Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 12588

Jual Sabu, Residivis Dibekuk Polisi

0

batampos.co.id – Baru dua bulan menghirup udara bebas, Ya ,42 dan Sh ,39, kembali dibekuk petugas karena menjual Narkoba di Jalan Lintas Barat Kabupaten Bintan, Minggu (10/12) siang. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 2,74 gram sabu siap jual. “Pelaku baru bebas, tapi kembali ditangkap karena kasus narkoba,” ujar Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Joko Purnawanto, Senin (18/12).

Menurutnya, penangkapan kedua pengedar sekaligus pengguna narkoba ini berawal dari informasi adanya transaksi narkoba di Jalan Lintas Barat. Setelah di cek ke lapangan, petugas menemukan kedua pelaku yang menaiki sepeda motor akan melakukan transaksi. “Dua paket sabu yang berhasil diamankan berasal dari tangan pelaku Ya dan satu lagi dari dalam tas Sh,” ungkapnya.

Dari pengakuan keduanya, barang bukti sabu seberat 2,74 gram itu diperoleh dari Batam. Selain dijual, sabu tersebut dikonsumsi kedua pelaku. “Mereka bukan saja pengedar tapi juga pengguna,” katanya.

Selain barang bukti sabu seberat 2,74 gram, pihak kepolisian juga menyita ponsel samsung S5 warna putih, 1 unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna merah serta 1 unit handphone merek infinix warna silver. “Dua pelaku sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tukasnya.

Joko menyampaikan, kedua pelaku merupakan narapidana kasus narkotika jenis ganja. Di mana kedua pelaku yang merupakan warga Tanjungpinang ini ditangkap karena memiliki daun ganja seberat 1 kilogram. “Kasusnya di Polres Tanjungpinang pada tahun 2013 dan divonis 5 tahun kurungan penjara,” katanya. (cr21)

Waduk Seipulai Terus Menyusut

0
Waduk Sei Pulai yang tampak debit airnya terus menyusut. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Akibat hutan lindung rusak, debit air Waduk Seipulai di KM 15 Tanjungpinang Timur terus menyusut 2 hingga 3 centimeter (cm) per- hari. Musim penghujan di bulan ini diharapkan bisa menambah debit air yang semakin parah.

“Jika satu hari saja tidak hujan, debit sungai pulai akan mengalami penurunan 2-3 cm per harinya. Itu kami pantau terus tiap harinya, saat ini volume air ada di angka 2 meter 72 centimeter,” terang Kepala Bagian Produksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri, Budianto, Senin (18/12).

Budianto menyampaikan, kondisi tersebut terjadi karena kawasan hutan lindung di sekitar Sei Pulai sudah tidak terlalu efektif sebagai resapan penyimpan cadangan air. Hal itu, jelasnya, bisa saja disebabkan karena sudah banyak terjadinya penebangan hutan untuk dibukanya lahan pertanian baru hingga pembangunan di sekitar waduk yang membuat daya penyerapan air berkurang.

“Selain itu juga karena kondisi sekitar waduk yang sudah tidak seperti dulu lagi, tali air di waduk juga berkurang. Miris sekali dilihatnya jika tidak turun hujan,” ujar Budianto.

Karena semakin bergantung pada curah hujan dalam pemenuhan tambahan debit air baku, Budiono menjelaskan, pihaknya kini intensif berkoordinasi dengan BMKG Tanjungpinang guna mengetahui prakiraan cuaca saban harinya.

“Tapi setelah koordinasi dengan BMKG, Alhamdulillah kondisi Kepri yang dikelilingi lautan berpotensi untuk turun hujan minimal sebulan sekali. Meskipun dalam kondisi musim kemarau,” ujar Budianto.

