Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 11556

Taekwondoin UTI Pro Kepri Borong 25 Medali di Kejuaraan Terbuka Daedo VI Singapore International

0

batampos.co.id – Taekwondoin UTI Pro Kepri kembali mengukir prestasi gemilang di kejuaraan terbuka Daedo VI Singapore International yang berlangsung di Toa Payoh Sport Hall Singapore dari tanggal 1-2 Desember 2018.

Tim UTI Pro di bawah komando Ketua UTI Pro Kepri, Rudy Alie ini berhasil meraih 7 medali emas, 8 medali perak, dan 10 medali perunggu.

“Ini hasil yang sangat menggembirakan, total medali yang kami bawa pulang sebanyak 25 medali dari 35 taekwondoin yang berangkat bertanding,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, ajang Daedo VI Singapore International, merupakan event yang cukup bergengsi dan diikuti dari berbagai negara . “Event ini cukup diminati, terbukti berbagai negara hadir ikut berpartisipasi di event ini,” ungkap Rudy.

Head Coach Siauw Lung Wu mengaku cukup puas dengan penampilan atlet UTI Pro di event yang cukup bergengsi ini. “Mereka tampil all out dan tidak demam panggung mengingat jam terbang mereka di kompetisi Internasional sudah cukup tinggi ,” ujar Siauw Lung Wu.

Sementara itu Manager Team Soewito Trikusuman menilai, sukses yang dicapai Taekwondoin UTI Pro Kepri ini merupakan cerminan hasil pembinaan yang diterapkan di UTI Pro Kepri. “Kami tidak pernah putus dalam menerapkan pembinaan secara terpusat dan berkesinambungan,” kata Soewito. (iwa)

 

Stok Sembako Aman hingga April

0

batampos.co.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru aman. Bahkan, Kemendag menjamin stok masih aman setidaknya sampai empat bulan ke depan atau April.

Guna memastikan pasokan Sembako aman, Kemendag juga menggandeng stakeholder daerah. “Kami melakukan pengecekan stok kebutuhan pokok di sejumlah daerah di Jateng, dan memastikan pasokan masih aman. Dan InsyaAllah dalam empat bulan ke depan stok masih aman,” terang Staf Khusus Menteri Perdagangan (Mendag) bidang Hubungan Antar Lembaga, Eva Yuliana kepada JawaPos.com (grup batampos.co.id), Jumat (7/12) .

Salah satu lokasi pasar yang didatangi untuk memastikan stok sembako adalah Pasar Nusukan di Solo. Usai melakukan kunjungan tersebut, Eva mengatakan, bahwa memang terjadi kenaikan sejumlah bahan pokok. Salah satunya adalah komoditas cabai.

Menurutnya, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar. “Kalau saya menyebutnya kenaikan karena pemakluman cuaca. Karena terjadi hujan maka harganya juga naik. Hal ini disebabkan saat hujan turun otomatis biaya produksi juga akan meningkat. Sehingga, harga juga mengalami kenaikan,” ucapnya.

Dan jika nanti, lanjut Eva, kondisi cuaca sudah kembali seperti semula maka harga juga akan turun. Meski terjadi kenaikan, menurutnya harga masih relatif stabil dan tidak perlu dikhawatirkan.

Sementara itu, untuk menjaga ketersediaan pasokan dan juga harga yang stabil Kemendag turut menggandeng stakeholder setempat. Hal ini ditujukan agar para pemangku kepentingan turut ambil bagian untuk menjaga harga. Terutama menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun mendatang.

“Kalau sampai ada penimbunan maka kami akan turun tangan. Tapi selama ini kami belum menemukan adanya penimbunan,” pungkasnya. (apl/JPC)

iPhone XS, XS Max, dan XR Resmi Masuk Indonesia, Segini Harganya

0
iPhone XS dan XS Max. (CNet)

batampos.co.id – iPhone XS, XS Max, dan XR resmi masuk Indonesia. Harga trio iPhone terbaru, iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR, terbilang wah untuk ukuran sebuah ponsel.

Bagi kamu yang berminat membeli sudah bisa mengikuti program pra penjualan di berbagai jaringan retail Erajaya Group. Pemesanan dibuka mulai hari ini, Jumat (7/12), dan perangkat akan didistribusikan 14 Desember mendatang.

