Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12701

Beras Impor Masuk hingga Bulan Maret

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah membuka keran impor beras hingga akhir kuartal I tahun ini. Pemerintah mengizinkan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) mengimpor beras hingga Maret 2018.

“Betul, sampai 31 Maret,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan kemarin (13/1/2018).

Menurut Oke, PPI sebagai penerima mandat impor dapat melakukan impor beras secara bertahap. Tahap pertama akan dilakukan pada akhir Januari 2018 dan dilanjutkan tahap-tahap selanjutnya sampai akhir Maret 2018.

Selama tahap impor tersebut, pemerintah akan membeli beras khusus dari Thailand, Myanmar, Pakistan dan Vietnam. Beras yang dibeli adalah beras dengan tingkat kepecahan 0-5 persen. Pengamat pertanian Khudori mengatakan, beras-beras khusus biasanya berbeda dengan beras medium yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia.

“Beras khusus itu misalnya beras untuk penderita diabetes, beras basmati yang disukai komunitas India atau beras komunitas Thailand, homali,” ujarnya.

Harga beras khusus setara dengan beras premium, namun tidak bisa disebut sebagai beras premium. Sebab, beras khusus tidak ditanam di Indonesia seperti beras premium pada umumnya. Soal impor, kata dia, pemerintah memang siap menanggung kerugian karena beras khusus tersebut akan dijual seharga beras medium.

Dia menilai kebijakan impor beras ini hanya sebagai gertakan dari pemerintah. “Dengan impor, pemerintah ingin menunjukkan bahwa ketika harga beras pada naik, pemerintah masih punya intervensi. Itu membuat para pedagang urung untuk terus menaikkan harga beras,” tutur Khudori.

Di luar itu, beras impor yang dijual seharga beras medium memang dilakukan sebagai upaya operasi pasar. Namun operasi pasar saat ini sudah sangat telat. Sebab Februari sudah masuk masa panen. Ketika itu, produksi beras akan melimpah, belum lagi ditambah kehadiran beras impor.

“Beras impor nantinya memang bisa membantu menurunkan harga beras lebih dalam. Tapi impor ini semestinya sejak September atau Oktober 2017 lalu, karena saat itu kenaikan harga di pasar sudah kelihatan,” urainya.

Harga beras jenis medium maupun premium memang melonjak sejak beberapa hari terakhir. Di Pasar Induk Cipinang misalnya, harga beras medium tembus Rp 12 ribu per kilogram (kg), di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 9.450 per kg. Beras premium pun ikut naik menjadi Rp 13 ribu per kg, melebihi HET Rp 12.800 per kg.

Impor pun dilakukan bukan hanya karena harga naik. Sebelum itu, terjadi perbedaan pendapat antara Kemendag dengan Kementerian Pertanian (Kementan). Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menjadi acuan Kementan, pada Januari ini angka produksi diprediksi mencapai 4,5 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara 2,8 juta ton beras.

Angka tersebut akan surplus 329 ribu ton, dengan catatan kebutuhan konsumsi berkisar 2,4-2,5 juta ton per bulan. Dengan musim panen yang akan dimulai pada Februari hingga Maret angka produksi beras diprediksi meningkat, masing-masing menjadi 8,6 juta ton GKG pada Februasi dan 11,9 juta ton GKG pada Maret.

Di saat Kementan yakin akan swasembada pangan, Kemendag justru mengimpor beras karena mengklaim stok beras kurang 900 ribu ton.

“Semestinya kalau Kemendag tidak sesuai dengan kemeterian teknis (Kementan) pun, impor itu semestnya sejak September, ketika ada penegasan kebijakan HET. Sebab nyatanya harga beras bukannya semakin turun mendekati HET, tapi justru menjauh, naik di atas HET,” lanjut Khudori. (rin)

Dua Pelaku Perusak Taksi Online Ditangkap

0
Potongan video aksi pengrusakan pada taksi online.

batampos.co.id – Jajaran Polresta Barelang bergerak cepat. Setelah kejadian perusakan kendaraan milik taksi online, Rabu (10/1) lalu di Nagoya. Dua orang pelaku perusakan, berhasil ditangkap, Kamis (11/1) dan Jumat (12/1).

