Sabtu, 20 Juni 2026
Beranda blog Halaman 11347

Cabai dan Pendidikan Katrol Inflasi Juli

0

batampos.co.id – Harga cabai merah dan cabai rawit melambungkan inflasi Juli. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juli mencapai 0,31 persen.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan, ketergantungan masyarakat pada cabai segar menjadi salah satu penyebab komoditas itu selalu memberikan andil terhadap inflasi.

”Andil cabai merah 0,2 persen, cabai rawit 0,06 persen,” ujarnya, Kamis (1/8/2019).

Di sisi lain, ada beberapa bahan makanan yang justru menyumbang deflasi lantaran penurunan harga. Misalnya, bawang merah dan bawang putih.

”Yang perlu diwaspadai adalah musim kemarau yang diduga panjang hingga Oktober 2019,” katanya.

Tingkat inflasi Januari–Juli 2019 tercatat 2,36 persen. Sementara itu, inflasi tahun ke tahun, yakni Juli 2019 terhadap Juli 2018, sebesar 3,32 persen.

”Kalau (harga) cabai bisa dipecahkan (diturunkan), bulan depan akan bagus,” ungkapnya.

Setelah itu, sektor pendidikan juga memberikan sumbangan inflasi pada Juli sebesar 0,07 persen.

Sumbangan inflasi dari uang sekolah SMA 0,02 persen serta uang sekolah SD, SMP, dan kenaikan biaya bimbingan belajar masing-masing memberikan sumbangan ke inflasi 0,01 persen.

Cabai menjadi penyumbang inflasi terbesar di bulan Juli 2019. Selain cabai sektor pendidikan juga mendongrak inflasi pada JUli 2019 ini. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Ketika kami menghitung inflasi, termasuk dengan sekolah-sekolah swasta, sumbangan inflasi sektor pendidikan 0,07 persen tersebut biasa terjadi pada setiap tahun pada Juli,” urainya.

Di sisi lain, penurunan harga tiket pesawat mengakibatkan sektor transportasi mengalami deflasi.

Kebijakan penurunan tiket pesawat pada hari dan jam tertentu membuat deflasi pada Juli 0,03 persen.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah perlu melakukan monitoring lebih dahulu selama seminggu ini untuk mulai melakukan langkah antisipasi.

”Saya nanti rapat dulu dengan Kementan karena belum tahu kondisi tanamannya seperti apa,” ungkapnya.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyatakan, stabilitas harga-harga barang masih tetap terjaga.

Pihaknya pun optimistis inflasi pada kuartal III tersebut masih dalam tren rendah dan terkendali.

Dengan inflasi yang rendah, dia berharap hal itu mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada semester II tahun ini. Tambahan lagi, The Fed akhirnya memangkas suku bunga acuannya.

”Dengan adanya inflasi yang tetap baik, stabilitas yang terjaga bahkan adanya The Fed yang menurunkan FFR (Fed Fund Rate), confidence (kepercayaan) konsumen, dan investor makin besar,” jelasnya, kemarin.

Ekonom INDEF Bhima Yudhistira mengatakan, pemerintah perlu lebih berhati-hati terkait dengan gejolak harga pangan.

Sebab, adanya faktor cuaca dan ketidakpastian pasokan bisa mendorong inflasi lebih tinggi.

”Memang tarif listrik dan BBM relatif stabil, tapi bukan tidak mungkin karena penerimaan negara melambat pertumbuhannya, subsidi BBM dan listrik bisa dicabut,” urainya.

Dari Surabaya, cabai juga menjadi pemicu inflasi di Jatim. Tercatat, inflasi Jatim pada Juli 2019 sebesar 0,16 persen (month to month).

Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono, mengatakan, harga cabai naik 128,71 persen dengan andil terhadap inflasi 0,09 persen. Kenaikan harga tersebut disebabkan suplai yang sedikit.

”Jadi, informasi dari dinas pertanian saat ini memang belum waktunya panen. Karena petani baru tanam cabai setelah panen padi tahap pertama atau sekitar Mei–Juni,” jelasnya.

“Dengan perhitungan mulai tanam sampai panen selama 30 hari, maka Agustus ini mulai panen, puncaknya September,” paparnya lagi.

