Bus sekolah yang terguling di Simpang Tiga Kawasan Pariwisata Bintan Resorts Lagoi, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Selasa (30/1) sekitar pukul 14.00 siang. F. Slamet/Batam Pos.
batampos.co.id – Bus sekolah bernomor polisi B 7600 IW yang membawa 10 pelajar terlibat kecelakaan dengan pengendara sepeda motor di Simpang Tiga Kawasan Pariwisata Bintan Resorts Lagoi, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Selasa (30/1) sekitar pukul 14.00 WIB.
Akibat kejadian itu, bus sekolah terguling dan menabrak tiang lampu penerangan jalan. Pengendara sepeda motor juga karyawan PT Club Med, bernama Sadar Gultom (26) dilarikan ke rumah sakit di Tanjungpinang. Sementara itu sebanyak 10 pelajar penumpang bus nahas itu mengalami luka luka.
Teman sekerja korban, Amid mengatakan, sebenarnya temannya itu baru selesai breafing, karena Oktober nanti akan melangsungkan pernikahan. Temannya itu mengendarai sepeda motor dari arah Club Med menuju arah pelabuhan BBT Lagoi, dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter warna Hitam BP 5278 BO.
“Baru aja pulang ke arah pasar oleh-oleh, tahunya dengar kabar terserempet bus sekolah,” katanya yang ditemui di Lagoi, kemarin.
Pengelola bus sekolah, PT Aneka Jaya Kijang (AJK) Syamsuddin AT menduga bus melaju kencang. Saat di jalan berbelok, sopir bus kurang memperhatikan simpang jalan. Setelah itu, dia menduga sopir bus menghindari pengendara sepeda motor, kemudian terguling.
“Itu bukan sopir aslinya, Riko Rikardo (36) karena anak sopirnya lagi diopname,” jelasnya.
Kasatlantas Polres Bintan AKP Anjar Yagota ketika dihubungi, sore kemarin, membenarkan kejadian itu. “Anggota di lapangan, saya masih menunggu laporannya,” kata dia singkat. (met)
batampos.co.id – Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Agung Dhamar Syakti, mengingatkan Pemerintah Provinsi Kepri harus berhati-hati dalam rencana pendalaman alur laut di Kepri. Terlebih lagi, negara sampai saat ini masih belum membuka kran ekspor pasir laut. Tentu menjadi pertanyaan, hasil pendalaman alur tersebut akan dibawa kemana.
“Harus ada penjelasan yang jelas terkait persoalan ini. Karena ini menyangkut pemanfaatan sumber daya mineral yang ada di Provinsi Kepri,” ujar Agung, Selasa (30/1), di Tanjungpinang.
Menurut Agung, meskipun itu langkah strategis untuk kepentingan negara, Kepri sebagai tuan rumah tentu harus dilibatkan sejak awal. Karena konsekuensi baik atau buruknya akan ditanggung Provinsi Kepri. Agung menambahkan, berbicara soal pendalaman alur adalah ranah Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Artinya pendanaannya melalui anggaran negara. Menurut Agung, potensi pasir laut Kepri memang sangat menjanjikan.
“Kita juga khawatir, jika pelaksanaan pendalaman alur tersebut diserahkan sepenuhnya kepada pihak swasta. Sedangkan pasir laut adalah potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nyata,” jelas Agung.
Karena itu, kata dia, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia yang menjadi landasan pendalaman alur seharusnya didahului kajian akademis.
“Tentu menjadi tanda tanya. Seharusnya Perpres tersebut lahir setelah adanya kajian akademis. Apakah pendalaman alur laut Kepri sudah sangat krusial atau tidak,” ujar Agung.
Dijelaskannya, kajian yang dimaksudkan adalah untuk menentukan daerah-daerah pelayaran yang memang diperlukan untuk dilakukan pendalaman. Selain itu, juga harus didukung dengan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dari Lingkungan Hidup.
“Kita juga tidak bisa menerima begitu saja. Apalagi Provinsi juga punya kewenangan dengan daerah teritorialnya. Yakni sampai batas 12 mil sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,” papar Agung.
Sebelumnya, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri, Amjon, mengatakan Pemerintah Pusat sampai saat ini belum mencabut larangan ekspor pasir laut. Ia juga belum mendapatkan penjabaran yang kongkrit terkait wacana pendalaman alur Kepri.
“Soal pendalaman alur adalah kewenangannya Kementerian Perhubungan. Kami juga belum dapat penjelasan lebih lengkap terkait wacana tersebut,” ujar Amjon.
