Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 11058

Seram 9 Mayat Setengah Telanjang Digantung di Flyover

0

batampos.co.id – Sembilan mayat digantung setengah telanjang. Kalimat ancaman juga terpampang di dekat deretan mayat tersebut.

Pemandangan mengerikan itu terpampang di overpass Uruapan, Michoacan, Meksiko, Kamis (8/8/2019). Polisi menduga mereka adalah korban perang kartel narkoba.

“Mereka bertarung memperebutkan kontrol wilayah untuk produksi, distribusi, dan konsumsi narkoba,” ujar Kepala Kejaksaan, Michoacan Adrian Lopez, seperti dikutip Agence France-Presse.

Menurutnya, mayat yang digantung seperti itu bukan kali pertama terjadi di Meksiko dan  biasanya merupakan cara kelompok tertentu untuk mengintimidasi lawannya.

ilustrasi

Polisi juga menemukan sepuluh mayat lain yang dimutilasi. Mereka dibuang begitu saja di jalanan yang tidak terpakai. Potongan tubuh tersebut dibuang di tiga lokasi yang berbeda.

Hingga Jumat (9/8/2019), mereka belum mengungkapkan kelompok kartel narkoba mana yang terlibat dalam pertarungan itu.

Identitas korban juga belum dibuka. Namun, pada banner ancaman yang juga digantung di dekat jenazah, ada inisial kelompok Jalisco New Generation dan saingannya, Viagras.

Sejak pemerintah melancarkan perang melawan narkoba pada 2006, Uruapan menjadi medan utama pertempuran antara para kartel narkoba dan polisi. Kekerasan dan pembunuhan meningkat.

Tahun lalu ada 33.341 kasus pembunuhan yang masuk daftar penyelidikan pemerintah. Pada trimester pertama tahun ini ada peningkatan kasus pembunuhan hingga 9,6 persen.(sha/c12/dos/jpnn)

Hendra Asman Peraih Suara Terbanyak Pemilu Batam 2019

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam resmi menetapkan calon anggota DPRD Batam terpilih periode 2019-2024 di Travelodge Hotel, Jodoh siang tadi (9/8/2019).

Dalam pleno itu KPU Batam menetapkan caleg Partai Golkar, Hendra Asman, sebagai peraih suara terbanyak pada Pemilu 17 April 2019 lalu.

Suara caleg Nomor urut 1 di daerah pemilihan 1 (Lubukbaja-Batamkota) merah 7.682 suara. Suara Hendra Asman naik dibanding Pemilu 2014 lalu.

Anggota DPRD Kota Batam terpilih Hendra Asman meraih suara terbanyak pada Pemilu 2019 di Kota Batam. Foto: Dokumentasi Hendra Asman.

“Suara terbanyak Hendra Asman. 7.682 suara,” ujar Ketua Bawaslu Kota Batam, Reza Syailendra, disela-sela pleno.

Dibawah Hendra, suara terbanyak kedua diraih politisi Partai Gerindra, Imam Setiawan. Imam yang nyaleg dari Dapil 6 (Sekupang-Belakangpadang) memperoleh 7.648 suara.

Kemudian peraih suara terbanyak ketiga dari 50 caleg terpilih yang akan duduk sebagai anggota DPRD Batam periode 2019-2024 adalah politisi Partai NasDem, Lik Khai.

Ia memperoleh 6.860 suara atau terpaut 822 suara dari Hendra Asman. Dalam pleno tersebut terjadi perubahan caleg terpilih dari Partai Gerindra untuk dapil 3.

Yakni Werton Panggabean menggantikan Muhammad Yunus karena tersandung kasus politik uang.(spt)

Proyek Pengadaan Barang dan Jasa BP Batam Dikawal Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

0

batampos.co.id – Celah untuk melakukan kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa di Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai tertutup rapat.

Pasalnya Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) akan mengawasi prosesnya.

BP dan LKPP menandatangani kerja sama pada Kamis (8/9/2019) kemarin di Jakarta.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawadi, mengatakan, dengan kerja sama itu pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di BP akan berjalan semakin lancar.

“Kedepannya ini merupakan hal yang menjadi pegangan untuk BP Batam dalam melakukan pelaksanaan kebijakan pengadaan barang dan jasa,” katanya, Jumat (9/9/2019) di Batam.

