Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12607

Pelaku Penyelundup Sabu 66 Kg, Gunakan KTP Aspal

0

batampos.co.id – Dua orang pelaku penyelundupan sabu seberat 66 kg, Ud dan Bw menggunakan e KTP asli tapi palsu, dalam melakukan setiap transaksi yang berhubungan kegiatan ilegal mereka. Dari pemeriksaan pihak kepolisian terungkap Ud memiliki tiga KTP, sedangkan Bw memilik empat KTP. Tapi KTP itu dari daerah yang berbeda-beda.

“Kami pastikan e KTP aspal (asli tapi palsu),” kata Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Yani Sudarto, Selasa (30/1).

Yani menerangkan kegiatan yang dilakukan kedua orang ini dengan menggunakan KTP itu seperti transaksi pemesanan tiket, melakukan cek in di bandara, memesan barang, menyewa rumah dengan via aplikasi, melakukan transfer keuangan, dan membuka rekening di beberapa bank.

“Banyak buku tabungan yang kami dapat dari kedua orang ini, itupun terdiri dari berbagai bank yang ada,” ucap Yani.

Tersangka Ud, kata Yani memiliki tiga e KTP terdiri dari satu asli dua aspal. e KTP aspal Za ini dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan Kabupaten Gresik, dengan nama Bambang Prayogo. Lalu Za juga memilik E KTP dengan nama Achmad Fadil kelahiran Malang. “KTP asli miliknya itu beralamat di Banjarmasin,” ucap Yani.

Sementara itu Bw, memiliki empat KTP. satu e KTP asli, sedangkan tiganya aspal. e KTP aspal milik Bw dengan nama Muchamad Sai beralamatkan di Jakarta Utara. Lalu Bw juga menggunakan nama Agus Salim, e KTP ini seolah-olah dikeluarkan oleh pihak Disduk Banjarmasin.

“e KTP dia yang dikeluarkan Kabupaten Bekasi, bernama Frabtanyo Luber. Sedangkan KTP aslinya berasal dari Banjarmasin,” tutur Yani.

Terkait dengan e KTP aspal milik dua orang itu, Yani mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam. Selain itu, Yani mengatakan akan berkoordinasi dengan petugas kepolisian yang berada di Bekasi, Malang, Bekasi dan Banjarmasin. “Kami ingin memastikan KTP itu, siapa yang mengeluarkannya,” tuturnya.

Pengakuan dua orang tersangka ke penyidik, Bw dan Ud sama sekali tidak mengetahui tentang pembuatan KTP tersebut. Keduanya hanya diminta oleh Bs (bandar kedua orang ini, yang masih masuk dalam DPO Polda Kepri,red) untuk mengirimkan foto-foto mereka.

“Tak berapa foto itu dikirimkan, Bs mengirimkan e KTP aspal itu ke mereka. Dengan KTP palsu ini mereka bekerja,” ujar Yani.

Sebelumnya diberitakan Ud dan Bw ditangkap Polda Kepri, di Jakarta saat menjemput paket sabu seberat 66,043 kg. Sabu dikirim melalui Singapura tujuan ke Batam. Dari Batam sabu itu dikirim lagi dengan tujuan ke Jakarta. Untuk mengelabui petugas Bea Cukai, dalam dokumen pengiriman paket itu berisikan spare part kendaraan bermotor dan sabun.

“Pengungkapan ini berhasil setelah kami melakukan Contro Of delivery. Jadi saat sabu itu masuk di Kargo Hang Nadim tidak langsung kami amankan. Kami biarkan lewat dulu, karena ingin tau siapa pemiliknya,” tutur Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, Senin (30/1). (ska)

BNNP Kepri Menangkap Kurir Sabu Asal Aceh

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri menangkap kurir narkoba jenis sabu asal Aceh, Ms di depan Perumahan Bida Asri, Sabtu (27/1) lalu. Sabu seberat 1.208 gram ini dimasukan dalam map untuk menyimpan kertas,lalu dimasukan ke dalam rongga tas.