Kenyataan di lapangan ini, sambung Budianto, perlu mendapatkan perhatian serius ketika kelak Kepri akan dilanda musim kemarau pada pertengahan tahun. Pasalnya, sejauh ini, pemenuhan kebutuhan air baku warga Tanjungpinang masih mengandalkan Waduk Sei Pulai sebagai penyuplai utama dengan kapasitas daya alir mencapai 180 liter per detik dalam kondisi debit setinggi 4 meter 27 cm. (aya)

Optimalkan Pelayanan RSUD Bintan

0
Wakil Bupati Dalmasri Syam (dua kanan) didampingi Direktur RSUD Bintan Benny menerima tim Kars yang melakukan survei akreditasi di RSUD Bintan, Senin (18/12). F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Tim Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melakukan survei akreditasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bintan. Kegiatan ini akan dilakukan mulai tanggal 18 Desember hingga 19 Desember 2017 hari ini.

“Sekarang status akreditasi RSUD Kabupaten Bintan masih tipe D. Rencananya status itu akan ditingkatkan menjadi tipe C,” ungkap Direktur RSUD Kabupaten Bintan, Benny.

Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam mengharapkan RSUD Bintan terstandarisasi dalam setiap pelayanan kesehatan. Dirinya juga mengharapkan, dengan peningkatan status akan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal.

Tentunya hal ini lanjutnya harus ditunjang dengan perlengkapan dan peralatan kesehatan yang lebih baik. “Bagaimana mutu pelayanan RSUD Kabupaten Bintan terus ditingkatkan agar menjadi rumah sakit yang nyaman,” ujarnya.

Diketahui tim KARS akan melakukan penilaian status akreditasi RSUD Kabupaten Bintan berdasarkan pedoman Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Akreditasi mencakup sasaran keselamatan pasien, standar keselamatan berfokus pada pasien, standar manajemen rumah sakit, program nasional dan Integrasi Pendidikan Kesehatan dalam Pelayanan Rumah Sakit (IPKP). (cr21)

Melawan, Polisi Tembak Dua Buronan

0
DUA buronan ketika dikeluarkan timah panas dari betisnya setelah mencoba melawan polisi, Senin (18/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos,

batampos.co.id – Anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bintan terpaksa menembak betis buronan Polres Mesuji, Lampung, Puji ,32, dan Dwi ,19,
saat ditangkap di Perumahan Putra onix, Tanjunguban, Bintan, Senin (18/12). Kedua tahanan yang kabur sel Polres Mesuji ini berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap.

Penangkapan kedua buronan ini berlangsung menegangkan. Waktu itu, polisi mengepung rumah yang menjadi tempat persembunyian kedua pelaku. Prtugas menduga salah seorang pelaku membawa senajata api (senpi) dan berusaha melawan anggota dan kabur. “Waktu kabur, langsung ditembak di betisnya,” kata warga yang menyaksikan
penangkapan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Anjar Rahmat Putra mengatakan, kasus ini terungkap berkat kerja sama dan koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian mesjui Lampung. “Kami menerima informasi ada tahanan yang kabur. Lalu kami lacak dan keberadannya diketahui di Tanjunguban,” katanya.

Dia lalu turun bersama anggota dan melakukan penangkapan terhadap pelaku.
Setelah ditembak di betisnya, kedua pelaku dilarikan ke puskesmas terdekat. Setelah itu, keduanya dibawa ke Mapolsek Bintan Timur sebelum dijemput anggota Polres Mesjui, Lampung.

Menurutnya, tersangka kasus pencurian dengan kekerasan dan narkoba ini. kaburnya dari tahanan, Rabu (6/12) lalu. Keduanya berhasil membobol jeruji tahanan dengan gergaji besi.

Mereka kemudian melarikan diri ke Jambi dan menyeberang ke Batam dan Tanjunguban, Bintan. Di Tanjunguban, mereka menyambangi rumah warga Lampung yang mereka kenal. “Selama tiga hari mereka sembunyi di Tanjunguban. Warga tak tahu kalau mereka buronan polisi,” kata Anjar. (cr21)

Zakat Memberdayakan Ekonomi Masyarakat

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersalaman dengan warga saat penyerahan zakat di Kecamatan Moro, Minggu (17/12). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, dana zakat dapat digunakan dalam banyak hal yang bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain penyaluran yang tepat sasaran, kesadaran masyarakat terhadap kewajibannya menyalurkan zakat yang digunakan bagi yang berhak juga menjadi poin penting yang harus terus diingatkan.

