Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10985

Pasar Induk Digusur, Pedagang Histeris dan Pingsan

0

batampos.co.id – Nomi, salah seorang pedagang Pasar Induk Jodoh tidak dapat menahan emosinya ketika melihat kios tempatnya berjualan dirobohkan oleh tim terpadu dengan menggunakan alat berat.

Ia sempat histeris ketika kedua matanya menatap ke arah lapak miliknya yang sudah rata dengan tanah.

Tidak lama kemudian, Nomi langsung tidak sadarkan diri atau pingsan. Melihat itu personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung memberikan pertolongan.

Pedagang di Pasar Induk, Batam, Nomi, histeris saat penertiban yang dilakukan Tim Terpadu, Rabu (30/10). Sempat terjadi kericuhan antara petugas dengan pedagang yang menolak penertiban. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Dimana hati nurani Pemko Batam ini, kami orang kecil pak, bukan begini caranya,” teriak salah seorang ibu yang tidak terima kiosnya dibongkar.

Karena adanya penertiban maka ruas jalan yang menuju ke Pasar Induk dialihkan.para pengendara dialihkan ke arah Jalan Pantun dan satu lagi diarahkan menuju arah Hotel Pasifik.(nto)

Operasi Zebra, 36 Kendaraan Terjaring

0

batampos.co.id – Satlantas Polresta Barelang mengamankan 36 kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang terjaring Operasi Zebra di depan Polresta Barelang, Selasa (29/10/2019) malam.

Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Muchlis Nadjar, mengatakan, operasi tersebut dimulai pukul 19.30 WIB sampai dengan 21.30 WIB.

Personel satlantas Polresta Barelang sedang memeriksa kelengkapan surat-surat pengendara sepeda motor. Selasa (29/10/2019) malam Satlantas Polresta Barelang mengamankan 34 kendaraan yang terjaring Operasi Zebra. Foto: Satlantas Polresta Barelang untuk batampos.co.id

“Jumlah personel yang turun pada operasi zebra Selasa malam 56 orang,” jelasnya. Dari operasi tersebut pihaknya mengamankan dua unit kendaraan roda empat dan 34 unit roda dua.

“Selain sepeda motor dan mobil, barang bukti lainnya yang kita amankan ada STNK 54 buah dan SIM 27 buah,” paparnya.

Waspada DBD, Anak-anak Paling Rentan

0

batampos.co.id – Memasuki musim penghujan, warga Batam diminta mewaspadai berkembangnya jentik nyamuk aedes aegepty yang menyebabkan demam berdarah dangue (DBD).

“Memang ini fasenya ya. Setiap peralihan cuaca kasus DBD selalu naik dan turun,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (29/10/2019).

“Untuk itu, jangan lupa perilaku hidup sehat untuk mencegah berkembangnya jentik nyamuk ini,” jelasnya lagi.

Meskipun grafik penderita DBD cenderung menurun hingga Oktober 2019 ini, namun masyarakat tetap harus waspada.

Selama ini, banyak kasus DBD ditemukan sudah fase positif, bahkan terkadang suka terlambat berobat dan datang ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Biasanya anak-anak ini. Orangtua kadang agak terlambat menyadari sehingga ketika tiba di rumah sakit, sudah dalam lemas sekali,” ujarnya.

Didi menyebutkan, untuk anak-anak lebih rentan terkena DBD karena memang sistem imun tubuh mereka yang belum kuat.

Ilustrasi

Orangtua yang melihat kondisi anaknya demam tinggi diminta segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Jangan lalai. Karena demam tinggi, terus turun, jadi tidak dibawa ke rumah sakit untuk dicek,” paparnya.

“Ini sebenarnya fase yang harus diwaspadai. Harus segera ditangani,” bebernya lagi.

Selain demam tinggi mendadak, pasien akan merasakan gejala lain seperti nyeri otot, sakit kepala, mual dan muntah, serta rasa sakit di belakang mata.

Biasanya demam ini akan terjadi selama 2 sampai 7 hari. Setelah melewati fase demam, pasien DBD akan mengalami fase kritis.

Sama seperti namanya, fase kritis menandakan kondisi serius yang perlu pengobatan segera.

Pasalnya, pada beberapa kasus, pasien sering kali mengalami perdarahan dan kebocoran plasma darah.

Kondisi ini terjadi akibat plasma darah keluar dari saluran pembuluh darah karena celah pada sel endotel terus membesar.

“Ini penting diwaspadai. Makanya harus cepat ke dokter jika merasakan gejala se-perti itu,” sebut Didi.