“Bagian dalam tas itu dirobek pelaku, lalu dijahit ulang kembali. Dia mau kirim ke Palembang,” kata Kepala BNNP Kepri Ricard Nainggolan, Selasa (30/1).

Dari pengakuan pelaku, ia diminta seseorang berinisial Ma di Aceh untuk mengantar barang haram ini dari Batam menuju ke Palembang. Pelaku yang berdomisili di Aceh ini, datang ke Batam beberapa waktu sebelum penangkapan. Ms diminta oleh Ma, selaku pengendali agar mendatangi suatu tempat di daerah Batuaji. Ditempat yang telah ditentukan itu, Tn dan S sudah menunggu kedatangan Ms.

“Ditempat itu, kedua orang ini menyerahkan sabu ke Ms. Setelah penyerahan ini, Ms diminta segera menuju ke Palembang dengan menggunakan kapal,” tutur Ricard.

Dari pengakuan Ms ini, tersangka TN dan S membawa langsung narkoba itu dari Malaysia melalui pelabuhan tidak resmi.

“Mereka itu berpura-pura seolah pulang seperti TKI ilegal. Padahal membawa sabu,” ucap Ricard.

Kabid Brantas BNNP Kepri Bubung Pramiadi menambahkan pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap Tn dan S. Dari informasi yang didapat pihak BNNP kepri, kedua orang ini sudah berada di Aceh.

“Sehabis mereka mengantarkan narkoba itu, mereka langsung meninggalkan Kota Batam sepertinya,” ucapnya.

Bubung mengatakan Ms pernah menjadi TKI ilegal di Malaysia. Perkenalan Ma dan Ms ini terjadi di Malaysia.

“Dua tahun juga, sebagai buruh bangunan dia (Ms,red),” ujar Bubung.

Ms juga termasuk pencandu narkoba kelas berat. Karena diiming-imingi upah sebesar Rp 10 juta dan sabu, Ms mau menerima permintaan dari Ma untuk mengantarkan narkoba itu.

“Pasal yang kami kenakan 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009, maksimal hukuman mati,” tuturnya.

Tangkapan sabtu lalu itu, kata Bubung merupakan kasus yang kelima yang ditangani BNNP Kepri di tahun ini. (ska)

Gaji Pegawai RSUD Batam masih Tersendat

0
Drg Ani Dewiyana

batampos.co.id – Rumah Sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah menunggu audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kepri terkait utang pembayaran obat pada vendor dan pembayaran gaji pegawai khusus bulan Desember 2017.

“Bayar utang tunggu audit BPK, kalau sudah selesai audit baru akan dibayar termasuk yang gaji Desember,” kata Direktur RSUD Embung Fatimah, dr Ani Dewiyana di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (30/1).

Hal ini, sejak awal jadi alasan disampaikan pihak rumah sakit pelat merah tersebut., Alhasil, dalam beberapa kali stok obat kerap kurang. Hak pegawai juga tak lepas dari imbas tersebut.. Namun demikian, Ani menyebutkan, persoalan obat di RSUD kini mulai teruai karena ada bantuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri dan sokongan tambahan dari Dinkes Batam. “Walau memang obat-obat yang belum ada karena masih ada utang sama vendor,” ucap Ani.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan tujuh vendor yang biasa memasok obat ke RSUD akan mendatangkan lagi obat seperti biasa dengan catatan ada penandatanganan utang piutang antara RSUD Embung Fatimah dengan pihak vendor, sesuai nilai yang ada pada catatan para vendor.

“Oleh sebab itu kami tunggu BPK mengenai legalitas transaksi yang dilakukan para vendor ini,” imbuh Amsakar.

Soal gaji pegawai khusus untuk Desember 2017, Amsakar mengatakan menunggu hasil audit BPK adalah keharusansebagai rujukan pihaknya mengambil keputusan, apakah hak tersebut akan termasuk hutang atau bahkan tidak dibayarkan. Menurutnya, jika hanya merujuk pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bisa saja gaji bulan Desember dibayar sekaligus bulan Januari, namun mekanisme audit adalah hal yang mesti dilalui.

