Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12594

Apalah Arti Nomor Urut

0

Minggu (18/2) lalu merupakan hari yang penuh makna bagi pengurus, kader, dan simpatisan partai politik (parpol). Dikatakan bermakna lantaran hari itu merupakan momentum bagi mereka untuk mengetahui nomor urut parpol yang didukungnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Para pimpinan parpol hadir. Ada Megawati Soekanoputri, Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Muhaimin Iskandar, Oesman Sapta Odang, M Romahurmuziy, Sohibul Iman, Johnny G Plate, hingga pimpinan parpol baru seperti Hary Tanoesoedibjo, Grace Natalie, Ahmad Ridha Sabana, serta Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto hadir. Mereka didampingi para elit parpol dan tokoh nasional lainnya.

Bagi yang dapat nomor bagus sih, bukan main girangnya. Tapi bagi yang nomor urutnya tidak sesuai keinginan, tentu merasa tidak nyaman. Apalagi kalau dapat nomor yang letaknya pada surat suara tidak strategis. Namun, beberapa yang tidak sesuai mencoba menghibur diri. Coba berlapang dada. Yang namanya politik, soalnya nomor urut bisa dipolitisir. Dibuat sesuai lah.

Bertempat di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, seluruh parpol telah mendapatkan nomor “start” untuk berkompetisi di pemilu. Pengundian juga dilakukan untuk empat parpol lokal dari Aceh.

Secara nasional, ada 14 parpol peserta pemilu. Nomor urut 1 diperoleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), nomor 2 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), nomor 3 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Perjuangan (PDIP), nomor 4 Partai Golongan Karya (Golkar), nomor 5 Partai Nasional Demokrat (Nasdem), nomor 6 Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), sedangkan nomor 7 Partai Beringin Karya (Berkarya).

Selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat nomor urut 8, nomor urut 9 Partai Persatuan Indonesia (Perindo), nomor urut 10 Partai Persatuan Pembangunan (PPP), nomor 11 Partai Solidaritas Indonesia (PSI), nomor 12 Partai Amanat Nasional (PAN), nomor 13 Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Demokrat meraih nomor urut 14.
Bicara soal nomor urut parpol ini memang ngeri-ngeri sedap. Masih ada yang beranggapan bahwa keberadaan nomor urut cukup vital. Karena dianggap mudah mem-branding-nya. Ambil contoh, nomor urut 1 bisa dimodel dengan jempol, nomor 2 bisa dipelesetkan menjadi peace. Atau nomor 3 bisa dianggap metal. Khusus PDIP, nomor 3 bisa disamakan dengan banteng beserta tanduknya.

Bagaimana dengan Demokrat? Untungnya partai berlambang segitiga mercy ini punya tim kreatif. Mendapat nomor “gemuk” alias paling bontot, mereka memelesetkan nomor 14 menjadi S14P yang kalau dibaca menjadi “SIAP”. Atau Hanura yang mendapatkan nomor 13, memelesetkannya menjadi B yang berarti berkah. Ada-ada saja. Tapi itulah politik, nomor urut pun bisa dipolitisir. Yang penting tepat sasaran dan bisa “dijual” ke masyarakat, pasti oke.

Bagi parpol besar, mem-branding merek mereka tidaklah mudah. Berbeda dengan pendatang baru. Pasti butuh kerja keras dan tantangan. Karena berhadapan dengan parpol “senior” bukanlah perkara gampang. Sudah banyak yang jadi “korban”. Tidak sedikit parpol baru yang “gulung tikar” lantaran tidak mendapat kursi di parlemen. Kecuali jika parpol itu benar-benar bonafit, punya tokoh besar, dan tentu saja basis yang jelas. Jadi, kalau bagi parpol baru, nomor urut lumayan berpengaruh.

Terlepas dari nomor urut, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana “jualan” laku. Orang parpol ini ibarat berdagang. Mereka harus bisa memoles partainya agar bisa menarik perhatian masyarakat. Karena, percuma dapat nomor bagus kalau tidak “dicoblos” di tempat pemungutan suara (TPS).

Apanya yang dijual? Bisa programnya, calon anggota legislatif (caleg) yang diusung, metode kampanye, dan hal-hal lainnya yang dianggap mampu memikat hati masyarakat. Mau pakai istilah “serangan” fajar juga silakan. Asalkan tidak ketahuan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu). Tapi yang harus digarisbawahi, masyarakat kita sudah sangat cerdas dalam menentukan wakilnya di parlemen. Apalagi di Batam. Mau menghambur duit saat pencoblosan, jangan harap langsung dipilih. Bisa-bisa malah bikin kanker alias kantong kering.

