batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, pemadaman listrik tidak terjadwal di Ranai belakangan sering terjadi dan dibuat geram.
“Di rumah saya saja tiap hari listrik mati, perlu dipertanyakan juga ini PLN. Katanya daya dimiliki sudah melebihi dari pemakaian pelanggan, kok sering mati-mati,” kata Hamid Rizal saat peresmian SPBU Nelayan di Desa Sepempang kemarin.
Kebetulan saat peresmian tersebut, pejabat BPH Migas dan Pertamina dan didampingi Bupati, listrik padam. Sehingga pada saat pengisian bahan bakar perdana terpaksa hanya sebatas simulasi. Apalagi SPBU nelayan belum dilengkapi mesin diesel untuk sumber listrik cadangan.
Hamid mengaku, pemadaman listrik terjadi termasuk dikediamannya sudah tidak lagi dihitung setiap harinya. Dan mulai timbul curiga, kenapa penyebabnya.
Menurut Hamid, pemadaman listrik tidak terjadwal belakangan ini pihak PLN beralasan terjadi gangguan pada jaringan.
“Tapi kita muncul curiga, kok bisa setiap hari jaringan kena pelepah kelapa. PLN sudah dapat dukungan penambahan daya, kami pemerintah daerah berharap pelayanan listrik PLN bisa lebih maksimal kedepannya,” harap Hamid Rizal.(arn)
batampos.co.id – Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disprindag) Provinsi Kepri, Burhanuddin mengatakan kewenangan untuk mengelola distribusi gula sudah menjadi tugas Badan Urusan Logistik (Bulog). Tetapi bagaimana teknisnya di lapangan masih belum disimpulkan.
“Direktorat Jendral Perdagangan Dalam Negeri memang sudah mengeluarkan surat edaran. Ada beberapa poin penting dalam surat tersebut,” ujar Burhanuddin menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin.
Disebutkannya, lewat rapat perekonomian beberapa waktu lalu, diputuskan hanya Bulog yang dapat menjual gula dalam bentuk curah ke pasar tradisional. Kemudian pada pelaksanaanya, Bulog dapat bekerjasama dengan pelaku usaha lainnya.
“Meskipun dikendalikan oleh Bulog, pelaku usaha tetap diberikan kewenangan untuk menjual gula kepada konsumen dalam kemasan 1 Kg,” paparnya.
Lebih lanjut katanya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disprindag Kabupaten/Kota di Kepri. Apabila tidak ada halangan, dalam waktu dekat, pihak Bulog akan menggelar pertemuan dengan distributor dan Disprindag Kabupaten/Kota untuk mensosialisasikan hal ini.
“Jika memang itu keputusan yang terbaik, tentu kita didaerah harus mendukung. Karena memang peran Bulog sangat strategis untuk mengatur peredaran kebutuhan pokok,” jelas Burhanuddin.
Ditanya dengan adanya surat tersebut, otomatis menghapus kewenangan distributor-distributor gula yang sudah ada. Mengenai hal itu, pria yang akrab disapa Boy tersebut belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut.
“Teknisnya nanti tentu Bulog yang akan memberikan penjelasan. Karena rapat koordinasi masih belum dilakukan ditingkat daerah,” tutup Burhanuddin.(jpg)
batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Natuna kini tengah getol mempublikasi kegiatan pemerintahan di masing-masing OPD. Bahkan Bagian Humas Pemkab Natuna menggelar training membuat siaran pers kepada sejumlah pegawai di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) di kantor Bupati Natuna, Selasa (5/12).
In house training dalam penulisan psiaran pers dan pengelolaan media sosial di lingkungan Pemkab Natuna tersebut dibuka Asisten adminitrasi Izwar Asfawi, untuk memberikan wawasan awal setiap peserta menjadi Humas dimasing-masing OPD.
Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Natuna Budi Dharma mengatakan, untuk menambah peran aktif dalam pemanfaatan perkembangan teknologi dan informasi serta komunikasi yang berbasis web dan media sosial.