Dari situs resmi Erafone, anak usaha Erajaya, ketiga seri iPhone itu datang dengan tiga varian penyimpanan. Untuk iPhone XS dan iPhone XS Max, varian penyimpanan yang hadir adalah 64 GB, 256 GB, dan 512 GB. Sementara untuk iPhone XR bakal hadir dengan pilihan penyimpanan mulai dari 64 GB, 128 GB, dan 256 GB.

Menyoal harga resmi dari ketiga perangkat teranyar besutan Apple itu, dimulai dari iPhone XS, varian itu dilego mulai dari Rp 20,499 juta untuk varian 64 GB. Selanjutnya untuk varian 256 GB dan 512 GB dilepas seharga Rp 23,499 juta dan Rp 27,499 juta. iPhone XS melenggang dengan pilihan warna Silver, Space Grey, dan Gold.

Selanjutnya, ada iPhone XS dengan layar lebih lega, yakni iPhone XS Max. iPhone XS Max dijual mulai dari harga Rp 22,499 juta untuk varian 64 GB. Kemudian untuk yang lain dengan penyimpanan lebih lega dengan 256 GB dan 512 GB. Perangkat tersebut dilepas ke pasaran dengan harga Rp 25,499 juta dan Rp 29,499 juta. Untuk pilihan warnanya, perangkat ini mirip dengan iPhone XS yakni tersedia dengan warna Silver, Space Grey, dan Gold.

Terakhir, untuk seri iPhone terbaru dengan harga paling murah ada iPhone XR. iPhone XR hadir dengan pilihan penyimpanan 64 GB, 128 GB, dan 256 GB. Sementara harganya Rp 15,199 juta, Rp 16,499 juta, dan 18,299 juta. Pilihan warnanya, iPhone yang agak fancy ini hadir dengan warna-warna mencolok seperti White, Black, Blue, Yellow, Coral, dan Red yang mengilat.

Seperti diberitakan sebelumnya, ketiga perangkat iPhone generasi paling kekinian ini hadir dan mengunggulkan Chip A12 Bionic yang diklaim andal. Chip tersebut mengacu pada fitur Neural Engine next generation dengan pembelajaran mesin yang diklaim andal untuk berbagai bidang penggunaan seperti fotografi, game, augmented reality, dan banyak lagi. (ce1/ryn/JPC)

DPR Minta TNI Ambil Alih Operasi KKB

0

batampos.co.id – Konflik antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dengan pemerintah Indonesia terus memanas. Setelah mereka membantai pekerja jembatan di Yigi, kabupaten Nduga, Papua, dan beberapa prajurit TNI juga Polri, kini mereka mengancam akan terus melakukan perlawan terhadap upaya pembangunan di tanah mutiara hitam itu.

Karena itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Satya Wira Yudha menilai bahwa kelompok kriminal bersenjata (KKB) ini sudah bagian dari aksi pemberontakan. Sebab tujuan dari aksi mereka yaitu untuk memisahkan diri dari Indonesia.

“Pemerintah harus segera mengambil langkah tegas. Karena kita sudah berhadapan dengan kelompok separatisme yang ingin memisahkan Papua dengan NKRI,” ujar Satya kepada wartawan, Jumat (7/12).

Politikus Golkar ini juga mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak perlu ragu-ragu membasmi kelompok itu karena ini sudah menyangkut masalah kedaulatan negara. Terlebih sudah ada korban yang cukup banyak,” lanjutnya.

Atas dasar itu, Satya juga mengusulkan agar TNI segera mengambil alih operasi terhadap KKB ini. Pasalnya sudah masuk kategori ancaman kedaulatan negara. Bukan lagi persoalan kriminal.

“Betul (diserahkan ke militer, Red) apalagi mereka bersenjata dan sudah tidak bisa dilakukan diplomasi,” sambung Satya.

Sementara itu terkait sejumlah seruan agar aparat tidak melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap KKB ini, Satya berpendapat lain. Apabila jalur diplomasi tidak bisa menyelesaikan perkara ini, maka langkah tegas harus tetap diambil pemerintah demi menjaga kedaulatan negara.

