Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11723

RAPI Batam Turunkan 40 Personel Sukseskan Fun Walk dan Fun Bike Night Batam Pos

0

batampos.co.id – Radio Antar Pulau Indonesia (RAPI) Kota Batam ikut turun bersama 40 personelnya pada acara Fun Walk maupun Fun Bike Night Batam Pos, Sabtu (24/11).

Nantinya organisasi sosial komunikasi yang sudah 38 tahun berdiri ini akan mengawal ribuan peserta mulai dari start hingga garis finish.

Bendahara RAPI Kota Batam, Edi mengatakan, persiapan RAPI Batam untuk ikut andil mensukseskan Fun Bike Night maupun Fun Walk Batam Pos sudah 100 persen siap turun mulai dari personel maupun peralatannya seperti radio monitoring.

“Kami turun untuk pengawasan keselamatan seluruh peserta nantinya, serta pemantauan kondisi tiap titik rute seperti adanya kemacetan, ataupun adanya peserta yang mengalami jatuh atau sakit. Dari tim kami akan langsung melaporkan melalui sambungan radio komunikasi ke tim penyelamatan,” ujar Edi, Jumat (23/11) malam.

Rapi sendiri tak hanya turun secara personel. Untuk mengamankan dan melancarkan jalannya acara Fun Bike Night maupun Fun Walk Batam Pos, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait seperti dari kepolisian maupun tim kesehatan.

“Jadi kalau sudah ada koordinasi, penyampaian dari yang kami kabarkan dari pantauan dan pengamatan, akan bisa langsung direspon tim terkait seperti misalnya tim kesehatan yang tentunya akan lebih tanggap,” terang Edi.

Terpenting, lanjutnya, RAPI Batam akan fokus mengamankan peserta Fun Walk dan Fun Bike Night Batam Pos agar nantinya tak tersesat keluar dari lintasan yang sudah ditentukan.

RAPI Batam sendiri sebelumnya sudah sering membantu kegiatan-kegiatan dalam hal monitoring melalui radio terkait pemantauan kondisi jalan, peserta ataupun hal lain yang tentunya dengan sifat yang sosial.

RAPI Batam yang berkantor jadi satu dengan PMI Batam sendiri diketuai saat ini oleh Ali Irianto jz33BAP, Sekretaris Agus jz33BIT dan ketua satgas kom, Purwanto jz33BPO. (gas)

Batam Targetkan Enam Emas pada Porprov Kepri IV untuk Atletik

0
Dua atlet atletik Kota Batam tengah berlatih di Stadion Gelora Citramas, Jumat (23/11) sebagai bagian persiapan menghadapi gelaran Pekan Olahraga Provinsi yang dilaksanakan di Tanjungpinang 25 November hingga 1 Desember. F. Ryan Agung/Batam Pos

batampos.co.id – Tim atletik Kota Batam bersiap untuk menjalani laga Pekan Olahraga Provinsi Kepri IV yang akan digelar di Tanjungpinang, 25 November hingga 1 Desember mendatang. Kota Batam akan mengirimkan sebanyak 15 atletnya untuk berlaga di ajang itu.

Pelatih atletik Kota Batam Dyan mengatakan 15 atlet ini terbagi menjadi 10 atlet putra dan 5 atlet putri. “Kita hanya mengirimkan 15 atlet dari kuota 20 atlet yang disediakan,” beber Dyan, Jumat (23/11).

“Kami hanya mengirimkan atlet untuk nomor-nomor yang punya potensi besar untuk meraih medali emas di ajang Porprov,” jelasnya.

Sebagai persiapan, atlet atletik Kota Batam telah menjalani training center (TC) di Gelora Citramas, mulai Senin (5/11) hingga Minggu (25/11). “Atlet atletik Kota Batam baru akan berangkat ke Tanjungpinang, Senin (26/11),” papar Dyan.

“Sebenarnya jangka waktu untuk persiapan atlet terbilang singkat, hanya dua minggu saja. Padahal untuk mempersiapkan atlet agar bisa meraih hasil maksimal sedikitnya membutuhkan waktu tiga bulan,” katanya.

Karenanya, Dyan tak mau memasang target tinggi dalam gelaran Porprov mendatang. Setidaknya enam medali emas dipatoknya bisa diraih oleh anak asuhnya.

