Jumat, 22 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11440

Tambahan Kuota Haji Utamakan Lansia

0

batampos.co.id – Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu dari pemerintah Arab Saudi. Tambahan kuota itu dibagi ke sejumlah provinsi. Untuk Kepri sendiri mendapat jatah 210 kursi. sesuai yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 176 Tahun 2019 tentang pembagian alokasi tambahan kuota haji tiap provinsi.

”Untuk Batam belum ada pembagian, besok (hari ini, red) baru mau disusun,” ujar Kepala Kantor Kementerian agama (Kemenag) Batam Zulkarnain saat dikonfirmasi, Minggu (28/4).

Dia mengatakan, jika sudah mendapatkan berapa jumlahnya, kuota tersebut akan diprioritaskan bagi lanjut usia (lansia) dan berdasarkan nomor porsi haji. Dalam KMA sendiri, batasan usai jemaah lansia paling rendah berusia

75 tahun per tanggal 7 Juli 2019. Jemaah lansia dan pendamping juga telah memiliki nomor porsi dan terdaftar sebagai jemaah haji sebelum 1 Januari 2017.

Di Batam sendiri, kata Zulkarnain, calon jemaah haji yang berangkat tahun ini 589 orang.

Hingga kini jumlah pendaftar untuk haji pun masih tinggi. Bahkan daftar tunggu sudah mencapai 7.000 orang lebih. Jemaah calon haji yang mendaftar tahun ini, akan berangkat pada 2035 mendatang. (une)

12 Ribu Warga Bengkulu Mengungsi, ACT Dirikan 5 Posko Kemanusiaan

0

batampos.co.id – Banjir besar yang menerjang Bengkulu sejak Jumat (26/4) menyisakan belasan ribu jiwa warga dalam pengungsian. Mengutip pernyataan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, lebih dari 13 ribu warga Bengkulu terdampak banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, 12 ribu jiwa kini masih mengungsi.

Duka tidak hanya datang dari jumlah pengungsi banjir yang membeludak. Pasalnya, banjir juga telah menimbulkan korban jiwa. Rohidin mengatakan, 10 orang warga Bengkulu meninggal dunia, dan 8 orang masih dinyatakan hilang terbawa arus banjir.

Hari ketiga sejak banjir melanda, Ahad (28/4), jumlah pengungsian masih masif, meski banjir perlahan mulai surut. Apra Julianda Poetra, relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bengkulu mengatakan, warga juga ada yang bertahan di sekitar rumah dengan mendirikan tenda darurat atau berteduh di posko.

“Pengungsian masih masif. Banjir mulai surut, tapi karena banyaknya pemukiman yang terendam, warga masih memilih untuk mengungsi,” ujar Apra.

Apra juga mengungkapkan, Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum yang didirikan oleh Tim MRI-ACT Bengkulu sudah bertambah jumlahnya. “Kawan-kawan dari MRI Bengkulu telah mendirikan lima posko kemanusiaan. Posko dimaksimalkan untuk mendistribusikan makanan siap saji dan logistik kebutuhan pokok pengungsi,” tambah Apra.

Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum itu tersebar di lima titik terdampak banjir maupun longsor, yakni wilayah Tanjung Jaya RT.003, Sido Dadi RT.005, Tanjung Mas RT.001 dan RT.002, serta Merpati RT.012. “Kelima wilayah tersebut dipilih karena terkena dampak yang cukup besar,” terang Apra.

Sementara dari Jakarta, Koordinator Tim Disaster Emergency Response ACT Kusmayadi menyatakan, timnya pun telah mengirimkan personel tambahan, terbang langsung menuju Bengkulu.

“Dampak banjir Bengkulu cukup masif dengan belasan ribu pengungsi. Maka kami turunkan personel tambahan dari Jakarta untuk memperkuat aksi relawan di lokasi bencana,” kata Kusmayadi, Ahad (28/4).

Merangkum data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, daerah paling parah terdampak banjir meliputi Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepahiang, Lebong, Kaur dan, Rejanglebong.

