Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 10912

Koh Brothers Investasi 100 Juta Dolar Amerika di Batam

0

batampos.co.id – Investor asal Singapura, Koh Brothers Group Limited resmi menanamkan investasinya di Batam. Total investasi capai 100 juta Dolar Amerika dan akan menyerap sekitar 4.000 tenaga kerja. Kepastian ini diperoleh setelah pelaksanaan penyerahan kick-off project antara BP dan Koh di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Koh Brothers Building Technologies berkomitmen investasi di Batam dalam beberapa sektor. Di antaranya, yakni pengembangan pabrik produk beton pracetak untuk diekspor ke Singapura dan negara-negara lain.

“Kedua bekerjasama dengan BP Batam dalam penyediaan studi teknis dan bisnis terkait Sumber Daya Air Batam dan kebutuhan transportasi skema PP. Ketiga, penjajakan peluang investasi di sektor real estate di Batam,” kata Managing Director and Group of Koh Brothers Group Limited, Francis Koh.

Managing Director and Group of Koh Brothers Group Limited, Francis Koh, mengatakan pihaknya tertarik berinvetasi ke Batam karena melihat rating investasi di Indonesia yang semakin meningkat dan juga posisi Batam sangat strategis berdekatan dengan Singapura.

“Presiden Joko Widodo juga telah berkomitmen menjadikan Batam sebagai salah satu lokasi investasi prioritas di Indonesia,” ungkap Francis Koh.

Proyek penting ini, menandakan kepercayaan pihak Koh Brothers pada fundamental ekonomi dan iklim investasi Indonesia, sekaligus menempatkan batam sebagai tujuan utama investasi Singapura.

Saat ini Koh Brothers Group memiliki lebih dari 40 anak perusahaan, perusahaan joint venture dan perusahaan asosiasi yang tersebar di Singapura, RRC, Malaysia dan Indonesia.

“Bisnis Koh Brothers Group terbagi dalam tiga bidang utama, yakni Construction and Building Materials, Real Estate, Leisure and Hospitality,” tambah Francis Koh.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa BP Batam sangat menyambut baik masuknya investasi Koh Brothers ke Batam.

“Ini merupakan sinyal positif bagi BP Batam dan masyarakat Batam,” kata Purwiyanto.

“Investasi di Batam sangat menarik, oleh karena itu investasi yang besar tentunya harapan untuk kita semua dalam mendorong perekonomian khususnya di Batam,” tutup Purwiyanto. (leo)

Anak Imigran di Kota Batam Mendapatkan Pendidikan di Sekolah Negeri

0

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam akan memfasilitasi anak imigran untuk mendapatkan pendidikan di sekolah negeri.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, beberapa waktu lalu ada pertemuan dengan perwakilan  International Organization for Migration (IOM) sebagai organisasi yang mengurusi imigran di Batam.

“Ada kurang lebih 30 anak usia sekolah dasar yang mereka data dan diharapkan bisa mendapatkan pendidikan di Batam,” kata dia, Rabu (2/10/2019).

Ia menyebutkan, pihaknya tidak mengalokasikan satu sekolah khusus untuk anak-anak imigran.

Anak-anak imigran dari Sudan, Afghanistan, Somalia dan Ethiophia tersenyum saat diajak berfoto bersama. mereka hingga saat ini masih menetap di Hotel Kolekta, Lubukbaja. Foto: Haris/batampos.co.id

Karena kata dia, untuk menampung anak-anak usia sekolah dasar di Kota Batam pihaknya masih kewalahan.

“Rencananya dititipkan di sekolah terdekat tempat tinggal mereka saja,” jelasnya.

“Karena paling banyak itu di Hotel Kolekta jadi akan mengambil sekolah dasar dekat sana saja,”” bebernya.

Menurut Hendri, anak-anak hanya diberikan pendidikan dasar saja tidak harus mengantongi ijazah sekolah di sini.

“Yang penting kan mereka mendapatkan pendidikan dan sekolahnya umum sama dengan siswa lainnya,” ujarnya.(yui)

Target Kepala BP Batam dalam 4 Bulan Mendatang

0

batampos.co.id – Walikota Batam, Rudi yang kini menjabat sebagai ex-officio Kepala BP Batam meminta kepada pegawai BP Batam dan Pemko agar bersatu untuk membangun Batam menjadi kota yang lebih baik kedepannya.

“Sekarang anak saya ada dua yang harus dijaga, yakni di BP dan Pemko. Mari hari ini kita akhiri isu-isu negatif. Saya hanya minta semua, ayo sama-sama bekerja. Karena Batam ini adalah emas, ayo kita mulai,” katanya saat memberi kata sambutan saat acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala BP Batam di Lantai 3 Gedung Balairungsari, BP Batam, Rabu (2/10/2019) sore.