Ditegaskan Amjon, meskipun sudah diterbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia, tetapi teknis di lapangan harus mengacu pada ketentuan yang ada. Artinya, jika memang limbah pendalaman alur (pasir laut,red) akan diekspor, tentu pelarangan ekspor pasir harus dicabut.
“Sampai saat ini, belum ada kuota ekspor yang diterbitkan. Jika memang kebijakan pendalaman alur merupakan langkah strategis pusat, kita tentu akan diberikan penjelasan,” papar Amjon.(jpg)
Sekelompok OTK melakukan aksi penyanderaan terhadap sopir dan tamu hotel Lagoi saat simulasi pengamanan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke 37 Satuan Pengamanan (Satpam) di Mapolres Bintan di Bintan Buyu, Selasa (30/1). F. Slamet/Batam Pos.
batampos.co.id – Sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) menghadang mobil Toyota Innova bernomor polisi (nopol) BP 1191 FG yang membawa tamu hotel Lagoi pada Selasa (30/1) pagi. Mereka kemudian melakukan aksi penyanderaan dengan mengikat kedua tangan korban menggunakan kabel T.
Kejadian itu bermula ketika sekelompok pelaku dengan mengendara sepeda motor membuntuti mobil yang mengantar tamu salah satu hotel di Lagoi. Salah seorang pelaku menghadang mobil yang sedang melaju dari depan dengan sepeda motor.
Saat mobil berhenti, seorang pelaku memaksa sopir dan tamu hotel keluar dari dalam mobil. Sebelum turun, sopir berhasil menghubungi pihak hotel dan melaporkan jika mereka dihadang sekelompok orang tidak dikenal.
Setelah mereka turun dari mobil para pelaku kemudian mengikat pergelangan tangan para korban dengan kabel T. Pihak manajemen hotel yang menerima laporan itu, langsung berkoordinasi dengan chef sekuriti hotel dan pihak kepolisian.
Tak lama, sejumlah sekuriti hotel menyelamatkan sopir dan tamu yang menjadi korban penyanderaan. Sempat terjadi perkelahian sengit antara sekelompok orang tidak dikenal dengan sejumlah sekuriti.
Setelah itu, sekelompok orang yang sempat membuat onar berhasil diamankan. Mereka kemudian diserahkan ke pihak kepolisian dan dibawa dengan mobil patroli ke Mapolres Bintan di Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu.
Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang yang ditemui, di Mapolres Bintan, Selasa (30/1) mengatakan, ini merupakan simulasi pengamanan yang dilakukan pihak Satuan Pengamanan PT Turangga Wirandika.
Menurutnya, dari simulasi ini, satpam terlihat sangat terlatih, profesional serta memiliki kemampuan beladiri yang tangguh, dalam melakukan tugas pengamanan, baik pengamanan di perusahaan objek vital maupun di luarnya.
Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 37 Satpam, mantan Kasatresnarkoba Polresta Barelang berharap, satpam terus meningkatkan
kompetensi dalam melakukan tugas pengamanan. (met)
Bupati Natuna Hamid Rizal saat sidak ke kantor SKPD di komplek perkantoran Bupati Natuna. Foto: Aulia Rahman/Batam Pos.
batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, pemerintah Kabupaten Natuna berencana membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2018 ini. Saat ini sudah diusulkan 1.500 kebutuhan PNS ke Menpan RB.
Namun usulan penerimaan CPNS ini kata Hamid, baru sebatas permintaan kebutuhan. Untuk Natuna belum ditentukan kuota yang akan diberikan. “Kuota yang diusulkan belum tentu disetujui semuanya, tapi mudah-mudahan disetujui,” kata Hamid Rizal kemarin.
Menurut Hamid Rizal, dibukanya penerimaan CPNS tahun 2018 ini akan memberikan dampak ekonomi masyarakat, dimana Natuna tidak memiliki sumber ekonomi yang mendukung selain pegawai negeri Pemerintah. “Saat ini pegawai pemerintah miliki peran gerakkan ekonomi masyarakat dan menyiapkan pendukung percepatan pembangunan,” ujar Hamid.
Kepala bidang pengadaan mutasi dan informasi kepegawaian badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan Pemkab Natuna Suhandrik mengatakan, dari usulan kebutuhan PNS belum terdapat balasan jumlah kuota penerimaan untuk Natuna.
“Secara teknisnya, BKN belum menyampaikan kepada daerah kapan pastinya dilaksanakan pendaftaran penerimaan CPNS, ” sebut Suhandrik, Selasa (30/1).
