batampos.co.id – Beredar kencang kabar Jakarta membubarkan BP Batam, Rabu (12/12/2018) petang tadi. Tautan berita media online viral kemana-mana.
Ada yang setuju ada pula yang tak.
Adalah sosok yang menamakan diri Anwar Anas yang menolak. Ia membuat petisi melalui situs change.org untuk mengajak orang ikut bersama-sama menolak pembubaran BP Batam.
Dalam petisinya ia menulis…
BP Batam sebagai lembaga non struktural yang memiliki kewenangan membangun Batam menjadi daerah yang mengasyikkan untuk berinvestasi, menjadi lokomotif penggerak ekomomi tidak seharusnya dibubarkan.
Pak Presiden harus terlebih dahulu memperhatikan keinginan dan kepentingan Batam untuk kedepannya sebelum mengambil keputusan.
Kami menolak BP Batam dibubarkan , sekaligus menolak kepala BP Batam berasal dari kalangan politik (walikota rangkap jabatan).
Kantor BP Batam. foto: putut ariyo / batampos.co.id
batampos.co.id – Dualisme di Batam mengganggu pikiran Presiden Joko Widodo.
Rabu (12/12/2018) ia memimpin rapat terbatas (ratas) di Kantor Kepresidenan Jakarta. Agendanya adalah membahas tentang pengembangan Batam yang dikenal sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK).
Rapat itu menghasilkan keputusan yang akan mengubah Batam. Yakni memberikan kewenangan BP Batam sebagai tangan pemerintah di daerah itu akan dirangkap oleh Walikota Batam
Apakah dengan demikian BP Batam dibubarkan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, menjawab singkat, “Lebih kurang akan begitu.”
Menurut Darmin, baik Presiden Jokowi ataupun Wakil Presiden Jusuf Kalla memutuskan untuk mengakhiri dualisme.
“Itu berarti hanya ada satu, enggak boleh ada dua, baru dualisme hilang,” kata Darmin mengawali menjelasannya.
Karena itu, Presiden Jokowi memutuskan untuk mengakhiri keberadaan BP Batam yang merupakan institusi pemerintah pusat di pulau industri itu. Selanjutnya, urusan Batam akan diserahkan kepada pemerintah kota setempat.
“Sehingga jadi satu tangannya, enggak dua. Itu saja, sederhana sekali,” tutur Darmin.
Darmin meyakini keputusan pemerintah menyerahkan kewenangan BP Batam kepada pemda setempat merupakan solusi bagi masalah yang selama ini tak terselesaikan.
“Pokoknya tujuannya ini menyelesaikan dualisme,” tegasnya.
Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menegaskan, eksekusi atas keputusan itu akan dilakukan sesegara mungkin. Eksekusinya akan diawali dengan pencatatan aset dan persoalan administrasi lainnya.
“Memang masih harus ada pencatatan macam-macam, ya kan. Asetnya masih, bagaimana menyelesaikannya, itu harus disiapkan legalnya, datanya. Tapi akan segera, kita akan usahakan begitu tahun baru, sudah satu,” jelas Darmin.
Meski demikian Darmin memastikan KEK di Batam tetap berlanjut.
“Tapi itu kebijakannya biar di daerah saja. Pokoknya dualisme selesaikan dulu, nanti yang lain-lainnya menyusul,” tandas Darmin.
Jalannya sidang dimulai oleh Presiden dengan menanyakan perkembangan percepatan pembangunan kawasan ekonommi khusus (KEK) di Batam, Kepulauan Riau.
Presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu menginginkan Batam yang punya posisi strategis memiliki daya saing.
“Kita ingin Batam dan sekitarnya yang memiliki posisi strategis bisa dikembangkan secara maksimal, sehingga memiliki daya tarik yang bagus, meniliki daya saing untuk kawasan ekonomi dan daya tarik untuk investor,” kata Presiden Jokowi saat mengawali ratas.
Pihak terkait dari Batam pun hadir dalam ratas itu. Antara lain Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Lukita Dinarsyah Tuwo.
Presiden Jokowi menjelaskan, persoalan Batam sudah dibahas dalam beberapa kali rapat. Antara lain pada Desember 2015, Januari 2016 dan Maret 2017.