Di antara komoditas pemicu inflasi, kenaikan harga cabai maupun andilnya terhadap inflasi memang paling tinggi.

Komoditas penyumbang inflasi lainnya seperti emas perhiasan dengan kenaikan harga 3,42 persen dan andil 0,04 persen.(vir/ken/res/c12/oki/jpg)

Taekwondoin Kharisma Bangsa Ikut Ujian Sabuk Hitam DAN Kukkiwon

0

batampos.co.id – Sebanyak 8 taekwondoin Kharisma Bangsa mengikuti ujian kenaikan tingkat (UKT) sabuk hitam di DC Mall, Jumat (2/8/2019).

Materi yang diujikan pada ujian itu berupa, pukulan tangkisan dan tendangan, lalu kyorugi atau fighting, kemudian poomsae atau jurus, selanjutnya hosinsul, serta kyukpa atau pemecahan benda keras

Ujian kenaikan sabuk tersebut dibuka Ketua UTI Pro Kepri, Rudy Alie.

Sementara penguji masing-masing Master Siauw Lung Wu, Sabeum Nim Soewito, Sabeum Yopi, Sabeum Imanuel, Sabeum Brandon, Sabeum Bramantya, Sabeum Henderi, Sabeum Bintang Dimas Fairuz Wanas, Sabeum Nadisha, dan Sabeum Mohamad Maulana Rafli.

Dalam sambutannya, Rudy, mengatakan, UKT dilakukan secara regular tiga kali dalam setahun ini juga semakin terarah.

Serta efektif ketika salah satu prosesnya dilakukan dengan mengkolaborasikan materi teknis ujian dengan suatu kegiatan yang berorientasi pada pembentukan motivasi dan semangat soliditas.

“UTI Pro Kepri konsisten dalam melakukan fokus pembinaan dan prestasi,” ujarnya.

“Fokus kami juga bukan cuma soal teknis, tapi juga terkait dengan masalah fisik dan mental,” kata dia lagi.

Sabeum Soewito Trikusuman (paling kiri) bersama para Taekwondoin Kharisma Bangsa. Foto. Iman Wachyudi/batampos.co.id

Oleh karenanya, lanjutnya, UTI Pro Kepri mensinergikan materi UKT ini dengan penilaian fisik, mental dan motivasi berprestasi para taekwondo.

Ditambahkan Rudy, tujuan penting UKT bukan saja terletak pada penilaian teknis, namun lebih dari itu.

Tujuan penting UKT kata dia, adalah sebagai pintu masuk untuk bersama-sama bersatu bagi elemen taekwondo Kepri dalam hal pembinaan, pengembangan dan prestasi, secara khusus orientasinya yakni untuk makin fokus menggapai target mempertahankan gelar juara.

Menurut Rudy, agenda ujian kenaikan tingkat DAN (Sabuk Hitam) dengan sertifikasi level internasional ini atau lebih dikenal dengan “DAN KUKKIWON”, secara rutin dilaksanakan oleh pengurus UTI Pro Kepri.

Dalam upaya pengembangan Taekwondo di Kepri, dengan harapan agar taekwondo di Kepri ini semakin diminati dan digemari oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bidang Ujian Kenaikan Tingkat UTI Pro Kepri, Sabeum Soewito Trikusuman, mengatakan, penyelenggaraan ujian kenaikan sabuk hitam, berlaku sama bagi seluruh organisasi beladiri taekwondo yang ada di Indonesia.

Peserta yang dinyatakan lulus, mendapat ijazah atau sertifikat bertaraf internasional yang dikeluarkan lembaga sertifikasi taekwondo dunia di Korsel.

Soewito berharap, dengan ujian ini, para taekwondoin dapat meningkatkan pengalaman dan kemampuannya agar bisa bersaing di kejuaraan-kejuaraan yang lebih besar lagi.

Tetapi yang paling penting katanya, dari ujian ini anak asuhnya dapat menjadi pribadi yang baik.