Hingga Ahad (28/4), bencana banjir maupun longsor di Provinsi Bengkulu telah menyebabkan 184 rumah rusak, 4 unit fasilitas sekolah rusak, serta ada 40 titik infrastruktur jalan dan jembatan di 9 kabupaten atau kota yang juga rusak. [*]

Jalan Depan Kantor Camat Bengkong Langganan Macet

0

batampos.co.id – Jalan depan Kantor Camat Bengkong kini langganan macet setiap sore. Pemicunya bukan hanya karena padat dilalui kendaraan, namun juga karena ruas jalan yang sempit, ditambah adanya pasar kaget di pinggir jalan.

Seperti Minggu (28/4), terlihat kemacetan cukup panjang di jalan tersebut. Sejumlah kendaraan roda dua hingga roda empat harus bersabar untuk bisa melaju dengan lancar.

Suryadi, warga Bengkong, mengatakan, kondisi macet di jalan depan Kantor Camat Bengkong hampir terjadi setiap sore. Apalagi akhir pekan, kemacetan bertambah parah karena jumlah kendaraan yang melintas sangat banyak.

”Kalau sudah Jumat hingga Minggu itu kerap macet panjang. Banyak yang ke Bengkong untuk jalan-jalan,” ujarnya.

Dikatakannya, kemacetan jalan hanya terjadi di sepanjang pasar kaget. Setelah pasar kaget, alur kendaraan mulai lancar.

”Yang bikin macet itu kendaraan yang parkir pinggir jalan karena mau membeli kebutuhan di pasar kaget. Ditambah jalanan sempit,” jelas Suryadi.

Senada dikatakan Kartika, warga Bengkong Sadai. Setiap melewati jalan tersebut ia harus bersabar karena antrean kendaraan yang lewat cukup padat.

”Karena tahu macet, jadi sore hari jarang lewat daerah itu. Kecuali memang ada keperluan di sana,” imbuhnya.

Untuk itu, ia berharap agar pemerintah bisa memperlebar akses jalan tersebut. Karena jumlah kendaraan semakin banyak melalui jalan tersebut. Apalagi tempat wisata di Bengkong bertambah. ”Ya kalau bisa diperlebar, biar nggak macet begini,” tuturnya.

(she)

Sepekan di Kereta, Memotret Keindahan Rusia dengan Kamera Ponsel

0
Bersama jurnalis foto peraih penghargaan Pulitzer, Apple menyajikan pemandangan Rusia dari jendela Kereta Trans-Siberia (Russia Beyond)

batampos.co.id – Bersama jurnalis foto peraih penghargaan Pulitzer, Apple menyajikan pemandangan Rusia dari jendela Kereta Trans-Siberia.

“Ketika Anda bepergian begitu lama, Anda akan memasuki fase ketika semuanya terasa aneh. Anda tak berada di rumah, tetapi juga belum tiba di mana pun. Semuanya monoton, tapi yang berubah adalah pemandangan, orang-orang. Waktu pun bahkan menjadi tidak teratur,” kata Jurnalis foto Rusia, Sergey Ponomarev beberapa waktu lalu seperti dilansir Russia Beyond.

Ponomarev yang meraih penghargaan Pulitzer atas laporan mengenai pengungsi di Eropa, melakukan perjalanan di sepanjang rute kereta terpanjang di dunia, Trans-Siberia, untuk membuat serangkaian foto dan video di iPhone.

Berkat konsep Apple, jutaan orang kini bisa melihat suasana perjalanan dengan Trans-Siberia tanpa perlu meninggalkan rumah. Sergey mengatakan, Apple memilihnya karena pengalaman foto jurnalistiknya.

“Foto itu bergaya dokumenter, bukan komersial. Tidak ada pengaturan setting atau perbaikan detail dalam foto yang diambil. Mereka (Apple) betul-betul menginginkan dokumenter tulen, potret apa pun yang saya lihat,” terang Ponomarev.

Ponomarev dan timnya menghabiskan satu minggu di kereta, melintasi 9.289 km dan delapan zona waktu. Semua foto diambil sealami mungkin. “Kami tidak menggunakan pencahayaan ekstra atau menyelaraskan pemandangan dan elemen dalam frame. Kami hanya meminta izin kepada para penumpang untuk mendokumentasikan mereka dan bersikap sealami mungkin.”

