Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 11597

Ada Tug Boat Lihat Pesawat Jatuh

0

x.batampos.co.id – Pesawat Lion Air Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang putus kontak pagi tadi, diperkirakan jatuh.

Dari informasi yang diterima redaksi, sebuah tug boat dikabarkan melihat sebuah pesawat jatuh pada kooordinat 05 derjat 49.727 S – 107 derjat 07.460 E 9 (heading 40 derjat timur laut), sekitar pukul 07.05 WIB pagi tadi.

Armada Lion Air dengan kode penerbangan JT-610 rute Jakarta – Pangkal Pinang Senin (29/10) dikabarkan putus kontak pukul 06.33 setelah take off dari Bandara Soekarno Hatta, Senin (29/10) pukul 06.20 WIB. (hsl)

Lion Air JT-610 Rute Jakarta-Pangkal Pinang Putus Kontak

0

x.batampos.co.id – Armada Lion Air dengan kode penerbangan JT-610 rute Jakarta – Pangkal Pinang Senin (29/10) dikabarkan putus kontak.

Pesawat berangkat pada pukul 06.20 WIB pagi tadi. Terakhir kontak dengan JATC sekitar pukul 06.33, selanjutnya kontak terputus.

Pukul 06.51 WIB, Manajemen Lion Air mengatakan mereka masih dalam proses pengecekan status pesawat tersebut. (hsl)

Ombudsman Ikut Awasi Penerimaan CPNS

0
Keluarga peserta ujian Computer Assisted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melihat nilai hasil keluarganya yang mengikuti ujian dilayar monitor di Kantor Gedung Bersama Pemko Batam, Minggu (28/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kepri turut mengawasi proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, mengatakan hal ini dirasa perlu guna mencegah terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan CPNS.

”Kita tetap melakukan pengawasan CPNS di Provinsi Kepri dalam rangka mendukung penyelenggaran penerimaan CPNS yang objektif, akuntabel, dan transparan sesuai dengan tata kelola pemerintahan yang baik,” kata Lagat, Minggu (28/10).

Adapun proses pengawasan dilakukan mulai dari tahap pendafataran, pelaksanaan ujian hingga pengumuman hasil seleksi. Pihaknya juga perlu memastikan unit-unit pengawasan internal di setiap instansi pelaksana penerimaan CPNS bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.

Ombudsman juga akan mengawasi layanan unit pengaduan internal dalam merespons setiap keluhan atau aduan yang disampaikan, kemudahan peserta CPNS dalam menyampaikan pertanyaan atau keluhan mereka, serta pelayanan terhadap peserta penyandang disabilitas agar hak warga negara yang ingin mengabdi pada negara bisa terlayani dengan baik.

”Kita juga berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” jelasnya. (rng)

Jawara Tulis HUT PLN Batam

0

batampos.co.id – PLN Batam menggelar lomba karya jurnalistik dalam rangka menyambut HUT ke 18 PLN Batam dan Hari Listrik Nasional Ke-73.

Lomba ini akan digelar dari 16 Oktober hingga 24 Oktober 2018.

Setelah melalui penjurian yang ketat. Panitia mengumumkan para juara.

“Respon rekan-rekan jurnalis ternyata cukup bagus dan semangat mengikuti perlombaan menulis berita dan features. Kami dari panitia tidak menyangka tulisan mencapai total 25 tulisan yang dibagi 2 kategori tersebut karena waktu yang panitia berikan hanya satu minggu,” ujar Bukti Panggabean, Ketua Penyelenggara Lomba Menulis sekaligus Manager of Public Relations bright PLN Batam.

Meskipun jumlah ini terhitung lebih sedikit dari lomba menulis yang pernah diselenggarakan bright PLN Batam beberapa tahun lalu, namun secara kualitas tulisan-tulisan yang terkumpul memiliki nilai yang ketat saat penjurian.

Hingga pada akhirnya dipilih 4 pemenang untuk kategori berita/straight news dan 4 pemenang dari kategori features. Proses penjurian oleh dewan juri dari eksternal dan internal pun berlangsung sangat ketat karena peserta yang menjadi pemenang harus mencukupi kriteria penjurian dan seleksi administrasi panitia.

Selain teknik penulisan, kesesuaian tema, penyajian tulisan serta kehadiran pada waktu site visit mempengaruhi proses penilaian.

