Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 10911

Kepala BP Batam Undang Pengusaha Dialog

0

batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rudi mengundang 500-an orang pengusaha untuk berdialog, Kamis (3/10/2019).

Pertemuan akan dilaksanakan untuk menerima masukan dalam pengelolaan FTZ dan KEK ke depan.

Serah terima jabatan dari Kepala sebelumnya, Edy Putra Irawadi akan dilakukan, Rabu (2/10/2019) di Batam.

“Besok, sesuai perintah Menko, saya akan serah terima dengan Kepala BP Batam yang lama,” ungkap Rudi.

Dengan demikian, rencana serah terima berubah dari sebelumnya direncanakan serah terima jabatan akan dilakukan Kamis. Untuk serah terima jabatan, Rudi tidak banyak berkomentar. Namun untuk pertemuan dengan pengusaha, dia mengajak unsur forum pimpinan daerah untuk hadir saat dialog.

Kepala BP Batam, Rudi SE

“Saya undang semua Muspida, Forkopinda ini. Kami akan undang pengusaha se-Kota Batam. Awalnya, saya undang 100 orang, tapi ternyata seluruh pengusaha mau datang. Jadi yang akan mau datang mungkin 500 orang,” terangnya.

Menurut Rudi, para pengusaha akan hadir dan tidak diwakilkan.

“Semua tidak akan diwakili, berarti mereka akan menyampaikan aspirasi. Mungkin sudah lama tertahan. Sehingga akan saya buka dialog mulai jam 9. Mau sampai jam berapa pun akan saya buka,” janji Rudi.

Dengan demikian, Rudi berharap bisa mendapat permasalahan yang dihadapi pengusaha selama ini.

“Sehingga akan saya tahu betul apa permasalahan mereka dan akan saya bagi penyelesaiannya,” ujarnya.

Rudi optimis bisa menyelesaikan persoalan di Batam, karena dibantu Wakil Kepala BP dan Deputi.

“Saya punya satu wakil, saya punya deputi 4. Sehingga satu orang bisa mengurus satu ke kementerian. Salah satunya, regulasi-regulasi yang ada di kementerian. Sehingga Batam FTZ dan KEK bisa jalan tanpa dibatasi regulasi yang sudah ada hari ini,” imbuhnya mengakhiri.()

Dua Anak SD Ikut Demo di Sekitaran Gedung DPR

0

batampos.co.id – Dua siswa Sekolah Dasar (SD) diamankan jajaran Polres Metro Jakarta Utara saat kerusuhan yang terjadi beberapa waktu di ibu kota.

Sejak Senin (30/9/2019) sampai Selasa (1/10/2019), ada 173 orang yang sempat diamankan di Mapolres Metro Jakarta Utara.

Mereka diamankan karena diduga terkait aksi demonstrasi yang berujung ricuh di sekitaran Gedung DPR/MPR.

“Yang masih di Polres 59 plus beberapa orang yang kemarin diamankan. Sebagian besar sudah dijemput. Yang kemarin masih sisa 3 orang,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto saat dihubungi, Selasa (1/10/2019).

Pada penangkapan itu, polisi turut mengamankan dua siswa SD yang juga diyakini ikut demo berujung ricuh karena ditemukan bersama-sama yang lain.

“Kami amankan ada dua anak SD umur 11-12 tahun. Kalau yang tadi pagi mereka kan sudah aksi demo di sana, mereka sudah demo Cikampek-Sumedang dan lain-lain.,” jelasnya.

Pelajar dan mahasiswa saat mencoba menerobos barikade pasukan Brimob di belakang gedung MPR/DPR, Jalan Tentara Pelajar, Jakarta, Senin (30/9). Aksi unjuk rasa tersebut berakhir ricuh. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

“Dari keterangan mereka juga sama. Informasinya mereka akan dibayar di sana setelah di sana nyari orang yang mau bayar enggak ketemu. Akhirnya mereka balik,” kata dia lagi.

Dalam aksi demonstrasi tersebut, tidak semua pelajar dan mahasiswa. Ada juga pelajar gadungan yang sengaja ikut aksi karena dibayar.

Salah satunya adalah RH, 22, yang mengaku sebagai sekuriti sehari-harinya. Kemudian ada juga seoseorang yang mengaku sebagai nelayan yang dibayar pula.

Bahkan si nelayan yang tidak disebut namanya oleh Budhi ini ternyata adalah buron Polsek Cilincing atas kasus dugaan penganiayaan.

