Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10890

Batam Pos Exhibition, Pameran Multiproduk dalam Satu Tempat

0

batampos.co.id – Batam Pos menggelar pameran properti, otomotif dan furniture di Kepri Mall dari 16 hingga 20 Oktober. Perhelatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober mendatang.

Panitia Batam Pos Exhibition, Ismanto, mengatakan, pameran ini menyajikan multiproduk komplet dalam satu tempat.

Sehingga, masyarakat yang datang disuguhi dengan aneka produk berbeda dalam satu pameran.

”Ini kegiatan rutin kami per triwulan yang bertepatan juga dengan momen Sumpah Pemuda,” katanya, Jumat (18/10/2019).

Peserta pameran menawarkan berbagai promo menarik selama pameran.

”Mau lihat, bisa datang langsung ke Kepri Mall,” ungkapnya.

Aneka produk otomotif, properti, dan furniture dihadirkan dalam pameran Batam Pos di Kepri Mall, Jumat (18/10/2019). Foto: Fiska Juanda/batampos.co.id

Salah satunya dari Capella Honda. Sales Capella Honda Bengkong, Evalina, mengatakan, setiap pembelian CBR 150 dapat diskon hingga Rp 1 juta.

Syaratnya, menunjukan STNK kendaraan yang lama. Lalu, juga ada free jaket setiap pembelian PCX Hybrid, Vario 125 dan Genio.

”Untuk Genio juga ada diskon sebesar Rp 400 ribu, syaratnya menunjukkan STNK lama,” sebutnya.

Produk Capella Honda lainnya yakni Honda Beat juga memiliki promo menarik. Para pembeli mendapatkan diskon angsuran, dengan DP Rp 1 juta.

Di pameran ini juga ada produk otomotif dari Mitsubishi. Promo yang diberikan juga tak kalah menarik.

Sales Consultan Mitshubishi, Thomson Sinaga, mengatakan, pembeli Xpander maupun Pajero Sport, berhak mendapatkan satu kupon undian.

”Kuponnya untuk pengundian satu unit Xpander dan Pajero Sport. Pengundian akan dilaksanakan di akhir tahun,” ungkapnya.

Masyarakat yang membeli Xpander mendapatkan beberapa aksesoris menarik, gratis servis, oli serta sparepart hingga 50 ribu kilometer atau 4 tahun.

”Untuk pembelian Pajero Sport, free jasa servis untuk 50 ribu kilometer. Sedangkan olinya, gratis hingga 10 ribu kilometer,” tuturnya.

Selain dua produk ini, Thomson mengatakan, setiap pembelian L300 mendapatkan diskon hingga Rp 25 juta. Lalu juga mendapatkan talang air serta kaca film gratis.(ska)

Eselon II BP Batam Dilarang Komentar, Ini Kata Kepala BP Batam

0

batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, mengakui membatasi pejabat di lingkungan BP Batam untuk berkomentar ke media.

”Iya. Sekarang yang boleh komentar saya, wakil, deputi, dan direktur humas,” ujar Rudi, Jumat (18/10/2019) sore.

Namun, Rudi memastikan larangan ini sifatnya sementara, menunggu penyusunan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) rampung.

Saat ini, lanjutnya, BP Batam sedang menyusun SOTK baru. Menurut dia, perubahan SOTK ini memengaruhi kewenangan jabatan tertentu.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Untuk itu, pihaknya akan menunggu SOTK baru rampung agar pejabat level bawah bisa berkomentar.

”SOTK selesai dan mereka (pejabat) mengusai (Kewenangan masing-masing), baru kita buka (perbolehkan komentar),” kata dia.

Paling tidak, kata Rudi, perlu sebulan pejabat sesuai SOTK baru menguasai lingkup kerjanya masing-masing.

”Karena SOTK-nya belum selesai, deputi belum tahu ini bagian siapa dan itu bagian siapa. Kalau sudah diketahui direktur ini di bawah deputi ini, barulah. Saya kira sebulan mereka sudah kuasai semua,” ujarnya.(iza)

Kondisi Pasar Induk Jodoh Kian Memprihatinkan

0

batampos.co.id – Kondisi Pasar Induk Jodoh semakin tidak kondusif. Selain bangunan yang sudah rusak parah, lokasi pasar induk juga dimanfaatkan beberapa pemuda untuk mabuk-mabukan.