“Dana itu tak hanya terkait meningkatkan ekonomi masyarakat namun selayaknya dapat dimanfaatkan baik di bidang sosial, pendidikan, agama juga olahraga,” ujar Nurdin saat menyerahkan dana zakat bidang ekonomi produktif Baznas Provinsi Kepri kepada 77 KK Dhuafa di Gedung PKK, Kecamatan Moro, Karimun, Ahad (17/12) petang.

Menurut Nurdin, Pemerintah bersama Instansi terkait terus mengingatkan dan wajib membina terkait penyaluran zakat ini. Kebersamaan dan komitmen memberdayakan masyarakat diharapkan dapat terus melancarkan proses berzakat ini.

Tak lupa Nurdin berpesan kepada masyarakat yang menerima dana zakat agar digunakan dengan sebaik dan semaksimal mungkin. Jangan sampai digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat.

“Kami juga akan terus cek berkala apakah dana ini dapat bergulir sesuai kebutuhan atau tidak, tentu ke depan kita akan terus salurkan dengan merata di daerah lainnya di Kepri,” tutup Nurdin.

Dalam laporannya Ketua UPZ Baznas Kecamatan Moro H. Hanan mengatakan bahwa pihak UPZ Moro terus menjalankan tugas dari Baznas, terdata selama Tahun 2017 ini untuk Kecamatan Moro sendiri telah terkumpul dana zakat sebesar Rp100 Juta lebih.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Kepri yang hari ini akan menyalurkan Dana Zakat bidang ekonomi produktif kepada 77 KK di Moro, semoga selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT dan dapat dimanfaatkan baik oleh masyarakat Kecamatan Moro,” ujar Hanan.

Sementara itu Ketua Baznas Provinsi Kepri H Mustamin Husain mengatakan bahwa pihak Baznas Provinsi Kepri terus berusaha mengejar target dalam mengumpulkan Zakat.

“Amanah yang kami dapat dari para muzzaki yang menyalurkan dananya. Tahun ini yang kami targetkan sebesar Rp2,6 miliar. Alhamdulillah per Desember ini sudah tercapai, untuk total 7 Kabupaten/Kota sendiri pun sudah tercapai target sebesar Rp17 Milyar,” ujar Mustamin.

Mustamin melanjutkan juga bahwa pada penyaluran zakat hari ini dirincikan sebesar Rp157 Juta untuk bidang Ekonomi, sebesar Rp2 Juta untuk dana pendidikan dan Rp16 Juta untuk dana sosial.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah, Ketua Baznas Karimun H. Atan beserta sejumlah masyarakat Kecamatan Moro. (bni)

Dimasukkan Pendapatan Lain di APBD 2018

0
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansya saat mencoba menggunakan busa dalam kota ketika mulai breoperasi beberapa waktu lalu. F.Humas Pemko Tanjungpinang untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Bus hibah dari Kementerian Perhubungam untuk Pemko Tanjungpinang sudah mulai beroperasi sejak awal bulan lalu. Dengan tarif hanya Rp 4 ribu, warga bisa menuju rute jauh-dekat sesuai trayek yang ditetapkan. Pembebanan tarif kepada warga ini akan jadi pemasukan daerah pada struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Dinas Perhubungan, Bambang Hartanto menjelaskan, pada tahap awal pengoperasian bus kota ini tidak dikenakan target pencapaian pada penjualan karcisnya.

“Sebab pada 2018 baru mulai dimasukkan. Nanti akan diinput dalam catatan pendapat daerah lain-lain pada APBDP. Tapi tentunya akan kami pasang target dari jumlah penumpang terendah,” jelas Bambang, kemarin.

Keputusan tersebut tidak dipungkiri lantaran pemasukan dari karcis bus ini bukam sektor prioritas utama Pemko Tanjungpinang dalam mendongkrak raupan pendapatan asli daerah. “Jadi sifatnya menambah saja, soal angkanya belum dihitung berapa target realistisnya,” kata Bambang.