Karena dia ada kasus di sana, maka yang bersangkutan diserahkan guna menjalani proses hukum kasusnya.

“Satu orang mengaku nelayan dia mengaku dibayar juga ternyata. Dia DPO dari Polsek Cilincing kasus penganiyaan,” tutur dia.

Lebih lanjut dia mengatakan memang saat mengamankan 59 orang lagi hari ini mereka juga mengaku dijanjikan sejumlah uang jika datang ke ikut aksi ke DPR/MPR.

Tak jauh berbeda dengan RH, mereka diming-imingi uang sebesar Rp 40.000. Namun mereka yang kecapean tidur di depan Kejari Utara hingga kemudian diamankan dari sana.(jpg)

Belanja Kementan 254 Persen Lebih Efektif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

0

batampos.co.id – Terobosan kebijakan pengelolaan anggaran belanja yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian terbukti produktif.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, peningkatan belanja barang alat dan mesin pertanian dan input produksi di daerah sebesar 1 persen, meningkatkan pertumbuhan ekonomi Subsektor Pertanian, Peternakan, Perburuan, dan Jasa Pertanian di provinsi sebesar 0,33 persen.

Sedangkan peningkatan belanja barang kapal penangkap ikan sebesar 1 persen akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Subsektor Perikanan daerah sebesar 0,13 persen.

Rasio efektifitas belanja sektor pertanian dibandingkan dengan sektor perikanan mencapai 254 persen.

Hal ini tersemat dari hasil kajian Direktorat Keuangan Negara dan Analitis Moneter, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bertajuk “dampak belanja barang Produktif Kementerian/Lembaga terhadap pertumbuhan daerah”.

Produktivitas sektor pertanian mengungkit pertumbuhan Indonesia lainnya. Untuk membaca situasi yang terjadi, khususnya pencapaian ekonomi serta tantangan yang dihadapi oleh Indonesia, Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi Kajian Opini Publik Indonesia) mengadakan Diskusi Publik yang bertajuk “Potret Pembangunan Era Jokowi”.

Diskusi bertempat di The Hermitage Hotel, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Perencanaan Mikro dan Analisis Statistik, Kementerian PPN/Bappenas, Eka Chandra Buana, Setianto; Direktur Neraca Produksi Badan Pusat Statistik, Setianto, Direktur Neraca Produksi Badan Pusat Statistik; Rektor Universitas Paramadina, Prof. Firmanzah, Pengamat Ekonomi, Dr. Ichsanuddin Noorsy, dan Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo.

Diskusi yang diadakan lembaga Survei KedaiKOPI di The Hermitage Hotel. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Eka Chandra Buana, Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik, Kementerian PPN/Bappenas dalam diskusi menyatakan, bidang yang secara positif berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia adalah pertanian.

“Indonesia masih tergantung terhadap komoditas sehingga pertanian menjadi faktor penting dalam perekonomian Indonesia. Pertanian mengalami kenaikan 3,7 persen pertumbuhan ekonomi. Pertanian dibutuhkan untuk dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

Berbagai terobosan kebijakan dalam pengelolaan anggaran belanja yang dilakukan Kementerian Pertanian dinilai sangat signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini diperoleh dari hasil kajian Direktorat Keuangan Negara dan Analitis Moneter, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang merilis kajian terkait “dampak belanja barang Produktif Kementerian/Lembaga terhadap pertumbuhan daerah”.

Kunto Adi Wibowo, Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI, mengatakan, efektifitas belanja negara di sektor pertanian terepresentasi dari persepsi positif para petani terhadap kondisi ekonomi saat ini dan program-program pemerintah.

Setianto, Direktur Neraca Produksi Badan Pusat Statistik, dalam diskusi publik yang sama melengkapi dengan penjelasan bahwa rumah tangga usaha pertanian Indonesia naik 5,92 persen di 2018 dibandingkan dengan angka 2013.

Nilai tukar petani meningkat 0,58 persen pada Agustus 2019. Setianto menjelaskan pertanian secara keseluruhan, mengalami pertumbuhan secara positif.

“Pertanian menyumbang 0,7 persen dari pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,05 persen di triwulan kedua tahun 2019. Mengalami kenaikan 0,23 dari triwulan pertama 2019,” ujarnya.

Prof. Firmanzah, Rektor Universitas Paramadina dalam diskusi menjelaskan bahwa, pertanian harus diarahkan sebagai kekuatan ekonomi.

“Sektor utama untuk mencapai hal itu dalam membangun sektor SDM dan membangun pusat pusat riset pertanian.,” jelasnya.