“Kami telah mengamankan J dan P, diduga sebagai orang yang melakukan perusakan,” kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, Sabtu (13/1).

Ia mengatakan untuk motif perusakan yang dilakukan dua orang ini, masih didalami. Kedua orang ini, kata Hengki dijerat dengan menggunakan pasal 170 KUHP. “Mereka diancam hukuman penjara paling lama lima tahun enam bulan,” ucapnya.

Dari kasus ini, pihak kepolisian sudah memeriksa delapan orang saksi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Batam mengaku cukup kesulitan mengatasi permasalahan taksi online di Batam. Dimana taksi konvensional tetap menolak kehadiran taksi online meski sudah memilliki izin.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku pertemuan yang sudah dilakukan puluhan kali tetap menemukan jalan buntu. Banyak pihak yang memberikan masukan dan pendapatan. Bahkan kebijakan yang telah ditetapkan tak beraku.

“Nah permasalahaan taksi online ini rumit
Bingung” ujar Rudi.

Menurut dia, jalan keluar telah diberikan dengn cara mengabungkan taksi konvensional dan online. Namun taksi konvensional menolak dengan alasan jumlah mereka sudah sangat banyak.

“Saat ini jumlah taksi konvesional sudah 2.000 lebih, kalau ditambah lagi 2000, mereka mengaku trip berkurang dari tiga kali menjadi satu kali,” cerita Rudi.

Disisi lain, masyarakat mengaku sudah sangat nyaman dan mendukung adanya taksi online. Selain lebih mudah, tarif yang diberikan pun sangat murah.

“Ini yang masih saya cari jalan keluarnya. Mudah-mudahan ada jalam terbaik, dan bisa diterima semua,” pungkaa Rudi.
Sebelumnya diberitakan, perusakan ini bermula dari pengendara taksi online Herman mengambil penumpang di tidak jauh dari BCS Mall. Penumpang itu tidak dari BCS Mall, melainkan dari salah satu kedai kopi di kawasan itu. Saat penumpang naik ke atas kendaraan Herman. Tiba-tiba sekelompok orang tidak dikenal menghampiri kendaraanya, dan meminta Herman untuk turun.

Karena takut, Herman pun menolak untuk turun dari mobil. Karena Herman tidak turun, orang-orang itu menghancurkan kaca spion mobilnya, kaca belakang, dan bodi mobil. Akibat kejadian itu, Herman mengalami kerugian sebesar Rp. 10 juta.

(She/ska)

Robot Aibo Bikin Kagum

0

Sony, vendor teknologi yang berbasis di Tokyo, Jepang itu membuat pengunjung gelaran Consumer Electronic Show (CES) 2018 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS) terkesima berkat anjing robot yang terlihat sangat nyata. Anjing itu bernama Aibo.

Aibo merupakan robot anjing yang diklaim oleh Sony memiliki kecerdasan buatan dan sensor yang sangat canggih. Hal itu membuat Aibo terlihat sangat realistis seperti hewan anjing sungguhan. Aibo juga diklaim memiliki kepribadian yang lebih baik.

“Aibo akan jadi peliharaan baru di masa depan,” jelas Sony seperti JawaPos.com kutip dari laman Cnet.

“Ini berkat kecerdasan buatan (AI) yang kami tanamkan. Aibo dapat merasakan lingkungan sekitarnya, dan bukan hanya untuk menghindari benda-benda. Anjing kecil ini juga dapat menggonggong dan beraktifitas sebagaimana hewan anjing sungguhan,” jelas Sony.

