Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11116

8 yang Jadi Perhatiaan Polisi saat Operasi Patuh selama 14 Hari ke Depan

0

batampos.co.id – Polda Kepri akan menggelar Operasi Patuh di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau mulai hari ini, Kamis (29/8). Sebanyak 297 per­sonel gabungan akan dikerahkan dalam operasi yang akan digelar selama 14 hari ini.

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri Kombes Roy AC menga-takan, Operasi Patuh tidak hanya melibatkan personel dari kepolisian. Tapi juga dari POM TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri maupun Dishub kabupaten/kota di Kepri.

“Dalam operasi ini ada delapan prioritas penindakan,” kata Kombes Roy, Rabu (28/8).

Roy menjabarkan, Operasi Patuh 60 persen mengutamakan penindakan hukum, sebanyak 20 persen mengedepankan pencegahan, dan 20 persen lainnya sosialisasi.

“Delapan prioritas yang dijabarkan Kakorlantas itu masuk dalam penindakan.

Namun, pelanggaran di luar itu, lebih ke pencegahan dan sosialisasi,” tuturnya.

ilustrasi

Delapan sasaran prioritas penindakan dalam operasi ini ialah:

  1. kendaraan roda dua yang membawa penumpang lebih dari dua orang,
  2. tidak menggunakan helm,
  3. melawan arus,
  4. bermain ponsel saat berkendara.
  5. pengendara yang belum cukup umur,
  6. me­lebihi batas kecepatan standar,
  7. berkendara dipengaruhi minuman keras atau narkoba,
  8. tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara roda empat.

Roy menjelaskan, ada dua cara pelaksanaan Operasi Patuh kali ini. Ia mengaku su­dah menyebarkan petunjuk dan arahan (jukrah) ke jajaran Polresta dan Polres-Polres se-Kepri, terkait sistem pelaksanaan Operasi Patuh.

“Ada yang stationer (menetap di suatu tempat), ada lagi yang sistem hunting (berburu) pelanggaran lalu lintas yang masuk dalam delapan prioritas tersebut,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaan Operasi Patuh sistem stasioner, Roy mengaku sudah menentukan titik-titiknya. Namun, di mana saja titik-titik itu, Roy merahasiakannya.

“Yang pasti, tempat-tempat yang kami nilai rawan, sering terjadi kecelakaan lalu lintas maupun pelanggaran aturan lalu lintas,” ujarnya.

Ia berharap melalui operasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat di Kepri dalam mematuhi aturan berlalu lintas. Operasi Patuh, kata Roy, juga dimaksudkan untuk mewujudkan situasi yang aman dalam berlalu lintas.

“Kegiatan ini kami lakukan demi menghindarkan masyarakat dari hal-hal yang tidak diinginkan selama berkendara di jalan raya,” pungkasnya. (ska)

Antara Melania, Trudeau, dan Trump

0

#MelaniaLovesTrudeau. Tagar yang berarti Melania mencintai Trudeau itu membanjiri jagat maya sejak Minggu (25/8). Penyebabnya adalah foto saat Melania Trump menyapa hangat Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Gesturnya saat akan mencium pipi orang nomor satu di Kanada itu tertangkap kamera dan menjadi viral.

Gambar tersebut diambil ketika sesi foto keluarga di acara G7 yang berlangsung di Biarritz, Prancis. Tampak Donald Trump menggenggam erat tangan istrinya dengan wajah masam menghadap ke depan. Sang istri, Melania, justru terlihat begitu hangat dengan Trudeau. Warganet menyebut ekspresi itu sebagai wajah paling bahagia Melania sejak Trump dilantik jadi presiden AS.

Meme dan komentar warganet soal foto itu langsung bertebaran. Ada yang mengedit foto tersebut layaknya novel-novel romantis Harlequin atau menambahinya dengan kalimat yang menggelitik.

”Sepertinya, Melania bahkan memikirkan rencana melarikan diri ke Kanada,” cuit akun Twitter @DeanObeidallah seperti dikutip The Guardian. (sha/c11/oni)

Tak Mudah Parkir di Halaman RSUD Batam

0

batampos.co.id – Lingkungan rumah sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji padat merayap dengan berbagai jenis kendaraan, Kamis (29/8/2019). Kendaraan petugas medis dan pengunjung yang parkir meluber hingga ke ruas jalan di sekitarnya.