“Kalau termasuk pada hutang neraca kita anggarkan tahun berikutnya untuk selesaikan, Untuk Desember bisa saja bayar januari, tak ada masalah sebenarnya namun posisi tentang posisi keuangan harus jelas,” ucap dia.

Ia menilai, secara umum perkembangan di RSUD Embung Fatimah sejauh ini semakin baik. Seperti persoalan kalibrasi yang sempat dikeluhkan dan membuat was-was pasien, dari lima ruang operasi tiga diantaranya sudah selesai dikalibrasi dan bisa digunakan. “Sementara dua lainnya dalam satu atau dua hari ke depan akan juga baik. Tim dari penyedia jasa sudah datang mengkalibrasi,” terangnya.

Untuk tahun 2018, ia memastikan tak akan ada persoalan penundaan pemabayaran gaji pegawai, mengawali komitmen ini Selasa (30/1) kemarin sebanyak 426 pegawai menerima gaji bulan Januari. “Saya pastikan tak ada masalah untuk tahun ini. Skema pembayarannya diakhir bulan berjalan,” ujar Amsakar.

Sementara itu, mantan Plt Direktur RSUD Embung Fatimah Didi Kusmarjadi mengungkapkan target pendapatan RSUD Embung Fatimah tahun 2017 sebesar Rp 85 miliar tercapai. “Kami di BLUD itu tak hitung untung rugi, melainkan target pendapatan. Rata-rata pendapat perbulan Rp 7 miliar. Nah, target 85 miliar itu tercapai bahkan lebih,” katanya.

Namun ia mengaku, saat itu kepemimpinana hitungan yang ia dapat ada sebagian pendapatan yang masih bersifat piutang. Karena piutang inilah, salah satu yang ia klaim penyebab tersendatnya pembayaran kewajiban ke vendor penyedia obat.

“Hanya 75 miliar yang cash, sisanya piutang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Kepewatan RSUD, Sri Rupiati pendapatan utang yang kini jadi kewajiban ke vendor bukan hanya terjadi di tahun 2017, namun juga akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya.

“Ada utang rezim yang lalu juga, terus-terus numpuk dari 2015,” imbuhnya. (adi)

Riama Manurung Ketua Timsel KPU Kepri

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat sudah memutuskan formasi Tim Seleksi (Timsel) KPU Provinsi Kepri. Yakni dengan memilih, Riama Manurung sebagai Ketua Timsel dan Suraji ditunjuk menjadi Sekretaris Timsel.

“Kita sudah menjalani Bimbingan Teknis (Bimtek) di Jakarta sejak awal pekan sampai pertengahan. Untuk teknis kegiatan kami masih menunggu turunnya Peraturan KPU yang akan diterbitkan pada 1 Februari mendatang,” ujar Suraji, Selasa (30/1).

Akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang tersebut menjelaskan, PKPU yang ditunggu adalah petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis tentang tahapan dan mekanisme seleksi yang digelar. Menurut Suraji,

Timsel KPU Kepri akan bekerja untuk menentukan personerl KPU Kepri priode 2018-2023 mendatang. Masih kata Surjadi, mayoritas Timsel terpilih memiliki backgroud sebagai akademisi. Selain itu ada juga praktisi hukum. Satu-satunya perempuan latar belakangnya memang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Batam. Akan tetapi, jalur pendaftarannya adalah bukan sebagai ASN, melainkan masyarakat.

“Kami yakin, Timsel yang terpilih tidak punya ikatan politik dengan partai politik. Apalagi dalam menjalankan tugas nanti, kami juga dituntut untuk profesional dan tidak memihak,” tegas Suradji.

