang Menteri PPA
33. Bambang Brojonegoro Menristenk dan Badan Riset Inovasi Nasional
34. Zainudin Amali Menteri Pemuda dan Olahraga
35. Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan
36. Pramono Anung Sekretaris Kabinet
37. Bahlil Lahadalia Kepala BKPM
38. ST Burhanudin Jaksa Agung

1.086 PNS Pemko Batam Terancam Kehilangan Jabatan

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, siap menjalankan program kerja baru Presiden Joko Widodo. Di antaranya soal rencana penghapusan eselon III dan IV di pemerintahan.

“Tak ada masalah. Dari empat (tingkatan eselon, red) jadi dua, kami oke oke saja,” ucap Rudi, Selasa (22/10/2019).

Menurut Rudi, Presiden mengeluarkan kebijakan tersebut bukan tanpa alasan. Salah satu yang ia pahami yakni lebih memberi ruang kepada tenaga fungsional.

“Lebih menghargai tenaga fungsional. Karena ada tenaga fungsional namun tak dapat job, misalnya guru dan tenaga kesehatan,” kata dia.

Ia mengatakan, jika kelak mendapat posisi jabatan tentu akan diiringi dengan kesejahteraan pegawai yang bersangkutan.

“Saya kira kebijakan ini penghargaan untuk mereka (tenaga fungsional),” imbuhnya.

Rudi mengatakan, kini pihaknya menunggu aturan yang mengatur perihal kebijakan ini untuk dijalankan.

“Kami tunggu saja aturannya, kan terkait undang-undang,” ujarnya.

Data dari Bagian Humas Pemko Batam menyebutkan, rincian pejabat berdasarkan tingkatan eselon yakni Pejabat Tinggi Pratama eselon IIa satu orang. Pejabat Tinggi Pratama eselon IIb ada 35 orang.

ilustrasi

Administrator eselon IIIa 61 orang. Administrator eselon IIIb 124 orang. Selanjutnya pengawas IVa 617 orang. Sedangkan pengawas IVb 284 orang. Dari data tersebut, dapat dikalkulasikan eselon dua 36 orang. Eselon tiga 185 orang. Sedangkan eselon empat 901 orang.

Merujuk pada pernyataan Presiden Jokowi yang akan memangkas eselon III dan IV, maka ada 1.086 pe­gawai di lingkungan Pemko Ba­tam terancam kehilangan jabatan.

Saat menyampaikan pidato pada hari pelantikannya di Gedung DPR, Minggu (20/10), Presiden Joko Widodo berjanji akan memangkas jabatan eselon III dan IV di struktur pegawai negeri. Jika itu dilakukan, maka diperkirakan ada 430 ribu PNS yang akan kehilangan jabatannya.

Kepala Bro Humas BKN Mohammad Ridwan menuturkan, berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 30 Juni 2019 menyebutkan, jumlah PNS yang sedang menduduki jabatan eselon 1 ada sebanyak 575 orang atau 0,12 persen dari total 4,28 juta pegawai.

Eselon II 4,23 persen atau 19.463 orang.

Total eselon I dan II 20.038 atau 4,35 persen.

Eselon III 21,44 persen, eselon IV 71,09 persen.

Eselon V 4,2 persen. Artinya, total eselon I sampai V ada 460 ribu orang.

“Sehingga bila terjadi pengurangan eselon III sampai V maka kami akan berhadapan dengan manajemen PNS 430 ribu orang. Itu kalau mau frontal. Tetapi, menurut saya, akan dilakukan bertahap,” kata Ridwan kepada wartawan. (iza)

Hujan, Keberangkatan Kapal di Pelabuhan Domestik Sekupang Ditunda

0

batampos.co.id – Hujan yang melanda Kota Batam selama seminggu membuat pelayaran antarkota dan provinsi ataupun luar negeri tertunda.

Petugas boarding management system (BMS) Pelabuhan Domestik Sekupang, Abdurrahim, mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar pelayaran tidak terganggu.

“Penundaan hanya berlangsung 20 sampai 30 menit saja,” katanya kepada batampos.co.id, Selasa (22/10/2019).