Dikatakan Budi, peran humas di masing-masing OPD sangat membantu memberikan informasi kepada masyarakat secara langsung. Melalui website maupun media sosial, perkembangan kegiatan dan kebijakan di OPD dapat diketahui masyarakat.
“Training in house ini menjawab keterbukaan informasi, bagi penyampaian kemajuan pembangunan di setiap OPD,” sebut Budi.
Menurut Budi, selama ini banyak kegiatan pemerintahan di masing-masing OPD tidak diketahui masyarakat. Sehingga dengan pengelolaan website masing-masing OPD dan media sosial dengan baik, dapat memberikan informasi yang positif dan mndidik.
“Dalam catatan kami, belum semua OPD memiliki website, dan tahun depan diwajibkan semua OPD pengelolaan website yang baik untuk penyampaian informasi. Tentu akan membantu pemerintah tahun daerah secara langsung dan bisa mempermudah investasi nantinya,” jelas Budi.(arn)
batampos.co.id – Diresmikannya dua SPBU nelayan di Desa Sepempang dan Sabang Mawang Natuna sejumlah nelayan mengaku sangat terbantu. Kebutuhan nelayan dipermudah, karena penyaluran bahan bakar solar dikhususkan untuk nelayan. Bahkan nelayan boleh membeli pakai jerigen di SPBU Nelayan.
Kepala Bagian Migas Pemkab Natuna Faisal Firman mengatakan, untuk pembelian solar kebutuhan nelayan secara teknisnya tetap memerlukan rekomendasi dinas teknis terkait. Dan diawasi Pemerintah Daerah.
“Dan nelayan boleh menggunakan jerigen membeli solar di SPBU nelayan. Namun dengan membawa rekomendasi dari instansi terkait, seperti kartu nelayan,” katanya, Selasa (5/12).
Hal ini katanya, karena SPBU Nelayan dibangun disarankan, bukan ditengah laut. Karena segmennya untuk penjualan kepada nelayan. Rekomendasi tersebut menghindari penyalahgunaan BBM satu harga diberlakukan pemerintah didaerah perbatasannya seperti Natuna.
“Tapi kami masih menunggu kordinasi pertamina, dinas perikanan dan bagian migas untuk rekomendasi itu, tentu belinya pakai drum tak boleh di SPBU,” ujar Faisal.
Sementara pihak Depot Pertamina Natuna di Selat Lampa, menyatakan pembelian kebutuhan nelayan menggunakan jerigen sudah diberlakukan di SPBU Pertamina di Ranai. Namun pembelian dibatasi, satu hari diberikan sebanyak 30 liter solar, dan Pertamina menambah kuota solar sebanyak 2,5 kilo liter setiap hari untuk nelayan.(arn)
batampos.co.id – Polres Karimun menyiapkan nomor layanan 110 untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ada di seluruh Kabupaten Karimun. Nomor yang disiapkan ini dapat digunakan oleh warga untuk memberikan laporan atau informasi yang berkaitan dengan keamananan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami siapkan nomor 110 ini tidak lain untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dan sebagai salah satu program Kapolri yang disebut profesional, modern dan terpercaya (Promoter). Dengan nomor ini, masyarakat di mana saja bisa memberikan laporan atau pengaduan kepada polisi. Khususnya yang bersifat insedentil atau mendadak,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin, Selasa (5/12).
Dikatakan Kapolres, jika sewaktu-waktu di suatu pemukiman warga ada kejadian, maka warga yang ingin melaporkan tidak kesulitan lagi untuk menghubungi polisi. Karena nomor 110 bisa dihubungi melalui berbagai jenis media telekomunikasi. Bisa melalui ponsel pintar dan ponsel biasa, serta tidak dikenakan biaya atau gratis. Laporan ke nomor tersebut secara otomatis akan masuk ke server command yang ada di pusat data Polres Karimun.
“Sekali pun masyarakat yang melapor itu bukan di Pulau Karimun, maka tetap akan ditindaklanjuti. Karena, selain pusatnya ada di Polres Karimun, juga ketika ada laporan masuk, maka secara otomatis dapat diketahui laporan tersebut berasal dari mana dan akan langsung dihubungkan ke Polsek terdekat. Bahkan setiap laporan yang masuk dapat dimonitor oleh Mabes Polri,” jelasnya.
