batampos.co.id – Turnamen golf bertajuk Batam Golf Adventures 2018 akan digelar di Batam, 23 hingga 24 November nanti. Turnamen golf ini akan memecahkan rekor MURI untuk jumlah golfer terbanyak yang mengikuti satu turnamen golf.
“Target kita 2000 peserta dan ini akan memecahkan rekor sebelumnya di Bogor pada tahun 2016 yang mencapai 1647 peserta,” kata ketua panitia sekaligus Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Batam Suyono di Mediacentre BP Batam, Kamis (18/10).
Even ini merupakan kerjasama antara PGI Batam, BP Batam dan Kadin Batam.
Even ini akan digelar di enam lapangan golf di Batam yakni di Tering Bay Golf and Country Club, Palm Springs Gold and Country Club, Indah Puri Golf Resort, Padang Golf Sukajadi dan Batam Hills Golf Resort.
“2000 peserta ini ditargetkan dari pemain amatir baik dari dalam negeri maupun golfer dari mancanegara,” ucapnya.
Turnamen golf ini juga digelar untuk memperkenalkan pariwisata berbasis olahraga di Batam ke dunia internasional.
“Ini membantu pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisman ke Batam dan memberikan peluang untuk mendatangkan investor,” katanya.
Pihak penyelenggara telah menyediakan hadiah baik itu trofi maupun medali untuk para pemenang.”Dan juga hadiah khusus berupa enam unit mobil Fortuner, Ninja Kawasaki dan uang tunai di setiap lapangan golf,” katanya lagi.
Dan ada juga hadiah lainnya seperti satu unit Mobil Toyota Agya, enam unit sepeda motor, smartphone, dan peralatan golf yang akan diundi saat acara.
Sedangkan perwakilan BP Batam, Benny mengatakan ini merupakan salah satu even terbesar di tahun ini. “Kita dukung sekali karena memberikan suasana baru bagi Batam. Dan harapannya bisa kontinu,” katanya.
Panitia juga katanya menyediakan stand untuk UMKM dan jasa perhotelan serta transportasi juga dilibatkan.
“Sudah ada 1094 yang sudah teregistrasi baik dari Australia, Amerika, Korea, Jepang, Brunei, Singapura, Malaysia. Belum termasuk lokal ada 500 orang,” pungkasnya.(leo)
batampos.co.id – Keberadaan komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) masih menjadi pro dan kontra di Indonesia, termasuk Kepri. Terkait keberadaan komunitas ini di media sosial. Polda Kepri menyebut sedang mengawasi pergerakan komunitas ini.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Hernowo Yulianto. “Kami awasi dan lidik keberadaan medsos LGBT ini,” katanya, Kamis (18/10).
Keberadaan forum komunitas LGBT di medsos dinilai dapat mempengaruhi generasi muda. Sehingga, Kapolda Kepri meminta Hernowo memantau aktivitas LGBT di medsos. “Kami juga sudah koordinasikan ini ke jajaran Polresta dan Polres se Kepri,” ungkapnya.
Hernowo menyebut bahwa pihak kepolisian masih mendalami keberadaan komunitas ini di media sosial. Dan ia berharap adanya informasi dari masyarakat. Sehingga kinerja kepolisian menjadi lebih cepat.
Terkait adanya akun komunitas LGBT Tanjungpinang di Facebook, menurut Hernowo grup tersebut sudah di nonaktifkan sejak 2015.
“Informasikan saja ke kami, bila keberadaan komunitas ini meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (ska)
Mustofa Widjaya berfoto dengan Direktur batam Pos, Guntur M Sunan
batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Periode 2005-2016, Mustofa Wijaya berkunjung ke redaksi Batam, Kamis (18/10). Ia disambut oleh Direktur Batam Pos, Guntur Marchista Sunan.
“Saya datang ke sini untuk bersilaturahmi dengan teman-teman lama di Batam Pos. Dulu biasanya saya menyapa investor, tapi sekarang menyapa masyarakat. Situasinya beda,” katanya membuka pembicaraan.
Setelah tidak menjadi Kepala BP Batam, Mustofa mantap maju sebagai calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mewakili Kepri. Pengalamannya selama 11 tahun memimpin BP diyakini dapat menjadi tolak ukur masyarakat untuk memercayainya.”Menang atau kalah ya Alhamdulillah. Yang penting fardu kifayahnya telah dilakukan,” ucapnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan hak suaranya agar penyelenggaraan pemilu berjalan lancar. “Dan sebagai pengguna hak pilih, harus melihat kualitas dalam diri yang dipilih. Apakah cakap dalam mewakili aspirasi rakyat,” tuturnya.