Karena itu Jokowi dalam ratas itu meminta laporan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution mengenai Batam. Di antaranya adalah transformasi dari free trade zone (FTZ) menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK).
“Juga urusan berkaitan dengan perizinan, kepastian hukum bagi investor. Khususnya infrastruktur, masalah pelabuhan, dan lainnya. Saya kira secara singkat saja disampaikan karena sudah berkali-kali rapat,” tuturnya.
Sedangkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang ditemui usai ratas itu mengungkapkan, hal terpenting soal Batam saat ini adalah mengakhiri dualisme kewenangan antara BP Batam dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
“Pengusaha yang paling penting ingin tidak ada dualisme, ada kepastian,” kata Airlangga.
Airlangga menjelaskan, di Batam saat ini terdapat sejumlah perusahaan multinasional seperti Schneider Electric dan Infineon Technologies. Menteri yang juga ketua umum Golkar itu mengharapkan perusahaan multinasional lainnya juga berekspansi ke Batam.
“Dan kawasan Nongsa akan menjadi digital hub. Tentu ini akan kita perbaiki situasi iklim yang kondusif,” jelas Airlangga.(fat/jpnn)
Suasana di bandara Hang Nadim, Batam. foto: putut ariyo tejo / batampos
batampos.co.id – Libur Natal dan Tahun Baru 2019 telah tiba. Untuk Kota Batam sendiri, peningkatan gerak masyarakat menuju Medan, Sumatera Utara (Sumut) begitu terasa. Seluruh penerbangan menuju Medan pada tanggal 21-23 Desember ini sudah ludes terjual.
Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso menjelaskan, empat penerbangan menuju Medan pada tiga hari tersebut sudah terisi semua. Kondisi ini diakuinya mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Secara umum, untuk tahun 2018 ini terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar delapan persen. Di Bandara Internasional Hang Nadim sendiri, Suwarso memperkirakan kenaikan jumlah penumpang berada di angka antara dua sampai empat persen.
“Penerbangan tujuan Medan untuk tiga hari (21, 22, 23 Desember 2018) sudah penuh, masyarakat Medan memang cukup dominan di Batam,” kata Suwarso pada Rabu (12/12).
Terkait dengan tiket sendiri, Suwarso mengatakan bahwa harga tiket untuk saat ini sudah berada di ambang batas atas. Jika dalam kondisi normal penerbangan Batam menuju Jakarta hanya sekitar Rp 800 ribu, saat ini harga tiket dengan rute yang sama sudah berada di atas Rp 1 juta.
Meskipun mengalami kenaikan, Suwarso mengatakan hal tersebut masih berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kalau belum melewati ambang batas atas itu masih diperbolehkan,” kata Suwarso lagi.
Suwarso melanjutkan, pihak bandara sudah mempersiapkan pelayanan maksimal dalam meyambut aktivitas libur Natal dan Tahun Baru ini. Peningkatan aktivitas Bandara Internasional Hang Nadim, diimbangi dengan upgrade tipe pesawat yang dilakukan maskapai. (bbi/JPC)
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), turut berpartisipasi mendukung produksi film garapan StarVision dan Miles Films dengan judul “Milly & Mamet” yang merupakan spin-off dari film legendaris Indonesia “AADC” dan akan tayang di bioskop mulai tanggal 20 Desember 2018.
Sebagai salah satu bentuk upaya dalam meningkatkan awareness produk kendaraan penumpang Mitsubishi Motors, MMKSI menyediakan Mitsubishi XPANDER dan PAJERO SPORT untuk menunjang proses produksi film tersebut. Dengan background cerita tokoh Milly dan Mamet sebagai pasangan muda yang baru memulai berumah tangga, merupakan salah satu gambaran yang tepat dengan segmentasi dan target customer dari produk flagship Small MPV Mitsubishi Motors, Mitsubishi XPANDER.
MMKSI bekerjasama dengan tim produksi Milly & Mamet, berdasar pada kerjasama serupa yang sebelumnya terjalin dalam garapan film “AADC 2” dan melihat kesesuaian antara target audiens dari film ini dengan target customer dari produk kendaraan penumpang Mitsubishi Motors.