Namun dari kuota kebutuhan CPNS yang diusulkan ke Menpan merupakan kebutuhan pegawai dari seluruh OPD. Diantara 262 kebutuhan guru, 453 kebutuhan medis dan 803 kebutuhan teknis infrastruktur.
Suhandrik mengatakan, formasi kebutuhan guru tersebar di seluruh sekolah dasar dan SLTP. Diantaranya guru matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, guru IPA, IPS, PPKN, pendidikan agama dan guru olahraga.
Selain kebutuhan guru, formasi tenaga medis juga dibutuhkan. Diantaranya 30 dokter umum, 24 dokter umum diantara untuk ditugaskan di puskesmas dan 6 dokter umum di RSUD. Dan dibutuhkan 15 tenaga fisioterapis terampil untuk UPT Puskesmas dan dinas kesehatan.
“Formasi lainnya diusulkan untuk keahlian teknis sipil, psikologili, pengendalian dampak lingkungan, analis perencanaan keuangan, tata ruang, teknik jalan, jembatan, jalan termpil, penataan ruang dan lainya untuk mengkaper kebutuhan OPD.
“Jadwal resmi dari BKN belum diterima, baru sebatas lisan. Kemungkinan tahun 2018 dibuka setiap daerah. Dan daerah siapkan usulan formasi kebutuhan PNS,” kata Suhandrik.(arn)
batampos.co.id – Pedoman dalam memilih karir masa depan sangat diperlukan bagi mahasiswa di Batam. Untuk memberikan pedoman yang baik, Badan Pengusahaan (BP) Batam mengajak perwakilan dari 13 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berdiskusi mengenai program dan rencana BP Batam. Sehingga mereka mendapatkan gambaran dalam menatap masa depan.
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan dalam pertemuan tersebut pihaknya memaparkan kegiatan BP Batam dalam menumbuhkan kembali ekonomi di Batam yang saat ini masih terperosok dalam.
“Kami yakin potensi Batam sangat luar biasa, karena smapai saat ini masih banyak investor yang mempertanyakan mengenai Batam,” katanya.
Lukita mengatakan dalam pertemuan tersebut pihaknya menjelaskan tugas dan fungsi BP Batam dan mengajak para mahasiswa untuk memberikan ide-ide kreatif. Bahkan bisa juga untuk bekerjasama.
“Kami berharap mahasiswa memiliki rasa optimismen dan mereka jadi tahu kira-kira karir apa yang bisa ditempuh dengan potensi ekonomi yang ada,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut Lukita mengaku mendapatkan pertanyan-pertanyaan kritis yang disampaikan para mahasiswa salah satunya dualisme pariwisata dengan Pemkot Batam.
Menanggapi hal itu Lukita mengatakan bahwa BP Batam tidak mengambil apa-apa yang sudah ditangani Pemkot Batam.
“Kami tidak mengurusi perizinan, kami hanya fokus kepada pengembangan destinasi saja dan perlu diketahui Pemko dan BP Batam baik-baik saja,” katanya.
Menurutnya untuk menjadikan Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau sebagai salah satu satu tujuan wisata yang harus dilakukan saat ini adalah membangun destinasi wisata baru dan serta membuat kegiatan-kegiatan bertaraf internasional.
Pada kesempatan itu Lukita juga mengajak peran serta mahasiswa untuk berpartisipasi dalam menumbuhkan perekonomian Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.
Salah satu mahasiswa, Arif dari Batam Tourism Polytechnic mengapresiasi sekali pertemuan tersebut.
“Kami ingin juga dilibatkan BP Batam dalam mengembangkan kegiatan pariwisata,” katanya.
Ia berharap kedepannya BP Batam dapat merangkul mahasiswa dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan ekonomi di Batam.(leo)
batampos.co.id – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang akan memberikan kapsul vitamin A gratis kepada balita di pos penimbangan, posyandu, TK, PAUD, dan Puskesmas se-Tanjungpinang, mulai esok Kamis (1/2). Setidaknya pemberian asupan vitamin ini akan diberikan kepada 17.613 balita usia 12-59 bulan dan 2.163 bayi yang ada di Tanjungpinang.
Kepala Dinas KPP dan KB, Rustam menjelaskan, kapsul vitamin A ini sangat penting didapatkan oleh balita agar terhindar dari kekurangan vitamin A. Kekurangan vitamin A sendiri, kata dia, bisa mengakibatkan rabun senja yang bila tidak teratasi bisa berlanjut menjadi kebutaan. “Penyakit lain yang bisa timbul pada anak yang kekurangan vitamin A berkelanjutan antara lain adalah mata kering, buta ayam, diare, kulit kering, lebih rentan terhadap campak dan ISPA,” terang Rustam, Selasa (30/1).