Sebagaimana yang disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, keberadaan bus kota diutamakan utuk mempermudah masyarakat untuk mendapatkan transportasi umum yang terjangkau murah dan aman, menuju wilayah yang jarang tersentuh transportasi umum.

Maka dari itu, diakui Bambang, Dishub tak lantas memberlakukan pengejaran target kepada pihak pengoperasian. “Yang jelas tak ada pasang target penumpang dan setoran per hari,” ucapnya lagi.

Sehingga ada tidak ada penumpang, dipastikan Bambang, bus kota akan tetap beroperasi. Untuk berjaga-jaga bus dibutuhkan warganya di saat tertntu.

“Utamanya bagi pelajar, mahasiswa dan pekerja. Kami yakin sedikit banyak keberadaan bus sedikit membantu kalangan ini,” pungkas dia. (aya)

Perahu Digulung Ombak, Nelayan Pulau Buluh Nyaris Tenggelam

0

batampos.co.id – Kecelakaan laut yang menimpa dua pancong boat di periaran pulau Bulang, Minggu (17/12) malam ternyata bukan satu-satunya kecelakaan laut yang dialami masyarakat nelayan di sana. Di hari yang sama kecelakaan serupa juga dialamai oleh Topan, nelayan Pulau Buluh, kecamatan Bulang. Sampan pria 35 tahun itu juga terbalik dihantam ombak besar di periaran pulau Bulan, Minggu (17/12) sore sekitar pukul 15.45 WIB.

Topan selamat dari kecelakaan itu sebab dia ditolong oleh Herman dan Supriyono Gultom, dua karyawan FMT Remove Sea and Land PT Indo Tirta Suaka (ITS) yang berlokasi di pulau Bulan yang kebetulan lewat menggunakan pancung perusahaan bernomor lambung ITS 07.

Informasi yang didapat di lapangan, kecelakaan laut tersebut terjadi saat Topan hendak pulang ke pulau Buluh tempat tinggalnya setelah seharian memancing ikan dan sotong dari periaran pulau Bulang.

“Baru beberapa saat mau dayung pulang, malah diterjang ombak besar. Sampan saya langsung terbalik,” ujar Topan.

Saat sampannya digulung ombak, Topan mengaku tak berdaya. Dia berusaha berenang namun tak bisa sebab arus laut cukup deras dari aras selatan.

“Saya sudah pasrah, tapi alhamdulilah, ada yang datang nolong saya,” ujar Topan.

Herman dan Supriyono yang kebetulan melintasi lokasi kejadian langsung mengevakuasi Topan ke atas pancung mereka. Topan diantar ke pulau Buluh tanpa cidera apapun.

“Iya dua anggota kami (Herman dan Supriyono) yang menyelamatkan. Mereka kebetulan berada di lokasi makanya langsung diselamatkan dan diantar ke pulau buluh. Korban tidak terluka,” ujar PIC Controler FMT Remove Sea and Land PT ITS Agus Hy, kemarin.

Dua kecelakaan laut yang terjadi di hari yang sama itu menunjukan bahwa keadaan laut di sekitar Batam saat ini kurang bersahabat. Nelayan dihimbau untuk lebih waspada lagi saat melakukan aktifitas di laut.

“Iya cuaca lagi tak bersahabat sekarang. Ini jadi peringatan bagi kita semua untuk lebih waspada lagi saat melakukan aktifitas dilaut. Nelayan, penambang pancung dan lain sebagainya harus melengkapi diri dengan alat pengaman jika memang harus berlayar,” imbau Kasat Polair Polresta Barelang AKP Arsyad. (eja)

Lingga Kurang 4 Ribu Blanko e-KTP

0
Warga Lingga sedang mengurus administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Lingga, kemarin. F. Wijaya Satria/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lingga mengaku hanya mendapat sebanyak enam ribu keping belangko KTP-El dari Pusat terhitung sejak Januari hingga pertengahan Desember tahun ini. Padahal Disduk Kabupaten Lingga telah mengajukan sebanyak 10 ribu keping belangko KTP-El sesuai dengan kebutuhan.