Rudi menegaskan bahwa pegawai BP Batam jangan pernah percaya dengan isu-isu negatif yang beredar sebelum penetapan ex-officio ini. Misalnya isu mengenai pemindahan atau mutasi pegawai BP Batam.

“Isu yang beredar bahwa nanti semua akan dipindahkan. Lalu nanti kalau dipindahkan nanti siapa yang bekerja. Isu tak masuk akal. Saya berharap seluruh pegawai agar jangan berpikir yang macam-macam. Kalau ada dengar isu, silahkan hubungi saya,” katanya lagi.

Kekompakan BP dan Pemko sangat penting karena Rudi sudah berjanji kepada Presiden Jokowi bahwa dalam waktu empat bulan akan ada perubahan besar di Batam.

“Empat bulan lagi Presiden Jokowi datang, maka harus ada perubahan besar di Batam,” paparnya.

Perubahan besar itu dapat diwujudkan lewat penetapan dua kawasan ekonomi khusus (KEK) di Batam, yakni di Nongsa Digital Park dan juga di Bandara Hang Nadim.

“Targetnya dalam satu bulan, dua KEK sudah selesai. Kami (dengan deputi,red) sudah sepakat akan jalankan karena kita punya target untuk mensejahterakan masyarakat dan pegawai,” jelasnya.

Adapun rencana pertama Rudi yakni melaksanakan tugas dari Dewan Kawasan yakni menyusun struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) BP Batam yang baru.

Perubahan SOTK sudah dimulai dari penambahan jabatan Wakil Kepala BP Batam dan perampingan deputi dari lima menjadi empat.

“SOTK baru ini akan diselesaikan dalam dua minggu. Tujuannya adalah agar penggunaan anggaran berjalan dengan lancar. Maka setelah selesai semuanya, akan saya lantik kembali,” paparnya.

Rudi juga menyatakan bahwa ia tidak alergi kritik dan tidak akan menjaga jarak dari anggotanya. Dalam sistem kerjanya nanti, ia akan memanggli orang yang menangani persoalan untuk mencari solusinya, baru kemudian ia memanggil direkturnya. Tujuannya adalah untuk memangkas birokrasi sehingga pekerjaan tepat sasaran.

“Mulai hari ini kami adalah keluarga bapak ibu sekalian. Mohon diterima jadi keluarga BP Batam. Mudah-mudahan investasi bisa meningkat seperti di zaman Pak Ismeth. Makanya kita butuh untuk meningkatkan etos kerja,” tegasnya.(leo)

3 Pesan Edy kepada Penggantinya, Rudi

0
Suasana sertijab Kepala BP Batam, Rabu (2/10/2019)

batampos.co.id – Edy Putra Irawady merasa bersyukur telah mengakhiri tugasnya sebagai Kepala BP Batam dengan baik selama sembilan bulan.

“Saya nyaman laksanakan tugas dan tanggungjawab karena yang saya pimpin itu ada 2.728 karyawan BP yang variatif dan punya kompetensi dan keahlian khusus. Benar-benar harus dimanfaatkan untuk kelancaran tugas Kepala BP yang berikutnya,” ucapnya.

Ada tiga hal yang dipesankan Edy kepada Walikota Batam, Rudi SE yang baru saja dilantik sebagai ex-officio Kepala BP Batam agar bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Pertama, menjaga kredibilitas BP Batam. Caranya adalah dengan menghapus hambatan investasi, kemudian menjamin kepastian lahan dan membenahi perizinan agar semakin terintegrasi  karena poin-poin tersebut merupakan nilai jual Batam.

Kedua, konsistensi. Jangan ada lagi kewenangan tak terlihat yang bisa menggerogoti tugas BP Batam.

Ketiga adalah kepatuhan. Ketiganya merupakan cara agar bisa kembangkan BP sebagai lembaga investasi nasional. (leo)

Jalin Kerjasama dengan Industri, Ciptakan SDM Andal Hadapi Era Industri 4.0

0

Pelan tapi pasti, tren industri di Batam akan segera beralih dari industri berteknologi rendah menuju industri berteknologi tinggi berbasis 4.0. Kebutuhan terhadap sumber daya manusia (SDM) yang berkompetensi akan semakin meningkat. Batam sudah bersiap untuk itu, karena sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di kota industri ini sudah menggembleng siswa-siswinya dengan pendidikan vokasi industri yang bermutu tinggi.

Rifki Setiawan Lubis, Batam

Seperti hari-hari biasa, Wildan Maulana masih rutin mengecek rangkaian sistem pneumatik yang dibuatnya beberapa bulan yang lalu.

Saat itu, ia sedang mengatur tekanan udara dari kompresor. Nantinya, udara yang disedot oleh kompresor ini akan memiliki tekanan tinggi dan kemudian tersimpan pada tabung udara.