Aibo merespons sentuhan pada tiga bidang tertentu yakni di atas kepalanya, di belakang, dan di bawah dagunya. Dua kamera diletakkan di hidungnya dan dekat ekornya. Aibo juga memiliki self learning system yang membuat dia mampu mengidentifikasi anggota keluarga dan memetakan lingkungan rumah. Kamera tersebut juga bisa membimbingnya ke stasiun pengisian daya saat baterainya habis.

Untuk diketahui, Aibo merupakan peyempurnaan dari robot buatan Sony yang pernah dikenalkan tahun 2006 lalu. Aibo memiliki lebih banyak sistem organik hampir di 4000 bagian tubuhnya, serta memiliki dua buah bola mata OLED untuk interaksi yang lebih realistis.

Saat ini Aibo hanya dijual di Jepang saja, dan harganya tidak murah. Untuk dapat memilikinya Anda harus mengeluarkan biaya sekitar USD 1.760 atau setara dengan Rp 23,7 Juta. Namun itu akan sepadan dengan kepuasan yang akan didapatkan. Sebab Anda akan menjadi pemilik anjing robot pertama di kompleks rumah, dan jika Anda menginginkan hewan peliharaan yang tidak merepotkan seperti mengurus kotoran dan makanan mereka.

(ryn/JPC)

Seko Batam Siapkan Sistem Pembayaran Tunjangan ASN

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengaku telah mempersiapkan sistem pembayaran tunjangan, dalam satu kali pembayaran. Hal ini, sejalan dengan rencana Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dalam menyiapkan sistem penggajian PNS.

“Kami sudah siapkan sistem penentuan tunjangan PNS. Persiapan tersebut dirapatkan dengan melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata Jefridin, Jumat (12/1).

Menurut dia, nanti konsepnya single salary. Berapa tunjangannya, tergantung klasifikasi nilai jabatan yang dipegang.

Paling tinggi Rp 59 juta untuk Sekda.

Paling rendah Rp 6 juta.

Selain itu, besar tunjangan juga dipengaruhi beberapa faktor pengurangan, seperti absensi, kinerja pribadi, target organisasi, sikap, dan berbagai hal lainnya.

“Berdasarkan Njab (nilai jabatan). Kita sudah persentasi pak Wali. Tapi mana yang diambil pak Wali, itu kebijakan pak Wali nanti,” ungkapnya.

Meski begitu, bukan berarti semua tunjangan harus dibayar sekaligus. Jefridin menuturkan, semua pembayaran dilakukan sesuai dengan kemampuan daerah. Jika memang mampu dibayarkan 20 persen dahulu.

“Pembayaran seperti ini tak masalah. Apalagi di Batam ada 16 nilai jabatan, mulai sekda sampai bawah. Yang rendah, ada staf yang punya jabatan fungsional. Jadi antara auditor, pemeriksa beda,” katanya.

Diakui dia, saat ini, konsep pembayaran tersebut sedang diverifikasi di MenPAN-RB, dan rencananya jika telah diterima, barulah Wali Kota memilih konsep mana yang akan digunakan.

“Tapi belum bisa diterapkan semua di tahun 2018 ini. Karena masih ada tahap verifikasi dan banyak opsinya,” beber Jefridin lagi.

Ia menambahkan, yang jelas apa yang diusulkan pihaknya sudah mengacu pada aturan yang berlaku. Sementara untuk keputusan besaran tunjangan, semua akan ditentukan Wali Kota Batam.

“Kami persiapkan menunya. Nanti pak Wali yang akan putuskan. Itu kebijakan,” tegasnya. (rng)

Untuk Calon TKI Bisa Urus Paspor di Gedung Imperium, Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kantor Imigrasi Batam akan membuka layanan pembuatan paspor khusus untuk tenaga kerja Indonesia (TKI). Layanan yang bertujuan mempermudah TKI memperoleh paspor ini rencananya mulai beroperasi akhir Januari di Gedung Imperium, Baloi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto mengatakan calon TKI yang akan bekerja di luar negeri akan lebih mudah dalam membuat paspor. Sebab, pihaknya bekerjasama dengan Kemenaker akan membuka Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) Mal Imprerium.