Berbicara mengenai Batam, ia mengatakan Batam sekarang sudah lebih baik jika dilihat dari sisi pertumbuhan ekonomi.”Indikatornya adalah penjualan tiket pesawat. Ketika cari tiket pesawat saja susah, maka berarti ekonomi lagi turun,” katanya lagi.
Menjadi Anggota DPD RI, ia dapat menyuarakan kepentingan Batam terlebih dahulu ketika pemerintah menerbitkan kebijakan yang ada pengaruhnya kepada Batam. “Ketika ada kebijakan yang membuat Batam tidak kondusif, maka saya akan bicara pertama kali,” paparnya.
Disamping itu, perkembangan zaman yang menuju arah digitalisasi membawa dampak positif bagi perekonomian Batam. Pasalnya, ekosistem digital ini dapat mendukung sektor pariwisata yang tengah dikembangkan oleh BP Batam dan Pemko Batam.(leo)
Korban kebakaran. foto: batampos.co.id / cecep mulyana
batampos.co.id – Ratusan Kepala Keluarga korban kebakaran Ruli Belian masih menunggu janji manis dari pemerintah. Hampir tiga bulan berlalu, sejak peristiwa kebakaran. Tapi belum ada kepastian terkait janji yang telah diucapkan pemerintah.
Salah satu korban Ruli Belian yang masih bertahan di Ruko Aladin 2, Dewi mengatakan alasan masih memilih bertahan di ruko tersebut.
“Belum ada kepastian ke kami. Iya atau tidak janji itu dilaksanakan, kami sudah siap apapun jawabnya. Kami menunggu kepastian saja,” katanya, Kamis (18/10).
Walaupun, Dewi tau janji itu sukar direalisasikan. Tapi, ia memilih bertahan hingga ada kepastian dari pemerintah.
“Kalau tidak ada, kami dapat bergerak dan berpikir, mencari tempat tinggal yang baru. Tapi ini tidak ada, diam-diam saja,” tuturnya.
Dewi mengatahui janji ini hanyalah untuk pengobat duka bagi korban kebakaran. Hal ini terlihat dari perlakuan pemerintah selama ini. Karena sejak peristiwa kebakaran ini, sebanyak dua kali pemerintah daerah menyambangi korban kebakaran.
“Itupun diawal-awal setelah kejadian, setelah itu tak pernah lagi,” ungkapnya.
Kini, hampir tiga bulan berlalu, hanya sembilan kepala keluarga yang bertahan di Ruko Aladin 2.
“KK (Kepala Keluarga) yang lain memilih kembali ke lokasi tempat kebakaran, dan membangun rumah disana,” ucapnya.
Dewi menuturkan bahwa dirinya juga berniat kembali ke lokasi kebakaran dan membangun rumah. Namun, suaminya masih belum mau kembali ke lokasi tersebut. “Alasan suami saya, tunggu kepastian dari pemerintah,” ujarnya.
Dari pantauan Batam Pos di lokasi kejadian kebakaran Ruli Belian, tidak terlihat lagi puing-puing bangunan bekas kebakaran. Karena hampir seluruh area lokasi kebakaran sudah dibangun kembali oleh masyarakat. (ska)
x.batampos.co.id – Pelan tapi pasti, penyidik Turki mulai mengumpulkan bukti. Salah satu di antaranya, sidik jari beberapa terduga pelaku pembunuhan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi pada 2 Oktober lalu. Data tersebut didapat dari penyelidikan di dua lokasi. Gedung konsulat dan rumah dinas Muhammad Al Otaibi yang saat itu menjabat konsul Saudi untuk Turki.
’’Kami akan memberitahukan hasilnya kepada dunia.’’ Demikian bunyi pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Turki sebagaimana dilansir The Guardian, Kamis (18/10). Hingga semuanya tuntas, Turki memilih tidak merilis hasilnya kepada publik. Setidaknya, secara resmi.
Dini hari kemarin, tim gabungan Turki dengan Saudi tuntas menggeledah kediaman Otaibi. Proses yang bermula pada Rabu (17/10) itu berlangsung sekitar sembilan jam. Di kediaman Otaibi itulah, konon, jenazah Khashoggi sempat disembunyikan. Jika pemberitaan media Turki benar, kondisi mayat tersebut tidak utuh karena sudah dimutilasi.