Untuk menekan angka penderita DBD, dokter spesialis kandungan ini mengungkapkan tentang perlunya perilaku hidup sehat, serta menerapkan 4M plus yang sudah sering diinformasikan.

“Terutama tempat yang bisa berpotensi menampung air. Bisa botol, kaleng atau peralatan lainnya. Ini yang harus rutin dicek dan ditutup atau dikubur,” tambahnya.(yui)

Sering Dilalui Truk Besar, Ruas Jalan Laksamana Bintan Memprihatinkan

0

batampos.co.id – Ruas jalan Laksamana Bintan, Seipanas arah Batamcenter menuju terowongan Pelita terdapat lubang cukup besar berdiameter sekitar setengah meter.

Para pengendara dan warga kembali menyoroti proyek pelebaran yang dinilai kurang maksimal.

”Sudah lama jalan itu berlubang, soalnya dilalui truk besar dan muatan berat, arus lalu lintas juga sering terkendala terutama bagi pengendara yang menghindar kubangan tersebut,” ujar Arlon, Pedagang tak jauh dari lokasi, Selasa (29/10/2019).

Menurut informasi yang didapat, Beberapa waktu lalu warga pernah menutup lubang tersebut dengan drum kosong.

Pantauan Batam Pos ruas jalan tersebut tak hanya jalan berlubang. Dari arah sebaliknya tepat di depan Pos pemadam kebakaran Seipanas.

Sejumlah pengendara melintas di ruas Jalan Laksamana Bintan Sei Panas. Ruas jalan tersebut kerap dilalui truk-truk besar bermuatan berat, akibatnya badan jalan rusak dan membahayakan para pengendara terutama sepeda motor. Cecep Mulyana/Batam Pos

Jalan bergelombang cukup membahayakan pengendara di tengah medan jalan yang sedikit menurun.

”Rawan kecelakaan, apalagi lalu lintas sekitar sini juga padat, semoga Pemko Batam bisa secepatnya membenahi jalan tersebut,” sebut warga lainnya.

Kepala Dinas Binamarga dan Sumberdaya Air, Yumasnur, mengatakan, pihaknya segera akan membenahi jalan berlubang tersebut, akan tetapi masih sedikit kendala akan cuaca Batam yang sering hujan beberapa hari terakhir.

”Iya, jalan tersebut sudah ditinjau dan memang perlu dibenahi kembali secepatnya,” tutupnya.

Sementara itu, proyek pelebaran Jalan Ahmad Yani yang berdekatan dengan Kepri Mall terus digesa pengerjaanya.

Pantauan Batam Pos, Selasa (29/10/2019), beberapa pekerja menggunakan tiga alat berat dan satu truk dikerahkan untuk melebarkan ruas jalan tersebut.

”Saat ini pengerjaan tanahnya diratain dulu, memakan waktu 1 sampai 2 hari, baru habis itu dicor,” ujar salah seorang pekerja di lokasi proyek.

Proyek ini terus dikerjakan dan diperpanjang pengerjaannya hingga kawasan Panbill Mall.

”Setelah ini siap, nanti diperpanjang 50 meter di depan SPBU Pertamina 14.294.705, sudah kami tandai, habis itu dikerjakan sampai Panbill,” ujarnya.

Proyek ini akan membuat jalanan di Batam semakin lebar sehingga memperlancar arus lalu lintas kendaraan yang beraktifitas setiap harinya.(zis,mib)

Pemasangan Box Culvert Molor, Macet Akan Terus Terjadi di Jalan Raja Isa

0

batampos.co.id – Proyek pemasangan gorong-gorong atau box culvert di Jalan Raja Isa, tepatnya di depan Kantor Samsat dan SPBU Batam Center diperkirakan molor dari jadwal seharusnya.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam menargetkan proyek tersebut selesai dalam kurun waktu 18-30 Oktober ini.

Pantauan Batam Pos, Selasa (29/10/2019), sejumlah pekerja masih terlihat sibuk di lokasi. Sejumlah box culvert yang rencananya dipasang di bawah jalan juga masih belum terpasang.

Sementara, hampir setiap saat kondisi macet dirasakan pengendara yang melintas.

Sebab, jalan satu lajur dijadikan dua jalur karena lajur sebelahanya sedang ada pemasangan box culvert.

Sejumlah pekerja membuat gorong-gorong beton di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batam Center, Selasa (29/10/2019). Di lokasi lain yakni di Jalan Raja Isa, Batam Center, juga akan dipasang gorong-gorong untuk mengurai banjir. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur, membenarkan pemasangan box culvert mundur dari waktu yang ditentukan.

