Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 12369

Penyederhanaan Persyaratan IPH Diterapkan Minggu Ini

0
Deputi 3 Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Dwi Eko Winaryo..
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan segera menerapkan kebijakan yang mempermudah penerbitan Izin Peralihan Hak dalam minggu ini. Kemudahan tersebut berupa penyederhanaan syarat dari yang sebelumnya ada 17 syarat menjadi hanya empat syarat.

“Insyaallah hari ini (26/3) mulai internal. Jumat kemarin sudah mulai diskusi dengan verifikatornya, nanti sore ngomong dengan loket. Minggu ini akan kita maksimalkan,” ujar Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo di Gedung BP Batam, Senin (26/3).

Dwi mengatakan kebijakan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus IPH. “Tujuannya supaya lebih cepat, tapi tetap sesuai dengan prosedur yang ada. Hanya dengan empat persyaratan saja sudah cukup bagi BP Batam dalam mengetahui dan mengawasi peralihan hak sesuai peraturan yang ada,” ungkapnya.

Adapun empat persyaratan yang dimaksud Dwi antara lain pemohon hanya wajib menyiapkan kartu indentitas seperti KTP atau pasport bagi yang pribadi dan akta perusahaan bagi yang merupakan badan perusahaan. Kemudian sertifikat, tapi jika dokumen ini tidak ada bisa diganti dengan dokumen lainnya seperti fotokopi Penetapan Lokasi (PL) fotokopi Surat Perjanjian (SPJ), atau fotokopi Surat Keputusan (Skep). Selanjutnya yakni mengisi formulir permohonan IPH dan surat permohonoan pecah PL bagi yang belum dipecah.

Dengan empat syarat ini diyakini akan mempercepat aliran penerbitan IPH yang dulu dianggap lambat. Adapun syarat sebelumnya antara lain pemohon diantaranya harus mengisi formulir permohonan, menyertakan fotokopi KTP, fotokopi bayar lunas Uang Wajib Tahunan (UWT) 30 tahun, fotokopi Surat Perjanjian (SPJ), fotokopi Surat Keputusan (Skep), fotokopi Akta Jual Beli, fotokopi persetujuan peralihan hak, fotokopi bukti pembayaran faktur peralihan hak, fotokopi PL (gambar PL asli diserahkan untuk diendorse), dan sertifikasi Hak Atas Tanah dan beberapas syarat lainnya.

“Kami ingin percepat proses. IPH bisa diurus dulu dan syarat dokumen bisa menyusul. Sehingga pelayanan bisa maksimal,” katanya.

Ia mengaku akan fokus kepada IPH perseorangan karena biasanya dibutuhkan dalam jangka waktu pendek.”Saya mulai akan fokus IPH perseorangan, kan karena mereka butuhkan cepat. Mau jual rumah butuh, mau pindah juga perlu. Ya kita jangan menghambat,” ucapnya.

Untuk IPH perseorangan ini, Dwi mengakui sudah banyak IPH yang pindah tangan ke pihak ketiga dan seterusnya. Dan banyak juga IPH yang berpindah-pindah tersebut tidak dilengkapi syarat-syarat semestinya. Tapi Dwi mengatakan itu bukan masalah lagi.

“IPH-IPH sebelumnya sudah diputihkan dengan Perka 27. Sedangkan jika tak punya copy SPJ dan PL itu sudah kami garis miring, kalau tak ada ya tak apa-apa. Kami yang cari nanti,” paparnya.

Kemudian selain itu untuk mengurangi antrean di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, pihaknya juga akan membuat loket khusus bagi developer, sebab biasanya pengembang perumahan dalam pengurusan IPH bisa lebih dari satu dokumen. Sehingga untuk antrean masyarakat pribadi bisa lebih cepat jika dipisahkan dengan developer. Mereka juga telah mengembangkan sistem untuk mempercepat antrian, tapi belum efektif dan masih perlu sosialisasi.