Tidak hanya pada proses produksi, Mitsubishi Motors juga turut serta dalam kegiatan screening film dan press conference yang dilaksanakan pada 11 Desember 2018 di XXI Epicentrum, Jakarta.
Seperti yang diungkapkan oleh Intan Vidiasari, Deputy Group Head of Planning & Communication Group PT MMKSI, “MMKSI turut serta sebagai official car sponsor dalam film Milly & Mamet dengan menyediakan Mitsubishi XPANDER dan juga PAJERO SPORT untuk digunakan oleh beberapa karakter, termasuk pemeran utama dalam film ini. Selain itu, kami juga menampilkan 1 unit Mitsubishi XPANDER sebagai unit display dan 3 unit kendaraan penumpang Mitsubishi Motors yang mengantarkan para pemeran saat kegiatan premiere film.”
Melalui dukungan terhadap film Milly & Mamet, diharapkan awareness masyarakat Indonesia akan kendaraan penumpang Mitsubishi Motors dapat semakin meningkat.
Milly & Mamet merupakan film komedi romantis dari cerita AADC Indonesia yang akan dirilis pada 20 Desember 2018 dan disutradarai Ernest Prakasa. Film ini diproduksi oleh Starvision Plus dan Miles Films sebagai pemilik karya Ada Apa dengan Cinta? (2002). Dibintangi oleh Sissy Prescillia, Dennis Adhiswara, Ernest Prakasa, Julie Estelle, Yoshi Sudarso, Dian Sastrowardoyo, Titi Kamal, Adinia Wirasti dan lain-lain. (*)
batampos.co.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri yang menggandeng Disperindag Provinsi, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas berhasil menarik dan memusnahkan ratusan item obat dan makanan kedaluwarsa di sejumlah gudang di Tarempa.
Tidak tanggung-tanggung, jumlah fisik yang ditarik lebih dari tiga tossa (kendaraan roda tiga), belum lagi yang dimusnahkan di tempat.
”Semua jenis obat dan makanan mulai dari kosmetik, obat-obatan dan makanan yang kedaluwarsa ditarik dan dimusnahkan,” ungkap Kepala Seksi Pemeriksaan Balai POM Kepri kantor Batam, Muhammad Rafki, Selasa (11/12/2018).
Ia menjelaskan, operasi yang dilakukan dalam rangka pe-ngawasan obat dan makanan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019.
”Ini dilaksanakan secara nasional,” ungkapnya lagi.
Namun, ia belum bisa menjelaskan berapa jumlah pasti dan berapa jumlah item obat dan makanan yang sudah dimusnahkan karena saat ini masih direkap.
”Jumlah pasti belum tahu karena masih direkap,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kepulauan Anambas Usman, mengatakan pihaknya tidak merekap hasil operasi tersebut karena leading sektornya adalah BPOM Kepri. Sehingga rincian item produk kedaluarsa tersebut belum diketahui pasti.
”Kita masih menunggu hasil rekapan dan berita acara pemusnahan dari BPOM dan rekomendasinya,” ungkapnya.
Sementara itu, staf bidang perdagangan DKUMPP Kabupaten Kepulauan Anambas, Dwi Arief Laksono, menjelaskan, pemeriksaan sudah dilakukan sejak Selasa 27 November hingga Jumat 4 Desember silam. Setelah itu dimusnahkan dibelakang Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) yang berlokasi di Batu Tambun Desa Tarempa Selatan.
Menurutnya ada salah satu gudang yang ditemukan banyak sekali produk kedaluarsa.
”Dari satu gudang saja ada yang sampai tiga tossa, kalau yang jumlahnya sedikit langsung dimusnahkan ditempat,” jelasnya. (sya)
batampos.co.id – Pasar Amerika menjadi tujuan utama pelaku usaha di Batam pada 2019. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 7 persen. Caranya adalah dengan menggenjot ekspor ke Negeri Paman Sam tersebut.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan mengatakan cara menggenjot ekspor adalah melalui strategi optimalisasi pemanfaatan surat keterangan asal (SKA) untuk mendapatkan generalized system of preferences (GSF) dari Amerika.