Hal itu karena terkendala adanya pipa PGN dan kabel lainnya di lokasi pemasangan.

”Kabel dan pipa belum dipindahkan, sehingga pengerjaan sedikit terkendala,” ujar Yusmasnur, Selasa (29/10/2019).

Menurut dia, pipa dan kabel merupakan milik instansi lain, sehingga tak bisa langsung dipindahkan.

Namun, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak tersebut agar sehingga memindahkan kabel atau pipa.

”Insya Allah besok (hari ini,red) sudah mulai dikerjakan mereka,” imbuhnya.

Dijelaskannya, waktu pengerjaan proyek box culvert sebenarnya masih hingga Desember. Hanya saja, rencananya penutupan jalan memang hingga akhir Oktober.

”Namun karena pengerjaan terkendala, berarti kami minta waktu perpanjangan untuk penutupan jalan sampai utilitas selesai,” pungkas Yumasnur.

Berita sebelumnya, pemasangan box culvert merupakan upaya untuk mengatasi persoalan banjir yang selalu terjadi di jalan tersebut.(she)

Begini Kondisi Pengusuran di Pasar Induk

0

batampos.co.id – Penertiban pedagang di Pasar Induk, Jodoh, sedang berjalan. Dua uni alat berat dikerahkan tim terpadu untuk merobohkan bangunan-bangunan liar di sekitar lokasi.

Sementara para pedagang yang terkena dampak terlihat pasrah saat lapaknya dirobohkan. Mereka terlihat duduk sembari melihat bangunan-bangunan semi permanen rata dengan tanah.

Meski penertiban berjalan lancar, namun beberapa pedagang sempat melakukan penolakan.

Para pedagang melihat penertiban Pasar Induk yang dilakukan tim terpadu. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan DPD APKLI menolak pengusuran dan pengosongan pasar induk.

Dalam penertiban itu, ada sekitar 900 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Ditpam BP Batam.(nto)

Wow Dana Reses Anggota DPRD Kota Batam Mencegangkan, Ini Nilainya

0

batampos.co.id– Tahun 2020 mendatang, anggota DPRD Kota Batam tak hanya mendapatkan anggaran Rp 37 miliar untuk kunjungan kerja (kunker), mereka juga mendapatkan kucuran dana Rp 10,4 miliar untuk reses. Serta Rp 5,5 miliar untuk penyusunan peraturan daerah (Perda).

Dalam buku Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2020, dituliskan besaran anggaran untuk reses ke daerah pemilihan masing-masing, sebesar Rp 10,4 miliar.

Reses ini digelar selama tiga kali dalam setahun. Reses digelar untuk menampung aspirasi dari masyarakat atau konstituen anggota DPRD Batam.

“Kalau kita reses ini ada tiga kali. Semua biaya yang ada memang untuk kebutuhan selama reses,” kata anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Mohamad Fadhli, di ruang kerjanya, Selasa (29/10/2019).

Jika anggaran reses dibagi per anggota dewan, maka setiap orang mendapatkan jatah Rp 69,3 juta sekali reses.

Sementara untuk pembuatan Perda, ada beberapa pos anggaran. Pertama, anggaran untuk pembahasan Perda nilainya Rp 4,2 miliar.

ilustrasi

Kemudian, ada penyediaan kebutuhan penyusunan Perda inisiatif DPRD Batam sebesar Rp 1,3 miliar. Sehingga totalnya Rp 5,5 miliar.

Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean, mengatakan, dalam pembuatan Perda beberapa anggota DPRD Kota Batam harus menggelar kunjungan kerja atau harmonisasi.

Dimana, Perda ini memang perlu untuk kepentingan masyarakat Batam. Sementara, terkait anggaran kunjungan kerja yang termasuk besar, Werton mengatakan, anggaran tersebut tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Ia menyebutkan, ada beberapa jenis kunjungan kerja yang dilakukan legislator DPRD Batam seperti kunjungan kerja komisi, kunju-ngan kerja Badan Musyawarah (Banmus) atau Badan Anggaran (Banggar), kunjungan kerja Bapemperda, dan kunjungan alat kelengkapan lainnya.

“Kalau saya tidak salah setiap komisi sekitar 8 atau 10 kali setahun melakukan kunker. Demikian halnya dengan penugasan juga ada beberapa kali,” katanya.

Dalam melakukan kunju-ngan kerja ini, setiap anggota DPRD Kota Batam menerima uang saku yang disesuaikan dengan lama kunjungan kerja.