“Kami selaku panitia yakin bahwa penilaian ini bersifat obyektif karena kami tahu juri-juri sangat berkompeten di bidangnya bahkan ada peserta yang harusnya mendapat nilai sangat tinggi namun ada kriteria penjurian yang tidak memenuhi akhirnya nilainya dikurangi. Kami harapkan hasilnya dapat diterima oleh semua peserta, namanya perlombaan pasti ada yang menang dan kalah,” imbuh Bukti Panggabean.

Para pemenang lomba menulis berita/straight news dan features berhak menerima hadiah, untuk juara 1 sampai 3 akan diberikan hadiah berupa uang tunai, piagam penghargaan serta study tour bersama bright PLN Batam sedangkan untuk juara harapan 1 berhak mendapat uang tunai dan piagam penghargaan.

Hadiah diserahkan oleh Direktur Utama bright PLN Batam Dadan Kurniadipura pada upacara peringatan Hari Listrik Nasional ke-73 di kantor pusat bright PLN Batam, Senin 29 Oktober 2018.

Para juara lomba tulis PLN Batam

Lomba menulis berita straight news dan features serta kegiatan edutour jurnalis diselenggarakan oleh bright PLN Batam ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta pengetahuan terkait proses bisnis bright PLN Batam, sehingga para jurnalis dapat membingkai bright PLN Batam melalui sebuah tulisan dengan data, dan sumber yang benar terkait proses bisnis serta sistem ketenagalistrikan di Batam.

Berikut nama pemenang Lomba Menulis Straight News dan Features bright PLN Batam;

Kategori Berita/Straight News:

1. Juara 1
Judul : Peningkatan Industri Beri Dampak Positif Bagi Pertumbuhan Pelanggan PLN Batam, Penulis: Rifki Setiawan Lubis, Media: Batam Pos.

2. Juara 2
Judul : Konsumsi Listrik Industri Tumbuh 4 Persen ‎- Pelanggan bright PLN Minus Diawal Tahun, Penulis: Martua Butar-Butar, Media : Tanjung Pinang Pos.

3. Juara 3
Judul : Siaga 24 Jam Terima Pengaduan Pelanggan, Penulis : Ahmad Romadi, Media : Koran Sindo

Juara Harapan 1
Judul : Kembangkan Inovasi untuk Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Antar Daerah, Penulis : Arifin M, Media : Beritanusantara.com

Kategori Features

1. Juara 1
Judul : Listrik PLN Batam untuk Pembangunan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru, Penulis : Sarma Haratua S, Media : Bisnis Indonesia

2. Juara 2
Judul : Mengubah Malam yang Sunyi Jadi Penuh Aktivitas Bernilai Ekonomi, Penulis : Fadhil, Media : Koran Sindo.

3. Juara 3
Judul : Berbagi Terang hingga Pulau Seberang, Penulis : Yashinta, Media : Batam Pos

Juara Harapan 1
Judul : Ketika Listrik Jadi Komponen Investasi dan Penopang Teknologi, Penulis : Ratna Irtatik, Media : Batam Pos.

Airport FC Juara BUBU Hang Nadim Cup I U-40

0

x.batampos.co.id – Airport FC berhasil menjuarai turnamen BUBU Hang Nadim Cup I U-40, usai mengalahkan PT Epson dengan skor tipis 2-1 dalam partai final di Lapangan Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (28/10). Sementara gelar pencetak gol terbanyak diraih kapten Epson Agus dengan raihan delapan gol.

Gol kemenangan Airport FC dicetak Pritno (6’) dan Muna Ferry (45’). Kedua gol ini tercipta melalui heading yang didahului umpan lambung ke jantung pertahanan Epson. Sementara gol balasan Epson diciptakan Miftahul Huda dari titik putih saat babak kedua baru berjalan dua menit.

Pelatih Epson Yoni mengakui jika anak-anaknya bermain tidak tenang dalam pertandingan final ini. ”Pertandingan sore ini (kemarin, red) sebetulnya berjalan menarik. Kedua tim menyuguhkan permainan yang enak ditonton,” serunya.

”Hanya saja inilah sepakbola. kami harus mengakui keunggulan Airport FC dengan skor 2-1. tapi kami berhasil merebut gelar top skor dalam turnamen ini lewat lesakan delapan gol Kapten Epson Agus,” terang Yoni.

