Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12497

Pengusaha Batam Respon Positif PP Garam Industri

0

batampos.co.id – Pemerintah telah merestui impor garam industri. Kebijakan tersebut mendapat tanggapan positif dari para pelaku usaha industri.

“Sebetulnya garam industri di impor itu kadarnya Na Cl-nya atau kandungan natrium clorida diatas 97 persen. Yang mana sampai saat ini di Indonesia belum mampu memproduksi garam seperti itu,” kata Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hoeing, Sabtu (17/3).

Untuk kasus Batam, garam industri hanya diproduksi di Denmark, Amerika Serikat dan Jerman yang masuk melalui pelabuhan transhipment di Singapura.”Aturan yang ada kan saat ini harus ada rekomendsi perindustrian, kemudian Kementerian Kelautan dan Perikanan baru persetujuan impor dapat diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan. Prosesnya memakan waktu yang sangat lama,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan peraturan pemerintah (PP) soal peralihan kewenangan pemberian rekomendasi impor garam industri sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Peralihan kewenangan tersebut dimaksudkan pemberian rekomendasi yang sebelumnya dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, kini menjadi kewenangan Menteri Perindustrian.

Dengan dikeluarkannya PP garam industri yang menjadi kewenangan Kemenperin ini memangkas birokrasi yang berbelit-belit dan memakan waktu yang lama. Sebab tidak masuk akal, disaat pemerintah ingin mempermudah semua proses perizinan dan investor yang telah bertahun-tahun mengimpor garam industri harus hengkang hanya karena persoalan tidak terbitnya PP garam industri.

“Dengan terbitnya PP garam industri, kami mengharapkan proses perizinan yang lebih mudah dan cepat. Apalagi kendalinya ada di kementerian perindustrian yang benar-benar tahu akan kebutuhan dari masing-masing industri,” pungkasnya. (leo).

Celoteh Fans Bikin 3 Artis Cantik Korea Gelisah

0

batampos.co.id – Fans memang sangat berarti bagi artis. Cedloteh mereka di medsos pun bikin artis Korea gelisah, sangat gelisah.

Fans meragukan keaslian payudara tiga artis ini.

Tak tinggal diam, dilansir dari Koreaboo, Sabtu (17/3), sejumlah idola perempuan ini melakukan berbagai cara untuk membuktikan pada haters bahwa payudara mereka 100 persen alami atau asli.

1. Lee Hyori

Lee Hyori dikenal sejak lama karena memiliki tubuh yang sangat bagus, itulah sebabnya beberapa warganet menuduhnya melakukan operasi payudara.

Merasa tidak nyaman dengan tuduhan palsu itu, dia mendatangi dokter program Hyori Off the Record untuk membuktikan bahwa tuduhan warganet salah. Hasilnya, X-ray tidak menunjukkan tanda-tanda sang idola melakukan implan.

2. Jang Yoon Ju

Model Jang Yoon Ju juga dituduh melakukan operasi pada payudara karena sosoknya yang kurus namun berisi di bagian dada.

Tak tinggal diam, dia berkonsultasi pada seorang spesialis bahwa payudaranya asli. Konsultasi tersebut bahkan ditayangkan pada program SBS Special.

Dokter mengatakan, tidak melihat adanya tanda-tanda transplantasi lemak dan dia yakin bahwa payudara Jang Yoon Jun alami.

“Hasil menunjukkan payudara yang dia miliki sangat padat, terdiri dari lebih dari 80 persen kulit, lemak dan jaringan payudara,” kata dokter tersebut menjelaskan hasil X-ray.

3. Yoo Seung Ok

Yoo Seung Ok adalah model lain yang dituding melakukan operasi pembesaran payudara. Tuduhan tersebut dialamatkan padanya karena diduga ada bekas luka operasi pada ketiaknya.

Namun, hasil tes mengatakan sebaliknya. Data pemeriksaan medis menyatakan bahwa sesuai dengan tes ultrasound, tidak ada implan payudara.