“Itu akan kita lakukan, tapi saat ini kita masih fokus bagaimana pelayanan bisa cepat. Dan setiap berkas yang masuk bisa disegera diselesaikan,” katanya.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam, Achyar Arfan menyambut baik dengan terobosan yan dilakukan oleh BP Batam tersebut. Penyederhanaan syarat diyakini akan dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat, sehingga dengan demikian tentu diharapkan tidak ada lagi alasan penerbitan IPH lambat.

Pelayanan IPH hingga saat ini memang masih belum sesuai dengan yang diharapkan dan dianggap belum berjalan maksimal. Masih ada beberapa kendala dilapangan, sehingga prosesnya terkadang bisa mencapai satu bulan.

“Dengan adanya terobosan baru ini jelas REI sangat menyambut baik. Karena dengan adanya pengurangan syarat jelas akan semakin cepat,” kata Achyar.

Sampai saat ini diakuinya memang belum mendapatkan sosilalisasi langsung dari BP Batam, hanya saja beberapa kali pertemuan sudah disampaikan bahwa akan ada terobosan baru untuk mempercepat penerbitan IPH. Itu sebabnya pihaknya berharap program tersebut bisa segera diterapkan oleh BP Batam.

“Mudah-mudahan bisa segera diterapkan. Sehingga prosesnya bisa cepat,” jelasnya. (leo)

ICMI Beri Kontribusi untuk Kepri

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersalaman dengan Ketua Umum ICMI Provinsi Kepri TS Arif Fadillah usai pelantikan pengurus ICMI Kepri, Senin (26/3). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, Pemprov Kepri sangat mengharapkan kontribusi nyata Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kepri terhadap pembangunan. Jadikan amanah di kepengurusan ICMI sebagai ladang ibadah untuk kemajuan daerah.

“Kepri saat ini terus melakukan penyiapan generasi dengan pondasi imtaq sejak dini. Perlu dukungan dan peran semua pihak untuk mewujudkan itu,” kata Nurdin saat pelantikan Pengurus ICMI Kepri, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (26/3).

Nurdin berpesan kepada pengurus ICMI Kepri berjanji mengabdikan dirinya kepada masyarakat. Karena, apapun yang dilakukan semuanya bermuara pada kepentingan masyarakat.

Nurdin juga menyinggung tentang hoax yang semakin cepat menyebar. Memerangi hoax, kata Nurdin merupakan ibadah. Pengurus ICMI diajak mengambil peran dalam memerangi hoax itu dengan cara ICMI.

Nurdin berterima kasih dengan kehadiran Ketua Umum ICMI Pusat Prof Jimly Asshidiqie. Jimly langsung melantik pengurus ICMI yang diketuai H TS Arif Fadillah yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Kepri.

Jimly sendiri mengaku sangat bangga dengan antusiasme pengurus ICMI Kepri. Jimly mengatakan, semua aspek kehidupan kini sangat dipengaruhi oleh pasar, terutama pasar ekonomi, pasar politik dan lainnya.

Jimly mengajak para pengurus memiliki pegangan dengan nilai ICMI. Yaitu melalui peningkatan imtaq dan iptek.

“Dalam menjalankan organisasi, ICMI tetap berpegang teguh pada Pancasila,” kata Jimly.

Jimly minta agar penguatan imtaq dan iptek sebagai landasan untuk meningkatkan integritas. Jimly menambahkan, sudah seyogyanya masyarakat Melayu Kepri, melalui ICMI Kepri bersiap menghadapi tantangan ke depan.

Ketua Umum ICMI Kepri H TS Arif Fadillah berterima kasih atas keluangan waktu Prof Jimly melantik kepengurusan ICMI Kepri. Arif mengatakan kepengurusan ICMI saat ini akan memberikan kontribusi terhadap Kepri sesuai dengan jabatan dan kemampuan masing-masing.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatangan memorandum persepahaman dengan REI Batam. Ada pun MoU itu meliputi pengembangan SDM di bidang konstruksi, property dan arsitektur. Dikerjasamakan juga peningkatan minat di kalangan pengembang untuk menggunakan fasilitas kredit dan permodalan yang berbasis lembaga keuangan syariah dalam rangka memasyarakatkan ekonomi syariah.