Sementara itu, pelatih Airport FC Arnol mengaku puas dengan keberhasilan anak asuhnya menjuarai turnamen ini. ”Kami unggul dalam hal kekompakan dan kerja sama tim. Epson adalah tim yang kuat hanya saja kami lebih kompak,” terangnya.

Anggota III Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo mengatakan pertandingan final menjadi pertandingan yang seru dan enak untuk ditonton.

”Kedua tim menunjukkan kemampuannya dan berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam kejuaraan ini,” jelasnya

”Terima kasih, turamen ini diharapkan bisa mempererat silaturahmi pesepakbola veteran di Batam. Selain itu melihat antusiasme dan semangat peserta kejuaraan event ini rencananya akan dijadikan agenda tetap BP Batam,” tegas Eko.

Sedang Kepala BUBU Hang Nadim Batam, Suharso mengatakan bahwa event ini akan dilaksanakan secara rutin tahun tahun mendatang. Tidak hanya itu, ke depan juga akan ditambah kategori dan juga hadiahnya.

”Beberapa SSB sudah memberikan masukan untuk menggelar juga kejuaraan di kelompok umur,” jelas Suharso.

Sebagai juara, Airport FC berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Juara dua berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Sedangkan gelar pencetak gol terbanyak yang diraih kapten Epron Agus berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu.(yan)

Ruang Publik Harus Gunakan Bahasa Indonesia

0

x.batampos.co.id – Kongres Bahasa Indonesia XI dihelat Minggu (28/10). Dalam acara lima tahunan itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menekankan pemakaian Bahasa Indonesia di tempat publik. Selain itu, sejumlah pegiat bahasa dan sastra mendapatkan penghargaan atas dedikasinya.

”Kalau rambu di ruang publik tidak menggunakan Bahasa Indonesia, maka silakan ditegur,” kata Muhadjir dalam sambutannya.

Dia mengatakan bahasa asing atau bahasa daerah boleh digunakan. Namun sifatnya melengkapi Bahasa Indonesia.

Untuk pengawasan ini, Muhadjir menyarankan agar pemerintah daerah turut aktif. Misalnya saja untuk memberikan ijin pembangunan, harus memiliki perjanjian agar selalu menggunakan Bahasa Indonesia.

”Amanah undang-undang tidak hanya pusat saja yang melakukan perlindungan. Namun ruang publik ini ranahnya daerah,” ucapnya.

Dia mengaku juga telah mengintruksikan guru Bahasa Indonesia untuk menguasai bahasa daerah dan bahasa asing. Menurut Muhadjir hal ini bertujuan agar guru bisa menjadi penghubung antara pengetahuan daerah atau pengetahuan dari luar negeri.

Sejauh ini Provinsi DKI Jakarta telah menjadi contoh. Misalnya saja dengan menggunakan istilah Indonesia untuk fasilitas publik. Sebut saja Mass Rapid Transit (MRT) yang diubah menjadi Moda Raya Terpadu. Akronim alat transportasi tersebut sama.

Kepala Badan Bahasa Kemendikbud Dadang Sunendar menjelaskan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya agar ruang publik ramah Bahasa Indonesia.

Yang dilakukannya antara lain bekerja sama degan dinas dan badan terkait yang berada di daerah. Dalam temuannya, ada beberapa kesalahan dalam Berbahasa Indonesia.

”Badan Bahasa sudah memperbaiki Bahasa Indonesia di ranah publik, pelestarian bahasa daerah, dan menyarikan bahasa asing,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan Kongres Bahasa Indonesia XI diluncurkan beberapa produk kebahasaan dan kesastraan. Sebut saja Kamus Besar Bahasa Indonesia Braille, buku Bahasa, dan Peta Bahasa, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Daring, Korpus Indonesia, Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Daring, dan Aplikasi Senarai Padanan Istilah Asing (SPAI).

Selain itu, akan diberikan sejumlah penghargaan, yaitu Adibahasa, Penghargaan Sastra, Anugerah Tokoh Kebahasaan, Duta Bahasa Nasional 2018, dan Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2018. (lyn/jpg)

 

Petugas Lapas Selundupkan Sabu ke Lapas

0
Barang bukti

batampos.co.id – Petugas sipir Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Batam kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu ke dalam lapas, Minggu (28/10) sekitar pukul 12.30 WIB. Namun kali ini pelakunya oknum petugas lapas lainnya yang berstatus sebagai calon pegawai negeri untuk lapas.

