Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 11200

Warga Serbu Pasar Murah, 470 Kg Daging Sapi Ludes Terjual

0

batampos.co.id – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam melanjutkan kegiatan bazar sembako murah di Nongsa, bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kepri, Selasa (28/5/2019).

Komoditas yang paling banyak diburu adalah komoditas lauk seperti daging. Kepala Bagian Perekonomian Pemko Batam, Zurniati, mengatakan, salah satu pangan yang diminati adalah daging.

Daging tersebut berasal dari Bulog dan Hypermart, total yang dibeli masyarakat mencapai 470 kilogram (kg). Di pasar murah, harga daging dijual mulai dari Rp 70 ribu per kg, daging premium Rp 75 ribu dan yang kualitas di atasnya Rp 78 ribu.

“Tadi kami kolaborasi dengan Satgas Pangan Kepri. Tadi daging, habis semua,” ucap Zurniati. Ia mengatakan, pangan seperti daging ini memang sangat diminati jelang Ramadan dan jelang Lebaran seperti sekarang.

Masyarakat yang menetap di Kelurahan Sambau, Nongsa, kota Batam, menyerbu pasar murah yang digelar TPID bersama Satgas Pangan Polda Kepri. Dalam bazar tersebut 470 kilogram daging sapi habis terjual. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Pada pertengahan Ramadan (daging) kurang diminati yang laku itu komoditas lain seperti tepung, cabai, minyak maupun gula untuk bikin kue,” papar dia. Pasar murah kata dia, dialkukan juga pada Rabu (28/5/2019) di empat kecamatan. Yakni Seibeduk, Batam Kota, Batuampar dan Lubukbaja.

Sementara pada Jumat (31/5), di empat kecamatan lainnya yakni Sekupang, Bengkong, Batuaji dan Sagulung. “Untuk TPID sendiri tetap lanjut sampai tanggal 31 nanti,” ucapnya.

Wakil Ketua TPID Kota Batam, yang juga Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, pasar murah yang digelar bersama Satgas Pangan sangat semarak. “Tim satgas pangan yang juga memainkan peran penting untuk menekan gejolak harga. Berapa kali kami turun bersama, ini yang kami sebut sinergisitas,” katanya.

Ia menyampaikan, pada hasil rapat TPID, angka inflasi selama Ramadan cukup stabil, hanya terjadi kenaikan di awal Ramadan yang dipengaruhi harga tiket sehingga membuat komoditas dari luar yang menggunakan jasa angkutan udara harganya ikut naik. “Yang sangat dirasakan cabai,” ungkapnya.

Ia mengaku, memang ada beberapa komoditas yang harganya mahal dibanding biasanya. Maka dari itu kehadiran pasar murah dalam upaya menekan gejolak harga. “Semoga dapat membantu warga, dan dapat meminimalisir gejolak harga di pasaran,” imbuhnya.

Harga Cabai Masih Tinggi

Sepekan menjelang Lebaran Idulfitri 2019, harga bahan pokok seperti cabai merah dan rawit masih terpantau tinggi. Saat ini, harga cabai yang dipasok dari Surabaya dan Mataram tersebut dijual Rp 40 ribu per kilogram hingga Rp 50 ribu per kilogram. “Masih tinggi karena harga kirimnya mahal juga,” ujar Amri, pedagang sayur di Pasar Botania 1, Selasa (28/5/2019).

Dia mengatakan sampai saat ini belum ada tanda-tanda komoditas tersebut turun. Kalau pun harganya turun, dipastikan akan kembali naik dalam waktu yang singkat. “Harga cabai ini susah diprediksi. Kadang tinggi kadang anjlok,” katanya.

Ia pun memprediksikan jika mendekati hari raya Lebaran, harga bahan pokok seperti cabai akan naik. Hal tersebut lantaran kebutuhan masyarakat akan barang tersebut cukup tinggi. “Tahun-tahun sebelumnya kan seperti itu terus, enggak hanya cabai, sayur dan daging pun pasti ikut juga,” ucapnya.

Berbeda dengan harga sayur yang dua hari belakangan ini kembali normal dan stabil. “Pasokan sudah lancar, “ Jelasnya. Sementara untuk harga bahan pokok seperti telur ayam masih dijual kisaran antara Rp 39-40 ribu per papan.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad tidak menampik jika ada beberapa komoditas yang masih tinggi di pasar. “Kalau barang tinggi pasti ada. Tapi tidak setinggi waktu awal-awal Ramadan. Sekarang harga harga agak turun, “ tutup Amsakar.(iza, une)

Perut Robek, Syaban Coba Bunuh Diri

0

batampos.co.id – Warga Desa Temiang, Kecamatan Temiang Pesisir, dikejutkan dengan kondisi Syaban, 44, yang mengalami luka serius di bagian perut dan diduga akibat tusukan benda tajam.