Semoga, momentum pesta demokrasi ini dapat memberikan hasil yang positif bagi pembangunan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Karena, meskipun kita anti dengan politik, namun penentu dari arah pembangunan kita ditentukan oleh hasil politik.  (*)

 

Guntur Marchista Sunan
General Manager Batam Pos

Ulangtahun, SMPN 26 Batam Gelar Berbagai Lomba

0

batampos.co.id –  SMPN 26 Batam menggelar berbagai acara dalam merayakan ulangtahun ke 11 tahun, Senin (19/2). Beragam lomba tersebut yakni lomba bazar antara kelas dan lomba Volly serta nasyid antar sekolah.

Ketua panitia kegiatan , Mursalim Ismail mengatakan peringatan hari ulang tahun sekolahnya dikemas secara meriah. Hal itu dilakukan agar memberikan semangat kepada siswa-siswi termasuk guru untuk memajukan sekolah. Selain itu, diacara ini sekolah juga melibatkan  keluarga siswa guna menyukseskan kegiatan.

“Semuanya ikut berpartisipasi,” ujar Mursalim disela kegiatan.

Dia mengatakan, berbagai perlombaan itu dilakukan semata-mata memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih kreatif. Dia pun berharap siswa-siswinya bisa berprestasi di baik di tingkat kabupaten hingga nasional.

“Kita proses dari awal untuk mencetak siswa yang berprestasi,” jelasnya.

Salah satu prestasi yang diperoleh sekolah adalah pernah mendapatkan
penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi dari Gubenur Kepulauan Riau beberapa waktu lalu. Kemudian SMPN 26 juga kembali memperoleh juara umum turnamen bola volly untuk putra dan putri serta lomba nasyid antar sekolah.

“Alhamdulillah SMPN 26 masih mempertahankan juara ini,” ujar Kepala Sekolah SMPN 26, Rafiah.

Rafiah berharap diusia sekolahnya yang sudah menginjak 11 tahun, SMPN 26 bisa lebih maju dan mencetak generasi yang berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. (une)

PKPI Tak Lolos Verifikasi, Saparuddin Imbau Kader PKPI dan Perpat Tenang

0
Dewan Pembina Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kepri, Saparuddin Muda

batampos.co.id – Dewan Pembina Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kepri, Saparuddin Muda mengimbau kader PKPI dan gerbong yang dipimpinnya Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat), tetap tenang pasca putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan PKPI tak lolos peserta Pemilu 2019.

“Pusat sudah pasti melakukan langkah-langkah gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kita tunggu lah putusan final Bawaslu. Sambil menunggu putusan, saya sudah menyiapkan plan A dan B,” ujar Saparuddin Muda kepada wartawan di Morning Bakery Sungai Panas, Senin (19/2).

Plan A yang dimaksudkan Saparuddin, jika Bawaslu memenangkan gugatan PKPI dan dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2019, gerbong yang dipimpinnya di PKPI dan Perpat tetap bersama PKPI untuk meraih target tiga besar pemenang Pemilu di Kota Batam dan Kepri.

Sedangkan plan B, aku Sapar sapaan Saparuddin, seluruh gerbong yang dipimpinnya bergabung ke partai politik (parpol) lain. Diakui Sapar, sudah ada delapan parpol yang mengajak gerbong yang dipimpinnya pindah ke parpol lain.

“Pimpinan parpol tingkat kota dan provinsi sudah menghubungi saya. Ada yang mengajak bertemu di Lagoi, dan lainnya. Bahkan, ada yang mengajak bergabung tapi juga menawarkan posisi ketua hingga sekretaris,” ungkap Sapar, tak membeberkan nama delapan parpol tersebut untuk menjaga kode etik.

Ajakan tersebut, dimaknai Sapar, delapan parpol tersebut telah melihat dan merasakan gerakan yang dilakukan gerbongnya setiap minggu melakukan sosialisasi dan bakti sosial langsung ke lapisan masyarakat (grass root).

“Peluang besar bagi parpol bertarung meraih suara lebih besar, jika gerbong yang saya pimpin bergabung. Apalagi jiwa saya adalah petarung. Orang petarung itu, tak risau kalau kalah. Tapi, risau kalau menang,” ujarnya semangat.

