Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11606

Hasil Kinerja Dinantikan

0

batampos.co.id – Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemko) Batam dirotasi dan diangkat dalam jabatan baru, Senin (14/1). Rotasi itu dilakukan pada tiga pejabat eselon II dan mengangkat dua pejabat eselon III jadi eselon II. Selain itu, ada tiga pejabat eselon IV yang ikut dirotasi.

Beberapa di antaranya, yakni Gustian Riau yang semula menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Batam dipindahkan menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengganti Zarefriadi.

Kini, Zarefriadi dipercaya mejabat Asisten Administrasi Umum (Adum) Setdako Batam.

Sementara Asisten Adum sebelumnya, Firmansyah digeser menjadi Kepala DPM-PTSP Batam menggantikan Gustian Riau.

Selain merotasi sejumlah pimpinan tersebut, Pemko Batam juga mengukuhkan dua kepala dinas hasil lelang jabatan. Yakni, Ardiwinata sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam. Sebelumnya, Ardiwinata dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Batam pasca ditinggal pejabat sebelumnya, Pebrialin, yang dilantik sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan menggantikan Gintoyono Batong yang memasuki masa pensiun.

Selain itu, Pemko Batam juga melantik Sahmuddin sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD), menggantikan Aunar Karimsu yang pensiun sejak 1 Januari 2019. Sahmuddin sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Keta-hanan Pangan.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, rotasi maupun pengangkatan pejabat lazim dilakukan sei-ring kebutuhan organisasi.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

”Tidak ada maksud lain atau niat menghukum. Tidak ada,” kata Amsakar saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan pratama dan pengawas di lingkungan Pemko Batam, Senin (14/1) pagi.

Amsakar memuji keberhasilan para pejabat tersebut atas prestasinya di OPD yang sebelumnya mereka pimpin. Firmansyah misalnya, disebut turut andil atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Lalu, capaian Gustian Riau yang mampu mewujudkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam yang kini menjadi rujukan berbagai daerah. Juga, kemampuan Zarefriadi menghadirkan setidaknya dua kali bazar sembako murah untuk masyarakat.

”Sekali lagi, ini bukan karena tidak berhasil, justru berhasil. Saya bangga dengan terobosan yang pernah dibuat. Tapi ini tantangan baru di tempat baru,” imbuhnya.

Sedangkan bagi pejabat yang baru naik ke eselon II, Amsakar juga mendorong agar bekerja sebaik mungkin sehingga kinerjanya bisa dirasakan.

”Saya lihat yang paling banyak senyum ada dua, Ardiwinata dan Sahmuddin. Untuk Ardiwinata, apa target (yang dicanangkan) harus betul dilaksanakan, kalau tidak nanti berubah lagi (digeser),” ucap dia.

Sejumlah tugas Ardiwinata, antara untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 2,4 juta kunjungan. Ia juga mengingatkan, lanjutan penataan sejumlah destinasi. ”Seperti Jembatan Barelang yang sekarang sedang bersolek,” kata Amsakar.

Selain itu, sejumlah jabatan eselon 4 juga dimutasi, yakni Lurah Teluk Tering Fhaisal Isfandhi yang dipindahkan menjadi Kasi Perizinan Pembangunan DPM-PTSP menggantikan Harbramsyah yang menjadi Kasubag Urusan Ketenteraman dan Ketertiban Umum, serta Perlindungan Masyarakat Setdako Batam. Posisi Lurah Teluk Tering diisi oleh Wikra Wardana, mantan Sekretaris Lurah Pantai Gelam, Bulang.

Kepada seluruh pejabat yang dilantik, Amsakar menyampaikan pesan Wali Kota Batam Muhammad Rudi bahwa jabatan tersebut harus dipertanggungjawabkan.

”Tuan yang diamanatkan diharapkan dapat memenuhi ekspektasi, baik dari kami (pimpinan), terutama kepada masyarakat,” pungkasnya. (iza)

CVR Lion Air Ditemukan Tertimbun Lumpur

0

batampos.co.id – KRI Spica 934 berhasil mendeteksi cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP tepat sepekan pasca bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara minggu lalu.

Bersama penyelam dari Komando Armada I yang terdiri atas prajurit Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) serta anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska), mereka berhasil mengambil black box alias kotak hitam itu dari timbunan lumpur dasar laut sedalam delapan meter.

Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono menjelaskan anak buahnya harus menyelam sampai dasar laut sedalam 30 meter sebelum menggali timbunan lumpur yang menutupi CVR tersebut.

”Sehingga (para penyelam) agak kesulitan. Tetapi, berkat kegigihan kami, CVR itu dapat ditemukan,” kata dia, Senin (14/1). Berdasar informasi dari Koarmada I, kali pertama CVR ditemukan sekitar pukul 08.45 WIB.

Kepala Dinas Penerangan Komando Aramada I Letkol Laut (P) Agung Nugroho menyebut, penyelam yang turut serta dalam pencarian CVR Lion Air PK-LQP di atas KRI Spica 934 milik Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) sudah mulai menyelam sejak Jumat (11/1/2019).

”Pada kedalaman 28 sampai 42 meter,” terang dia. Penyelaman dilaksanakan pada koordinat 05 48 46,503 S – 107 07 36,728 T.

Lebih lanjut, pria yang akrab dipanggil Agung itu menyampaikan bahwa mekanisme pencarian CVR dilaksanakan dengan cara penyelam turun ke bawah permukaan laut selama 20 menit sampai satu jam secara bergantian.

”Mencari dan mendengar suara Ping CVR Lion 610 dan dibantu penyapuan dengan magnetometer oleh KRI Spica 934 untuk mendetek posisi CVR,” bebernya.

Tidak percuma, upaya tersebut membuahkan hasil. Pada koordinat yang sama dengan lokasi penyelaman tersebut, tim gabungan yang dikirim sejak Selasa (8/1) itu berhasil menemukan dan mengambil CVR pesawat tersebut kemarin. Sesuai ketentuan, kotak hitam yang sudah dicari sejak pesawat Lion Air rute Jakarta – Pangkal Pinang itu jatuh dan tenggelam pada 29 Oktober tahu lalu itu langsung diserahkan kepada KNKT untuk diteliti.

Kepala Pushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro yang ditemui saat penyerahan CVR di PT Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok mengatakan sempat waswas. Dia hanya punya waktu dua minggu untuk mencari CVR. Sebab ping detector diperkirakan mati minggu ini.

“Ditambah musim hujan dan fisibiliti di air rendah,” ucapnya.

Beruntung KNKT telah memetakkan lokasi yang diperkirakan terdapat CVR. Luasnya hanya 5×5 meter. Dengan KM Spica, Pushidrosal melakukan pemetaan dasar laut.

”Hari ini (kemarin) turun pagi-pagi karena biasanya lebih tenang (lautnya),” ungkap Harjo. CVR diyemukan pukul 8.40 di dalam lumpur 30 cm. ”Itu harus ngangkat puing pesawat baru terdengar ping,” imbuhnya.

Tak hanya CVR, tim penyelam juga mengangkat body part manusia. Yang diangkat ada 7 kg tulang. Jika CVR diserahkan ke KNKT, maka body part dise-rahkan ke perwakilan Lion Air.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkapkan kesanggupannya untuk segera memproses CVR. CVR berisi percakapan di dalam kokpit. Alat tersebut merekam sepanjang 2 jam .

Penyidik KNKT Nurcahyo Utomo yang juga turut hadir dalam penyerahan CVR itu menjelaskan setidaknya butuh lima hari untuk bisa mengetahui isinya. 4 hari dibutuhkan untuk mengeringkan CVR, 1 hari untuk membersihkan garam.

”Setelah itu dua sampai tiga jam untuk men-download memory dan memindahkan ke CVR yang baru,” tuturmya.

Dia optimis jika kondisi memori yang terekam masih bagus. Dia berharap jika dalam CVR itu juga memuat percakapan penerbangan sebelum kecelakaan. Setidaknya penerbangan dari Denpasar ke Jakarta yang terjadi pada malam hari sebelum kecelakaan.

”Kalo nanti memorinya tidak bisa di-download oleh KNKT maka CVR akan dikirim ke pabriknya,” tutur Nurcahyo.

Penemuan CVR ini juga diapresiasi Kemenhub. Dirjen Perhubungan Udara Polana Pramesti yang kemarin datang pada acara yang sama berharap agar KNKT dapat segera mengungkap penyebab kecelakaan.