Dari hasil pemeriksana sementara, terkait kasus tersebut, Syaban diduga melakukan tindakan percobaan bunuh diri yang belum diketahui sebabnya.

“Kami hingga saat ini masih terus melakukan penyidikan terkait kasus tersebut,” kata Iptu Gultom, Selasa (28/5) pagi.

Gultom menambahkan, pihaknya mengetahui kejadian tersebut dari adanya aduan masyarakat kepada mereka. Namun ketika polisi mendatangi rumah korban, Syaban telah diberangkatkan ke Tanjungpinang guna mendapat pertolongan akibat aksi nekatnya tersebut.

Dari informasi yang dikumpulkan pihak kepolisian, kejadian itu adalah tindakan nekat Syaban untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Namun polisi terus mengumpulkan data terkait kejadian itu dari sejumlah saksi dan beberapa keluarga terdekat Syaban.

“Akibat kejadian itu, Syaban mengalami luka yang cukup parah dan mengakibatkan luka robek yang cukup parah,” ujar Gultom.

Dirinya mengaku, kesulitan untuk mendapat informasi yang lebih banyak karena kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB subuh. Sehingga kerabat dan tetangga Syaban tidak dapat memberikan informasi yang lebih jauh lagi sebagai informasi awal dan pendukung untuk kejadian tersebut. (wsa)

Rp 3,5 Miliar untuk Tenaga Honorer

0

batampos.co.id – ”Alhamdulillah, pegawai honor kontrak tidak perlu khawatir dan risau. Jika PNS mendapatkan THR, maka tenaga honor mendapatkan penghasilan tambahan seperti tahun lalu. Hanya saja, memang untuk pegawai honor tidak disebut sebagai THR,”

Industri Tumbuh, Pelanggan PLN Batam Meningkat

0

batampos.co.id – Selama tahun 2018, PLN Batam mendapat tambahan pelanggan baru dari kalangan industri. Berdasarkan data PLN Batam, jumlah pelanggan dari sektor industri per 2018 mencapai 356 pelanggan atau meningkat 5 persen dari 341 pelanggan per 2017.

“Ada 356 pelanggan dari sektor industri untuk tahun 2018, dimama total daya yang digunakan sebanyak 330.739.500 VA,” kata Humas Bright PLN Batam, Yoga Perdana, Senin (27/5/2019).

Sedangkan pada tahun 2017, total daya yang digunakan 341 pelanggan mencapai 299.377.100 VA. Diantara 356 pelanggan dari sektor industri, ada 228 pelanggan yang menggunakan daya listrik yang besar, mulai dari 200 KVA sampai 30 ribu KVA, lalu 111 pelanggan yang menggunakan daya 14 KVA sampai 200 KVA, 16 pelanggan yang menggunakan daya 2.200 VA sampai 14 KVA dan satu pelanggan yang menggunakan daya 2.200 VA.

Sedangkan untuk pengguna daya listrik terbanyak masih sektor rumah tangga. Bahkan jumlahnya meningkat sekitar 30 persen dari tahun 2017. Data PLN Batam menunjukkan bahwa pada tahun 2017, pelanggannya mencapai 203.678 rumah tangga dengan total daya mencapai 380.849.000 VA dan pada tahun lalu, jumlah pelanggan sudah mencapai 273.845 dengan total daya mencapai 545.472.100 VA.

Untuk sektor bisnis, jumlah pelanggan juga turur meningkat. Peningkatannya sekitar 7 persen. Pada tahun 2017, jumlah pelanggan capai 37.723 dengan total daya 437.174.950 VA. Sedangkan pada tahun 2018, jumlah pelanggan capai 39.769 dengan total daya yang digunakan capai 458.496.250 VA.

ilustrasi.
foto: twitter plnbatam

Yoga menyebut pertumbuhan pelanggan memang akan terus terjadi mengingat perkembangan Batam yang semakin pesat belakangan ini, khususnya di sektor industri dan bisnis.

“Dan pertumbuhan di sektor tersebut akan mengerek pertumbuhan di sektor rumah tangga tentunya,” ucapnya.