Dalam kamus teknik, pneumatik adalah sebuah sistem penggerak yang menggunakan tekanan udara sebagai penggeraknya.

Wildan yang merupakan pelajar SMK Negeri 1 Batam itu memang sangat menyukainya dan sering mempraktikkanya di sesi praktikum yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.

“Pneumatik itu merupakan cakupan materi pembelajaran dari kelas mekatronika. Cakupannya memang luas, tapi itu membuat jurusannya sangat fleksibel karena menguasai banyak hak,” kata Wildan saat ditemui di Kantin SMK 1 Batam, Selasa (1/10/2019) kemarin.

Wildan saat ini duduk di kelas 2 dan sangat menyukai mekatronika. Ia tertarik dengan jurusan tersebut sejak masih SMP.

“Saya sangat penasaran dengan mekatronika. Banyak yang bilang jurusan ini bagus untuk investasi masa depan,” ungkapnya.

Pada awalnya, ia mengaku bahwa mempelajari mekatronika sangat berat.

“Karena sebenarnya mekatronika ini merupakan kombinasi antara mekanika, informatika dan elektronika. Ditambah lagi, di SMK 1, sistem pembelajarannya cukup ketat,” paparnya.

Tapi perasaan berat itu hanya di awal-awal saja. Karena setelahnya, justru Mekatronika menjadi wadah proses pembelajaran yang menyenangkan.

“Cukup menantang dan membuat kami banyak tahu,” katanya pelajar berusia 17 tahun ini.

Karena memiliki cakupan pembelajaran yang luas, maka tak heran jika Wildan mempelajari pemrograman website, mesin bubut, dan kelistrikan dalam satu paket.

Pelajar kelahiran Cianjur, Jawa Barat ini juga ikut mempelajari perkembangan zaman lewat media sosial.

Sebagai kaum milenial, ia mengetahui bahwa mekatronika sangat cocok dikuasai karena saat ini tren industri tengah beralih dari era industri berteknologi rendah menuju era industri berteknologi tinggi yang mengandalkan teknologi digital. Atau bahasa kerennya, era industri 4.0.

“Menurut pendapat saya, era industri 4.0 yang mengandalkan proses otomasi ini membuat kita bersemangat meningkatkan kompetensi kita,” paparnya.

Makanya, ia berpendapat pilihan menekuni mekatronika merupakan pilihan yang tepat.

Jurusan ini membuat lulusannya sangat fleksibel karena menguasai beberapa disiplin ilmu yang berkaitan dengan dunia industri di Batam.

“Peluang kerjanya cukup banyak. Dan Alhamdulillah, lulusan kami nanti sudah ada kontrak dengan industri,” ungkapnya.

Dari sudut pandang kaum milenial seperti Wildan, perusahaan-perusahaan industri di Batam butuh SDM yang fleksibel dan menguasai banyak bidang.

“Peluang mencari pekerjaan juga sangat bagus. Karena kalau belum dapat di industri elektronik, bisa mencari ke industri mekanik,” jelasnya.

Kelas mekatronika merupakan salah satu program pendidikan vokasi industri bersama antara SMK 1 Batam dengan perusahaan industry asal Jepang, PT Epcos Indonesia. Program ini digulirkan sejak tahun 2014.

Epcos sendiri merupakan produsen terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang komponen elektronik dan modul otomotif, industri dan teknologi informasi. Pabriknya berada di Kawasan Industri Batamindo, Batam.

Selain Epcos, SMK 1 juga menjalin kerja sama dengan Schneider asal Prancis. Kerja sama SMK 1 dengan Schneider terwujud dalam kelas yang dinamai kelas otomasi industri.

Tiap Sabtu, guru tamu asal Schneider akan datang untuk mengajari teknik industry kepada siswa-siswa di kelas tersebut.

Adapun materi yang diajarkan sudah disesuaikan dengan kurikulum nasional yang diselaraskan dengan kebutuhan industri.

Salah seorang guru tamu yakni Budi Sulistyarto mengatakan kelas otomasi industri ini diciptakan untuk menghasilkan lulusan yang spesialis soal energi listrik.

SDM yang andal di bidang kelistrikan memang dibutuhkan Schneider yang bergerak di bidang produsen alat-alat listrik.

Budi yang juga merupakan Digital Transformation Leader Schneider ini menuturkan bahwa saat ini, Schneider memang tengah beralih menuju era industri 4.0. Industri 4.0 sangat akrab dengan penggunaan robot dalam proses produksi.

Meskipun begitu, Schneider tidak akan mengganti karyawannya dengan robot. Hingga saat ini, jumlah karyawan Schneider berjumlah 3.000 orang.

“Tidak semua proses bisa digantikan otomasi. Lagipula dari skala investasi, keuntungan yang diperoleh melalui padat karya masih lebih bagus daripada menggunakan robot yang berbiaya mahal. Kami hanya menggunakan robot untuk pekerjaan yang benar-benar berat dan critical saja,” ungkapnya.