”Apa yang dihasilkan KNKT harapannya bisa menjadi masukan dan evaluasi,” tuturnya. (syn/lyn)

Harga Daging Ayam dan Telur Naik Lagi

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Harga ayam potong segar di sejumlah pasar tradisional kembali mengalami kenaikan. Kemarin (14/1) sudah menembus Rp 40 ribu per kilogram (kg), atau naik Rp 4 ribu dibanding pekan lalu yang masih di kisaran Rp 36 ribu per kg.

Hendik, pedagang ayam potong di Pasar Fanindo, Batuaji, menyebutkan harga ayam masih tinggi dan kemungkinan kenaikan harga masih akan terus berlanjut. Pasalnya, saat ini pedagang hanya dijatah 500 ekor per hari dari distributor lokal yang berada di Barelang.

”Makin sulit dan sepi. Kemarin saya sudah rugi Rp 600 ribu ketika harga ayam Rp 38 ribu per kilogram,” kata Hendik, Senin (14/1).

Kenaikan harga ayam potong segar ini diduga adanya permainan dua agen atau pemilik kandang besar di daerah Barelang. Sebab hanya dua agen besar itu yang saat ini memiliki stok ayam potong di Batam. Ayam yang seharusnya bisa untuk memenuhi kebutuhan di Batam, sekarang justru dibagi ke daerah lain.

”Sekarang semua minta ke mereka (dua agen/distributor ayam di Barelang, red). Bisa jadi ini yang menyebabkan harga naik,” ujar Hendik

Tidak hanya ayam ras, persediaan ayam kampung juga kosong sejak seminggu terakhir. Hal ini yang menjadi salah satu faktor kenaikkan harga ayam potong segar.

”Biasa sehari potong 700 sampai 900 ekor per hari, tapi hari ini (kemarin, red) baru 400 ekor. Sampai sore mungkin hanya 500 ekor,” sebutnya.

Selain harga ayam potong segar, harga telur produksi lokal juga mengalami kenaikkan. Saat ini harga per papan telur mencapai Rp 45 ribu sampai Rp 47 ribu per papan (isi 30 butir). Padahal sebe-lumnya harga masih Rp 39 ribu sampai Rp 42 ribu per papan. Sedangkan untuk eceran dijual Rp 2 ribu per butir. Naiknya harga telur ini, menurut pedagang juga karena sudah dari distributor lokal.

”Di sini naik, di tempat lain juga hampir sama harganya,” ujar Rama, pedagang lainnya. Para pedagang pun berharap agar Satgas Pangan bisa menindaklanjuti persoalan kenaikan harga yang tak kunjung stabil beberapa minggu ini.(cr1)

Prabowo-Sandi Janjikan Transformasi di Lima Sektor Utama

0

batampos.co.id – Isu swasembada di berbagai bidang menjadi poin utama Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaannya di Jakarta Convention Centre, Senin (14/1/2019) malam. Capres nomor urut 02 itu berjanji, swasembada bisa dicapai melalui lima fokus utama pemerintahan jika dirinya terpilih bersama Sandiaga Uno.

Bertajuk Indonesia Menang, Prabowo memaparkan janji politik yang mendorong reorientasi pembangunan dan pengelolaan negara demi mencapai swasembada. Baik di bidang pangan, swasembada energi, swasembada air bersih, maupun pemerintahan yang bersih dan kuat.

”Visi misi kami adalah Indonesia menang. Tidak boleh menjadi bangsa yang kalah, peminta-minta. Tidak boleh menjadi bangsa yang tidak mampu membela rakyatnya sendiri,” kata Prabowo.

Demi mencapai hal itu, Prabowo menyebut dibutuhkan lima fokus utama.

Poin pertama yang ditonjolkan Prabowo adalah mewujudkan ekonomi untuk rakyat. Menurut dia, perekonomian Indonesia harus bisa memberikan kesejahteraan, kemakmuran kepada seluruh rakyat Indonesia. Bukan hanya segelintir orang.

”Kami bertekad dan yakin mampu menciptakan lapangan kerja untuk rakyat, meningkatkan daya beli rakyat,” ucap ketua umum Partai Gerakan Indonesia Raya tersebut.

Terkait hal itu, Prabowo menyampaikan sindiran atas matinya perkembangan industri di Indonesia. Pada masa lalu, Indonesia berhasil membuat pesawat sendiri. Saat ini, seharusnya Indonesia bisa dan mampu melanjutkan prestasi itu.