“Komnas HAM bisa membantu TNI-Polri untuk melakukan diplomasi kepada mereka. Kalau jelas-jelas mereka itu separatisme karena ingin memisahkan dari NKRI maka pemerintah harus bersikap,” pungkasnya. (sat/JPC)

Penjual Blanko e-KTP “Orang Dalam”?

0

batampos.co.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menduga pelaku jual-beli blangko kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) berinisial NI merupakan kerabat mantan pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pelaku melakukan transaksinya melalui aplikasi jual-beli online.

“Saat ini kasus jual beli blangko e-KTP tersebut sudah ditangani oleh Polda Metro Jaya,” kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar melalui pesan singkat, Jumat (7/12).

Bahtiar menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap NI, pencurian blangko e-KTP tersebut terjadi pada Maret 2018. Karena pada saat itu blangko e-KTP tengah dilakukan pendistribusian ke setiap daerah.

“Seseorang berinisial NI yang mencuri blangko e-KTP diperkirakan terjadi pada Maret 2018. Karena pada13 Maret 2018 blanko e-KTP diserahkan ke daerah,” ungkap.

Meski blangko e-KTP dijualbelikan secara online, namun e-KTP tidak bisa dicetak di sembarang tempat. Karena menggunakan mesin cetak yang sudah diprogram secara khusus.

“Untuk mencetak e-KTP diperlukan input data tertentu hasil perekaman tentang data diri, sidik jari dan lainnya. Jadi, hanya jajaran Dukcapil yang punya akses database kependudukan untuk dapat mengisi serta menginput data tersebut ke dalam chip blangko e-KTP,” pungkasnya. (rdw/JPC)

PNS Pemprov dan Anggota DPRD Kepri Hanya Terima Gaji Pokok

0

batampos.co.id – Defisit anggaran Pemprov Kepri 2018 mulai berimbas pada pembayaran gaji dan tunjangan anggota DPRD dan PNS di lingkungan Pemprov Kepri. Sejak tiga bulan terakhir gaji PNS dan anggota dewan tersendat. Bahkan hingga Kamis (6/12) kemarin mereka belum menerima tunjangan untuk bulan November.

Anggota Komisi II DPRD Kepri Rudy Chua mengatakan, tersendatnya gaji PNS dan anggota DPRD Kepri mulai terjadi pada September lalu. Meski begitu, PNS dan anggota DPRD Kepri masih menerima gaji dan tunjangan penuh untuk September dan Oktober 2018.

“Tapi pada November ini kami hanya menerima gaji pokok saja. Kondisi ini juga dialami PNS di lingkungan Pemprov Kepri,” ujar Rudy Chua di Tanjungpinang, Kamis (12/6).

Meski belum menerima tunjangan gaji, Rudy meminta para PNS dan rekan-rekannya di DPRD Kepri tidak perlu resah. Sebab menurut dia, Pemprov Kepri bersama DPRD Kepri tengah berupaya agar tunjangan gaji November segera dibayar.

“Saya kira para pegawai tidak perlu resah dan tetaplah melanjutkan pelayanan seperti biasa,” tegas Rudy.
Politikus Partai Hanura ini menjabarkan, kondisi ini terjadi karena melesetnya asumsi dana transfer dari pemerintah pusat. Menurut dia, pemerintah pusat menunda transfer daerah ke Pem­prov Kepri. Sehingga ba­nyak rencana belanja daerah yang terganggu. Salah satunya pembayaran gaji dan tunjangan PNS dan anggota DPRD.

Menurut Rudy, kondisi ini menunjukkan betapa keuangan daerah di Pemprov Kepri masih sangat tergantung dari anggaran pusat. Sehingga ketika transfer dari pusat tersendat, kegiatan di daerah juga terhambat.

“Hampir semua proses gajian terganggu, saya lihat teman-teman Pemprov sudah bolak-balik ke Kementerian Keuangan. Tetapi penyelesaian masalah perlu di level yang lebih tinggi terutama pengambil kepentingan,” jelas Rudy.

Atas dasar itu, Rudy menyarankan Gubernur Kepri Nurdin Basirun langsung turun tangan dengan melakukan lobi-lobi ke Menteri Keuangan. Karena ia khawatir, persoalan ini akan menimbulkan keresahan di lingkungan PNS Pemprov Kepri.