Melalui nomor layanan 110, lanjut Kapolres, diharapkan masyarakat akan semakin dekat dengan polisi, sebagai perpolisian masyarakat. Selain itu, yang terpenting situasi dan kondisi tetap aman dan kondusif. Polisi juga dengan cepat dapat merespon laporan dari masyarakat. (san)
batampos.co.id – Menjelang akhir tahun anggaran, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karimun mengingatkan kepada rekanan atau perusahaan yang sedang mengerjakan proyek agar segera menyelesaikan pekerjaannya.
“Memang sudah menjadi kewajiban kami untuk mengingatkan kepada perusahaan kontraktor yang sedang mengerjakan proyek fisik yang berasal dari dinas dan sumber biayanya dari APBD agar segera menyelesaikan pekerjaannya. Selain itu, staf kami yang bertugas melakukan pengawasan juga sudah kembali turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan,” ujar Kepala DPUPR Kabupaten Karimun, Zulfan, Selasa (5/12).
Sampai dengan awal bulan ini, katanya, persentase pekerjaan yang sudah selesai dari seluruh proyek yang ada di dinasnya mencapai 85 persen. Artinya, masih ada 15 persen lagi yang belum selesai. Waktu penyelesaian juga hanya tinggal bulan ini saja. Tepatnya sebelum 24 Desember 2017. Masih ada waktu 3 pekan lagi untuk diselesaikan.
“Kami optimis kalau seluruh pekerjaan bisa selesai seluruhnya pada tahun ini. Apalagi, kami melihat pekerjaan yang sulit atau dengan nilai yang cukup besar yang dikerjakan pada saat APBD murni 2017 sudah 90 persen selesai. Dan, saat ini hanya tinggal proyek yang nilainya tidak besar. Seperti, semenisasi yang berasal dari APBD perubahan 2017. Untuk kontraknya sudah selesai semua dan sedang dalam tahap dikerjakan,” jelasnya.
Hanya saja, lanjut Zulfan, karena ketentuan semenisasi harus dengan beton ready mix, saat ini perusahaan kontraktor yang mengerjakan proyek semenisasi harus antri. Hal ini disebabkan jumlah alat ready mix itu terbatas. Selain itu, kondisi cuaca juga dalam dua pekan terakhir sering hujan. (san)
Bupati Karimun Aunur Rafiq beri sambutan saat membuka pelatihan BTCLS, Selasa (5/12). F. Tri Haryono/Batam Pos.
batampos.co.id – Bupati Aunur Rafiq, membuka pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi para perawat yang bertugas di rumah sakit maupun puskesmas, Selasa (5/12). Mereka terdiri dari 60 perawat yang tergabung dalam DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Karimun.
Rafiq menyebutkan, sebagai upaya peningkatan profesional, seorang perawat harus mempunyai Surat Standar Registrasi (STR) yang diminta dari pemerintah pusat. STR sebagai legalitas dalam menjalankan praktik sehingga terjamin dan berkekuatan hukum.
“Alhamdulillah, di Kabupaten Karimun semua perawat yang mencapai 564 orang sudah memegang STR. Ini berarti para perawat atau tenaga medis sudah bisa melaksanakan tugasnya dalam memberikan pelayanan kesehatan,” kata Rafiq.
Untuk itu, dalam rangkat meningkatkan profesional seorang perawat diperlukan pelatihan BTCLS. Tujuannya agar tenaga medis dapat memberikan pertolongan pertama kepada pasien atau korban di ruang gawat darurat, untuk menyelamatkan jiwa pasien. Walaupun baru 60 orang, dikarenakan keterbatasan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Karimun, namun pelatihan akan digelar secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Yang belum ada kesempatan saya harap bersabar. Nanti bisa diprioritaskan, bagi perawat untuk pendampingan ibadah haji ke depannya,” janji Rafiq.