”Kita juga harus mampu bikin mobil benar-benar produk Indonesia. Jangan mobil ethok-ethok (pura-pura, red),” kata Prabowo, disambut sindiran para relawan yang menyebut-nyebut mobil Esemka yang pernah digagas Presiden Jokowi.

Prabowo juga menyampaikan fokus visi dan misinya dalam keadilan hukum dan demok-rasi. Salah satu penjabaran utamanya adalah keinginan untuk menghentikan praktik persekusi terhadap individu atau organisasi yang berseberangan dengan pemerintah.

”Kami siap untuk menerima saran dan kritik, agar kami tidak salah jalan,” tegasnya.

Prabowo juga berjanji, jika memenangi pilpres, dirinya dan Sandiaga Uno siap menggandeng putra-putri terbaik dari lintas identitas. Tidak hanya dari koalisi, Prabowo siap menggandeng sosok terbaik dari partai-partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

”Saya yakin di PDIP banyak patriot-patriot hebat. Di Golongan Karya juga banyak patriot-patriot baik. Kami mengajak semua bergabung,” kata Prabowo. (bay/c17/fat)

Kopi Rasa Cinta

0
foto: batampos.co.id / chahaya

batampos.co.id – Kegiatan nongkrong di kafe atau semacamnya sudah menjadi gaya hidup tersendiri bagi masyarakat belakangan ini. Tak hanya tempat berbagi cerita dan kisah, nongkrong juga sebagai sarana pelepas kerinduan.

Nah, tempat nongkrong saat ini tak akan sempurna tanpa adanya kopi. Seakan kopi dan kafe sudah menjadi dua hal yang sulit terpisahkan. Di Batam sendiri, tempat yang mendukung kegiatan tersebut terbilang bervariatif. Seperti di kafe Double N yang berada di kawasan Ruko Kepri Mall.

Jika bicara secara umum, bahan-bahan kopi yang ada di kafe ini terbilang sama dengan kafe lainnya. Namun yang membedakan dari segi rasa. Ya, karena kopi ini dibuat dengan penuh cinta.

”Kopi-kopi di sini asli lokal semua. Didatangkan dari Lereng Gunung Arjuna daerah Jawa, yang kemudian dibuat dengan cinta,” ujar Dedi, pemilik kafe ini didampingi istrinya Hermin.

Dedi melirik usaha kafe setelah beberapa kali survei. Dimana baginya kafe sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup seseorang. Harga yang ditawarkan disana pun bervariatif, mulai Rp 15 ribu-Rp 40 ribuan.

”Tak ada salahnya mencoba. Karena hampir semua masyarakat butuh nongkrong. Mulai remaja hingga tua,” tutur Dedi.

Nah, uniknya di Double N ini para pengunjung dapat menikmati doodle art. Sekilas dilihat doodle art hampir sama dengan mural. Namun, doodle lebih karyaristik, de-ngan warna gambar yang hanya hitam putih dan abstrak.

”Kebetulan saya dan istri pencinta lingkungan. Di doodle art saya jelaskan tentang kondisi alam saat ini. Dimana orang-orang mulai meninggalkan buku dan beralih ke internet. Dan hal itu tak bisa kita pungkiri.

Meri, salah satu pengunjung mengaku sudah berkeliling kafe di Batam. Ia membenar-kan nongkrong sudah menjadi gaya hidupnya. Hampir tiap hari waktunya nongkrong di kafe. Baginya, nongkrong di kafe dapat melepas kerinduan.

”Kerinduan untuk apa saja, untuk cerita dengan teman. Untuk kopi dan untuk suasana. Saya pencinta kopi dan memang suka nong-krong. (she)

Lanal Ranai Bersihkan Pantai Tanjung

0
F. AULIA RAHMAN/BATAM POS
Aksi bersih pantai Tanjung oleh personel Lanal Ranai bersama instansi terkait dalam rangka hari Dharma Samudera tahun 2019, Senin (14/1).

batampos.co.id – Memperi-ngati Hari Dharma Samudera 2019, Lanal Ranai menggelar gotong royong membersihkan Pantai Tanjung, Natuna, Senin (14/1/2019).

Komandan Lanal Ranai Kolonel Harry Setiyawan me-ngatakan hari Dharma Samudera 2019 merupakan hari peringatan gugurnya Pahlawan Yos Sudarso di Laut Aru.