Untuk itu Rustam mengimbau kepada segenap orang tua balita di Kota Tanjungpinang untuk dapat mengunjungi posyandu di lingkungan masing-masing, guna mendapatkan vitamin A ini. “Jangan ada satupun anak balita yang tertinggal,” tegasnya.
Adapun vitamin A yang akan diberikan sepanjang Februari ini kepada balita jenis dosis tinggi. Untuk bayi akan diberikan kapsul warna biru berisi 100 ribu IU vitamin A dan untuk balita kapsul warna merah berisi 200 ribu IU vitamin A.
Sejumlah fasilitas pelayanan yang memberikan kapsul vitamin A pada 1 Februari ini antara lain adalah Pos Penimbangan Anyelir Jalan AR Hakim Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Posyandu Merak Jalan Pompa Air Kelurahan Tanjungpinang Timur. TK/PAUD Maranatha Jalan Raya Uban KM 12, TK/PAUD Azhar Jalan Raya Uban Kilometer 12, Posyandu Permata Bunda jalan Pemasyarakatan Tanjungpinang Barat dan Posyandu Mawar Indah Jalan Prambanan Bukit Cermin. “Pemberian kapsul vitamin A di Posyandu lainnya akan mengikuti pada jadwal posyandu masing-masing,” pungkas Rustam. (aya)
Martua Wartawan Tanjungpinang Pos saat menerima penghargaan Kompetisi Jurnalistik PGN (KJPGN) 2017, Selasa, (30/1/2018)
batampos.co.id – Wartawan Batam berkualitas. Pada ajang Kompetisi Jurnalistik PGN (KJPGN) 2017 yang ditaja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) 7 wartawan Batam naik panggung PGN.
Penyerahan penghargaan KJPGN 2017 diserahkan secara langsung oleh Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim dalam gelaran Malam Anugerah KJPGN 2017 di Auditorium PGAS, Kantor Pusat PGN pada hari ini Selasa, (30/1/2018).
Sekretaris Perusahaan PGAS, Rachmat Hutama menjelaskan dalam setiap periode pelaksanannya, partisipasi para jurnalis untuk mengikuti KJPGN terus meningkat. Kualitas karya jurnalistik juga semakin berkembang dan menjadi materi edukasi yang baik kepada publik mengenai pemanfaatan gas bumi di Indonesia. Ajang ini menjadi tolak ukur yang baik mengenai pemahaman para jurnalis terkait gas bumi dan peran PGN dalam mendorong pemanfaatan gas bumi untuk mewujudkan kemandirian energi nasional.
“KJPGN merupakan bentuk apresiasi kepada media yang secara konsisten aktif mensosialisaasikan pemanfaatan gas bumi di Indonesia. Media massa telah mengambil peran penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai gas bumi dan manfaatnya bagi kemandirian energi bangsa ini, jelas Rachmat di Jakarta.
KJPGN 2017 memiliki tema besar yaitu; “Energi Gas Bumi PGN Membangun Negeri”.
Ratna Wartawan Batam Pos saat menerima penghargaan Kompetisi Jurnalistik PGN (KJPGN) 2017, Selasa, (30/1/2018)
Pemilihan tema tersebut menunjukkan komitmen dan konsistensi PGN dalam meneruskan manfaat energi baik gas bumi sebagai energi pilihan yang aman, efisien, dan ramah lingkungan sehingga mampu dan mewujudkan kemandirian energi nasional.
Rachmat melanjutkan, KJPGN 2017 memiliki 5 kategori diantaranya Kategori Hardnews Cetak, Feature News Cetak, Hardnews Online, Feature News Online, dan Foto Jurnalistik. Hingga batas akhir pengumpulan karya jurnalistik pada 5 November 2017, panitia melakukan seleksi terhadap 3.582 artikel dan 445 karya foto yang layak mengikuti kompetisi ini.
Suparman, Wartawan Batam Pos saat menerima penghargaan Kompetisi Jurnalistik PGN (KJPGN) 2017, Selasa, (30/1/2018)
“Kami gembira para jurnalis dari berbagai kota begitu antusias untuk mengikuti KJPGN 2017. Hal ini tentu semakin menunjukkan bahwa gas bumi memiliki peran yang kian strategis dalam kehidupan masyarakat dan perekonomian bangsa,” lanjut Rahmat.