Sapar pun meyakinkan, 50 persen calon legislatif (caleg) di dalam gerbong yang dipimpinnya merupakan orang-orang berkualitas petarung memiliki nilai jual di mata masyarakat.

“Kalau pilihan terburuk jatuh pada plan B, yah gerbong saya bergabung dengan parpol lain. Tapi, kami mohon doanya agar PKPI bisa memenangkan gugatan,” simpul Sapar. (ash)

Gubernur Kepri Resmikan Gedung Baru SMK Maarif Batam

0
Pengurus PW ISNu Kepri foto bersama dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa, Anggota DPD RI Hardi Selamat Hood, dan Pembina Majelis Zikir Alkhikmah KH Nabhan usai pelantikan di Marina, Batam, Minggu (18/2).

batampos.co.id – Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Provinsi Kepri resmi dilantik dan dikukuhkan di SMK Maarif Batam, Minggu (18/2). Pelantikan dan pengukuhan tersebut disejalankan dengan istighosah yang dilakukan jamaah Zikir Al Khidmah, peresmian gedung baru SMK Maarif Kota Batam dan peletakan batu pertama pembangunan masjid SMK Maarif Batam yang berlokasi di Marina, Tanjungriau, Sekupang.

Turut hadir di acara tersebut, ada ketua umum PP ISNU Ali Masykur Musa, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Anggota DPD RI Hardi Selamat Hood, Kepala Kantor Kemenag Batam Erisal Abdullah, Pembina Majelis Zikir Al Khidmah KH Nabhan, Imam Masjid Raya Batam Ustad Ahmad Ridho Amir, dan ratusan undangan lainnya.

ISNU merupakan salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama, salah satu ormas Islama terbesar di Indonesia. Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) ISNU Ali Masykur Musa langsung melantik dan mengukukuhkan PW ISNU Kepri periode 2018-2023 yang diketuai Muhammad Zaenuddin. Dalam tausiah kebangsaannya, Ali Masykur Musa berpesan kepada pengurus baru usai pelantikan harus segera menggelar rapat kerja sehingga roda organisasi bisa berjalan dengan baik. Saya berpesan dalam program kerjanya fokuslah pada hal saja yaitu, perkuat ubudiyah dengan amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah sebagai karakteristik Islam Indonesia, kemudian fokuslah dalam program perbaikan ekonomi umat Islam,” harapnya, dihadapan ratusan undangan yang hadir.

Ketua PW ISNU Kepri yang baru dilantik Muhammad Zaenuddin, mengatakan salah bentuk komitmen ISNU adalah dengan cara meningkatkan sumberdaya manusia melalui pendidikan SMK Maarif yang berbasis pesantren dengan amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. Saat ini, SMK Maarif Batam yang merupakan dibawah Yayasan Wildanul Bilad dengan nomor badan hukum dari Menteri Hukum dan HAM RI AHU-0007291.AH.01.04. tahun 2016, sudah memiliki dua ruang kelas baru di Marina, dari swadaya dan bantuan dari donotur. Untuk itu, ia berharap juga ada bantuan gedung baru dari Pemprov Kepri. “Tahun ini kita akan menamatkan angkatan pertama SMK berbasis pesantren,” jelas Zaenuddin yang Ketua Umum Yayasan Wildanul Bilad ini.

Di tempat yang sama Gubernur Kepri Nurdin Basirun juga didaulat meresmikan gedung baru SMK Maarif Kota Batam dan peletakan batu pertama masjid SMK Maarif. Nurdin Basirun dalam sambutannya berharap dalam APBD Perubahan 2018 ini, pemprov sudah bisa memberikan bantuan untuk penambahan pembangunan gedung baru SMK Maarif Batam, begitu juga pembangunan masjidnya.

Angggota DPD RI Hardi Selamat Hood dalam sambutan singkatnya menyebutkan kegelisahan umat Islam harus dijawab membangun keharmonisan dan kebersamaan untuk kebangsaan yang lebih baik. (jaq)

Warga Ramai Kunjungi Pantai Pelawan

0
Warga memanfaatkan air surut untuk bermain sepakbola di pantai Pelawan sambil menikmati matahari terbenam, Sabtu (17/2). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Liburan Imlek yang cukup panjang dimulai hari Jumat hingga Minggu (18/2), dimanfaatkan warga untuk liburan di pantai Pelawan sambil menikmati terbenamnya matahari dipantai. Walaupun, kondisi pantai Pelawan yang tidak terawat tapi animo masyarakat untuk berlibur tetap ada.