Pada tahun 2017 saja, jumlah pelanggan secara keseluruhan mencapai 308.124 dengan total daya yang digunakna mencapai 1.333.490.000 VA. Kemudian pada tahun 2018, meningkat sekitar 4 persen menjadi 308.124 pelanggan dengan total daya yang digunakan capai 1.414.881.500 VA.

Tapi pertambahan pelanggan juga membutuhkan tambahan daya yang mencukupi. Saat ini daya listrik yang mampu dihasilkan PLN Batam dari seluruh pembangkitnya capai 570 MW, sedangkan beban puncak untuk Batam dan Bintan mencapai 450 MW. Dengan pertumbuhan jumlah pelanggan yang terus meningkat tiap tahun, maka PLN butuh pembangkit baru.

General Manager Service Business Unit (SBU) Bright PLN Batam, Francis Al-Jauhari mengatakan bahwa PLN sudah berencana membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2×100 di Bintan dalam waktu dekat.

“Soalnya kebutuhan listrik lagi tinggi. Geliat dari bisnis dan industri juga tinggi. Tapi ini masih rencana,” katanya.

Ia menjelaskan PLN Batam tidak akan tinggal diam menyikapi kondisi seperti itu. Bahkan hingga April ini, pelanggan PLN Batam telah tumbuh 7 persen dari tahun 2018.

“Sekarang hingga April sudah 322 ribu pelanggan dengan pertumbuhan daya listrik tujuh persen, paling tinggi se-Indonesia,” ucapnya. (leo)

Bahu Jalan Sei Ladi Diperbaiki Tahun Ini

0

batampos.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) akan segera memperbaiki bahu jalan raya menuju Sekupang di dekat Jembatan Sei Ladi. Anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 14 miliar.

“Pada Kamis lalu, kami sudah meninjau lapangan. Dan kami bisa tingkatkan jembatan tersebut. Kalau tidak ditangani segera, maka akan terjadi longsor karena penurunan badan halan,” kata Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional 1 (satker PJN 1) Kepri dari Kemenpupera, Endry Z Jamal di Gedung Marketing Centre BP Batam, Senin (27/5/2019).

Kemenpupera telah merevisi jumlah anggaran yang dibutuhkan sehingga diperoleh angka Rp 14 miliar. Endry mengatakan bahwa kerusakan bahu jalan disebabkan karena kondisi tanah di bahu jalan tersebut tidak mantap.

“Kondisi tanah tidak mantap karena tidak ada sisi pengikat dari luar. Kami akan buat pengikat dengan pemasangan tiang pancang (pile) di sisi luarnya,” ungkapnya.

Endry mengatakan bahwa tahun ini, konstruksinya akan dilakukan.”Mohon dukungan di 2019 ini agar secepat-cepatnya bisa dikebut,” paparnya.

Tepi jalan raya tersebut belum memiliki bahu jalan sama sekali. Di tempat yang seharusnya ada bahu jalan, malah ditempati oleh sejumlah paving block yang berserakan. Sebagai pembatas, hanya ditandai dengan tali. Sebelumnya, tepi jalan tersebut mengalami keretakan pada tahun lalu sehingga diperbaiki.

Salah seorang warga yang sering memancing di Jembatan Seiladi, Sukimin mengatakan kondisi jalan tersebut sudah lama terjadi, namun proses perbaikannya hanya jalan di tempat. Kondisi tersebut sangat tidak baik bagi pengendara, padahal jalanan tersebut ramai dilalui tiap harinya.

”Ini sudah beberapa bulan seperti ini. Sedikit agak berbahaya juga kalau berkendara di malam hari. Jadi mohon bagi pemerintah, agar segera memperbaikinya,” ungkapnya. (leo)

Tangani Banjir, KemenPUPR Kucurkan Rp 43 Miliar

0

batampos.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) akan mengerahkan anggaran sebanyak Rp 43 miliar untuk memelihara aset infrastruktur milik negara berupa jalan, drainase dan jembatan di Batam.

“Di tahun ini, kita akan menangani enam ruas jalan yang sering terendam jika terjadi hujan lebat, yakni di Simpangjam, Sei Harapan depan SPBU, Simpang Kabil, Simpang Punggur, Jalan di Kawasan Industri Tanjunguncang dan di Tembesi, Batuaji,” kata Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional I (Satker PJN I) Kepri, Endry Z Jamal di Gedung Marketing Centre BP Batam, Senin (27/5).

Jalan-jalan tersebut merupakan jalan nasional dan Kemenpupera hanya membatasi pemeliharaan pada jalan-jalan tersebut. “Kalau sudah keluar dari jalan nasional, maka kami akan minta bantuan dari Dinas PUPR kota Batam,” ungkapnya.