Ichsanuddin Noorsy, pengamat ekonomi, mengatakan, belanja sarana prasarana kementerian pertanian terus meningkat.

“Ada keberpihakan kementerian pertanian kepada petani di perdesaan dan idharapkan hal tersebut bisa menyebar ke semua bidang,” paparnya.(*)

Ada Potongan Pajak 50 Persen, Pemilik Kendaraan Sesaki Samsat

0

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) mengeluarkan peraturan Nomor 22 Tahun 2019, tentang penghitungan dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor tahun 2019.

Dalam peraturan itu berisi pengurangan pajak kendaraan bermotor, dimana pengurangan pajak itu mencapai hingga 50 persen.

Penyesuaian pajak kendaraan bermotor dikelompokkan berdasarkan tahun pembuatan dan persentase.

Yakni kendaraan tahun 1999 penyesuaian 50 persen. Untuk tahun 2000 – 2003 penyesuaian 40 persen.

Selanjutnya, untuk tahun 2004–2007 penyesuaian 30 persen, tahun 2008–2011 penyesuaian 20 persen, tahun 2012 – 2014 penyesuaian 10 persen dan untuk tahun 2015–2019 nol persen.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri, Anjar Wijaya, mengatakan, penyesuaian nilai pajak kendaraan bermotor disambut antusias masyarakat.

Buktinya, banyak wajib pajak yang dari sebelumnya sudah tidak aktif menjadi aktif dan tercatat kembali di database BP2RD Provinsi Kepri.

“Inilah tujuan dari program kita ini. Antusias masyarakat cukup tinggi setelah adanya program ini,” kata Anjar, Senin (30/9/2019).

Sejumlah warga sedang melakukan pengurusan surat kendaraan dikantor Samsat Kepri digedung Graha Kepri, beberapa waktu lalu. Animo masyarakat tinggi dengan adanya potongan pajak kendaraan bermotor hingga 50 persen. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Ia menyebutkan, penyesuaian nilai jual kendaraan bermotor tahun pembuatan tua, karena tidak sesuai lagi dengan harga pasaran umum (HPU) dan nilai ekonomis kendaraan saat ini.

“Kalau sekarang ini kan sudah berkurang atau mendekati harga pasaran. Sehingga kendaraan tua tidak dibebani pajak tinggi lagi,” tambahnya.

Dengan diberlakukannya penyesuaian pajak kendaraan bermotor, diharapkan masyarakat akan datang dan melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita juga sudag imbau dan beri sosialiasi di media, medsos dan media sosial lainnya. Secara masif kita sampaikan agar masyarakat terbantu dengan program penyesuaian pajak kendaraan tua ini,” terang Anjar lagi.

Bagi masyarakat yang ingin tahu besaran pajak kendaraannya juga bisa meakses langsung di website BP2RD Kepri.

“Pembayaran bisa di Samsat Keliling, e-Samsat dan ganti STNK harus ke kantor Samsat, pungkasnya.

Sementara itu Anto warga Batam Kota mengaku sangat terbantu dengan adanya program penyesuaian pajak kendaraan tua ini.

Menurutnya, program ini sangat tepat, khususnya bagi mereka yang memiliki kendaraan tua.

“Biasanya bayar Rp 2,5 juta kini jadi Rp 1,3 juta saja. Cukup membantu,” katanya saat dijumpai di Samsat.

Anto berharap kebijakan-kebijakan seperti ini bisa terus dikeluarkan sehingga masyarakat menjadi lebih terbantu, khususnya dalam membayar pajak kendaraan.

“Kebetulan kendaraan saya tahun 1998. Kalau bayarnya normal tak sanggup bayar. Tapi dengan adanya program ini sangat cukup membantu,” beber Anto lagi.(rng)

BP Batam Gelar Bimtek untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengelar bimbingan teknis (bimtek) guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan transparan.

Bimtek dilaksanakan Biro Perencanaan Pengembangan Usaha, Pelayanan dan Pentarifan (PUPP) BP Batam dengan mengangkat tema “Menggali gagasan/ide untuk BP Batam yang lebih melayani” di Marketing Center, Senin (30/9/2019).

Dari rilis yang diberikan kepada batampos.co.id, Kepala Biro PUPP, Asep Lili Holilulloh, mengatakan, salah satu tugas BP Batam selain pengelolaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, juga melayani investor dan masyarakat untuk membangun Batam lebih kompetitif.