Adapun yang meraih sabuk hitam dari 8 Taekwondoin Kharisma Bangsa yaitu, Fatimah Azzahra, Husein, Rasyad Reyhan El Midi, Rashida Yasmine El Midi, Ferllysa, M Bastanjar, dan Vane Pisco. (iwa)

Presiden Jokowi Beli Sapi Kurban di Kota Batam Seberat 1 Ton

0

batampos.co.id – Lokasi penangkaran hewan kurban Seitemiang mulai kebanjiran order hewan kurban. Sapi dan kambing yang didatangkan oleh anggota Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam (APHTB) laris manis sejak sepekan belakangan ini.

Pemesan dari berbagai kalangan, mulai dari perorangan, komunitas, perusahaan, instansi ataupun organisasi.

Bahkan ada satu sapi seberat satu ton yang merupakan pesanan dari Presiden RI, Joko Widodo.

“Sudah mulai ramai, punya kami ini ada pesanan dari pak Presiden Jokowi, satu metal PO beratnya sekitar satu ton,” ujar Rosy, penjaga kandang Polaris Live Stok, Seitemiang, Jumat (2/8/2019).

“Yang pesan langsung dari Jakarta untuk dikurbankan di Batam,” kata dia lagi.

Lokasi penangkaran hewan kurban Seitemiang, Kota Batam. Di tempat ini, Presiden Joko Widodo membeli sapi seberat 1 ton untuk dikurbankan di Kota Batam. Foto: Eja/batampos.co.id

Kata dia, sapi-sapi yang sudah dipesan akan diantar saat hari H Idul Adha. Masing-masing kandang lanjutnya sudah diatas 20 persen yang terjual.

Baca Juga: Penampakan Golok Penjagal Sapi Seitemiang yang didatangkan Langsung Dari Jerman

Kandang Polaris live stok misalkan. Dari 260-an sapi yang didatangkan, 50 persen diantaranya sudah terjual.

Begitu juga kandang Jagal Utama, dari 136 ekor sapi yang didatangkan 80 ekor diantaranya sudah terjual.

Sama hal dengan kambing. Kisaran 20 hingga 30 persen total kambing yang didatangkan sudah terjual.

Meskipun demikian, kata dia, secara angka jumlah penjualan hewan kurban masih belum menunjukan peningkatan apapun selama tiga tahun belakangan ini.

“Masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, palingan segitu juga,” jelasnya.

“Satu kandang palingan 200-an ekor untuk sapi dan kambing 500-an ekor sampai hari H perayaan kurban nanti,” ujar Sipur, penjaga kandang Jagal Utama.(eja)

BBM Habis, Keberangkatan Dumai Line Tujuan Batam-Dumai Terlambat

0

batampos.co.id – Gara-gara tidak ada bahan bakar minyak (BBM) keberangkatan para para penumpang Ferry Dumai Express dan Dumai Line tertunda.

Yuni, salah seorang penumpang Ferry Dumai Express, menjelaskan dirinya harus menunggu sekitar 30 menit di ruang tunggu keberangkatan pelabuhan domestik Sekupang.

“Jadwalnya jam tujuh, tapi baru bisa berangkat jam setengah delapan, ” katanya kepada batampos.co.id, Jumat (2/7/2019).

Kata dia, pihak Dumai Express memberitahukan jika keberangkatan terganggu karena kapalnya kehabisan BBM.

“Tadi katanya gitu (habis BBM), makanya disuruh nunggu,” jelasnya.

Suasana di konter Dumai Line. Penumpang Dumai Line tujuan Batam-Dumai sempat tertunda karena ferry Dumai express dan Dumai Line kehabisan BBM. Foto: Dhiyanto

Hal itu dibenarkan karyawan Dumai Line yang berada di konter tiket, Nisa. Ia mengatakan, terlambatnya kapal dengan tujuan Batam-Dumai disebabkan pasokan BBM jenis solar telat.

“Tadi pagi masih dalam proses pengantaran, sehingga para penumpang terpaksa menunggu,” katnaya.

Kata dia, penumpang Batam-Dumai harusnya lepas tali pada pukul 07.00 WIB. Namun karena keterlambatan BBM kapal berangkat pada pukul 07.30 WIB.

Namun kata dia, proses pengantaran BBM tidak lama. Tetapi karena harus menunggu izin dari Dinas Perhubungan dan Bea Cukai.

“Karena minyak yang dikirim tidak hanya 1 sampai 2 ton tapi ratusan ton,” jelasnya.