“Kami butuh peraturan yang jelas, tegas dan tuntas sesuai dengan aturannya,” kata Edy lagi.

Kata dia, bentuk kerja sama ini terkait dengan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa melalui kegiatan konsultasi, pendampingan dan bimbingan teknis.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawadi (kanan) dan Kepala LKPP, Roni Dwi Susanto, memperlihatkan draf MoU mengenai pengandaan barang dan jasa di BP Batam. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

Serta asistensi dalam penyusunan regulasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan BP Batam.

Sedangkan Kepala LKPP, Roni Dwi Susanto, mengatakan, Batam merupakan lokasi yang strategis sebagai pusat investasi.

Sehingga proses pengadaan barang jasa harus dilakukan secara profesional.

“Dalam hal ini, LKPP akan mengawal BP Batam agar selalu mendapat proses pengadaan yang cepat dan tepat sesuai dengan administrasi dan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Ada beberapa poin penting dalam nota kesepahaman kerja sama kelembagaan di bidang pengadaan barang dan jasa tersebut.

Yakni pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, peningkatan kapasitas regulasi, organisasi dan SDM di bidang pengadaan barang dan jasa.

Kemudian pertukaran data dan informasi atas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, pemberian konsultasi, pendampingan dan bimbingan teknis di bidang pengadaan barang dan jasa.

Serta pemanfaatan sarana dan prasarana dalam pemanfaatan sewa Disaster Recovery Center (DRC) yang dimiliki oleh BP Batam.(leo)

PT TJK Power Bangun Dua Pembangkit Baru di Kota Batam

0

batampos.co.idPT TJK Power menyatakan kesiapannya untuk mendukung sistem kelistrikan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau dengan membangun tambahan
pembangkit listrik dalam dua tahun kedepan.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT TJK Power, Ahmad Baihaqi Basyarah, mengatakan, saat ini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Kasam yang dikelola perusahananya berkapasitas 2×55 MW.

“Pembangkit kita ini telah beroperasi sejak 2012 dan merupakan pembangkit yang cukup handal,” ujarnya, Sabtu (10/8/2019).

Kata dia, rata-rata PLTU Tanjungkasam berhasil memasok listrik di atas 85 persen kepada PT PLN Batam sejak beroperasi hingga saat ini.

“Terkait rencana PLTU tahap kedua ini kami sudah mengajukan proposal beberapa
tahun lalu dan akan mengirimkannya kembali ke pihak PLN Batam,” jelasnya lagi.

Menurutnya, saat ini lahan untuk pembangunan dua pembangkit lagi di Tanjungkasam sudah tersedia.

PLTU Tanjungkasam yang dikelola PT TJK Power. PT TJK Power berencana akan membangun dua PLTU baru di Tanjungkasam, dengan terbangunnya dua pembangkit tersebut, PLTU Tanjungkasam akan memiliki kapasitas 4×55 MW. Foto: Haris/batampos.co.id

“Infrastruktur pendukung sudah siap, tinggal persetujuannya saja dan diharapkan dalam waktu sekitar dua tahun sudah bisa beroperasi,” ucapnya.

Kata dia, dengan adanya penambahan dua pembangkita lagi, PLTU Tanjungkasam nantinya akan memiliki pembangkit dengan kapasitas 4×55 MW atau 220 MW.

“Jumlah ini sudah memenuhi setengah kebutuhan energi listrik untuk Kota Batam,” paparnya.

Baihaqi menambahkan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2014,
penambahan kapasitas pembangkitan pada pusat pembangkit tenaga listrik yang telah
beroperasi di lokasi yang sama dapat dilakukan dengan mekanisme penunjukan
langsung.

Dengan adanya aturan ini, maka pengembangan PLTU TJK Power fase kedua dapat dilakukan TJK Power di lokasi yang sama.

“Lokasi kita sekarang itu memang disetting dapat memuat empat unit PLTU,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, dengan adanya mekanisme penunjukan langsung, maka tidak diperlukan mekanisme tender. Sehingga TJK Power memiliki hak untuk pengembangan bisnis fase2.

Baihaqi menyatakan, kecukupan energi listrik di Kota Batam menjadi hal vital. Terlebih saat ini banyak pembangunan infrastruktur, perumahan, kawasan wisata
dan industri.

“Ini juga sejalan dengan upaya kita dalam menarik dan meningkatkan investor
asing serta turis mancanegara ke pulau Batam dan sekitarnya,” paparnya.

