Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12519

BP Batam Kembangkan Pariwisata Olahraga Hingga Ekowisata

0

batampos.co.id – Ada enam jenis pariwisata utama yang akan dikembangkan Badan Pengusahaan (BP) Fokus kepada enam tujuan tersebut bertujuan agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam sekaligus memperluas terciptanya peluang kerja baru.

“Disamping itu, tentu saja dapat mendorong peningkatan investasi Batam melalui sektor pariwisata dan menciptakan dan mengembangkan peluang usaha,” kata Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto, Senin (29/1).

Keenam jenis pariwisata tersebut antara lain wisata kuliner dan belanja, wisata budaya dan sejarah, wisata alam dan ekowisata, wisata olahraga dan rekreasi, wisata kesehatan dan kebugaran dan wisata konvensi, insentif, pameran dan event.

Sebagai contoh untuk wisata kuliner dan belanja, BP Batam akan membuat program pariwisata di pusat perbelanjaan sehingga menjadikan tujuan wisata. Bentuk programnya antara lain Great Sale dan Full Day Shopping.

“Kemudian membuat program kegiatan seni dan budaya di pusat perbelanjaan dan menata pasar tradisional sehingga punya konsep menarik untuk dijadikan destinasi wisata,” paparnya.

Sedangkan contoh untuk wisata alam dan ekowisata, BP Batam akan mengembangkan destinasi wisata di laut dan pantai serta waduk. Kebun dan hutan juga akan dimanfaatkan.

Untuk di laut, BP Batam akan menata dan melengkapi sarana dan prasarana umum sekaligus memperbaiki pengelolaannya.

“Dan menginventarisasi potensi pantai baik yang telah menjadi tujuan wisata maupun yang masih belum terjamah,” ungkapnya.

Sedangkan untuk di waduk, BP Batam akan menata dan membangun sarana dan prasarana kawasan hijau di sekitarnya.

BP Batam membersihkan enceng gondok di Duriangkang

“Kemudian mengadakan event wisata penghijauan di sekitar wilayah waduk,” katanya.

Di kebun dan hutan, BP Batam mengembangkan agrobisnis di daerah Tanjung Riau Sekupang sebagai destinasi agrowisata.

“Ditata sedemikian rupa sehingga dapat dijadikan aktivitas wisata hijau,” jelasnya.

Kemudian contoh bentuk pengembangan untuk wisata olahraga dan rekreasi adalah membangun sarana olahraga seperti membangun sarana jogging track dan taman sepeda di sekitar kawasan Dam Duriangkang dan pantai Batamcentre.

“Lalu membuat berbagai macam event pertandingan olahraga di Batam,” tuturnya.

Untuk saat ini dalam hal penganggaran atau pendanaan pengembangan pariwisata, Pemko dan BP Batam memiliki hambatan namun juga punya peluang besar.

Sejumlah hambatannya antara lain permasalahan keterbatasan anggaran. Kemudian belum terjalinnya sinergi antara BP Batam, Pemko Batam dan DPRD. Dan sistem kelembagaan yang belum maksimal untuk mengembangkan pariwisata.

Sedangkan peluang yang terlihat adalah dukungan dari masyarakat terhadap kegiatan dan penyelenggaraan beberapa event yang berorientasi ke pengembangan pariwisata.

Sehingga BP Batam akan merencanakan program promosi pariwisata yang terintegrasi sekaligus membangun infrastruktur atau pembehanan infrastruktur yang sudah ada untuk mendukung sektor pariwisata.

“Dan menggelar festival pariwisata berbasis komunitas yang akan menjadi agenda tahunan,” jelasnya.

Fokus mengembangkan pariwisata sudah menjadi arahan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.

“Menyelenggarakan event-event bertaraf internasional guna menghidupkan kembali kegiatan pariwista yang akan meningkatkan investasi industri pariwisata,” ungkapnya.

Senada dengan Darmin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengatakan sudah seyogyanya Kepri mengembangkan pariwisata. Apalagi Batam sering dikunjungi wisatawan mancanegara karena keindahannya.

“Menyelenggarakan event-event yang bertaraf internasional guna mendukung industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Batam,” katanya. (leo)

BP Batam Ubah Pola Rekrut Karyawan

0
Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menerapkan kebijakan baru dalam sistem perekrutan karyawan. Selain syaratnya diperketat, seleksinya kelak akan menggunakan formula perekrutan Duta BP Batam dan dikhususkan untuk pemuda dan pemudi Batam.