Semua foto dan video dijepret dari tiga ponsel dengan model yang sama yakni iPhone XR. “Saya menggunakan tiga ponsel, masing-masing dengan format berbeda, format layar 4:3, stories (video vertikal), dan IGTV (video horizontal). Kami mencoba memanfaatkan ponsel dengan berbagai cara.”

Selama perjalanan, sang fotografer membuat beberapa pengamatan yang menarik, “Meski negara ini sangat luas, saya sangat kagum karena baik bahasa maupun logat orang-orang tak banyak berubah dari barat ke timur. Namun, tidak demikian dengan utara ke selatan, dari Murmansk ke Kaukasus. Bahasa dan logat betul-betul berubah. Namun, dari Moskow ke Vladivostok, semua orang berbicara dengan gaya yang sama. Itu sangat luar biasa.”

Ketika diminta untuk menggambarkan Rusia dalam satu kata, respons Sergey adalah luas. “Rusia adalah negara yang sangat indah dan luas. Anda bisa berjalan, jalan, dan terus berjalan, tak tahu apakah perjalanan akan pernah berakhir.”

Para penumpang di jalur kereta api terpanjang di dunia itu sendiri pun sangat menarik bagi Sergey. “Orang-orang asing di atas kereta itu memberi banyak kesan karena mereka bersedia untuk terlibat. Saya bertukar alamat email dengan beberapa orang dan kami sudah menghubungi satu sama lain. Mereka tertarik dengan proyek ini.” (*)

Pollux Luncurkan Tower A5 Meisterstadt Batam

0
kiri ke kanan- Direktur sales Marketing pt Pollux Barelang Megasuperblok Maikel Widjaja, CEO Pollux Internasional Singapura Marcus Lee, Project Director Pt Pollux Barelang Megasuperblok Eka Sandra, Project Manager Pt PP (persero) Tbk Dian adi Cahyono memberikan kerangan di Hotel Radisson, Minggu (28/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pengembang kawasan megasuperblok Meisterstadt Batam, PT Pollux Barelang Megasuperblok, menggelar peluncuran Tower A5 Meisterstadt Batam di Ho­tel Radisson Batam, Minggu (28/4). Menara atau tower ini menghadirkan unit apartemen yang ekslusif dan premium.

Sales and Marketing Director PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Maikel Widjaja, mengatakan, tower terbaru A5 me­rupakan tower keempat dan mengusung konsep penthouse. Selain unitnya terbatas, di tower terbaru ini pihaknya mem­berikan fasilitas yang ber­beda, lengkap, mewah, ser­ta memiliki spesifikasi yang berbeda.

“Peluncuran tower A5 ini sebagai wujud komitmen kami. Tower ini juga bagian dari fase pertama sekaligus masterpiece dari Meisterstadt Batam,” kata Maikel, Minggu (28/4).

Untuk penjualan tahap pertama, Tower A5 hanya dipasarkan terbatas yakni sebanyak 88 unit saja. Harga perdana yang ditawarkan mulai dari Rp 500 jutaan sampai dengan Rp 5 miliar.

“Berbeda dengan tower sebelumnya, Tower A5 ditawarkan lebih eksklusif. Tower ini hadir dengan tiga kamar yang tidak ada di tower 1, 2 dan 3. Kenapa kita buat tiga kamar, karena sesuai permintaan konsumen yang ingin unit besar,” papar Maikel.

Maikel menambahkan, Megasuperblok Meisterstadt dikembangkan di atas lahan seluas 9 hektare.

Proyek multifungsi ini akan merangkum 11 gedung pencakar langit terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6.500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit, 1 mal berkelas internasional, pertokoan, dan 1 perkantoran yang rencananya akan dibangun setinggi 100 lantai.

Meisterstadt Batam dikembangkan dengan menga-cu pada konsep kemajuan kota. Hal ini dapat dilihat pada komposisi bangunannya yang saling terintegrasi dengan beberapa proyek properti khususnya perkantoran serta rumah sakit.

“Kita juga ada mal sebuah pengembangan yang sangat lengkap di Batam. Ini superblok pertama dan terlengkap di Batam,” sebut Maikel.