Okkie Fernando, nama oknum pegawai lapas yang tertangkap itu. Dia ditangkap bersama Nurdin, seorang narapidana yang diduga sebagai pemesan sabu tersebut.

Kepala Lapas (Kalapas) Batam Surianto membenarkan penangkapan tersebut. Namun, dia enggan berkomentar banyak sebab langsung diserahkan ke Polda Kepri untuk ditindaklanjuti. ”Benar, pelaku calon pegawai lapas bersama seorang napi,” ujar Surianto, saat dikonfirmasi tadi malam.

Informasi yang didapat di lapangan, pengungkapan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas itu terjadi saat pergantian shift jaga. Okkie yang bertugas sebagai pengaman di dalam lapas berusaha memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memasukkan sabu ke dalam lingkungan lapas. Namun sayang, aksinya itu diketahui komandan regunya sehingga dia diamankan ke kantor penindakan dan penegakan Lapas Batam.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri Dedi Handoko saat dikonfirmasi tadi malam menyebutkan dalam penangkapan itu pihaknya juga langsung mengamankan satu narapidana atas nama Nurdin yang diduga sebagai pemesan barang haram tersebut.

”Untuk sementara dua orang yang diamankan. Okkie si calon pegawai negeri untuk lapas dan Nurdin, seorang napi,” ungkap Dedi.

Barang bukti yang diamankan diduga narkoba jenis sabu dengan jumlah yang belum bisa dipastikan sebab langsung diserahkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.

”Penangkapan ini menandakan bahwa SOP pengamanan lapas berjalan dengan baik,” tutur Dedi.

Kepada segenap jajaran petugas lapas yang ada di Kepri, Dedi kembali mengingatkan untuk tidak main-main dengan aksi penyelundupan serupa.

”Siapa saja yang ditangkap akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Siapapun itu,” ujar Dedi.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Yani Sudarto membenarkan adanya penangkapan terhadap satu orang kurir dan satu orang pembeli sabu, Minggu (28/10) pukul 12.30. Penangkapan ini, disebut Yani, hasil penelusuran yang dilakukan pihak Lapas sendiri. Namun, pihaknya akan mengembangkan kasus ini untuk mencari bandar maupun pengedar lainnya. ”Ini bentuk koordinasi dan sinergi kami. Saat ini kami sedang sidik dan kembangkan kasus ini,” katanya, Minggu (28/10).

Ia mengatakan, dua orang yang diamankan tersebut yakni Okkie Fernando, 20, selaku Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lapas Batam yang mencoba menyelundupkan sabu ke dalam lapas. Namun, saat di pintu satu Lapas Batam untuk pemeriksaan barang, petugas menemukan sabu seberat 10 gram di dalam tas ransel berwarna hitam. Sabu ini rencananya akan diserahkan ke seseorang bernama Anwar, 44, warga binaan Lapas Batam.

”Saat ini keduanya masih kami mintai keterangan dalam rangka pengembangan,” tutur Yani.

Hasil pemeriksaan sementara, Okkie mengaku dititipkan tas oleh seorang perempuan yang tidak dikenalnya. Sementara itu, dari pengakuan Anwar, membenarkan bahwa telah memesan sabu seberat 10 gram dari seseorang bernama Tina. Sabu itu dibelinya seharga Rp 10 juta.

”Kasus ini ditangani subdit II. Kami apresiasi dan berterima kasih ke Kepala Lapas. Sinergi antarinstansi ini akan terus ditingkatkan untuk mempersempit ruang gerak bandar narkoba,” ungkap Yani. (ska/eja)

Siapkan 100 Tenda Gratis untuk UKM

0

batampos.co.id – Selain dimeriahkan dengan funwalk dan funbike night, puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Batam Pos dan Hari Bakti ke-47 Badan Pengusahaa (BP) Batam pada 24-25 November mendatang juga akan diramaikan dengan bazar aneka kuliner dan souvenir. Panitia menyediakan 100 tenda gratis bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Penanggungjawab acara bidang bazar Ismanto mengatakan, bagi UKM yang berminat bisa segera mendaftar. Dengan cara datang langsung ke Kantor Batam Pos di Graha Pena Lantai 2 atau dapat menghubungi nomornya di 081270978099.