“SKA adalah dokumen pe-lengkap atau pendukung barang ekspor dan impor yang menunjukkan asal barang dengan ketentuan rules of origin (ROO). Manfaatnya antara lain mendapatkan keringanan tarif bea masuk,” kata Oke, Senin (10/12) di Batam.
“Sedangkan GSP adalah fasilitas tarif preferensi yang diberikan oleh Amerika kepada negara berkembang dengan syarat tertentu. GSP ini diberikan kepada 103 negara berkembang, termasuk Indonesia,” katanya lagi.
Dengan kata lain, Indonesia mendapatkan pemotongan bea masuk impor ketika mengekspor 3.500 produknya ke Amerika.
Produknya antara lain produk pertanian, produk tekstil, garmen dan kayu. GSP merupakan kebijakan perdagangan sepihak yang umumnya dimiliki negara maju dengan tujuan untuk membantu perekonomian negara berkembang, tetapi tidak bersifat mengikat bagi negara pemberi atau penerima. Indonesia telah menerimanya selama 40 tahun.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor Kementerian Perdagangan, Indonesia merupakan penerima GSP nomor empat terbesar di dunia, setelah India, Thailand dan Brazil. Pada 2017, Indonesia mendapatkan pemotongan lewat fasilitas GSP sebanyak 1,95 miliar dolar Amerika. Sedangkan total ekspor Indonesia ke Amerika mencapai 9,44 dolar Amerika.
“Produk utama yang diekspor antara lain ban truk dan bis, perhiasan, kabel, alat musik, barang-barang travel dan polywood,” bebernya.
Sedangkan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putra menga-takan, ide untuk memasuki pasar Amerika merupakan ide bagus karena dapat mendorong sektor ekspor yang tengah mengalami perlambatan.
”Ini bagus karena dapat mendorong kita di tengah perlambatan karena net ekspor itu negatif. Dan juga sebagai stimulan untuk menumbuhkan optimisme dari pelaku usaha di Batam,” paparnya.
Buruh pelabuhan Batu Ampar membongkar barang | Dalil Harahap/Batam Pos
Berdasarkan data yang dihimpun BI Perwakilan Kepri, total ekspor non migas Kepri ke Amerika hingga Oktober mencapai 674,97 juta dolar Amerika atau 9,12 persen dari total ekspor Kepri ke Amerika dan 5,35 persen dari total ekspor Indonesia ke Amerika.
Adapun tiga komoditi utama ekspor non migas Kepri ke Amerika antara lain mesin dan peralatan listrik dengan nilai ekspor sebesar 194,749,606 dolar Amerika. Kemudian cokelat dengan nilai ekspor sebesar 116,333,065 dolar Amerika dan terakhir mesin dan pesawat mekanik dengan nilai ekspor sebesar 93,796,663 dolar Amerika.
”Sejak 2015, pertumbuhan ekspor non migas Kepri memiliki tren meningkat. Tahun 2015, nilai ekspor sebesar 597,10 juta dolar Amerika. Kemudian naik 2,15 persen di tahun 2016 mencapai 609,96 juta dolar Amerika. Naik lagi 11,83 persen di tahun 2017 menjadi 682,11 juta dolar Amerika,” papar Gusti.
Amerika juga menjadi negara peringkat kedua sebagai tujuan ekspor non migas Kepri dengan persentase 9,12 persen. Sedangkan untuk peringkat pertama masih Singapura dengan persentase 41,08 persen dan peringkat ketiga adalah Tiongkok dengan persentase 8,23 persen. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, BP akan terus mensosialisasikan bagaimana menangkap pasar Amerika sebagai sebuah peluang.
”Ini bagaimana manfaatkan pasar Amerika di tengah-tengah kondisi yang kurang baik. Kami akan bahas juga bagaimana peluang agar pintu ekspor ke Amerika tetap terbuka dengan pintu masuknya dari Batam.
Makanya, BP memberikan sejumlah insentif untuk mempermudah investor di Batam dalam meningkatkan ekspornya dan juga ekspansi usahanya.
“Industri masih oke meski ada tantangan dari harga gas. Tapi dengan OSS yang sudah berjalan, saya yakin dapat merang-sang investor datang ke Batam. Baru kemudahan mengimpor bahan baku saat ekspor keluar. Semua akan diurus bersama,” paparnya.