Untuk tahun ini, pemeliharaan rutin yang akan dilakukan meliputi ruas jalan sepanjang 64,74 kilometer. “Ada penanganan rutin dan penanganan berkala. Penangan ini untuk membuat aliran di lokasi yang sering tergenang air bisa surut dengan cepat,” ungkapnya.

Ia mengatakan kondisi drainase di Batam cukup mengkhawatirkan. Pasalnya banyak pembangunan yang tak mengindahkan tata ruang, sehingga sering ditemukan bangunan permanen yang berdiri diatas drainase.

Penanganan harus segera dilakukan mengingat pembangunan Batam cukup pesat sehingga daerah tampungan air akan semakin sedikit.

“Drainase sudah memprihatinkan sehingga harus kita laksanakan perbaikan lebih lanjut. Karena tumpukan sampah sudah membuat aliran air terhambat,” ucapnya.

Kemen PU PR membangun pelintas air di Jalan Letjend R Suprapto, depan Pasar Melayu, Batuaji.
Foto: batampos.co.id / Dalil Harahap

Untuk solusi jangka panjang, Kemenpupera membangun dan merehabilitasi sejumlah bangunan pelintas di titik-titik penting. Bangunan pelintas ini berfungsi untuk meminimalisir banjir.

Ada enam bangunan pelintas jalan yang masuk dalam agenda kerja, seperti di depan SPBU Tiban Ayu, di depan Perumahan Simpang Raya Indah ke arah bandara, di kawasan industri Tanjunguncang, di dekat Simpang Basecamp Batuaji, di Pasar Melayu Batuaji dan di depan Perumas MKGR dan SP Plaza.

Disamping pemeliharaan bangunan pelintas jalan, Kemenpupera juga akan memperbaiki jembatan di Baloi View, baru kemudian pelebaran jalan di jalur Sei Harapan sampai dengan Simpang Basecamp sepanjang empat kilometer. “Baru pelebaran tambah jalur di Simpang Kabil dan sekarang ini sedang pekerjaan penyiapan badan jalan,” tuturnya.

Pekerjaan ini akan dilaksanakan bersama dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam. BP sendiri sudah punya program untuk peningkatan jalan. Kasubdit Pembangunan Jalan, Jembatan dan Transportasi Massal BP Batam, Boy Zasmita mengungkapkan bawha ada sejumlah proyek peningkatan jalan seperti di Kawasan Industri Tanjunguncang, di jalan kolektor Hang Kesturi Kabil, di depan Perumahan PLN Batamcentre, di Kawasan Industri Sekupang, di Jalan Industri Tanjunguncang Tahap 2, di industri Sagulung Tanjunguncang Sei Lekop. (leo)

Tak Ada Extra, Maskapai Maksimalkan Jadwal Yang Ada

0

batampos.co.id  – Tahun ini ada beberapa rute favorit, yang disesaki calon penumpang. Rute favorit tersebut, Pekanbaru, Padang, Yogyakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya.

Dari data yang dimiliki Hang Nadim, tidak ada satupun tiket yang tersisa ke rute-rute tersebut. Hingga kini masih belum ada maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan (extra flight).

“Rata-rata tiket full ke ruta-rute itu mulai tanggal 29 Mei hingga 4 Juni,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, Senin (27/5).

Ia mengatakan dari informasi didapatnya, Maskapai Lion Air menyatakan tiket tujuan Yogyakarta, Padang, Palembang, Bandung, Semarang sudah penuh dari 29 hingga 4 Juni. Sedangkan untuk rute ke Jakarta, Pekanbaru, Medan pemesanannya sudah diatas 70 persen.

Citilink juga menyatakan hal yang sama. Sebagian besar rute yang jalani Citilin dari Batam, sudah penuh semua. Kecuali untuk tujuan Pontianak dan Jakarta.

“Garuda itu rata-rata tingkat reservasinya sekitar 50 persen,” ucap Suwarso.

Ketersedian tiket ini, menurut Suwarso setiap harinya akan semakin berkurang. Karena pemesanan terus dilakukan oleh masyarakat.

Hingga kini, Suwarso mengaku masih belum ada pengajuan penambahan penerbangan ke rute-rute yang sudah penuh. Lion Air malah mengajukan penambahan penerbangan ke rute masih banyak yang kosong, Batam ke Jakarta.