Dalam penyelidikan, tim melibatkan drone dan lampu sorot. Mereka juga menggali beberapa area di taman kediaman resmi konsul tersebut. Garasi yang menjadi salah satu titik yang disinggahi mobil diplomatik pengangkut jenazah Khashoggi juga diteliti. Mobil-mobil yang ada di basement juga diperiksa.
Saat meninggalkan rumah itu, para penyelidik membawa sejumlah kotak berukuran sedang dan tas berukuran besar. Tidak diketahui apa isinya. Dalam video yang dipublikasikan Yeni Safak, media Turki, baju hazmat salah seorang petugas tampak terkena noda darah. Tidak dijelaskan darah siapa itu.
Bersamaan dengan itu, investigasi kedua di gedung konsulat juga berlangsung. Petugas berfokus menyelidiki area blok C di kompleks tersebut. Itu merupakan area khusus yang hanya bisa diakses staf diplomatik. Penyelidik yakin Khashoggi dihabisi di area tersebut. Di blok itulah sidik jari enam di antara 15 terduga pembunuh Khashoggi ditemukan.
Kemarin Al Jazeera melaporkan bahwa 15 terduga pembunuh Khashoggi itu masuk Turki dengan menggunakan paspor asli. Tidak ada yang dipalsukan. Beberapa bahkan menggunakan paspor diplomatik.
Salah seorang di antara mereka adalah orang dekat putra mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman alias MBS. Pria tersebut ikut dalam rombongan MBS saat melawat ke Amerika Serikat (AS) April lalu.
Pria itu tiba di gedung konsulat pada hari yang sama dengan Khashoggi. Dia tiba pukul 09.55 waktu setempat dan Khashoggi sekitar pukul 13.14 waktu setempat. Pria yang sama juga berada di rumah Otaibi sekitar pukul 14.53 waktu setempat. Dia keluar dari hotelnya sekitar pukul 17.15 waktu setempat dengan membawa tas berukuran besar. Sekitar 43 menit kemudian dia sudah berada di bandara, lantas terbang ke Riyadh.
Kemarin media-media Turki kembali merilis pernyataan baru dari sumber yang mendengar rekaman audio pembunuhan Khashoggi. Dalam rekaman itu diketahui, begitu masuk, Khashoggi disapa kemudian dipukuli. Setelah itu, jari-jarinya dipotong. Kemudian, kepalanya dipenggal dan tubuhnya dimutilasi.
Mutilator Khashoggi adalah Salah Muhammad Al Tubaigy. Pakar forensik Saudi itu pernah tiga bulan bekerja di Victorian Institute of Forensic Medicine, Australia.
Menurut media Turki, jasad Khashoggi yang terpotong-potong lantas dimasukkan ke wadah berisi cairan asam. Tujuannya, jenazah lenyap tak berbekas. Proses itulah yang diduga dilakukan di kediaman Otaibi.
Beberapa media juga mengungkapkan dugaan adanya ada orang dekat Khashoggi yang berkhianat. Si pengkhianat itu menginformasikan seluruh aktivitas Khashoggi selama 1,5 tahun terakhir kepada Saudi.
Hingga detik ini, Turki hanya membocorkan rekaman audio yang mereka miliki ke beberapa media yang dekat dengan pemerintah. AS dan negara-negara Eropa yang menjadi sekutunya belum bisa mendapatkan rekaman tersebut.
Sementara itu, Washington Post kemarin merilis tulisan terakhir Khashoggi di kolom opini. Tulisan itu tidak kunjung dimuat dengan harapan Khashoggi masih hidup dan bisa kembali bertugas.
’’Kini saya harus menerima bahwa itu tidak akan terjadi,’’ ujar editor kolom Global Opinions Karen Attiah. (sha/c4/hep)
x.batampos.co.id – Pencarian bukti kasus dugaan suap dalam proyek perizinan Meikarta sampai ke rumah pribadi Bos Lippo Group James Riady di Kelapa Dua, Tengerang, Kamis (18/10). Penyidik KPK menggeledah rumah James karena meyakini bisa menemukan bukti yang terkait dengan kasus tersebut. Namun, dari berita acara penggeledahan tidak ada barang atau dokumen yang dibawa tim KPK.
Selain rumah pribadi James, petugas komisi antirasuah itu juga menggeledah enam tempat lain hingga kemarin malam. Semuanya berlokasi di Bekasi. Yakni Apartemen Trivium Terrace Lippo Cikarang, Kantor Lippo Cikarang, dan hotel Antero Cikarang terkait dengan PT Mahkota Sentosa Utama (MSU).