Lingkungan rumah sakit terlihat jadi sempit. Halaman parkir yang tersedia tak mencukupi untuk menampung semua kendaraan yang datang.

Sedikitnya ada lima titik lokasi parkir yang tersedia di lingkungan rumah sakit tersebut dan semuanya diisi oleh berbagai jenis kendaraan. Kendaraan roda empat bahkan harus ikut sisip di halaman parkir kendaraan roda dua. Jalan protokol depan RSUD juga padat dijejeri dengan kendaraan roda empat.

Pengunjung yang datang diatas pukul 10.00 WIB sangat kewalahan sehingga memanfaatkan halaman ruko dan pujasera di sekeliling rumah sakit jadi parkiran alternatif mereka.

Situasi ini dikeluhkan pengunjung sebab krisis lahan parkir di rumah sakit dengan bangunan yang cukup megah ini sangat menghambat aktifitas masyarakat baik yang akan berobat ataupun menjenguk kerabat dan keluarga yang dirawat.

“Kadang sampai Aviari sana parkir kalau sedang ramai. Tempat parkir tak ada lagi,” ujar Fredi, seorang pengunjung. (eja)

Desa Tangguh Bencana, Ditaja oleh Rumah Zakat

0

Rumah Zakat terus bergerak. Terakhir ia  membentuk Desa Tangguh Bencana, yaitu desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan diri segera dari dampak bencana yang merugikan.

Saat ini sudah ada 28 Desa Tangguh Bencana yang tersebar di 22 kota di Indonesia.

Adapun program yang dilakukan untuk membentuk masyarakat yang tangguh antara lain penyuluhan kebencanaan, simulai siaga bencana, pembuatan jalur evakuasi di desa, membuat media edukasi bencana, dan merekrut pemuda tangguh bencana.

Diprediksi bencana selama 2019 lebih dari 2.500 kejadian bencana di seluruh wilayah Indonesia.

“Dengan terbentuknya Desa Tangguh Bencana diharapkan warga desa terutama yang berada di daerah rawan bencana bisa lebih siap untuk melakukan pencegahan maupun siaga saat bencana terjadi sehingga meminimalisir dampak kerugian yang terjadi,” kata Murni.

Selain melatih warga desa untuk tangguh bencana Rumah Zakat juga menyediakan Superqurban sebagai makanan yang mudah disalurkan saat bencana. Selama Januari hingga Juni sebanyak 10.558 paket Superqurban tersebar ke wilayah pelosok maupun bencana di Indonesia.

Tanggulangi Kekeringan

Pemerintah memprediksi musim kemarau tahun ini akan mengakibatkan 48.491.666 jiwa terancam kekeringan di 28 provinsi. Saat ini sekitar 92 persen wilayah Indonesia mengalami kemarau. Di sisi lain, cuaca kering di beberapa wilayah berpotensi memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Untuk menanggulangi hal tersebut melalui Rumah Zakat Action selama periode Mei-Agustus 2019, Rumah Zakat telah mendistribusikan sebanyak 451.000 liter air bersih di 17 titik kekeringan di 7 provinsi di Indonesia. Jumlah tersebut akan terus meningkat pada puncak kemarau yaitu Agustus hingga September. Untuk pekan ini Rumah Zakat akan mengirim bantuan air bersih di 30 titik kekeringan di 11 provinsi.

“Kekeringan yang terjadi di Indonesia ini berulang setiap tahunnya. Pemberian air bersih merupakan salah satu bentuk respon jangka pendek untuk mengurangi dampak kekurangan air di masyarakat. Ada upaya-upaya lain yang kami lakukan sebagai solusi kekeringan di kemudian hari, yaitu menyediakan logistik dan peralatan,berupa penyediaan tangki air dan pipanisasi serta pembuatan sumur bor” tutur Murni Alit Baginda, Chief Program Officer Rumah Zakat.

Sebagai contoh Pembuatan sumur bor yang sudah dilakukan di Desa Angsana, Kecamatan Angsana, Pandeglang, Banten. Dan akan menyusul untuk wilayah Cianjur dan Sukabumi, untuk pipanisasi dilakukan di Desa Berdaya Cisolok, Tasikmalaya. Sedangkan tangki air atau Penampungan Air Hujan (PAH) di Kp. Pasir Peuti, Desa Sukamulya, Kec. Sukaluyu, Kab. Cianjur.