” Agak lumayanlah. Kalau dibandingkan beberapa tahun lalu, liburan Imlek ramai pengunjung,” kata Wati salah seorang pedagang yang ada di pantai Pelawan.

Dirinya mengungkapkan, sepinya pengunjung selain diakibatkan kurangnya program dari Pemerintah Daerah tentang destinasi wisata. Juga berpengaruh terhadap kebersihan dan tidak terawatnya, objek wisata paska OTT oleh tim Satgas Saber Pungli Karimun tahun lalu. Sehingga, yang biasanya ada petugas kebersihan kini hanya dilakukan secara swadaya para pedagang itu sendiri.

” Anda bisa lihat sendirilah, kalau sudah sore begini saya biasa menyapu dihalaman warung sampah yang berserakan. Kami disini pedagang, tidak muluk-muluk berharap kepada Pemerintah Daerah agar peduli terhadap objek wisata Pantai Pelawan yang dulunya menjadi primadona masyarakat Karimun maupun wisatawan manca negara atau lokal,” harapnya.

Sementara itu pantauan dilapangan, terlihat sampah berserakan dimana-mana. Sedangkan, tempat duduk permanen dulunya ada atap rumbia kini tingga tiang dan tidak terawat sama sekali. Selain itu, fasilitas umum seperti ban maupun permainan air dulunya ada sekarang tidak ada lagi.

” Biasanya, ormas maupun instansi yang sering melakukan gotong royong bersihkan pantai. Lumayanlah sekarang agak bersih pantainya, ” ungkap Ucok salah seorang pedagang keliling yang setiap sore datang ke pantai pelawan.(tri)

5 Kebiasaan yang Pengaruhi Haid

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Kram saat masa menstruasi tentu menyakitkan. Jangan sampai nyeri justru menyiksa perut dengan melakukan kegiatan yang tidak perlu. Jauhi lima kebiasaan yang bisa membuat perut semakin sakit seperti dilansir dari Pop Sugar, Senin (19/2).

Olahraga Tertentu
Menurut Dokter Spesialis Kandungan dari Amerika Serikat Rachel High, DO, penelitian menunjukkan bahwa olahraga ringan seperti berjalan santai di atas treadmill atau latihan seperti yoga dan pilates dapat memperbaiki ketidaknyamanan.

“Namun jika olahraga berlebihan high impact tentu membuat haid makin nyeri,” katanya.

Alkohol dan permen
Alkohol dan permen terkadang memperburuk nyeri haid. “Direkomendasikan untuk membatasi alkohol dan permen atau makanan pencuci mulut karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan nyeri,” kata Ahli Diet dari Houston, Starla Garcia.

Kafein
Kafein telah terbukti memiliki beberapa aktivitas diuretik, yang dapat menyebabkan predisposisi atau kerentanan wanita terhadap dehidrasi. Kafein berpotensi mengiritasi rahim dan meningkatkan kram. Menghindari kafein belum terbukti membaik untuk mengurangi nyeri haid.

Stres
Stres bisa memperburuk perubahan mood. Kebanyakan orang tidak dapat sepenuhnya menghindari stres, tapi mereka bisa mengelolanya dengan yoga, mandi air hangat, atau bermain dengan hewan peliharaan dan hobi lainnya.

Tidak Makan Teratur
Selama haid tetap wajib makan teratur tiga kali sehari. Jika merasa mual, maka harus mencoba beberapa makanan yang lebih kecil dan lebih sering. Telat makan menyebabkan keasaman dan mual perut serta rasa tersinggung. (ika/JPC)

4 Ribu Orang Kembali ke Batam

0
Arus balik penumpang kapal Fery antar pulau mulai memadati pintu kedatangan Pelabuhan Domestik Sekupang, Minggu (18/2). Penumpang yang kebanyakan warga Tionghoa ini, usai merayakan Imlek di Kampung halamannya. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 4.000 penumpang arus balik memadati Pelabuhan Domestik Sekupang, Minggu (18/2). Pantauan Batam Pos, ribuan orang terlihat keluar dari pintu masuk pelabuhan. Ribuan warga tersebut baru bertolak dari Tanjung Balai, Selat Panjang, Dumai dan juga pulau terdekat lainnya. Sebagian besar mereka adalah keluarga yang membawa serta anak-anak mereka.