Menurut Suradji, setelah terbentuknya sturuktur organisasi Timsel, tentu melakukan sosialisasi dan dilanjutkan dengan pendaftaran calon. Dipaparkannya, proses pendaftaran dijadwalkan pada pertengahan Februari mendatang. Apalagi KPU Pusat lewat surat keputusannya juga sudah menegaskan, bahwa terhitung Februari mendatang Timsel terpilih sudah mulai bekerja.

“Target kita sudah pasti berjalan sesuai jadwal. Karena tahapan-tahapan yang dibuat harus rampung sebelum berakhirnya masa jabatan komisioner KPU Kepri saat ini.Yakni pada 24 Mei 2018 nanti,” jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya berkomitmen untuk menjalankan tugas sebagai Timsel dengan jujur, adil dan transparan. Karena KPU adalah lembaga yang bertugas melaksanakan kegiatan-kegiatan bagi negara dan daerah. Seperti Pemilihan Umum (Pemilu), Pemilihan Kepala Derah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Sebagai Timsel kita juga punya tanggungjawab moral tentunya. Yakni untuk menghasilkan komisioner yang kridibel dan profesional sesuai dengan tugas dan tanggungjawab yang diberikan,” tutup Suradji. (jpg)

Daftar Timsel KPU Kepri

Riama Manurung            (ketua)
Adji Suradji Muhammad  (sekertaris)
Bisman Arianto              (anggota)
Ampuan Situmeang        (anggota)
Sumardin                      (anggota)

Puskesmas Durai Tambah Fasilitas

0
Aunur Rafiq. F: Tri Haryono/Batampos

batampos.co.id – Fasilitas Puskesmas di Kecamatan Durai akan ditambah. Ini dilakukan untuk memberikan peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang ada di sana. Selain itu, juga akan ditambah jumlah tenaga medis yang ditugaskan di kecamatan yang dekat dengan Moro tersebut.

”Saya sudah melihat langsung Puskesmas di Durai dan memang ada tanah kosong di dalam kawasan Puskesmas. Untuk itu, tidak ada salahnya tanah kosong tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan fasilitas rumah sakit dan untuk membangun ruang rawat inap dan perkantoran,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (30/1).

Memang, kata Bupati, untuk tahun ini rencana tersebut belum bisa direalisasikan. Insya Allah pada tahun depan rencana tersebut bisa diwujudkan. Hal ini mengingat jarak tempuh dari Durai ke Pulau Karimun cukup jauh. Sehingga, ruang rawat inap yang sudah ada sekarang ditambah. Sehingga, pada suatu waktu mampu menampung masyarakat yang memang harus mendapatkan rawat inap.

”Selain itu, saya juga sudah menyampaikan kepada Kepala Dinkes agar bisa menempatkan dan menambah jumlah tenaga medis yang ada di Puskesmas Durai. Karena, saat ini hanya ada satu orang dokter umum dan dibantu dengan perwat dan staf biasa. Ke depan, kita akan menambah jumlah dokter,. minimal di Puskesmas Durai itu ada tiga dokter dan salah satunya dokter gigi,” paparnya.

Dengan adanya tambahan dokter, lanjut Rafiq, maka para dokter tersebut bisa bergantian dalam bertugas pada siang dan malam. Apalagi, nanti akan ada penambahan ruang rawat inap, sehingga juga membutuhkan dokter. Tentunya, apa yang dilakukan ini tidak lain untuk memberikan kemudahan kepada masayarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang termasuk dalam program pembangunan Kabupaten Karimun. (san)

Liburan 3 Hari 2 Malam Dengan Budget Rp 1 Juta di Bali, Begini Caranya

0
foto: Artem Beliaikin – Pexels.com

Tiket pesawat sudah di tangan, tapi budget mendadak menipis di hari menjelang keberangkatan ke Bali? Tenang, tak perlu panik meski uang di dompet hanya tinggal Rp 1 juta saja. Dengan beberapa trik, uang sejumlah ini sudah cukup untuk menikmati liburan seru di Bali selama tiga hari dua malam. Nggak percaya? Begini caranya…

Poppies Lane

Salah satu biaya yang paling menyedot isi dompet adalah akomodasi. Namun hal ini tidak menjadi masalah karena ada banyak penginapan murah di Bali yang tersebar di banyak lokasi. Yang paling favorit adalah di kawasan Poppies di dekat Pantai Kuta.