Project Director Meisterstadt Eka Sandra mengatakan, pada tahap pertama pem­bangunan Meisterstadt Batam saat ini sudah masuk 80 persen. Tower A1 diharapkan selesai tahun ini. Sedangkan untuk Tower A5 pembangunannya sudah mencapai lantai 38 untuk pengecoran dan diharapkan satu bulan ke depan sudah topping off.

“Progres pembangunan kita sudah melebihi schedule yang diharapkan. Dengan kualitas terbaik dan teknologi yang baru dan modern,” paparnya.

Sementara Project Manager PT. PP (Persero) Tbk, Dian Adi Cahyono, menambahkan, posisi Tower A5 sudah mencapai lantai 38. Pihaknya optimistis selesai sesuai jadwal sebelum libur Lebaran.

“Sampai saat ini tak ada kendala berarti dan kami optimistis pembangunan bisa selesai tepat waktu,” kata Dian.

Sedangkan CEO Pollux Properties Marcus Lee menambah-kan, Megasuperblok Meisterstadt menawarkan konsep kota dalam kota yang di dalamnya terdapat berbagai fasilitas seperti universitas, rumah sakit, pusat perbelanjaan, apartemen, dan hotel di atas lahan seluas 9 hektare dan mencakup 8 menara apartemen.

“Megasuperblok Meisterstadt ini membawa standar internasional pertama terbesar di Batam secara global,” katanya. (leo)

Slamet Widodo dan Eliza Pimpin AJI Batam

0
Widodo (duduk tengah) seusai pemilihan ketua AJI Batam.

batampos.co.id – Slamet Widodo dan Eliza Gusmeri terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam periode 2019-2022. Keduanya terpilih di Konferensi Kota (Konferta) AJI yang digelar di Horel Greenland, Minggu (28/4/2019).

Pasangan ini memperoleh suara terbanyak dari 23 anggota AJI yang hadir dan resmi menggantikan ketua AJI sebelumnya yakni Muhammad Zuhri.

Dalam kesempatan tersebut, Widodo menyampaikan terima kasih karena memperca-yakan jabatan itu kepadanya. ”Saya membutuhkan duku-ngan dan masukan dari yang lain. Jangan lelah mengingatkan saya untuk bisa menjaga kepercayaan ini,” kata Widodo.

Adapun keinginan terbesarnya adalah ingin mengembangkan kapasitas jurnalistik anggota AJI ke arah yang lebih baik. Untuk itu, ke depannya kegiatan atau program yang berhubu-ngan dengan dunia jurnalistik perlu diperbanyak lagi.

”Untuk wartawan daerah cukup dahaga dengan ilmu ilmu yang selama ini jarang mereka dapatkan dari teman AJI Indonesia,” jelasnya.
Sekertaris AJI terpilih Eliza Gusmeri meminta kepada anggota AJI untuk lebih aktif dan ikut berpartisipasi setiap kegi-atan yang dilaksanakan AJI.

”Saya harap anggota lainnya kalau ada acara langsung hadir, karena AJI bukan milik pengurus saja, tapi juga ada andil dari anggota,” jelasnya.Sementara Ketua AJI sebelumnya, Muhammad Zuhri, berharap agar ketua terpilih nantinya bisa membawa AJI lebih baik ke depannya.

”Tentu dapat menjaga dunia pers di Batam terus berkembang lebih baik,” ungkapnya. (une)

Pendapatan PPJU akan Naik Hingga Rp 3 Miliar per Bulan

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Sempat ditunda, tarif baru Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2017 diberlakukan.

Dalam aturan ini, disebutkan untuk industri tetap 3 persen, fasum fasos tetap 6 persen, sementara sektor perumahan naik 1 persen dari semula 6 persen menjadi 7 persen. Sedangkan bisnis dan jasa naik menjadi 8 persen.

Seiring hal ini, pendapatan daerah sektor PPJU juga akan naik. Kenaikan diperkirakan naik Rp 2 milliar hingga Rp 3 miliar per bulan.

“Saat ini pendapatan dari PPJU sekitar Rp 13 miliar perbulan. Bisa dihitung kalau naik 1 persen, diperkirakan dapat menjadi Rp 15 miliar hingga Rp 16 miliar,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah, kemarin.

