Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 12516

Pemkab Karimun Mou dengan Bank Riau Kepri Mengelola Transaksi Nontunai

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan MoU dengan Bank Riaukepri untuk transaksi nontunai. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun dan PT Bankriau Kepri menandatangani  Memorandum of Understunding (MoU) untuk menjalankan transaksi keungan nontunai, Jumat (19/1).

Penandatangan MoU dilakukan Bupati Karimun Aunur Rafiq dengan Direktur Utama Bankriau Kepri Irvandi Gustari yang disaksikan oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dan Sekda Karimun M Firmansyah.

”Mulai tahun ini, kita laksanakan transaksi non tunai, mulai dari gaji pegawai ASN maupun honorer termasuk sertifikasi guru dan saya sendiri sama Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim. Kecuali untuk insentif petugas kebersihan, RT/RW dan insentif guru TPQ,” kata Rafiq, usai penandatanganan MoU dirumah Dinas Bupati Karimun.

Dengan diberlakukannya, transaksi tunai supaya sistem keuangan di Pemkab Karimun bisa akuntabel dan transparan. Sehingga, disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hanya ada uang tunai tidak melebih Rp10 Juta. Dana tunai tersebut, hanya bisa dipergunakan untuk operasional kantor selama satu bulan saja.

”Bisa untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dimungkinan. Anda bisa lihat sendiri, tahun-tahun sebelumnya ada pegawai kita yang dirampok setelah membawa uang dari kantor puluhan juta,” tuturnya.

Sementara itu Dirut Bank Riaukepri Irvandi Gustari mengatakan, yang sudah melaksanakan program transaksi non tunai baru 37 OPD. Sehingga, dapat menggurangi kebocoran dalam penggunaan anggaran secara tunai.

”Para pegawai bisa cek saldo melalui telepon pintar. Dan akurat, tidak bisa satu rupiah dikurangi, sesuai yang dimasukkan dari bagian keuangan setiap OPD,” jelasnya.

Selain itu juga, dilakukan MoU antara pimpinan cabang Bank Riau Kepri Tanjungbalai Karimun oleh Baharudin dengan Kepala badan keuangan Abdullah untuk setiap OPD yang ada di pemerintah kabupaten Karimun.(tri)

Semua Korban Pencabulan Selesai Diperiksa

0
Lulik Febyantara. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Penyidik Sat Reskrim Polres Karimun, telah selesai melakukan visum dan trauma healing terhadap 14 orang korban pencabulan yang merupakan anak di bawah umur, penyidik juga telah selesai melakukan pemeriksaan untuk diambil keterangannya dengan didampingi oleh orang tua korban.

”Satu lagi tahapan proses penyidikan untuk melengkapi berkas perkara pencabulan yang dilakukan tersangka Zulkifli terhadap belasan pelajar di bawah umur di salah satu sekolah selesai dilakukan,”  ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara kepada Batam Pos, Jumat (19/1).

Selama menjalani pemeriksaan para korban tetap harus didampingi oleh orang tua.  ”Karena, itu merupakan prosedurnya,” ujar Lulik.

Selain itu, pemeriksaan kejiwaan tersangka juga sudah dilakukan, hanya tinggal menunggu hasilnya saja,”

Menyinggung tentang jumlah kasus pencabulan pada tahun lalu, Lulik menyatakan, pada tahun lalu jumlah kasus pencabulan terhadap anak cukup banyak. ”Yakni, jumlahnya sampai 15 kasus. Bahkan, yang paling banyak terjadi pada Desember lalu yang mencapai 6 kasus. Dan, semua kasus pencabulan tersebut korbannya perempuan yang masih di bawah umur,” paparnya.

Dilanjutkannya, berbeda dengan kasus pencabulan yang terjadi pada bulan ini. Memang korbannya juga di bawah umur. Hanya saja, korbannya pria dan pelakunya juga pria. Dan, seperti diketahui dalam bulan ini ada dua laporan tentang kasus pencabulan terhadap anak dengan jumlah korban puluhan orang. Yakni, laporan pertama yang diterima dengan tersangka Abdul Malik, 56 yang melakukan pedefilia terhadap 13 orang anak di bawah umur. Kemudian, yang kedua dengan tersangka Zulkifli yang korban 14 orang anak. (san)

Panen Perdana Kakap Putih 500 Ekor

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat memanen kakap putih di Durai. F. Humas Pemkab Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan panen perdana ikan kakap putih bantuan pemerintah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan di Kecamatan Durai, Jumat (19/1) kemarin. Sebanyak 500 ekor dengan berat 450 kilogram berhasil dipanen dua dari 23 kerambah yang ada.