Sementara itu, anggota DPRD Karimun Sulfanow Putra sangat mendukung adanya pelatihan bagi para perawat, agar bisa meningkatkan pelayanan publik terhadap kesehatan pasien. Dimana, para peserta dalam pelatihan bisa diberikan tata cara penanggulangan penderita gawat darurat terpadu dan mampu mengenali keadaan yang mengancam nyawa pada penderita dalam kondisi gawat darurat.
“Ini hasil reses bersama PPNI Karimun beberapa waktu lalu. Maka saya usahakan masukkan anggaran ke Pemerintah untuk diadakan pelatihan secara massal. Saya mengucapkan terima kasih terhadap organisasi PPNI Karimun, yang peduli kepada para profesional medis untuk meningkatkan skill dan mendapatkan sertifikat,” ungkapnya.
Ketua DPD PPNI Karimun Mazlan menuturkan, pelatihan BTCLS kepada para perawat sangat penting. Mengingat banyaknya pasien-pasien yang datang dari pulau-pulau yang perlu penanganan gawat darurat untuk evakuasi ke puskemas atau rumah sakit yang dirujuk. Para perawat harus benar-benar mempunyai basis seperti ini. Pelatihannya sendiri dilaksanakan dalam dua gelombang yaitu 5 Desember sampai 9 Desember dan 9 Desember hingga 12 Desember mendatang.
“Nah, dalam pelatihan ini bisa dilihat langsung bagaimana teknis penanganan pasien gawat darurat. Mulai dari membawa pasien dari tempat asal, dalam perjalanan di kapal, dan bagaimana penanganannya hingga ke rumah sakit rujukan,” ungkapnya. (tri)
Kapolsek Kundur Kompol Wisnu Edhi Sadono saat sosialisasi pengawasan dana desa bersama warga Desa Sei Buluh, Kecamatan Ungar, Senin (4/12) lalu. F. Imam Soekarno/Batam Pos.
batampos.co.id – Kapolsek Kundur Kompol Wisnu Edhi Sadono melakukan sosialisasi pengawasan anggaran dana desa di aula Desa Sei Buluh Kecamatan Ungar, Senin (4/12) lalu. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Sungai Buluh Radji’i, Bhabinkamtibmas Bripka Suryanto, perangkat desa, RT/RW serta masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi diharapkan kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat dapat menggunakan dana desa secara transparan.
“Sosialisasi pengawasan dana desa sangat penting dilakukan mengacu nota kesepahaman antara Kapolri, Menteri PDT dan Mendagri. Pengawasan meliputi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan kegiatan, administrasi, dan pelaporan,” tegas Kapolsek.
Lebih lanjut dikatakan, dengan sosialisasi ini diharapkan anggaran dana desa dapat digunakan sesuai dengan skala prioritas serta hasil mufakat masyarakat. Sehingga alokasi dana desa manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat, dan perangkat desa untuk hati-hati menggunakan dana desa,” tegasnya.
Wisnu juga mengingatkan agar perangkat desa, kepala desa dan masyarakat selalu berkoordinasi agar alokasi anggaran dana desa tepat dan bisa dipertanggungjawabkan. Kerja sama pengawasan dana desa akan terus dilakukan bersama masyarakat. (ims)
batampos.co.id – Meningkatkan keahlian bagi tenaga kerja lokal, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun, melaksanakan pelatihan dan sertifikasi fitter yang diikuti sebanyak 25 orang, Selasa (5/12). Sebelumnya Disnaker telah melakukan pendataan sebanyak 65 orang di setiap kecamatan. Kemudian dilanjutkan dengan seleksi administrasi hingga memenuhi persyaratan lulus mencapai 25 orang.
“Sistem penyeleksiannya cukup bagus. Saya menyambut baik pelatihan ini bagi tenaga kerja lokal, agar bisa meningkatkan keahlian di bidang fitter yang banyak dipergunakan di dunia industri shipyard atau galangan kapal,” jelas Ketua Komisi I DPRD Karimun Anwar Abu Bakar.
Diharapkan kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun dengan menambah peserta yang ikut pelatihan. Terutama bagi calon tenaga kerja lokal, agar bisa menjadi bekal mereka disaat melamar kerja maupun bekerja nantinya dengan mengantongi sertifikat.