“Hari ini pulang, soalnya besok harus bekerja dan anak-anak juga sudah masuk sekolah,” kata Julian, penumpang yang bertolak dari Tanjung Balai.

Kepala Syahbandar PDS, Trino Palapa mengatakan arus balik mudik perayaan Imlek sudah terlihat sejak pagi kemarin. Namun demikian, ia memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi besok, (hari ini, red) dengan jumlah penumpang lebih dari lima ribu orang.

“Warga Batam yang kembali masih baru setengah,” ujar Trino saat dikonfirmasi Batam Pos.

Dia mengatakan ada sekitar 30 armada yang mengangkut kepulangan ribuan penumpang tersebut. Beberapa operator kapal ferry juga akan menyiapkan penambahan kapal operasional jika terjadi lonjakan penumpan saat arus balik besok (hari ini).

Sementara untuk cuaca sendiri, Trino menjelaskan sejauh ini belum ada kendala. Seluruh keberangkatan dan kedatangan berjalan sesuai waktu yang telah dijadwalkan.

Sebelumnya 10 ribu penumpang yang meninggalkan Batam untuk merayakan Imlek di kampung asal mereka. (une)

Pusat Perbelanjaan Kembali Beroperasi

0
Suasana pasar Fanindo

batampos.co.id – Aktivitas pada sejumlah pusat perbelanjaan di Batuaji dan Sagulung berangsur normal setelah tutup selama dua hari Jumat hingga Sabtu (16-17/2/2018) dalam rangka hari raya Imlek. Toko-toko yang ada di pusat perbelanjaan ataupun ruko sudah banyak yang buka.

Pasar Fanindo Batuaji misalkan terpantau kembali normal sejak Minggu siang kemarin. Toko-toko di sana dua hari sebelumnya memang tutup total karena pemilik toko yang umumnya adalah warga turunan merayakan hari raya Imlek. Saat toko-toko tersebut tutup pusat perbelanjaan warga Tanjunguncang itu cukup sepih sebab yang beroperasi hanya pasar basar saja. Warga yang ingin berbelanja cukup kewalahan saat itu sebab nyaris tak ada toko yang buka.

“Tapi hari ini sudah kembali normal. Sejak siang tadi sudah banyak toko yang buka,” ujar Saidin, petugas keamanan di Pasar Panindo.

Situasi serupa yang juta terlihat di komplek pasar Aviari, Mitra Mall dan Top 100 Tembesi. Toko atau outlet yang ada di pusat perbelanjaan itu sudah buka normal sekalipun masih ada satu atau dua toko yang masih tutup. Pengunjung ke pusat perbelanjaan juga kembali ramai. Warga yang semula kewalahan mendapatkan kebutuhan pokok, sudah kembali bernapas legah sebab tak perlu jauh-jauh mencari lokasi toko sembako yang buka.

“Hari Jumat lalu, sampai ke Tiban saya cari beras. Di sini tutup semua,” ujar Lorensius, pemilik warung makan di Tanjunguncang saat dijumpai di pasar Fanindo, kemarin.

Warga Masih Padati Lokasi Wisata
Warga Batam saat menikmati liburan di pantai Tanjung Pinggir Sekupang, Minggu (18/2). Menurut pengelola pantai liburan tahun ini jauh menurun dibandingkan tahun lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Meskipun akfititas di pusat perbelanjaan kembali normal, namun suasana liburan hari raya Imlek masih terasa di sejumlah tempat wisata hingga, Minggu (18/2) kemarin. Lokasi wisata yang ada di Marina dan di sepanjang jalan Trans Barelang masih dipadati pengunjung. Sebagian warga masih memanfaatkan momen hari raya keagamaan itu untuk berekreasi bersama keluarga atau kerabat.

Lokasi wisata terpadu Marina, terpantau cukup ramai sepanjang hari kemarin. Warga dari berbagai penjuru kota Batam berbondong-bondong ke sana untuk menikmati berbagai lokasi wisata yang ada. Mulai dari pesisir panti Marina, kolam renang hingga kebun agrowisata.

Begitu juga lokasi wisata di sepanjang jalana Trans Barelang masih terpantau ramai. Warga yang datang secara kerkelompok masih memanfaatkan momen liburan itu untuk berkumpul bersama di lokasi wisata. Perkumpulan sistem tolong menolong di perumahan Graha Mas Marina misalkan harus mencarter tiga bus untuk membawa anggota keluarga mereka ke pantai Mirota.

