Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 12589

Bandara Hang Nadim mulai Padat

0
Calon penumpang pesawat memedati pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Senin (18/12). Lonjakan penumpang memasuki liburan sekolah dan menjelang natal dan tahun baru. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Masyarakat Batam mulai memadati Bandara International Hang Nadim,Senin (18/12), untuk mudik ke kampung halamannya merayakan Natal dan Tahun Baru.

“Normalnya itu biasanya 6.500 orang, baik berangkat atau datang. Tapi hari ini, yang berangkat sudah melebihi 7400 orang. Angka ini masih terus naik. Saat ini saya belum pegang rekapan terakhirnya,” kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Senin (18/12).

Ia mengatakan daerah tujuan yang paling padat itu ke Medan, Surabaya, Pekanbaru dan Jakarta. Dan Jumlah pemudik Natal diperkirakan Suwarso setiap harinya makin Naik. “Puncaknya nanti di 23 hingga 24 Desember,” ucapnya.

Untuk mengantipasi lonjakan penumpang yang semakin tinggi. Sejumlah maskapai sudah berancang-ancang melakukan penambahan penerbangan. “Yang baru fix itu Sriwijaya Air, sudah meminta extra flight ke Jakarta. Maskapai lainnya masih ancang-ancang,” ujar Suwarso.

Meningkatnya jumlah penumpang yang memadati Hang Nadim, tidak menurunkan pelayanan dan pengawasan petugas bandara. Suwarso mengatakan pihaknya telah membuat posko pelayanan di dalam terminal.

“Besoknya (19/12) direncanakan pendirian posko pengamanan. Di posko itu ada polisi, TNI, Avsec, BMKG juga,” ucapnya.

Dari pantauan Batam Pos di lapangan, terlihat para calon penumpang berdesak-desakan di pintu masuk terminal Hang Nadim. Walau jumlah penumpang makin banyak yang antri, petugas satuan pengamanan bandara tetap melakukan pengawasan secara ketat.

Petugas meminta satu per satu calon penumpang memasuki pintu walkthrough. Setiap alat itu berbunyi, petugas memeriksa menggunkan metal detektor.

“Satu satu yah masuknya. Ikat pinggang, jam dan jaket mohon dilepas,” himbau petugas ke para penumpang.

Stevanie, salah satu penumpang tujuan Medan mengatakan sudah cukup lama dirinya mengantri. Tapi ia mengapresiasi pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas bandara.

“Saya tau, karena akhir-akhir di bandara sering ditangkap narkoba. Menurut saya pemeriksaan ini hal yang wajar,” ucapnya.

Wanita yang memiliki lesung pipit ini, mengatakan tujuannya ke Medan untuk merayakan natal bersama keluarga.

“Tidak ada keluarga di sini. Lagian sudah dua tahun tidak pulang saat natal. Ada kesempatan cuti, saya ingin natalan di kampung,” ujarnya. (ska)

Dihantam Ombak, Kapal Kargo Tenggelam

0
ENAM awak kapal dievakuasi tim gabungan dari Basarnas, Polair Polres Bintan dan TNI AL. F.Satpolair Polres Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Kapal Motor (KM) Putra Sagulung tenggelam setelah dihadang ombak setinggi empat meter di perairan Marapas, Desa Mapaur, Bintan, Mingu (17/12). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, enam orang awak kapal berhasil diselamatkan setelah lima jam terombang-ambing di lautan. Yakni, Erwan ,46, Endes ,21, Antonius ,63, Muhammad Aziz ,21, Rio Astar ,18, Cely ,33.

Menurut Informasi di lapangan, kejadian nahas tersebut bermula ketika kapal yang mengangkut bahan kebutuhan pokok tersebut berangkat dari Tarempa Anambas menuju Kijang, Bintan. Setiba di Pulau Marapas, Senin (18/12) sekitar pukul 03.00 kapal diterjang ombak setinggi 4 meter.

Akibat kejadian itu, lambung kanan kapal bocor hingga kapal karam dan tenggelam. Waktu itu, sejumlah awak kapal menyelamatkan diri dengan meloncat ke laut.