Kakap putih hasil panen dihargai 70 ribu perkilogram jika beli di tempat. Sedangkan Rp80 ribu perkilogram kalau diantar ke tempat.

“Budidaya ikan kakap putih suatu hal yang sangat menjanjikan. Karena pasar kita di Batam khususnya sangat siap menampung untuk budi daya kakap putih,” ungkap Bupati di sela panen.

Untuk bibit ikan kakap putih diberikan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Tahap awal, Pemerintah Karimun menggratiskan bantuan bibit ikan kakap putih. “Setelah berkembang, mereka harus diwajibkan membeli,” tutur Bupati.

Kelompok Usaha Bersama ini, juga menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri berupa Kerambah Jaring Apung (KJA). Dan tidak hanya bibit kakap yang di kelola oleh KUB, tetapi ada juga lele, dan udang. Masing-masing bertempat di Moro, Kundur, dan Pulau Manda.

“Khusus lele, kita pasarkan hingga ke Kota Batam, Guntung, dan Kuala Tungkal,” bebernya.

Usai panen ikan, Bupati bersama rombongan dengan didampingi Camat Durai Agung Jati Kusuma, melakukan sidak ke Puskesmas Durai. Diketahui, Puskesmas Durai sudah memiliki satu orang dokter yang berasal dari Medan. Hanya saja masih kekurangan ruang untuk rawat inap. “Ke depan, untuk Puskesmas Durai akan dilakukan pembangunan. Kantor yang mungkin kita pindahkan ke belakang, dan ditambah ruang rawat inap,” katanya. (enl)

Susi Air Buka Rute ke Dabo Singkep

0

batampos.co.id – Maskapai Susi Air akan melayani rute penerbangan Tanjungpinang-Karimun-Dabo Singkep, setiap Sabtu.

Pembukaan rute Susi Air ke Dabo merupakan jawaban atas usulan Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun ke Kementerian Perhubungan.

“Tahun lalu kita sudah mengusulkan ke Kementerian Perhubungan agar ada rute penerbangan dari Tanjungbalai Karimun ke Dabo Singkep. Hal ini mengingat warga dari Kabupaten Lingga tersbeut cukup banyak ada di daerah kita. Alhamdulillah, akhirnya dua hari lalu kita dapat kabar bahwa sudah ada jadwal dan sekaligus pesawat yang akan melayani rute tersebut,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Fajar Harison Abdidin kepada Batam Pos, Jumat (19/1).

Izin pembukaan rute Tanjungbalai – Dabo Singkep menggunakan pesawat Susi Air diterima Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun tiga hari lalu, lengkap dengan jadwalnya.

Untuk rute Dabo ini, Susi Air akan menggunakan pesawat perintis yang sama untuk rute Tanjungbalai Karimun ke Pekanbaru. Untuk  jadwal, direncanakan hanya satu kali sepekan, yakni, setiap Sabtu. Untuk penerbangan perdana dari Tanjungbalai ke Dabo Singkep baru akan dimulai Sabtu pekan mendatang.

Meski jadwal dan jenis psawat yang akan terbang dari Tanjungbalai Karimun ke Dabo Singkep sudah diketahui, namun untuk harga tiket belum ada pemberitahuan resmi. “Kemungkinan dalam waktu dekat akan diberitahu. Untuk lamanya waktu penerbangan diperkirakan berkisar 45 sampai 50 menit. Yang penting, dengan adanya penerbangan sekali sepekan dari daerah kita ke Dabo Singkep sudah dapat membantu masyarakat yang berasal dari sana,” jelasnya. (san)

ABG Tewas Usai Balapan Liar

0
Dua terduga Y dan A, menjalani rekontruksi di Jembatan I Dompak, Jumat (19/1). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Naas dialami Johan, 22. Nyawa Abg ini melayang seketika usai terjatuh dari motor saat melakukan aksi balap liar di jembatan I Dompak, Kamis (17/1), sekitar pukul 22.00 WIB.

