Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 12234

BPOM Umumkan 16 Sarden Impor dan 11 Sarden Lokal Mengandung Cacing Parasit

0
ilustrasi

batampos.co.id – Humas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nely mengakui, pihaknya telah melakukan perluasan pengujian sampling terhadap sejumlah produk ikan kaleng. Tercatat sampai hari ini, BPOM telah menguji 514 sampel Makanan yang terdiri dari 66 merek.

“Hasil pengujian ada 27 merek (138 bets) positif mengandung parasit cacing, terdiri dari 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri,” jelas Nely dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/3).

Nely menjelaskan, produk ikan kaleng yang mengandung parasit cacing didominasi oleh merk impor. Sebagaimana diketahui, produk dalam negeri bahan bakunya pun berasal dari impor.

“Untuk itu, BPOM sudah memerintahkan pada importir dan produsen ikan kaleng itu untuk segara menarik produk dengan bets terdampak dari peredaran dan juga segera melakukan pemusnahan,” jelasnya.

Untuk sementara waktu, 16 merek produk impor itu dilarang untuk dimasukkan ke dalam wilayah pasar Indonesia dan 11 merek produk lokal, diperintahkan agar menghientikan proses produksinya sampai audit komprehensif selesai dilakukan.

Dalam mencegah hal ini terjadi kembali, BPOM bekerjasama dengan Kementerian dan lembaga terkait akan terus memperkuat pengawasan mulai dari sepanjang rantai produksi ikan.

“Akan diawasi lebih ketat dari mulai proses penangkapan kemudia penanganan bahan baku hingga sampai pengemasan produk jadi,” paparnya.

Diketahui, terkait hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), juga telah memberikan notifikasi kepada Pemerintah Tiongkok terkait dengan bahan baku ikan yang mengandung parasit cacing.

Berikut 27 produk yang perlu diwaspadai oleh para konsumen:

1. ABC
MD 543909389002 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | A8 7F, F1 1F, F1 8F, H2 8F, K2 8F, M2 1F, N1 8F, S3 8F, dan W1 1F
MD 543909390002 | Ikan Makarel dalam Saus Ekstra Pedas | A1 8F, A2 1F, A2 2F, C1 2F, D2 8F, F4 8F, H2 2F, N1 7F, dan W1 8F
MD 543909391002 | Ikan Makarel dalam Saus Cabe | B2 3F, E2 7F, F2 1F, G3 7F, H2 8F, I1 BF, O2 1F, dan T1 7F

2. ABT
ML 543909001547 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 17J19TQ3 dan 3500/01161 17K18T84 M

3. AYAM BRAND
ML 543909008251 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 2017 11 01 M31 MKT
ML 543909015251 | Ikan Makarel Goreng | 2016 06 11 M22
ML 543909024251 | Ikan Makarel dalam Saus Padang | 2017 09 14 M26 MIPS

4. BOTAN
MD 517113006021 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3D – 14 Des 18 dan 8B – 22 Okt 19
MD 543911013097 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | AT SJ dan MFI.CM. SJ 06/01
MD 543913001464 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 1B – 17 Jun 20, 1B – 04 Okt 20, dan 8G – 14 Jun 20
MD 543922019034 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | BMNSS – 13 Apr 20, BMNSS – 12 Sep 20, BMNSS – 04 Jan 21, BMNSS – 09 Jan 21, BMNSS – 18 Jan 21, BMNSS – 23 Agt 19, BMNSS – 29 Jan 21, BMNSS – 31 Jan 21, dan BMNSS – 9 Sep 20

5. CIP
MD 543913017182 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | CIPTOM-MB 1116, CIPTOM-MBB-16 PR281217, CIPTOM-MBS-16 PR211017, dan CIPTOM-MBY-11 PR060617
MD 543913018182 | Ikan Makarel dalam Saus Ekstra Pedas | CIPEP-MBG-26
PR211017, CIPEP-MBS-23
PR210916, dan CIPEP-MBS-41
PR191017