“Untuk putra kami akan turun di semua nomor yang diperlombakan, sementara untuk putri tidak. Keunggulannya di nomor atletik, satu atlet bisa ikut di dua nomor plus satu nomor atletik,” urai Dyan.

Dyan menerangkan jika technical meeting cabor atletik akan dilaksanakan Senin (26/11) di Stadion Sulaeman Abdulah. Sedang pertandingan sendiri akan mulai digelar Selasa (27/11).

“Sebenarnya ini memang sangat mepet waktunya. Apalagi kami juga rencananya akan mengecek kondisi lapangan yang akan dilaksanakan sebagai venue atletik,” tuturnya.

Terkait dengan kondisi lapangan yang berbeda dengan kondisi tempat berlatih di Batam, Dyan mengaku jika dirinya harus menyiapkan beberapa strategi terkait hal ini.

Terutama dengan lapangan tanah, membuat tim pelatih Kota Batam harus menyiapkan atlet atletik Kota Batam.

“Tak sekadar membiasakan diri, tetapi juga harus mempersiapkan mental atlet,” tutur Dyan.

Sementara itu Plt Persatuan Atletik Kota Batam Reggy Djakarya meminta agar para atlet atletik Kota Batam untuk berusaha semaksimal mungkin di ajang multievent terbesar se-Kepri ini.

“Tunjukkan kemampuan semaksimal mungkin, junjung tinggi sportivitas di ajang Porprov,” tuturnya.

Selain itu Reggy juga meminta support dan doa seluruh Masyarakat Batam agar atlet atletik Kota Batam bisa meraih hasil maksimal.

“Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Batam agar atlet atletik bisa mempersembahkan raihan prestasi di ajang Porprov,” pinta Reggy.(yan)

Dua Puskesmas Akan Dijadikan Rumah Sakit

0
Pemotor melintas dekat Puskesmas, Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (22/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Puskesmas Tanjunguncang yang baru beroperasi awal tahun lalu akan dijadikan rumah sakit bertipe D. Saat ini puskesmas tersebut sedang dalam pembenahan untuk mendapatkan akreditasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmajardi mengatakan, ada dua puskesmas yang akan dijadikan rumah sakit tahun 2019 mendatang. “Satunya lagi (Puskesmas) Kampung Jabi. saat ini dalam pembenahan. Dalam dua tahun ini akan jadi rumah sakit tipe D,” ujar Didi di Puskesmas Seilekop, Jumat (22/11).

Khusus untuk Puskesmas Tanjunguncang, Dinkes Batam sudah mengajukan anggaran sebesar Rp 3 miliar. Anggaran ini untuk melengkapi fasilitas puskesmas yang nantinya setara dengan rumah sakit bertipe D. “Usulan anggaran ini sebenarnya sudah dari tahun lalu tapi karena devisit maka diusulkan lagi untuk tahun depan. Masih banyak yang perluh dibenahi,” kata Didi.

Puskesmas tersebut saat ini sudah beroperasi namun belum bisa menerima pasien rawat inap karena kekurangan tenaga dan peralatan medis. “Tahun depan kita rampungkan sekalian sama akreditasinya,” ujarnya.

Untuk puskesmas Kampung Jabi sebut Didi, persiapan sudah cukup matang sehingga hanya menunggu akreditasi. “Proyeksi utama (dijadikan rumah sakit) yang di kampung Jabi. Tapi karena melihat kebutuhan maka Tanjunguncang juga,” tuturnya.

Rencana peningkatan status Puskesmas jadi rumah sakit ini kata Didi, untuk menjawabi kebutuhan fasilitas medis yang merata di kota Batam. Batam dengan penduduk yang cukup padat perlu penambahan rumah sakit sehingga pelayanan kesehatan merata sesuai dengan kebutuhan masyarakat.”Tipe D belum ada, selama ini masyarakat langsung ke RSUD Embung Fatimah (tipe B) atau rumah sakit tipe C lainnya. Padahal mungkin membutuhkan pelayanan di tipe D,” kata Didi. (eja)

Kotak Suara Tiba, Gudang Logistik Bocor

0
Pekerja membongkar kotak suara KPU yang baru datang, Kamis (22/11). Kotak suara ini disimpan di gudang logistik di Sekupang. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ribuan logistik berupa kotak suara dan bilik suara tiba di gedung KPU Batam, Sekupang, Kamis (22/11). Logisitik dibawa dari Pelabuhan Batuampar menggunakan lima truk kontainer dengan pengawalan polisi.