Kata dia, cuaca bisa kerap berubah, sehingga komunikasi dengan pihak-pihak terkait terus dilakukan. Terutama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sementara itu petugas tiket di Pelabuhan Domestik Sekupang, Hendri, mengatakan, kapal yang ditunda keberangkatannya salah satunya rute Batam-Tanjungbalai Karimun.

Dua calon penumpang membeli tiket di konter tiket di Pelabuhan Domestik Sekupang. Hujan membuat beberapa jadwal pelayaran ditunda. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Ia membenarkan jika penundaan hanya selama 30 menit.

“Hujan membuat penurunan jumlah penumpang,” jelasnya.

Menurutnya dalam satu kali keberangkatan penumpang hanya 30 sampai 50 orang saja.

“Kalau cuacanya bagus bisa sampai 100 orang lebih,” kata Hendri.(nto)

Penyakit Ini Paling Banyak Menyerang Masyarakat Kota Batam

0

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) masih menjadi penyakit dengan jumlah penderita yang paling tinggi di Kota Batam.

Berdasarkan data kunjungan masyarakat ke pelayanan kesehatan, tercatat ada lebih dari 66 ribu orang yang menderita ISPA di sepanjang tahun 2019.

“Sepanjang tahun ISPA selalu jadi penyakit tertinggi di Batam,” kata Kepala Dinas Kesehatan kota Batam Didi Kusmarjadi, kemarin.

Diakuinya, ISPA di Batam dibagi pada beberapa jenis. Seperti pneumonia atau penyakit infeksi di paru-paru di bawah usia 5 tahun, batuk bukan pneumonia di bawah usia 5 tahun.

Ilustrasi

Pneumonia di atas lima tahun serta batuk bukan pneumonia di atas lima tahun.

Penyakit ISPA juga menyerang kepada kelompok umur yang bervariasi.

Yakni dari anak-anak hingga dewasa. Penyebab penyakit ISPA salah satunya adalah adanya polusi udara.

Bisa karena asap knalpot kendaraan, asap rokok, dan asap kebakaran hutan.

Berdasarkan data kunjungan masyarakat ke pelayanan kesehatan, tercatat sepanjang September 2019 ada 5.317 kasus ISPA.

Angka ini jauh lebih rendah dibanding bulan-bulan sebelumnya dimana Agustus ada 7.554 kasus dan Juli 6.404 kasus, Juni 6.367 penderitan dan Mei sebanyak 8.360 penderita.

Selanjutnya di April ada 7.194, Maret 8.282 penderita, Februari menjadi yang tertinggi selama tahun 2019 yakni 9.036, serta di Januari 8.177 penderita. Totalnya hingga September 66.691 penderita.

“Untuk beberapa bulan terakhir gak ada kenaikan malah,” ucapnya.

Didi menyebutkan, salah satu pendorong turunnya kunjungan penderita ISPA di puskesmas, yaitu disebabkan cepatnya keluar imbauan dan edukasi kepada masyarakat.

Semisal imbauan untuk menggunakan masker serta menjalankan gerakan hidup sehat.(rng)

1.500 Tapping Box di 2020

0

batampos.co.id – Pemko Batam targetkan 1.500 alat perekam transaksi online di tahun 2020. Alat perekam transaksi daring ini nantinya akan di pasang di sejumlah wajib pajak seperti hotel, restoran, hiburan serta parkir.

“Kita minta maksimal menuju 1.500 tapping box,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) kota Batam Raja Azmansyah, Selasa (22/10/2019).

Diakuinya, pemasangan tapping box, nantinya akan menyesuaikan dengan teknologi yang baru.

Selain itu penerapan sistem berbasis daring ini juga didukung aplikasi yang disiapkan Bank Riau Kepulauan yang setuju menuntaskan hingga 1.500 aplikasi.

“Masih program bank Riau Kepri,” kata Raja.

Tapping box yang dipasangkan dinas BP2RD Pemko Batam di tempat usaha yang menjadi objek pajak. Pada 2020, BP2RD menargetkan pemasangan 1.500 tapping box di objek pajak. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Hadirnya tapping box akan mempermudah pengawasan dan tentu akan bermuara pada upaya penekanan potensi kehilangan PAD.

Menurutnya pembayaran jenis pajak yang dipasang tapping box ini menerapakan sistem self assesment.