”Sementara pelaksanaan puncak peringatan pada 15 Januari 2019. Upacara peri-ngatan Hari Dharma Samudera akan dilaksanakan di dermaga Penagi dengan upacara tabur bunga di laut,” kata Danlanal.

Danlanal mengharapkan kegiatan bersih-bersih pantai ini akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar Desa Tanjung dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar dapat menjaga dan merawat lingkungan maritim.

”Menjaga kebersihan pantai Tanjung ini sangat penting. Karena pantai tersebut salah satu tujuan wisata di Natuna,” ujarnya.

Kegiatan bersih bersih pantai dilaksanakan dengan cara membagikan kantong-kantong plastik kepada personel yang hadir untuk membersihkan dan mengumpulkan sampah-sampah yang ada di pinggir pantai.

”Kegiatan ini sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat pesisir pantai, supaya tidak membuang sampah ke laut untuk menjaga pelestarian dan kelanjutan kehidupan biota laut khususnya di Pantai Tanjung,” katanya.

Kegiatan bersih-bersih pantai diikuti prajurit Lanal Ranai, beserta prajurit dan personel dari instansi lain di Natuna. Antara lain dari Kodim 0318 Natuna, Batalyon Komposit Gardapati/I, Satrad 212, Polres Natuna, Kompi Marinir Setengar, Dinas kebersihan, dan siswa-siawi SMK Kelautan dan Perikanan Natuna.

Tidak ketinggalan, ikut juga dalam kegiatan bersih-bersih tersebut adalah ibu-ibu Jalasenastri Cabang 8 Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada I. (arn)

Kado Istimewa Tiga Tahun Awe Nizar, Lingga Raih Piala Adipura

0
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyerahkan piala Adipura kepada Bupati Lingga Alias Wello.

batampos.co.id – Kabupaten Lingga membuktikan dirinya sebagai Kabupaten yang layak dan setara dengan Kabupaten kota lainnya di Kepri maupun Indonesia. Ini setelah Lingga menerima penghargaan bergengsi pula Adipura 2018 bersama Kabupaten Bintan, Kabupaten Tanjungbalai Karimun dan Kota Tanjungpinang.

Piala Adipura yang telah ditunggu selama 15 tahun tersebut langsung diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia M. Jusuf Kalla di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Senin (14/1/2019).

Bupati Lingga Alias Wello yang menerima piala Adipura tersebut mengaku sangat bersyukur atas prestasi membanggakan ini sekaligus ditujukan sebagai kado istimewa menyambut perayaan tahun ke tiga pasangan Awe Nizar dalam mengemban amanah memimpin Kabupaten Bunda Tanah Melayu ini.

”Ini anugerah yang luar biasa. Tahun 2017 kemarin, kita baru dapat sertifikat Adipura. Tahun 2018 ini, kita sudah berhasil meraih Piala Adipura,” ungkap Awe, sapaan akrab Bupati Lingga ini usai menerima piala Adipura tersebut.

Penyerahan penghargaan Piala Adipura ini, sejatinya dijadwalkan pada Desember 2018 lalu. Namun, karena sesuatu dan lain hal penyerahannya diundur oleh Kementerian LHK menjadi 14 Januari 2019. Sebanyak 115 Kabupaten/Kota dalam kategori Kota Kecil menerima Piala Adipura bersama dengan Kabupaten Lingga.

Hadir mendampingi Bupati Lingga dalam penyerahan Piala Adipura tersebut, antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Siswadi dan Kepala Dinas Pendidikan, Junaidi Adjam.
Sebelumnya, Kabupaten Lingga juga berhasil menyabet 2 penghargaan nasional di bidang lingkungan hidup, yakni penghargaan Adiwiyata Nasional 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

”Kedua penghargaan Adiwiyata Nasional itu diraih oleh SMA Negeri 2 Dabo dan SMK Negeri 1 Dabo. Penghargaan ini baru diraih setelah 15 tahun usia Kabupaten Lingga,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga, Siswadi. (wsa)

SMA Mondial Usung Misi Pertahankan Gelar Juara

0

batampos.co.id – Berhasil menjuarai Batam Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) ketiga di kategori tim putri, Sekolah Menengah Atas (SMA) Mondial Batam tetap optimis mempertahankan gelar juara pertama yang diraih tahun lalu. Meski berbeda hasil dengan tim put-ranya, sekolah berbasis international ini tetap menurunkan tim putra dan putri di perhelatan HSBL keempat.