“Ke depannya, lebih dititikberatkan bagi calon tenaga kerja yang ada di setiap kecamatan,” pesannya.
Sedangkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun Hazmi Yuliansyah mengatakan, Karimun sebagai kawasan industri shipyard sangat membutuhkan tenaga kerja yang ahli di bidang fitter. Melalui pelatihan yang bekerja sama dengan perusahaan Jasa K3 asal Batam, nantinya para peserta saat lolos pelatihan langsung mendapatkan sertifikasi fitter.
“Pelatihan ini selama sepekan ke depan, dengan teori tiga hari dan ujian praktek lapangan tiga hari. Instruktur dari BNSP Jakarta dan praktisi yang berkompeten di bidangnya,” tuturnya.
Diharapkan para peserta benar-benar mengikuti pelatihan ini, karena sistem seleksi cukup ketat mulai tingkat kecamatan. Dari pelatihan tersebut para tenaga kerja lokal mampu membuat dan membaca gambar dengan menggunakan komputer. Kemudian, mampu membuat perhitungan sederhana untuk kebutuhan material konstruksi kapal baja. Dan paling penting adalah, bagaimana mengguasai teknik fitter di bidang fabrikasi dan instalasi alat-alat produksi.
“Nah, keahlian fitter ini sangat dibutuhkan di dunia industri dalam proses fabrikasi seperti fitter pipa atau fitter mekanik yang harus teliti,” ungkapnya. (tri)
batampos.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kepulauan Anambas siap untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama kepada masyarakat yang tidak mampu di kabupaten termuda di Kepri ini.
Kepala Baznas Kabupaten Kepulauan Anambas Mustansyir, menjelaskan meski belum besar, tapi perolehan zakat berikut infaq dan shadakah dari masyarakat sudah mencapai Rp 650 juta per tahun. Pencapaian ini sudah melebihi target. Karena target yang diberikan dari Baznas Provinsi yakni sebesar Rp360 juta per tahun.
“Kita ini baru berdiri satu tahun lamanya, makanya Baznas Provinsi hanya menargetkan Rp360 juta pertahun. Target ini memang target yang masih rendah, tapi alhamdulillah kita sudah dapat melampaui target tersebut,” ungkapnya ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin.
Uang perolehan dari zakat dan dari infaq shadakah tersebut selama ini sudah dipergunakan untuk membantu masyarakat miskin seperti anak sekolah yang tidak mampu membayar seragam sekolah, beasiswa anak sekolah, fakir miskin dan sebagainya. “Kalau ada masyarakat yang tidak mampu, kami siap untuk salurkan bantuan,” ungkapnya.
Lanjutnya, pada bulan Agustus kemarin, pihaknya sudah memberikan bantuan kepada sekitar 100 bantuan terhadap siswa dari SD sampai SMA berupa bantuan awal sekolah. “Ada yang kita bantu untuk membeli seragam dan sebagainya. Seumpama ada anak sekolah yang tidak mampu bayar uang bulanan, kita siap bantu,” jelasnya.
Berbiara mengenai potensi, maka Bazda di Anambas berpeluang untuk memperoleh galangan dana lebih besar. Pasalnya jika dilihat dari sisi jumlah pegawai di pemerintahan daerah, jumlahnya cukup banyak yakni mencapai kurang lebih 4000 orang. Jika semuanya mau berzakat, maka Baznas bisa memperoleh uang zakat beserta infaq dan shadaqoh yang lebih banyak lagi daripada sekarang ini. Namun sayangnya saat ini belum semua pegawai menyalurkan zakat mereka ke Baznas.
Kepala daerah dalam ini Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, beserta wakilnya Wan Zuhendra dan Sekertaris Daerah Sahtiar sangat mendukung penuh baznas. Bahkan mereka bertiga menjadi orang pertama dari pemerintah daerah yang menyalurkan zakat melalui baznas. “Pak bupati, wakil Bupati dan pak Sahtiar sudah lama menyalurkan zakat melalui Baznas. Mereka sudah berkomitmen untuk menyalurkan zakat penghasilan setiap bulan,” tukasnya. (sya)