Dengan bantuan fiber, mereka mengapung di laut dan terpisah karena terombang-ambing gelombang besar. Sekitar pukul 07.30 WIB, empat orang korban ditemukan Awang, nelayan yang sedang mencari ikan.

Awang kemudian menyelamatkan mereka dan membawa ke pulau Tanjung Elong, Kecamatan Mantang. Sekitar pukul 08.00 WIB, nelayan bernama Aziz dan Ibrahim berhasil menemukan dua korban selamat lainnya yang mengapung dan membawa ke pulang Tanjung Elong Mantang.

Kasat Polair Polres Bintan, AKP Norman DJ mengatakan, informasi hilangnya kapal kargo milik Ahong berdasarkan informasi dari pos AL di Senggarang. Mereka mengabarkankapal kapasitas 34 GT hilang kontak di Pulau Marapas, Desa Mapur.

Sekitar pukul 13.40 WIB, pihaknya bersama Basarnas dan Pos Kamla TNI AL
melakukan pencairan. Sekitar pukul 14.20 WIB diterima kabar bahwa enam orangnelayan tersebut telah diselamatkan dan dibawa ke pulau Tanjung Elong.
“Lalu kami melakukan evakuasi korban yang selamat,” katanya

Semua korban kemudian dibawa ke Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang, Bintan. (cr21)

Akhir Desember Jalang Layang Simpang Jam Beroperasi, selanjutnya Bangun Jalan Layang di Simpang Kepri Mall

0
Jalan layang malam hari di simpang Jam, Batamcentre, Jumat (15/12).  F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Jalan layang Simpang Jam sudah selesai dibangun. Diprediksi akhir Desember jalan layang ini sudah mulai beroperasi. Selain jalan layang Simpang Jam, Pemko juga merencanakan pembangunan jalan layang baru di Simpang Kepri Mall di tahun 2018.

“Untuk Detail Engineering Design (DED) jalan layang di Kepri Mall sudah kami buat,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Senin (18/12).

Guna pembangunan jalan layang ini terealiasi, ia mengajak seluruh unsur pemerintahan kota Batam, baik pemko, DPRD dan BP Batam bersama-sama mendatangi Kementerian PUPR memberikan DED tersebut. Sehingga ketika DED sudah masuk di kementerian bisa langsung dianggarkan.

“Kehadiran jalan layang ini sangat penting terutama dalam mengatasi kemacetan. Makanya kita rencanakan tahun 2018 sudah mulai dibangun kementerian PUPR,” terang Rudi.

Selain jalan layang, ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah daerah untuk mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tujuannya ialah untuk meminta aset Mal Pelayanan Publik (MPP) yang saat ini dimiliki oleh provinsi Kepri untuk diserahkan ke pemerintah kota.

“Bersama-sama kita (Pemko dan DPRD) ke kemendagri. Karena provinsi di bawah kemendagri, aset itu bisa diserahkan,” kata Rudi.

MPP ini diakui Rudi, bisa dimanfaatkan sebaik mungkin jika ditangani langsung oleh Pemko. Apalagi sedikitnya di MPP ini memiliki 400 pelayanan publik baik swasta dan pemerintah.

“Kalau sudah kita yang punya, lantai dua dan tiga bisa kita manfaatkanm,” beber Rudi. (rng)

Kebersamaan Kunci Sukses Membangun Kota Batam

0
Para peserta pawai mengenakan pakaian tradisional melintas dijalan Fisabilillah Batamcenter saat pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Batam ke-188, Senin (18/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Rangkaian peringatan Hari Jadi Batam (HJB) ke 188 oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam sukses digelar, ribuan warga berbondong-bondong ke Dataran Engkuputri sejak pagi hingga malam, Senin (18/12).

Untuk diketahui, puncak HJB 188 diawali dengan Pawai Budaya yang menguikutsertakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) instansi vertikal serta 54 Paguyuban se Batam dengan mengambil rute depan Hotel Lovina Inn-Bundaran Madani-Simpang Masjid Raya-Dataran Engkuputri. Acara ini digelar dari pukul 09.00 hingga siang hari.