Menurut Budi, SDM muda di Batam memiliki kompetensi. Hal itulah yang membuat Schneider masih bertahan di Batam dan memutuskan untuk ikut serta dalam mengembangkan SDM muda lewat program vokasi industry di SMK 1.

”Kalau dibandingkan dengan Vietnam yang lebih murah gajinya, masih jauh lebih bagus kita. Bahkan tenaga kerja dari Batam banyak yang dikirim Schneider ke Vietnam untuk membantu kegiatan disana,” paparnya.

Dalam kegiatan belajar mengajar, guru tamu dari Schneider selalu mengajarkan basis-basis mengenai dasar teknik indsutri.

“Bagaimana itu proses industri, disiplin manufaktur dan standar keselamatan dan keamanan dalam bekerja,” ungkapnya.

Ketika memasuki kelas dua, maka proses pembelajaran akan mulai mengarah ke otomasi indsutri.

”Nanti yang dipelajari lebih bersifat logika. Semuanya berhubungan dengan pemrograman mesin. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi dua arah. Jadi tidak hanya saya yang berikan materi, tapi saya minta salah seorang siswa menjelaskannya kepada teman-temannya,” jelasnya.

Setelah lulus, maka langkah awal dimulai dengan Schneider memprioritaskan lowongan pekerjaan kepada lulusan SMK 1.

”Dari level SMK akan dimulai dari bagian operator. Kalau mau bagian engineering dan staff bisa lanjutkan ke jenjang berikutnya seperti di Politeknik dan lainnya. Tapi jika skill yang bagus, Schneider biasanya memberikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi,” katanya.

Sedangkan Kepala Sekolah SMK 1 Batam, Lea Lindrawijaya Suroso mengatakan selain kelas mekatronika Epcos dan kelas otomasi industry Schneider, SMK 1 juga menjalin kerja sama dengan Axioo.

“Dengan Schneider, buka kelas otomasi industri sejak tahun 2007. Dan dengan Axioo, buka kelas teknik dan komputer jaringan sejak tahun 2015,” kata Lea.

Sejak lama, Lea menyadari bahwa tenaga kerja lokal di Batam kurang berkompetensi dalam bidang industri, padahal Batam berorientasi pada industri.

Atas dasar tersebut, SMK 1 mulai menjalin pendekatan dengan sejumlah industri di Batam.

Langkah awal dimulai dengan mengajukan proposal kerja sama di bidang vokasi industri ke perusahaan-perusahaan industri yang ada di Batam.

Dari sekian banyak perusahaan yang coba diajak bekerja sama, Schneider adalah perusahaan pertama yang tertarik dengan penawaran tersebut.

“SMK itu kan harus hasilkan lulusan yang siap kerja karena di Batam itu juga orientasi ke industri. Nah berarti kami dan industri itu harus memiliki hubungan yang erat,” ungkapnya.

Gaung vokasi industri, khususnya pendidikan otomotif sudah lama dikumandangkan di Jawa. Dalam hal ini, Batam agak sedikit tertinggal.

Makanya SMK 1 Batam mulai coba beradaptasi dan percobaan pertama dengan Schneider berjalan lancar.

“Kami tawarkan rekayasa elektronik kepada Schneider dan mereka tertarik. Lalu terlibat dalam diskusi panjang sampai kelas industri pun terealisasi,” paparnya.

Pada awalnya, nama kelas industri ini yakni kelas listrik industri. Alasannya karena Schneider merupakan produsen alat-alat listrik terkemuka di dunia. Pabriknya sendiri berada di Kawasan Industri Batamindo, Batam.

Namun seiring perjalanan waktu, nama kelas akhirnya diubah demi mengikuti tren perkembangan industri. Sehingga saat ini namanya menjadi kelas otomasi industri.

Untuk membantu proses pendidikan, Schneider secara berkala sering memberikan bantuan berupa peralatan praktikum.

“Komitmen yang kami jalin dengan Schneider ini, yakni saat anak-anak lulus, maka Schneider akan mengutamakannya ketika ada lowongan kerja. Tapi itu tergantung juga dari kondisi perusahaan.

Schneider juga industri, ada saatnya naik dan ada saatnya turun. Jadi disesuaikan dengan kebutuhan,” tuturnya.

Kelas otomasi industri Schneider hanya satu kelas. Jumlah siswanya ada 25 orang.

Siswa SMKN 1 Kota Batam sedang praktikum di kelas mekatronika. Foto: SMKN 1 Batam untuk batampos.co.id

Untuk bisa masuk ke kelas ini, tentu melewati proses yang tidak mudah, dimulai dari proses administrasi, psikotes serta tes-tes umum seperti Matematika, Bahasa Inggris dan lainnya.