Di satu sisi, Rudy meminta Pemprov Kepri terbuka dengan kondisi keuangan daerah. Ia juga berharap Gubernur Kepri menjelaskan secara transparan tentang bagaimana kondisi keuangan daerah saat ini.

“Sebaiknya ada penjelasan secara detail oleh Pemprov Kepri. Sehingga tidak membuat ASN merasa khawatir dengan terlambatnya pembayaran tunjangan,” kata Rudy.

Sumber Batam Pos dari internal Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepri menyebutkan, kondisi keuangan Pemprov Kepri saat ini memang tengah dalam situasi yang sulit. Bahkan untuk membayar tunjangan gaji PNS dan anggota DPRD Kepri saja tidak cukup.

“Khusus untuk tunjangan memang belum bisa dibayarkan. Karena masih menunggu dana transfer daerah dari pemerintah pusat,” ujar sumber tersebut, Kamis (6/12).

Ditanya soal berapa total kebutuhan anggaran untuk membayar tunjangan gaji PNS dan anggota DPRD Kepri dalam sebulan, sumber tersebut enggan membeberkan. Ia menyarankan agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada Kepala BPKAD Kepri Andri Rizal.

“Memang situasi ini jika tidak segera disikapi berpotensi menimbulkan keresahan terhadap ASN di lingkungan Pemprov Kepri,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Barenlitbang) Provinsi Kepri Naharuddin mengatakan, anggaran di Pemprov Kepri sampai saat ini masih defisit lebih kurang Rp 356 miliar. Menurut Nahar, secara pasti kekurangan tersebut tergantung realisasi pendapatan sampai akhir Desember.

“Berapa jumlah pastinya, tergantung antara cashflow dengan kebutuhan. Apabila pendapatan tidak mencapai target, maka terjadilah kurang bayar,” ujar Naharuddin. (jpg)

Rp 7,4 M Insentif Guru Madrasah Hangus

0

batampos.co.id – Insentif bagi 717 guru madrasah se-Kota Batam sebesar Rp 7,4 miliar yang dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 dipastikan tidak bisa diberikan alias hangus, sehingga menjadi SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran). Insentif akan dianggarkan kembali dalam bentuk hibah di APBD 2019.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Batam Abdul Malik menyebutkan, pemberian insentif guru madrasah tidak dapat direalisasikan lagi di 2018 ini. Itu karena dananya terposting dalam anggaran Dinas Pendidikan (Disdik). Padahal, sebelumnya dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi temuan, karena guru madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) sehingga tidak bisa disalurkan.

”Menurut surat dari BPK, Disdik tidak memiliki tupoksi. Maka 2019 anggarannya sudah kita alihkan ke belanja hibah. Jadi, tahun depan kita anggarakan di belanja hibah,” kata Malik, Kamis (6/12). Malik juga memastikan insentif akan menjadi Silpa pada APBD 2018. ”Tidak ada rapel, pemberiannya hanya untuk tahun 2019,” tegasnya lagi.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengaku belum mendapatkan informasi secara detail. Namun begitu, secara aturan pemberian insentif kepada guru sekolah swasta keagamaan tidak di ranah Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

”Barang itu (insentif, red) tidak dapat didistribusikan. Kecuali kalau formatnya di Kemenag yang mengusulkan untuk di-posting dalam bentuk bansos (bantuan sosial, red) atau hibah. Karena kalau format tidak dilakukan perbaikan, maka memang insentif untuk ratusan guru madrasah tersebut tidak dapat didistribusikan,” kata Amsakar di gedung DPRD Kota Batam, kemarin.

Di tempat yang sama, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam Pebrialin mengatakan, letak kesalahan kemarin memang ter-posting di Disdik. ”Memang kesalahannya di sana. Karena ada di dinas pendidikan, makanya tak bisa kita salurkan. Untuk tahun 2019 formatnya akan kita ubah,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Batam Aman mengatakan, gagalnya penyalurkan insentif guru madrasah menjadi kecolongan pemerintah daerah di dalam penganggaran. Apalagi, dana yang dianggarkan tidak sedikit, hingga mengakibatkan 717 guru madrasah tidak bisa menerima insentif dari pemerintah daerah.