Selanjutnya warga disuguhi Panggung Budaya Semarak Batam Madani, paguyuban secara bergantian menampilkan atraksi kebudayaan masing-masing hingga sore hari. Malam harinya, pesta rakyat dan Malam Anugerah Batam Madani, warga dihibur penyanyi jebolan Indonesia Mencari Bakat Putri Ayu dan band asal Medan Amigos.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan melibatkan paguyuban pada gelaran HJB kali ini bukan tanpa alasan. Ia meyakini, walau warga Batam berasal dari daerah yang berbeda. Latar belakang suku, agama dan etnis yang beragam akan dapat bersatu menuju Batam yang lebih baik.

“Kuncinya kebersamaan kalau ingin bangun Batam yang kita cintai ini. Kalau sudah begini, saya yakin permasalahan akan clear,” kata Rudi.

Ia berharap tak ada pihak atau kelompok yang membuat gaduh dan saling menyalahkan. Menurutnya, hal semacam ini dapat mempengaruhi mempengaruhi perkembangan Batam ke depan.

“Kita bersatu, pasti Batam tak butuh waktu lama untuk berubah menjdi kota yang modern dan madani seperti yang kita harapkan,” ucapnya.

Mantan anggota DPRD Batam ini menyebutkan kebersamaan tidak hanya dilakoni warga, hal serupa juga harus dilakukan pemerintah. Dalam acara puncak HJB tersebut ia mengapresiasi kedatangan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kepri maupun Batam pada acara puncak tersebut. Tak hanya FKPD, pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam juga turut hadir.

Para peserta pawai mengenakan pakaian tradisional melintas dijalan Fisabilillah Batamcenter saat pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Batam ke-188, Senin (18/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

“Mereka semua hadir, artinya kita sudah mulai bersatu. Ekonomi Batam dua bulan lalu sekitar 1,6 persen, hari ini jadi 2 persen lebih. Mudah-mudahan seterusnya membaik,” imbuhnya.

Sementara itu Gubernur Kepri Nurdin Basirun pada momen HJB kali ini menyampaikan rasa terima kasihnya pada semua elemen masyarakat yang turut serta menjaga Batam agar tetap kondusif.

“Terima kasih buruh, pengusaha hingga nelayan sudah berkontribusi untuk Batam. Kita bersama seperti ini membuktikan kalau Batam itu kondusif, masyarakatnya riang dan terbuka,” kata Nurdin.

Para peserta pawai mengenakan pakaian tradisional melintas dijalan Fisabilillah Batamcenter saat pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Batam ke-188, Senin (18/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Menurutnya, melibatkan masyarakat dalam usaha mengembangkan Batam adalah hal yang penting. Sehingga potensi batam yang besar dapat dimanfaatkan secara utuh.

“Salah satu usaha yang dilakukan Pemko Batam beserta SKPD adalah meyakinkan kalau Batam siap jadi tujuan investasi di segala bidang,” pungkasnya. (cr13)

Perlu 10 Tahun Batam Jadi Kota Modern, Indah dan Madani

0
Kondisi Taman Jodoh Boulevard setelah dibersihkan dari PK5, Senin (25/9). F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan Batam akan menjadi kota yang indah, modern dan madani dalam waktu 10 tahun. Waktu ini terhitung sejak ia bersama Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin Batam.

“Kami siapkan perencanaan pembangunan infrastruktur 10 tahun. Artinya, 10 tahun Batam akan jadi kota yang indah, modern dan madani,” kata Wali Kota usai Pawai Budaya dalam rangka Hari Jadi Batam (HJB), Senin (18/12).

Seiring Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) kini pihaknya tengah fokus membangun infrastruktur, seperti jalan dan drainase yang dimulai dari Batam bagian timur, seperti Lubukbaja (Jodoh Nagoya), Batamcenter dan Bengkong.

“Kami siapkan lima tahun ini (kepemimpinannya), Inshaa Allah jalan 70 persen selesai. Tinggal arah ke Batam bagian barat saja,” ucapnya.