Ketua KPU Batam, Syahrul Huda mengatakan bongkar muat sedikit terkendala karena gudang yang akan menjadi tempat menyimpan logistik bocor dan ditakutkan bisa merusak logistik.

“Karena bahannya dari kardus. Jadi kami sangat khawatir,” kata dia.

Ia menjelaskan kebocoran ini merupakan tanggung jawab dari persero. Pihaknya mengaku menyewa gudang dalam kondisi baik. “Kemarin kami sudah cek. Kondisi baik-baik saja. Tapi karena hari ini hujan jadi bisa ketahuan kebocorannya dimana saja,” ujarnya.

Ia menyebutkan total logistik yang tiba 14.342 kotak suara dan 6.152 bilik suara ini masih dalam plastik. Ia berharap kebocoran segera diatasi agar logistik bisa disimpan dengan aman tanpa khawatir.

“Iya kan sekarang udah masuk musim hujan. Jangan sampai logistik rusak sebelum digunakan,” sebutnya.

Untuk logistik lainnya yaitu surat suara, Syahrul mengaku masih menunggu pengiriman dari pusat. Berdasarkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPHP) II total surat suara untuk Batam sebanyak 676.479 ditambah dua persen.

“Surat suara tunggu informasi dari pusat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Batam, Syailendra Reza sangat menyayangkan kebocoran gudang penyimpanan logistik. “Kami inginya penyimpanan aman. Jangan sampai saat hujan logistik basah dan rusak,” ungkapnya.

Ke depan logistik akan ini akan mendapat penjagaan dari pihak kepolisian. Mereka yang datang berkunjung harus mengantongi ijin dari KPU. “Nanti yang datang ke gudang harus izin dulu. Semua harus tercatat siapa yang masuk ke gudang,” sebutnya.(yui)

Bertahan Hanya Dua Jam, Solar Tersedia di Pagi Hari Saja

0
Mobil antre solar di SPBU Tiban BTN, Kamis (22/11). Di Batam solar sring kosong di SPBU. F Dalil harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terus terjadi di wilayah Batuaji dan Sagulung. Hampir setiap hari SPBU kehabisan stok solar. Kelangkaan ini disinyalir karena berkurangnya pasokan dari Pertamina.

Pantaun di lapangan selama beberapa pekan terakhir ini keberadaan solar di SPBU umumnya hanya hitungan jam saja setelah diantar. Itu biasanya terjadi di pagi hari sebab pasokan solar umumnya diantar malam hari. Siang diatas pukul 10.00 WIB semua SPBU kehabisan stok solar sehingga terkesan tidak ada pasokan solar sepanjang hari. Sepanjang siang kemarin misalkan enam SPBU disana tidak membuka pompa pelayanan solar sebab stok solar habis.

Petugas SPBU mengakui memang pasokan solar cepat habis. Namun demikian mereka mengelak jika pasokan dari Pertamina berkurang. Cepat habisnya solar ini karena permintaan yang meningkat. Pembelian untuk kendaraan ataupun menggunakan wadah meningkat drastis sejak beberapa pekan belakangan.

“Bertahan paling lama empat jam. Kalau hanya satu SPBU yang ada stok solar maka dua jam saja sudah habis,” ujar petugas SPBU Tembesi, kemarin.

Meningkatnya permintaan ini diakui petugas SPBU di sana justru karena pendistribusian yang tidak merata. Dalam arti jika satu SPBU diantar maka SPBU lainnya tidak sehingga saat SPBU yang memiliki pasokan solar buka pompa pelayanan solar langsung diserbu kendaraan ataupun pembelian menggunakan wadah.

“Itu sih masalah sebenarnya. Coba kalau pasokan merata semua SPBU bisa terbagi (jumlah pembelian solar di SPBU). Tapi karena di tempat lain tak ada maka tertumupk semua pada satu SPBU,” ujar petugas itu lagi.