6. DONGWON
ML 543909458014 | Ikan Makarel dalam Larutan Garam | FS 15:38

7. DR FISH
MD 543913013160 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | AVS MKTA MKSSST

8. FARMERJACK
ML 543929007175 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3502/01106 35 1 356

9. FIESTA SEAFOOD
MD 543908031013 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 110419 7C 12K, 110419 7J 12B, 151219 7A 12B, 151219 7B 22B, dan 151219 7B 12B
MD 543908032013 | Ikan Makarel dalam Saus Cabai | 110119 7D 31K dan 141219 7A 12B
MD 543908033013 | Ikan Makarel dalam Saus Balado | 050919 7C 12K dan 050919 7G 22K

10. GAGA
MD 543910055083 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat dan Cabe | PH13L3, PH13M2, dan PH13R2

11. HOKI
ML 543909501660 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3202/01103 1238

12. HOSEN
ML 543909419060 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3502/01102 351

13. IO
ML 543929070004 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 370 12 Okt 2020, 453 29 Des 2020, dan 395 09 Nov 2020

14. JOJO
ML 543909002987 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3502/01168 351

15. KING’s FISHER
MD 543922014034 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | BMNNS -1 – 07 Jan 2017, BMNSS – 1 – 05 Feb 2017, BMNSS – 1 – 06 Feb 2017, BMNSS – 1 – 16 Feb 2017, BMNSS – 1 – 02 Mar 2017, BMNSS – 1 – 21 Apr 2017, BMNSS – 1 – 24 Apr 2017, BMNSS – 1 – 01Jul 2017, dan BMNSS – 1 – 16 Sep 2016

16. LSC
ML 543929033021 | Ikan Makarel dalam Saut Tomat | 3502/01080 351, 3502/01090 351, dan 3502/01090 351

17. MAYA
MD 517113001021 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 9F – 18 Jun 19
MD 543913006464 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 8G – 08 Mar 20, 1F – 05 Apr 20, 3D – 05 Apr 20, 4D – 06 Apr 20, 4F – 26 Jul 20, 8A – 06 Apr 20, dan 9F –
21 Des 20
MD 543913015464 | Ikan Makarel dalam Saus Cabe | 6D – 20 Apr 20
MD 543913049021 | Ikan Makarel dalam Saus Cabai | 2B – 20 Apr 20

18. NAGO/NAGOS
ML 543929068004 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3502/011 02351
ML 543929068004 | Ikan Makarel dalam Saus Toamt | 332

19. NARAYA
ML 543909311660 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3502/01103 351 PRD 10/12/2017, 3502/01103 351 PRD 11/10/2017, dan 3502/01103 351 PRD 12/10/2017
ML 543909419060 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 14 Mei 2020

20. PESCA
MD 517113040021 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3 G dan JSS 26AUG18

21. POH SUNG
ML 543929001006 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat 483 PRD 26/12/2017 3502/01112 351

22. PRONAS
MD 517122037021 | Ikan Makarel dalam Saus Pedas | MSC 155 HC 1, MSC 425 HA 1, dan MSC 425 HD 1
MD 543922010004 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | MST 425 HA 1, MST 425 HA 1, MST 425 HD 1, dan MST 425 HE 1

23. RANESA
MD 543911008097 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | MFI KJS J 02/04 dan MFI KJS J 07/03
MD 543913009182 I | Ikan Makarel dalam Saus Cabai | MBT 27 PR 120218, MBV 18 PR 080417, dan MNBJ18

24. S&W
ML 543909094054 | Ikan Makarel dalam Larutan Garam | SBWT MBXQ83BKI/IM

25. SEMPIO
ML 543909287014 | Ikan Makarel dalam Kaleng | YF 08-12-2016
ML 543909294014 | Ikan Makarel dalam Larutan Garam | 2016.12.08

26. TLC
ML 543929002175 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3502/01106 351

27. TSC
ML 543929003004 | Ikan Makarel dalam Saus Tomat | 3502/01024 351

(rgm/JPC)

PGN Rela Menekan Laba demi Mendukung Program Pemerintah

0
Stasiun PGN di Pagar Dewa. F. Dokumentasi PGN untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Laba PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN yang turun dalam lima tahun terakhir mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama, buka suara terkait penurunan laba perusahaan yang terjadi dari US$ 845 juta pada 2013 menjadi sebesar US$ 143 juta di akhir tahun lalu.