“Kalau kita memang untuk Indonesia Barat uang sakunya sekitar Rp 2,5 juta sehari. Rata-rata sekali kunker itu terhitung tiga hari,” katanya.

Itu baru uang saku, belum termasuk tiket penerbangan dan hotel atau penginapan. Ia juga mengatakan, uang saku yang didapat dewan sah secara hukum.

Uang saku tersebut bisa digunakan untuk kepen-tingan pribadi anggota dewan selama kunjungan kerja. Uang saku diterima melalui sistem transfer.

“Ditransfer semua. Jadi, tidak bisa langsung kita ke sekretariat untuk mengambilnya,” ujarnya.

“Tetapi pada intinya, ketika kunjungan kerja harus ada output-nya untuk Batam,” katanya lagi.

Beberapa waktu lalu, Kepala Bagian Humas DPRD Kota Batam, Taufiq, mengatakan, uang saku atau uang harian DPRD Kota Batam Rp 2,5 juta sehari saat kunker.

Ini sudah diatur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Itu yang membuat bukan DPRD, tetapi Pemko. Kita hanya menjalankan saja. Yang jelas pimpinan dan anggota beda uang hariannya. Itu belum termasuk tiket pesawat dan penginapan,” katanya.

Anggaran besar yang diterima anggota dewan tersebut belum termasuk gaji dan tunjangan lainnya.(ian)

Perumahan Mahkota Renggali, Harga Pra Lauching Hanya Rp 160 Juta

0

batampos.co.id – Pengembang PT Dwi Mitra Sukses kembali membangun proyek perumahan baru di Batam.

Kali ini, mereka membangun Perumahan Mahkota Renggali di pinggir Jalan Trans Barelang (sebelah Rexvin Boulevard), Tembesi.

Pengembang yang beralamat di Jalan Raden Patah Nagoya ini, memberikan promo menarik harga pra launching perumahan ini, yaitu hanya Rp 160 juta saja.

Promo ini hanya berlaku satu hari saat pra launching tanggal 2 November 2019 dari pukul 09.00 sampai selesai bertempat di Marketing Gallery Renggali Residence, Jalan Trans Barelang, Tembesi.

Pengembang menawarkan rumah dua kamar dengan luas lahan 66 meter persegi. Uang mukanya cukup ringan karena bisa diangsur 24 bulan dengan besar angsuran Rp 1 jutaan per bulan.

Tak hanya itu, jangka waktu KPR pun lama sampai 15 tahun sehingga angsurannya juga ringan hanya Rp 1 jutaan per bulan.

Maket perumahan Mahkota Renggali Tembesi. Dokumentasi Mahkota Renggali untuk batampos.co.id

Sementara untuk konsumen yang ingin membeli secara cash bertahap tanpa bunga bisa mengangsur sampai 60 bulan dengan besar angsuran Rp 2,5 juta per bulan.

Di Perumahan Mahkota Renggali ini, PT Dwi Mitra Sukses akan membangun sebanyak 1.800 unit bangunan dengan jangka waktu UWT sampai dengan 2038.

”Mengingat pra launching dilaksanakan hanya 1 hari, tanggal 2 November 2019, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk memilih rumah murah berkualitas di area strategis,” kata pihak PT Dwi Mitra Sukses dalam releasenya.

“Dekat kawasan wisata, industri, keramaian, pendidikan, dan sentra ekonomi di Batuaji,” jelasnya lagi.

Dalam dunia properti Batam, PT Dwi Mitra Sukses merupakan developer terbesar dan terpercaya.

Banyak proyek perumahan yang telah selesai dibangun PT Dwi Mitra Sukses. Diantaranya, Perumahan Taman Raya 1 sampai dengan 5, Pertokoan dan Mall Taman Raya Square (Taras Mall) Batam Center, Pertokoan dan Perumahan Hollywood Hill Batam Center.

Kemudian Cluster Taman Raya, Perumahan Bukit Raya Batam Center, Perumahan Puri Malaka Tiban, Pertokoan dan Pasar Cipta Puri Tiban.

Perumahan Kabil Raya, Pertokoan Asih Raya Mukakuning. Kemudian proyek yang sedang berjalan yaitu, The Hill Residence Batam Center, Pertokoan Niaga Taras Batam Center, Perumahan Mahkota Renggali.