Amir, salah satu warga yang berkunjung ke pasar induk kaget melihat sekumpulan pemuda yang tengah mabuk berat.

Beberapa di antaranya melihat kedatangan Amir de-ngan tatapan tak bersahabat.

”Siang hari ke sana, ternyata ada pemuda yang lagi mabuk di lantai 2,” ujar Amir kepada Batam Pos, Jumat (18/10/2019).

Berada di situasi itu, Amir memilih pergi dari lokasi. Bahkan, hingga sampai di kendaraanya, Amir mengaku masih tetap diperhatikan oleh para pemuda tersebut.

”Dari pada kenapa-kenapa, mending pergi. Mengerikan kalau berhadapan dengan orang mabuk,” katanya.

Kondisi Pasar Induk. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Hal senada diungkapkan Marni, yang tengah berbelanja ayam kampung di sekitar Pasar Induk Jodoh.

Baca Juga: Diingatkan Lagi, Oktober Pasar Induk Harus Bebas Pedagang

Ia melihat sekumpulan pemuda berkumpul di lantai 2 pasar induk sambil bernyanyi dan berteriak.

”Pemuda tanggung semua, sepertinya sedang mabuk. Kata orang yang tinggal di daerah situ, (pemandangan tersebut) sudah biasa,” imbuhnya.

Salah satu warga yang enggan namanya disebut, meng-akui lokasi tersebut kerap dijadikan tempat mabuk. Bahkan, dimana-dimana sudah bau pesing.

”Kadang yang mabuk orang dari luar juga ke sini. Kami kan tak bisa mencegah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, tak menampik kondisi Pasar Induk Jodoh banyak disalahgunakan.

Baca Juga: Pasar Induk Dibangun Tahun Depan, Teknis Penggusuran Masih Dibahas

Menurutnya, saat ini Tim Terpadu tengah menyusun jadwal rapat untuk merencanakan kapan penertiban pasar tersebut akan dilaksanakan.

”Mau rapat dulu, kemungkinan minggu depan rapat dengan Tim Terpadu,” ujar Gustian Riau singkat.

Sebelumnya, Gustian pernah menyebut penertiban Pasar Induk Jodoh akan dilakukan pada akhir September lalu.

Namun, karena alasan situasi keamanan nasional yang tak kondusif kala itu, penertiban ditunda hingga kini.(she)

Kepala BP Batam Larang Pejabat Eselon II Bicara ke Media

0

batampos.co.id – Tak lama setelah diangkat menjadi Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rudi membuat kebijakan melarang seluruh eselon II di BP Batam berbicara ke media.

Kewenangan wawancara dengan media terpusat pada dirinya, wakil, deputi, serta direktur humas saja.

Dampaknya, jurnalis yang biasa mangkal di BP Batam dan unit-unit usaha BP Batam lainnya kesulitan mendapatkan informasi, termasuk mengonfirmasi berita-berita.

Para pejabat yang awalnya terbuka soal berbagai informasi apapun yang dibutuhkan, mendadak memilih bungkam.

”Larangan bicara ke media itu arahan kepala (BP Batam, red),” ujar seorang pejabat eselon II BP Batam, beberapa hari lalu.

Ini kali pertama pejabat ese-lon II BP Batam dibungkam bicara ke media, sejak BP Batam berdiri.

Bahkan, sejak BP Batam masih bernama Otorita Batam. Berganti kepemimpinan berkali-kali di BP Batam, namun tidak ada pelarangan eselon II bicara ke media.

Kantor BP Batam. Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melarang pejabat eselon II BP Batam untuk berbicara dengan media. Foto: Putut Ariyotejo/batampos.co.id

Baru di era Rudi sebagai kepala BP Batam mereka dibungkam. Ironisnya, informasi di BP Batam banyak hal-hal teknis yang hanya dikuasai secara baik oleh pejabat terkait.

Sementara, Kepala BP Batam, Rudi, masih baru, sehingga hal-hal teknis lebih sering dijawab normatif dengan kalimat, ”nanti kita dudukkan”.

Melihat kondisi itu, Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kepri mengatakan, sudah tidak zamannya lagi pejabat dilarang berbicara ke publik terkait informasi yang dibutuhkan publik.