“Kebetulana libur sampai tiga hari kami jadi hari terakhir libur ini kami sepakat ke pantai,” ujar Fadli, seorang warga. (eja)

Polisi Tingkatkan Patroli di Batuaji

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dalam mengantisipasi kejahatan jalanan, jajaran Polresta Barelang telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari jajaran Sat Sabhara Polresta Barelang, Sat Reskrim Polresta Barelang dan Unit Reskrim Polsek. Setiap malamnya, tim gabungan itu akan berkeliling di sekitaran Kota Batam, khususnya kawasan yang sering terjadi kejahatan jalanan. Tidak terkecuali daerah Batuaji dan Sekupang yang masih kerap terjadi kejahatan jalanan.

“Sampai saat ini masih patroli kita laksanakan setiap malam maupun siang hari. Patroli tidak hanya dengan menggunakan mobil, namun patroli juga kita lakukan dengan keliling dengan sepeda motor. Patroli kami fokuskan pada wilayah yang tingkat kejahatan jalanannya tinggi seperti di wilayah Batuaji maupun Sagulung,” kata Hengki.

Dikatakan Hengki, anggota yang melaksanakan patroli malam dan siang itu merupakan gabungan dari anggota Satuan Sabhara Polresta Barelang beserta anggota dari polsek-polsek. Patroli itu nantinya akan mengitari setiap sudut kota Batam khususnya di daerah-daerah yang rawan dengan kejahatan jalanan. Tidak hanya polisi berseragam, pihaknya juga menurunkan anggota yang berpakaian preman

“Kami dari kepolisian berjanji untuk menjaga Batam ini sampai titik darah penghabisan. Sebagaimana telah diamanatkan undang-undang, kami mempunyai tugas pokok untuk memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat. Terutama yang beraktifitas pada malam hari,” tegasnya.

Hengki menambahkan, terciptanya suasana di Kota Batam yang kondusif, merupakan salah satu programnya dalam menjalankan sebuah organisasi. Saat dipercaya menduduki sebagai Kapolresta Barelang, Hengki sejak awal telah menekankan empat komitmen yang harus dijalankan oleh seluruh jajarannya. Empat komitmen itu yakni, komitmen disiplin, keterbukaan, loyalitas dan ikhlas.

“Melaksanakan patroli dan hadir di tengah-tengah masyarakat merupakan komintmen loyalitas. Komitmen itu dilaksanakan dengan kata tidak pernah lelah. Jadi kami akan terus berupaya untuk selalu menjaga situasi yang kondusif di Batam. Jika perlu, kami akan berikan tindakan tegas bagi pelaku kejahatan,” tuturnya.

Kepada masyarakat atau warga yang mengetahui aksi kejahatan jalanan atau aksi pengrusakan oleh sekelompok orang atau geng motor, Kombes Hengki berharap agar warga tak takut untuk melaporkan hal itu ke polisi terdekat atau langsung menelpon ke call centre kepolisian di nomor 110. Menurutnya, call center itu selalu aktif selama 24 jam penuh untuk menerima laporan dari masyarakat. Selain itu, panggilan itu juga bebas pulsa.

“Jangan takut untuk melaporkan kejadian atau kejahatan ke polisi. Jangan takut untuk jadi saksi. Kalau memang pelapor atau warga tak berbuat kesalahan, tak mungkinkan polisi akan menahan. Masyarakatlah yang efektif untuk dijadikan mitra polisi. Sebab, kami dari kepolisian tidak mampu mengetahui semua tindak kejahatan di Batam ini. Jumlah personel kami terbatas,” imbuhnya. (egi)

DPRD Batam Prioritaskan Ranpenda Kampung Tua

0

batampos.co.id – DPRD Kota Batam mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kampung Tua. Hal ini sebagai bentuk upaya pemerintah daerah di dalam melindungi eksistensi adat istiadat melayu, arsitektur bangunan tua serta lingkungan tempat tinggal penduduk asli Kota Batam.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Batam yang sekaligus pengusul Ranperda inisiatif Kampung Tua, Harmidi Umar Husein mengatakan, ranperda ini sudah masuk pada Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2018, untuk segera dibahas dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Selama ini kita tidak mempunyai kekuatan hukum yang jelas, terkait keberadaan kampung tua. Oleh sebab itulah kami mengusulkan ranperda ini sebagai dasar dan payung hukum yang kuat, guna melindungi keberadaan kampung tua,” kata Harmidi, Minggu (18/2).