“Silahkan lampirkan fotokopi KTP dan jenis usaha. Cukup itu saja,” kata dia, Minggu (28/10).

Tenda yang dipersiapkan sejatinya ada 150 tenda. Namun 50 tenda lainnya akan diperuntukkan bagi para sponsor.

“Satu tenda 3×3 meter. UKM yang bisa ikut bisa yang jualan makanan, minuman, hingga sovenir,” papar dia.

Selain UKM yang dihimpun Batam Pos, UKM yang turut akan mengisi tenda kelak adalah binaan BP Batam. Saat acara, UKM berkewajiban mematuhi aturan dari panitia, dari mengkoordinir sampah masing-masing dan ikut menyukseskan acara tersebut.

“Selain tenda, listrik juga disipakan,” tambahnya.

Terkait batas pendaftaran, ia mengatakan akan berakhir hingga semua tenda terisi. “Tenda terisi, pendaftaran selesai,” pungkasnya. (iza)

Buron 4 Tahun Tertangkap di NTT

0

batampos.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam meringkus Seprianus Kopong alias Bapa Rolan alias Om Anus di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (28/10/2018) pagi. Pria berusia 59 tahun ini merupakan terpidana kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Dedie Tri Hariyadi mengatakan Seprianus telah menjadi buron sejak tahun 2014 sesuai putusan Kasasi MA.RI No.1541 K/Pid.Sus/2014. Berdasarkan putusan itu, tim Kejari Batam dan tim dari Intelijen Kejagung turun ke kampung halaman Seprianus di Kelurahan Nunbaun, Kecamatan Alak Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami telah melakukan pengintaian beberapa hari sebelum terpidana di tangkap. Dan Alhamdulillah saat kami amankan, terpidana ini kooperatif,” ujar Didie di Kantor Kejari Batam, kemarin.

Menurut Didie, di kampung halaman Seprianus bekerja di ladang dan menjual air. Karena itu, saat ditangkap , ia pasrah dan mengaku tidak tahu jika putusan MA menyatakan dia bersalah.

“Pada putusan sebelumnya di Pengadilan Negeri Batam, terpidana ini divonis bebas. Namun jaksa banding ke MA. Hasil kasasi, terpidana divonis 4 tahun dan denda Rp 120 juta subsider tiga bulan,” jelas pria yang baru menjabat satu Minggu sebagai Kejari Batam.

Ditempat yang sama, Kasi Pidum Filpan Fajar Dermawan Laia mengatakan terpidana yang di bawa dari NTT diterbangkan ke Batam lewat Jakarta. Sesampainya di Batam, Seprianus di bawa ke Kantor Kejari Batam di Batamcenter untuk mengisi administrasi.

“Kondisi terpidana sehat. Usai mengisi administrasi, terpidana ini langsung kami serahkan ke Rutan untuk menjalani lanjutan hukuman ,,” imbuh Filpan.

Dikatakan Filpan, sejak di tetapkan sebagai tersangka hingga terdakwa ,Seprianus menjalani tahanan kota. Namun pada tahun 2012, Hakim Reno memvonisnya bebas, sementara JPU Riski Rahmatullah langsung banding.

“Sejak kasasi keluar, kami sudah mengirimkan tiga kali surat agar terpidana menyerahkan diri. Namun hingga 4 tahun sejak putusan kasasi, terpidana ini tak menyerahkan diri. Karena itu kami jemput dan dia kooperatif,” ungkap Filpan.

Sementara, Seprianus saat digiring tampak lesu. Mengenakan kemeja kotak-kotak, tangan pria yang sudah memiliki cucu ini diborgol. Kepada wartawan, ia mengaku masih sakit.

“Perut saya masih sakit, bekas operasi Prostat,” ujar Seprianus.

Disisi lain, Seprianus mengaku tidak tahu atas vonis bersalah MA. Sebab, ia yang tak mengerti hukum mengira langsung bebas usai vonis hakim di PN Batam.

“Saya pikir sudah bebas ,ternyata ada juga hukuman. Intinya saya siap menjalani sisa hukuman ,” pungkas Seprianus.