Sedangkan dengan Epscos, kerja sama dimulai lima tahun yang lalu. Kelasnya juga hanya satu dan diisi oleh 20 siswa.

Keunggulan kelas mekatronika Epcos ini yakni lulusannya bisa kerja di Epcos, minimal dua tahun.

“Ditambah lagi tiap bulan selama proses pendidikan diberikan uang bulanan Rp 300 ribu untuk biaya pendidikan,” jelasnya.

Kelas mekatronika Epcos ini mengadopsi konsep pendidikan dari Jerman, yakni Duale System.

Konsep ini menekankan siswa agar separuh waktu belajarnya dilakukan di sekolah dan separuhnya lagi bekerja di industri.

Disamping penanaman kompetensi dalam dunia industri, SMK 1 Batam juga menekankan pendidikan karakter kepada siswa didiknya.

“Soal etika ini penting. Sikap yang baik dari karyawan akan membuat pengusaha nyaman. Dua-duanya punya hak dan kewajiban, karyawan bekerja dapat gaji. Makanya selama mau jadi karyawan harus tunduk pada peraturan perusahaan,” paparnya.

Cara penanaman etika dimulai dari disiplin. Jadwal belajar dimulai pada pukul 07.00 WIB. Kalau lewat pukul 07.00 WIB, maka pagar akan ditutup.

Setelah itu, maka sekitar 1.800 siswa SMK 1 Batam akan disuruh berbaris dalam lima menit. Tujuannya untuk melatih perilaku disiplin sejak dini.

Di perusahaan industri, waktu adalah uang. Karyawan harus tunduk dan patuh mengikuti jadwal kerja perusahaan. Lea ingin siswa-siswa SMK 1 Batam memahami hal tersebut.

Selain dengan tiga perusahaan yang sudah disebut yakni Epcos, Schneider dan Axioo, SMK 1 Batam juga menjalin kerja sama dengan 120 perusahaan industri yang ada di Batam.

Tapi bentuk kerja samanya bukan melalui kelas vokasi industri, melainkan perusahaan menerima anak magang dari SMK 1.

Bukan hanya proses magang saja, 120 perusahaan industri itu juga membuka kesempatan lowongan kerja kepada lulusan SMK 1 Batam.

Bulan Agustus lalu, perusahaan Panasonic baru saja membuka bursa kerja di sekolah negeri tersebut.

“Tiap bulan itu, selalu ada perusahaan yang berbeda-beda yang mencari rekrutmen baru disini. Sudah tiga tahun terakhir ini, Panasonic percaya dengan performa anak-anak didik kami,” ungkapnya.

Selain Panasonic, Sumitomo yang bergerak di bidang produksi kabel harness untuk peralatan otomotif dan elektronik juga sering mencari rekrutan karyawan baru dari SMK 1 Batam.

Anak-anak SMK 1 memang bukan hanya memiliki skill yang bagus, tapi juga karakter yang baik.

Tiap bulan, ada sekitar 50 siswa SMK 1 yang direkrut perusahaan-perusahaan industri di Batam

“Sesuai kompetensi yang ada, mereka sebenarnya lebih mengutamakan sikap. Karena sebagus apapun skill kalau susah disuruh, tidak ada gunanya,” jelasnya.

Hingga saat ini, SMK 1 Batam memiliki 57 kelas yang diisi oleh 1.836 siswa. Total jurusan ada enam yang terdiri dari mekatronika, otomasi industri, elektronika industri, permesinan, teknik komputer jaringan dan pengelasan. Jumlah guru ada 102 yang dibantu oleh 41 staff pegawai.

Kerja sama dengan sejumlah perusahaan industri memang sudah berlangsung belasan tahun.

Langkah SMK 1 Batam juga semakin mudah dengan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, jumlah angkatan kerja selalu berfluktuasi, Pada tahun 2014, jumlah tenaga kerja mencapai 537.914 jiwa.

Kemudian meningkat pada tahun 2015 menjadi 558.038 jiwa dan meningkat lagi pada tahun 2017 mencapai 605.518 jiwa tapi menurun pada tahun 2018 menjadi 604.831 jiwa.

Dari jumlah tersebut, lulusan SMA dan SMK yang bekerja hanya 20 persen saja. Contohnya pada tahun 2014, ada 201.239 lulusan yang bekerja.

Lalu menurun menjadi 194.210 lulusan yang bekerja. Pada tahun 2017, terus menurun menjadi 179.024 lulusan dan mengalami peningkatan kembali menjadi 190.737 lulusan pada tahun lalu.

Untuk meningkatkan kompetensi dan serapan kerja dari lulusan SMK sederajat, vokasi industri memang penting.

Pasalnya, kemajuan teknologi di sektor industri semakin tak bisa dihindari. Industri di Batam saat ini tengah bergerak ke arah revolusi industri 4.0. yang ditandai dengan penerapan teknologi dalam sistem operasional industri.