Berbeda dengan masyarakat pengguna solar. Kelangkaan ini justru disinyalir karena berkurangnya pasokan solar pertamina. Ini diperkuat dengan kebijakan pihak SPBU yang membatasi pembelian solar baik untuk kendraan ataupun yang menggunakan wadah.

“Biasanya tak dibatasi, tapi semenjak langka ini jadi dibatasi kami. Biasa beli bisa sampai 400 liter sekarang hanya dikasih 140 liter saja,” ujar Riko, warga pulau Buluh yang beli menggunakan wadah.

Kondisi ini jelas merugikan masyarakat. Aktifitas masyarakat jadi terhambat karena harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan pasokan solar. Bagi masyarakat pulau atau nelayan kondisi ini mempengaruhi ekonomi mereka sebab aktifitas melaut terganggu karena terbatasnya pasokan BBM ini. Masyarakat berharap agar pemerintah segera turun tangan dan menyudahi kelangkaan ini. (eja)

Jalan Lintas Kelarik Masih Rusak

0
Sejumlah kendaraan terjebak di jalan yang rusak di Kelarik saat menuju Kecamatan Bunguran Utara, Natuna.
F. AULIA RAHMAN/BATAM POS

batampos.co.id – Pembangunan jalan penghubung menuju Kecamatan Bunguran Utara di Natuna hingga saat ini belum tuntas. Masih ditemukan jalan yang yang rusak parah dan menyulitkan pe-ngendara, terutama setelah jalan diguyur hujan.

Amran, warga Desa Kelarik mengaku, kendaraan akan sulit melintas setelah jalan digenagi air. Tidak hanya licin, namun juga dipenuh lumpur. Karena jalan berlubang dan jembatan kayu yang mudah terbawa arus.

“Jalan rusak masih berkilo-kilo. Kalau hujannya lebat, kendaraan tidak bisa lewat sama sekali. Tunggu air sungai yang meluap surut. Kendaraan yang melintas pun tidak semua jenis yang bisa menuju Kelarik,” tuturnya, Kamis, (22/11).

Camat Bunguran Utara Izhar membenarkan kondisi jalan menuju kecamatan masih rusak parah karena pembangunan jalan belum tuntas. Diakuinya terdapat beberapa titik kerusakan, karena masih berupa jalan tanah timbunan.

“Tanah timbunan rusak digerus air hujan. Kondisi paling parahnya sepanjang dua kilometer,” jelasnya.

Dikatakan Izhar, bukan hanya tanah jalan yang rusak, sejumlah jembatan yang terbuat dari kayu juga dalam kondisi rusak. Dan sering hanyut dibawa arus sungai ketika hujan deras. Karena aliran sungai meluap.

Dampaknya, akses satu-satunya masyarakat menuju Kecamatan Bunguran Utara maupun pusat kabupaten sering lumpuh.

Izhar berharap, pembangunan jalan utama kecamatan segera dituntaskan. Masyarakat juga berharap, pemerintah dapat menuntaskan pembangunan jalan tersebut dan dinilai sangat strategis untuk pembangunan.

“Karena jalan ini merupakan tanggungan Provinsi Kepri, maka kita minta agar provinsi segera mengaspalnya, sehingga tidak ada lagi akses lumpuh di musim angin utara ke depannya,” harap Izhar. (arn)

Seluruh Warga Anambas Jadi Peserta BPJS, Premi Dibayarkan Pemda

0

batampos.co.id – Pemerintah daerah baik eksekutif dan legislatif berkomitmen masalah kesehatan menjadi prioritas utama. Pemerintah akan berupaya memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat.

”Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” ujar Bupati Anambas, Abdul Haris, saat menyampaikan sambutan dalam acara sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional oleh BPJS Kesehatan Tanjungpinang di Aula Rumah Makan Siantan Nur Tarempa, Kamis (22/11).

Haris menuturkan, Anambas menjadi salah satu daerah yang seluruh masyarakatnya menjadi peserta BPJS Kesehatan dengan biaya premi ditanggung pemerintah kabupaten.

”Ini merupakan bukti komitmen pemerintah di bidang kesehatan,” jelasnya. Atas prestasi tersebut pihaknya mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.