Seprianus merupakan buronan kasus perdagangan manusia ke luar Negeri melalui Batam. Ia bersama tantenya Sepo(sudah bebas usai menjalani hukuman) merekrut korban dengan cara menjanjikan gaji atau penghasilan yang besar sehingga tergiur. (she)

Seleksi CPNS Digelar hingga Subuh

0

Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemko Batam benar-benar tidak mudah. Hari kedua pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS diikuti 234 peserta. Namun, tidak sampai 10 persen peserta yang berhasil melampau skor yang telah ditentukan. Sementera 16 peserta tidak datang untuk mengikuti ujian.

”Dari 234 peserta yang ikut hanya 10 orang yang passing grade,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batam, Syahir, Sabtu (27/10).

Selama dua hari pelaksanaan, total peserta yang akan lanjut ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKD) sebanyak 17 orang. Ia mengungkapkan, ber­dasarkan pengakuan peserta, terbatasnya waktu pengerjaan membuat peserta tidak bisa menyelesaikan soal dengan sempurna.

”Mereka bilang tak cukup waktu, jadi tak semua soal terselesaikan,” sebutnya.

Syahir menjelaskan masing-masing peserta sudah mengetahui batasan skor yang dinya-takan lolos ke seleksi berikutnya. Selain itu panitia juga sudah memberikan pengarahan kepada peserta mengenai hal tersebut.

”Mereka sudah pada tahu. Jadi, saat skornya sudah tampil mere-ka tahu apakah lanjut atau tidak,” ujarnya.

Ia menyebutkan batasan skor untuk tes kewarganegaraan 75, intelejensi umum 80 dan karak-teristik pribadi 143. Mereka yang tidak mencapai skor tersebut otomatis gagal.

Salah seorang peserta, Firmansyah, yang baru saja menyelesaikan tes CAT mengaku memang waktu menjadi kendala. Selain itu ia belum terbiasa dengan sistem tes.

”Baru pertama kali ikut tes. Jadi gagal karena ada banyak soal yang tidak bisa diselesaikan. Sudah banyak lupa dan yang dipelajari tidak banyak yang ditampilkan soalnya,” beber pria lulusan Universitas Negeri Padang (UNP) ini.

Sementara itu, persoalan amburadulnya ujian CPNS baru di sejumlah daerah ternyata dipicu oleh kinerja vendor yang ditunjuk Badan Kepegawaian Negara (BKN). Di sejumlah lokasi, perangkat komputer baru dipasang vendor sehari sebelum ujian berlangsung. Tak pelak ketika hari H ujian, komputer beserta jaringannya belum siap.

Pelaksanaan lelang penga-daan sarana dan prasarana komputer untuk ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) oleh BKN berlangsung kilat. Pengumuman tender cepat bernilai Rp 324,5 miliar yang terbagi dalam empat paket dilansir pada 21 Oktober. Kemudian pada 22 Oktober pemenangnya diumumkan.

Di antara kasus penundaan yang terjadi adalah untuk seleksi SKD pelamar Pemkot Banda Aceh. Sejatinya ujian digelar Jumat (27/10). Tetapi akhirnya ditunda sampai batas waktu belum ditentukan.

Informasi dari panitia setempat penundaan tersebut dipicu keterlambatan vendor dalam menyediakan perangkat komputer. Vendor kedapatan baru memasang perangkat komputer Kamis (26/10) sore.

Meskipun sudah mengebut memasang komputer hingga Jumat dini hari, tetapi pada pagi harinya belum bisa digunakan. Untuk mengakomodasi kebutuhan seluruh pelamar yang ujian di Aceh, dibutuhkan sekitar 2.000 unit komputer.

Di Jogjakarta, ujian ditunda dengan waktu pelaksanaan yang tidak lazim. Salah satu sesi ujian untuk pelamar Kementerian Hukum dan HAM di Jogjakarta digelar Sabtu (27/10) pada pukul 00.00–01.30 WIB. Kemudian sesi berikutnya berlangsung pada 02.00–03.30 dan sesi terakhir pada pukul 04.00–05.30.

foto: batampos.co.id / batampos

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan masih mengecek kasus ujian dengan waktu pelaksanaan tidak lazim di Jogjakarta tersebut. Sebab selama ini penundaan ujian memang terjadi. Tetapi pelaksanaannya tidak sampai digelar pada malam hingga dini hari. Secara teknis yang mengatur penjadwalan ulang adalah instansi masing-masing.