Dengan demikian, dalam jangka 10 tahun infrastruktur semua ruas jalan baik Batam bagian barat maupun timur sudah harus dibangun atau dilebarkan.

“Maka 10 tahun Batam berubah, jalannya sudah harus berubah,” ujarnya.

Untuk diketahui pada tahun 2017 ini sedikitnya ada tujuh titik jalan yang diperlebar. Sementara pada tahun 2018 mendatang sebanyak 11 titik. “Sesuai perencanaan saya, lima tahun bagian timur plus sedikit bagian barat akan terselesaikan dari infrastruktur, banjir, dan semuanya,” ujarnya.

Pengembangan infrastruktur memang jadi prioritas pada era kepemimpinan Rudi-Amsakar. Dalam Nota Keuangan APBD 2018, disebutkan besaran anggaran infrastruktur yang dikucurkan Pemko Batam mencapai Rp 290 miliar. Anggaran ini terdiri dari pembangunan dan peningkatan jalan jembatan sebesar Rp 207,4 miliar, peningkaan kebinamargaan Rp 39,1 miliar, pengendalian banjir Rp 32,6 miliar serta infrastruktur hinterland yakni Rp 10,5 miliar.

“Tiap tahun rencananya sudah ada semua,” kata Rudi, belum lama ini.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur bukan berarti sektor-sektor penting lain tidak dikerjakan. Termasuk, sektor pendidikan hingga kesehatan.

“Diluar itu saya tak ganggu. Fokus infrastruktur tak ganggu yang lain,”ucapnya.

Justru hal yang ia kerap kurangi tiap tahun adalah perjalanan dinas, maupun honor kegiatan. Pengurangan perjalanan dinas dipastikan akan dilakukan tahun depan.

“Studi banding banyak-banyak ngapain,” katanya.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad meyakini pembangunan infrastruktur diyakini dapat mendukung perbaikan ekonomi.

“Kami percaya penataan ruas jalan akan menggerakan ekonomi di Batam, beberapa titik ruko yang lesu mulai sehat karena ini,” katanya.

Ia menilai, infrastruktur yang memadai mempunyai dampak yang berantai ke arah yang lebih baik.

“Harga ruko naik, artinya Pajak Bumi Bangunan pun naik, lalu Bea-nya (BPHTB, red) ikut naik,” paparnya.

Tak berhenti sampai di sini, ia mengklaim rencana ini bukan tanpa pertimbangan yang matang, infrastruktur yang mumpuni akan menarik wisatawan datang ke Batam. (cr13)

Nyantri Akhir Tahun bersama LAZ MRB

0
Direktur LAZ Masjid Raya Batam, Syarifuddin memberikan kata-kata sambutan di hadapan Santriwan dan Santriwati dalam kegiatan Nyantri Akhir Tahun, di Asrama Haji Batamcenter, Senin (18/12). F.Wahyudin Nur/Batam Pos

batampos.co.id – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Raya Batam (MRB) menyelenggarakan Nyantri Akhir Tahun mulai dari 18-22 Desember 2017 di Asrama Haji Batamcenter.

Kegiatan yang diadakan untuk mengisi waktu liburan anak-anak sekolah ini, digelar untuk membentuk generasi masjid sedari dini. Mengenalkan kehidupan pesantren dan membentuk mental islami pada anak. Hal ini dikatakan oleh Direktur LAZ MRB, Syarifuddin setelah membuka kegiatan nyantri di Mushala Asrama Haji, Senin (18/12).

“Anak-anak kan liburan sekolah dua minggu, baik itu karena ujian akhir sekolah atau liburan akhir tahun. Ini diselenggarakan agar liburan mereka lebih bermanfaat serta membentuk generasi masjid yang baik,” kata Syarifuddin.

Seperti, membiasakan anak sholat lima waktu di masjid, menambah hafalan Qur’an minimal tiga surah. Memperlancar hafalan Asmaul Husna dan doa-doa harian. Menghidupkan amalan-amalan sunnah, menambah kesholehan, membentuk jiwa sosial, bersedekah dan berbagi serta menghafalkan hadits-hadits pilihan.