Sehingga dapat berkompetisi dalam suatu kawasan bebas. Selain itu BP Batam juga memiliki 12 unit layanan yang langsung melayani publik dari 22 unit yang ada di BP Batam.

“Dalam setiap pelayanan, BP Batam juga memberikan pelayanan kepada seluruh pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Batam dengan nyaman, mudah dalam proses dan mudah dalam melakukan bisnis,” ujar Asep.

Asep menambahkan, di samping pelayanan, rencananya tahun ini akan dilakukan kompetisi secara internal yang tidak langsung kepada layanan.

Karyawan BP Batam mengikuti Bimtek yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan transparan. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

Tetapi kompetisi dalam bentuk gagasan yang bisa dikembangkan di BP Batam, baik pelayanan publik maupun pengelolaan asset yang dimiliki BP Batam.

Penetapan pemenang rencananya akan diumumkan pada saat Peringatan Hari Bakti BP Batam ke-48.

Pentingnya kompetisi tersebut untuk mendorong penciptaan inovasi, menumbuhkan suasana kompetitif serta menghasilkan inovasi yang berkualitas.

“Tujuan dari bimtek ini secara keseluruhan untuk membangkitkan tanggungjawab terhadap pelayanan, serta dapat mendorong terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan dan membentuk karakter pelayanan,” jelasnya.

Ia mengharapkan, kompetisi inovasi dapat menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Baik bersifat pengembangan kompetensi maupun kegiatan pada unit-unit kerja.

Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik, Kementerian PANRB, Muhamamad Imanuddin, menyampaikan tujuan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam rangka mencapai pelayanan publik di kelas dunia.

Sehingga hasil yang diterima dapat meningkatkan kepercayaan para penyelenggara pelayanan publik serta perubahan yang dilakukan oleh Pemerintah.

Kata dia, kriteria dalam gagasan inovasi pelayanan publik ada lima. Yakni kebaruan meliputi keunikan gagasan, pendekatan baru dan modifikasi inovasi yang ada.

Efektif yakni capaian nyata dan solutif dan Bermanfaat yaitu menyelesaikan masalah publik. Kemudian dapat ditransfer dalam artian inovasi dapat di replikasi oleh UPP lain dan Berkelanjutan yaitu dukungan keberlangsungan inovasi.(*)

Disperdag Gandeng OK OCE untuk Tata Kawasan Wisata Kuliner WTB

0

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam berencana akan mengandeng OK OCE, gerakan kewirausahaan dan ekonomi kerakyatan dalam mengembangkan kawasan wisata kuliner Welcome To Batam (WTB).

Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, mengatakan, saat ini OK OCE sedang fokus pada pengembangan pusat kewirausahaan di tingkat kabupaten/kota berbagai daerah, termasuk Batam.

“Kita akan kerja sama dengan OK OCE di dua tempat,” kata Gustian, Senin (30/9/2019).

Kedua tempat itu lanjutnya, Pasar TPID untuk koperasi sentral batiknya, dan WTB untuk kuliner.

Terkait rencana penataan WTB ini, Gustian akan koordinasi dengan pemilik lahan. Nanti akan dibahas berapa lama lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk wisata kuliner yang dikelola OK OCE bersama Disperindag.

“Komunikasi juga akan kita lakukan dengan pedagang yang ada sekarang,” sebut Gustian.

Pengunjung memadati kawasan di depan signboard Welcome to Batam (WTB) untuk berburu aneka kuliner yang dijajakan para pedagang makanan di kawasan tersebut, Minggu (29/9) sore. Kawasan ini telah jadi salah satu destinasi wisata kuliner sekaligus spot foto menarik dengan latar signboard tersebut. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Termasuk menjelaskan tentang kelayakan makanan dan kebersihan WTB.

“Jangan pembuangan sampah di situ, makanan juga di situ,” ujarnya.

“Image dari luar jadi nampak jorok. Turis mana yang mau ke sana. WTB ini wajah depan kita,” papar Gustian lagi.

Umyati, salah seorang warga Batam Centre mengaku setuju jika kawasan WTB ditata untuk lebih bersih dan rapi.

Diakuinya, penataan kawasan WTB akan menjadi nilai lebih bagi masyarakat Batam, wisatawan, maupun turis asing yang berjunjung ke Batam.

“Setiap kali wisatawan tentu akan ke WTB ini. Kalau ini jorok dan tidak ditata tentu akan membuat penilaian jelek Batam,” katanya.