“Untuk itu kami siap membangun pembangkit baru sesegera mungkin,” katanya.(esa)

PT TJK Power Salurkan 6 Hewan Kurban Kepada Masyarakat di Sekitar PLTU Tanjungkasam

0

batampos.co.id – PT TJK Power perusahaan penyedia tenaga listrik yang
membangun dan mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar
batu bara menyalurkan enam hewan kurban kepada masyarakat sekitar Tanjung Kasam, Kota Batam.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT TJK Power, Ahmad Baihaqi Basyarah, mengatakan, keenam ekor hewan kurban tersebut diberikan empat kampung tua yang berada di wilayah Punggur, Kota Batam.

“Ini merupakan bagian dari kepedulian kita dengan masyarkat sekitar PLTU Tanjungkasam,” ujarnya, Sabtu (10/8/2019).

Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT TJK Power, Ahmad Baihaqi Basyarah (kanan) memberikan hewan kurban secara simbolis kepada perwakilan warga di Masjid Nurul Hidayah, Punggur, Kota Batam. Tahun ini PT TJK Power menyumbangkan 6 hewan kurban bagi masyarakat yang berada di sekitar PLTU Tanjungkasam. Foto: Haris/batampos.co.id

Kata dia, jumlah hewan kurban yang diberikan PT TJK Power tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun lalu itu hanya empat hewan kurban untuk tiga kampung dan tahun ini enam hewan kurban untuk empat kampung,” paparnya.

Baihaqi mengatakan, sumbangan hewan kurban tersebut telah dilakukan pihaknya sejak beroperasinya PLTU Tanjungkasam pada 2012 lalu.

“Ini program tahunan kita,” tuturnya.(esa)

 

3 Ribu Warga Sagulung Belum Miliki e-KTP

0

batampos.co.id – Sekitar tiga ribu warga Sagulung, Kota Batam, belum memiliki KTP elektronik atau e-KTP.

Hal itu diutarakan Sekretaris Camat Sagulung, Hardianus. Kata dia, jumlah tersebut akumulasi kekosongan blangko e-KTP dari bulan Ramadan lalu.

”Hingga kini mereka hanya mengantongi surat keterangan (Suket) untuk aktivitas sehari-harinya,” katanya.

Menurutnya, jumlah tersebut didominasi warga yang hendak mengurus perubahan data.

”Bukan pemohon e-KTP baru atau anak yang usia 17 tahun, tetapi, mayoritas warga yang ingin mengubah data di KTP-nya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Herdianus menyebutkan, kebijakan e-KTP sangat kontradiktif. Di satu sisi daerah dituntut untuk memberikan pelayanan kependudukan yang maksimal terhadap warga.

Sekitar 3 ribu warga Sagulung, Kota Batam belum memiliki e-KTP, dikarenakan blanko kosong. Foto: batampos.co.id/Cecep Mulyana

Tapi di sisi lain, ketersediaan perangkatnya seperti blangko tidak menunjang. Pada bulan Agustus ini saja, sudah sepekan blanko e-KTP kosong.

Terkait persoalan ini, pihaknya sudah memberitahukan kepada Disduk Capil Kota Batam.

Saat dikonformasi, pihaknya menerima kabar jika Disduk Capil Batam sudah mendistribusikan sekitar 1.000 blangko kepada 12 kecamatan di Kota Batam.

”Blangko yang diberikan cepat habis,” katanya.

Akibat minimnya blangko e-KTP, pihak Kecamatan membatasi pencetakan. Dalam sehari instansinya hanya menerima pengajuan sebanyak 50 e-KTP.

Makanya, sangat wajar jika sampai saat ini pemohon e-KTP sangat ba-nyak akibat akumulasi dari tahun ke tahun.

Padahal, sambungnya, instansinya sudah berupaya untuk meminimalkan antrean pemohon KTP elektronik tersebut.

”Paling banyak kita hanya bisa menerima pengajuan untuk mencetak 50 e-KTP,” ujarnya.(cr1)

Rute Pawai Takbir Malam Iduladha 2019 di Kota Batam

0

batampos.co.id – Pemko Batam kembali menggelar pawai takbir di malam Iduladha 1440 Hijriah.

Pawai dimulai dari depan Dataran Madani Batam Centre, Sabtu (10/8/2019) pukul 19.30 WIB.