Awalnya target LAZ sendiri, ujar Syarifuddin terbatas hanya 100 orang. “Namun melihat banyaknya antusias orangtua yang mendaftarkan anaknya, kami membuka terus pendaftaran sehingga sekarang sudah melebihi target kami yakni 112 anak yang terdiri dari SD dan SMP,” jelasnya.

Tujuan lainnya adalah mengenalkan LAZ MRB kepada Muzakki (orang yang membayar zakat), ataupun calon Muzakki. “Kami berusaha menghadirkan LAZ ke dalam keluarga Muzakki sebagai pembentukkan mental islami para anak-anak sedari dini,” ungkapnya.

Selama 5 hari 4 malam, para santri akan mendapatkan ilmu islam secara baik langsung dari ustadz. Masing-masing tujuh santri akan didampingi oleh Ustadz. Satu santri yang mengikuti kegiatan ini, Fawwazi Maseeha Hakim misalnya yang merasa sangat senang bisa bertemu teman baru.

“Senang karena kegiatan ini jadi pengenalan sebelum saya masuk pesantren nanti,” kata Murid Kelas 6, SD Bina Nusantara Batam ini.

Ia mengaku didukung orangtuanya sepenuhnya. Bahkan segala persiapan Nyantri sudah disiapkan jauh-jauh hari.

“Bawa makanan, pakaian dan alat shalat juga. Orangtua mendukung banget,” kata Fawwazi. (cr18)

Ancaman Serius bagi Indonesia ialah Narkoba

0
ilustrasi Narkoba

batampos.co.id – Ancaman terbesar bagi Indonesia bukanlah teroris tapi….

narkotika.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Lulhut Binsar Panjaitan. Luhut lantas meminta jajaran kepolisian dan BNN untuk bersama-sama melakukan tindakan tegas terhadap pelaku penyelundupan narkotika.

“Saya kira Pak Kapolri bersama BNN dengan jajarannya, bertekad bersama-sama melakukan tindakan tegas,” kata Luhut di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017).

Meski demikian, Luhut menyebut memerangi penyalahgunaan narkotika harus dibantu oleh elemen masyarakat dan juga pemuka agama untuk dapat mengimbau kepada masyarakat di lingkungannya.

“Tapi ini tidak bisa dikerjakan sendiri, sosialisasinya harus masif,” ungkap Luhut.

Menanggapi hal ini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah menggelar operasi Nila Jaya sejak 15 November 2017.

“Operasi ini bertujuan untuk memotong jalur suplai. Jadi para pemasok dan suplier yang menjadi sasaran target operasi untuk ditangkap,” ucap Tito.

Oleh karena itu, Tito mengaku telah mengumpulkan para pengusaha hiburan untuk dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan narkotika, khususnya di tempat-tempat hiburan malam.

“Ini warning mereka, supaya mereka tidak mentoleransi adanya peredaran narkotika,” ujar Tito.

Lebih jauh, mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini mengungkapkan kalau penyalahgunaan narkotika pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 memang cukup tinggi.

“Tahun baru ini permintaannya tinggi, maka itu kita telah lakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam,” tandas Tito. (cr5/JPC)

Resolusi 2018 untuk Suami – Istri

0
ilustrasi

mpos.co.id – Pembaca dewasa, untuk membangkitkan kembali percikan api asmara ke dalam hubungan yang lebih bergairah, pakar seks dari Amerika Serikat, Dr. Laura Berman merekomendasikan resolusi jadwal bercinta yang paling mesra. Ternyata, menurut Laura, pasangan wajib bercinta setiap pekan.

“Coba mulai bertekad melakukan hubungan seks minimal seminggu sekali,” ujarnya seperti dilansir dari Pop Sugar, Senin (18/12).

Laura meminta setiap pasangan mengevaluasi diri, apalagi yang sudah menikah lebih dari lima tahun. Seberapa sering pasangan melakukan hubungan seks setiap pekan?