Rangkaian KJ PGN 2017 ditutup oleh gelaran Malam Anugerah yang menjadi ajang penyerahan penghargaan bagi 30 karya jurnalis terpilih sebagai karya jurnalis terbaik 2017. KJ PGN 2017 melibatkan para dewan juri yang memiliki latar belakang baik yang kuat dan profesional di media massa nasional.
Tim dewan juri yang terlibat diantaranya
Mohamad Teguh ; Pemimpin Redaksi Liputan6.com, Ardian Taufik Gesuri ;
Pemimpin Redaksi Harian Kontan, Danu Kusworo ;
Kepala Desk Foto Harian Kompas, Hariyanto ;
Kepala Divisi Artistik dan Foto Media Indonesia.
7 wartawan Batam penerima penghargaan Kompetisi Jurnalistik PGN 2017
“Harapan kami KJPGN dapat terus bergulir dan ikut mendorong peningkatan kualitas produk-produk jurnalistik nasional. Kami percaya dengan produk informasi benar dan terpercaya yang didukung olrh jurnalis yang berkualitas dan berintegritas kemajuan bangsa ini dapat terwujud,” tutup Rachmat.
DAFTAR PEMENANG KOMPETISI JURNALISTIK PGN 2017
KATEGORI HARDNEWS CETAK
Juara I
Nama : Duwi S. Ariyanti
Media : Bisnis Indonesia
Judul : Gas untuk Transportasi Harus Didorong
Juara II
Nama : Anton Chrisbiyanto
Media : Koran Sindo
Judul : Smart Home Berbasis Energi Pertama di Indonesia
Juara III Nama : Martua Pandopotan Butar Butar Media : Tanjung Pinang Pos Judul : Ketika Kendaraan Batam Mulai Ramah Lingkungan, Mobil Mulai Pakai Tenaga Gas
Juara Harapan I Nama : Ratna Irtatik Media : Batam Pos Judul : Tekan Biaya Operasional, Mobil Dinas Pakai Gas Bumi
Juara Harapan II
Nama : Adhi M. Darsono
Media : Media Indonesia
Judul : PGN Perluas Jaringan Gas di Surabaya
Juara Harapan III
Nama : Retno Ayu
Media : Investor Daily
Judul : Proyek Jargas PGN di Lampung Mulai Konstruksi
KATEGORI FEATURE NEWS CETAK
Juara I
Nama : Aan Haryono
Media : Koran Sindo Jatim
Judul : Merayakan Kegembiraan di Balik Bilik
Juara II
Nama : Dinda Wulandari
Media : Bisnis Indonesia Palembang
Judul : Eksploitasi Migas: Sepatutnya Masyarakat Daerah Penghasil Turut Menikmati
Juara III
Nama : Wahyu Kuncoro
Media : Harian Bhirawa
Judul : Jargas Mengalir, Keadilan pun Bergulir
Juara Harapan I
Nama : Iis Zatnika
Media : Media Indonesia
Judul : Agar Sembilan Tungku Bakso Joss Ngebul
Juara Harapan II
Nama : Yayan Isro Roziki
Media : Tribun Jateng
Judul : Sebulan Habis Rp 13,5 Juta untuk Elpiji, Pengusaha Katering Dambakan Jaringan Pipa Gas
Juara Harapan III
Nama : Mochammad Asad
Media : Radar Bromo
Judul : Lebih Hemat, Untung pun Berlipat
KATEGORI HARDNEWS ONLINE
Juara I
Nama : Nashrullah Haqiyuddin
Media : Lampung.tribunnews.com
Judul : Mulai Oktober, Pelanggan Rumah Tangga di Bandar Lampung Sudah Bisa Masak Pakai Gas Bumi
Juara II
Nama : Renni Susilawati
Media : Beritajatim.com
Judul : Surabaya Kota Paling Siap untuk BBG
Juara III Nama : Suparman Media : Batampos.co.id Judul : Gas Bumi PGN Panaskan Iklim Investasi Batam
Juara Harapan I
Nama : Firmauli Sihaloho
Media : Pekanbaru.tribunnews.com
Judul : Menakar Peluang Gas Bumi Bagi Kapal Industri dan Nelayan Untuk Bahan Bakar di Riau
Juara Harapan II
Nama : Febrina Ratna Iskana
Media : Kontan.co.id
Judul : PGN pecut bisnis LNG di Indonesia Timur dan Tengah
Juara Harapan III
Nama : Lily Rusna Fajriah
Media : Sindonews.com
Judul : PGN Tekankan Pentingnya Perencanaan Gas Nasional
KATEGORI FEATURE NEWS ONLINE
Juara I
Nama : Angga Bratadharma
Media : Metrotvnews.com
Judul : Energi Gas Bumi untuk Keadilan
Juara II Nama : Nurul Mahfud Media : Rri.co.id Judul : Mendukung dan Menanti Mimpi Batam Kota Gas Jadi Nyata
Juara III Nama : Fadhil Media : Sindobatam.com Judul : Jaringan Infrastruktur PGN Meningkat, Gas Bumi Makin Bermanfaat
Juara Harapan I
Nama : Afrizal
Media : Pekanbaru.tribunnews.com
Judul : Bajaj Sudah ‘Pede’ Pakai Gas Bumi, Mungkinkah Sepeda Motor Menyusul?