Ia mengatakan tahun 2019 ini target PPJU yakni Rp 195 miliar. Target ini sudah memperhitungkan kenaikan pajak ini sejak awal tahun, namun dalam seiring waktu ditunda karena mempertimbangkan masukan berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Selain itu juga mengasumsikan pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen, namu terkait ini pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 4 persen.

“Maka kami perkirakan akan berbeda capaiannya dibanding target. Mungkin berkurang,” kata dia.

Ia mengatakan berbeda jika ada lonjakan sektor industri di pertengahan dan akhir tahun, tentu akan menggenjot pendapatan PPJU karena akan memperbanyak penggunaan listrik. Namun melihat kondisi kini, termasuk gangguan listrik seperti pemadaman tentu akan pengaruhi minimnya pendapatan.

“PPJU ini dipengaruhi penggunaan daya. Semakin konsisten penggunaan daya atau semakin konsisten. Kalau listrik hidup mati, pajaknya juga hidup mati,” imbuhnya.

Hasil PPJU sendiri akan digunakan untuk membayar tagihan penggunaan listrik ke PLN serta memelihara dan membangun PJU?.

“Saat ini, ada 10.499 tiang PJU di mainland dengan 11.983 titik lampu. Sementara di hiterland, jumlah tiang PJU ada 420 dan titik lampu ada 425 titik lampu. Total 10.919 tiang PJU dan 12.408 titik lampu,” bebernya.? (iza)

BJ Habibie Mewujudkan Mimpi Lama?

0

Seakan mewujudkan mimpi lama di usianya yang sudah 82 tahun.
Itulah kesan dari debut Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie disingkat BJ Habibie, belakangan ini yang semakin intens ke Batam.

Tampak semangat dan tak kenal lelah. Seolah hendak meneruskan mimpi lama yang belum terwujud. Harapan yang tertunda, saat dia memimpin pengembangan ekonomi kawasan ini, dalam dua dekade.

Menjadikan Bandara Internasional Hang Nadim Batam menjadi hub di Asia Pasifik, misalnya. Mewujudkan Batam menjadi pusat Maintenance Repair Overhaul (MRO) berskala dunia. MRO untuk berbagai pesawat terbang internasional maupun dalam negeri.

Sejak awal memang lokasi MRO ini telah diplot di kawasan Bandara Hang Nadim, yang dia bangun semasa kepemimpinannya di sini.

Meski memang bukan saat kekuasaannya, beberapa tahun belakangan, baru Lion Air yang mengoperasikan MRO terhadap pesawatnya yang ratusan itu. Itu jugalah yang akan ditinjau BJ Habibie dalam agenda kunjungan di kawasan free trade zone (FTZ) Batam, beberapa hari ini.

Banyak sebenarnya niat baik BJ Habibie yang tertunda, semasa menjabat. Banyak pula angan yang tak sampai.

Mimpi menjadikan kawasan ini sebagai basis kekuatan ekonomi berskala dunia, merancang Batam menjadi lokomotif ekonomi nasional, yang belakangan pertumbuhan ekonominya menurun tajam.

Perspektif awal mengembangkan Batam bukan tanpa alasan. Kita tahu bahwa potensi kawasan ini sangat strategis.

Berada di antara perdagangan regional. Apalagi visi BJ Habibie yang memang tajam dan bermasa depan. Tapi kadang harapan dan rencana bukan tanpa rintangan. Selalu ada itu.
Apalagi waktu jugalah membatasi langkah Habibie meneruskan karya dan cita-citanya di Batam di masa itu.

Hingga dia naik takhta Wakil Presiden semasa masih Suharto memimpin negeri ini tahun 1998. Kemudian menjadi presiden ketiga di republik ini.

Pers Mengkritik Keras

Tak selalu yang diimpikan menjadi kenyataan. Tak semua pula kendala terjadi karena faktor kebijakan.

Terpaan gelombang badai ekonomi dunia, semasa kepemimpinannya, juga bagian yang membuat banyak program terseok.

Maka BJ Habibie pun tak lepas dari berbagai sorotan saat itu. Muncul gelombang kecemburuan sosial di tataran masyarakat lokal. Ini juga menyita waktu cukup lama.
Isu dua nakhoda dalam satu bahtera, bukan yang tiba-tiba muncul sekarang. Itu sudah isu klasik, sejak Batam mulai menggeliat.