“Jadi harus menggurus izinnya dulu,” sambung Nisa.

Keterlambatan keberangkatan lanjutnya, hanya terjadi pada tujuan Batam-Dumai.

“Tujuan Tanjungbalai Karimun dan Selat Panjang normar sesuai jadwal keberangkatan,” paparnya.(nto)

Perum Jasa Tirta II Studi Banding ke BP Batam

0

batampos.co.id – Dewan Pengawas Perum Jasa Tirta (PJT) II melakukan studi banding ke kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk penyusunan program kerja khususnya pengembangan SDM dalam mengelola air bersih bagi PJT II, Kamis (1/8/2019).

Pada pertemuan tersebut Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan, menyampaikan rencana program pengembangan sumber daya air dan pengelolaan limbah di Kota Batam.

“Kedepan BP Batam sedang menyusun Batam integrated total water management dimana akan mengintegrasikan seluruh potensi dan peluang sumber daya dan pengelolaan limbah menjadi kesatuan yang bisa menjaga ketersediaan air yang berkelanjutan dan continuous development,” ujarnya.

Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan (kiri) memberikan cenderamata kepada Anggota Dewan Pengawas Riad Oscha Chalik. Foto: Dokumentasi Humas BP Batam.

Kata dia, selain berdiskusi rombongan PJT II melihat dua waduk Muka Kuning dan Tembesi. Serta melihat instalasi pengelolaan air oleh PT ATB.

Binsar mengatakan, PT ATB merupakan perusahaan yang terbaik dan telah menerapkan teknologi terintegrasi dan termutakhir Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) untuk mengontrol proses pengolahan air, serta distribusi dan memantau kebocoran.

Anggota Dewan Pengawas PJT II, Riad Oscha Chalik, mengatakan, Kota Batam memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan daerah lain.

“PJT II memiliki tugas sama dengan BP Batam yakni mengelola air dan kedatangan kami dalam rangka studi banding dan melihat peluang terhadap aspek–aspek yang bisa dikerjasamakan khususnya di bidang pengelolaan air,” ujarnya.

Perum Jasa Tirta II adalah Badan Usaha Milik Negara yang berkedudukan di Jatiluhur, Jawa Barat.(*/esa)

Tanjunguncang Diselimuti Asap Tebal, Ini Penyebabnya

0

batampos.co.id – Gudang penyimpanan ban bekas di samping kawasan Industri Bintang, Tanjunguncang terbakar, Jumat (2/8/2019) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja kebakaran itu sempat membuat panik masyarakat sekitar karena mengeluarkan asap hitam pekat yang cukup tebal.

Dari pantauan batampos.co.id, ada ratusan ban bekas yang terbakar sehingga menyulitkan tim pemadam untuk menjinakkan si jago merah.

Informasi yang didapat di lapangan, kebakaran diduga disengaja. Sebab, lokasi gudang tersebut diketahui sering melakukan aktivitas pembakaran ban untuk mengumpulkan kawat-kawat yang ada di dalam ban.

Gudang penyimpanan ban bekas di samping kawasan Industri Bintang, Tanjunguncang terbakar, Jumat (2/8/2019) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Kebakaran sempat membuat warga panik karena asap masuk ke dalam rumah mereka. Foto: Eja/batampos.co.id

Kemungkinan sebelum api membesar, pekerja dalam gudang hendak membakar ban satu persatu.

Namun naas api membesar sehingga merambat ke tumpukan ban lainnya.

“Bisa jadi (sengaja dibakar), karena sering bakar ban di sini untuk ambil kawat,” ujar seorang anggota Polsek Batuaji di lokasi kejadian.

Kebakaran itu menyita perhatian masyarakat sekitar terutama warga yang bermukim di perumahan Pluto dan sekitarnya.

“Asap sampai ke dalam rumah makanya keluar kami, rupanya kebakaran di gudang ban bekas itu,” ujar Sandi, seorang warga.

Pekerja di lokasi gudang ban yang terbakar enggan berkomentar. Mereka kompak tutup mulut dengan alasan masih ditangani pihak pemadam kebakaran dan polisi.