Selain itu juga tiga kantor dinas Pemkab Bekasi juga digeledah. yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah menuturkan hingga malam kemarin total sudah 12 lokasi yang telah digeledah.
Dan kemungkinan lokasi yang digeledah bisa bertambah sesuai dengan kebutuhan penyidikan. Sedangkan untuk rumah James Riady baru satu lokasi yang didatangi penyidik hingga kemarin.
”Satu rumah (James Riady) di daerah Tangerang. Yang pasti kami menduga di sana ada bukti yang perlu kami cari,” ujar Febri di kantor KPK jalan Rasuna Said, petang kemarin.
James Riady adalah anak Mochtar Riady pendiri Lippo Group. Kelompok usaha yang memiliki bisnis dari properti, rumah sakit, pendidikan, keuangan, hingga investasi global itu membangun proyek prestisius Meikarta di Kabupaten Bekasi melalui PT MSU. PT MSU adalah salah satu anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sementara PT Lippo Cikarang adalah anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. Diperkirakan total investasi Meikarta mencapai Rp 278 triliun dengan luas 500 hektare yang menampung tak kurang 250 ribu unit.
KPK sudah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan itu. Yakni Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, konsultan Lippo Group Taryuadi dan Fitradjaja Purnama, dan karyawan Lippo Henry Jasmen. Selain itu juga Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaluddin, Kepala Dinas PEmadam Kebakaran Sahat M.B.J. Nahor, dan Kepala Dinas PMPTSP Dewi Risnawati.
ilustrasi
Adakah kaitan khusus James dengan dugaan suap proyek Meikarta? Febri tidak menjelaskan dengan gamblang. Dia hanya mengungkapkan proses penggeledahan untuk mencari bukti.
Termasuk kemungkinan untuk memanggil James sebagai saksi pun masih belum bisa dipastikan. Hanya Febri menyebutkan semua pihak dari Lippo dan Pemkab Bekasi serta pihak terkait lainnya tentu memungkinkan dipanggil untuk memberikan keterangan. ”Nanti akan kami infomasikan siapa saja pihak yang akan dipanggil. Bisa saja yang dipanggil dari pihak Pemkab Bekasi atau dari pihak Lippo,” jelas dia.
Penggeledahan di rumah James itu berlangsung tertutup dan dilakukan berjam-jam sejak dini hari hingga sekitar pukul 08.00 kemarin. Sayang, Febri enggan menyebutkan barang apa saja yang ditemukan di dalam rumah tersebut. ”Tidak bisa diperinci tiap lokasi,” kata dia.
Dia hanya menjelaskan secara umum dari 12 lokasi yang telah digeledah itu disita sejumlah barang dan dokumen. Di antaranya, dokumen terkait perizinan oleh Lippo ke Pemkab Bekasi, catatan keuangan, dan barang bukti elektronik seperti komputer dan compact disk.
”Ada kontrak-kontrak ditemukan, ada yang dari rumah dan dari kantor,” ujar Febri.
Sementara itu, kuasa hukum PT MSU Denny Indrayana menuturkan pihaknya tetap dan akan terus menghormati proses hukum yang dilakukan KPK. Termasuk kegiatan penggeledahan tersebut. ”Dan akan terus bekerja sama dengan KPK untuk bersama-sama mengungkap tuntas kasus dugaan suap atau pemerasan tersebut,” ujar dia melalui pesan WhatsApp pada Jawa Pos (grup Batam Pos), tadi malam.
Dia mengapresiasi dan berterima kasih kepada tim KPK yang telah melakukan penggeledahan secara profesional dan penuh etika sopan santun. Sehingga tetap menciptakan suasana kerja yang nyaman dan kondusif.
”Berdasarkan hasil kegiatan yang dituangkan dalam Berita Acara Penggeledahan, dapat dijelaskan bahwa tidak ada barang, dokumen, ataupun surat yang dibawa oleh tim KPK dari lokasi kediaman (James Riyadi) tersebut,” ungkap dia.
Selain itu, Denny juga meminta maaf bila ada keberatan dengan rilis terkait kelanjutan pembangunan Meikarta lantaran KPK hanya fokus pada kasus. Tidak sampai pada upaya penghentian pembangunan Meikarta.
”Kalau ada kesalahan di rilis itu adalah tanggung jawab saya. Karena pada prinsipnya, kami ingin support dan bekerja sama penuh dengan KPK untuk menyelesaikan persoalan ini secara tuntas,” jelas dia.