“Pola perekrutan nantinya dilakukan seperti pemilihan Duta BP Batam 2018 dengan mengangkat muda-mudi. Kemungkinan mereka juga akan diangkat jadi karyawan,” kata Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto, Senin (29/1) di Gedung BP Batam.

Pola tersebut dimulai pendaftaran, pengiriman berkas lamaran secara online, pendaftaran ulang, wawancara, tes psikologi dan sejumlah tahapan lainnya.

“Ini berlaku jika suatu saat kami membutuhkan tenaga ahli di bidang teknik permesinan, programer, teknisi dan ahli hukum dan lainnya,” ujarnya lagi.

Bambang yakin dengan begitu, maka BP Batam akan mendapatkan karyawan yang berkompeten, unggul dan bisa bersaing dengan karyawan atau pegawai di instansi lainnya.

Khusus muda-mudi yang nantinya lolos menjadi duta BP Batam kata Bambang akan dikontrak selama setahun. Apabila dianggap cakap dan menguasai bidang-bidang yang dikerjakan, duta tersebut akan kembali dikontrak selama setahun.

“Kalau dia baik akan kami lakukan P2K (pegawai dengan perjanjian kerja) kalau dia mau dan kalau masih baik akan kami lanjutkan menjadi karyawan,” ujarnya. (leo)

Pemko Batam akan Bangun Jalan Baru di Seilangkai

0
ilustrasi

batampos.co.id – Usulan masyarakat Sagulung untuk menambah akses jalan masuk akhirnya dijawab Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Tahun ini Pemko Batam berencana akan bangun jalan alternatif baru sepanjang dua kilometer di kelurahan Seilangkai, Sagulung. Jalan baru itu nantinya akan menghubungkan jalan utama R Supropto dengan jalan kaveling Nato.

Lurah Seilangkai Chandra Hernawan menuturkan, jalur jalan yang akan dibuka itu dimulai dari simpang Tahu Sumedang atau samping ruko Air Mas di jalan utama R Suprapto tembus ke samping SMPN 21 yang berlokasi di kaveling Nato, kelurahan Seilangkai Sagulung.

“Panjangnya sekitar dua kilometer,” tutur Chandra.

Rencana pembukaan jalan baru itu diakui Chandra, sudah direstui oleh pihak Pemko Batam dan saat ini Dinas Bina Marga kota Batam tengah melakukan pelelangan tender proyek pembangunan jalan tersebut.

“Itu usulan dari 2014 lalu. Tahun 2016 kembali disuarakan lagi. Akhirnya disetujui dan tahun ini akan segera dibangun,” katanya.

Rencana pembangunan jalan baru itu merupakan permintaan warga Sagulung untuk mengurai kemacetan di jalan Dapur 12 Sagulung. Selama ini jalan masuk untuk kelurahan Seilangkai hanya ada dua yakni jalan kaveling Baru dan jalan Dapur 12. Dua jalan itu diakui Chandra tidak seimbang dengan jumlah penduduk di sana.

“Selalu macet kalau pagi dan sore hari. Sepertinya kurang banyak jalan masuk ke sini makanya ini harus ditambah satu lagi,” tutur Chandra.

Rencana pembangunan jalur jalan baru itu disambut baik masyarakat Seilangkai, Sagulung. Mereka berharap agar wacana tersebut segera terealisasi.

“Memang sudah seharusnya ada jalan baru lagi. Jumlah penduduk bertambah, kendaraan juga semakin banyak jadi memang harus ada jalan baru lagi,” kata Fahrozi, toko masyarakat di Seilangkai. (eja)

Batam Siapkan Dana Rp 15 Miliar untuk Melatih 2.360 Pencaker

0
Ratusan Pencaker ikuti seleksi pelatihan kerja di Disnaker Batam
Foto: Yulitavia / batampos

batampos.co.id – Tahun ini Dinas Tenaga Kerja akan menggelar berbagai pelatihan ketrampilan untuk pengangguran. Dianggarkan Rp 15 Miliar untuk melatih 2.360 orang.

“Jadi ada tiga pelatihan yang kita gelar tahun ini yakni pelatihan ketrampilan tertentu, kemudian pelatihan dan peningkatan tenaga kerja dan pelatihan kewirausahaan,” kata kepala dinas tenaga kerja Rudi Sakyakirti di komisi IV DPRD Kota Batam, Senin (29/1).