Pantauan di lapangan lokasi gudang yang terbakar ini bertuliskan plang perusahaan atas nama Island Club.(eja)

Pak Kadisdik Pemko Batam Ingin Rekrut Tenaga Guru

0

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam akan mengusulkan penerimaan ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan guru di Batam. Kepala Disdik Kota Batam Hendri Arulan akan menyam­paikan langsung ke Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB), hari ini, Jumat (2/8/2019).

”Besok (hari ini, red) saya berangkat ke Jakarta untuk membahas formasi dan usulan CPNS yang rencananya dibuka tahun ini,” kata Hendri saat dijumpai di Kampus Batam Tourism Polytehnic (BTP) di Sekupang, Kamis (1/8).

Hendri mengatakan, kebutuhan guru saat ini cukup banyak. Hal ini ditambah lagi dengan bertambahnya sekolah baru yang sudah didirikan tahun ini. ”Agendanya sudah pasti menyampaikan kekurangan guru yang saat ini terjadi di Batam,” ujarnya.

foto: batampos.cxo.id / dalil harahap

Ia menyebutkan, beberapa waktu lalu, ia sudah menyam-paikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam terkait kebutuhan guru sesuai dengan kondisi di lapangan.

”Lebih rincinya sudah kami sebutkan guru apa saja yang saat ini sangat mendesak untuk dipenuhi. Saya lupa apa saja, namun secara keseluruhan hampir semua tingkatan kami usulkan, dari SD hingga SMP,” jelasnya.

Hendri mengungkapkan, penerimaan CPNS ini sangat penting untuk mengisi formasi kekurangan guru. Padahal, saat ini, pemerintah daerah tidak diperbolehkan untuk merekrut tenaga honorer lagi. Untuk itu, CPNS diharapkan bisa mengisi kebutuhan guru.

”Selain PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), CPNS ini sangat kami harapkan. Tahun lalu kami mengusulkan hingga tujuh ratus orang. Yang diberikan lumayan banyak hingga dua ratus lebih kuotanya. Itu sangat membantu,” terangnya.

Untuk jumlah yang diusulkan ke BKPSDM, ia mengaku hampir sama dengan tahun lalu. Selanjutnya hasil itu akan disampaikan ke pusat. Besar harapan bisa diakomodir semua, namun itu melihat kebijakan pusat nantinya.

”Kalau kami tentu berharap disetujui semuanya. Namun, itu kan pusat yang menentukan. Berapa yang mereka kasih nanti kami menerima saja,” beber pria kelahiran Dabo, Singkep ini. (yui)

AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo Jabat Kapolresta Barelang Kota Batam

0

batampso.co.id – Kapolri JenderalTtito Karnavian memutasi beberapa pejabat utama di jajaran kepolisian di seluruh Indonesia.

Salah satunya ialah Kapolresta Barelang Kota Batam, Kombes Hengki.

Kombes Hengki dimutasi ke Mabes Polri dan akan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Kasubdit Tipiter) Badan Reserse Kriminal.

AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo. Foto: Google

Jabatan Kombes Hengki akan digantikan oleh AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Resort Kota (Wakapolresta) Palembang.

Pemutasian kedua pejabat itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dengan Nomor ST/2023/VIII/Kep./2019 yang dikeluarkan pada Jumat (2/8/2019).

Sebelum menjabat Wakapolresta Palembang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolresta Banyuasin.(*/esa)

Batam Masuk Zona Merah Rawan Kebakaran

0

batampos.co.id – Stasiun Meteorologi Hang Nadim melakukan analisa parameter cuaca. Dan hasilnya hampir sebagian besar wilayah Batam ataupun Kepri masuk dalam zona merah rawan terjadi kebakaran. Analisa ini dilakukan hasil dari pemantauan yang dilakukan oleh Satelit Tera Aqua.

Tingginya tingkat kerawanan ini, menurut Kasi Datin Stamet Hang Nadim Suratman harus jadi perhatian setiap pihak. ”Suhu udara sangat panas, sehingga rentan terjadinya kebakaran,” katanya, Kamis (1/8).

Saat ini suhu Batam pada titik terdingin tercatat 25 derajat, sedang terpanas 33 derajat. Menurut Suratman tingginya suhu udara ini, disebabkan tingkat kelembapan udara di lapisan atas yang cukup rendah. Sehingga menyebabkan pertumbuhan awan berkurang dan sinar matahari langsung ke permukaan bumi.