Sebelumnya Febri menegaskan pihaknya keberatan dengan siaran pers yang seolah-olah pernyataan KPK dijadikan legitimasi untuk meneruskan proyek Meikarta. Dia menegaskan, KPK tidak pernah menyampaikan setuju atau tidak setuju proyek Meikarta diteruskan. Karena saat ini KPK fokus pada pokok perkara dugaan suap terkait perizinan Meikarta.
Sementara itu, kemarin pihak manajemen PT Lippo Cikarang Tbk tidak menghadiri panggilan Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan pengembang superblock Meikarta itu rencananya akan dimintai keterangan mengenai masalah yang sedang dialami perseroan di BEI. Namun, perseroan tidak dapat memenuhi panggilan tersebut karena sedang melakukan investigasi internal.
Meski begitu, PT Lippo Cikarang Tbk telah membuat pernyataan yang disampaikan melalui keterbukaan informasi di website BEI pada Selasa (16/10). Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Kristian S. Manulang menilai pernyataan yang disampaikan perseroan tersebut sudah memadai.
“Bursa akan terus memantau perkembangan lebih lanjut atas pemberitaan yang dihadapi perseroan. Dan, selanjutnya, bursa meminta kepada perseroan untuk selalu menyampaikan keterbukaan informasi yang materialnya sesuai dengan peraturan dan ketentuan di pasar modal,” ujar Kristian.
Kemarin, saham PT Lippo Cikarang Tbk bergerak di level 1.270-1.365 per unit. Saham emiten berkode LPCK itu ditutup di level yang sama seperti penutupan perdagangan di hari sebelumnya.
Sementara saham-saham perusahaan grup Lippo mayoritas turun. Saham-saham yang anjlok itu antara lain saham PT First Media Tbk (KBLV) yang turun 2,56 persen menjadi 456 per unit, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) turun 4,86 persen menjadi 274 per unit dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang turun 3,95 persen menjadi 170 per unit.
Sister company PT Lippo Cikarang Tbk yang lain juga mengalami penurunan harga saham. Misalnya PT Matahari Department Store (LPPF) yang turun 4,07 persen ke level 5.900, PT Lippo Securities turun 4,08 persen ke level 94, PT Multipolar Tbk turun 6,82 persen ke level 82 dan PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) turun 1,69 persen ke level 875. Saham PT Siloam International Hospitals juga memerah dengan penurunan 1,61 persen ke harga 2.440 per unit. (jun/rin/JPG)
batampos.co.id – Sejak dibuka beberapa hari lalu, jumlah warga yang mendaftas sebagai peserta jalan santai Batam Pos-BP Batam pada Minggu (25/11) mendatang terus bertambah. Panitia menargetkan jumlah peserta mencapai 10 ribu orang.
“Antusias masyarakat di Batam untuk mengikuti funwalk sangat baik. Panitia optimistis dapat memenuhi target tersebut,” ujar penannggungjawab acara jalansantai dari Batam Pos, Ismanto, Kamis (18/10).
Ismanto menjelaskan, event ini akan dimulai pada pukul 06.30 WIB dengan start di depan Graha Pena, Batam Center. Sebelum mulai jalan santai, para peserta akan diajak senam zumba terlebih dahulu bersama instruktur profesional.
Selanjutnya peserta akan dilepas dan mulai jalan santai menuju Bundaran Badan Pengusahaan (BP) Batam lalu belok kiri ke arah Lotte Mart, menuju My Mart, lalu menuju Jalan Raja Haji Fisabilillah dan finish di Bundaran BP Batam.
“Di area Bundaran BP Batam itu akan terdapat bazar berbagai produk dan hiburan live music dari band-band lokal,” paparnya.
Di hari yang sama juga digelar Fashion Show Koran terbesar yang melibatkan 1.000 peserta untuk menciptakan rekor di Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).
Untuk pendaftaran funwalk, peserta dikenakan biaya Rp 25 ribu untuk semua umur. Dengan biaya pendaftaran itu peserta akan mendapatkan kaus, snack, serta kupon undian berhadiah. Menariknya, untuk event ini panitia menyediakan satu mobil sebagai hadiah utama.
“Terdapat juga puluhan hadiah menarik lainnya seperti sepeda motor dan produk elektronik lainnya,” terang Assistant Manager EO Batam Pos itu.
Ia juga menegaskan kupon berhadiah tersebut tidak berlaku bagi karyawan Batam Pos dan BP Batam. Termasuk juga keluarga karyawan yang bersangkutan meliputi orangtua, suami/istri, dan anak.