“Sebenarnya jumlah yang kami ajukan tersebut (10 ribu keping belangko,red) sesuai dengan kebutuhan yang diperkirakan untuk masyarakat Bunda Tanah Melayu ini,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lingga Samsudi ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/12) pagi.

Kebutuhan yang diajukan itu, lanjut Samsudi, berdasarkan data usia wajib KTP, jumlah masyarakat yang telah melakukan perekaman dan untuk memenuhi pelayanan rutin KTP-el sehari-hari. Sehingga jumlah tersebut semestinya mencukupi.

Namun karena jumlah keping belangko KTP-el yang datang tidak sesuai dengan jumlah yang diajukan, Disduk mensiasati kondisi tersebut dengan mengeluarkan surat keterangan pengganti belum tercetaknya KTP-el milik warga yang bersangkutan.

“Untuk sementara bagi warga yang belum mendapat KTP-el, terpaksa kami ganti sementara dengan surat keterangan pengganti sampai belangko KTP-el sudah ada,” kata Samsudi.

Sedangkan untuk tahun selanjutnya, Samsudi memastikan Disduk akan tetap mengajukan pasokan belangko KTP-el ke Pemerintah Pusat. Sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Sehingga pencapaian data kependudukan untuk seluruh masyarakat dapat terpenuhi sesuai dengan targer Pemerintah Pusat.

Selain KTP-el, Disduk juga menargetkan pemitakhiran data Kartu Keluarga (KK) untuk seluruh masyarakat Kabupaten Lingga. Namun Dinas Kependudukan mengharapkan dukungan Pemkab Lingga dalam menunjang kinerja dengan anggaran yang memadai.

“Dari target 10 ribu pemutakhiran data KK, pada akhir tahun ini kami telah mencapai angka sebanyak 10.613 KK yang telah dimutakhirkan,” ujar Samsudi. (wsa)

LKP Bunda Berikan Program Pendidikan Kecakapan Kerja

0
Direktur LKP Bunda Karimun Yusriana Susanti dengan salah satu perusahaan granit. F. Dok LKP Bunda Karimun.

batampos.co.id – Dalam rangka meningkatan dunia kerja bagi anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Bunda Karimun memberikan kesempatan untuk menimba ilmu sebagai bekal mencari kerja.

Melalui program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) untuk 30 ini, LKP Bunda Karimun bekerjasama dengan Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

”Kita berikan kesempatan kepada generasi muda yang tidak bisa melanjutkan sekolah, untuk mendapatkan skill kecakapan kerja sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja. Dengan materi tentang pengoperasian program komputer yang sekarang sudah wajib bagi tenaga kerja,” jelas Direktur LKP Bunda Karimun Yusriana Susanti, kemarin (18/12).

Sehingga, anak-anak muda tersebut bisa menambah ilmu komputer. Dimana program tersebut dilaksanakan mulai dari teori, praktek hingga uji kopetensi dengan materi yang diajarkan yaitu komputer perkantoran, desain grafis dengan diberikan materi pendukung yaitu bahasa Inggris, akutansi, kewirausahaan dan komunikasi bisnis.

“Ingat, zaman skill yang prioritas saat melamar pekerjaan. Terutama pengoperasian program komputer yang berbasis internet. Dan paling penting adalah, anak-anak muda harus siap bersaing dengan tenaga kerja dari luar,” tuturnya.

Dengan demikian, kata Ina lagi, pihaknya sebagai LKP telah berkomitmen untuk memberikan yang terbaik terhadap anak didiknya dalam menuntut ilmu di LKP Bunda Karimun ini. Sehingga, apa yang didapat selama satu tahun benar-benar bisa menjadi pegangan untuk bekal memasuki dunia kerja maupun wirausaha.