Bahkan, informasi apapun terkait kepentingan publik mestinya dipermudah aksesnya.

”Ketentuan ini diatur di Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Ferry Manalu, Wakil Ketua KIP Kepri, Kamis (17/10/2019).

Ia mengatakan, sepanjang informasi tersebut bukanlah masuk klasifikasi rahasia atau dilarang, maka masyarakat diperbolehkan mengaksesnya.

Khususnya para jurnalis. Ferry menuturkan, informasi yang tidak bisa diakses tersebut seperti laporan keuangan yang belum diaudit instansi yang berwenang.

Lalu juga berkaitan dengan kasus-kasus tertentu di kepolisian, kejaksaan atau KPK.

”Contohnya kasus korupsi, masih tahap penyidikan. Karena alasan masih dalam proses pengembangan, ya tidak bisa,” ucapnya.

Ia melanjutkan, apabila pejabat publik tidak diperboleh-kan berbicara ke masyarakat atau media oleh atasannya, maka hal itu sangat bertenta-ngan dengan UU Keterbukaan Informasi Publik.

Mestinya, kata Ferry, setiap pejabat berstatus ASN, haruslah bisa dan diberi wewenang memberikan informasi sejelas-jelasnya ke masyarakat, sesuai bidang yang ditekuninya.

Tapi, katanya, ada beberapa instansi memiliki kode etik tertentu. Pejabat publik atau ASN berbicara, harus seizin atasannya.

”Menurut saya, kalau hal-hal berisikan informasi publik, sah-sah saja setiap pejabat publik berbicara,” jelasnya.

“Asalkan itu tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dia dan bidangnya,” tegasnya lagi.

Ferry juga mengatakan, jika segala cara telah ditempuh untuk mendapatkan informasi, tapi tidak membuahkan hasil, maka masyarakat dapat mendaftarkan gugatan untuk keterbukaan informasi publik ke KIP.(ska)

Air Mancur Mati, Agen Perjalanan Enggan Perkenalkan Bundaran Tuah Madani

0

batampos.co.id – Air mancur Bundaran Tuah Madani lagi-lagi tak menyala, Jumat (18/10). Padahal bundaran tersebut merupakan salah satu ikon Kota Batam.

“Sudah beberapa hari saya perhatikan, air mancur di budaran Madani tak menyala. Kok sering mati gitu ya,” ujar Serly salah satu warga yang kerap melintas dijalur tersebut.

Menurutnya, kondisi air mancur yang tidak hidup membuat bundaran Madani terlihat biasa saja.

Berbeda saat air mancur hidup yang memiliki daya tarik tersendiri.

Sejumlah kendaraan melintas di depan Bundaran Tuah Madani di Batamceter. Namun sayang air mancur di taman tersebut tidak menyala lagi. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Meski air mancurnya biasa saja, cuma bundaran itu keliatan hidup dan menarik. Kalau sudah mati, keliatan gersang,” imbuhnya lagi.

Hal senada dikatakan Novi salah satu agen travel perjalanan.

Menurutnya, saat ia membawa turis asing ke Batam, ia kerap memperkenalkan bundaran tersebut.

Sebab, Bundaran Tuah Madani memiliki peta Batam yang terbuat dari logam.

“Nah kalau tak mancur gitu, keliatan tak bagus. Saya pun jadi malas memperkenalkannnya,” imbuh Novi.(she)

Hati-hati Melintas di Sei Ladi, Lampu Jalannya Dicabut

0

batampos.co.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam mencabut lampu jalan di dekat jembatan Sei Ladi karena adanya perbaikan kerusakan jalan yang amblas.

“Iya kemarin memang letak lampu sudah tidak aman karena kerusakan bibir jalan dekat waduk Seiladi. Makanya kami cabut agar proyek pengerjaan tidak terganggu,” kata Kepala DMBSDA, Yumasnur, Jumat (18/10/2019).

Ia menjelaskan, kondisi jalan yang amblas ini sempat beberapa kali dikeluhkan warga.

karena itu pihaknya mencoba merapikan jalan agar pengendara yang melintas bisa lebih aman.

“Sebelumnya kan sempat diberi pembatas. Namun karena jalan amblas tetap saja pengendara tidak nyaman. Jadi kami turun setelah Kepala BP Batam meninjau lokasi,” ucapnya.