Ia menjelaskan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maka menjadi tugas manajemen untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menyediakan harga gas domestik yang terjangkau bagi industri maupun masyarakat. Salah satu contohnya adalah PGN tidak menaikkan harga pokok penjualan (HPP) gas ke pelanggan, meskipun harga beli gas domestik dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) terus naik.

Dikutip dari data PGN, HPP gas domestik mengalami kenaikan rata-rata sebesar 8 persen pada periode 2013 sampai 2017. Mulai dari US$ 1,58 per MMBTU menjadi US$ 2,17 per MMBTU.

“Beban HPP merupakan porsi terbesar dalam komponen pembentukan harga jual gas bumi, sekitar 60 persen kontribusinya. Namun, naiknya harga beli gas domestik dari produsen atau KKKS tidak diikuti dengan penyesuaian harga jual gas bumi ke pelanggan,” kata Rachmat, Rabu (28/3/2018).

Salah satu contoh harga beli gas yang melonjak sesuai instruksi regulator adalah harga gas dari Conocophilips untuk memenuhi kebutuhan industri di Batam, dari semula US$ 2,6 per MMBTU menjadi US$ 3,5 per MMBTU. PGN tetap membeli gas tersebut meskipun harus menanggung beban sebesar US$ 7,5 juta per tahun.

Sebagai catatan, PGN terakhir kali menyesuaikan harga jual gas bumi pada medio 2012-2013 lalu. Setelah itu, manajemen tidak menaikkan harga gas demi mendukung kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 40 tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi.

Beleid tersebut memerintahkan  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melarang perusahaan distributor gas menjual gas dengan harga lebih dari US$ 6 per MMBTU untuk enam sektor industri yang banyak menggunakan gas, yaitu industri pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.

PGN mendukung instruksi Kementerian ESDM untuk menurunkan harga jual gas kepada pelanggan industri di Medan sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomo 434.K/2017. Aturan tersebut juga meminta PGN untuk bersedia menjual gas dari harga rata-rata sebelumnya US$ 1,35 per MMBTU menjadi US$ 0,9 per MMBTU, sehingga membuat perusahaan harus menanggung beban sebesar US$ 3 juta per tahun.

Selain itu, penugasan dari Kementerian ESDM untuk membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) juga mengharuskan PGN menyediakan dana setidaknya US$ 4,9 juta per tahun.

“Kami juga memberikan insentif harga kepada PT PLN (Persero) karena pemerintah ingin menurunkan biaya pokok produksi (BPP) listrik PLN sehingga harga listrik ke masyarakat tidak naik. Ini kami jalankan sebagai bentuk sinergi BUMN yang diinginkan pemerintah,” jelas Rachmat.

Rachmat memastikan manajemen PGN telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah laba perusahaan turun lebih dalam.

Hal tersebut diantaranya dilakukan dengan menekan biaya operasional menjadi US$ 457 juta pada akhir 2017. Artinya dalam lima tahun terakhir, PGN berhasil menurunkan CAGR biaya operasional sebesar 3 persen dari US$ 511 juta pada 2013 lalu.

Manajemen juga berhasil menekan jumlah utang atau liabilitas jangka pendek maupun jangka panjang perusahaan. Sampai akhir 2017 lalu, liabilitas PGN tercatat sebesar US$ 3,10 miliar, berkurang signifikan dibandingkan posisi liabilitas 2016 sebesar US$ 3,66 miliar.

“Kami melakukan berbagai upaya efisiensi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian saat ini,” kata Rachmat. (par)

Polisi Cari Pembuang Bayi Berusia 2 Hari

0

Warga Kavling Seroja Blok B No 296 Kel. Sei Pelenggut Kecamatan Sagulung, bersama bayi yang ditemukan di salah satu rumah di kompleks perumahan ini. (Boni Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto mengatakan, “kami berupaya mencari siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi ini.”

Demikian seperti dilansir jawapos.com.