Rumah Zakat juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menanggulangi bencana, baik bencana kekeringan yg melanda saat ini maupun melalui aksi mitigasi dan respon atas bencana yang terjadi. (*)

Rumah Zakat Beri Layanan Ambulans Gratis di Batam

0

batampos.co.id – Rumah Zakat memberikan layanan ambulans gratis bagi kaum dhuafa atau tidak mampu di 29 kota di Indonesia, satu di antaranya wilayah Batam. Ambulans tersebut merupakan salah satu optimalisasi dari dana zakat maupun infak yang berasal dari para donatur.

Rumah Zakat juga menyediakan ambulans gratis untuk masyarakat Batam. (ist)

Kepala Kantor Perwakilan Rumah Zakat Batam, Muhammad Isa mengatakan layanan ambulans gratis yang diberikan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang tidak mampu ketika membutuhkan layanan ambulans.

“Alhamdulillah, saat ini Batam telah memiliki dua armada ambulans dan yang terlebih dahulu membooking akan kita layani lebih dahulu pengantarannya,” katanya.

Ia menambahkan, bagi yang memerlukan bantuan ambulans, maka dapat menghubungi nomor telepon 0778-468024 selama jam kerja.

“Informasi ini juga bisa disebarkan sebanyak-banyaknya agar orang-orang yang membutuhkannya menerima informasi ini dan akan lebih banyak lagi orang yang terbantu,” tambahnya.

Selain Batam, ada 28 kota lainnya di Indonesia yang juga terlayani dengan ambulan gratis ini yaitu Aceh, Balikpapan, Bandung, Banjarmasin, Bekasi, Bogor, Cilegon, Cimahi, Cirebon, Depok, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Kediri, Lampung, Makassar, Malang, Medan, Palembang, Padang, Pekanbaru, Pontianak, Samarinda, Semarang, Solo, Surabaya, Tangerang dan Yogyakarta.

“Untuk layanan ambulans gratis di Batam, dapat menghubungi nomof 0823-8539-8988 atas nama Abdul Latif atau 0853-7428-0620 atas nama Ahmad Taufik,” tutupnya. (gun)

Di Batam, Tujuh Bulan, 461 Pasien Positif DBD

0

batampos.co.id – Perubahan musim panas masuk ke musim penghujan menjadi salah satu penyebab berkembangnya nyamuk Aedes Aegepty atau penyebab penyakit demam berdarah (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi me-ngatakan, berdasarkan data terbaru, Juli lalu jumlah penderita DBD di Batam cukup tinggi yaitu 93 orang. Selama Januari hingga Juli atau tujuh bulan, ia menyebutkan terdapat 461 pasien positif DBD di Batam.

”Sekarang kan sudah mulai musim hujan. Jadi, kondisi yang kemarin panas ini bisa jadi menjadi waktu nyamuk berkembang biak,” kata Didi, Rabu (28/8/2019).

Didi mengimbau kepada warga untuk memperhatikan kebersihan di rumah dan lingkungan. Pastikan tidak ada benda yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang.

ilustrasi

”Kalau ada botol atau benda yang bisa menampung air dibersihkan. Karena nyamuk itu berkembangnya di air yang bersih,” ujarnya.

Dengan perubahan cuaca ini, warga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan nyamuk penyebab DBD. Di rumah pastikan semua penampungan air dibersihkan dan ditutup.

”Rajin-rajin periksa jentik nyamuk di penampungan air. Kalau pencegahan lebih cepat akan lebih baik,” sebutnya.

Mengenai faktor cuaca yang terjadi akhir-akhir ini, mantan Direktur RSUP Bintan ini mengungkapkan, asalkan perilaku hidup bersih diterapkan, nyamuk tidak akan bersarang di rumah.

Menurutnya, penyemprotan atau fogging hanya jalan terakhir jika ditemukan pasien DBD.

”Mencegah lebih baik daripada mengobati. Fogging itu cara yang paling terakhir,” imbuhnya. (yui)

Pemko Batam Catat 400 Kontainer Limbah Plastik Masuk Batam

0

batampos.co.id – Penanganan kasus impor 65 kontainer sampah plastik yang sebagian mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) baru saja rampung. Namun, Batam kembali kedatangan sampah serupa. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 400 kontainer lebih.

“Pokoknya setelah 65 kontainer itu, ada datang lagi. 400-an kontainer lebih kalau tak salah,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rozie di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (28/8).