Juara Harapan II
Nama : Dolly Rosana
Media : Sumsel.antaranews.com
Judul : Gas Bumi yang Membumi di Bumi Serasan Sekate
Juara Harapan III
Nama : Eko Edhi Caroko
Media : Sindoweekly.com
Judul : Jurus 360 Derajat, Membuat Pelanggan PGN Berlipat
KATEGORI FOTO
Juara I Nama : Agus Bagjana Media : Posmetro.co Judul : Pakai Gas PGN Hemat 50%
Juara II
Nama : Maman Sukirman
Media : Sindonews.com
Judul : Kerjasama Tim Atlet Balap Sepeda PGN
Juara III
Nama : Nurul Hidayat
Media : Bisnis Indonesia
Judul : Aktivitas Pelanggan PGN di Bogor
Juara Harapan I
Nama : Yulius Satriya Wijaya
Media : Antarafoto.com
Judul : Distribusi Gas PGN di Bogor
Juara Harapan II Nama : Argianto D.A Nugroho Media : Tribunnews.com Judul : Internet Stabil Kencang Dan Tanpa Batas Dengan PGASCOM
Juara Harapan III
Nama : Maulana M. Fahmi
Media : Suara Merdeka
Judul : Foodtruck Hemat Energi PGN Solution
batampos.co.id – Pengusaha kawasan industri dan Badan Pengusahaan (BP) Batam mengimbau agar demo buruh pada Kamis,(1/2) dilaksanakan dengan tertib. Karena jika berlangsung sebaliknya akan dimanfaatkan oleh intelijen marketing asing untuk menyebar citra buruk Batam di mata dunia.
“Ini soal persaingan bisnis. Hanya dengan berkumpul di jalanan dan membuat kemacetan total saja dapat digunakan intelijen asing untuk mengabarkan Batam tidak kondusif kepada dunia. Bahkan yang sudah tandatangan MoU saja bisa mundur,” kata Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Oka Simatupang di Wisma Batamindo, Selasa (30/1).
Ia juga mengatakan demo untuk menyuarakan aspirasi adalah hal yang sah di mata hukum. Apalagi yang disuarakan nanti merupakan hal yang benar yakni mengenai tingginya tarif listrik dan masalah Upah Minimum Kerja (UMK). Namun meskipun begitu, demo jangan sampai mengganggu produktivitas industri di Batam.
“Produktivitas menurun sehingga tak capai target. Jangan sampai ini terjadi. Nanti Batam dinilai tak kondusif. Lalu investor yang sudah ada juga takut ekspansi usahanya,” paparnya.
Disamping itu, ditengah merosotnya ekonomi Batam ke titik terendah, Pemko Batam dan BP Batam tak tinggal diam. Mereka berupaya untuk menggairahkan pertumbuhan ekonomi kembali. Salah satunya adalah mengembangkan pariwisata dan membuka mall pelayanan perizinan untuk mempermudah pengusaha.
“Kita lihat baik Pemko maupun BP mati-matian berusaha agar bagaimana daerahnya tidak terbawa terus dengan jatuhnya perekonomian. Jadi jangan pernah bersinggungan dengan hal itu, nanti jadi sia-sia,” harapnya.
Upaya lainnya yang tak boleh disia-siakan adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 229/2017 mengenai Free Trade Agreement (FTA).
“Kemenkeu buat kebijakan yang kita harapkan bisa direalisasikan lewat FTA. Jangan FTA sudah sungguh-sungguh, tapi keamanan tak beres. Orang mau investasi tak jadi nanti. Capek nanti,” paparnya.
Senada dengan Oka, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan jika ada pembakaran ban dalam aksi demo saja sudah dapat menjadi kabar buruk bagi Batam.
“Demo tak masalah tapi jika bakar-bakar ban dan dimunculkan media. Maka investor melihat nanti Batam tak aman. Padahal mereka tak tahu cerita sebenarnya,” jelasnya.