Sehingga semua transaksi yang harus dibayarkan oleh wajib pajak, akan terekam secara transparan.

“Yang dibayarkan sesuai dengan yang tercatat. Data lebih akurat lagi,” terangnya.

Raja menambahkan hingga saat ini sudah ada 483 realisasi pemasangan tapping box sampai dengan 31 Agustus 2019.

Diantaranya wajib pajak hotel 85 alat, wajib pajak restoran 364 alat, wajib pajak hiburan 59 alat, serta wajib pajak parkir 11 alat.

“Kita pasang di hotel bintang dua ke atas, restoran, rumah makan dan kedai kopi, KTV Massage, PUB, diskotik, bandara, mall dan rumah sakit,” ungkap Raja.

Anggota DPRD Batam, Nina Mellanie, menyebutkan, pengelolaan pajak dan retribusi agar dilakukan sungguh-sungguh dan efektifitas.

Tujuannya agar dapat meningkatkan kontribusi pajak daerah salah satunya melalui penambahan Tapping Box.

“Tentu harus ada upaya yang sungguh-sungguh dalam menggali PAD,” katanya.(rng)

Warga Mangsang Apresiasi Stand Pendaftaran BPJS Kesehatan

0

batampos.co.id – Banyaknya keluhan peserta tentang jauhnya pergi ke kantor cabang
BPJS Kesehatan, saat ini sudah mendapatkan jawabannya.

Pasalnya, belakangan ini BPJS Kesehatan rutin membuka stand di beberapa tempat untuk melayani pendaftaran peserta.

Kemarin, Tim BPJS Kesehatan membuka stand pendaftaran di Kelurahan Mangsang,
tepatnya di halaman kantor Lurah Mangsang.

Kehadiran stand BPJS Kesehatan di lokasi ini mendapatkan antusias dari masyarakat.

Hal tersebut ditunjukkan dengan banyaknya masyarakat yang melakukan pendaftaran hingga jam 11 malam.

Hardiansyah, Kaur Kesra Kelurahan Mangsang mengucapkan terima kasih kepada BPJS
Kesehatan yang sudah mempermudah dan membantu masyarakat Mangsang.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menggunakan kesempatan ini. Menurutnya stand pendaftaran BPJS Kesehatan merupakan hal yang sangat bermanfaat sehingga harus dimanfaatkan oleh masyarakat Mangsang dengan sebaik-baiknya.

Masyarakat Kelurahan Mangsang, Kota Batam, mengantre untuk mendaftar sebagai peserta JKN-KIS. Foto: BPJS Kesehatan Cabang Batam untuk batampos.co.i

“Ayo manfaatkan kesempatan ini, sangat memudahkan. Begitu broadcast message yang
saya bagikan di grup,” ungkapnya.

Feny, salah satu petugas di stand BPJS Kesehatan mengatakan bahwa pembukaan stand
pendaftaran BPJS Kesehatan secara rutin dilakukan namun di lokasi yang berbeda.

Kebetulan kemarin kesempatan membuka stand di kelurahan Mangsang dan antusias
masyarakat sangat luar biasa.

Feny menambahkan bagi masyarakat yang ingin mendaftar dipersilahkan untuk datang
dengan membawa berkas pendaftaran seperti KTP, KK, dan buku rekening.

“Jika berkas sudah lengkap, tunggu sebentar akan selesai,” ungkapnya.

Untuk kartunya, peserta dihimbau untuk dapat menggunakan KIS digital yang terdapat di
aplikasi mobile JKN hingga peserta mendapatkan kartu fisik.

Kartu tersebut didapatkan setelah peserta melakukan pembayaran. Selain untuk melakukan pendaftaran, peserta juga dapat melakukan perubahan data seperti pindah faskes atau pengalihan peserta dari PPU menjadi PBPU atau mandiri

Tidak hanya di kelurahan Mangsang, stand pendaftaran BPJS Kesehatan akan dibuka di
beberapa lokasi lainnya.

Bagi masyarakat yang letaknya jauh dari kantor diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Besok stand pendaftaran BPJS Kesehatan akan buka di Batu Aji, bagi masyarakat yang
ingin mendaftar silahkan datang dan daftarkan diri anda segera.(*)