Tak sulit mencari penginapan dengan harga mulai Rp 100 ribu per malam di kawasan Poppies. Mau memilih hostel, losmen atau dorm yang satu kamar diisi oleh beberapa orang, semua pilihan tersedia di kawasan ini, untuk pemesanan bisa dengan mudah dilakukan di berbagai situs booking di internet, salah satunya yaitu traveloka.

Selain menjadi pusat penginapan murah di Bali, lokasi Poppies Lane sangat dekat dengan pantai, sehingga kamu tak perlu mengeluarkan biaya untuk menikmati indahnya pantai di Bali. Cukup dengan jalan kaki dari penginapan, pantai sudah menghampar di depan mata.

Sewa Motor
foto: rameramebali.com

Mencari angkutan umum di Bali itu gampang-gampang susah, dan jika hanya mengandalkan taksi atau travel untuk menuju tempat wisata lain di Bali tentu memerlukan biaya besar. Untuk menghemat biaya, sewa motor saja. Dengan harga sewa sekitar Rp 80 ribu per hari, kamu sudah bisa keliling ke banyak tempat tanpa khawatir soal transportasi.

Siapkan KTP dan tanda pengenal lain yang diperlukan untuk menyewa motor di Bali. Biasanya, rentang waktu rental adalah 24 jam. Agar lebih hemat, baru sewa motor pada liburan hari ke-2 saja, sehingga kamu hanya perlu membayar sewa dua hari saja.
Pilih Destinasi Wisata Murah

Sebagian besar pantai di Bali bisa diakses tanpa biaya alias gratis. Beberapa lokasi bisa menjadi pilihan, seperti Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pantai Pandawa dan beberapa pantai lainnya.

Kamu juga bisa jalan-jalan ke tempat wisata seperti Garuda Wisnu Kencana yang harga tiketnya hanya Rp 10 ribu saja. Atau menikmati pemandangan indah di Ubud, melihat sawah dan hutan yang sejuk, dan bisa juga liburan ke Tanah Lot yang harga tiketnya sangat terjangkau.

Selebihnya, kamu bisa berkunjung ke galeri, museum dan juga pasar-pasar tradisional di Bali yang cantik. Santai di pantai pun bisa jadi alternatif liburan menyenangkan dan murah di Pulau Dewata ini.

Dengan budget sekitar Rp 200 ribu, kamu sudah berwisata ke banyak tempat di Bali. Asyik kan?

Pilih Makanan Murah
foto:zomato.com

Bali tidak hanya punya resto dan café yang cantik dan cozy, tapi juga ada banyak warung tradisional dengan harga murah dan rasa yang lezat. Selain hemat, makan di warung tradisional juga menjadi kesempatanmu untuk mencicip kuliner asli Bali dengan rasa yang otentik.

Beberapa kuliner seperti Nasi Pedas Bu Andika yang terletak tak jauh dari Joger bisa jadi pilihan. Harganya murah meriah, dan porsinya sangat mengenyangkan.

Selain itu, Nasi Ikan Goreng Mak Beng di Sanur juga tidak boleh kamu lewatkan. Menu ini harganya cukup mahal, sekitar Rp 40 ribu per porsi. Namun harga itu sepadan dengan rasa yang diberikan dan pantas untuk dibeli meski kamu harus menempuh jarak cukup jauh untuk menuju warungnya.