(yln/JPC)

PMR Batam Duduk di Posisi 2 pada Youth First Aid Championships 2018 di Singapura

0

batampos.co.id – Palang Merah Remaja Batam dibawah binaan PMI Batam, Indonesia, berhasil duduk di posisi 2 Youth First Aid Championships 2018 di Singapura, Sabtu (17/3/2018).

Mereka berangkat dari batam pada hari yang sama pada pagfi hari. Setelah antri di imigrasi Singapura selama 2,5 jam tom tiba di lokasi perlombaan tepat waktu dan langsung berlaga.

Hasilnya? Not bad lah…. Posisi kedua.

Yang ikut ialah anggota Palang Merah Remaja Batam, yang sudah melalui seleksi pada bulan Desember 2017, lalu.

Peserta terdiri dari

  • SMAN 1,
  • SMAN 5,
  • SMAN 14,
  • SMA Kartini
  • SMA Kalista.

Mereka sudah melakukan latihan rutin setiap seminggu sekali dimulai bulan awal Januari 2018. (ptt)

Ratusan Siswa Antusias Ikuti Try Out Batam Pos

0
Shinta Masrolia dari Bank BJB memberikan piala dan hadiah uang tunai kepada Alivia Roulina dari SMK Negeri 2 Batam sebagai juara pertama try out untuk tingkat SMK dengan nilai rata-rata 55.00.
F. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos.co.id – Batam Pos sukses menyelenggarakan try out untuk tingkat SD, SMP, SMA dan SMK, Sabtu (17/3). Try out diikuti sekitar 800 siswa di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal.

Acara yang terselenggara atas kerja sama dengan lembaga bimbingan belajar Ganesha Operation, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, dan Dinas Pendidikan Kota Batam ini dimulai pukul 08.00 WIB – 17.00 WIB.

Manajer Event Organizer (EO) Batam, Herman Mangundap mengaku sangat bangga dengan para siswa yang sangat antusias mengikuti try out. “Saya sangat bangga dengan siswa-siswi peserta try out yang sangat antusias dan semangat saat try out berlangsung,” tuturnya.

Menurutnya, tujuan dilaksanakannya try out ini tentu untuk melatih para siswa menghadapi Ujian Nasional (UN) pada April mendatang. “Mudah-mudahan nantinya, para peserta try out menjadi lebih siap lagi dalam menghadapi ujian nasional,” katanya.

Sedangkan, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Brigjend Pol Bambang Purwanto sangat mengapresiasi kegiatan try out ini. Dia menuturkan, try out ini sangat baik karena dapat menguatkan mental anak-anak yang akan mengikuti ujian nasional.

Selain itu katanya, manfaat try out bisa menjadi barometer untuk mengukur sampai sejauh mana kemampuan anak-anak yang akan mengikuti UN. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras Batam Pos semoga kualitas sekolah di Batam semakin baik,”

Dia mengatakan, BP Batam akan terus mendukung untuk kemajuan anak-anak sekolah di Batam. “Kami siap mendukung, apalagi ini untuk kemajuan anak-anak Batam pasti kami dukung sepenuhnya,” kata Bambang.

Adapun yang menjadi juara pada try out untuk tingkat SD, juara tiga diraih oleh Arsy Cahyani dari SDN 04 Sagulung dengan nilai rata-rata 94.83, juara kedua diraih rabiah Al Adawiyah dari SDIT Darussalam dengan nilai 96.33 dan juara pertama diraih Sarah Salsabil dari SDIT Darussalam dengan nilai 96.83.

Untuk tingkat SMP juara tiga diraih oleh Ericca Livia dari SMP Mondial dengan nilai 88.38, juara kedua diraih Eveline Iskandar dari SMP Yos Sudarso dengan nilai rata-rata 89.75 dan juara pertama dari SMP Maitreyawira yang diraih oleh Janice Chen dengan nilai 90.25.

Sedangkan untuk tingkat SMK juara tiga dari sekolah SMK Negeri 2 Batam atas nama Nabila Luna Aziza dengan nilai 47.83, juara kedua Siti Fathonah dengan nilai 51.33 dan juara pertama diraih oleh Alivia Roulina dari SMK Negeri 2 Batam dengan nilai rata-rata 55.00.