Adapun jumlah guru madrasah penerima insentif terdiri 355 orang guru setingkat TK, 222 guru SD atau Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan 141 orang guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau SMP. Berdasarkan data anggaran 2018, pemberian insentif diberikan Rp 1 juta per orang.

Senada disampaikan Kepala Disdik Kota Batam Hendri Arulan. Dia mengatakan insentif guru madrasah 2018 tidak bisa dibayarkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab, berdasarkan masukan BPK bahwa pembayaran langsung kepada guru madrasah oleh Pemko Batam tidak bisa lagi dilakukan.

Mekanismenya harus melalui hibah terlebih dahulu ke instansi yang menaungi guru-guru madrasah, dalam hal ini Kemenag. Untuk itu, agar tidak terjadi seperti sekarang, maka tahun depan mekanismenya sesuai dengan masukan BPK, yakni melalui proses hibah. ”Artinya tidak lagi melalui Disdik tapi melalui BPKAD lewat Bagian Kesra,” sebutnya.

Lalu bagimana dengan insentif 2018, apakah akan dibayar di 2019 atau gugur, Hendri mengaku tidak bisa berkomentar. ”Ini saya tidak tahu,” ucap dia.

Sementara Kepala Bagian Kesra Kota Batam, Riama Manurung mengatakan, prinsipnya insentif merupakan bantuan yang boleh atau tidak diberikan. Diakuinya, beberapa tahun belakangan Pemko Batam belum pernah absen memberikan bantuan tersebut, hingga akhirnya ada temuan BPK dan ini harus dilaksanakan.

”Memang tidak bisa diberikan 2018 karena itu sudah temuan BPK. Kalau dipaksakan dicairkan sama saja memaksa pihak Pemko Batam masuk bui,” ucap dia.

Untuk itu, agar tidak terulang kembali di 2019, sambung Riama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi cepat bertindak dengan memastikan agar bantuan tersebut dapat kembali dinikmati para guru madrasah tahun depan. ”Pak Wali sudah menyampaikan saat bertemu guru-guru TPQ di masjid (kemarin pagi). Sekitar Rp 7 lebih miliar sudah rekomendasikan,” ujar Riama. (rng/iza/yui)

Dua Capres-Cawapres Masih Libatkan Orde Baru

0
Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah terpilih, Sunanto, saat diwawancarai awak media (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

batampos.co.id – Era Orde Baru masih menjadi komoditas isu politik menjelang Pilpres 2019 ini. Ada pihak yang menolak dan juga mendukung soal dibangkitkannya kembali romansa Orde Baru.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto mengatakan sebenarnya kandidat capres dan cawapres masih menganut sistem Orde Baru.

“Jadi saya ‎melihat begini ada dua situasi yang saat ini bahwa politik Orde Baru ada yang sifatnya kekeluargaan atau satu partai, dan juga selama ini orang yang jadi backingnya (Orde Baru),” ujar pria yang akrab disapa Cak Nanto dalam diskusi di Populi Center, Slipi, Jakarta, Kamis (6/12).

Sebagai contoh menurut Cak Nanto, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ada orang-orang yang pelaku Orde Baru misalnya elite Partai Berkarya Tommy Soeharto dan juga Titiek Soeharto.

Sementara untuk Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin ada yang disebut backing Orde Baru. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Wiranto.

“Jadi untuk calon nomor 2 (Prabowo-Sandi) ada keluarganya, dan calon yang lain (backing Orde Baru) adalah ada Pak Luhut dan Pak Wiranto nomor urut 01,” katanya.

‎Oleh sebab itu, Cak Nanto menduga kedua pasangan capres dan cawapres itu saat menang di Pilpres 2019 mendatang bisa saja menerapkan kebijakan-kebijakan Orde Baru. Misalnya otoriter.