Hal senada juga diutarakan salah seorang pedagang di WTB. Mereka mengaku sepakat jika kawasan WTB lebih ditata lebih rapi. Sehingga nantinya akan banyak wisatawan lokal dan asing yang berkunjung ke sana.

“Kalau pun ditata untuk lebih baik lagi kita setuju. Yang penting kami disini tetap bisa berusaha,” kata pedagang bakso itu.(rng)

Besok Sertijab Kepala BP Batam, Ini Agenda Rudi Selanjutnya

0

batampos.co.id – Serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam dari Edy Putra Irawadi kepada Wali Kota Batam, Rudi akan digelar, Rabu (2/10) pukul 16.00 WIB.

“Rencana awalnya sertijab Kamis (3/10) pagi, tapi karena ada acara lainnya, maka pindah ke Rabu sore,” kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar, Senin (30/9/2019).

Serah terima jabatan kepala BP Batam akan diikuti serah terima jabatan dari deputi lama kepada para deputi baru.

Kantor BP Batam. Foto: Putut Ariyotejo/ batampos.co.id

Deputi 3 BP Batam akan menyerahkan jabatannya kepada deputi baru, kemudian diikuti oleh Deputi 1 BP Batam Purwiyanto yang akan menjabat sebagai Wakil Kepala BP Batam mendampingi Rudi.

Acara berikutnya merupakan agenda pertama Rudi di depan para pengusaha sebagai Kepala BP Batam.

Rudi akan tampil sebagai pembicara dalam acara dialog BP Batam dengan pelaku usaha.

“Temanya yakni Akselerasi Investasi Batam Menuju Kawasan Investasi yang Unggul di Asia Pasifik. Aacaranya di lantai delapan Hotel Harmoni Batamcentre,” ujarnya lagi.(leo)

Penertiban Pedagang Pasar Induk Dilaksanakan Awal Oktober Ini

0

batampos.co.id – Relokasi pedagang dari di Pasar Induk Jodoh yang sebelumnya direncanakan pada 28 September lalu, akhirnya ditunda karena alasan situasi nasional yang tak kondusif.

Namun, dalam waktu dekat Tim Terpadu Kota Batam akan kembali menggelar rapat untuk menentukan lagi jadwal penertiban. Jika tak ada kendala, penertiban akan dilakukan awal Oktober ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Gustian Riau mengatakan, tim akan kembali melakukan rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait.

Kios pedagang buah berdiri di depan Pasar Induk Jodoh, Rabu (25/9/2019). Hari ini, Tim Terpadu akan menertibkan para pedagang yang berjualan di sekitar pasar tersebut. Foto: Ratna Irtatik/Batam Pos, 

“Dalam pekan ini kami rapat, yang jelas awal bulan Oktober ini akan ada penertiban,” kata Gustian, Senin (30/9/2019).

Ia menyebut, sebagian peda-gang ada yang sudah pindah dan ada juga beberapa yang masih bertahan karena masih mempertanyakan lokasi pemindahan.

“Kami sampaikan, luasan lapak relokasi sama,” paparnya.

Ia menegaskan, pengosongan pasar harus dilakukan tahun ini karena revitalisasi akan dilakukan tahun 2020 mendatang.

“Pengosongan harus tahun ini, kalau tidak dibangun 2020, justru jadi masalah. Ini demi kebaikan pedagang juga,” imbuhnya.(iza)

Rumah Zakat Action untuk Wamena

0

batampos.co.idRumah Zakat Action terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, kabut asap, gempa ambon dan merespon tragedi kemanusiaan Wamena.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, Rumah Zakat sebagai lembaga kemanusiaan merespon kejadian ini sebagai kejadian kemanusiaan karena ribuan warga yang merasakan dampaknya.

“Kita harus ikut aktif melakukan aksi bantuan kemanusiaan kepada mereka yang menjadi korban” Ujar CEO Rumah Zakat, Nur Efendi, Senin (30/9/2019).

Rumah Zakat mengirimkan lima relawan yang kini telah tiba di Wamena. Di sana kata dia, para relawan menyalurkan bantuan logistik untuk warga dan juga mendirikan dapur umum.

CEO Rumah Zakat, Nur Efendi (kanan) berfoto bersama para relawan yang bertolak ke Wamena. Foto: Rumah Zakat untuk batampos.co.id

Selain lima relawan, Rumah Zakat pun menerjunkan 20 orang untuk membantu para pengungsi di Sentani Jayapura.

“Para relawan berkoordinasi dengan TNI dan juga pihak-pihak terkait dalam upaya membantu warga Wamena,” jelasnya.