Kabag Kesra Setdako Batam, Riama Manurung, menuturkan, pawai takbir ini akan dilombakan dengan total hadiah Rp 36 juta.

Hadiah akan diperuntukkan bagi juara 1, 2, 3, dan 4.

Ilustrasi pawai. Foto: Dalil Harahap/ batampos.co.id

“Pawai takbir akan diikuti oleh OPD, kecamatan, kelurahan, masjid, ormas Islam dan partisipan,” ujarnya, Jumat (9/8/2019).

“Peserta pawai takbir akan dilepas oleh Pak Wali beserta anggota FKPD,” sebut Riama lagi.

Adapun rute yang akan dilewati peserta pawai takbir yakni start dari Jalan Raja Haji Fisabilillah atau depan Edukits Batam Centre, melewati flyover Laluan Madani.

Kemudian Simpang Indomobil, depan Polsek Lubukbaja belok kanan menuju simpang Apartemen Harmoni, melintas di Jalan Duyung, depan Polsek Batuampar, belok kiri Seipanas, belok kiri Bundaran Madani, dan finis di Masjid Agung.(iza)

Seribu Kupon Kurban di Masjid Agung Batam

0

batampos.co.id – Sebanyak 29 hewan kurban akan dipotong di Masjid Agung Batam (MAB) di Batam Center.

Data ini merupakan data sementara dan pihak MAB masih menunggu dermawan yang ingin berkurban hingga Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah, Minggu (11/8/2019).

“Sampai saat ini, kambing sebanyak 21 ekor, sedangkan sapi delapan ekor,” kata Ketua Masjid Agung Batam, Firmansyah di Kantor Masjig Agung, Jumat (9/8/2019).

Menurut dia, dari jumlah tersebut, ada sapi kurban milik Wali Kota Batam Rudi. Sementara Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad berkurban di Masjid Baiturrahman, Sekupang.

“Dari Plt Gubernur (Isdianto) kami menunggu dan ke pimpinan FKPD di Batam juga kami sudah sampaikan proposal,” jelasnya.

“Kami siap menerima hingga hari H,” kata dia lagi.

Lokasi penangkaran hewan kurban Seitemiang, Kota Batam. Di tempat ini, Presiden Joko Widodo membeli sapi seberat 1 ton untuk dikurbankan di Kota Batam. Foto: Eja/batampos.co.id

Untuk kupon, Firmansyah menyebutkan akan membagikan lebih kurang 1.000 kupon penerima daging kurban.

Ia mengaku jumlah kupon tahun ini berkurang dibanding tahun sebelumnya. Akan tetapi berat daging yang diterima warga semakin besar.

“Walau kupon turun, ada peningkatan jumlah daging yakni hingga 1 kilogram per orang,” paparnya.

Menurut rencana, usai melaksanakan salat Iduladha, Wali Kota Batam akan menye-rahkan hewan kurban di Masjid Agung, Batam Center.

Adapun total hewan kurban se-Kota Batam berjumlah 3.904 ekor yang tersebar di 12 kecamatan.

Terdiri dari sapi 1.284 ekor dan kambing 2.620 ekor. Jumlah hewan kurban tahun ini pun meningkat jika dibandingkan tahun lalu, sebanyak 2.768 ekor.(iza)

Mencari Pemimpin Kepri ke Depan

0

batampos.co.id – Komite Pemuda Peduli Pemilu Bersih Kepri menggelar dialog interaktif pilgub Kepri 2020 di Pusat Informasi Haji Batam Centre, Jumat (9/8). Dialog terbuka untuk umum ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat dan mahasiswa Kepri khususnya, dalam menentukan kepala daerah Kepri ke depannya.

”Pemuda dan mahasiswa harus peka terhadap politik. Artinya pasca operasi tangkap tangan (OTT) mantan gubernur kita beberapa waktu lalu tentu akan muncul figur dan poros baru yang akan bertarung sebagai calon gubernur. Untuk itulah kita harus jeli, jangan sampai kondisi seperti itu terulang lagi,” kata Ketua Komite Pemuda Peduli Pemilu Bersih Kepri Fahrul Anshori, Jumat (9/8).

Hadir dalam dialog tersebut Gubernur Kepri yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kepri Lamidi, Komisioner Bawaslu Kepri, tokoh politik, mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah serta Direktur Utama Batam Pos yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kepri (PWI) Candra Ibrahim.