Diduga motor korban terjatuh akibat dilempar kayu oleh dua terduga pelaku yang kini telah diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang, yakni Y,15 dan Aa, 16.
Saksi mata yang merupakan teman kedua terduga pelaku, Afis mengatakan awalnya dirinya bersama dengan teman-temannya sedang asyik nongkrong di jembatan tersebut.
Tiba-tiba sekelompok pemuda datang dan melakukan balap liar dari arah depan Ramayana menuju Masjid Kota piring Dompak, menggunakan sepeda motor.
“Kami lagi asyik nongkrong, tiba-tiba dari arah depan datang pemuda ramai-ramai sambil geber-geber,” ungkap Afis, saat menggelar rekonstruksi perkara di Jembatan I Dompak.
Merasa tidak senang, lanjutnya kedua temannya langsung mengambil dua kayu balok dan broti dari lokasi yang tak jauh di depan Mall Ramayana Tanjungpinang,
“Mereka (terduga pelaku, red) tersinggung lihat gaya kawanan balap liar itu. Dimana merasa terganggu dengan suara knalpotnya,” akunya.
Usai mengambil kayu itu kemudian temannya kembali, sambil menyiapkan ancang-ancang untuk melempar kayu itu ke arah bagian bawah motor korban saat balik arah.
“Kayu itu dilempar pas dibawah motornya. Bertepatan motor koban kencang, sehingga langsung terjatuh karena kehilangan keseimbangan, dan terseret sejauh 100 meter,” terangnya.
Korban yang mengalami luka serius dibagian wajah ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL), namun nyawanya tak bisa tertolong.
Sampai berita ini terbit, jajaran penyidik Satreskrim masih melakukan penyelidikan tambahan untuk memastikan
status tersangka terhadap kedua terduga pelaku.
“Tunggu ya, kita belum bisa kasih statment sekarang. Soalnya masih dilakukan penyelidikan tambahan dari keterangan saksi lainnya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiroseno. (oki)

Lanud Akan Bangun Tempat Parkir Pesawat

0

batampos.co.id – Pangkalan Udara AL (Lanudal) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang berencana membangun tempat parkir pesawat (taxiway) awal Maret 2018 mendatang. Fasilitas ini berupa pembangunan penghubung antara landasan pacu pesawat dengan hanggar.

“Tentu tetap kami akan memperhatikan akses jalan warga juga agar sama-sama nyaman,” ungkap Komandan Puspenerbal Tanjungpinang, Laksma TNI Dwika Tjahja Setiawan, Jumat (19/1).

Lebih lanjut dipaparkan Dwika bahwa ketika Taxiway rampung dibangun, bisa diperkuat alutsista yang disiagakan di Tanjungpinang. Hanya saja keinginan itu masih terkendala berupa lahan yang sebagian masih dimiliki masyarakat dan sebagian juga merupakan area pemukiman. Untuk itu ia melakukan koordinasi dengan Pemko Tanjungpinang dan PT Angkasa Pura agar jalan sebagai akses masyarakat tidak terputus. Meskipun taxiway dibangun, masyarakat bisa nyaman dan aman menggunakan jalan.

Dikatakannya, anggaran untuk pembangunannya sudah tersedia pada tahun ini. “Rencananya akan dilaksanakan pada awal maret mendatang dan diprediksikan akhir Desember 2018 sudah selesai pengerjaannya,” ujar Dwika.

Plh Wali Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan, Pemko Tanjungpinang sudah menyiapkan DED jalan lingkar yang berada di seputar Lanudal tersebut sejak tahun 2014, agar masyarakat dapat berjalan dengan aman. Ia juga mengharapkan agar masyarakat juga dapat memahami hal tersebut. Diperkirakan jalan tersebut sepanjang 800 m, dan sudah dikerjakan sepanjang 200 m.