”Akibatnya suhu udara menjadi panas,” ungkapnya.

ilustrasi

Hari ini, Jumat (2/8), lanjut Suratman, diperkirakan kondisi yang sama akan terjadi. Diperkirakan suhu terendah di angka 25 derajat dan tertinggi 32 derajat. ”Dalam seminggu ke depan akan terus seperti ini,” terangnya.

Karena suhu udara yang panas dan terik, Suratman meminta supaya masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dari potensi kebakaran. Seperti tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan mewaspadai apabila melihat adanya potensi kebakaran, serta segera mengambil tindakan yang diperlukan kalau perlu berkoordinasi dengan instansi terkait.

Apakah kondisi ini menyebabkan curah hujan hilang? Menurutnya, potensi curah hujan akan terus terjadi. Namun, hanya bersifat hujan lokal dengan intensitas rendah.

”Waktunya juga tidak lama,” tuturnya.

Walaupun begitu, sejauh ini belum terpantau titik api di Batam. Stamet Hang Nadim baru memantau titik api di Bintan, Karimun, dan Anambas.

”Tetap selalu berhati-hati dan tingkatkan kewaspadaan,” ungkapnya. (*)

Wah, wah, wah….Pasangan Suami Isteri Pencuri 30 Sepeda Motor Juga Pelaku Pemecah Kacah Mobil

0

batampos.co.id – Dua pasang suami isteri pencuri sepeda motor yang dibekuk jajaran Polsek Sagulung, Senin (16/7/2019) lalu ternyata memiliki catatan kriminal yang cukup banyak.

Selain jambret dan mencuri sepeda motor, komplotan ini juga dikenal sebagai spesialis pemecah kaca mobil.

batampos.co.id mendapatkan informasi untuk kasus pemecah kaca mobil, Rian dan Koko pasangan pria dari komplotan suami isteri ini bermain di wilayah Nagoya dan Jodoh.

Keduanya pernah ditangkap oleh pihak kepolisian di sana. Bahkan nama dan wajah kedua pelaku ini juga tak asing bagi kepolisian Nongsa, Batamkota dan Batuaji atas kasus jambret dan curanmor.

“Nongsa, Batamkota dan di sini (Batuaji) pernah juga, ini pemain lama,” ujar sumber kepolisian Batuaji kepada batampos.co.id.

“Macam-macam aksi kejahatan mereka, spesialis pecah kaca juga itu,” kata dia lagi.

Kapolsek Sagulung AKP Riyanto, meminta kepada komplotan pencurian memperagakan bagaimana mereka merusak stop kontak sepeda motor yang akan dicuri. Dalam sehari komplotan itu bisa mengasak 5 unit sepeda motor. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Penyidik Polsek Sagulung sebelumnya juga menuturkan hal yang sama. Rian dan Koko adalah residivis kasus jembret dan curanmor.

Baca Juga: Suami-Istri Butuh Setengah Menit untuk Gondol Motor

Keduanya baru bebas dari penjara pada Maret lalu. Laporan aksi kejahatan keduanya hampir ada di semua Polsek yang ada di Kota Batam.

Dengan kasus yang berbeda-beda, seperti curnamor, jambret, pecah kaca mobil dan lain sebagainya.

Aksi kriminal terakhir, Koko dan Rian bersama Rahel dan Yus pasangan mereka. Mereka menggasak 30-an unit sepeda motor di berbagai wilayah di Kota Batam sejak April lalu.

Kompolotan itu kata dia, sudah sangat profesional. Sebab cukup terlatih untuk menggasak sepeda motor warga.

Baca Juga: Jaringan Pencurian Kendaraan Bermotor Antar Pulau di Kota Batam Ditangkap, Sehari Bisa 5 Unit Sepeda Motor yang Dicuri

Mereka menggunakan mobil rental dan saat ada sasaran hanya butuh waktu setengah menit saja untuk gasak satu sepeda motor.

Sepeda motor curian dijual ke pulau-pulau terdekat sesuai pesanan.

“Cukup profesional mereka ini. Banyak aksi kejahatan mereka dan masih terus kami dalami,” ujar Kapolsek Sagulung AKP Riyanto.(eja)