Direktorat Pembangunan Sarana dan Prasarana BP Batam membenahi sisi bahu Jalan Gajah Mada setelah jembatan Seiladi dari pecahan-pecahan beton saluran parit yang menurun akibat longsor. Guna melancarkan perbaikan tersebut DBMSDA Kota Batam mencabut lampu jalan di kawasan tersebut. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

Namun untuk pengerjaan jalan itu menjadi tanggun jawab dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Pihaknya sempat turun menata jalan tersebut, namun karena pihak kementerian akan memumali proyek mereka jadi pekerja menghentikan penataan jalan yang amblas tersebut.

“Kemarin kami sempat masuk. Karena mereka akan memulai proyek kami langsung berhenti,” jelasnya.

“Sekarang lagi dikerjakan. Untuk kontrak kerjanya itu mereka yang lebih tahu,” tambah Yumasnur lagi.

Kata dia, lampu jalan akan dipasang kembali setelah perbaikan jalan selesai dilakukan. Pengendara diminta untuk berhati-hati melintasi jalan karena kondisi tersebut.

“Nanti akan kami pasang kembali. Karena pengerjaan lebih penting agar pengendara bisa lebih aman melintas,” ujarnya.(yui)

Kantogi Sabu, Kakek Ini Diancam Pasal Berlapis

0

batampsoc.o.id – Gara-gara sabu 0,4 gram, seorang kakek bernama Hu harus berurusan dengan hukum.

Setelah diamankan 14 Juli lalu, ia pun didakwa dengan perkara narkoba dan diancam pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat sidang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Batam kemarin, terdakwa mengaku mendapatkan barang haram itu kepada seorang yang bernama Pirang (DPO).

Terdakwa bertemu langsung dengan Pirang di Ruli Kampung Aceh, Muka Kuning kemudian membeli sabu 0,4 gram seharga Rp 80 ribu.

“Sabu itu akan saya gunakan sendiri,” ujar terdakwa dihadapan majelis hakim yang diketuai Jasael.

Ilustrasi Sabu. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Usai mendapatkan sabu, terdakwa kemudian menyimpannya di saku celannya. Transaksi jual beli sabu itupun diketahui oleh anggota Sat Resnarkoba Polresta Barelang.

Terdakwa yang sedang berdiri seorang diri di tepi jalan Ruli Kampung Aceh Muka Kuning didatangi anggota yang kemudian melakukan penggeledahan.

Saat digeledah, salah satu dari saksi penangkap menemukan 1 paket/bungkus narkotika jenis serbuk kristal sabu yang dibungkus dengan plastik transparan yang di temukan di dalam saku depan sebelah kiri celananya.

“Pada saat itu terdakwa akui sabu itu miliknya,” kata salah seorang saksi penangkap saat menghadiri persidangan yang beragendakan pemeriksaan saksi dan terdakwa.

Sementara Hakim Ketua, Jasael mengatakan sekecil apapun barang bukti narkoba yang ditemukan, terdakwa pasti akan dihukum berat.

“Makanya jangan main-main dengan barang ini,” kata Jasael kepada terdakwa.

Usai mendengarkan keterangan itu, mejelis hakim kemudian menunda persidangan dan dijadwalkan pekan depan yakni Selasa (22/10).(une)

Girl, Ini 8 Cara Tampil Cantik Dengan Make-Up

0

Dilansir dari Pop Sugar, Jumat (18/10/2019), Beauty Editor Sarah Siegel memberikan tips dan trik make-up super cepat hanya dalam waktu 10 menit.

Kuncinya adalah terampil dalam menggunakan make-up dan tidak terlalu banyak memilih jenis make-up yang harus digunakan.

“Karena jadwal saya yang padat, saya cenderung menyukai produk-produk yang praktis hanya dalam satu usapan.

Ilustrasi. Jawa Pos

Hanya dengan jari, sudah sempurna. Jenis kosmetik yang ada di dalam tas saya biasanya tidak terlalu rumit untuk digunakan,” katanya.

Berikut adalah 8 langkahnya:

1. Oleskan CC Cream
Buatlah make-up dasar yang dapat dengan mudah diaplikasikan untuk menyempurnakan kulit tanpa terlihat terlalu berminyak. Dibutuhkan sekitar 30 detik untuk menggunakan CC Cream kemudian memberikan perlindungan wajah dari sinar matahari karena mengandung SPF.