Sedangkan Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hoeing mengatakan bahwa Amerika merupakan market ideal untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Batam di 2019. (leo)
batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam Muhammad Yunus mengatakan insentif guru madrasah 2018 sebesar Rp 7,4 miliar masih bisa dica-irkan melalui Peraturan Wali Kota (Perwako). Insentif diberikan bersamaan dengan bantuan hibah guru madrasah yang mulai disalurkan di 2019 mendatang.
”Karena uang itu ada, dan tidak bisa diberikan karena kesalahan administrasi. Maka kalau dibuat perwakonya, insentif ini masih bisa diberikan,” kata Yunus, Selasa (11/12).
Menurutnya, dalam perwako itu nantinya akan menjelaskan hubungan kesalahan administrasi di dalam pengang-garan insentif guru madrasah yang akhirnya menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Maka 2019 nanti, Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan hibah guru mad-rasah sebesar Rp 14,8 miliar. Angka ini didapat dari insentif guru madrasah 2018 ditam-bah hibah guru madrasah 2019 yang sebesar Rp 7,4 miliar.
Selanjutnya Perwako juga mengatur hibah tahun 2020 diberikan sesuai jumlah yang sama yakni Rp 7,4 miliar kepada 717 guru madrasah atau sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
”Artinya tergantung niat baik pemerintah. Kalau saya melihatnya ada kekhawatiran pemerintah kalau dibuat Rp 14,8 miliar tahun 2019, maka di tahun 2020 guru akan meminta di angka yang sama. Makanya di sini juga diatur setelah ini diberikan, tahun berikutnya kembali ke angka lama yakni Rp 7,4 miliar,” terang politikus Demokrat itu.
Namun demikian, Yunus melihat, jika perwako ini bisa dibuat pencairan insentif yang sekarang berbentuk hibah itu, baru bisa dicairkan di APBD Perubahan 2019.
”Karena APBD 2019 sudah disahkan dan anggarannya sudah dibuat, maka baru bisa diubah di perubahan 2019. Saya pikir tak ada masalah kalau guru madrasah mau bersabar, karena ini juga merupakan hak mereka,” jelas Yunus.
ilustrasi foto: iman wachyudi / batampos
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman mengakui Pemko Batam telah mengangarkan insentif guru madrasah Rp 7,4 miliar melalui dana hibah tahun 2019.
”Memang tak ada jalan lain. Insentif guru madrasah ini harus melalui dana hibah dari Pemko Batam kepada Kementerian Agama (Kemenag),” ujar Aman.
Menurutnya, Pemko harus meyakini kebenaran data seluruh guru madrasah penerima insentif dengan melakukan verifikasi.
”Seluruh guru madrasah itu harus seperti calon penerima dana hibah yang lain. Kalau verifikasinya ini tidak berjalan dengan baik, tentu akan bermasalah di kemudian hari,” tutur dia.
Misalnya, guru madrasah yang akan diberikan insentif, minimal syaratnya sudah satu tahun mengajar. Peme-rintah harus bisa memastikan apakah guru yang bersangkutan masih aktif atau sudah tak aktif mengajar lagi.
”Ini harus berkoordinasi dengan Kemenag. Data detail itu bisa disampaikan dari Kemenag ke Pemko. Kemudian ke Kesra lalu lakukan koordinasi,” sebut Aman.
DPRD Kota Batam, lanjutnya, berpandangan pemberian insentif pada guru madrasah seperti guru-guru sekolah lainnya yang berada di bawah Pemko Batam tepatnya Dinas Pendidikan, tidak masalah.
”Hanya saja karena ini menjadi temuan BPK, maka kita harus patuhi dan jalankan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya. (rng)
SAYANG binatang itu baik. Tapi, ya jangan lantas sampai mengorbankan anak-anak seperti pasangan dari Tempe, Arizona, Amerika Serikat, ini.
Bayangkan, dengan alasan tak ada ruang yang cukup di mobil, Michael Fee, 62, dan Amber Freudenstein, 31, tega menaruh dua bocah berumur 6 dan 10 tahun di bagasi. Keduanya anak Amber.
Associated Press melansir, pasangan itu berkendara dari Tempe menuju Casper, Wyoming, untuk menjemput tiga anak Amber lain.