“Karena hadiah yang disediakan benar-benar ditujukan kepada masyarakat yang ada di Batam, di luar dari pihak penyelenggara,” jelas Ismanto.
Bagi yang ingin mendaftar bisa langsung ke Batam Pos di lantai 2 Graha Pena Batam atau menghubungi panitia di nomor 0818 701 609. (nji)
Tiongkok berencana meluncurkan bulan palsu alias KW ke luar angkasa. Sebagaimana JawaPos.com kutip dari laman Mirror, Kamis (18/10), Bulan palsu yang akan dibuat Tiongkok itu sejatinya merupakan sebuah satelit.
Adapun satelit tersebut berupaya untuk menerangi sebanyak 80 km lahan di bawahnya. Karena terang dan bercahaya, makanya satelit ini disebut sebagai Bulan palsu.
Bulan buatan ini dikatakan mampu menggantikan penerangan jalan dan telah dikembangkan selama beberapa waktu belakangan. Cahaya yang dihasilkan oleh satelit itu diklaim delapan kali lebih terang daripada bulan asli.
Meski disebut sebagai ‘Bulan’, namun benda ini tidak seperti Bulan. Pasalnya, hasil pencahayaan dapat dikontrol dan dapat disesuaikan untuk menerangi antara 10 dan 80 kilometer area di bawahnya sesuai dengan perintah ruang kendali.
Adapun menurut sebuah laporan, Bulan palsu itu akan difokuskan di Kota Chengdu yang menjadi salah satu dari tiga kota terpadat di wilayah barat Tiongkok dengan sekitar 14,5 juta orang tinggal di sana. Proyek ini telah dikembangkan oleh Lembaga Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sistem Mikroelektronika Chengdu. Mereka berharap peluncuran Bulan palsu itu akan dilakukan pada 2020 mendatang.
Di lain sisi, kabar soal Bulan palsu tersebut rupanya menuai kecaman. Ada kekhawatiran tentang efek yang akan ditimbulkan dari cahaya Bulan palsu itu. Yang paling menjadi sorotan adalah dampak seperti cahaya malam yang terang akan memengaruhi satwa liar di daerah tersebut.
Selain Bulan palsu, Tiongkok juga diketahui telah berinvestasi untuk Bulan yang asli. Negara tersebut dikatakan memiliki rencana untuk meluncurkan misi yang akan menjelajahi sisi gelap Bulan yang tidak pernah terlihat dari Bumi.
Seperti misi-misi antariksa lainnya, Tiongkok dan idenya itu juga dihadapkan oleh tantangan. Yakni berupa kendala teknis yang sangat sulit tentang cara berkomunikasi di sisi gelap Bulan yang jauh dari Bumi. Kendati begitu, Tiongkok untuk mendukung misinya itu disebut telah meluncurkan pengorbit yang disebut Queqiao. Queqiao dikatakan memungkinkan komunikasi ke area tergelap Bulan.
SEJAK kaki melangkah ke gapura, kertas-kertas bekas sudah menyambut. Tidak berupa tumpukan sampah. Tapi berbentuk gapura itu sendiri.
”Ini coba ketuk. Ini kertas!” ujar Theo Setiaji Suteja, sang pemilik rumah yang diberi nama The Griya Lombok itu, lantas menebar senyum.
Tangannya dengan mantap mengetuk-ngetuk sisi gapura. Ada bunyi nyaring, tapi tak serupa dengan suara kayu. Telunjuk Theo lebih tajam menukik ke arah serat gapura.
”Lihat, tidak ada kayu yang punya serat seperti ini. Ini kertas dicampur lem,” ungkap Theo yang juga seorang seniman kepada Lombok Post.
Rumah yang berdiri gagah di Ampenan Selatan, Mataram, Nusa Tenggara Barat, tersebut sekitar 60 persennya memang berbahan baku kertas bekas. Ditambah sentuhan seni warna dan pahatan tiga dimensi yang tercetak di atas limbah kertas, berton-ton kertas bekas itu pun jadi terlihat indah di sekujur tubuh rumah.
Hampir ke mana pun telunjuk Theo mengarah, semua berbahan baku kertas. Mulai gerbang, berugak, rumah utama, hingga beberapa ornamen rumah, semua dari kertas.
Bahkan, hiasan kolam kecil lengkap dengan air mancur yang terus bergemericik terbuat dari kertas. “Kertas. Benar, ini kertas. Coba lihat,” ujarnya meyakinkan.