Sejumlah pesawat dari beberapa maskapai penerbangan menurunkan dan menaikkan penumpang di Bandara Hang Nadim Batam.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

“Memang baru Lion Air saja,” ucap Suwarso.

Terkait dengan arus mudik. Suwarso mengatakan arus mudik sudah mulai terlihat. Biasanya rata-rata penumpang di Hang Nadim berada dikisaran angka 6ribu orang, atau bahkan dibawah 6ribu.

Namun sejak 24 Mei, terpantau penumpang yang berangkat meninggalkan Batam tercatat diatas 6ribu orang. “24 Mei itu penumpang yang berangkat 6.893 orang, datang 4.344 orang. 25 Mei penumpang yang berangkat 6.846 orang dan datang 4.549 orang. 26 Mei penumpang yang berngkat 7.249 orang dan datang 4.905 orang,” ungkap Suwarso.

Jumlah ini diprediksi akan terus naik, namun tidak akan setinggi tahun lalu. Karena minimnya penambahan penerbangan di tahun ini.

“Maskapai masih memantau. Hari ini saja, masih ada 18 penerbangan yang tidak dijalani maskapai penerbangan,” ungkap Suwarso.

18 penerbangan yang tidak dijalani tersebut yakni, Garuda 5 penerbengan tujuan Jakarta, Jambi, Jambi, Palembang dan Pekanbaru. Lion Air 9 penerbangan tujuan Padang, Pekanbaru, Kualanamu, Surabaya, Jakarta, Rengat. Dan Citilink ada 4 penerbangan tujuan Pekanbaru, Medan, Surabaya dan Jakarta.

“Namun mereka (perwakilan maskapai) bilang, besok (28/5) akan optimalkan setiap penerbangan yang dimiliki. Kita lihat saja,” ujarnya.

Persiapan menghadapi puncak arus mudik, menurut Suwarso sudah matang. Baik dalam segi pelayanan maupun pengamanan. Dari segi keamanan angkutan udara, Otoritas Bandara Medan sudah melakukan pengecekan di Batam. Hasilnya seluruh pesawat milik maskapai yang ada di Hang Nadim, dinyatakan layak terbang.

“Pengecekan sudah dilakukan. Tak hanya pesawatnya, tapi juga lisensi awak pesawat serta kelengkapan yang ada. Bisa dikatakan, kami siap menyambut dan melayani pemudik tahun ini,” pungkasnya. (ska)

2020, Kebun Raya Batam Dapat Kucuran Dana Rp 40 miliar dari KemenPUPR

0

batampos.co.id – Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) akan kembali menggelontorkan dana untuk pengembangan Kebun Raya (KR) Batam.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam Eryudhi mengatakan anggaran tersebut direncanakan akan digelontorkan tahun 2020 mendatang.

“Tahun ini KemenPUPR review master plan KR Batam, bagaimana hasil (review) nanti itu yang akan dikembangkan dengan anggaran sudah disiapkan itu,” ucapnya.

Sementara tahun ini, ia menyebutkan tidak anggaran pengembangan fisik. Menurutnya, kelak pengembangan juga meliputi kawasan bakau yang diharapkan akan jadi andalan baru di KR Batam.

“Untuk anggaran, tahun ini tidak ada. Hanya review master plan itu,” tambahnya.

Lokasi Wisata di Batam.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Untuk tahun 2020 juga, pihaknya akan meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri. Hal ini berkenaan dengan rencana pemagaran kawasan KR Batam dengan besar pengajuan Rp 4 miliar.

“Dulu waktu pak Sani, Pemprov Kepri janji bantu melalui APBD Kepri untuk pemagaran keliling, mudah-mudahan terealisasi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi sempat mengungkapkan rencana pengembangan lanjutan KR Batam tersebut. Hal ini ia sampaikan pada Safari Ramadan di Perumahan Permata Bandara, Nongsa.

“Kebun Raya Batam akan dapat bantuan lagi, untuk bangun fisik,” ungkap Rudi.

Ia juga menyampaikan, tidak hanya itu dari Pemerintah Kota Batam sendiri tengah menyiapkan berbagai destinasi menunjang pariwisata Batam.

“Di Nongsa sudah ada KR Batam dan Pulau Putri. Pantai Nongsa juga akan kami timbun supaya luas. Semua ini jadi tempat rekreasi,” pungkasnya. (iza)

BPOM Uji Sampel Temuan Dinkes Batam, Hasilnya Negatif

0

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Kota Batam membawa 10 sampel hasil temuan selama operasi pengawasan takjil di berbagai tempat ke BPOM Kepri.