Herman mengatakan, pihaknya bersama petugas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sedang melakukan pemeriksaan terhadap 400-an kontainer sampah plastik itu. Jika ada yang terkontaminasi B3 lagi, aparat dan pemerintah tak segan-segan akan meminta pihak importir untuk mengembalikan sampah tersebut ke negara asalnya.

“KLHK nanti keluarkan surat berapa yang bersih, berapa yang dikembalikan. Seperti proses yang kemarin (65 kontainer), sama saja,” kata dia.

Foto Reekspor limbah.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Soal sanksi, apakah hanya berhenti pada perintah reekspor, ia mengatakan, tim merujuk pada Permendag Nomor 31 yang mengamanatkan harus direekspor. Sementara untuk sanksi pidana, menjadi ranah penegak hukum.

“Nah, pembinaan selanjutnya inilah kita sedang menunggu revisi Permendag 31 dan sampai hari ini belum keluar. Dan kemarin saya dapat informasi ada rapat terbatas di Bogor antara Presiden dan beberapa menteri terkait hal ini,” imbuhnya.

Ia mengatakan, pihaknya tidak bisa berinisiatif untuk menempatkan petugas di pelabuhan. Karena kewenangan utuh ada di Bea Cukai. Terkait ini, ia mengaku jika mendapat surat permintaan pendampingan dari Bea Cukai dan pihaknya akan turun.

“Karena kita juga menjaga jangan sampai Batam dipenuhi dengan sampah. Kita hanya mendampingi. Kepelabuhanan 100 persen kewenangan Bea Cukai,” kata dia.

Terkait 65 kontainer sampah impor yang sebelumnya, ia menyebut sudah mulai dilakukan reekspor bagi yang terkontaminasi limbah B3. Seperti diketahui, dari 65 kontainer sampah plastik impor itu, sebanyak 38 kontainer dinyatakan mengandung limbah B3 dan 11 kontainer lainnya bercampur dengan sampah. Hanya 16 kontainer yang dinyatakan bersih.

“Yang datang belakangan ini masih tahap pemeriksaan,” katanya. (iza)

Penyaluran BBM Rawan Penyelewengan

0

batampos.co.id – Selain proses penerbitan surat rekomendasinya, distri-busi BBM untuk nelayan dan kebutuhan transportasi antarpulau ini juga perlu diawasi. Sebab jika tidak, BBM hasil pembelian dengan surat rekomendasi ini rawan disalahgunakan.

Misalnya dalam kasus pe-ngungkapan kapal penampung BBM yang ditangkap Badan Keamanan Laut (Bakamla) melalui KN Belut Laut di Rempang, Batam, pada Juli lalu. Kapal kayu dengan nomor GT 29 NU 30 7 PPE itu mengangkut sekitar 75 ribu ton solar yang informasinya didapatkan secara ilegal di sejumlah pemasok di Batam.

Meskipun Direktur Operasi Laut Bakamla Laksamana Pertama TNI NS Embun tak menyebutkan asal usul solar secara gamblang, namun informasi yang berkembang di lapangan saat itu, ribuan ton solar itu didapatkan dari pengepul solar ilegal di Batam. Pengepul mengumpulkan solar yang dijual oleh oknum nelayan ataupun pelansir solar lain di Kota Batam.

Tidak itu saja, maraknya penjualan premium dan solar eceran di pinggir jalan juga menjadi salah satu pemicu meningkatnya pembelian BBM menggunakan jeriken. Selain itu, banyak juga pembelian BBM dengan modus memodifikasi tangki kendaraan.

foto: batampos.co.id / azis maulana

Untuk pembelian solar sebenarnya bisa dikontrol karena saat ini Pertamina menggunakan kartu kendali, Brizzi. Setiap kartu hanya bisa membeli maksimal 30 liter solar per hari.

Namun masalahnya, ada beberapa pengguna kartu Brizzi yang memiliki lebih dari satu kartu. Terkait hal ini, Unit Manager Communication & CSR MOR I Roby Hervindo mengatakan, pihak SPBU, khususnya SPBU Pertamina, tetap akan melayani pembelian BBM dengan surat rekomendasi. Sebab surat rekomendasi ini merupakan amanat perundangan dari pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Terlepas dari OTT tersebut, prosedur rekomendasi masih kita terapkan,” ujar Robby saat dikonfirmasi, Rabu (28/8).