Ide membangun rumah dari bahan limbah kertas tersebut tidak muncul tiba-tiba. Berawal dari keresahan Theo tentang limbah kertas yang terus menumpuk saban waktu.
“Sejak itu saya berpikir, kenapa bukan limbah kertas itu yang kita pakai untuk bangun rumah? Kalau itu yang kita lakukan, berapa pohon bisa kita selamatkan.”
Sejak itulah dia memulai riset kecil-kecilan. Mencari cara agar kertas bisa menggantikan kayu sehingga illegal logging (penebangan kayu secara liar) bisa dikurangi.
Rupanya, semangat untuk mengubah kertas menjadi kayu tidak hanya muncul saat dia mulai resah dengan banyaknya industri kertas. Sejak masih kuliah, Theo mengaku sering menjadi motor gerakan mahasiswa yang menolak illegal logging.
Beberapa bulan bergulat dengan riset, Theo berhasil menemukan formula unik dan menarik. Hanya bermodal kertas dan campuran lem, dia berhasil membuat pengganti batu bata yang kerasnya bahkan lebih kukuh daripada batu bata biasa.
“Coba banting. Kalau bisa pecah, berarti Anda hebat,” tantangnya.
Lombok Post pun menjajal membantingnya. Bruuuakk…! Adonan kertas dan lem yang menyerupai batu bata itu menghantam sebuah batu.
Bukannya hancur, batu bata dari kertas tersebut justru mental. Setelah dicermati, tak sedikit pun ada tanda-tanda benda itu akan terbelah atau bahkan lecet.
“Memang, saat pembuatan pertama lunak. Tapi, setelah dikeringkan, kerasnya minta ampun,” tegasnya.
Orang tidak banyak yang menyangka jika The Griya Lombok ini sebagian besar dibangun dari limbah kertas. Termasuk ornamen di dalamnya. (LALU MOHAMMAD/LOMBOK POST/JAWA POS GROUP)
Karena itu, saat gempa bertubi-tubi mengguncang Lombok dua bulan lalu, Theo merupakan salah satu warga di pesisir pantai yang sangat percaya diri tetap berada di dalam rumah. Dia bahkan sempat menantang Lombok Post untuk mencari retakan, sekalipun seurat rambut, di tembok rumahnya.
Batu bata dari bahan baku kertas tidak hanya membuat bobot rumah sangat ringan. Tetapi, konstruksinya bahkan sangat kukuh. Melebihi material yang selama ini dikenal banyak orang dalam membuat rumah.
“Mau bandingin dengan batu bata atau batako? Ya jauh lebih kukuh ini,” tegasnya percaya diri.
Karena itu, getaran 7,0 skala Richter (SR) tidak terlalu berarti. Theo tetap bertahan di dalam rumah. Lalu berdoa dengan khusyuk agar tetangga dan sanak saudara di tempat yang jauh selalu dalam lindungan Tuhan.
“Bangun rumah ini setidaknya saya butuh sekitar 5 ribu ton kertas. Dari atap hingga dinding, semua pakai kertas,” katanya.
Menurut Theo, ada beberapa teman mahasiswa yang membantu dirinya menyiapkan adonan, memasang, hingga akhirnya rumah berdiri. Di dalam The Griya Lombok, juga ada ratusan hasil kerajinan tangan. Misalnya, perabot rumah. Sama, semua juga terbuat dari bahan baku limbah kertas.
Misalnya, tempat duduk yang sekilas seperti terbuat dari akar pohon besar. Tentu, harganya bakal mahal. Akar sebesar itu tidak hanya langka didapat. “Pak (mantan) Wakil Gubernur Muhammad Amin tidak hanya duduk di atasnya, tapi berdiri untuk menguji kekukuhannya,” ujar Theo dengan wajah semringah.
Kemampuan Theo memadukan warna, lalu melukis kursi itu, membuat banyak orang tidak ragu menyebut itu dari akar kayu. Padahal, seluruhnya hanya berbahan baku kertas yang dicampur lem.
Theo lalu memamerkan meja, beberapa kursi, guci dengan pahatan naga khas milik kolektor Tiongkok, berbagai ornamen rumahan, topeng, tangan, dan berbagai karya kerajinan tangan lainnya. Semua terbuat dari kertas.
Theo menyebutkan, tidak kurang dari 200 karya seni telah dibuatnya dalam berbagai bentuk. Dia masih punya cita-cita untuk membuat 800 karya seni lagi dari bahan limbah kertas. Baru kemudian mimpi terbesarnya akan diwujudkan.