Adapun kronologis penemuan bayi seberat 3,1 Kg ini sendiri jelas Hendrianto, berawal ketika pemilik rumah Ika Yulianny mendengar suara tangisan Bayi dari depan rumahnya. Hal itu membuat Ika keluar menuju teras rumahnya dan melihat sosok bayi yang tergeletak bersama perlengkapan bayi di depan pintu rumahnya.

Melihat ada bayi di teras rumahnya, Ika pun langsung memberitahukan kepada RT dan RW tempat tinggalnya yang selanjutnya menghubungi petugas kepolisian yang piket patroli di kawasan ini.

“Petugas piket patroli dan Unit PPA mendatangi TKP kemudian memeriksa barang-barang yang ditemukan bersama Bayi tersebut. Kita bawa bayi ke rumah sakit,” katanya.

Untuk sementara, pengasuhan bayi malang yang berukuran panjang 30 Cm ini akan diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Batam. Siapa yang nantinya akan menjadi orangtua asuh dari bayi ini akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mencari informasi tambahan terkait temuan ini. “Sedang kami upayakan untuk mencari siapa pelakunya,” tutupnya. (bbi/JPC)

Lomba Mobile Legend Berhadiah Rp 115 Juta

0
Peluncuran Mobile Legend Digi Cup Sumatera 2018 di GraPari telkomsel, Batam.
foto: agus bagjana untuk batampos

batampos.co.id – “Oei dimana kalian?! bantu… bantu…”

“Aduh aku out. Hape ku hang.”

“Tahan ya… tahan.. aku cas hape dulu. batre drop,” seru yang lain.

Demikianlah keseruan di ruang wartawan DPRD Batam. Lima orang wartawan asyik memainkan game Mobile Legend sembari menanti tugas berikutnya.

Game ini memang bener-bener legend. Keseruan pun dirasakan orang dewasa.

Game semakin menarik kala dimainkan oleh tim berjumlah 5 orang. Sebab game ini memang game tentang taktik dan strategi. Bukan semata memanfaatkan senjata untuk memukul jatuh lawan.

Bisa saja memainkan game ini sendirian tapi akan cepat terbunuh oleh lawan.

Lawan yang dihadapi bukan mesin tetapi pemain lain entah dari mana berada. Bisa jadi saat kita main sendiri lawan kita main secara tim, 5 orang.

Menangkap keseruan ini Telkomsel mengadakan kompetisi Mobile Legend bergengsi yang diselenggarakan Telkomsel khusus di wilayah Sumatera. Apresiasi dari keseruan ini ialah hadiah yang memikat, total Rp115 juta.

General Manager Digital Product Area Expansion Telkomsel Robby A. Cahyady mengatakan, “melalui Mobile Legend Digi Cup Sumatera 2018, kami ingin membangun digital entertainment lifestyle di Sumatera.”

Sumatera Digi Cup Sumatera mempertandingkan permainan Mobile Legend yang diikuti oleh lebih dari 32 tim yang berasal dari berbagai kota di Wilayah Sumatera.

Periode ajang ini dimulai sejak Maret hingga Mei 2018. Pemenang dari masing-masing kota akan diadu pada level Area Sumatera.

Pendaftaran untuk mengikuti kompetisi ini dapat diakses secara online melalui website http://sumateradigicup.id/mobilelegend.

Setelah melakukan pendaftaran, para peserta akan diberikan informasi seputar peraturan dan mekanisme pertandingan. Jadwal pertandingan akan dikirimkan kepada masing-masing peserta setelah semua proses pendaftaran selesai dilaksanakan.

Peserta juga akan mendapatkan paket internet GamesMAX dan diamond untuk kompetisi ini.

Bagi pecinta game besutan Tiongkok ini, jaringan internet menjadi syarat mutlak saat main. Mereka tak mengandalkan WiFi saat main.

“Jaringan WiFi biasanya tidak stabil,” aku Anda, salah seorang penggemar.

Pilihannya ialah pada kuota di ponsel masing-masing. “Paket 16 giga dari Telkomsel cukuplah untuk main sebulan,” imbuh Anda. (ptt)

Jaga Kebersihan Laut Kepri

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bercengrama dengan masyarakat Pulau Dendun, Kabupaten Bintan, beberapa waktu lalu. F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengharapkan anak-anak Pulau Dendun, Kabupaten Bintan disibukkan dengan aktivitas belajar agama dan olah raga. Kegiatan positif harus terus digalakkan sejak dini untuk membentuk generasi tangguh, cerdas, dan berkarakter.