Jangan-jangan tidak sama sekali.

“Tujuan membuat jadwal hubungan intim mingguan bukanlah untuk membuat bercinta seolah seperti tugas berat, tetapi justru bisa meningkatkan keintiman di sela-sela kesibukan,” jelasnya.

Laura menyarankan agar tiap pasangan bisa menjadikan pasangannya sebagai sahabat dalam hidup. Sehingga setiap kali bercinta, rasanya tak akan jauh berbeda seperti berbulan madu.

“Itu berarti pasangan telah mencapai tingkat kenyamanan dalam titik tertinggi, jelas Laura.

Menurutnya, seks ibarat investasi yang bisa menanamkan keintiman pada sebuah hubungan. Dia menilai pasangan zaman now saat ini begitu sibuk sampai lupa mempertahankan kualitas hubungan.

“Begitu pasangan mulai meluangkan waktu untuk seks, maka itu artinya bisa meningkatkan nilai investasi menjadi lebih intim,” jelas Laura.

Sehingga masing-masing pihak akan merasa beban pikirannya akibat kesibukan sepekan bisa berkurang. Selain bercinta, Laura juga menyarankan agar pasangan tetap melakukan berbagai bentuk stimulus sensualitas seperti memeluk atau mencium.

“Pasangan yang berciuman dan berpelukan secara teratur delapan kali sepekan, kemungkinannya untuk stres dan depresi akan jauh lebih kecil daripada pasangan yang tak melakukannya,” tegasnya.

Tak hanya itu, Laura meminta pasangan untuk tetap mengajak satu sama lain untuk berkencan mingguan. Dengan begitu, resolusi bercinta tahun 2018 pasti akan lebih bergairah. (ika/JPC)

Magnet Indonesia

0

Demonstrasi besar-besaran terjadi di mana-mana. Mereka ramai-ramai mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengklaim bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel.

Muslim, Nasrani, dan agama lainnya turun ke jalan. Bahkan, orang-orang Yahudi dari berbagai negara juga menolak pengakuan sepihak Presiden ke-45 AS itu.

Memang, isu soal Yerusalem menjadi viral akhir-akhir ini. Banyak tagar bermunculan. Dari #SavePalestina, #SaveYerusalem, hingga #KecamTrump menghiasi jagat dunia maya. Benar-benar menjadi isu besar. Paling heboh dan ramai dibicarakan.

Masyarakat internasional berontak. Di mana-mana, topeng berwajah Trump, boneka berbentuk Trump, hingga bendera AS dibakar. Seruan boikot produk Israel dan AS menggema.

Negara-negara besar juga angkat suara. Dari Benua Asia, Amerika, Eropa, hingga Afrika protes. Mereka satu suara menolak keputusan Trump. Ini menjadi momentum bagi persatuan umat di dunia.
Uni Eropa yang selama ini menjadi “pengikut” AS, di luar dugaan berubah menjadi “pembangkang”. Mereka menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Mereka pun tetap menempatkan kedutaan di Tel Aviv, ibu kota Israel saat ini.

Praktis hanya Israel saja yang sejalan dengan Trump. Maklum, AS dan Israel merupakan sahabat. Bahkan sudah seperti keluarga. Kendati demikian, ada juga beberapa negara yang mencari aman. Terutama yang punya kepentingan dengan AS. Hal itu sih wajar saja. Namanya juga sekutu.

Lalu, bagaimana dengan negara Islam? Tentu kita sudah tahu jawabnya. Di pelbagai media, negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) satu suara.

Dimotori Indonesia dan Turki, mereka mengampanyekan untuk mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Yang lebih ekstrem, negara-negara OKI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk “menendang” AS dari mediator perdamaian Palestina-Israel. Bahkan, beberapa negara seperti Libanon dan Turki berencana mendirikan kantor kedutaan Palestina di Yerusalem.

Nah, kebetulan saya salah satu orang yang menolak pernyataan Trump. Wajar saja. Saya orang Indonesia. Ada sejarah yang tak boleh dikesampingkan antara Indonesia dengan Palestina.