“Era digitalisasi ini berpotensi memberikan peningkatan net tenaga kerja hingga 2,1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025 di seluruh dunia,” kata Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI), Tjaw Hoeing.

Revolusi industri 4.0 ini memang tak bisa ditolak, karena berbagai lini kehidupan sudah mulai menerapkannya.

Mulai dari sistem pendidikan, pemerintahan, sistem transaksi jual beli, pelayanan kesehatan dan lainnya.

Di Batam sendiri, sudah ada sejumlah perusahaan yang menerapkan teknologi 4.0 dalam operasionalnya, seperti Infineon Technologies, Siix, Ciba Vision, Schneider Electric, Rubycon, Flextronics dan lainnya.

Tipikal industri seperti ini akan mampu menarik lokomotif industri pendukung lainnya lebih optimal.

Tapi, di sisi lain, karena sistemnya sudah otomatis, maka perusahaan industri akan mengandalkan robot dan hanya sedikit merekrut tenaga kerja.

Itupun hanya tenaga kerja yang terampil di bidang teknologi industri 4.0.

“Kalau industri manufaktur kita mau naik kelas, suka tidak suka harus beralih ke industri 4.0. Saat ini, mayoritas masih gunakan teknologi revolusi industri 1.0 hingga 3.0. Tapi teknologi industri 4.0 akan meningkatkan produktivitas, tenaga kerja dan memperluas pasar,” tegasnya.(*)

Harris Kid’s Campout Pengalaman Pertama Berkemah

0

batampos.co.id– Harris Resort Waterfront Batam memberikan pengalaman berbeda untuk liburan keluarga. Melalui paket Harris Kid’s Campout, menginap bersama keluarga menjadi lebih menyenangkan.

Marketing & Branding Manager Shared Service Harris Resort Waterfront Batam dan Harris Hotel Batam Center, Dila Bachmid, mengatakan, berkemah memang identik dengan kegiatan luar ruangan.

”Namun di Harris Resort Waterfront Batam menawarkan cara berbeda untuk menikmati konsep liburan di resort dan berkemah di kamar,” ujar Dila, kemarin.

Promo kamar dengan nama Harris Kid’s Campout ini, tersedia di jenis kamar Harris Room yang dapat dipesan melalui website harrishotels.com, via telepon, dan email.

”Dalam paket tersebut, tenda anak sudah dilengkapi dengan matras tidur dengan selimut dan bantal. Tenda akan berisi lentera yang menggunakan baterai, majalah anak-anak, boneka binatang, dan camilan,” terangnya.

Ia menjelaskan, tidak perlu khawatir untuk pemasangan tenda, karena tim hotel sudah menyiapkan keseluruhannya. Paket kamar tersebut dibanderol dengan harga Rp 1,4 juta per malamnya.

”Harga itu untuk menginap di kamar Harris yang ditambah tenda, sarapan untuk dua dewasa dan dua anak-anak, welcome drink dan penggunaan fasilitas gratis seperti Dino Kid’s Club, games room, gym, mini golf, ping pong, bola basket, badminton, sepeda dan matras apung,” sebut Dila.

Untuk menambah kegiatan keluarga selama berlibur di Harris Resort Waterfront Batam, tersedia aktivitas go green bercocok tanam, mengunjungi kandang kelinci dan ayam kate, memberi makan ikan, membuat cup cake, dan mewarnai yang dapat diikuti di setiap Senin sampai dengan Sabtu.

”Dengan berbagai kegiatan yang memberikan pendidikan dan kesenangan kepada anak-anak tentunya orang tua akan merasakan kenyamanan selama berlibur,” ungkapnya. (nji)

Hari Batik Nasional, Presiden Joko Widodo Lakukan Ini

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo menyempatkan diri ikut membatik di Hari Batik Nasional yang diadakan di Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/10/2019).

Hal ini terlihat dalam unggahan Instastory Hari Batik Nasional hari ini. Acara yang bertemakan Membatik untuk Negeri, dihadiri lebih dari 500 pembatik,

Ketua Panitia Hari Batik Nasional 2019, Diana Santosa, menjelaskan, acara ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap batik tradisional Indonesia.

Sehingga pasar batik yang sudah sedikit menurun bisa bangkit kembali. Kehadiran Jokowi di acara itu diharapkan bisa menjadi simbol dukungan terhadap keberlangsungan para pengrajin batik.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pengrajin batik untuk terus berkreasi dan berkembang untuk kemajuan Batik Indonesia,” kata Diana.

Presiden Jokowi ikut membatik di acara Membatik untuk Negeri di Solo, Jawa Tengah. Foto: Instagram Hari Batik Nasional

Acara ini diselenggarakan di Istana Mangkunegaran. Pemilihan Istana Mangkunegaran, lanjut Diana, karena keraton merupakan salah satu tempat asal-usul batik. Solo sendiri adalah satu di antara kota batik di Indonesia.