Mereka pun tertangkap karena melakukan perjalanan sepanjang 1.448 kilometer sambil mengurung dua anak di bagasi.
Sedangkan kursi belakang justru diduduki leluasa oleh dua anjing jenis german shepherds.
”Saya sudah mencoba membuat segalanya aman. Tidak ada niat buruk,” ujar Fee saat diinterogasi polisi.
Oleh hakim Pengadilan Natrona County Circuit Court, keduanya pun dijatuhi hukuman 30 hari. Di penjara tentu saja, bukan di bagasi.(bil/c10/ttg/jpg)
Empat bulan lamanya Lombok dan Sumbawa berada dalam masa pemulihan, pascagempa hebat melanda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada akhir Juli lalu. Selama itu pula, rangkaian program wakaf yang digulirkan Global Wakaf hadir membersamai masyarakat Lombok dan Sumbawa di fase pemulihan ini. Perlahan, ekonomi umat mulai bangkit.
Bendera kebangkitan ekonomi pada momentum pemulihan pascabencana di NTB ini dikibarkan setinggi-tingginya. Global Wakaf secara resmi meluncurkan program-program wakaf unggulannya, Selasa (11/12). Mengusung tema “Rangkai Kemanfaatan, Segerakan Kebaikan”, acara tersebut diselenggarakan di Islamic Center, Kota Mataram, NTB.
Peluncuran resmi program-program Global Wakaf dihadiri oleh Ahyudin selaku Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) sekaligus Presiden Global Islamic Philanthropy (GIP), N. Imam Akbari sebagai Presiden Global Wakaf Foundation (GWF), serta Insan Nurrochman selaku Presiden Direktur Global Wakaf Corporation (GWC). Hadir pula Hendry Soedijarto selaku Komisaris Utama PT Trihamas Syariah, perusahaan yang sebagian sahamnya diwakafkan dan dikelola oleh Global Wakaf Foundation melalui Global Wakaf Corporation. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Raharjo dan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah.
Hadirnya rangkaian program wakaf di NTB dan wilayah lainnya di Indonesia tidak terlepas dari ikhtiar Global Wakaf dalam mengakselerasi laju pembangunan ekonomi umat. Hal ini disampaikan oleh N. Imam Akbari selaku Presiden Global Wakaf Foundation.
“Kehadiran seluruh program Global Wakaf membantu masyarakat Indonesia dengan basis unit wilayah terkecil selevel desa, baik di lokasi bencana alam maupun bencana kemanusiaan alias kemiskinan. Global Wakaf mengambil peran di sektor pangan karena secara strategis ini menyangkut hajat hidup dasar masyarakat. Indonesia adalah negeri agraris di mana kesuburan tanahnya amat bagus, bak tanah surga. Oleh karenanya, kami yakin mampu membangun kualitas hidup masyarakat Indonesia, dimulai dari sektor pangan ini, insyaAllah,” papar Imam.
Di sektor pangan, Global Wakaf menggulirkan rangkaian program seperti Sumur Pertanian Wakaf, Lumbung Pangan Wakaf (LPW), dan Lumbung Ternak Wakaf (LTW). Bersama dengan program wakaf berbasis bisnis ritel, yakni Warung Wakaf dan Ritel Wakaf, seluruh program membentuk rantai pangan dari hulu ke hilir. Rantai pangan ini bagian dari solusi total atas problematika umat di sektor pangan, baik dari sisi produksi, distribusi, hingga konsumsi.
“Global Wakaf Foundation beritikad menjamaahkan kemandirian ekonomi umat di sektor pangan dalam rangkaian siklus yang tak terputus,” imbuh Imam. Menurutnya, rantai pangan dari hulu ke hilir ini layaknya sebuah ekosistem yang menggerakkan produktivitas umat dengan pendekatan inovasi dan teknologi. Hal ini selaras dengan wakaf sebagai amanah Rabbaniyah di puncak piramida ekonomi Islam.