Pelatih tim basket SMA Mondial Swandy Pardomuan yang akrab disapa Pardo mengatakan, Batam Pos-HSBL sudah menjadi agenda turnamen rutin yang harus diikuti.

”Dari awal pelaksanaan Batam Pos-HSBL, SMA Mondial tidak pernah alpa jadi peserta,” ujar Pardo, Senin (14/1/2019).

Ia mengaku, pencapaian terbaik anak didiknya yakni saat digelarnya Batam Pos-HSBL pertama untuk tim putri. Bahkan, predikat Most Valuable Player (MVP) dalam partai final kategori putri HSBL tahun lalu diraih pemain SMA Mondial, Karen.

”HSBL untuk tim putri baru tahun kemarin digelar dan kami bisa meraih juara 1 juga pemain terbaik. Itu sangat membanggakan,” terangnya.

Atas pencapaian itu, lanjut Pardo, para pemain harus dapat menunjukkan progres yang maksimal di pertandingan-pertandingan berikutnya.

”Tidak hanya untuk tim putri, tapi tim putra juga bisa termotivasi untuk menaklukkan lawan,” jelas guru olahraga SMA Mondial ini.

Bagi tim putri ditargetkan untuk bisa mempertahankan gelar juara 1, sedangkan tim putra bisa bermain maksimal mengejar juara.

”Setidaknya (tim putra, red) bisa masuk tiga besar,” harap Pardo.

Mendekati hari pelaksanaan yang rencananya akan digelar mulai 25 Januari nanti, pelatih basket SMA Mondial inipun sudah menerapkan latihan rutin dari hari-hari biasanya. Jika sebelumnya rutin sekali seminggu, sekarang sudah diterapkan latihan tiga kali seminggu.

”Minggu depan mulai latihan lima kali seminggu agar maksimal,” ungkapnya.

Menurutnya, mempertahankan juara akan lebih sulit dibandingkan mengejar juara.

”Bisa dibilang, penekanannya juga cukup ekstra melalui latihan supaya olah fisik dan skill ma-sing-masing pemain semakin tertempa,” tegas Pardo. (nji)

Kisah Ethiopian Cargo Dipaksa Mendarat oleh TNI AU ke Batam

0
foto: puspen tni

batampos.co.id – Dua pesawat tempur F-16 Fighting Falcon TNI AU yang bermarkas di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru menurunkan paksa (forced down) pesawat Ethiopian Cargo ke Bandara Hang Nadim Batam, Senin (14/1/2019). Pesawat kargo milik Ethiopia itu terbang di luar rute yang telah ditentukan.

Pesawat dengan nomor registrasi ET-AVN Boeing B777 F60 itu terbang dari Ethiopia menuju Hongkong. Sa­at melintas di udara Indonesia, se­harusnya pesawat itu melewati ru­te ke arah uta­ra wilayah Aceh, lalu ma­suk ke wilayah udara Aceh, hing­ga akhirnya sampai di Hong Kong.

Namun, pesawat yang membawa enam pilot dan kru ini masuk Indonesia melalui wilayah udara Nias. Saat berada di langit Nias, Ethiopian Cargo terbang dengan ketinggian 41 ribu kaki.

Dari Nias, pesawat kargo tersebut berbelok ke wilayah udara Riau dan menurunkan ketinggian pada 32 ribu kaki. Setelah melakukan beberapa kali manuver, pesawat tersebut kemudian terbang menuju wilayah udara Kepri.

Saat memasuki wilayah udara Kepri, pesawat berada di ketinggian 10 ribu kaki. Pesawat ini kembali bermanuver aneh dengan berputar di atas Jembatan VI Barelang di Galang, Batam.

Melihat kejanggalan itu, petugas Airnav Indonesia sempat berkomunikasi dengan pilot pesawat asing tersebut. Namun, pilot tidak bisa menyebutkan izin atau flight clearance untuk memasuki wilayah Indonesia. Sehingga, TNI AU mengirimkan dua pesawat tempur jenis F-16 dari Skuadron Udara 16 untuk meng-intercept dan memaksa pesawat tersebut turun di Bandara Internasional Hang Nadim.

“Saat ini masih proses hukum dan penyelidikan oleh pihak TNI AU di Lanud Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang,” kata Kasubdis Penum Dispen TNI AU, Letkol Sus M Yuris, Senin (14/1).