Dengan budget Rp 300 ribu, kamu sudah bisa kenyang selama tiga hari dua malam.
Jika ditotal, kamu hanya perlu Rp 860 ribu untuk liburan di Bali. Sisanya, bisa dipakai buat beli oleh-oleh. (*)

Pansus Penanganan Nelayan Luar Daerah Sudah Mulai Survei

0

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya Panitia Khusus penanganan nelayan luar daerah, terus melakukan survei ke lapangan untuk menjaring pendapat masyarakat mengenai banyaknya nelayan luar daerah yang mencari ikan dibawah 12 mill. Saat melakukan survei Pansus mengajak perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pada hari Sabtu (27/1) kemarin Pansus mengadakan audensi dengan masyarakat desa Bayat dan Desa Ladan Kecamatan Palmatak. Dilanjutkan pada Senin di desa Nyamuk dan Desa Batu Belah kecamatan Siantan Timur.

“Tujuan kita terjun ke lapangan bukan untuk berdebat atau membahas masalah nelayan luar daerah, tapi hanya menginput data dari masyarakat apakah benar nelayan luar daerah mencari ikan hingga dibawah 12 mill dan apakah mereka menolak atau menerima,” ungkap Wakil Ketua Pansus penanganan masalah nelayan Dhanun kemarin.

Pansus juga sudah menemukan nelayan yang menggunakan pukat lonceng atau pukat yang sudah dimodifikasi yang ada di desa Batu Belah kecamatan Siantan Timur tapi belum melihat cara kerja pukat tersebut. “Untuk pukat lonceng kita perlu tim ahli apakah pukat ini melanggar aturan atau tidak,” ungkapnya lagi.

Untuk di desa Nyamuk Kecamatan Siantan Timur, masih terdapat pro dan kontra. Sebagian warga tidak mempermasalahkan namun sebagian lagi mempersoalkan masalah nelayan luar daerah yang mencari ikan dibawah 12 mill.

Namun pada umumnya mereka telah mencapai kesepakatan jika nelayan luar daerah harus mencari ikan sesuai aturan yakni diatas 12 mill kecuali ada masalah darurat seperti ABK sakit, isi air dan berlindung saat cuaca buruk. Tapi juga harus diawasi, kalau memang isi air juga harus dalam batas waktu yang normal. “Kan tidak mungkin kalau ambil air sampai berhari-hari, tidak mungkin juga antar ABK sakit saja sampai 5 atau 6 kapal,” jelasnya.

Rencananya besok Pansus akan lanjutkan hening di desa Munjan kecamatan Siantan Timur dan Desa Kiabu kecamatan Siantan Selatan. Setelah selesai melakukan survei ini, maka Pansus akan menyampaikan langsung permasalahan ini kepada Gubernur Kepri Nuridin Basirun. “Hasilnya akan disampaikan ke gubernur langsung,” ungkapnya. (sya)

TP PKK Toapaya Miliki Galery Kerajinan Pertama di Bintan.

0
Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Herdawati Dalmasri Syam saat membuka galery TP PKK Kecamatan Toapaya, pada Selasa (30/1) di Pasar Tani Toapaya, Kecamatan Toapaya. F. Kominfo Pemkab Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Galery TP PKK Kecamatan Toapaya pada Selasa (30/1) pagi, resmi dibuka di Pasar Tani Toapaya, Kecamatan Toapaya. Hadir dalam pembukaan itu Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Herdawati Dalmasri Syam.

Deby Apri Sujadi mengatakan, dirinya mengapresiasi pengurus TP PKK Kecamatan Toapaya karena TP PKK Kecamatan Toapaya menjadi TP PKK Kecamatan pertama yang memiliki galery kerajinan yang ada di Bintan.

“Kita apresiasi atas semangat dan kreativitas TP PKK Kecamatan Toapaya, di mana TP PKK Kecamatan Toapaya merupakan TP PKK Kecamatan pertama yang mampu menampilkan kerajinan hasil olahan ibu-ibu PKK Kecamatan di sebuah galeri yang sangat menarik, semoga hal ini bisa ditiru oleh PKK Kecamatan lainnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, berbagai kreasi yang dibuat oleh ibu-ibu TP PKK Kecamatan Toapaya antara lain tas rajutan, bunga dari kerang, tas dan dompet dari olahan limbah kain perca, bros baju, tanjak, payung, gelas, lampu hias dan berbagai kreasi menarik lainnya.