Baca Juga: Selamat Hari Batik Nasional, Ini 10 Motif Batik Kota Batam yang Sudah Memiliki Hak Paten

“Kita juga bisa melihat bagaimana unsur heritage yang masih dipertahankan,” ujarnya.

Selain itu, Kementerian Perindustrian bersama dengan Yayasan Batik Indonesia juga menggelar pameran Pasar Batik Rakyat yang menghadirkan koleksi batik tulis dan cap dari berbagai provinsi dengan harga yang terjangkau.

Yayasan Batik Indonesia juga akan meluncurkan buku Batik Indonesia, E-book Batik Indonesia, dan juga website Yayasan Batik Indonesia sebagai media untuk mengedukasi masyarakat umum tentang batik.(jpg)

Lihat Nih, Anggota DPR Bawa Tiga Istrinya Saat Dilantik

0

batampos.co.id – Lora Fadil, adalah salah satu anggota DPR RI dari partai Nasdem yang baru dilantik pada, Selasa (1/10/2019).

Fadil Muzakki Syah, nama asli anggota DPR itu pun viral karena memboyong tiga istrinya saat pelantikan di Gedung DPR.

Foto mereka menyebar di media sosial. Berbagai komentar bermunculan, mulai dari yang bernada positif hingga yang bernada nyinyir.

Menanggapi itu, Fadil yang merupakan anak Kiai Muzaki itu tak merasa terganggu dengan komentar netizen.

Dia mengaku hidup bahagia bersama tiga orang istrinya. Rumah tangganya bersama istri pertama sudah berjalan 22 tahun. Sedangkan dengan istri terakhirnya baru 9 tahun.

“Kami selalu harmonis, karena kami pakai surat nikah semua. Jadi bukan nikah siri,” ujar Fadil saat dihubungi, Rabu (2/10/2019).

Politikus partai Nasdem itu membenarkan membawa ketiga istrinya saat pelantikan. Namun, karena terbatas oleh undangan, hanya istri pertamanya saja yang dibawa masuk ke ruang rapat Paripurna.

Fadil Muzakki Syah atau Lora Fadil legislator Fraksi Nasdem berpose bersama tiga istrinya di tangga gedung kura-kura DPR, Senayan. Foto: Sabik/JawaPos.com

Terkait cibiran dari warganet, Fadil tak terlalu menghiraukannya. Karena dia beranggapan rumah tangga yang dibangunnya tidak melanggar hukum. Serta ketiga istrinya dihidupi secara adil.

“Awal mula saya mau dimediakan itu justru untuk contoh. Ngapain kita itu nikah siri, selingkuh diam-diam kalau nikah secara sah bisa harmonis. Mending kita nikah, lebih menghormati perempuan,” jelasnya.

Fadil menjelaskan, hak-hak seluruh istrinya dipenuhi. Baik secara materil maupun batin.

“Justru ini jadi contoh baik menurut saya, untuk lelaki yang bertanggungjawab,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fadil mengatakan, saat dirinya lolos sebagai anggota dewan periode 2009-2014 juga telah memiliki istri 2.

Namun, saat pelantikan kala itu hanya 1 istrinya yang dibawa. Baru kali ini seluruh istrinya dipublikasi.

Di sisi lain, terkait cibiran netizen atas tersebarnya foto dia tertidur di tengah proses pelantikan, Fadil mengakui kekhilafannya.

Saat itu memang dia dalam kondisi belum tidur semalaman karena harus bolak-balik hotel untuk persiapan pelantikan.

Dia mengaku baru kemarin tertidur saat bertugas. Dia pun menyampaikan hanya tertidur sesaat, tidak sepanjang pelantikan berlangsung.

“Dan Alhamdulillah ketika saya jadi anggota DPR tidak pernah tidur. Jadi itu kesalahan pertama dan terakhir,” pungkas Fadil anak pendiri Pesantren Al Qodri Jember itu.(jpg)

Hohhot, Dimana Daging Kambing dan Sapi Nikmat Sekali

0

batampos.co.id – Saya bersama enam kawan bertandang ke Kota Hohhot, Inner Mongolia, Tiongkok (16/9/2019).

Hohhot ialah sebuah kota dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Sejuk.

Setiba di bandara saya membasuh muka. Hiii…. Dingin airnya. Mak nyess gitu.

Keluar dari bandara angin pegunungan menyapa.

Hari itu masih pukul 17.30-an. Langit masih terang. Di kejahuan nampak gunung menjulang.

Bener deh, andai tak harus kembali pulang mau saja lah tinggal di sana. Hawanya itu enak sekali.

Hohhot boleh dibilang kota kecil. Pendudukanya 3 juta jiwa lebih sedikit. Namun fasilitas umumnya wow…. Jalan yang kami lalui lebar-lebar. Setidaknya ada 5 lajur dalam satu ruas jalan.