Lain lagi tentang sorotan atas energi dan biaya yang digelontorkan. Ini dianggap tak sebanding dengan hasil. Sampai Menteri Keuangan Radius Prawiro yang ipar Suharto, saat itu dikabarkan mulai melakukan evaluasi.

Pers pun tidak tinggal diam. Beberapa media mengangkat isu itu. Mengkritisi seretnya perjalanan pengembangan kawasan ini.

Salah satu artikel yang panas menyorot saat itu, terbit di media nasional papan atas.

“Batam, Antara Mimpi dengan Kenyataan”. Demikian judul artikel itu.

Bagaimana penulis artikel itu mengulas spektrum dan dinamika pembangunan yang dilaksanakan BJ Habibie, terlihat lamban. Hal yang tajam disorot adalah terjadinya disparitas anggaran yang dialokasikan, dibanding dengan realisasi pembangunan.

Tajam memang isi artikel itu. Apakah karena data dan analisa artikel itu kurang pas dan seolah tendensius, hanya manajemen redaksi media itulah yang paham.

Tapi tak lama setelah itu, redaktur pelaksana koran itu, tiba-tiba hilang di boks redaksi.
Upaya membangun Batam dari nol, memang serba tak mulus. Pun dana yang dihabiskan tak sedikit. Dapat dibayangkan bagaimana ketika itu membangun berbagai infrastruktur dari tak ada. Semisal jalan hotmix, pelabuhan laut, dan udara.

Kemudian, waktu pun bergulir terus. Dalam perjalanannya, disebut di atas, tak semua berjalan mulus. Gelombang badai yang mengganggu kelancaran Batam, selalu muncul.
Fakta lain, tak mudah juga mendatangkan para investor sebagaimana yang diharapkan.

Apalagi di negara lain juga melakukan kebijakan ekonomi yang sama. Mereka sebagai pesaing Batam juga.

Limpahan investasi dari Singapura, tak seperti yang diharapkan. Juga dari tetang-ga Malaysia. Meski dirajut kerja sama segitiga Singapura, Johor, dan Riau, saat itu.

Dua dekade mantan Menristek itu memimpin di Otorita Batam (OB), yakni tahun 1978 sampai 1998.

Paling tidak tiga kali terjadi resesi ekonomi dunia. Kondisi itu, sangat mengganggu pengembangan Batam.

Kurs rupiah anjlok, dalam tiga gelombang resesi. Dua kali di tahun 90-an. Mempengaruhi arus masuk investasi ke Batam.

Sekelumit cerita gagalnya Asia Port, pelabuhan laut yang direncanakan di daerah laut Kabil.

Entah mengapa, tiba-tiba saja Evergreen, raksasa kontainer berpusat di Taiwan itu, membatalkan niatnya ke Batam. Meski BJ Habibie dengan timnya sudah bekerja keras menggaetnya dan meyakinkannya.

Kini, BJ Habibie seolah berupaya melunasi sebagian mimpi lama itu.

Grup usahanya PT Pollux Property Indonesia Tbk telah menyelesaikan pembangunan empat tower dari sebelas yang direncanakan Mega Superblock Meisterstadt di Batam.
Inilah gedung superblok tertinggi dan termewah sepanjang sejarah kawasan Batam selama 47 Tahun. Untuk setakad ini.

Kita juga men-support agar rencana pengembangan industri pesawat terbang komersil R-80 milik PT Regio Aviasi Industri (RAI) segera terwujud.

Tampaknya, pengembangan industri pesawat terbang ini sudah di depan mata. Untuk kesiapan inilah, maka BJ Habibie beserta rombongan berada di Batam selama tiga hari ke depan, terhitung dari Minggu 28 April 2019.

Apalagi, kabarnya, inden akan kebutuhan pesawat ini sudah berdatangan. Jumlah pesanan yang masuk sudah 115 pesawat.

Dua proyek Habibie, gedung empat tower di superblok di Simpang Franky dan rencana pengembangan industri pesawat terbang ini satu proyek prestisius di Batam. Semoga. (*)

 

Oleh: Marganas Nainggolan

Grand Batam Mall Resmi Dibuka

0

batampos.co.id – Grand Batam Mall di Penuin, Lubukbaja, resmi dibuka, Minggu (28/4). Mal yang memiliki lima lantai itu diklaim sebagai pusat perbelanjaan paling megah dan modern di Batam.