Untuk pendidikan keahlian dan ketrampilan untuk pencaker akan diikuti 969 anggaran dengan nilai anggaran Rp 6,5 Miliar. Pelatihan ini mencakup berbagai bidang keahlian seperti keselamatan kerja, satpam, teknisi listrik, autocad,HRD, Pipe Filter, tata rias kecantikan, hiroponik, bengkel motor dan bidang keahlian lainnya.

Sedangkan untuk pelatihan dan peningkatan kemampuan tenaga kerja diberikan untuk 1.351 orang dengan anggaran Rp 7,8 miliar. Pelatihan ini mencakup welding inspector 3G SMAW, Welding Inspector 4 G SMAW, pengawas SCAFFOLDING dan yang lainnya.

Sementara untuk pekatihan bidang wirausaha diberikan untuk 40 orang dengan anggaran sekitar Rp 527 juta.

“Jadi perekrutan pelatihan ini kita lakukan dengan tes. Dan akan kita umumkan melalui media massa dan di pajang di papan pengumuman kita,” kata Rudi.

Kepada peserta pelatihan tidak akan diberikan tunjangan fasilitas lainnya kecuali mendapatkan sertifikasi. Selain karena anggaran yang terbatas, juga untuk memastikan pencari kerja memang benar-benar serius untuk latihan.

“Kalau dulu pernah diberikan uang saku dan tranport. Ternyata ada yang hanya mengejar itu. Jadi untuk tahun benar-benar itu tidak ada,” katanya.

Setelah pelatihan ini nantinya, Disnaker nantinya akan berupaya bekerjasama dengan perusahaan agar memiliki daftar yang lulus pelatihan.

“Akan kita cantumkan nanti nomor ponsel yang lulus pelatihan dan kalau perusahaan berkenan, biar langsung dihubungi,” katanya.

Sementara itu, anggota komisi IV DPRD Kota Batam Riki Indrakari mengatakan pelatihan ini sangat berguna bagi pencari kerja kalau memang benar-benar dilakukan dengan baik. Apalagi anggaran yang dikucurkan untuk pelatihan ini termasuk besar.

Menurutnya, Disnaker tidak boleh hanya sekedar memberikan pelatihan tetapi setelah itu lepas tanggungjawab. Itu tidak signifikan mengurangi angka pengangguran di Batam. Menurutnya, Disnaker harus bisa menjalin hubungan baik dengan perusahaan. Di mana perusahaan harus mengutamakan peserta yang memang sudah lulus sertifikasi pelatihan.

“Jadi setelah pelatihan mereka bisa kerja. Jangan selesai pelatihan, mereka tetap tak bekerja. Dan kalau memang keahliannya sama dengan TKA atau dari luar Batam maka yang harus diutamakan adalah orang Batam,”katanya.

Anggota komisi IV DPRD Kota Batam lainnya, Bobi Alexander Siregar juga mengakui bahwa selama ini, setelah pelatihan banyak peserta yang tetap menganggur. Penyebabnya keterbatasan akses ke perusahaan.

“Jadi perusahaan dan Disnaker harus bekerja sama dengan baik. Jangan sampai sudah ikut pelatihan tetapi tidak ada artinya. Ini yang paling penting. Setelah pelatihan harusnya dapat pekerjaan,” katanya.

Demikian dengan perekrutan pelatihan, harus benar-benar dilakukan seobjektif mungkin. Diutamakan dari keluarga yang tidak mampu. Dan harus benar-benar diawasi selama pelatihan berjalan. (ian)

Tak Ada Penambahan CCTV Tahun Ini, Defisit

0
Teknisi sedang memasang kamera pengawas atau CCTv

batampos.co.id – Rencana Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Batam untuk menambah kamera pengawaS CCTv harus tertunda karena minimnya anggaran. Untuk sementara penambahan CCTv di titik-titik rawan yang pernah diusulkan, baru akan terealisasi di tahun depan.

“Tahun 2018 tidak ada penambahan untuk pembangunan CCTV, yang ada hanya langganan sewa Link CCTV saja beserta operatornya. Kita berharap tahun berikutnya bisa bertahap penambahannya, sesuai kemampuan daerah,” ujar Kepala Komimfo Batam, Salim, Senin (29/1).

Menurut Salim, saat ini Kota Batam baru memiliki 36 kamera CCTv di 20 lokasi. CCTv ini dipasang di lokasi-lokasi yang dianggap rawan tindakan kejahatan seperti di Simpang Bank Indonesia, depan pelabuhan Internasional Batamcenter, Batuaji depan SP Plaza dan Nongsa.