Ada pula ruas untuk motor, sepeda dan pejalan kaki. Lajur utama tetaplah mobil yang melintasi.

Suasana jalan di Hohhot.

Tak banyak motor yang lalu lalang di sana. Kalau pun ada ialah motor listrik.

Sepeda nampak lebih banyak.

Pemerintah di sana menyediakan angkutan umum yang bagus dan murah. Untuk naik bus, jauh dekat cukup bayar 1 RMB, sekira Rp 2 ribuan gitu.

Bus di sana tidak menggunakan solar tetapi gas alam. Jadi lebih ramah lingkungan dan knalpot tak lagi mengeluarkan asap hitam.

Udara bersih, hawa sejuk… Pas lah. Nyaman untuk tinggal.

Makan malam bersama Ms Qi Muge (berpangku dagu).

Adalah Ms Qi Muge dari Kantor Urusan Luar Negeri Hohhot yang menerima saya dan kawan-kawan.

Ia ialah orang asli Mogolia dimana Hohhot menjadi salah satu kota didalamnya. Ia menjelaskan Inner Mongolia dengan sangat lugas. Termasuk budayanya.

Orang mongol tak memiliki marga.

Sapi di tengah padang rumput.

Orang Mongol beternak kambing dan sapi. Mereka memiliki hamparan padang rumput yang sangat luas untuk menggembala kambing dan sapi. Tentu saja kuda. Sayang, waktu berkunjung ke sana tak lah pas betul. Rumput sudah nampak menguning. Jika tidak rumput di sana bisa setinggi 50 centimeter. Seekor kambing bisa mudah sembunyi diantara rumput.

Kuda Mongol berkaki pendek namun kokoh. Sanggup melakukan perjalanan jauh.

Tak heran kudapan khas di Inner Mongolia ialah kambing dan sapi.

Cukup cocolkan daging itu ke saus yang tersedia. Hmmm….

Dimasak aneka rupa. Ada yang macam disemur dengan kentang, atau macam ditumis gitu.

Sebut saja ini semur ya…

Ada pula yang dibikin semisal hot pot di sini. Kalau di sini hot pot diisi seafood, di Hohhot daging sapi.

Daging sapi fillet ini nikmat setelah direndam di kuah panas.

Yang jelas dimasak apapun semuanya pas di lidah. Beneran deh.

Dua hari di sana tidak pernah lepas dari makan dua penganan itu. Siang dan malam makan kedua daging itu. Tak bosan.

Bahkan di hotel saat sarapan pun jumpa dimsum yang isinya daging kambing. Ada pulau sih semacam pao yang isinya daging kambing.

Untuk sementara saya mengurangi makan nasi diganti makan daging dan sayur saja.

Selain karena rasa pas di lidah, ukuran potong daging keduanya

Pao isi daging kambing.

besar. Tak besar sangat tapi lebih besar dari irisan sate kambing di sini.

Anehnya, rahang tak lelah menguyah.

Dagingnya sangat mudah dikunyah. Entah sebab kualitas daging atau memang mereka punya cara masak yang jitu sehingga tidak hanya rasa tetapi mudah untuk dikudap.

Selain daging kambing dan sapi menu yang terhidang biasanya ada ayam maupun bebek. Ada pula sayur yang ditumis.

Resto halal di Hohhot.

Di tepi jalan terdapat beberapa resto dengan tanda halal di depan. Oleh karenanya tak susah sangat menemukan makanan halal di sana.

Memang ada warga muslim di sana. Masjid pun ada.

Menurut Ms Qi Muge Hohhot berharap ada banyak turis dari Batam. Hohhot punya gunung, Batam memiliki pantai.

Ms Qi Muge sendiri pernah ke Indonesia. Satu hal yang ia terkesan ialah ….. buah alpukat. (ptt)

Buruh Bubar, Ini yang Mereka Tinggalkan di Lokasi Unjuk Rasa

0

batampos.co.id – Aksi unjuk rasa para buruh usai sekitar pukul 14.30 WIB, setelah diterima Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Rabu (2/10/2019).

Sebelum meninggalkan lokasi aksi, mereka menyempatkan diri untuk memunguti sampah makanan dan botol-botol plastik di depan kantor Wali Kota Batam.

Sampah massa buruh yang dikumpulkan di depan kantor Wali kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Sampah-sampah itu mereka kumpulkan di dalam kantong plastik besar berwarna hijau. Namun sayangnya, sampah di sekitaran Masjid Agung Batam tidak semuanya mereka bersihkan.

Sampah dibiarkan berserakan di sekitar Masjid Agung Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Dari pantauan batampos.co.id, banyak botol minuman bekas yang dibiarkan berserakan di halaman samping Masjid Agung Batam.(nto)