Poin ketiga penandatanganan kesepekatan itu untuk membantu masyarakat khususnya di kalangan umat islam yang bekerja di sektor informal dalam memperoleh kemudahan mendapat fasilitas KPR. (atm)

Dewan Minta Tarif Listrik Lebih Murah dari Batam

0
Rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Kepri dan Dinas ESDM Kepri yang membahas persetujuan tarif listrik yang diusulkan PT Soma Daya Utama untuk kelistrikan di Zona I Karimun, Senin (26/3). F. Humas DPRD Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Rapat dengar pendapat antara Komisi III DPRD Kepri, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri, dan PT Soma Daya Utama di Batam, Senin (26/3).

Pembahasan kali ini terkait perkembangan pembangunan PLTU di Kabupaten Karimun dan persetujuan tarif listrik yang telah diusulkan PT Soma Daya Utama ke Dinas ESDM Kepri.

Kepala Bidang Ketenagalistrikan ESDM Kepri, Marzuki mengatakan pihaknya telah melakukan pembahasan terkait usulan tarif dari PT Soma Daya Utama. “Kami sudah membahas secara internal yang melibatkan tim verifikasi perizinan dan non perizinan ketenagalistrikan,” ungkapnya.

Dikatakan Marzuki, ada selisih dari usulan (tarif listrik, red) yang diajukan PT Soma. Yang nantinya akan diterapkan untuk pelanggan di Zona I Kabupaten Karimun.
“Kami tetap mengacu pada tarif resmi PT PLN Persero yang terlebih dahulu beroperasi di sana,” ujarnya.

Dijelaskan Marzuki, biaya pokok yang diusulkan PT Soma untuk tegangan menengah yakni Rp 1.696,20 per kWh. Tegangan rendah Rp 1.752,66 per kWh. “Setelah dibahas di internal, biaya tersebut menjadi Rp 1.486,51 pada tegangan menengah, dan Rp 1.537,07 pada tegangan rendah,” jelasnya.

Sedangkan untuk tarif tenaga listrik industri usulan PT Soma di luar waktu beban puncak yakni Rp 2.255,39 per kWh. Waktu beban puncak Rp 2.388,06 per kWh.

Dari tarif tersebut, pihaknya memangkas menjadi Rp 2.074,96 di luar beban puncak, sedangkan pada beban puncak Rp 2.255,39 per kWh.

“Sementara untuk tarif golongan sosial, rumah tangga, bisnis, industri yang menggunakan tegangan rendah, kantor pemerintahan dan PJU, traksi, penjualan curah dan layanan khusus akan tetap mengikuti tarif dasar listrik PLN,” ungkapnya.

Ketua Komisi III DPRD Kepri, Widiastadi Nugroho mengatakan untuk menetukan tarif listrik tidak hanya melibatkan investor dan pemerintah saja. “Kita juga harus mendengar pendapat masyarakat secara langsung. Apakah merasa keberatan atau tidak,” jelas Widiastadi.

Widiastadi menambahkan, pembangunan PLTU tersebut semata-mata untuk kepentingan masyarakat, sehingga sebisa mungkin dilaksanakan secepatnya. “Kalau listrik sudah merata, otomatis investasi akan bertambah dan yang diuntungkan adalah masyarakat,” ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi III, Surya Makmur menilai harus dengar pendapat bupati dan masyarakat sebagai calon konsumen. “Kalau perlu libatkan lembaga perlindungan konsumen,” ujarnya.

Anggota Komisi III, Alex Guspeneldi mengatakan selain patokan tarif dasar listrik dari PLN, PT Soma dan ESDM juga bisa berpatokan dengan tarif yang digunakan PLN Batam.