“Pengadaan CCTV ini sebagaimana pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2007, dilaksanakan secara bertahap dan dianggarkan dari APBD kota Batam,” terang Salim.

Selain bersumber dari APBD, ia mengaku sudah melobi pemerintah pusat untuk pengadaan dan penambahan kamera CCTv di Batam. Hanya saja sampai saat ini belum ada tindak lanjut.

“Kita sudah usulkan, mudah-mudahan ada tambahan dari pusat,” terang Salim.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Batam, Musofa membenarkan jika defisit anggaran membuat pengadaan CCTv tahun ini terpaksa harus ditunda. Padahal dalam pembahasan lalu, dinas terkait sudah mengusulkan, akan tetapi dalam pelaksanaannya terkendala anggaran.

“Penambahan CCTv ini memang sangat diperlukan, sebab CCTv yang ada saat ini belum mengkover seluruh wilayah Batam. Masih banyak titik rawan belum terpasang,” kata Musofa.

Diakui Musofa, pengadaan CCTv sendiri tidak perlu menunggu anggaran tahun depan. Sebab, untuk DED nya sudah ada, sehingga ketika pembahasan anggaran perubahan 2018 bisa diusulkan lagi, sehingga ketika ada kesempatan untuk melelang bisa dilakukan pelelangan.

“Saya kira gak ada masalah di APBD perubahan. DPRD selalu mendukung penambahan CCTv ini, karena sangat besar pengaruhnya dalam meminimalisir tindak kejahatan,” jelas Musofa. (rng)

BPJS Kesehatan Terapkan Sistem Pembayaran Tertutup

0
Sejumlah warga sedang menunggu antrian saat mengurus kartu BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Mulai 1 Februari mendatang, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan memberlakukan sistem pembayaran tertutup atau close payment system. Sistem ini berlaku bagi peserta pekerja penerima upah (PPU).

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso menjelaskan, close payment merupakan sistem pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang mensyaratkan pembayaran iuran hanya dapat dilakukan sesuai dengan jumlah tagihan yang ditagihkan. Artinya, badan usaha atau perusahaan harus membayar besaran iuran sesuai jumlah yang ditagihkan.

Dengan diterapkannya sistem tersebut, data peserta terdaftar terkini, diharapkan akan selalu sesuai dengan perubahan yang terjadi di masing-masing badan usaha atau perusahaan.

“Kebijakan ini kami tetapkan dengan tujuan tak lain untuk kepentingan peserta, terutama untuk memastikan tidak ada kendala saat peserta membutuhkan pelayanan kesehatan. Pembayaran iuran tidak boleh kurang dan kalau lebih harus sesuai dengan kelipatannya,” ujar Kemal dalam keterangan resmi melalui rilis, Senin (29/1).

Menurutnya, badan usaha atau perusahaan akan lebih mudah dalam memprediksi biaya yang harus dikeluarkan untuk jaminan kesehatan pegawai atau karyawannya. Saat ini, iuran JKN-KIS untuk sektor PPU (PNS, Anggota TNI atau POLRI, pejabat negara, serta pegawai pemerintah non pegawai negeri dan pegawai swasta) dibayar oleh pemberi kerja sebesar 5% dari gaji atau upah per bulan sesuai ketentuan.

“Perusahaan punya kewajiban membayar besaran iuran kepesertaan pegawai sebesar 4%, sedangkan pegawai membayar 1% sisanya,” imbuhnya.

Disisi lain, BPJS Kesehatan juga tengah gencar mensosialisasi dan rekonsiliasi data antara BPJS Kesehatan dengan badan usaha agar sistem ini bisa mulai berjalan pada 1 Februari 2018. BPJS Kesehatan membuka akses seluas-luasnya kepada badan usaha terkait rekonsiliasi data lantaran itu penting untuk menghitung kekurangan atau kelebihan pembayaran iuran, sebelum pelaksanaan close payment system.

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada badan usaha atau perusahaan yang belum melakukan rekonsiliasi data untuk segera melakukan rekonsiliasi data.

“Kami juga mengimbau untuk badan usaha menggunakan aplikasi New e-Dabu [aplikasi online untuk perubahan data karyawan badan usaha atau perusahaan], karena akan memudahkan dalam hal administrasi data peserta serta tidak perlu repot-repot mendatangi kantor BPJS Kesehatan,” jelas Kemal. (she)

BLK Avionik Menunjang Industri MRO Batam

0
Teknisi Batam Aero Technic (BAT) sedang melakukan perawatan pesawat lion air di MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) Lion Air Grup, di Bandara Hang Nadim Batam. F Cecep Mulyana/Bata,m Pos

batampos.co.id – Anggota Komisi IV DPRD kota Batam Riky Indrakari mengatakan, rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) sudah rampung. Pihak Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) sepakat memilih Tanjunggundap, Tembesi sebagai lokasi BLK.