“Sebab kami harus terus waspada agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ungkap Efendi.

Aksi kemanusian Wamena akan terus berlanjut hingga keadaan kembali normal. Adapun rencana aksi selanjutnya adalah distribusi bantuan logistik dan paket makanan siap saji, pendampingan psikososial, layanan medis dan santunan sosial.

Sementara itu kebutuhan mendesak yang diperlukan warga Wamena adalah bahan pangan, keperluan bayi, obat-obatan, selimut dan pakaian, serta hygiene kit.

CEO Rumah Zakat, Nur Efendi memperlihatkan lokasi yang terdampak kerusahan Wamena. Foto: Rumah Zakat untuk batampos.co.id

Sedangkan untuk Gempa Ambon, Rumah Zakat menurunkan 10 relawan tim evakuasi dan medis, mendistribusikan paket makanan siap saji, paket kornet superqurban, air mineral, serta layanan medis.

“Gempa susulan terus terjadi di Ambon Maluku. Oleh karena itu para relawan di lokasi selalu bersiap siaga sehingga bila terjadi gempa yang lebih besar, kita dapat melakukan hal preventif untuk meminimalisir dampak negatifnya,” ujarnya.

Menurut Efendi, kedepannya para relawan akan terus melakukan distribusi bantuan logistik, pendampingan psikososial, layanan medis, serta turut melakukan pembersihan reruntuhan puing bangunan.

Sementara itu kebutuhan mendesak dari para pengungsi saat ini antara lain makanan siap saji, perlengkapan khusus wanita, obat, tenda, dan perlengkapan balita.

Tragedi kerusuhan di Wamena yang telah menewaskan 33 orang warga, 84 orang luka ringan, serta 7.278 mengungsi menjadi duka bersama.(*)

Tim Kemendikbud Cek Lokasi Museum Batam

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) akan menggelontorkan dana untuk revitalisasi Museum Batam.

Tim yang dipimpin Kepala Seksi Standardisasi Museum Dit PCBM Kemendikbud, Rusmiyati, telah meninjau Museum Batam yang menempati gedung Astaka MTQ ke-25 di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (30/9/2019), untuk melihat kebutuhan revitalisasi.

“Hari ini saya bersama tim teknis turun untuk menganalisis kerusakan dan menghitung kebutuhan biaya perbaikannya. Nanti disesuaikan dengan pagu yang ada,” kata Rusmiyati.

Ia menjelaskan, Kemdikbud memiliki program bantuan berupa revitalisasi museum. Sebagai museum yang baru terdaftar, Museum Batam juga berkesempatan untuk mendapat bantuan tersebut.

“Revitalisasinya itu lebih ke fisik. Dan sesuai arahan direktur, kami diminta menyelesaikan satu masalah, tidak setengah-setengah. Untuk sekarang mungkin kami akan ke arah sana, memperbaiki fisik bangunan yang rusak,” ujarnya.

Kadisbudpar Batam Ardiwinata (kanan) memandu tim dari Direktorat PCBM Kemendikbud saat menganalisis kerusakan Museum Batam dan menghitung biaya perbaikan, Senin (30/9/2019). Foto: Disbudpar Kota Batam untuk batampos.co.id

Berdasarkan inventarisasi, diakui Rusmiyati, masih banyak kekurangan dari Museum Batam. Dari segi fisik, masih ba-nyak kerusakan yang harus diperbaiki.

Seperti plafon yang bocor sehingga membuat rembesan air hujan di dinding. Kemudian beberapa bagian lantai rusak, instalasi listrik ada yang rusak, lampu yang kedap-kedip, dan sebagainya.

“Adapun yang akan kita kerjakan nanti itu seperti perbaikan plafonnya, lantai, dan juga ada beberapa pilar. Tahun ini akan kita kerjakan, setelah selesai lelang,” ia menerangkan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata menyampaikan terima kasih atas atensi Kemdikbud terhadap Museum Batam. Walaupun masih seumur jagung, sudah diakui bahkan akan diberi bantuan.

“Kami berharap museum ini nanti bisa dimanfaatkan untuk studi anak-anak sekolah di Kota Batam, bisa menjadi destinasi wisata bagi wisman, serta bisa mendorong terbentuknya museum-museum tematik lainnya di Batam,” kata Ardi.

Museum Batam ini telah terdaftar dalam basis data museum se-Indonesia milik Direktorat PCBM dengan nomor 21.71.U.05.200. Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan akan segera mencarikan nama untuk museum tersebut.(iza)