Makanya ia menyarankan jika ada masalah penting, serikat buruh bisa duduk bersama dengan BP Batam untuk mencari solusi.”Ada masalah ayo segera duduk sebelum bicara ke media. Jika tak bisa. maka penyelesaian secara hukum adalah yang terbaik,” ungkapnya.
Ia mengatakan demo untuk menyuarakan aspirasi merupakan hal yang benar di negara demokrasi seperti Indonesia.
“Tapi kalau hal ini tak berjalan dengan baik dan dilihat forum internasional, nanti ada kesan Batam seolah-olah tidak aman,” katanya.
Lukita mengimbau kepada serikat buruh untuk dapat melakukan demo secara tertib.
“Saya harap dijaga dengan tertib, supaya terbangun suasana investasi yang kondusif di Batam,” katanya.
Sedangkan Panglima Garda Metal Faderasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Suprapto mengatakan aksi unjukrasa yang mereka lakukan untuk menuntut Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) yang belum terselesaikan. Karena lanjutnya apabila hal itu tidak dibahas upah antara pekerja galangan kapal dan di tempat lain tidak ada bedanya.
Padahal resiko kerja pekerja galangan kapal lebih tinggi dibandingkan lainnya. Dijelaskannya demo bukan tujuan tapi karena ada yang terhambat menjadi dasar para buruh untuk turun ke jalan. Ia mengaku heran tiga kali pertemuan yang dilaksanakan dinas tenaga kerja tidak ada perwakilan dewan pengupahan dari pengusaha.
“Tidak hanya UMSK saja yang kami tuntut, tapi juga premium yang mulai hilang di masyarakat dan harga pertalite yang tinggi,” katanya
Selain itu juga mengenai naiknya harga bahan pokok dan tingginya tarif listrik. Titik demo menurut dia akan dilakukan di tiga lokasi yaitu Mukakuning, Tanjunguncang dan Batuampar. Ia juga menyayangkan adanya pradigma negatif apabila buruh melakukan demontrasi, padahal itu adalah cara mereka untuk menyampaikan hal-hal yang belum selesai.
“Ini bentuk perjuangan dan UMS adalah bentuk upah keadilan disesuaikan dengan resiko kerja,” ujarnya. (leo)
batampos.co.id – Pihak Sekolah SDN 09 Batam, yang bermukim di Kampung Aceh, Mukakuning benar-benar resah. Pasalnya, mereka kerap mendapatkan intimidasi dari sejumlah preman setempat. Menurut salah satu sumber, mereka kerap mendapatkan intimidasi berupa pengrusakan sekolah. Para preman itu juga tak segan melukai jika ada yang berani menegur mereka.
“Mereka suka menggunakan gedung sekolah kami. Entah itu buat minum, pesta narkoba. Makanya pas sidak kemarin, anggota dewan menemukan alat kontrasepsi dan penghisap sabu,” ujar sumber itu kepada Batam Pos, Senin (29/1) saat ditemui di kantor Dinas Pendidikan Kota Batam, Sekupang.
Dia mengatakan, penemuan sejumlah alat kontrasepsi dan penghisap sabu bukan karena minimnya penjagaan terhadap sekolah. Penjaga sekolah dan Satpol PP pernah ditempatkan di sekolah itu, namun karena sering mendapatkan perlakuan tak mengenakan dari preman setempat, mereka pun enggan untuk berjaga dan memilih untuk pergi.
“Terakhir bulan Februari 2017. Setelah itu tak ada lagi penjaga sekolah,” katanya.
Penemuan sejumlah alat itu juga bukan yang pertama kali. Jauh sebelum ditemukan anggota dewan saat sidak kemarin, barang-barang itu banyak ditemukan di area sekolah yang didirikan tahun 2013 tersebut.
“Itu sudah jadi pemandangan sehari-hari. Kami sudah melaporkan ke RT/RW, Keluaraha maupun kecamatan tapi tak berpengaruh,” tuturnya.
Mengenai pengrusakan itu, Informan mengaku para preman tersebut kerap merusak gembok rantai yang tergantung di pintu teralis menuju lantai dua gedung sekolah. Selain itu, mereka juga pernah membobol jendela sekolah.
“Hampir setiap minggu kami harus membeli gembok,” ucapnya.
Bahkan baru-baru ini, mereka membobol isi kantin sekolah. “Habis semua isinya,” jelasnya.
Karena itu, mereka pun meminta kepada pihak kepolisian untuk mengawasi ataupun menjaga aktivitas preman dilingkungan sekolah mereka. Sebab, sudah sangat meresahkan.