Di luar properti, PT Dwi Mitra Sukses (Group) juga me­ngem­bangkan usaha BPR Dana Mitra Sukajadi, Sekolah Sultan Agung, Sekolah Penerbangan Batam Center, dan akan segera membuka Rumah Sakit Regita Batam Center.(ofi)

2020, SMP Baru di Batam Dibangun, Segini Anggarannya

0

batampos.co.id – Pemko Batam menganggarkan Rp 8,5 miliar untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tahun 2020.

Pengangguran ini dimasukan dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

“Di RAPBD pembangunan USB SMP diajukan sebesar Rp 8,5 miliar,” kata anggota Komisi IV DPRD kota Batam, Aman, Selasa (29/10).

Diakuinya, pembangunan USB ini masih dalam pembahasan komisi IV DPRD Batam bersama Dinas Pendidikan kota Batam. Termasuk juga lokasi dan jumlah sekolah yang akan dibangun.

“Masih akan kita dalami. Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) dari dinas belum kita terima,” lanjutnya.

Aman menambahkan, usulan penambahan sekolah baru tahun ini baru difokuskan untuk SMP. Sementara Sekolah Dasar yang juga menjadi bagian dari kewajiban pemerintah daeah belum diusulkan.

Pembangunan gedung SMPN 53 Batuaji terus digesa. Pada 2020 Pemko Batam mendapatkan anggaran Rp 8,5 miliar untuk pembangunan beberapa unit SMP baru. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Secara garis besar RAPBD 2020 baru untuk SMP. Sementara SD belum,” tambah Aman.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Mardi mengaku pembahasan dengan Dinas pendidikan kota Batam akan dilakukan Kamis (31/10) mendatang.

Pembahasan mengenai anggaran ini nantinya akan diperdalam terkait usulan penambahan USB SMP tersebut.

“Kamis kita agendakan, dan disana kita baru tau berapa sekolah yang akan dibangun. Begitu juga dengan lokasinya. Nanti dinas pendidikan yang akan menjabarkan,” kata Ides.

Sebelumnya, Pemko Batam berencana menambah 4 unit sekolah baru (USB) sebagai solusi minimnya daya tampung sekolah negeri yang ada di Batam.

Segera dKeempat sekolah itu tersebar di sejumlah daerah seperti Tanjung Buntung, Batu Aji, Sagulung dan Nongsa.

“Penambahan USB menjadi solusi minimnya daya tampung saat ini,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi beberapa waktu lalu.(rng)

Untungnya Beli Rumah di Papa Mama Residance

0

batampos.co.id – Hunian asri dan nyaman Papa Mama Residence di Batam Center menawarkan promo selama pameran di lantai dasar Mega Mall.

Dalam pameran ini, konsumen bisa mendapatkan hadiah berupa TV, AC, kulkas, dan mesin cuci.

Manager Pemasaran Papa Mama Residence, Rolly, mengatakan, promo ini merupakan apresiasi dari pengembang untuk pembeli rumah di Papa Mama Residence.

”Promo ini berlangsung hingga bulan November. Setiap konsumen yang melakukan booking fee selama pameran akan langsung mendapatkan hadiah menarik,” katanya, Selasa (29/10/2019).

“Untuk sekarang kami sudah buka blok baru dan sudah masuk tahap pembangunan,” kata Rolly lagi.

Hunian tipe 52/90 di Papa Mama Residence, Batam Center. Perumahan ini mudah diakses. Foto: Rolly untuk batampos.co.id

Papa Mama Residence ini dikembangkan oleh PT Bangun Seindah Harapan dan PT Cakrawala Utama Mandiri.

Untuk rumah tipe 52/90 harga yang ditawarkan Rp 500 jutaan dan tipe 80/96 harga Rp 800 jutaan.

”Selain hunian, juga ada ruko 3 lantai dengan harga yang ditawarkan hanya Rp 1,2 miliar,” kata Rolly

Keunggulannya, hunian ini berada di lokasi strategis, yakni di tengah-tangah Kota Batam. Huniannya dekat dengan rumah sakit, Bandara Hang Nadim, kantor pemerintahan, mall, serta pelabuhan.

”Akses jalannya bisa kemana-mana. Jalan lingkungan selain semenisasi plus aspal, dengan lebar mulai dari 8 meter hingga 16 meter,” kata Rolly.

Sedangkan fasilitas yang ditawarkan di antaranya club house dengan kolam renang, sekolah, pasar basah dan pasar kering.

Untuk informasi lebih lanjut dan mendapatkan promonya bisa langsung datang ke stand pameran dan kantor pemasaran yang berada di Komplek Ruko Pasar Papa Mama 1, Kampung Belian Batam.(ofi)