“Saya akan siapkan sebuah ruangan atau galeri. Lalu menjadikannya Museum Paper Art (karya seni yang terbuat dari kertas, Red) terbesar dan pertama di dunia,” tegasnya.
Keberadaan 200 karya seni berbagai bentuk di dalam rumah The Griya Lombok tentu bisa menjadi modal berharga. Lagi pula, Theo tidak sendiri merintis mimpi. Ada mahasiswa yang saban hari datang, lalu menyedot ilmunya. Kompensasinya, mereka harus bersedia ikut serta dalam mimpinya mewujudkan Museum Paper Art itu.
Bahkan, Theo menawarkan konsep kerja sama bagi mereka yang punya market kuat untuk limbah kertas. Contohnya, satu meja yang menyerupai batang kayu langka berbahan baku kertas dihargai Rp 10 juta.
“Sebanyak 80 persen untuk Anda yang jual. sedangkan saya minta 20 persennya.”
Namun, dengan syarat, bahan baku kertas dan perajin yang menyiapkan adalah mitra. Dengan begitu, dia siap dengan senang hati menularkan semua ilmu seninya kepada perajin. “Di desa mana pun Anda siap, saya akan datang dan mengajari 100 pemuda yang tidak punya pekerjaan,” tantangnya.
Empat ton sampah kertas bisa cukup untuk mencetak 100 unit meja menyerupai kayu langka. Jumlah itu juga cukup untuk ikut serta menyelamatkan bumi dari kekurangan oksigen akibat aksi illegal logging.
“Cuma, apakah sekarang kita sudah siap mencetak dan mengompensasi tenaga yang mau memilah sampah?” ujarnya.
x.batampos.co.id – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris, mengambil sumpah jabatan kepada 48 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di lapangan sepak bola Sulaiman Abdullah Tarempa Rabu (17/10).
Ke-48 pegawai tersebut terdiri dari 37 tenaga guru, 2 tenaga kesehatan dan 9 dari IPDN. Mereka bukan penerimaan dari Pemkab Anambas tapi dari pusat pada 2017 silam. Kemudian pelantikan menjadi PNS dilaksanakan di Anambas. PNS 37 guru itu merupakan Guru Garis Depan (GGD) yang ditugaskan di beberapa daerah termasuk Anambas.
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, menegaskan, sumpah jabatan yang baru saja dilaksanakan merupakan janji yang harus dilaksanakan yakni menyatakan kesanggupan untuk tugas di Anambas sehingga harus mematuhi aturan perundangan-undangan dan tidak melanggar larangan.
“Janji itu jangan hanya sekadar diucapkan, tapi harus dipatuhi, karena nantinya akan diminta pertanggungjawabannya baik kepada tuhan, kepada negara maupun kepada masyarakat,” pesannya kepada pegawai yang baru saja dilantik.
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab harus tetap menjunjung tinggi kejujuran, tertib, dan tetap semangat dalam bekerja. Karena capaian kerja juga harus tinggi karena mempengaruhi perolehan tunjangan beban kerja.
“Jangan hanya menuntut hak saja tapi harus melaksanakan kewajiban,” jelasnya.
Selain itu sebagai pegawai harus tahu aturan perundangan-undangan supaya tidak melakukan hal yang dilarang dan melanggar hukum. “Sebagai pegawai harus paham terhadap aturan perundangan-undangan,” pesannya.
Dirinya juga berpesan agar setelah dilantik menjadi pegawai, tidak minta pindah karena saat ini Anambas masih kekurangan Pegawai Negeri Sipil. Diakuinya, jumlah ASN di Anambas hanya sekitar 1.600 orang sisanya Pegawai Tidak Tetap (PTT). Jumlah tersebut menurutnya sangat kurang.
“Jumlah ini masih jauh dari standar, saya harap pegawai yang sudah dilantik jangan mengajukan pindah dengan alasan tertentu,” tegasnya.
Karena jumlah pegawai dalam suatu daerah sangat berpengaruh terhadap besaran Dana Alokasi Umum (DAU). “Tolong yang memiliki rencana pindah diurungkan,” pintanya.
Dirinya juga berharap agar tidak meminta bantuan kepada pihak tertentu untuk membantu melancarkan proses perpindahan. Karena dirinya mengaku sudah banyak pihak yang meminta kepadanya agar pegawai tertentu diizinkan pindah.
“Tolong jangan minta bantu dengan orang yang berkepentingan, jangan gunakan itu. Saya sering dapet telepon dari orang tertentu untuk mengizinkan pegawai pindah,” jelasnya. (sya)