“Dengan waktu yang cukup singkat, mereka sudah bisa mendapatkan skil tentang program komputer dan pendukung lainnya. Tinggal, bagaimana mereka mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, apakah ingin mencoba keberuntungan dalam dunia pekerjaan atau dunia wirausaha,” ungkap wanita berjilbab ini.

Selain itu LKP Bunda Karimun, sudah terakreditasi dua kali sebagai tempat uji kompetensi bidang teknologi informasi dan komunikasi (tuk tik) satu-satunya di Provinsi Kepri dengan penilaian kinerja A. Dimana, prestasi yang telah diraihnya mulai tahun 2008 dan 2012 juara dua apreasisi tingkat kabupaten Karimun.

Kemudian ditahun 2009, 2013, 2014 dan 2015 juga menjadi juara pertama apresiasi LKP Bunda Karimun ditingkat Provinsi Kepri. Serta sudah menorehkan prestasi ditingkat Nasional pada tahun 2014 di peringkat enam dan juara tiga berstandar Nasional ditingkat Nasional pada tahun 2015. Dan baru-baru ini masuk dalam best nominator Al Ahmadi aword Batam Pos dalam entrepreneur school 2017.(tri)

Orang Tua Hebat, Guru Semangat, Siswa Kreatif

0
Kasi Peserta Didik dan Karakter Dinas Pendidikan Karimun Siti Muwanah (tengah) bersama anggota DPRD Karimun Rohani, Camat Kuba Anjitrisno, dan Kepala SDN 007 Senpi. F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Sawang Kecamatan Kundur Barat, Sabtu (16/12) lalu menggelar pentas seni yang disejalankan dengan pembagian rapor bagi anak-anak SD di semester ganjil ini.

Dalam pentas seni tersebut dimotori paguyuban sekolah bersama orang tua murid dan komite sekolah yang mendapatkan apresiasi dari Dinas Pendidikan Karimun dan Camat Kundur Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya anggota DPRD Karimun Rohani, Camat Kundur Barat Anjitrisno, kepala SDN 007 Senpi, ketua komite SDN 007 Kamal serta orang tua siswa.

”Ini kali pertama kita adakan kegiatan pentas seni. Dan alhamdulillah, antusias orangtua murid cukup tinggi,” kata Ketua panitia paguyuban SDN 007 Dedi Darmadi kepada Batam Pos, kemarin (18/12).

Lanjutnya, meskipun baru pertama kali kegiatan ini sangat memberikan nilai tambah bagi para pelajar maupun para orangtua murid. Karena mereka merasa dilibatkan untuk berbagai kegiatan aktifitas di sekolah pada kesempatan ini mengambil tema orang tua habat, guru semangat, siswa kreatif.

”Ini sebagai pendidikan keluarga. Artinya, dalam meningkatkan kwalitas pendidikan pelajar harus semua harus berperan,” tuturnya.

Sedangkan, Kepala sekolah SDN 007 Senpi mengaku, bangga dengan semangat orang tua, komite sekolah dan paguyuban sekolah untuk ikut serta dalam perkembangan sekolah. Sebelum dilaksanakan pentas seni paguyuban sekolah, komite skeolah dan orang tua siswa melaksanakan lomba kebersihan ruang belajar.

“Yang diselenggarakan atas dasar keinginan paguyuban sekolah, orang tua siswa berkoordinasi dengan komite sekolah. Justeru kami kami dari sekolah hanya fasilitator saja, semuanya atas kesepakatan paguyuban sekolah,” terang Senpi.

Sementara menurut keterangan Siti Muawanah kepala seksi peserta didik dan karakter dinas pendidikan kabupaten Karimun mengaku terharu dan terkejut melihat perubahan ruanga kelas dan kebersihan SDN 007 Sawang. Semua itu berkat kerja keras paguyuban sekolah, orang tua siswa dan komite sekolah selama ini.

” Meskipun hanya diberi waktu dua bulan saja, mereka sudah menyulap ruang kelas cukup rapi, bersih dan menarik. Kami harapkan keikutsertaan orang tua siswa, paguyuban dalam memajukan pendidikan di sekolah SDN 007 Sawang,” ucapnya. (ims)