Saat sekolah, kalau membaca buku sejarah, diajarkan jika Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Jadi sudah sewajarnya sebagai orang Indonesia, kita mendukung Yerusalem sebagai ibu kota Palestina.

Boleh dibilang, “perlawanan” terhadap Trump paling dahsyat terjadi di Indonesia. Demo besar-besaran terjadi di hampir semua daerah. Dari Sabang hingga Merauke ada demo mendukung Palestina. Semua kalangan, para tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala daerah, hingga politisi turun gunung. Kompak menyuarakan derita Palestina.

Kantor kedutaan dan Konsulat Jenderal (Konjen) Negeri Paman Sam didemo. Beberapa produk AS diboikot. Mulai dari makanan, minuman, pakaian, dan barang-barang. Pokoknya enggak mau yang berbau AS dan Israel.

Bak menjadi garda terdepan dalam membela Palestina, Indonesia menjadi negara pertama yang melobi negara-negara besar untuk tidak mengikuti keputusan Trump. Puncaknya, Presiden Indonesia Joko Widodo menghadiri langsung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) OKI di Istanbul, Turki. Pria beralias Jokowi itu tampil memukau.

Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia mampu menyatukan suara negara Islam untuk melawan kebijakan Trump. Kalau tidak salah ada enam usulan.

Tak sekadar bicara, Indonesia langsung action. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi langsung terbang ke Eropa untuk meminta dukungan. Hasilnya, Uni Eropa (UE) satu suara dengan Indonesia. Menolak kebijakan Trump soal Yerusalem.

Kiprah Indonesia di kancah internasional memang dahsyat. Bahkan mendapat banyak pujian dari negara sahabat. Gara-gara sikap tegas Indonesia pula, banyak negara yang “memusuhi” Trump. Saking takutnya terhadap kemungkinan gejolak internasional, Dewan Keamanan (DK) PBB berencana membatalkan klaim sepihak Trump.

Terang saja PBB khawatir. Pasalnya, negara-negara sekutu juga menolak langkah negara adidaya itu. Negara-negara internasional memilih untuk menjaga perdamaian di Timur Tengah. Mereka bersama-sama dengan Indonesia menolak Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Indonesia pun banjir dukungan.

Sikap Indonesia itu mampu menyatukan suara dunia. Hampir seluruh negara mendukung langkah Indonesia.
Bahkan, Indonesia disarankan menjadi pengganti AS sebagai mediator pertikaian Palestina-Israel.

Dengan menganut prinsip bebas aktif, tak salah rasanya jika Indonesia mengambil peran itu. Toh, Indonesia mendapat dukungan internasional. Tinggal kita nanai saja perkembangan terbaru dari isu soal Yerusalem tersebut.

Apakah, dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dapat berbuah manis. Semoga. Kita sama-sama berdoa demi saudara-saudara kita yang saat ini tengah menderita di sana. ***

Guntur Marchista Sunan
General Manager Batam Pos

10 Tokoh Penerima Anugerah Batam Madani 2017

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam, sempena Hari Jadi Kota Batam, memberikan penghargaan Anugerah Batam Madani, Senin (18/12/2017) malam pada 10 tokoh.

Mereka ialah………..

Direktur Operasional sekaligus Dewan Redaksi Batam Pos Candra Ibrahim dari unsur yang didapuk anugerah bidang Pers dan Media.

Anugerah bidang sosial diberikan pada pendiri Yayasan Embun Pelangi, Efrizal, yang aktif memberikan bantuan advokasi, penyelamatan dan pendampingan terhadap korban kejrasan terhadap petempuan dan anak.

Bidang pengusaha diberikan kepada pengusaha sukses Batam Hartono. Pria yang juga akrab Akau ini merupakan pendiri PT Citra Buana Prakarsa, pusat pembelanjaan Kepri Mall, Pelabuhan Harbour Bay, Swiss Bell Hotel dan proyek yang akan dikerjakan ke depan pembangunan Hotel JW Marriot, office tower 14 lantai.