”Sebelum ada BPJS, di Anambas ada Jamkesda untuk masyarakat. Sesuai dengan aturan saat ini, semua beralih menjadi peserta BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Menurutnya, kesehatan itu sangat penting. Dengan dilaksanakan sosialisasi tersebut, maka pihaknya dan BPJS dapat memberikan imbauan kepada masyarakat untuk memiliki kartu BPJS sebelum mengalami sakit akibat penyakit tertentu maupun sakit karena hal lain.

”Jangan sampai setelah sakit baru mengurus kartu BPJS,” ujarnya.

Siswandi yang merupakan Deputi Direksi Wilayah Sumbagteng dan Jambi menga-takan, sejak 1 Januari 2018 seluruh masyarakat Anambas telah menjadi peserta BPJS, sehingga masyarakat dapat pelayanan kesehatan tanpa harus mengeluarkan pembiayaan. Meski dalam pelaksanaannya masih ada kekura-ngan yang terus dilengkapi.

”Fasilitas penunjang kesehatan di Tarempa sudah baik, tapi di pulau-pulau yang menjadi perhatian, seperti Pulau Mengkait. Dengan keterbatasan ini maka perlu sinergi dengan provinsi maupun III,” jelasnya.

Untuk itu ke depan pihaknya akan mendatangi masyarakat untuk membawa tenaga medis dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pihaknya juga akan memperbarui kepesertaan BPJS di Anambas. Karena dengan pertumbuhan penduduk, maka perlu adanya validasi data.

”Dengan penambahan jumlah penduduk barangkali masih ada masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS, maka dari itu perlu di-update data masyarakat,” katanya.

Kepesertaan BPJS Dicek

Dalam kesempatan itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris bersama Deputi Direksi BPJS Kese-hatan Wilayah Sumbagteng dan Jambi, Siswandi, melihat pasien melahirkan di Puskesmas Tarempa, Kamis (22/11).

Tinjauan tersebut sekaligus untuk mengecek dan memastikan apakah pasien di Pus-kesmas Tarempa yang sedang dirawat memiliki kartu BPJS atau tidak.

”Alhamdulillah, setelah dicek ternyata pasien tersebut memiliki kartu BPJS dan pengobatannya ditanggung oleh BPJS,” ucap Haris, kemarin. (sya)

Petani Batam Fokus Budidaya Cabai Merah

0

batampos.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam siap panen raya cabai merah pertengahan Desember mendatang.

Kepala DKPP Batam Mardanis mengatakan petani Batam mendapatkan bantuan dari provinsi berupa bibit cabai merah. Saat ini cabai sudah memasuki masa panen. ”Nanti panen raya tengah bulan depan,” sebutnya, Kamis (22/11).

Cabai ditanam di lahan seluas 25 hektare. Kondisi tanah Batam yang kurang subur tidak menjadi kendala. Petani bersama tim pendamping dari pusat berupaya membuat tanah memiliki tekstur cocok untuk pengembangan cabai merah.

”Meskipun hasilnya belum bisa memenuhi kebutuhan yang ada saat ini, setidaknya ini bisa menjadi salah satu sektor yang bisa dikembangkan,” kata dia.

Ia menambahkan daerah wajib berkontribusi dalam pengembangan pertanian di Batam. Selama ini Batam selalu berharap dari daerah lain. Sehingga ketika ada kendala pengiriman harga naik.

”Sekarang yang diproduksi petani masih terbatas. Seper-ti telur ayam, sayur bayar, kangkung dan lainnya. Kita punya lebih segar tentunya, tapi masih terbatas,” ungkapnya.

Ia berharap ada anggaran khusus untuk pengembangan sektor pertanian di Batam.

Menurutnya lahan yang di Barelang masih cukup untuk dikembangkan menjadi sektor pertanian.

”Petani kita ada, cuman untuk mengembangkan ini kan butuh dana. Minimal Batam bisa memenuhi separuh dari kebutuhan dari hasil petani lokal,” imbuhnya.