“Jadi saya memang melihat bahwa ada potensi dua-duanya tetap menerapkan model kebijakan seperti itu (Orde Baru),” pungkasnya. (sat/JPC)

Jadi Tersangka, Habib Bahar Tidak Ditahan

0
Habib Bahar bin Smith ditetapkan tersangka. Namun, tidak ditahan oleh polisi (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)

batampos.co.id – Penyidik Bareskrim Mabes Polri menetapkan Habib Bahar bin Smith menjadi tersangka, Kamis (6/12). Kendati demikian, dia masih diperbolehkan untuk pulang alias tidak ditahan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Syahar Djantono mengatakan, tidak ditahannya Bahar menjadi kewenangan penyidik. Namun setidaknya ada dua faktor seorang tersangka ditahan atau tidak dilakukan penahanan.

“Dasar penahanan itu kan ada dua, kalau penyidik melihat dia akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti, langsung ditahan,” kata dia di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/12).

Namun yang pasti, semua dilakukan sesuai prosedur. Soal apakah Bahar akan dipanggil kembali, menurutnya hal itu mungkin saja selama penyidik membutuhkan keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, kuasa hukum Bahar, Aziz Yanuar sepakat bahwa tidak ditahannya Bahar menjadi kewenangan objektif dari penyidik. Polisi katanya meyakini kliennya tidak akan melarikan diri, tidak akan menghilangkan barang bukti, dan kooperatif.

Selama pemeriksaan berlangsung sekitar 11 jam, penyidik pun bersikap baik terhadap Bahar. “Profesional dan sangat baik,” kata Yanuar di Gedung Bareskrim, semalam.

Begitu pula Bahar yang kooperatif dengan perbuatannya itu. Tak ada respon ketika dia ditetapkan sebagai tersangka. “Tidak ada respon yang bagaimana-bagaimana. Karena kooperatif dan bersedia bertanggung jawab dengan perbuatannya,” beber Yanuar.

Untuk itu, pihaknya berharap agar tidak ada penahanan terhadap Bahar. “Mudah-mudahan enggak. Insyaallah nggak (ditahan),” pungkas Yanuar.(dna/JPC)

Desktop Gaming dengan Harga Fantastis

0
Desktop gaming Asus ROG Strix GL12. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

batampos.co.id – Vendor komputer asal Taiwan, Asus, merilis desktop gaming Rog Strix GL12. Asus ROG Strix GL12 dibanderol dengan harga fantastis.

Gaming Product Manager Asus Indonesia Alistair Wu mengungkapkan, desktop gaming tersebut menjadi perangkat yang spesial bagi pasar Indonesia. “Asus ROG Strix GL12 menjadi desktop gaming pertama di Indonesia yang hadir dengan prosesor Intel Core i9 generasi ke-9,” ujarnya di acara peluncuran lini gaming terbaru Asus di Jakarta, Kamis (6/11).

Selain itu, dia juga mengklaim bahwa Asus ROG Strix GL12 menjadi perangkat desktop gaming terkencang. “Prosesor Intel generasi ke-9 yang hadir pada desktop gaming ini merupakan versi unlocked. Karenanya, perangkat ini mungkin di-overclock hingga kecepatan yang lebih tinggi,” terangnya.

Lebih jauh, selain untuk bermain game, Asus ROG Strix GL12 juga bisa diajak bekerja keras bagi para pekerja kreatif professional. Melalui performanya yang bisa berjalan hingga 5.00 GHz, desktop ini diklaim bisa melakukan beragam pekerjaan berat seperti 3D rendering, transcoding, dan lainnya yang menuntut performa tinggi.

Dari segi spesifikasi, ROG Strix GL12 selain hadir dengan prosesor Intel i9 generasi ke-9, Asus juga menawarkan varian lainnya dengan Intel i7. Pun untuk kebutuhan grafisnya yang hadir dalan tiga pilihan yakni Nvidia GeForce RTX 2080 8 GB, Nvidia GeForce GTX 1080 8 GB, dan Nvidia GeForce GTX 1060 3 GB.

Urusan performa lainnya, perangkat desktop gaming ini dibekali dengan RAM up to 32 GB DDR4 2.666 MHz. Sementara untuk storage-nya, tersedia mulai dari 128 GB M.2 PCIe SSD plus 1 TB hingga 2 TB HDD. Perangkat ini dijual Asus mulai dari harga Rp 19,299 jutaan untuk varian termurah hingga yang termahal Rp 70,299 jutaan. (ryn/JPC)