Untuk tingkat SMA juara tiga berhasil disabet oleh Esther Ang dari SMA Mondial dengan nilai 79.25, juara kedua Natasia Pandora dari SMA Mondial dengan nilai 80.13 dan juara satu berhasil diraih Natalia Christina dari SMA Mondial dengan nilai rata-rata 80.50.

Para juara tersebut berhak atas piala dan uang tunai sebesar Rp 3 juta untuk juara pertama, Rp 2 juta untuk juara kedua dan Rp 1 juta untuk juara ketiga.

Adapun yang menjadi sponsor acara ini yaitu BP Batam, Bank BJB, Bright PLN Batam, Telkomsel, Honda, STIE Galileo Batam, Batam FM, New Sun Bread, Edukits, Naraya dan Nutritious Milk Susu Zee.

Pada saat jam istirahat try out tersebut peserta dan panitia juga sempat dihibur oleh Moses Bradley Mulia Djati, siswa kelas 5 SD Kristen Tabqha Batam. Anak pasangan Daniel Mulia Djati dan Susyana Kartanegara menyanyikan lagu berjudul Melompat Lebih Tinggi dari Sheila On 7 dan Beraksi dari Kotak. (iwa)

Pemko Minta Lahan untuk Makam

0
Petugas TPU Seitemiang, Tanjungriau, Sekupang merawat makam dengan membersihkan rumput yang tumbuh. Tempat pemakaman saat ini semakin kosong akibat BP batam belum menghibahkan lahan kepada Pemko Batam. | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pertanahan Batam telah mengajukan lahan pemakaman sekitar 10 hektar di bilangan Seibeduk. Namun sayang, dua tahun berlalu ajuan tersebut hingga kini belum terealisasi.

Kepala Dinas Pertanahan Batam Aspawi menyebutkan lokasi lahan yang diminta sudah dialokasikan ke pihak lain. Ia mengaku tak bisa menjelaskan lokasi persis lahan yang gagal terealisasi tersebut. “Yang jelas sisi kanan jalan arah Piayu Laut,” sebut Aspawi, Jumat (16/3) siang.

Walau ajuan pada lokasi tersebut gagal, Aspawi bersikukuh bahwa permintaannya tidak gagal terealiasi. Ia beralasan, Pemko Batam akan tetap meminta lahan dengan luasan yang sama namun di titik lain di kecamatan tersebut.

“Mungkin ada tanah sekitar itu nanti, kami tetap minta karena yang kami pikirkan untuk kebutuhan 10 hingga 20 tahun ke depan. Tapi belum pasti juga,” ucapnya, ragu.

Ajuannya lama tidak terealiasi, Aspawi mengaku tetap menaruh harapan ke BP Batam agar dapat mengalokasikan lahan untuk makam di Batam. Walau sisi lain, ia mengaku paham dengan minimnya ketersediaaan lahan di Batam.

“BP Kawasan welcome kok. Lahan makam ini kan sosial ya sifatnya, tapi itu tadi lahan terbatas, kita mau gimana lagi,” imbuhnya.

Ditanya kemungkinan ajuan penambahan lahan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang, Sekupang, ia mengklaim Pemko Batam berencana mengajukan ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian Kehutanan. Permintaan ke pusat karena lokasi sekitar Seitemiang merupakan hutan lindung. Namun ia tak menampik hjingga kini pihaknya belum menyiapakan berkas.

“Ada rencana sih mau minta lahan yang di sana (sekitar Seitemiang), tapi di pusat ya karenakan itu hutan lindung,” paparnya.

Sementara itu, sebelumnya Walii Kota Batam Muhammad Rudi mengaku lahan pemakaman wajib disediakan dan bila perlu diadakan tiap kecamatan dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan.

“Kami wajib meminta, berapanya tergantung lahan yang tersedia. Ini perlu karean tak semua kecamatn punya pemakaman kan,” ujarnya.

Ia mencontohkan beberapa kecamatan yang sudah punya kini Seibeduk, Batuaji, Sagulung dan Nongsa. Sementara di beberapa wilayah ada yang ada namunterbatas dan ada yang tidak ada sama sekali, seperti di wilayah Nagoya.