“Kami nggak sanggup lagi. Bagusnya ada pengawasan ketat dari pihak polisi agar proses belajar mengajar kami gak terganggu dengan hal-hal semacam ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batam, Fadhelipa mengaku akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam.
“Ini masalah berat, soalnya menyangkut pendidikan. Nanti saya koordinasi dengan Kadis gimana baiknya,” kata Fadhel.
Menanggapi soal sekolah SDN 09 yang mendapatkan intimadasi dari preman setempat, pria berkulit putih ini meminta kepada pihak kepolisian untuk sama-sama mengawasi. (une)
batampos.co.id – Ada enam jenis pariwisata utama yang akan dikembangkan Badan Pengusahaan (BP) Fokus kepada enam tujuan tersebut bertujuan agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam sekaligus memperluas terciptanya peluang kerja baru.
“Disamping itu, tentu saja dapat mendorong peningkatan investasi Batam melalui sektor pariwisata dan menciptakan dan mengembangkan peluang usaha,” kata Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto, Senin (29/1).
Keenam jenis pariwisata tersebut antara lain wisata kuliner dan belanja, wisata budaya dan sejarah, wisata alam dan ekowisata, wisata olahraga dan rekreasi, wisata kesehatan dan kebugaran dan wisata konvensi, insentif, pameran dan event.
Sebagai contoh untuk wisata kuliner dan belanja, BP Batam akan membuat program pariwisata di pusat perbelanjaan sehingga menjadikan tujuan wisata. Bentuk programnya antara lain Great Sale dan Full Day Shopping.
“Kemudian membuat program kegiatan seni dan budaya di pusat perbelanjaan dan menata pasar tradisional sehingga punya konsep menarik untuk dijadikan destinasi wisata,” paparnya.
Sedangkan contoh untuk wisata alam dan ekowisata, BP Batam akan mengembangkan destinasi wisata di laut dan pantai serta waduk. Kebun dan hutan juga akan dimanfaatkan.
Untuk di laut, BP Batam akan menata dan melengkapi sarana dan prasarana umum sekaligus memperbaiki pengelolaannya.
“Dan menginventarisasi potensi pantai baik yang telah menjadi tujuan wisata maupun yang masih belum terjamah,” ungkapnya.
Sedangkan untuk di waduk, BP Batam akan menata dan membangun sarana dan prasarana kawasan hijau di sekitarnya.
BP Batam membersihkan enceng gondok di Duriangkang
“Kemudian mengadakan event wisata penghijauan di sekitar wilayah waduk,” katanya.
Di kebun dan hutan, BP Batam mengembangkan agrobisnis di daerah Tanjung Riau Sekupang sebagai destinasi agrowisata.
“Ditata sedemikian rupa sehingga dapat dijadikan aktivitas wisata hijau,” jelasnya.
Kemudian contoh bentuk pengembangan untuk wisata olahraga dan rekreasi adalah membangun sarana olahraga seperti membangun sarana jogging track dan taman sepeda di sekitar kawasan Dam Duriangkang dan pantai Batamcentre.
“Lalu membuat berbagai macam event pertandingan olahraga di Batam,” tuturnya.
Untuk saat ini dalam hal penganggaran atau pendanaan pengembangan pariwisata, Pemko dan BP Batam memiliki hambatan namun juga punya peluang besar.
Sejumlah hambatannya antara lain permasalahan keterbatasan anggaran. Kemudian belum terjalinnya sinergi antara BP Batam, Pemko Batam dan DPRD. Dan sistem kelembagaan yang belum maksimal untuk mengembangkan pariwisata.
Sedangkan peluang yang terlihat adalah dukungan dari masyarakat terhadap kegiatan dan penyelenggaraan beberapa event yang berorientasi ke pengembangan pariwisata.
Sehingga BP Batam akan merencanakan program promosi pariwisata yang terintegrasi sekaligus membangun infrastruktur atau pembehanan infrastruktur yang sudah ada untuk mendukung sektor pariwisata.
“Dan menggelar festival pariwisata berbasis komunitas yang akan menjadi agenda tahunan,” jelasnya.
Fokus mengembangkan pariwisata sudah menjadi arahan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.
“Menyelenggarakan event-event bertaraf internasional guna menghidupkan kembali kegiatan pariwista yang akan meningkatkan investasi industri pariwisata,” ungkapnya.
Senada dengan Darmin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengatakan sudah seyogyanya Kepri mengembangkan pariwisata. Apalagi Batam sering dikunjungi wisatawan mancanegara karena keindahannya.
“Menyelenggarakan event-event yang bertaraf internasional guna mendukung industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Batam,” katanya. (leo)