Harmidi menilai, jika ini tidak segera diselesaikan dalam artian tidak

mempunyai kekuatan hukum yang jelas, maka sekitar 37 titik kampung tua dengan Luas 1,569,63 Ha akan menjadi bom waktu. Karena mereka sudah turun menurun menghuni perkampungan ini, bahkan sebelum ada BP Batam.

Hal ini sudah berlarut larut sejak tahun 2004 hingga sekarang, kampung tua belum ada payung hukum yang jelas baik di mainland dan hitlerland.

Komisi I DPRD Kota Batam yang membidangi hukum dan pemerintahan menggesa supaya segera dibentuk Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Kampung Tua Perda tersebut nantinya menjadi solusi

untuk menghindari gesekan-gesekan antara masyarakat penghuni kampung tua dengan pihak perusahaan.

“Memang selama ini kita memiliki Surat Keputusan, dan Surat Pertemuan Walikota Batam dan Bp Kawasan difasilitasi oleh Gubernur Kepulauan Riau perihal rekomendasi pembebasan UWTO lahan Kampung Tua. Tapi itu belum cukup menjadi dasar hukum yang kuat,” sebut Harmidi.

Tugu Kampung Tua Tanjung Buntung yang merupak akses jalan masuk ke pamung tua Tanjung Buntung Bengkong.
Foto.CECEP MULYANA/BATAM POS

Adapun beberapa rekomendasi yang dikeluarkan pemko sebagai acuan dari ranperda ini seperti SK Walikota Batam Nomor : KPTS. 105/HK/HI/2004, tanggal 23 Maret 2004, tentang Penetapan Perkampungan Tua. SK Walikota Batam Nomor : KPTS. 89/HK/lIl/2006, tanggal 29 Maret 2006, tentang Penetapan Wilayah Perkampungan Tua. SK Bersama Walikota Batam dan Ketua Bp Batam Nomor : KPTs. ll/SKB/HKNIII/ZOII -Nomor : 03/SKB/2011, tanggal 19 Agustus 2011, tentang Pembentukan Tim Penyelesaian Kampung Tua. SK Walikota Batam Nomor lOl/BP3D-BTM/P2/IIIIZOIS, tanggal 30 Maret 2015, tentang Inventarisasi dan Verifikasi tanah masyarakat di Perkampungan Tua di Kota Batam Kepada Camat dan Lurah Se-Kota Batam serta Penemuan Walikota Batam dan Ketua BP Kawasan yang difasilitasi Gubernur Kepri, pada tanggal 21 Januari 2015 bertempat di Graha Kepri.

“Ada juga Surat Rumpun Khasanah Warisan Batam (RKWB) Nomor : 047/RKWB/VIII/2016, tanggal 29 Agustus 2016, tentang nama nama 37 titik Wilayah Perkampungan Tua yang ada di Mainland Kota Batam. Inilah yang menjadi acuan kita untuk membentuk ranperda Kampung tua,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPRD Batam, Sumali mendorong supaya ada kepastian hukum bagi masyarakat yang berada di kampung tua guna mendapatkan haknya.

“Apalagi mereka berada di Batam sudah ada sejak belum adanya BP Batam.

Hal ini adalah menjadi tanggung jawab kita semua supaya Kampung Tua di Kota Batam ini memiliki sandaran hukum yang jelas,” sebut Sumali.

Ketua Rumpun Khasanah Warisan Batam (RKWB), Machmur Ismail mengucapkan terimakasih atas perhatian DPRD Batam, yang sudah menginisiasi Ranperda Kampung Tua. Hal tersebut seiring dengan keinginan mereka agar Lampung Tua di Batam segera mendapatkan legalitas.

“Harapan kami Kampung Tua segera mendapatkan legalitas,” ungkapnya.

Saat ini, kata Machmur Ismail, mereka yang tinggal di kampung tua berharap segera memiliki sertifikat tanah yang mereka tempati, bukan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) tetapi sertifikat hak milik. Sehingga mereka tidak lagi terbebani harus membayar UWTO.

“Kita berharap ada sertifikat hak milik, sehingga ada legalitas,” ujar Machmur. (rng)

Play sound