“90 persen rampung karena kegiatannya sudah dilelang di pusat,” kata Riky, Senin (29/1).

Menurut dia, pada tahap pertama ini Kemenaker mengucurkan anggaran sekitar Rp 40 miliar. Pembangunan yang direncanakan multiyears ini disebut akan memakan anggaran sekitar Rp 300an miliar. “Balai Latihan Kerja itu nantinya bisa menjadi pusat pelatihan bagi masyarakat Batam, terutama untuk meningkatkan kompetensinya menghadapi persaingan dunia kerja,” sebut Riky.

Diakuinya, lahan seluas lima hektar itu akan dibangun BLK untuk bidang kemaritiman dan avionik. Kemaritiman dinilai sangat cocok dengan kondisi kota Batam yang lebih dari 60 persennya adalah laut. Sementara avionik dipilih karena akan menjadi unggulan Kota Batam ke depan, karena memiliki dua bengkel pesawat terbang yakni Maskapai Lion Air dan Garuda Indonesia.

“Lewat BLK ini kita siapkan tenaga kerja yang handal dan bisa memenuhi kebutuhan kerja kedua bidang tersebut,” terangnya.

Ditambahkan Riky, hanya saja yang jadi permasalahan pembebasan lahan sebab lokasi tersebut dihuni 4 kepala keluarga. Disinilah ia meminta peran serta pemerintah daerah, apakah keempat KK tersebut diberi uang sagu hati ataupun direlokasi. Relokasi sendiri bisa menggunakan dana pembangunan daerah, sehingga ke depan ketika sudah mulai dibangun tak jadi masalah.

“Artinya ini bukan persoalan yang rumit. Tapi harus diselesaikan pemerintah daerah,” tegas Riky.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan pembangunan BLK secepatnya dilaksanakan. Pihak kemenaker sudah menyelesaikan semua pengerjaan, hanya tinggal menunggu dokumen legalitas lahan saja.

“Kemenaker memilih Tanjungundap sebagai lokasi BLK tersebut. Keberadaan BLK ini sangat penting untuk pelatihan tenaga kerja. Kemarin sudah kami bicarakan dan kita terus berupaya untuk bisa segera diserealisasikan,” jelas Rudi.

Pencanangan pembentukan Badan Latihan Kerja (BLK) dibidang sistem managemen elektronik penerbangan, akan sangat membantu industri dunia penerbangan Batam yang sedang berkembang. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso. “Dua atau tiga tahun lagi, tenaga-tenaga terampil ini sangat dibutuhkan oleh industri penerbangan,” katanya, Senin (29/1).

Ia mengatakan saat ini di Batam sedang dirintis industri penerbangan yang bergerak di bidang maintenance, repair, and overhaul (MRO) atau perawatan pesawat. Satu perusahaan MRO yang sudah bercokol di Hang Nadim yakni Batam Aero Technic milik Lion Air Grup.

Selain itu nantinya PT GMF Aeroasia, yang bergerak dibidang yang sama juga berencana berinvestasi di Batam. Dan saat ini proses investasi ini sedang berlangsung.

“Tentunya akan membutuhkan jumlah tenaga kerja yang banyak nantinya,” tuturnya.

Tapi saat ini, tenaga kerja terampil dibidang avionik ini sangat terbatas. Tenaga kerja yang tersedia, harus dilatih terlebih dahulu oleh pihak perusahaan MRO.

“Kalau sudah ada BLK ini, bisa dibilang langsung pakai. Mereka-mereka lulusan dari sini sudah tau dasarnya. Sehingga adaptasinya tidak membutuhkan waktu yang lama,” ucapnya.

Suwarso mendukung pembuatan BLK ini. Dan ia berharap BLK ini bisa dioptimalkan peranannya, sehingga menjadi tumpuan dunia industri penerbangan ke depannya, dalam mencari tenaga kerja siap pakai. (ska)

Wakil Walikota Batam Minta Pemilik Kios Liar Bongkar Sendiri Bangunan

0
Sejumlah pedagang sedang membongkar bangunan kios miliknya sebelum di tertibakan oleh tim terpadu Pemko Batam, Senin (29/1). Tim terpadu berencana akan menertiban bangunan kios-kios yang berada di kawasan terminal Jodoh. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam, akan melanjutkan pelebaran jalan di wilayah Sei Panas dan Bengkong. Imbasnya, sejumlah bangunan di pinggir jalan itu akan dibongkar.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan rencana pembongkaran itu sudah disosialisasikan kepada warga pemilik bangunan. Pembongkaran juga ditegaskan tanpa ganti rugi.