“Coba bandingkan juga dengan tarif yang digunakan PLN Batam. Kalau perlu, buat lebih murah lagi,”pungkasnya.(cca)

Gelar Kegiatan Sosial hingga Bangun Solidaritas

0
Bupati Bintan Apri Sujadi mengendarai sepeda motor usai melantik pengurus komunitas motor di Kijang, Minggu (25/3). F. Kominfo Bintan untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi melantik kepengurusan Komunitas Motor Jantan Kijang di Gedung Relief Antam Kijang, Minggu (25/3) sore.

Pelantikan para pengurus ditandai dengan pemasangan pin anggota sekaligus pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur.

Apri Sujadi meminta Komunitas Motor Jantan Kijang dapat menunjukkan eksistensinya.

Tidak hanya itu, komunitas ini diminta mampu menjalin hubungan silaturahmi antar sesama disertai dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat bagi masyarakat.

“Mari kita bangun silaturahmi antar sesama, lakukan kegiatan-kegiatan sosial, dan bangun rasa solidaritas untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

Selain kegiatan sosial kemasyarakatan, Apri Sujadi juga mendorong Komunitas Motor Jantan Kijang untuk mempelopori kegiatan tentang arti pentingnya keselamatan dalam berkendara di masyarakat.

“Komunitas Motor Jantan Kijang harus menjadi pelopor keselamatan berlalulintas,” ujarnya.

Sementara itu, Chapry Ketua Komunitas Motor Jantan Kijang mengatakan bahwa komunitas motor ini setidaknya beranggotakan sekitar 48. Diaberharap, dengan dibangunnya komunitas ini, setidaknya dapat menunjukkan dan merubah mindset masyarakat terhadap komunitas motor.

“Di samping membangun solidaritas antar sesama komunitas motor, kami juga akan melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan,” tukasnya. (met)

Pukul 14.00 Pak Presiden RI akan Lantik Pak Isdianto sebagai Wagub Kepri

0
Isdianto saat memenuhi undangan Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Kepri, Kamis (28/9) di Kantor DPRD Kepri, Kamis (28/9/2017). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Presiden republik Indonesia, Joko Widodo akan melantik Pak Isdianto nanti siang pukul 14.00 sebagai Wakil gubernur kepri di Istana negara, jakarta.

Pak Isdianto akan menjabat sebagai Wagub 2016-2021 (sisa masa jabatan).

Pelantikan dilaksanakan bersamaan dengan Pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi Bapak Prof.Dr.Arief Hidayat.

Pukul 12.00 Pak Isdianto dijadwalkan berada di Istana untuk melaksanakan gladi bersih selama 15 menit. (ptt)

Maskapai Asing Lirik Bandara Bintan

0
Bandara International Bintan

batampos.co.id – Beberapa maskapai asing menyatakan ketertarikannya melayani rute penerbangan international ke Bandara International Bintan di Jalan Raya Busung, Kabupaten Bintan. Hal ini diungkapkan pihak Angkasa Pura (AP) 2 usai melaksanakan acara Airlines Airport Airnav Authority Gathering 2018 bersama perwakilan maskapai di Bintan Lagoon, Lagoi, Sabtu (24/3) lalu.

“Ada beberapa maskapai melirik Bintan seperti Qantas, Air Asia, Air of China dan Lufthansa,” kata Group General Manager (GGM) PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab di Lagoi, kemarin.

Dalam gathering itu, lanjut Wahab, pihak AP2 memperkenalkan Bandara International Bintan yang sedang dalam tahap pembangunan. Sekaligus potensi alam dan objek wisata di Kabupaten Bintan yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara dan nusantara. Tidak hanya itu, AP2, lanjut dia, siap menjadikan Bintan dalam bagian target 1 juta traffic penerbangan ke Indonesia.

Untuk pembangunan, ia mengatakan, persiapan sudah dilakukan diantaranya land clearing (pembukaan lahan). Pihaknya akan melakukan pembangunan terminal dan runway.