Ketua PWI Kepri Chandra Ibrahim memberikan pemaparan saat menjadi narasumber pada acara dialog interaktif menuju Pilgub Kepri 2020 yang digelar Komite Pemuda Peduli Pemilih Bersih di Pusat Informasi Haji (PIH) Batam Center, Jumat (9/8).
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Menurut Fahrul, lewat dialog ini nantinya diharapkan menjadi landasan dalam menentukan pilihan gubernur yang betul-betul dibutuhkan masyarakat ke depan.

”Di sini kita bertukar pikiran dan berbagi pandangan. Se­perti apa calon yang kita butuhkan. Jangan sampai apa yang melanda Kepri terulang lagi,” katanya.

Lamidi mengaku bangga dengan dialog ini. Sebab sebagai bentuk kepedulian pemuda dan mahasiswa terhadap calon gubernur Kepri ke depan.

Ia juga berpesan agar masyarakat Kepri tetap mengutamakan keamanan daerah sehingga iklim investasi di Kepri tetap terjaga.

”Beda pilihan boleh. Tapi tetap jaga keamanan dan ke-tertiban. Jangan sampai terpecah belah,” katanya.

Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim mengutip salah satu tokoh yang menyatakan kursi gubernur Kepri seperti mawar berduri. Dia indah, cantik, berwarna-warni tetapi memiliki duri. Seperti yang terjadi baru-baru ini, Gubernur Kepri nonaktif terkena kasus operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

”Dalam konteks ini kita melihat Kepri daerahnya kecil, imut. Namun, dari yang kami baca selama ini kepentingan pusat dan bahkan negara te-tangga begitu tinggi. Karena begitu daerah ingin melakukan sesuatu aturan, ada gangguan dari mana-mana. Karena magnet Kepri sangat luar biasa,” ungkap Candra.

Apalagi kalau kita melihat perairan tersibuk hari ini ada di Selat Malaka. Orang melihat selama ini ada Teluk Kera yang dipersiapkan Tiongkok dan Thailand untuk memutus mata rantai jalur yang ada di Selat Malaka. Tapi menurutnya tak mungkin juga dalam waktu dekat, walau disebut-sebut di 2025.

”Karena negara tetangga kita yang lebih kecil dari kita tentu tak akan tinggal diam. Sama hal dengan dengan pelabuhan Batuampar sampai hari yang tak selesai,” kata Candra.

Ia menambahkan, dalam kontek pemilukada Kepri yang dibutuhkan adalah persaingan secara sehat dan fair. Namun begitu Candra melihat, semuanya itu juga bergantung pada 20 Oktober 2019 atau setelah pelantikan presiden nanti. Setelah presiden dilantik, dilanjutkan pelantikan kabinet dan menteri.

Partai-partai politik pendukung pemerintah tentu akan mengirim kader-kader terbaik­nya untuk mengisi jabatan menteri tersebut.

”Contohnya kemarin Ibu Mega menegaskan PDIP wajib mendapat kursi menteri terbanyak, meski Surya Paloh sedikit kecewa. Namun, hal itu dampaknya akan ke bawah. Menurut saya terlalu dini kita menentukan pilkada, karena apa yang kita gadang hari ini belum tentu terjadi,” paparnya.

Candra menambahkan politik itu rumit. Tetapi sebagai orang yang beriman tidak ada salahnya untuk berikhtiar dan berusaha. ”Tapi satu kita ingat tidak ada harga mati di politik. Politik itu dinamis dan selalu bergerak,” tegas Candra.

Dalam dialog itu juga dilakukan tanya jawab. Mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah turut mengajukan pertanyaan yang diajukan kepada Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim.
Bunyi pertanyaannya, ”Apa yang salah dari berbagai pilkada selalu dirasakan curang oleh masyarakat? Bagaimana cara mengatasinya? Apakah kita masih yakin sipil bisa mengawasi sipil?

Direktur Umum Batam Pos itu menjawab, pertanyaan Pak Ismeth penting dan menarik. Kuncinya di regulasi. Undang-undang dibuat mereka yang di Senayan. Digodok bersama parpol dengan pemerintah. Nah, parpol biasanya cende-rung membuat UU yang me-nguntungkan mereka.

Misalnya soal aturan ASN harus mundur jika ikut pilkada. Ada lagi soal silang kalau eksekutif ke legislatif harus mundur. Begitu juga sebaliknya. Itu pun setelah diajukan ke MK.