“Konsepnya modern dan berbeda dengan mal lainnya,” kata Doly, bos Grand Batam Mall saat soft opening mal tersebut, Minggu (28/4).

Doly mengatakan, selain modern Grand Batam Mall juga memiliki area yang sangat luas. Total luas bangunan mencapai 80 ribu meter persegi. Sedangkan untuk area parkir memiliki luas 40 ribu meter persegi yang dapat menampung 1.300 unit mobil dan 5.000 sepeda motor.

“Grand Batam Mall juga hadir dengan brand utama, Top 100 yang sangat lengkap dan murah,” imbuhnya.

Doly kemudian menceritakan, pembangunan Grand Batam Mall terbilang cukup singkat. Yakni hanya 21 bulan. Maklum, pembangunan mal tersebut melibatkan pekerja yang cukup banyak, yakni sekitar 1.000 pekerja.

Karena itu, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu hingga Grand Batam Mall selesai dibangun dan diresmikan, kemarin. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasihnya kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi, yang kemarin hadir dalam soft opening tersebut.

“Gedung ini selesai dari hasil kerja keras dan keinginan yang kuat. Karena itu saya ucapkan terima kasih untuk semua yang mendukung,” ucap Doly.

Sementara Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengapresiasi keberadaan Grand Batam Mall di Batam. Dengan konsep yang mewah dan berada di lokasi yang strategis, kehadiran Grand Batam Mall diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan mendukung sektor pariwisata.

“Grand Batam Mall dibangun sesuai kemajuan Batam. Sama halnya dengan Top 100 dulu, yang juga dibangun sesuai kemajuan Batam saat itu,” ujar Rudi dalam sambutannya.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Pemerintah daerah, kata Rudi, akan mendukung apapun yang dilakukan masyarakat dan pengusaha untuk memajukan Batam. Sementara pihak pemerintah daerah akan mendukung kegiatan usaha dengan menyiapkan infrastruktur yang lebih baik.

Di antaranya dengan pelebaran jalan yang ditargetkan akan dilakukan di seluruh wilayah Batam.

“Semua jalan akan kami lebarkan, jadi tak ada macet lagi. Di daerah sini (Penuin, red) juga telah kami lebarkan, cocok dengan keberadaan Grand Batam Mall,” imbuh Rudi.

Rudi juga menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Batam sebagai kota modern. Tentunya hal itu dengan bantuan seluruh pihak dan masyarakat.

“Membangun Batam ini harus bersama dan kompak. Dari tahun ke tahun harus maju, seperti keberadaan gedung (Grand Batam Mall) ini,” tutur Rudi.

Terpisah, General Manajer Grand Batam Mall Yanto mengatakan, Grand Batam Mall memiliki bangunan megah yang terdiri dari 5 lantai. Dengan jumlah tenant 150-170 unit yang dikombinasikan swalayan terlengkap Top 100. Sekitar 18-20 persen merupakan tenant kuliner.

“Grand Batam Mall juga memiliki dua musala, di lantai 1 dan 2. Tiap musala memiliki luas 200 meter persegi dengan konsep yang sangat modern. Intinya, kami ingin seluruh pengunjung nyaman,” ujar Yanto. (she)

Siap-siap, Tarif Listrik, Air dan Gas akan Ramai-Ramai Naik

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kabar sedih. Tarif air, listrik dan gas sudah diwacanakan akan naik.

Tarif pertama adalah listrik. Namun kenaikan listrik ini bukan berasal dari PLN Batam, melainkan dari kenaikan tarif pajak penerangan jalan umum (PPJU). Tarif tersebut dibebankan kepada tagihan listrik si pelanggan. Untuk rumah tangga, maka kenaikannya dari 6 persen menjadi 7 persen. Sedangkan untuk industri menjadi 8 persen.

Walikota Batam, Rudi mengatakan kenaikan PPJU akan dimulai pada Mei nanti.

“Belum naik. Mei nanti baru dinaikkan,” kata Rudi, Kamis (25/4/2019).