Terkait dengan vendor yang mepet memasang komputer sehingga mengganggu jadwal ujian, Ridwan mengatakan BKN melihat isi kontrak terlebih dahulu. Tidak menutup kemungkinan vendor tersebut mendapatkan teguran atau bahkan sanksi dari BKN.

Ridwan menjelaskan penyediaan logistik berupa perangkat komputer merupakan tanggung jawab vendor. Di beberapa titik, ada komputer yang juga dipasang mepet dengan pelaksanaan ujian. ”Di tempat lain juga begitu dan bisa digunakan,” tuturnya, Sabtu (27/10). Ridwan juga mengakui bahwa tender berkategori tender cepat dan kontrak diteken pada 22 Oktober lalu.

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) juga menerima laporan persoalan dalam tes CPNS. Salah satu laporan ada peserta tes CPNS yang kesulitan untuk mencetak kartu ujian CAT.

Padahal, dia sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi. Memang sebelumnya dia dinyatakan tidak lulus, tapi setelah ada perbaikan di masa sanggah pelamar itu dinyatakan lulus.

”Masalahnya peserta itu tak bisa mencetak kartu ujian karena sistem yang sudah dikunci. Itu ada orang Lampung, di Padang juga ada. Di Jawa Tengah dan Madiun juga. Sore ini (kemarin, red) kami dapat update laporan sudah ada yang bisa,” kata Ketua tim ORI untuk penanganan CPNS 2018 Dominikus Dalu, Sabtu (27/10).

Yang lebih parah, ada gangguan server yang berdampak pada banyak peserta. Domi menuturkan kejadian itu se-perti di Jawa Tengah dan Lampung. Ujian CAT akhirnya ditunda. ”Yang di Jawa Tengah ditunda sampai 28 Oktober. Nah, yang Lampung itu, sampai hari ini (kemarin, red) belum jelas akan diadakan lagi kapan,” jelas dia.

Sore kemarin, ORI menerima laporan ujian CAT untuk Kementerian Hukum dan HAM yang ada di Jogjakarta bahkan diselenggarakan hingga subuh. Sesi II dimulai pukul 16.00, berlanjut terus ke sesi III dan terakhir sesi VIII dimulai pukul 04.00 hingg pukul 05.30.

Pemberitahuan itu disampaikan lewat selembar kertas yang diberi stempel basah Kantor Wilayah Kemenkumham Daerah Istimewa Jogjakarta. Tertulis, 27 Oktober 2018.

”Cuma lihat jadwal di Yogya masa tes sampe dini hari ini tidak benar. Ya kelihatan sa-ngat tidak profesional,” ujar dia.

Domi mendapatkan gambar jadwal ujian itu dari perwakilan ORI di Jogjakarta. Salah satu masalah yang membuat ujian digeser hingga malam karena ujian CAT mulai pagi belum bisa dilaksanakan. Sehingga digeser hingga malam. ”Karena pagi belum siap jadi digeser sampai malam. Subuh. Prihatin,” ungkap dia.

Selain itu, ORI juga mendapatkan laporan bahwa ada persoalan teknis terkait laptop yang dipergunakan untuk ujian. Informasi yang dia terima, semestinya ada 450 laptop yang dikirim dari Jakarta. Tapi yang terkirim hanay 240 unit.

”Info BKN, truk yang bawa laptop tidak bisa dilacak, sopir dan kernet gak bisa ditelepon. Ini agak aneh,” jelas dia menirukan laporan dari perwakilan ORI Jogjakarta.

Tentu kesalahan itu sangat merugikan peserta. Bayangkan saja mereka jauh-jauh datang ke lokasi ujian. Bahkan, ada yang berasal dari luar kota dan tentu membutuhkan ongkos untuk transportasi yang tidak sedikit. ORI menganggap bahwa persoalan itu sangat berpotensi pada tindakan maladminitrasi oleh panitia CPNS.

”Server-nya itu rupanya tidak dipersiapkan dengan baik oleh panitia di daerah di pusat ya. Koordinasi kurang. Ini betul-betul disayangkan. Padahal sudah wanti-wanti,” ungkap dia. Ada rencana dari ORI untuk memanggil panitia tes CPNS untuk membahas masalah itu pada Rabu (31/10). Instansi yang akan dipanggil mulai dari BKN, BPKP, dan Kemenristekdikti.

”Semua panggil untuk supaya ada kejelasan pelaksanaan. Semrawut gini,” tegas Domi.(wan/jun/jpg)