Insya Allah saya akan mencarikan ustaz untuk mengajar anak anak pulau salat dan mengaji. Agar kelak mereka bisa menjadi Alquran berjalan,” kata Nurdin dalam kunjungannya ke Pulau Dendun, akhir pekan lalu.

Nurdin menuju Desa Dendun usai melakukan serangkaian aktivitas di Karimun dan Batam. Bersama rombongan, Nurdin berada di Dendun setelah Asar dan kembali ke Tanjungpinang usai menunaikan salat Isya.

Pada kunjungan itu, saat tiba di pelabuhan Dendun, Nurdin disambut anak-anak pulau tersebut. Antusisme itu dibalas Nurdin dengan bersenda gurau bersama anak-anak. Di antara senda gurau itu, Nurdin beberapa kali mengajukan pertanyaan, seperti tentang doa-doa dan surat-surat pendek.

Saat berkumpul dengan masyarakat, Nurdin berpesan agar menjaga laut di sekitar Pulau Dendun tetap bersih. Karena kebersihan di laut akan membawa banyak faedah.
“Jagalah laut kita, karena laut yang bersih akan banyak ikannya,” tegas Nurdin.

Pada kesempatan itu, masyarakat mengajukan banyak permintaan kepada Nurdin yang dalam kunjungan tersebut ditemani Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah. Persoalan air bersih menjadi yang utama mereka ajukan. Mereka berharap pasokan air tersebut lancar sehingga mendukung aktivitas sehari-hari.

Selain air bersih, masyarakat juga minta bantuan lapangan sepak bola. Di antara yang mereka harap adalah lapangan semakin baik dengan perataan, penanaman rumput yang bagus serta pelebaran lapangan. Perlengkatan permainan seperti jaring gawang dan bola juga mereka harap ada bantauannya.

Masyarakat juga minta perbaikan untuk TPA/TPQ. Mereka memang berharap ada perbaikan bangunan dan guru untuk mengaji. Diskusi renyah itu dilengkapi Nurdin dengan memborong nasi lemak dan lontong sayur yang dijual masyarakat. Usai membayar semua jualan, Nurdin langsung melayani masyarakat nasi lemak dan lontong borongan tersebut. “Mari-mari, siape yang nak beli nasi bang Nurdin?” ujar Nurdin kepada masyarakat yang lewat. (bni)

Pelatihan Komunikasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di RSUD M Sani

0
Para pegawai RSUD M Sani ketika mengikuti pelatihan komunikasi. F. Dokumentasi RSUD M Sani untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, RSUD M Sani selama tiga hari mulai Senin (26/3) lalu melakukan pelatihan komunikasi dan kepribadian bagi para pegawai. Pelatihan yang diikuti 215 peserta ini meliputi, dokter umum, perawat, bidan, administrasi, keamanan, sopir, tenaga kebersihan, tenaga apotik, tenaga labor dan tenaga teknis lainnya.

“Melalui pelatihan ini, mari kita sama-sama memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien yang lebih baik. Dimana, selama ini sudah bagus dan harus lebih ditingkatkan mutu dan kwalitasnya,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Dengan diadakannya, pelatihan oleh pihak manajemen RSUD M Sani kepada para pegawai. Agar dapat meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaanya, serta menambah wawasan yang harus menyesuaikan perkembangan zaman. Sehingga, kemampuan dalam pelayanan kesehatan kepada para pasien maupun keluarga pasien lebih maksimal.

“Anda-anda sebagai aset RSUD M Sani. Jadi, rasa tanggungjawab sangatlah penting terhadap suatu pekerjaan. Apalagi, di RSUD M Sani harus bisa menjaga perasaan pasien maupun keluarga pasien dalam proses penyembuhan,” tuturnya.