Sampel-sampel yang dibawa tersebut berdasarkan hasil rapid test, diduga mengandung bahan-bahan berbahaya seperti rodamin B.

“Kami memang melakukan koordinasi setelah adanya temuan Dinkes ini. Koordinasi ini dilakukan untuk dilakukan uji penegasan,” kata Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan, Senin (27/5/2019).

Uji penegasan ini dilakukan untuk jenis takjil seperti mie basah, asinan, cendol dan jus buah naga. Baca Juga: BPOM Awasi Takjil, Hari Ini di Kawasan Masjid Agung

Dari hasil tes penegasan yang diyakini metodenya lebih akurat, BPOM Kepri tidak menemukan adanya unsur bahan berbahaya dimakanan tersebut.

Pegawai BPOM melakukan uji sampel makanan. Foto: Cecep Mulyana/ batampos.co.id 

“Alhamdulilah tak ada. Hasil negatif semua,” ucapnya. Ia mengatakan uji rapid test yang dilakukan Dinkes Batam, hanya untuk deteksi awal.

Sedangkan untuk memastikan adanya kandungan bahan berbahaya, diperlukan tes yang lebih lanjut. “Saat uji penegasan ini disaksikan juga oleh Dinkes Batam,” tuturnya.

Namun, ia mengapresiasi langkah diambil Dinkes Batam. Karena semakin banyak yang melakukan pengawasan, semakin baik untuk kesehatan masyarakat di Batam. Baca Juga: BPOM Perketat Jual Beli Obat dan Makanan

Sejauh ini adakah temuan bahan berbahaya dilakukan BPOM Kepri? Yosef mengaku sudah melakukan pengawasan dan pemeriksaan di pusat-pusat penjualan takjil.

Namun, sejauh ini tidak ada ditemukan takjil yang mengandung bahan-bahan berbahaya. “Yang jelas masih aman. Kami akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan,” ucapnya.(ska)

KPU Siapkan Barang Bukti Hadapi Gugatan Parpol

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam mempersiapkan barang bukti dan jawaban terkait gugatan dari partai politik (Parpol). Hal ini disampaikan Komisioner KPU Bidang Hukum, Muliadi Evendi, Selasa (28/5/2019).

Ia menyebutkan ada empat parpol yang melayangkan gugatan terhadap keputusan KPU Batam terkait hasil pemilu. Empat parpol penggugat diantaranya, Perindo, PPP, PDIP dan Gerinda.

“Mereka menggugat hasil di TPS 01 Tanjungriau, hasil penghitungan di Batamkota dan lainnya,” kata dia.

Ia menyebutkan persiapan KPU dalam menghadapi gugatan ini, pihaknya sudah memisahkan logistik yang diperkarakan oleh partai politik tersebut.

“Kan banyak kotak suara itu di gudang. Jadi kami sudah memisahkan yang mana saja dibutuhkan. Nanti kalau saat sidang diminta menghadirkan barang bukti, kami sudah siap,” terang

Saat ini ia masih menunggu rincian yang dituangkan dalam gugatan yang diajukan. Begitu juga dengan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres). Rata-rata semua mengajukan gugatan terkait hasil dan situng.

Pleno KPU Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Pertengahan Juni nanti jawaban termohon sudah harus masuk. Makanya itu yang lagi kami siapkan saat ini,” ungkapnya.

Untuk jawaban KPU sendiri akan diserahkan kepada KPU Provinsi untuk dianalisa sebelum diserahkan ke KPLN. Selain itu KPU juga sudah menyiapkan setiap kronologis yang terjadi selama tahapan pemilu.

“Semua kami lampirkan termasuk daftar hadir, bukti keberatan saksi. Ini akan jadi barang bukti tentunya saat menjalani sidang,” ujar Muliadi.

Ia mengakui selama proses tahapan berjalan, memang ada banyak formulir keberatan dari saksi yang diserahkan ke KPU. Namun begitu, pihaknya sangat siap dalam menghadapi gugatan ini.

“Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik. Sehingga tahapan selanjutnya bisa dilakukan,” imbuhnya.

Mengenai hasil penetapan anggota DPRD yang sudah terpilih, Muliadi mengungkapkan akan ditetapkan usai gugatan selesai.

Menurutnya paling lambat Juli semua proses selesai, sehingga pelantikan bisa dilakukan Agustus mendatang.

“Kan ada 50 anggota dewan yang terpilih. Jadi kami akan tetapkan setelah sengketa ini selesai,” tambahnya.