2. Gunakan Concealer

Tak mau tampil dengan mata panda bisa diakali dengan penggunaan concealer. Hanya menggunakan satu jari manis dengan menepuk-nepuk di bawah mata, sudah menutup lingkaran hitam.

3. Tambahkan Perona Pipi
Gunakan perona pipi glossy cukup dengan jari. Sehingga wajah tampak lebih segar kemerahan.

4. Isi Alis

Alis adalah senjata perempuan untuk tampil lebih sempurna. Alis bisa membingkai wajah menjadi lebih menarik.

5. Bentuk Alis
Masih fokus pada alis, setelah menambahkan warna pada alis, ukirlah dengan pensil alis terutama di bagian ujung.

6. Gunakan Eyeliner

Jika sudah biasa, hanya butuh beberapa detik menggunakan penegas garis mata atau eyeliner. Buat sayap di bagian sudutnya.

7. Maskara
Mata akan lebih hidup dengan menggunakan maskara. Bulu mata akan lebih melengkung dan bervolume.

8. Tambahkan Lipstik
Langkah terakhir tentunya adalah lipstik. Gunakan warna senada dengan warna busana Anda saat itu. Lipstik akan menambah aura berbeda pada wajah.

Dua Orang Ini Doakan Susi Pudjiastuti Kembali jadi Menteri

0

batampos.co.id – Susi Pudjiastuti didoakan Kai karismatik KH Ahamd Mustofa Bisri atau Gus Mus kembali terpilih sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) periode kedua.

Kinerja Susi dinilai membawa banyak perubahan di tanah air, terutama di sektor perikanan.

Gus Mus khawatir Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan kembali ‘suram’ jika tinggal perempuan nyentrik asal Pangandaraan tersebut.

“Mudah-mudahan Bu Susi berlanjut. Jangan sampai terjadi lagi di beberapa kementerian enggak usah disebutkan namanya, sudah baik ditinggal jadi seperti semula (buruk),” ujar Gus Mus dalam acara peluncuran dan bedah buku Transformasi Kelautan dan Perikanan 2014-2019 di Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Tim Satuan Tugas (Satgas) 115 KKP berfoto bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Doa serupa diungkapkan budayawan nyentrik Jaya Suprana.

Menurut Jaya, salah satu keputusan paling tepat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah mengangkat seorang Susi Pudjiastuti.

Jika tidak menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Jaya Suprana mendoakan Susi dipilih Jokowi sebagai Menteri Perhubungan.

“Kalau tidak di kelautan, ya jadi minimal Menteri Perhubungan, ngurusin masalah penerbangan ini pesawat-pesawat, pasti akan memberikan sesuatu gebrakan,” kata Jaya.

Mendengar itu, Susi yang mengenakan blus merah muda dan syal motif bunga hanya tersenyum.(jpg)

Lagi, Rumah Zakat Raih Sertifikasi ISO 9001:2015

0

batampos.co.id – Rumah Zakat kembali mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015. Ini merupakan sertifikasi standar internasional di bidang sistem manajemen mutu.

Sejak 2012, Rumah Zakat telah memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 dengan provision Zakat Distribution (Distribusi Zakat). Sementara mulai tahun lalu Rumah Zakat mengajukan provision baru yaitu Customer Relationship Management for Donors (Menejemen Relasi Pelanggan dengan Donatur).

Kabar baik lagi, tahun ini Rumah Zakat kembali dinyatakan lulus sertifikasi ISO 9001:2015 mengenai Kualitas Mutu Pengelolaan Hubungan Pelanggan atau Donatur.

Dengan sertifikasi ini, suatu lembaga dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjamin mutu produk/jasa yang dihasilkannya.

Selain itu dengan sertifikasi ini Rumah Zakat juga dinilai sebagai lembaga yang telah terjamin kredibilitasnya dan dipercaya oleh pelanggan.

 

“Alhamdulilah, Rumah Zakat kembali lulus Sertifikasi ISO 9001:2015, terima kasih atas kinerja para amil, mitra, dan tentunya para donatur yang telah memberikan support. Doakan kami agar bisa terus menjaga manajemen Mutu Rumah Zakat,” ujar Nur Efendi, CEO Rumah Zakat. (gun)