Tokoh keagamaan diberikan kepada kepala bidang tilawah seni membaca al-qur’an di Qur’an Centre Batam Junaidi Jum’ah. Bersama rekan-rekannya, pria yang juga dewan hakim MTQ Kota batam sejak 2000 sampai sekarang dan dewan hakim MTQ Kepri sejak tahun 2005 sampai sekarang dinilai berhasil mengantarkan anak-anak batam sukses sebagai pemenang pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional maupun internasional.

Tokoh perempuan diberikan pada Nuraeni Martin Langi yang merupakan pelopor berdirinya Yayasan Graha Lansia Batam. Ia ingin lansia memiliki tempat berkumpul bersosialisasi dan berbagi ilmu. Sejak berdiri 8 tahun lalu, kini yayasan yang dipimpin mantan anggota DPRD Batam periode 1999-2004 memiliki 400 anggota. Para lansia mengikuti beragam kegiatan dari kerajinan tangan, pengajian, terapi kesehatan dan ceramah agama.

Raja Zahari Ibni Raja Muhammad Nur mendapat anugerah bidang kebudayaan. Ia merupakan keturunan ke -7 dari Raja Isa Ibni Raja Ali (marhum pulau bayan) yang di pertuan muda ke-5. Dimasa hidupnya beliau sehari-harinya sebagai nelayan tradisional yang tinggal di nongsa. Beliau juga merupakan tokoh agama yang mengajarkan mengaji, asrakal dan berzanzi. Semasa hidupnya ia begitu menjunjung adat istiadat melayu. Bertepatan 29 desember 2014 beliau menghadap sang khalik.

Penerima Anugerah Batam Madani 2017 berfoto bersama walikota Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

Bidang olah raga diberikan pada Kris Wiluan yang fokus mengembangkan olahraga perahu layar di Batam. Saat ini terdapat 30 anak binaan PT Citra Mas yang di didik menjadi atlet layar. Sebagai bentuk keseriusannya memajukan olahraga di batam, ia telah mendirikan gelanggang olahraga citra mas di kawasan industri kabil.

Bidang istiadat melayu diberikan pada Wakil Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Batam Said Indra dan Ketua 4 LAM Batam, keduanya dinilai punya sumbangsih menjaga adat melayu.

Bidang pendidikan diberikan pada Hardi S. Hood. Anggota DPD perwakilan Kepri ini membidangi pendidikan di lembaga tempatnya mengabdi, delapan tahun mejabat ketua Dewan Pendidikan dan dikenal melalui program SABAS (siap aktif bantu sekolah).

Tak hanya para tokoh tersebut, penghargaan juga diberikan pada Tokoh Masyarakat masing masing kecamatan. Kecamatan Batam Kota, H. Andi Sudarmi Dahlan, Kecamatan Bengkong Ermin Yudi. Kecamatan Bulang Timat Rahmat / Long Timat, Kecamatan Galang Muhammad Amin. Kecamatan Belakang Padang Suly Abas.

Kecamatan Sei Beduk Suparno, Kecamatan Batu Aji Idham Arrahman. Kecamatan Sagulung Usman Hadi, Kecamatan Batu Ampar Ahmad Dasuki, kecamatan Lubuk Baja Syahlan Sully, Kecamatan Nongsa H. Ramlan serta Kecamatan Sekupang diberikan pada Hendro Apendi.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan terima kasih kepada para tokoh karena telah bersumbangsih bagi Batam. Ia menyampaikan, pemberian penghargaan sebagai wujud rasa terima kasih tersebut.

“Anugerah madani tulus diberikan pada pengabdi yang penuh kesetiaan,” ucap Rudi.

Malam Anugerah Madani juga diiringi pesta rakyat, ribuan warga memadati Dataran Engku Putri Batam.

Turut memeriahkan acara tersebut, penyanyi jebolan acara pencarian bakat salah satu TV swasta juga grup band asal Medan Amigos.

“Acaranya sangat meriah dan cukup menghibur. Ramai orang yang datang,” kata seorang warga Batuaji, Margaret. (cr13)