Sementara itu Direktur RSUD M Sani Zulhadi pelatihan ini, bertujuan untuk menghadirkan para pegawai yang siap melayani dengan ramah dan senyum. Yang selama ini, sudah berjalan dengan memberikan sentuhan pelayanan yang cepat, tepat, ramah dan senyum. Dalam pelatihan komunikasi dititik beratkan, kepada bagaimana memberikan pelayanan kesembuhan hepada pasien yang tidak semata-mata karena bagusnya obat, sarana maupun alat kesehatan.

“Kalau peralatan medis dan sebagainya kita tidak kalah dengan Rumah Sakit lainnya. Namun, sentuhan kepada pasien berupa senyuman yang ramah, sapaan yang lembut yang bersahabat itu paling penting,” ungkapnya.

Dimana, dalam pelatihan ini pihaknya menghadirkan narasumber dari pakar komunikasi Jakarta. Yang outputnya, bisa dirasakan langsung oleh pasien maupun keluarga pasien saat berobat di RSUD M Sani nanti.

“Jadi karyawan adalah aset bagi RSUD M Sani yang harus dijaga dan dikembangkan. Salah satunya, lewat pelatihan ini yang bisa meningkatkan produktivitas dan kwalitas kerja masing-masing karyawan secara umum sesuai bidangnya,” ucapnya. (tri)

Bayi 4 Bulan Tewas, Diduga Dianiaya Orangtua

0

batampos.co.id – Bayi perempuan berinisial Ys yang masih berusia 4 bulan tewas.

Ia diduga dianiaya oleh orangtuanya sendiri.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih menyelidiki dugaan penganiayaan hingga menyebabkan Ys tewas.

Dari informasi yang dihimpun Batam Pos, bayi itu awalnya dibawa oleh orangtuanya ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Minggu (25/3) lalu. Setelah menjalani perawatan selama dua hari, bayi itu meninggal dunia, Selasa (27/3) sore.

Usai meninggal dunia, selanjutnya bayi Ys dibawa ke masjid di kawasan Komplek Jodoh Square untuk dimandikan dan selanjutnya dimakamkan. Namun, saat dimandikan itu, warga melihat ada bekas luka yang diduga akibat penganiayaan.

Berdasarkan temuan itu, selanjutnya warga menghubungi Polsek Batuampar untuk mengusut dugaan penganiayaan ini. Dari laporan itu, polisi pun memanggil beberapa orang saksi termasuk orang tua korban.

Kapolsek Batuampar AKP Ricky Firmansyah belum bisa memastikan bahwa bayi berinisial Ys itu meninggal akibat penganiayaan. Untuk itu, pihaknya akan meminta hasil visum dari pihak Rumah Sakit Harapan Bunda.

“Sampai sekarang belum bisa kami pastikan. Dari hasil visum itu nantinya baru akan kami ketahui meninggalnya karena apa,” ujarnya singkat. (gie)

Investigasi Pencemaran Limbah Laut masih Nihil

0
limbah pantai

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup Batam hingga kini belum mengetahui informasi soal asal dan penyebab adanya limbah minyak (oil spill) yang mencemari sejumlah titik pantai di Nongsa. Tak hanya kasus yang terjadi pada 16 dan 22 Maret 2018, kasus pencemaran yang terjadi pada 2017 lalu juga belum terungkap.

“Yang (pencemaran) 2017 saja sampai sekarang belum diketahui, apalagi yang kemarin sore (terbaru),” ucap Kepala DLH Batam Herman Rozie, kemarin.

Untuk kasus terbaru ini, DLH Batam masih menunggu penyelidikan yang sedang dilakukan. Untuk diketahui, DLH Batam mengaku telah mengambil sampel limbah tersebut dan juga menyampaikan informasi pencemaran hingga ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia.

“Belum (dapat informasi), kami masih menunggu. Sekarang, angkatan laut kita juga sudah jalan (pencarian penyebab pencemaran,” kata dia.

Sementara kasus pencemaran serupa yang terjadi pada 2017 lalu hingga kini pengungkapannya Herman akui masih nihil. Padahal pada saat ia menjadi Pelaksana Tugas mengganti Kepala DLH lama, Dendi Purnomo yang tersandung kasus hukum, ia telah tiga kali rapat di Kemenko Kemaritiman RI. Untuk diketahui, Herman ditetapkan jadi Kepala DLH definitif pada Senin (26/3).