“Kalau tak setiap kecamatan, nanti dua atau tiga kecamatan gabung,” ucap dia. (adi)

Syarat Dapatkan Dana Bergulir

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan bantuan pendanaan untuk pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ingin berusaha. Pinjaman yang didapat bervariasi menimbang nilai kekayaan yang diagunkan warga. Bunga ditetapkan 6 persen pertahun.

“Jangka waktu pengembalian maksimal 3 tahun, kami sesuaikan dengan kemampuan peminjam,” kata Kepala BLUD Dana Bergulir Batam, Zul Fachri.

Sejak digulirkan tahun 2001 hingga 2017 ada 2.105 pelaku UKM yang memanfaatkan program tersebut dengan total penyaluran mencapai Rp 77,432 miliar. Pengaju dana bergulir dari latar belakang usaha dagang maupun jasa, seperti usaha jual ATK, Laundry, hingga sembako.

“Tingkat kemacetan sekarang sudah membaik, dibawah 3 persen,” ucapnya.

Pada tahun 2018 ini, untuk sementara pengajuan dana bergulir mencapai 24 pengajuan. Sebanyak 21 pengajuan diantaranya sudah lolos verfikasi administrasi dan verifikasi lapangan (pengecekan langsung).

“Yang 21 pengajuan tinggal kita salurkan nilainya totalnya Rp 1,540 miliar, perorang beda-beda sih ada yang Rp 50 juta hingga Rp 100 juta. Tiga lainnya baru verifikasi administrasi,” paparnya.

Ia mengatakan, pihaknya membuka diri jika ada masyarakat yang ingin mengajukan dana bergulir di Pemko Batam. Syaratnya yakni mengajukan

  • proposal dan mengisi formulir
  • melampirkan fotokopi elektronik KTP suami/istri
  • fotokopi kartu keluarga,
  • surat keterangan domisili usaha yang dikeluarkan kelurahan,
  • fotokopi Surat Izin Usaha Mikro dari kecamatan,
  • pasfoto suami istri 3 x4 dua lembar,
  • fotokopi surat nikah bagi yang sudah menikah,
  • surat persetujuan suami/istri,
  • melampirkan catatan total penerimaan dan pengeluaran tiga bulan terkakhir,
  • melampirkan foto usaha,
  • fotokopi dokumen jaminan, serta
  • foto jaminan.

“Kalau ada yang mau ajukan datang saja,” kata dia.

Ia mengatakan verifikasi dministrasi akan dilakukan langsung saat pengajuan di konter pengajuan dana bergulir di depan Kantor Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah di lantai 3 Kantor Wali Kota Batam.

“Ada yang kurang, kami akan minta dilengkapi. Setelha verifikasi administrasi lolos, petugas akan verifikasi lapangan,” kata dia.

Ia mengklaim, rata-rata pengajuan masyarakat lolos. Namun karean ketidak sesuaian harapan warga akan jumlah bantuan pendanaan kerap ditolak warga. “Misal mereka minta Rp 100 juta, tapi dapat Rp 50 juta. Kalau kami tetap mau berikan, tapi ada juga yang nolak,” katanya. (adi)

Tak Ada Lagi Lahan Kosong di TPU Seitemiang

0
Pemakaman umum Seitemiang, Sekupang, Jumat (16/3). TPU Seitemiang ini terapkan sistim sisip untuk makam baru karena tidak ada lahan kosong lagi. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang mulai kehabisan lahan. Yayasan Khairul Umma, selaku pegelolah TPU Muslim Seitemiang mulai kewalahan mencari lahan untuk kuburan baru. Itu karena lahan TPU seluas enam haktare semuanya sudah terpakai. Puluhan ribu makam mulai tahun 1950 an telah memenuhi lokasi TPU tersebut.

Sepanjang tahun 2018 ini, untuk makam baru pengelolah TPU tersebut terpaksa menerapkan sistem sisip. Makam baru disisipkan di blok-blok yang sudah ada. Pengelolah tak bisa menambah blok baru lantaran tak ada lahan yang kosong lagi. “Selama ini sudah sistem sisip. Mana yang masih ada kosong kami sisipkan disitu. Untuk blok baru tak ada lagi,” ujar Sekretaris Yayasan Khairul Uma Zailani, Jumat (16/3).