Selain meresmikan galeri PKK Kecamatan Toapaya, Deby juga membuka seminar tata cara etika dalam berkomunikasi dengan menghadirkan narasumber Supinah dari Provinsi Kepri.

Sementara itu, Camat Toapaya Riang Anggraini mengatakan TP PKK Kecamatan Toapaya telah mengadakan beberapa lomba PKK di tingkat Desa dan Kelurahan yang ada di Kecamatan Toapaya, yang dijuarai oleh TP PKK Kelurahan Toapaya Asri.

Selain berbagai macam hasil olahan kerajinan yang bisa didapatkan di galeri tersebut, juga dijual pernik-pernik PKK yg ide dan desainnya berasal dari ibu-ibu pengurus PKK Kecamatan Toapaya dimana hal ini berguna bagi meningkatkan kecintaan terhadap PKK itu sendiri seperti payung, kipas, mug, gantungan kunci, jam, cover set gelas dan pena
yang bermotif dan berlogo PKK.

“Kita juga membuat berbagai kreasi kerajinan berlogokan PKK. Hal ini dilakukan agar PKK Kecamatan Toapaya semakin lebih termotivasi dan kreatif,” tukasnya. (met)

 

Gabby Valentina Suka Wisata Batam Dikembangkan

0

batampos.co.id – Gembar gembor pengembangan pariwisata banyak membuat masyarakat Batam sumringah. Tak terkecuali pegawai BP Batam, Gabby Valentina. Ia melihat pariwisata sangat potensial dikembangkan di Batam. Syaratnya adalah pembangunan sarana untuk menarik minat wisatawan harus dilakukan, khususnya di pantai.

“Jika bicara pariwisata disini, maka yang utama itu pantai karena Batam merupakan kepulauan. Dipelihara dan difasilitasi,” ujar Gabby saat ditemui di Mall Pelayanan Publik (MPP), Selasa (30/1).

Salah satu contoh pantai yang cocok dikembangkan untuk menciptakan wisata pantai adalah Pantai Nongsa. Saat ini pantai tersebut dikelola oleh masyarakat setempat.

Namun jika pemerintah daerah mampu melihat potensinya, maka itu akan menjadi manfaat besar bagi Batam. “Sekaligus dibuat ada olahraga pantainya. Jadi bukan hanya resort saja yang bisa buat event di pantai,” kata pegawai BP Batam yang bertugas sebagai TU Direktur PTSP BP Batam ini.

Lalu salah satu potensi pariwisata lainnya yang dikembangkan adalah membangun pusat rekreasi. Menurut wanita berusia 28 tahun ini, pembangunannya juga harus melibatkan investor.

“Mungkin bisa seperti Dufan dikembangkan disini. Daripada harus keluar negeri, lebih baik gaet investor kesini,” tutur lulusan dari Universitas Merdeka Malang, Jawa Timur ini.

Secara personal, Gabby sudah pernah di Kehumasan BP Batam dan saat ini aktif di PTSP BP Batam. Ia sudah memiliki keluarga bahagia dengan seorang suami dan satu orang anak yang lucu berusia setahun. (leo)

Malam Ini Supermoon Terlihat di Kepri

0
Supermoon atau bulan purnama penuh yang tampak di langit Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Fenomena langit Supermoon merupakan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan Bumi. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Penutupan bulan pertama di 2018 ini (31/1), warga Tanjungpinang dan sekitarnya dapat menyaksikan fenomena alam yang langka. Fenomena yang disebut sebagai Supermoon ini, membuat bulan menjadi 30 persen lebih besar dari biasanya. Persiapakan diri sebaik mungkin untuk mengabadikannya.

Ketika jarak bulan dan bumi mendekat dan hanya terjadi di saat-saat tertentu, mengabadikan momen tersebut, menjadi hal yang pasti tidak tertinggal. Namun bagaimanakah mengabadikan momen supermoon yang tak sekedar ada?