Aturan sebelumnya, lanjutnya, cenderung menguntungkan orang-orang parpol. Nah, bagaimana cara agar pilkada tidak curang, jalan terbaik pakai e-voting. Kalau ragu IT bisa kena hack, ciptakan pe-ngamanan berlapis. Memang mahal, tapi kan lebih mahal jembatan Babin atau bahkan lebih mahal biaya pemindahan ibukota negara.

”Tapi pemerintah kan lebih suka membangun infrastruktur dibanding membangun sistem demokrasi. Padahal, dari demokrasi yang sehat akan keluar pemimpin-pemimpin daerah atau pemimpin daerah yang baik pula. Yang tidak akan neko-neko ketika memerintah,” jawab Candra.

Ari Widodo, peserta dialog lainnya juga mengajukan pertanyaan ke Candra. Bunyi pertanyaannya adalah ”OTT gubernur Kepri disebut merubah peta politik Kepri? Sejauh mana dia mempengaruhi dan mengubah peta politik Kepri? Candra menjawab, tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Ketika ditanya sejauh mana memengaruhi, jawabannya sangat meme-ngaruhi perpolitikan di Kepri.

“Contohnya ketika Pak Nurdin digadang akan maju seba-gai Kepri satu, setelah OTT KPK namanya hilang. Terus siapa pengganti beliau? Saat ini ada nama pak Isdianto sebagai Plt, karena pak Nurdin belum final kasusnya.  Nasdem tentu akan mencari calon terbaiknya. Karena sesuai survei yang dilakukan Januari 2019 lalu, posisi Nurdin masih di tangga pertama, disusul Pak Rudi, Anshar Ahmad, dan Asman Abnur. Pengantinya yang paling dekat pak Rudi, apakah pak Rudi maju ke Kepri 1 belum tentu, karena kita tidak bisa menebak-nebak,” terangnya.

“Selain itu, bagaimana misal kalau pak Rudi diminta partai bertahan di Batam. Itu bisa saja terjadi. Politik itu seni kemungkinan. Jadi, tak ada yang tak mungkin. Jadi, kembali lagi ke partai politik. Walaupun terkadang parpol egonya minta ampun yang dilihat bukan menangnya, tetapi bagaimana melihat orang yang diusung,” jelas Candra.(rng)

Warga Singapura Banjiri Batam

0

batampos.co.id – Ribuan warga Singapura menghabiskan masa libur hari kemerdekaan (National Day) dan Iduladha 2019 di Batam. Arus kedatangan wisatawan dari Negeri Singa itu terpantau di terminal kedatangan di sejumlah pelabuhan feri internasional di Batam, Jumat (9/8/2019).

Di Pelabuhan Feri Internasional Sekupang (PSFT), misalnya, sejak pagi kemarin terminal kedatangan dipadati para turis yang baru tiba dari Singapura. Menurut Pengelola PSFT, Julmarly, saat ini warga Singapura memang tengah menikmati akhir pekan panjang dalam rang­ka libur hari kemerdekaan pada Jumat (9/8) dan ditambah li­bur Iduladha.

“Senin baru ba­lik ke Singapura. Alhamdulillah yang datang lumayan ramai ha­ri ini,” kata Julmarly, Jumat (9/8).

Ia memperkirakan, arus kedatangan akan berlangsung hingga Sabtu (10/8) hari ini.

“Untuk hari ini (kemarin) mung-kin sampai tiga ribu wisatawan yang datang,” sebutnya.

Pria yang akrab disapa Jul ini mengungkapkan, untuk me­ngantisipasi antrean kendaraan di pelabuhan, pihaknya membuka dua pintu gerbang untuk mobilisasi bus pariwisata yang menjemput wisatawan.

“Biar tidak macet. Jadi kami buka dua gate. Nanti kendaraan lain juga tetap bisa lewat meskipun banyak bus pariwisata yang keluar dan masuk,” imbuhnya.

Tak hanya kedatangan, arus keberangkatan di PSFT juga terjadi peningkatan. Bahkan, intensitas keberangkatan yang cukup tinggi diprediksi akan berlangsung hingga Sabtu (11/8) ini. “Besok (hari ini, red) kemungkinan ramai juga,” tambahnya.