“Di sana juga ada Kemenaker, jadi akan lebih mempermudah TKI dalam prosedur untuk bekerja di luar negeri. Jadi LTSP ini khusus untuk calon TKI,” terang Lucky.

proses pembuatan paspor TKI sama dengan paspor pada umumnya. Hanya saja disana mereka lebih ditanya syarat apa saja yang telah dilengkapi untuk bekerja di luar negeri.

“Jadi, tujuan ini juga menghindari adanya TKI non prosedural,” imbuh Lucky.

Menurut dia, saat ini LTSP masih dalam proses pengerjaan. Ia berharap layanan tersebut bisa mulai dirasakan masyarakat pada akhir Januari ini.

“Jadi para TKI tak perlu ke Kantor Imigrasi lagi. Mereka bisa langsung ke Imperium,” terang Lucky.

Disisi lain, Lucky mengaku Imigrasi Batam telah membuka seluas-luasnya pengurusan paspor untuk masyarakat Batam. Saat ini masyarakat sudah bisa menikmati empat lokasi layanan pembuatan paspor, diantaranya kantor Imigrasi Batamcenter, ULP Harbourbay, di MPP Gedung SPC Batamcenter, Kepri Mal hingga tanggal 21 Januari.

“Bahkan kami juga melayani jemput bola secara kolektif untuk instansi dan perkantoran di Batam. Syaratnya minimal 20 paspor,” pungkas Lucky. (she)

Kabid Humas: Personel Polda Jangan Berfoto Dengan Paslon Pilkada

0
ilustrasi

batampos.co.id –  Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga menghimbau jajaran kepolisian di Kepulauan Riau, untuk tidak berswafoto atau foto bersama dengan pasangan calon (paslon) yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah.

Hal ini demi menjaga netralitas polisi saat proses pilkada berlangsung. “Sesuai dengan arahan dari Kapolri Jendral Tito Karnavian,” katanya, Jumat (12/1).

Ia mengatakan instruksi Kapolri ini berlaku untuk seluruh jajaran polisi aktif di Kepulauan Riau. Larangan ini dikeluarkan, supaya foto-foto anggota Polri dengan paslon pilkada tidak dimanfaatkan untuk kampanye.

“Nanti takutnya, seolah-olah anggota Polri mendukung salah satu paslon. Padahal tidak, kami hanya ingin menjaga netralitas,” ucapnya.

Tugas pokok kepolisian, kata Erlangga sangat jelas, menjaga suasana Pilkada berjalan lancar dan aman. Ia meminta jajaran Polda Kepri agar menjaga suasana kondusif di Kepulauan Riau. Agar pilkada berlangsung tanpa hambatan.

“Polisi menjaga suasana kondusif pesta demokrasi selama pilkada. Jadi tidak ada saling dukung,’ ucapnya.

Erlangga mengatakan pihaknya akan mengusut jika ada keberpihakan anggota Polri dalam Pilkada. Selain itu, ia meminta semua pihak memantau Pilkada kali ini dan netralitas Polri.

“Silahkan informasikan ke kami, jika ada ditemukan,” ucapnya.

Saat ini pihak kepolisian juga sudah memiliki Satgas Black Campaign. Satuan tugas ini memantau aktivitas kampanye hitam yang dilancarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Juga Gakumdu akan aktif memantau money politic juga,” pungkasnya. (ska)

Sejumlah Proyek sudah Lelang

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sejumlah OPD bergerak cepat menjawab perintah dari Walikota Batam untuk mengerjakan proyek fisik secepat mungkin. Saat ini sudah hampir semua paket prayek sudah masuk tahap lelang. Diperkirakan untuk Mei semua proyek sudah harus mulai dikerjakan, sehinga bisa selesai sebelum masuk tahun 2019 dengan kualitas yang bagus.