Disinggung soal potensi penyelewengannya, Roby mengaku hal itu bukan kewenangan Pertamina. Sebab, Pertamina hanya bertugas menyediakan dan mendistri-busikan BBM, bukan mengawasi pemanfaatannya.

“Hemat saya, kita mesti pisahkan antara prosedur dengan penyelewengan prosedur. Jangan karena penyelewengan, lantas prosedur serta merta diganti,” ujarnya. (*)

BP Batam Promosikan Industri Perkapalan dan Kelautan ke Masyarakat Internasional

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus menggesa pengembangan investasi di berbagai sektor, salah satunya di sektor industri perkapalan (shipyard) dan kelautan (marine). Upaya promosi juga digalakkan dengan mengikuti kegiatan INAMARINE dan INAGRITECH 2019, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang diresmikan pembukaannya oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Peridustrian Harjanto, mewakili Menteri Perindustrian.

Pameran sekaligus seminar ini merupakan pameran industri perkapalan dan industri pertanian berskala internasional dan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan untuk ke-9 kalinya dengan mengusung temaThe Challenges dan Opportunities of Maritime and Agriculture Industry 4.0, dari tanggal 28 hingga 30 Agustus 2019.

Direktur Global Expo Management (GEM) Baki Lee, selaku penyelenggara pameran mengatakan, kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Pemerintah dan swasta yang bergerak di bidang perkapalan, kelautan dan pertanian. “Ini merupakan wadah di mana semua pengusaha berkumpul dan saling berbagi dan bertukar informasi dan dapat mendukung program pemerintah, katanya.

Kasubdit Promosi BP Batam Ariastuty Sirait di sela kegiatan pameran mengatakan partisipasi BP Batam dalam pameran ini adalah dalam rangka mempromosikan industry perkapalan dan kelautan Batam.

“Ini merupakan partisipasi ketiga kalinya BP Batam ikut dalam kegiatan ini. Kita akan terus memperkenalkan industri shipyard serta kelautan yang ada di Batam ke seluruh dunia,”katanya.

Dia juga menambahkan industri shipyard di Batam adalah salah satu yang terbesar di Indonesia. “Sebagaimana kita tahu, kurang lebih ada 200 industri shipyard di Indonesia dan 105 industri berada di Batam. Untuk itu kita akan terus mempromosikan ke khalayak ramai dan masyarakat internasional,” sambungnya.

Dalam kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan seminar dengan 4 tema, yaitu di hari pertama ada 4.0 Industrial Revolution, Challange and Opportunity dan Satelit Comunication and Navigating Challanges, sedangkan di hari kedua mengangkat tema Suistainable Shipyard and Port Development.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri (MAI) Fadel Muhammad, Wakil Ketua Umum DPP Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantau (Iperindo) Anita Puji Utami, serta beberapa tamu undangan lainnya. (*)

Eksekutif Tak Menghadiri Paripurna APBD 2020

0

batampos.co.id – Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terkait Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Natuna tahun 2020 di DPRD Natuna Rabu (28/8) terlihat tidak biasa.

Pasalnya, paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Hadi Candra tidak dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Natuna atau eksekutif. Mulai dari Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, Wakil Bupati Ngesti Yuni Suprapti, Sekda Natuna serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Meski tanpa dihadiri pihak Pemkab, paripurna tetap dilanjutkan dengan penyampaian pandangan fraksi, dan menyetujui APBD Natuna tahun 2020 sebesar Rp 1,35 triliun.
Wakil Ketua DPRD Natuna Hadi Candra mengatakan, DPRD sudah menyerahkan undangan ke pada Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal. Namun, saat sidang, DPRD tidak menerima alasan ketidakhadiran bupati termasuk OPD.

Menurutnya, sidang paripurna tidak akan tertunda meski tidak dihadiri bupati maupun perwakilan pemerintah. Berdasarkan tata tertib persidangan di DPRD, jumlah anggota yang hadir sudah memenuhi kuorum. Yakni telah hadir 13 anggota DPRD dari jumlah total 20 orang.

”Sebenarnya undangan meng hadiri paripurna RAPBD ini wajib dihadiri oleh bupati. Kecuali bersangkutan berada di luar daerah” kata Candra.

Dikatakan Candra, pembahasan RAPBD 2020 sudah jauh-jauh hari dilaksanakan DPRD, setelah Pemda menye-rahkan ke DPRD Juli lalu. Karena tahapan dan pembahasan sudah selesai. (arn)