“Rapat tiga kali di kementrian, belum ada juga (hasilnya),” terangnya.

Menurutnya kasus ini, ia menilai karena fenomena alam karean limbah yang mencemari laut dan pantai Batam terseret arus, untuk itu sulit untuk menentukan siapa yang bersalah.

“Sekarang siapa yang kita mau tuduh. Misal di sungai orang tebar putas di hulu, tapi yang mati ikannya di hilir. Sama kayak ini, bisa jadi limbah di buang di Malaysia atau Singapura, tapikan belum jelas,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, soal penanganan pencemaran limbah di Batam pada 3-6 April 2018 mendatang di Batam akan ada audit lingkungan dan investigasi oleh limbah laut. Kegiatan ini dilakukan bersama Kemenko Kemaritiman RI. “Tim audit ada dari Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Perhubungan, Lemigas dan DLH Batam, DLH Karimun dan DLH Kepri,” papar Herman.

Ia merinci ada delapan perusahan yang akan diaudit, enam di antaranya perusahaan Batam dan dua lainnya merupakan perusahaan dari Kabupaten Karimun.

“Berdasarkan surat yang kami terima, di adakan di Batam, karean Batam banyak perusahaan yang akan diaudit,” pungkasnya. (adi)

Niat Hati hendak Pipis, Rupanya Terpeleset dan Jatuh dari Jembatan 1 Barelang

0
ilustrasi

batampos.co.id – Hendak pipis, eh malah jatuh ke bawah jembatan. Itulah yang dialami M Nur, 18.

Ia bersama dengan 3 orang kawannya kongkow di Jembatan 1, Barelang alias Jembatan Fisabillah. Jembatan ini ialah jembatan paling megah yang ada di Kota Batam. Ia aialah jembatan gantung (cable wire). Di luar pagar jembatan terdapat sekira semeter bahu jembatan yan kerap digunakan untuk bersantai sebagaian warga.

Mereka berempat duduk-duduk cerita tentang pekerjaan sambil makan kacang yang dibeli warung.

Suatu saat Nur berdiri hendak pipis. Ia bergerak menjauh dari kawan-kawannya.

Tak lama, terdengar bunyi terpeleset disusul suara sesuatu terjatuh.

Tiga kawan Nur segara berlari mencari tahu. Rupanya yang jatuh ialah Nur, rekan mereka.

Korban tergeletak di tanah dengan posisi terlentang dan tak bernyawa, lagi.

Korban sempat dibawa ke mussholah yang berada di bawah jembatan sebelum lapor ke polisi dan dibawa ke dibawa RS Bhayangkara.

Kapolsek Sagulung AKP Hendriyanto saat di TKP

Saat ini Polsek Sagulung sedang melakukan penyelidikan mendalam.  (ali)

 

Bayi Umur 2 Hari Ditemukan Tergeletak di Teras Rumah Warga Seipelunggut

0
foto: yuyun / batampos

batampos.co.id – Seorang bayi perempuan mungil ditemukan di salah satu rumah warga Kaveling Seroja, Seipeluggut, Sagulung, Rabu (28/3) sekitar pukul 5.30 wib.

Bayi yang baru berusia dua hari itu ditemukan Ika Yuliani, warga blok B1, Kaveling Seroja dalam kondisi tengah menangis.

“Habis salat subuh, ada dengar suara bayi menangis. Pas dia keluar memang ada bayi yang tergeletak di teras rumahnya,” ujar Ketua RW 16, Junaidi.

Dia mengatakan saat ditemukan, bayi tergeletak di lantai dan hanya beralaskan jaket coklat. Di sekitar bayi juga ditemukan dot berisikan susu, satu kotak susu SGM. Ia menduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya.

“Bayinya sehat. Pas diperiksa dibidan beratnya 3,1 kilogram dan panjang 49 cm,” katanya.

Saat ini bayi sudah dibawa dan dirawat di ruangan Ponek IGD RSUD Embung Fatimah. (une)