Ditargetkan uji coba landasan atau runway dilakukan pada tahun 2019 nanti. Supaya pengoperasian bandara bisa dilakukan pada 2020. (met)

Laporan Suku Cadang Komputer, Ternyata Barang Antik

0
Empat buah barang antik yang diduga dari Dinasti Yuan dan Sun diamankan Lanud Raden Sadjad saat akan diselundupkan ke Batam. F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Pengiriman barang cagar budaya yang tertangkap di Bandara Ranai, kini belum ada penetapan tersangka. Seperti diketahui, empat barang pecah belah dikirim menggunakan jasa pengiriman JNE.

Direktur JNE Natuna Dwi Diantara membenarkan, barang antik dikirim yang ditahan melalui jasa JNE. Dari awal sudah ada indikasi penipuan dalam pengiriman barang. Karena dalam laporan barang, dikirim Sperpart komputer ke Batam.

“Betul, ada pengiriman barang antik lewat JNE. Tapi dalam laporannya berisi Sperpart komputer. Tujuannya ke Batam,” ujar Dwi, Senin (26/3).

Dalam prosedur pengiriman barang diakuinya, sekiranya barangnya mencurigakan staf akan melakukan pemeriksaan. Untuk pengiriman barang antik tersebut, sudah dilakukan pemeriksaan di JNE. Dan sudah dihubungi kembali nomor pengirimnya.

“Kami sudah bongkar paketnya, dan kami hubungi pengirimnya. Tapi pengirimnya akan mengurusnya kepada pihak bandara begitu,” ujar Dwi.

Diakui Dwi, pengiriman barang pada umumnya tetap difilter d X-ray bandara. Karena di JNE sendiri tidak dilengkapi. Pihak JNE sebatas memeriksa barang yang patut dicurigai. Dan harus sesuai laporan barang pengiriman. Dwi pun mengaku, tidak mengetahui bahwa pengiriman barang antik yang masuk cagar budaya sudah diproses pihak Polres Natuna.

“Dalam kasus ini baru kali ini terjadi. Pengiriman barang ke JNE Ranai pun, bukan pengirimnya. Tapi diantar orang lain, hanya meninggalkan nomor yang bisa dihubungi,” ujar Dwi.

Sebelumnya empat jenis barang antik pecah belah diamankan Lanud Raden Sadjad yang akan dikirim melalui jasa JNE ke Batam. Barang antik yang diduga buatan dinas Yuan dan Sun saat ini sudah diserahkan ke Polres Natuna.(arn)

BEM Unrika Ajak Pemuda Tangguh Hadapi Persaingan dengan Cara …

0
Suasana seminar

batampos.co.id – Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) mengajak anak muda batam menjadi pengusaha muda.

800 an pelajar dari SMA / sederajat dan Mahasiswa antusias mengikuti seminar motivasi yang di selenggarakan Wimnus bekerja dengan BEM Unrika di Auditorium Unrika Batam, Minggu (25/3/2018).

Sebagai pembicara ialah Syafii Efendi.

Ketua wimnus daerah Batam Rahmat Syahroni mengatakan seminar motivasi tersebut bertujuan untuk membangun generasi milineal yang tengah mengalami krisis mental dan moral.

Pemuda harus siap menghadapi persaingan global. Apalagi mereka akan menghadapi sebuah kenyataan, bonus demografi yang mana angka angkatan kerja sangat besar. (*)

Tiga Atlet Sepeda Karimun, di Undang ke Italia

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq dan ketiga atlet Karimun foto bersama di halaman rumah dinas Bupati. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Atlet sepeda asal kabupaten Karimun yang mengikuti tour de Bintan 2018 beberapa waktu lalu, berhasil menorehkan prestasi yang cukup gemilang. Mengingat peserta sepeda tersebut, diikuti para atlet seluruh penjuru dunia dan tiga atlet Karimun yang tergabung dalam Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Karimun masuk dalam nominasi untuk berangkat ke Italia.