Sedangkan Vice Presiden Public Relation PLN Batam, Syamsul Bahri mengatakan kenaikan tersebut murni berasal dari kenaikan PPJU, sehingga tarif listrik naik.

“Iya itu dari PPJU. Untuk rumah tangga naik jadi 7 persen dan industri 8 persen. Jangan salah paham ya,” ungkapnya singkat.

Setelah listrik, maka gas untuk industri juga direncakan naik pada Juli. Perusahaan Gas Negara (PGN) berencana menaikkan harga gas dari 7,22 dolar Amerika per MMBTU menjadi 7,97 dolar Amerika per MMBTU.

Pelaku industri menolak karena tarif gas baru naik pada November lalu.

“Kebutuhan gas itu penting karena kontribusinya sebesar 70 persen dari suplai bahan baku untuk pembangkit listrik di dalam kawasan industri. Kalau gas naik, maka tarif listrik ke tenant penyewa akan naik. Itu akan membuat Batam tidak kompetitif lagi. Bisa saja terjadi relokasi nanti,” ungkap Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, Kamis (25/4).

Menanggapi hal tersebut, Sales Area Head Manager PGN Batam, Wendy Purwanto mengatakan hal tersebut masih dibahas di Jakarta dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM.

“Ini masih dibahas di pusat. Kita juga masih menunggu kepastian dari pembahasan tersebut,” ungkapnya.

Pembahasan memang sangat alot, karena industri menginginkan harga yang sekarang bertahan hingga Desember 2021.

Dan terakhir adalah air.

BP Batam berencana menaikkan harga air baku yang dijual ke ATB. BP menilai harga air saat ini sangat murah yakni Rp 150 per meter kubik. BP sudah lama tidak menaikkan harga air baku ke ATB. Rencana ini sudah dibahas sejak tahun lalu.

“Melihat kondisi saat ini, air baku seharusnya sekitar Rp 450 per meter per kubik,” ucap Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan belum lama ini.

Kenaikan ini akan dilakukan secara bertahap. Sedangkan imbas kenaikan harga air baku terhadap masyarakat, BP meminta agar ATB jangan menaikkan harganya. BP akan berkoodinasi dengan ATB terkait soal itu.

“Namun karena sejumlah faktor, maka ditunda. Mungkin usai pemilu, sekitar Mei,” jelasnya.

Binsar mengaku kenaikan air baku tentunya dapat menambah pendapatan negara bukan pajak (PNBP) Batam dari Kantor Air dan Limbah. Pendapatan tersebut dapat digunakan untuk menjaga dan meningkatkan kapasitas dam yang ada. Sehingga tidak perlu menunggu bantuan atau anggaran dari pusat untuk pemeliharaan waduk.

“Seperti Dam Sei Harapan, seharusnya menggunakan anggaran kita sendiri. Tak perlu menunggu bantuan dari pusat yang lama. Namun, nanti akan kami bahas lebih lanjut dengan ATB,” katanya.

Menaggapi hal itu, Head of Secretary ATB, Maria Jacobus mengatakan sekarang bukan saat yang tepat untuk membahas kenaikan tarif air baku. Situasinya tidak tepat karena masyarakat lagi kesulitan air.

“Tanjunguncang lagi krisis pasokan air bersih. Waduk Sei Harapan terus menyusut sehingga ada rationing. Apakah tepat untuk menaikkan tarif air baku,” katanya.

Pihaknya mengaku mempersilahkan BP Batam menaikan tarif air baku, tapi dalam konsesi menurut dia sudah jelas diatur bahwa jika ada kenaikan harga air baku maka akan diikuti dengan tarif air baku kepada masyarakat. Karena itu pihaknya tentu akan menjalankan apa yang sudah disepakati bersama dan sesuai dengan perjanjian awal saat mendapatkan konsesi mengelola air bersih di Batam.

Walapun kenaikan harga air baku di bawah 10 persen dari harga saat ini pihaknya akan membebankan kepada masyarakat. Karena itu pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah yang dalam hal ini adalah BP Batam. Dimana merupakan pemilik waduk yang ada di Batam. Kebijakan kenaikan tarif sendiri bukan serta merta diatur oleh ATB, tapi juga harus ditentukan oleh BP Batam. (leo)