Penerapan makam sistem sisip itu diakui Zailani tak akan berlangsung lama sebab lahan kosong di blok-blok pemakan yang sudah ada juga sudah sangat minim. Bahkan sebagian lahan yang semula dialokasikan untuk lorong jalan di blok pemakaman juga mulai digunakan untuk makam baru. “Lorong-lorong antar blok juga sudah kami pakai sebagian. Makam jadi rapat-rapatlah sekarang. Ya gimana lagi memang situasinya seperti ini,” tutur Zailani.

Terkait rencana menimpah makam tua yang tak diurus oleh ahli waris dan makam Mr/Mrs X diakui Zailani juga belum bisa dilaksanakan karena pertimbangan sosial lainnya. “Itulah yang masih dipertimbangkan. Karena masih bisa disisip penimpah belum bisa dilakukan,” tuturnya.

Sebelumnya Zailani mengaku pihaknya sudah berencana menimpah makam tua dan makam tanpa nama tersebut. Itu karena sudah puluhan tahun tak terurus lagi sebab tak ada ahli waris. Rencana itu untuk menjaga ketersediaan lahan TPU tersebut. Namun belakangan pihak pengelolah kembali menundah rencana penimpahan itu sembari menunggu kebijakan lain dari Pemerintah Kota Batam. “Mana tahu ada alokasi lahan lain. Kasian juga kalau ditimpa. Makanya ini kami tunda dulu. Nanti kalau memang sudah benar-benar terdesak ya apa boleh buat,” tuturnya.

Untuk blok Mr/Mrs X saat ini da sekitar 112 makam sementar blok A makam tua yang sudah ada sejak tahun 1950 ada sekitar 20 an makam. Meskipun nantinya kedua blok tersebut ditimpah, kata Zailani itu tak menjadi solusi yang mutlak sebab lahan yang tersedia dari kedua blok itu juga terbatas. “Paling satu dua bulan sudah penuh lagi. Rata-rata sehari empat sampai lima orang meninggal yang dimakamkan di sini,”tutur Zailani.

Untuk solusi jangka panjanganya, pihak pengelolah berharap agar pemerintah daerah segera menyediakan lahan pengganti lain agar makam-makam baru nanti dialihkan ke lokasi pemakaman yang baru itu. “Solusinya cuman itu saja. Kami berharap pemerintah segera mendapatkan lahan baru buat TPU ini. Di sini memang sudah penuh pak,” harap Zailani. (eja)

Tambang Pasir Akan Kembali Ditertibkan

0
Sejumlah pekerja sedang menambang pasir di sekitar dam Tembesi, Jumat (9/3). Tambang pasir ilegal yang berada di hutan lindung ini merusak dam dan daerah tangkapan air. | Alfian/ Batam Pos

batampos.co.id – Dalam razai tambang pasir beberapa waktu lalu, petugas dari dari Direktorat Pengamanan (Ditpam) dan Satuan Pemeriksa Internal (SPI) BP Batam tidak menemukan alat berat di lokasi. Itu karena razia sebelumnya sudah bocor. Oleh karena itu, BP Batam berjanji akan kembali melakukan razia.

“Kami akan lakukan razia lagi. Tinggal menunggu waktu yang tepat saja. Kalau masih beroperasi akan kami razia lagi,” kata Kasubag perencanaan dan evaluasi Satuan Pemeriksa Internal (SPI) BP Batam, Susanto.

Menurutnya, BP Batam akan terus berupaya menjaga kelestarian dam Tembesi yang menjadi cadangan air bersih di Batam. Ia berharap dalam razia atau penertiban berikutnya, akan ada alat berat dan truk pasir yang tertangkap.

“Kita juga akan upayakan ada patroli ke sekitar dam,” katanya.

Anggota komisi I DPRD Kepri Ruslan Kasbulatov menyayangkan penambangan pasir yang masih terus berlangsung paska penertiban oleh BP Batam. Ia berharap BP Batam setiap hari rutin melakukan patroli.