”Alhamdulillah, saya mengucapkan terimakasih kepada ketiga atlet sepeda Karimun. Dan mendukung, akan keberangkatan ke Itali nantinya,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, kemarin (26/3).

Prestasi ketiga atlet sepeda tersebut, bisa menjadi contoh bagi generasi muda kabupaten Karimun untuk terus berlomba-lomba dalam mengukir prestasi disegala bidang. Sehingga, bisa menjadi kebanggaan tersendiri terutama kepada orangtua dan memberikan sumbangsih kepada Pemerintah kabupaten Karimun.

”Atlet kita tidak kalah dengan atlet Nasional. Kalau dilihat, memang cukup berat untuk masuk dalam urutan 35 besar,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Karimun Anwar Abubakar mengatakan, ketiga atlet binaan ISSI Karimun yaitu Yoga masuk dalam urutan 11, Fajar di urutan 27 dan Arif di urutan 35. Sehingga, ketiga atlet tersebut berhak mengikuti ikut grand fondo world series di Italy 2018 di bulan Agustus.

”Mereka ada yang baru tamat sekolah, karyawan swasta dan mahasiswa. Dan di Provinsi Kepri hanya Karimun yang masuk, untuk kelas 142 kilometer,” tuturnya.

Lanjutnya, untuk mendapatkan tiket ke Itali harus masuk dalam 35 besar. Dimana, Karimun mengirim 13 atlet untuk itu Tour de Bintan 2018. Untuk itulah, para atlet sepeda yang tergabung di ISSI Karimun terus melakukan pelatihan dan mengikuti pertandingan. Sebagai bentuk menguji kemampuan dibidang olahraga sepeda yang cukup bergengsi.

”Di ISSI Karimun, ada 8 komunitas sepeda. Yang Insya Allah, tahun ini kita akan buat program jelajah Karimun yang melibatkan para atlet dari luar negeri,” jelas politisi PAN.(tri)

Dari 45 SMP Negeri di Batam, hanya 9 Sekolah yang Bisa Laksanakan UNBK

0
Siswa SMPN 3 Batam tengah melakukan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)
| Yulitavia/Batam Pos

batampos.co.id – Ujian Nasional (UN) di Indonesia sudah menggunakan komputer. Namun, di beberapa daerah hal itu masih menjadi kendala karena minimnya sarana pendukung. Di Batam misalnya, dari 45 SMP negeri, hanya sembilan sekolah saja yang bisa melaksanakan ujian berbasis komputer ini.

“Berbicara UNBK harusnya komitmen dari pemerintah daerah untuk memajukan sekolah yang ada di Batam,” kata Aman, anggota DPRD Batam, Senin (26/3).

Menurutnya, bila di tahun 2017 lalu, pemko tidak menganggarkan untuk pengadaan komputer. Hal ini juga terjadi di tahun 2018 ini. Pengadaan komputer dan jaringan yang sejatinya sudah dimasukan di dalam rencana kegiatan anggaran, akhirnya ditiadakan dengan alasan rasionaliasi anggaran.

Padahal, lanjut Aman, UNBK sudah jadi program nasional. Hal ini dapat dilihat dari 8,6 juta siswa yang akan mengikuti UN secara nasional, sekitar 6,2 jutanya atau 75 persen UNBK.

“Bandingkan dengan Batam. Artinya sebagai kota metropolis kita jauh tertinggal dari kota-kota lain,” papar Aman.

Ia menjelaskan, ketersedian jaringan internet, sarana prasarana, dan komputer yang masih minim di sekolah menjadi faktor utama pelaksanaan UNBK.

“Kita DPRD sebenarnya sudah berulang kali mendorong lewat penganggaran. Tapi tak tahu kenapa ini tidak dimasukan,” sesalnya.

Aman berharap, sudah seharusnya ada anggaran yang disediakan untuk mendukung UNBK dari APBD. Hal ini dirasa sangat penting, karena sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kualitas siswa.

“Masak kita ketinggalan terus. Harusnya pemko komit dengan persiapan UNBK,” imbuhnya. (rng)