Bagi beberapa kalangan utamanya kalangan penggiat foto, fenomena Supermoon tentu disambut dengan persiapan matang. Mulai dari menyusun rencana eksekusi hingga mempersiapkan alat pendukung yang dibutuhkan.

Seperti halnya salah seorang fotografer lepas di Bintan Utara, Robbi Hafzan,35,. Mendapat informasi mengenai fenomena bulan ini, ia pun mengaku tidak mau ketinggalan untuk mengangkat kameranya. “Udah mulai susun rencana lokasi motret sih,” tutur Robbi saat berbincang bersama Batam Pos kemarin.

Riset lokasi untuk foto merupakan bagian terpenting menurutnya. Apalagi bagi yang ingin mengabadikan Supermoon yang tidak biasa. “Bisa libatkan foreground yang menarik,” sambung Robbi memberikan salah satu tips.

Dengan menambahkan latar depan yang menarik dan menunjang, hasil jepretan dirasa akan lebih menarik lagi. Utamanya bagi fotografer yang ingin menuangkan unsur cerita dalam hasil karyanya. Robbi sendiri telah menyusun rencana untuk pemotretan kali ini. “Biasanya kan umat muslim disunatkan salat gerhana tu. Nah, bisa buat foto story. Kalau foto bulan secara close up sih, dimana aja bisa diambil. Asalkan cuaca bagus,” beber pria bertubuh tinggi ini.

Untuk mendukung rencana tersebut, Robbi memilih masjid di lokasi stretegis untuk pemotretan nanti malam. Sehingga konsep cerita yang direkamnya pun tersampaikan. Setelah mencari referensi dan survei lokasi, ada pula alat pendukung yang wajib dibawa.

Yakni tripod, untuk menjaga kestabilan kamera saat merekam gambar. Lensa tele, juga menjadi barang penting yang tersedia. Jika ingin mengambil gambar bulan secara close up. Setelah memastikan seluruh kesediaan, mengatur pengaturan kamera pun wajib diperhatikan. “White Balance harus benar, kalau perlu setting ke kelvin. Sehingga warna bulannya akurat,” lanjutnya.

Mempersiapkan segala hal dan memikirkan ornamen pendukung, menurut Robbi, menjadi kunci daya tarik sebuah foto. “Mumpung ada fenomena seperti ini, usahain deh untuk ikut dokumentasikan sebagus mungkin,” tutur dia.

Paling tidak, hasil karya foto setiap fotografer yang mengabadikan, menjadi manfaat dalam membagikan informasi. “Salah satunya dengan foto story itu, merekam fenomena dan menceritakannya. Minimal buat ngelihat secara nyata fenomena itu, dan membuktikan teori-teori yang didapat dari sekolah,”sambungnya lagi.

Jika telah mempersiapkan segala sesuatu, maka kapan waktu terdekat bulan pada bumi? Berdasarkan informasi dari BMKG Tanjungpinang, Bhakti, puncak kedekatan bulan ke bumi terjadi pada pukul 20.26 WIB. Dan kemudian disusul dengan gerhana bulan pukul 20.29 WIB. “Waktunya memang dekat sekali. Dan nantinya bulan secara perlahan akan mendekat dan menjauh dari bumi. Sementara gerhana pun akan terjadi secara perlahan,” terang prakirawan BMKG Tanjungpinang, Bhakti kemarin.

Kendati demikian, bagi yang ingin mengamati secara utuh, tidak ada salahnya mempersiapkan diri sebelum waktu puncak terjadi. Sementara itu, prakiraan cuaca pada malam nanti diperkirakan cerah namun berawan.
“Masih ada harapan semoga tidak terlalu berawan. Sehingga masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya dapat menyaksikan dengan jelas,” kata Bhakti.

Untuk mampu melihat dengan jelas, Bhakti sendiri menyarankan agar masyarakat menyaksikan gerhana dari dataran tertinggi. Sehingga tidak tertutup dengan bangunan, pepohonan dan lain-lain. (aya)