Ia mengatakan, pilot pesawat kargo asing itu berhasil diminta turun melalui komunikasi darurat oleh Kapten Pnb Barika dan Kapten Pnb Anang.

“Pesawat B777 ET-AVN mendarat pukul 09.33, disusul dua pesawat F16 TNI AU pukul 09.42,” ujarnya.

Terkait keberadaan pesawat asing ini, Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, mengatakan pesawat tersebut saat ini parkir di depan terminal VIP Bandara Internasional Hang Nadim.

“Pesawat ini sepenuhnya di bawah wewenang TNI AU,” tuturnya.

Di dalam pesawat yang membawa muatan dua ton itu terdapat enam awak. Terdiri dari dua pilot, dua kopilot, dan dua teknisi.

Kedua pilot tersebut masing-masing John Ricard warga asal Kanada dan Abebe Bizuneh asal Ethiopia. Lalu dua kopilot Belacew dan Dabi asal Ethiopia. Sementara dua orang teknisi masing-masing Tegegne dan Zurgie asal Ethiopia.

Ke enam kru pesawat tersebut langsung menjalani pemeriksaan X-ray saat sampai di Bandara Hang Nadim, kemarin. Barang bawaan mereka juga diperiksa. Sementara dua pilot dan dua kopilot diperiksa secara khusus di ruang Airnav oleh TNI AU, Imigrasi, dan Bea Cukai di Bandara Hang Nadim, Batam.

Berdasarkan data dari situs pelacak aktivitas penerbangan flightradar24, pesawat Ethiopian Cargo telah melakukan beberapa kali penerbangan rute internasional sejak 7 Januari lalu. Di antaranya rute Kota Addis Ababa di Ethiopia ke Liege, Belgia, lalu Belgia-Tiongkok, kemudian Tiongkok-India.

Dari India pesawat ini kembali ke Ethiopia dan kemudian terbang ke Hongkong. Namun di tengah perjalanan, pesawat ini keluar dari rute penerbangan sehingga terpaksa diturunkan paksa TNI AU dan digiring ke Bandara Hang Nadim Batam, kemarin. (ska)

Tiga Ruas Jalan Dilebarkan

0

batampos.co.id – Pemko Batam konsisten untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Batam. Di tahun 2019 ini sedikitnya ada 3 ruas jalan yang akan dilebarkan. Ditambah titik jalan yang dikerjakan di 2018 lalu.

“Info dari dinas bina marga memang seperti itu (ada tiga ruas), tapi ini yang baru. Yang tahun lalu yang belum selesai akan tetap dilanjutkan,” kata Kabaghumas Pemko Batam, Yudi Admaji, Jumat (11/2).

Tiga ruas jalan yang akan dibangun tersebut yakni Jalan Ahmad Yani yang menghubungkan Simpang Kabil, Batamcenter-Simpang Panbil, Simpang Tiban Princes -ke Cipta Land dan juga simpang Global – Simpang Seruni.

“Kalau anggarannya saya tidak tahu persis berapa. Tapi ini akan menambah ruas jalan yang diperlebar Pemko Batam. Dan memang Pemko sangat ingin dan akan berupaya untuk memperbaiki infrastruktur di Batam lebih bagus,” katanya.

Di mana sebelumnya sudah ada belasan ruas jalan yang dilebarkan BP Batam. Dimana memang pelebaran jalan ini sudah dirasakan manfaatnya oleh warga sebagai pengguna jalan. Misalnya jalan mulai dari Simpang Jam sampai Bundaran Tuah Madani sudah sangat lebar. Termasuk sejumlah ruas jalan di Nagoya.

“Kita berterima kasih ke Pemko Batam yang sudah melebarkan jalan. Jujur saja, saat ini sudah sangat jarang terjadi macet di beberapa titik jalan. Jadi kita mau kerja tak takut macet,” kata Lina, warga Batuaji yang selalu pergi ke Batamcenter lewat jalur Tiban ini.

Sementara itu anggota komisi III DPRD Kota Batam Werton Panggabean mengapresiasi langkah Pemko Batam yang sudah banyak berbuat untuk pelebaran jalan. Ia berharap pelebaran jalan ini tidak hanya dipusat kota tetapi juga ke arah Batuaji.

“Jadi kita berharap semua jalanan yang sering macet untuk diperlebar. Kalau memang tahun ini tidak bisa, maka bisa dilakukan tahun depan,” katanya. (ian)