Dalam implementasinya, GWF menginisiasi Global Wakaf Corporation (GWC) yang mengelola aset wakaf berupa korporasi bisnis dan sosial dengan spirit Bring Your Asset to Jannah. “Amanah wakaf sebagai kunci kejayaan umat menuntut standar akuntabilitas yang berlipat dan kinerja kreativitas program berkualitas tinggi dibandingkan filantropi Islam lainnya. Inilah yang mendorong GWF menginisiasi GWC bisnis dikelolas secara profesional dengan prinsip itqonul amal. Dengan demikian, akselerasi ekosistem wakaf bisa segera terbangun agar berjuta kebaikan bisa segera dirasakan seluas-luasnya,” terang Insan Nurrochman selaku Presiden Direktur Global Wakaf Corporation.
Saat ini, sekitar 201 Sumur Wakaf/Sumur Pertanian Wakaf telah tersebar di 79 kabupaten/kota di Indonesia. Di Blora, Sumur Wakaf dimanfaatkan warga untuk konsumsi harian dan mengairi lahan pertanian mereka. Petani yang menggarap lahan pertanian tersebut turut dibina dan diberdayakan melalui program Lumbung Pangan Wakaf (LPW). Tidak hanya itu, rantai wakaf juga mengangkat kesejahteraan peternak lokal melalui Lumbung Ternak Wakaf (LTW).
Blora menjadi salah satu contoh sukses dari praktik wakaf produktif yang terintegrasi, mulai dari Sumur Pertanian Wakaf, LPW, dan LTW. “Alhamdulillah, di Blora kita bisa lihat bagaimana kesejahteraan jasmani dan rohani bertransformasi dengan pendekatan program wakaf komprehensif, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan profit dan benefit. Insyaallah berkah dunia dan akhirat” ujar Insan.
Baik LPW dan LTW setidaknya sudah menjangkau 44 desa di 8 kabupaten/kota di Indonesia, memproduktifkan 3600 Ha lahan sawah dengan melibatkan lebih dari 12.000 petani/peternak. Sementara itu, penguatan sektor pangan ini diperluas dengan kehadiran 29 Warung Wakaf dan Ritel Wakaf di Lombok dan Jabodetabek. GWF menargetkan pendirian masing-masing 100 Warung Wakaf di Lombok, Palu, dan Jabodetabek, hingga Februari 2019 mendatang.
Imam T. Saptono selaku Wakil Ketua BWI yang turut hadir dalam acara tersebut, menyambut baik peluncuran resmi program-program Global Wakaf. Ia mengapresiasi tinggi ikhtiar Global Wakaf dalam membangun perekonomian dan kesejahteraan umat melalui sejumlah program wakaf yang produktif dan inovatif.
“Paradigma wakaf yang dibangun oleh Global Wakaf dengan memadukan para stakeholder wakaf dalam suatu network, yang memadukan sektor hulu dan hilir. Ini memberikan harapan baru bagi perwakafan nasional. Harapannya wakaf dapat kembali menjadi pilar ekonomi umat, yang membawa kesejahteraan dan kemartabatan umat,” tutur Imam T. Saptono.
Ekosistem wakaf yang tersebar di seluruh Indonesia ini telah meluaskan maslahat yang dirasakan oleh 281 ribu penerima manfaat. Wakaf terus merangkai manfaat, menyegerakan kebaikan untuk masyarakat luas. iInsya Allah, wakaf perlahan menggerakkan energi produktivitas umat, menuju masyarakat yang mandiri dan berdaya. (*)
batampos.co.id – Kontak senjata antara Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dengan petugas gabungan TNI–Polri kembali terjadi, Selasa (11/2) pagi. Insiden tersebut membuat dua prajurit TNI bernama Pratu Budi dan Praka Aswad terluka. Keduanya langsung dievakuasi ke Wamena untuk mendapat perawatan medis.
Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi menjelaskan kontak tembak terjadi sekitar pukul 06.15 WIT. ”Korban atas nama Pratu Budi luka tembak di bahu dan Praka Aswad luka ringan di pelipis karena rekoset amunisi,” terang Aidi.
Kedunya dibawa ke Wamena melalui jalur darat sampai Distrik Mbua. Kemudian diterbangkan memakai helikopter ke Wamena.
Aidi menyampaikan, kontak senjata terjadi pasca KKSB menyerang Pos TNI yang baru dibangun di Distrik Yigi. Serangan tersebut terdeteksi dari arah barat. Dengan pusat serangan berjarak 500 meter sampai 600 meter dari pos.