“Pihak Lanudal dan Pemko Tanjungpinang sebelumnya juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat,” paparnya. (aya)

Petani Toapaya Kembangkan Durian Thailand

0
BUPATI Bintan Apri Sujadi melihat langsung pengembangan varietas durian yang dilakukan petani di Desa Toapaya Utara Kecamatan Toapaya pada Kamis (18/1). F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Petani Toapaya yang tergabung dalam Kelompok Tani Sari Makmur menanam seribu bibit berbagai macam durian unggulan di Desa Toapaya Utara, Bintan Kamis (18/1). Diharapkan nantinya buah ini menjadi ikon baru di Bintan. “Selain menanam bibit unggulan lokal, petani Toapaya juga menanam bibit durian chanee yang berasal dari Thailan,” ujar Camat Toapaya Riang Anggraini, Kamis (18/1).

Ia menjelaskan, dikembangkannya durian chanee karena varitas durian impor ini memiliki banyak keunggulan. Tekstur kulit kuning kecoklatan dan duriannya berbentuk kerucut, tajam dan tersusun agak rapat, sertamemiliki kulit buah yang tipis antara 3-5 milimeter.
Selain itu, daging buahnya cukup tebal berlemak dan berwarna kuning. Ukuran buahnya pun besar, dengan berat rata rata 2 hingg 4 kilogram per buah. Pertumbuhan durian canne juga cepat karena dalam lima tahun sudah berbuah. “Jenis durian ini masa produktifnya cepat, 5 tahun sudah berbuah,” katanya.

Bupati Bintan Apri Sujadi usai meninjau pengembangan durian mengatakan, Toapaya adalah kecamatan unggulan yang sudah lama dikembangkan menjadi daerah agrowisata.
Selain durian, di tempat ini juga dikembangkan bibit unggulan jambu, rambutan, kelengkelng mangga hingga tanaman hias.

“Cita rasa buah durian yang dikembangkan di Bintan cukup banyak dikenal di berbagai daerah. Kami ingin petani mempertahankan varietas buah durian asal Bintan agar rasanya tetap dan tak berubah-ubah,” harapnya. (met)

Paslon Duo Edi Terancam Gagal Ikut Pilwako

0

 

Pilwako Pinang

batampos.co.id – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Edi Syafrani-Edi Susanto (Duo Edi) terancam gagal dalam pemilihan Wali Kota (Pilwako) Tanjungpinang. Pasalnya, Sabtu (20/1) hari ini menjadi tenggat perbaikan persyaratan pendaftaran.

Sementara syarat dukungan pasangan perseorangan ini masih bersengketa. Setelah gugatan sengketa dukungan mereka ditolak Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Tanjungpinang, Duo Edi kembali mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Senin (22/1).

“Sesuai agenda yang telah dirancang, perbaikan dan melengkapi persyaratan kami tunggu sampai tanggal 20 Januari,” tegas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Robby Patria, Sabtu (20/1).

Bila pada batas waktu tersebut pasangan calon belum dapat menyerahkan, maka dianggap tidak memenuhi syarat pendaftaran. Menurut Robby, pasangan Lis-Maya dan Syahrul-Rahma dilaporkan sudah melengkapi segala persyaratan yang masih tertinggal.

“Beberapa hal yang tertinggal dan perlu perbaikan saat mendaftar sudah di komunikasikan ke kami bahwa semuanya sudah lengkap. Tinggal diserahkan saja,” terang Robby, kemarin.

Daripada memperbaiki syarat pendaftaran, pasangan Duo Edi bersikukuh membawa sengketa dukungannya ke PTUN. “Yang jelas kami membawa gugatan kami, jawaban dari KPU Tanjungpinang dan putusan Panwaslu Tanjungpinang kemarin,” singkat Edi Syafrani saat dikonfirmasi Batam Pos, kemarin.

Diberitakan sebelumnya, KPU Tanjungpinang menganulir 6 ribu lebih dukungan pasangan Duo Edi. Karena dukungan yang dilampirkan pasangan ini tidak menggunakan KTP elektronik ataupun surat keterangan. Hal tersebut sesui dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang menjadi dasar pelaksanaan Pilkada tahun ini.

“Dari situ disebutkan bahwa dukungan baru bisa dikonfirmasikan jika menggunakan KTP elektronik dan surat keterangan. Bukan KTP SIAK maupun KK,” tegas Robby.