Pengembangan pertanian ini juga diharapkan bisa menekan ketergantungan terhadap impor dari daerah lain. Ongkos tranportasi yang rendah juga membuat harga jadi lebih murah. ”Nanti kalau murah inflasi juga bisa ditekan,” tutupnya.(yui)

Polisi senantiasa Waspadai Radikalisme

0
Dirpolairud Polda Kepulauan Riau (Kepri) Kombespol Benyamin Sapta. (Bobi Bani/ JawaPos.com)

batampos.co.id – Dirpolairud Polda Kepulauan Riau (Kepri) Kombespol Benyamin Sapta mengatakan, belum ada temuan adanya indikasi sebaran paham radikalisme di wilayah pesisir. Meskipun demikian, program Quick Win tetap berjalan, Melalui program itu, polisi tetap mengawasi penyebaran paham radikalisme dengan aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Setiap bulan, personel Polda Kepri datang langsung ke pemukiman pesisir. Pengawasan bahkan juga dilakukan di pulau-pulau yang tidak berpenghuni sekalipun. Sebab bisa saja pulau-pulau nirpenghuni itu dijadikan sarang penyebaran radikalisme.

“Kami awasi semua supaya masyarakat kita tidak terkena ancaman paham radikal,” kata Benyamin, Jumat (23/11).

Kepri yang terdiri atas 98 persen laut, menghubungkan ribuan pulau-pulau kecil. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi pihak keamanan.

Beberapa kabupaten/ kota juga menjadi pintu keluar masuk orang-orang. Baik itu lintas dalam negeri, maupun orang-orang dari luar negeri.

Melalui Quick Win, feedback dari masyarakat bisa diperoleh petugas. “Sehingga penanganan atas suatu masalah bisa langsung tertangani,” imbuhnya.

Sejauh ini, feedback masyarakat itu bisa dirasakan langsung. Beberapa kasus kejahatan yang sudah diungkap berawal dari adanya laporan masyarakat.

(bbi/JPC)

Nicki Minaj Tolak Naik Panggung DWP Tiongkok

0

batampos.co.id – Rapper asal Amerika, Nicki Minaj menolak naik ke atas panggung di festial musik yang digelar di Shanghai pekan lalu. Keputusan itu dilakukan Nicki Minaj setelah tahu bahwa acara music tersebut hanyalah tiruan dari dance music festival yang biasa digelar di tanah air, Djakarta Warehouse Project (DWP).

Diketahui, DWP Tiongkok disebut sebagai DWP pertama di luar Indonesia yang terbesar. Sebab, electronic dance music (EDM) festival tersebut biasanya disaksikan lebih dari 45 ribu orang setiap harinya, dari 3 hari penyelenggaraan.

Padahal, Nicki Minaj dijadikan sebagai penampil istimewa yang dijual dalam DWP Tiongkok tersebut, selain Luis Fonsi, DJ Snake dan Blasterjaxx.

Pihak promotor yang biasa menghelat DWP, Ismaya, memang mengatakan bahwa akan menggelar DWP di Tiongkok. Tetapi, pada 16 November lalu, di akun Facebook mereka menyatakan bahwa DWP yang akan digelar di National Exhibition and Convention Centre, Shanghai, pada 17 dan 18 November, bukan di bawah tanggung jawab mereka.

Ternyata pengumuman tersebut tidak sampai ke telinga Nicki Minaj, sehingga sang rapper tiba di lokasi pada tanggal 18 November. Namun, menolak untuk tampil karena tahu acara musik tersebut tidak berkolerasi dengan DWP Indonesia.

Padahal, dilansir dari South China Morning Post, Jumat (23/11), sudah ada sekitar 1.000 orang menanti penampilan Nicki Minaj saat itu.

Namun, tak hanya Nicki Minaj yang menolak tampil, DJ Snake juga dikabarkan menolak untuk naik ke atas panggung.

Atas kejadian tersebut, promotor festival, Yatai Huaying menyalahkan Nicki Minaj. Sebab, mereka juga mengalami kerugian akibat ulah sang rapper perempuan tersebut.

“Minaj batal tiba tepat waktu, sehingga beberapa pertunjukan ditunda. Akibatnya, tiket konser seharga 3.000 Yuan atau setara dengan USD 430 akan dikembalikan,” tulis akun resmi promotor.

Sementara itu, Nicki Minaj sempat mengucapkan permintaan maaf untuk para penggemarnya sebelum meninggalkan Shanghai. Rekaman itu dibuat di bandara.

“Saya akan kembali untuk kalian, para fans sejatiku di Shanghai, Tiongkok. Saya menyayangi kalian. Saya akan kembali dengan promotor yang lebih baik, ok?” kata Nicki Minaj dalam rekaman video tersebut. (str/JPC)