”Anggota TNI yang ada di pos berusaha membalas tembakan sehingga terjadi kontak tembak,” jelasnya. Dari laporan yang diterima oleh Aidi, prajurit TNI juga langsung mengejar KKSB itu.
Lettu Infanteri Ardan sebagai komandan pos memimpin langsung pengejaran. Mereka membuntuti jejak KKSB yang lari ke dalam hutan. Hanya saja kondisi medan secara umum membuat mereka kesulitan.
”Faktor kesulitan tentunya adalah kondisi geografis yang sangat ekstrem dan penguasaan medan,” terang Aidi. Namun pengejaran tetap berlanjut. Bersama aparat dari Polri, prajurit TNI masih berusaha menangkap kelompok tersebut.
Meski serangan itu membuat dua prajurit terluka, namun Distrik Yigi masih dalam kendali TNI-Polri. Sampai kemarin, masih ada empat orang hilang dari total 28 pekerja PT Istaka Karya yang bertugas di Yigi. Dua diduga sudah meninggal dunia. Dua lainnya diperkirakan masih hidup. Sedangkan 24 lainnya sudah ditemukan oleh petugas gabungan. Dari angka itu, 17 di antaranya meninggal dunia. Sedangkan tujuh orang lainnya selamat.
Lebih lanjut, Aidi menjelaskan, masyarakat yang semula mengungsi di dalam hutan sudah mulai kembali. Mereka bersedia pulang setelah TNI membangun pos di sana. ”Sudah mulai berangsur-angsur kembali ke kampung,” ungkap perwira menengah TNI AD itu. Sejatinya, sambung dia, masyarakat Distrik Yigi mendukung pembangunan Jalan Trans Papua.
Termasuk jembatan yang dikerjakan oleh PT Istaka Karya.
Beberapa pendatang yang selamat dari eksekusi oleh KKSB mengakui sempat dilindungi oleh masyarakat setempat saat kelompok itu berakasi. ”Masyarakat asli Distrik Yigi berusaha mencegah KKSB melakukan tindakan keji tersebut,” imbuh Aidi. Masyarakat setempat pula yang meminta para pekerja yang tengah bertugas di sana melarikan diri saat KKSB melakukan peyisiran.
Dari Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto melaksanakan rapat koordinasi khusus (rakorsus) guna membahas perkembangan situasi dan kondisi di Distrik Yigi. Menurut dia, upaya TNI – Polri menyelamatkan korban tersisa belum berhenti.
”Baik di tempat kejadian maupun sekitar tempat kejadian,” ungkap mantan panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu.
PRAJURIT Batalyon 756/Wimane Sili mendengarkan arahan dari komandannya sebelum diberangkatkan ke Nduga, Papua, Selasa (11/12).
Pengajaran KKSB oleh TNI-Polri pun ditegaskan lagi oleh Wiranto. Dia menyebut, kelompok itu sudah melarikan diri. Tidak hanya personel organik TNI-Polri di Papua, tenaga tambahan juga dikirim dari luar daerah tersebut.
”Apakah itu Brimob dan Kopassus. Karena memang itu dibutuhkan untuk operasi pengejaran yang tidak mudah. Karena medannya sulit sekali,” kata dia menjelaskan.
Pejabat asal Yogyakarta itu pun membantah seluruh klaim KKSB. Termasuk di antaranya penggunaan bom.
Dia juga menegaskan, tidak akan berdiskusi dengan KKSB. ”Karena mereka melakukan suatu propaganda. Membuat masyarakat resah, membuat masyarakat menjadi sangat ketakutan,” tambah dia.
Sebagai salah satu upaya memusnahkan trauma akibat konflik, tahun depan Satgas Binmas Noken Polri akan masuk ke Nduga.
”Binmas Noken masuk ke sebuah area itu seperti di Nduga. Pasti anak ada yang stres, trauma. Nah, ada program trauma healing,” ungkap Kasatgas Binmas Noken Polri Kombes Eko Rudi Sudarto. Diakui Eko, insiden di Nduga awal bulan ini harus ditindaklanjuti dengan kehadiran Satgas Binmas Noken Polri di sana. (syn/JPG)