Belum lagi kejanggalan lain ketika proses verifikasi dilangsungkan. “Malah ada beberapa pemegang KTP yang sudah meninggal tiga tahun lalu, tidak mungkin kami menerimanya juga,” ujar Robby. (aya)

Pak Camat Batuaji Ragu Tertibkan Bangunan Liar

0
Rumah liar (ruli). Foto: alfian/batampos.co.id

batampos.co.id – Bangunan liar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) terus bertambah di kecamatan Batuaji. Camat yang Baru Ridwan bimbang apakah bangunan-bangunan tersebut akan dibiarkan atau ditertibkan.

“Saya tanya dulu sama camat yang sebelumnya ya. Belum tahu bagaimana kedepannya,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku bahwa bangunan liar di RTH jelas tidak diperbolehkan. Termasuk bangunan di taman di pasar seken aviari yang kembali dibangun paska kebakaran beberapa waktu lalu.

“Belum tahu seperti apa ya. Koordinasi dulu dengan camat sebelumnya,” katanya.

Selain di pasar seken Aviari, banyak RTH yang dijadikan jadi bangunan permanen. Kebanyakan untuk bisnis kuliner seperti pujasera dan angkringannnn. Misalnya pujasera di samping SPBU Basecamp, Angkringan di dekat perempatan putri hijau, pujasera di depan SP Plaza dan juga sejumlah doorsmeer yang berada persis di atas drainase.

Fandi, seorang warga Batuaji meminta pihak terkait untuk bisa menertibkan bangunan liar terutama yang ada di pinggir jalan besar. Selain mengurangi RTH juga menambah kesemrawutan Batuaji. Ini juga untuk memberikan rasa keadilan kepada semua pedagang yang ada di pinggir jalan.

“Beberapa waktu lalu, ada penertiban pedagang, pemilik usaha tambal ban yang ditertibkan. Sekarang sudah jelas banyak bangunan yang melanggar aturan kenapa tidak ditertibkan,” katanya.

Sebelumnya, Walikota Batam Rudi meminta setiap camat untuk menertibkan bangunan liar yang berada di pinggir jalan. Apalagi ada bisnis yang didirikan di atas drainase. Ini sangat menggangu alur drainase ketika musim hujan. (ian)

Rp 12 Miliar untuk Obat Puskesmas, Stok Dijamin Aman

0

 

ilustrasi

batampos.co.id – Tahun ini Dinas Kesehatan menganggarkan Rp 12 miliar untuk pembelian obat yang akan didistribusikan ke semua Puskesmas di Batam. Anggaran tersebut dinilai cukup untuk persediaan obat selama setahun kedepan.

“Kalau di Puskesmas sangat aman stoknya. Mudah-mudahan semua ,masyarakat bisa terlayani dengan baik,” kata kepala dinas kesehatan Didi Kusmarjadi, Jumat (19/1).

Ia mengatakan pelayanan Puskesmas dari tahun ke tahun terus mengalami perbaikan. “Kalau kualitas obat di Puskesmas juga bisa dikatakan bagus. Dan kita memang berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Saat ini pelayanan poliklinik pun sudah ditambah jam kerjanya. Jika sebelumnya hanya beroperasi hingga pukul 13.00 WIB, kini diperpanjang hingga pukul 16.00 WIB. Ini berlaku di semua Puskesmas yang ada di Batam.

“Kalau operasionalnya untuk emergency itu 24 jam. Tetapi poliklinik sudah kita tambah waktunya,” katanya.

Anggota komisi IV DPRD Kota Batam Marlon Brando mengatakan anggaran pembelian obat di Dinkes termasuk besar. Ia berharap tidak ada keluhan mngenai ketersediaan obat. Terutama oba yang memang banyak digunakan pasien.

“Misalnya parasetamol, jangan sampai tidak ada. Intinya pelayanan dasar di Puskesmas harus dibuat semaksimal mungkin,” katanya.

Demikian dengan pelayanan harus maksimal. Jangan sampai ada warga yang tidak terlayani. “Misalnya kalau ada warga yang mau berobat datang tengah malam, jangan sampai tidak terlayani,” katanya. (ian)