“Kalau sudah seperti ini, maka tidak akan ada penambangan pasir di sana. Jangan hanya sekali setahun razianya,” katanya. (ian)

Februari, EKspor Kepri Naik 17,9 Persen

0
Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat di pelabuhan Batuampar, Beberapa waktu lalu. | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Nilai ekspor Kepri sepanjang bulan Februari tercatat sebesar 1.061 juta dolar Amerika atau naik 3,14 persen dibanding Januari 2018. Jika dibandingkan dengan Februari 2017, maka ekspor Kepri juga naik 17,9 persen.

“Kenaikan nilai ekspor disebabkan oleh naiknya oleh sektor migas yakni sebesar 16,31 persen,” kata Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar, Jumat (16/3).

Bila dibandingkan dengan realisasi bulan Januari lalu, ekspor migas capai 390 juta dolar Amerika. Sementara untuk ekspor non migas malah mengalami penurunan 2,27 persen atau sebesar 671,4 juta dolar Amerika dibanding Januari 2018.

“Penururan non migas disebabkan dari sektor industri, pertanian dan tambang,” sebutnya.

Meski demikian, nilai ekspor Februari 2018 terpantau lebih tinggi dibandingkan Februari 2017. Secara kumulatif Januari-Februari 2018 mencapai 410,7 juta dolar Amerika dengan peranan terhadap ekspor nonmigas yakni 30,23 persen.

Ekspor ke Singapura mencapai nilai terbesar selama Februari 2018 yakni sebesar 650,5 juta Dolar Amerika. Sedangkan secara kumulatif Januari-Februari 2018 mencapai sebesar 1.199,0 juta dengan kontribusinya mencapai 57,53 persen.

Sementara, nilai ekspor Januari-Februari 2018 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar yakni sebesar 586,84 juta dolar Amerika. Disusul Pelabuhan Sekupang 366,69 juta dolar Amerika, diikuti Pelabuhan Terempa 339,89 juta dolar Amerika, Pelabuhan Belakang Padang, 326,72 juta dolar Amerika dan Pelabuhan Kabil/Panau sebesar 218,01 juta dolar Amerika.

“Kontribusi kelima Pelabuhan terhadap komulatif ekspor sebesar 88,19 persen,” papar panusunan. (rng)

Polsek Sagulung Awasi Aktifitas Judi Sie Jie

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jajaran Polsek Sagulung memberikan perhatian khusus terhadap aktifitas judi Sie Jie atau toto gelap (Togel). Polsek yang dikomandoi oleh AKP Hendrianto itu membentuk tim khusus untuk mengawasi aktifitas judi tebak angka itu.

Kepada Batam Pos, Hendrianto mengakui jika judi togel ini masih ada, namun itu bukan karena ada unsur pembiaran ataupun tidak ada tindakan dari pihaknya.

“Judi ini sifatnya sembunyi-sembunyi. Jadi agak susah untuk deteksi. Jarang kita jumpai langsung. Masih ada (judi togel) memang dan itu menjadi atensi kami untuk ditindak lanjuti,” ujar Hendrianto, Jumat (16/3).

Sejauh ini diakui Hendrianto laporan ataupun aduan dari masyarakat atas aktifitas judi tebak angka itu memang sudah mulai berkurang, namun demikian pihaknya akan terus berupaya maksimal mengawasi kegiatan illegal tersebut.

“Ini atensi dari pimpinan juga. Jadi kami akan ambil tindakan tegas jika ada yang ditangkap nanti,” tuturnya.

Untuk itu kepada segenap masyarakat Sagulung Hendrianto menghimbau untuk tidak terlibat dengan aktifitas perjudian jenis apapun termasuk beli angka sie jie tersebut.

“Kalau ketangkap tidak ada ampun. Bagi mereka yang mungkin saja masih nekad membeli atau menjual togel silahkan, cepat atau lambat kami akan jemput. Kami dilatih untuk mencari dan mengejar pelanggar hukum,” tegas Hendrianto. (eja)

Play sound