Pantauan Batam Pos, kepadatan arus kedatangan terlihat di PFST. Ribuan wisatawan terlihat menunggu bus yang akan membawa mereka. Beberapa dari wisatawan juga memanfaatkan waktu untuk membeli kartu internet selama menikmati liburan di Batam.
Antrean bus juga terlihat menunggu wisatawan yang baru saja tiba di pelabuhan.

Lonjakan kedatangan penumpang dari Singapura juga terjadi di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Jumat (9/8).

Pantauan koran ini, ratusan penumpang antre keluar dari pemeriksaan konter cap paspor Imigrasi, kemarin pagi. Sebagian mereka disam-but oleh beberapa agen travel yang telah menunggu di depan terminal kedatangan.

Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center Nika Astaga mengatakan, penumpang yang datang kemarin memang didominasi oleh wisman asal Singapura. Seperti tahun-tahun sebelumnya, hari kemerdekaan Singapura dimanfaatkan warganya untuk berlibur ke Batam.

“Inilah bedanya dengan kita, kalau hari ulang tahun kemerdekaan mereka meninggalkan negara mereka untuk berlibur ke Batam,” ujar Nika di ruang kerjanya, kemarin.

Ratusan warga Singapura antre di terminal keberangkatan Pelabuhan Harbour Front Singapura sebelum berangkat ke Batam, kemarin.

Dikatakan Nika, jumlah penumpang yang datang baru bisa dirangkum pada malam hari. Sebab, arus penumpang yang datang dipastikan masih terus berlangsung hingga malam hari.

“Tapi kalau melihat, jumlah penumpang datang hari ini (kemarin, red) meningkat dibandingkan hari biasa, itu naik beberapa kali lipat,” imbuh Nika.

Tak hanya di terminal kedatangan, momentum hari jadi negara Singapura dan Iduladha juga dimanfaatkan oleh warga Indonesia untuk berlibur ke Singapura. Terbukti, dari penambahan ekstra trip dari beberapa operator kapal tujuan Batam-Singapura.

“Ada penambahan 7 trip di keberangkatan. Kalau regulernya itu hanya 45. Jadi total yang berangkat hari ini (kemarin, red) ada 52 trip. Prediksi penumpang lebih dari 5.000 hingga 10.000 penumpang,” jelas Nika.

Selain itu, ekstra trip juga diajukan oleh operator kapal untuk hari Sabtu (10/8) ini sebanyak 7 kali. Pada hari Minggu (11/8) hingga Senin (12/8) ada penambahan 18 trip sehingga rencana kapal yang berangkat ada 63 trip (ditambah dengan 45 reguler).

“Hari Minggu dan Senin itu lebih banyak permintaan, karena yang berangkat juga banyak, rata-rata warga Singapura yang balik,” kata Nika.

Masih kata Nika, karena terjadi lonjakan penumpang, pihaknya meningkatkan pengamanan dari saat kedatangan hingga keberangkatan. Hampir semua tenaga keamanan kerja lembur. Pengamaman juga dibantu oleh aparat keamanan.

“Tenaga keamanan kami lemburkan, agar kondisi tetap kondusif,” ujar Nika.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Ardi Winata mengaku mendapat laporan terjadi peningkatan hunian hotel dan kunjungan restoran hingga beberapa hari ke depan. Kunjungan wisman ke Batam juga banyak menggunakan agen travel dan sebagian lagi lagi secara pribadi.

“Tadi dapat laporan, semua terminal kedatangan dari Singapura padat. Hunian hotel juga dipastikan meningkat,” kata Ardi.

Hal ini dibenarkan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batam Muhammad Mansyur. Menurut dia, tingginya kunjungan wisman berdampak pada naiknya tingkat hunian hotel di Batam pada akhir pekan ini. Mansur menyebut, tingkat hunian hotel bintang di Nagoya dan Batam Center rata-rata 90 persen lebih.

“Mayoritas hotel di Nagoya-Jodoh penuh. Untuk yang di pinggiran, seperti di wilayah Batuaji, tingkat hunian sampai 70 persen,” kata Mansyur, kemarin. Mansyur mengatakan, pemesanan hotel di Batam mulai meningkat sejak Kamis (8/8) lalu. Namun, puncaknya terjadi pada Jumat (9/8) kemarin.

“Ini karena Lebaran Haji juga, makanya public holiday sudah dimulai kemarin,” kata dia. (she/yui)