‘Kita sudah berikan sosialisasi dan pertemuan terhadap yang terdampak,” ujar Amsakar, Senin (29/1).

Dia mengatakan tahun ini ada 10 ruas jalan yang ditata. Untuk itu, ia meminta kepada warga yang memiliki bangunan di row jalan untuk membongkar sendiri tanpa menunggu Tim Terpadu.

“Kita minta mulai dilakukan pembongkaran. Sehingga jalan tidak seperti sekarang, macet. Di tempat yang dilebarkan, tidak bisa untuk jualan. Tapi ditempat yang resmi. Jadi jangan dibuat lagi. Seharusnya, tidak dilakukan, warga diseputar itu harus,” imbuhnya. (une)

KPPAD Kepri Imbau Orangtua Bekali Anak

0
ilustrasi

batampos.co.id – Awal tahun 2018, kasus penculikan cukup marak. Seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu, seorang anak berinisial Gn, warga Perumahan Cipta Garden, Tiban, sekupang yang menjadi korban penculikan. Beruntung bocah 10 tahun itu, bisa selamat.

Terkait hal itu, Komisioner Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri meminta kepada orangtua untuk membekali anak-anak mereka untuk mengantisipasi penculikan dan kekerasan pada anak.

“Anak-anak kan tidak bisa dikawal terus, artinya orangtua harus memberikan bimbingan seperti tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal,” ujar Komisioner Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri Erry Syarial, Senin (29/1).

Selain itu, orang tua juga disarankan untuk bisa mendampingi anak, baik itu disaat pulang sekolah, pulang mengaji dan juga saat bermain di perumahan.

” Bukan hanya mencegah penculikan kepada anak, tapi menjaga anak dari korban pencabulan dan lain-lainnya,” kata Erry.

Anak juga disarankan untuk bisa menghafal nomor orang tuanya. Hal itu dilakukan jika anak tersebut mengadapi situasi yang tak diinginkan. “Anak bisa meminta batuan kepada orang lain untuk membantu menghubungi orangtuanya. Jadi mengatasi kasus penculikan ini, perlu pembekalan dari orangtua pada anak,” ujarnya.jelasnya.

Sementara itu, terkait pelaku penculikan terhadapt Gn, ia berharap pihak kepolisian agar secepatnya mengusut dan menangkap pelakunya. Sebab, isu mengenai penculikan anak membuat masyarakat Batam resah.

“Mudah-mudahan pelaku segera di tangkap dan diamankan pihak kepolisian,” tutupnya. (une)

Selalu Beri Contoh Terbaik buat Anak-anak

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat melakukan safari subuh di Masjid Baitussalam Tiban Indah Permai, Kota Batam, Senin (29/1). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun berterima kasih karena banyak orangtua memberi contoh yang baik pada anak-anak. Bergerak sejak fajar, berjamaah Subuh di masjid atau musalla sebuah contoh yang baik untuk pendidikan anak-anak.

“Betapa indahnya jika kita terus memakmurkan masjid, apalagi jika anak-anak semakin didekatkan dengan rumah Allah ini,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Masjid Baitussalam Tiban Indah Permai, Kota Batam, Senin (29/1).

Hadir bersama Gubernur pada kesempatan itu Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah dan Asisten Administrasi Umum Muhammad Hasbi. Menurut Nurdin, dengan terus memakmurkan masjid, silaturahmi akan selalu terjaga. Jikalau sudah saling mengenal, semua akan merasa nyaman, dan aman.

Gubernur juga menyampaikan bahwa pada dasarnya semua umat itu kuat. Hanya saja rasa malas yang memberatkan untuk melakukan aktivitas apalagi mulai fajar.

Nurdin memberikan perumpamaan, dalam bekerja apa yang diperintahkan oleh atasan, pasti dijalankan. Yang berprofesi tukang bangunan dapat mengangkat batu atau semen yang berat. Tapi masih banyak yang merasa malas dan berat untuk menyibakkan selimut untuk bangun dan salat subuh berjamaah. “Tidak ada jalan lain selain kita selalu mengingat Allah,” kata Nurdin. (hsl)