“Kalau kita paling lama Mei sudah tak ada lelang lagi. Tetapi sudah mulai pengerjaan fisik. Sekarang ini sebagian besar, proyek kita sudah masuk tahap lelang,” kata kepala dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur, Jumat (12/1).

Ia mencontohkan 10 ruas jalan yang akan dibangun tahun ini sudah masuk dalam proses lelang perencanaan. Selanjutnya akan ada lagi tahapan lelang lainnya, sebelum sampai kepada pengumanan pemenang lelang.

“Jadi ada tahapannya. Tidak bisa langsung sebulan langsung selesai. Tetapi saya jamin, pengerjaan fisik tahun ini mudah-mudahan lebih cepat dari tahun lalu. Mungkin Februari sudah ada yang mulai kita kerjakan,” katanya.

Kepala Bagian Protokol dan Humas Pemko Batam Yudi Admaji mengatakan percepatan pembangunan proyek fisik ini memang harus digesa. Semua proyek diupayakan harus selesai tepat waktu.

“Ini sesuai dengan perintah pak Walikota. Pembangunan fisik memang harus digesa dan menjadi prioritas. Dari sekarang memang harus mulai digesa lelangnya sehingga nanti bisa tepat waktu pengerjaannya,’ katanya.

Ia mengatakan, sebelum pertengahan tahun harusnya tidak ada lelang dan sudah harus bersiap untuk proyek di APBD perubahan. Menurutnya, tahun ini jauh lebih cepat pengerjaan proyek dari tahun lalu. Salahsatu penyebabnya adalah pengesahan APBD yang termasuk cepat.

“Kalau tahun lalu, Januari masih evaluasi dari Gubernur. Kalau sekarang, akhir Desember lalu pun sudah langsung ada yang tahap lelang. Dan memang diupayakan pengerjaan proyek fisik kalau bisa harus mulai paling lama Mei,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku untuk beberapa OPD ada perubahan. Penyebabnya adanya perubahan pimpinan dan kebijakan. Ia mencontohkan di RSUD yang harus berganti pimpinan. Termasuk rekomendasi dari BPK untuk melakukan pembenahan di internal RSUD.

“Tapi hal seperti ini pun diupayakan untuk cepat diselesaikan,” katanya.

Sebelumnya Walikota Batam Rudi, memerintahkan OPD terutama untuk dinas-dinas yang mengerjakan proyek fisik seperti DBM SDA, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan (Disperkintam) untuk mempercepat lelang.

Werton Panggabean, anggota komisi III DPRD Kota Batam mengapresiasi gerak cepat lelang oleh Pemko Batam. Ia berharap lelang cepat harus diikuti dengan pengerjaan cepat dengan kualitas proyek yang maksimal.

“Kita apresiasi Pemko Batam terkait ini. Mudah-mudahan semua proyek tepat waktu dan kualitasnya lebih baik. Tidak seperti tahun lalu, ada proyek yang baru dimulai pengerjaanya di bulan November. Ini sangat mepet waktunya,” katanya. (ian)

Pelatihan Pencaker Utamakan Anak Batam

0

batampos.co.id – Utamakan pencari kerja Batam, pelatihan kerja yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam sepi peminat jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan selama pendaftaran berlangsung yang mendaftar pelatihan mencapai 1.230 orang dengan kuota yang disediakan mencapai 886 dan 21 bidang keahlian.

“Tahun ini lebih mengutamakan pencaker asal Batam, berbeda dengan tahun sebelumnya,” kata Rudi, Jumat (12/1).

Ia mengatakan karena tahun lalu pelamar untuk pelatihan mencapai lima ribu peserta. Karena dibuka untuk seluruh pencaker termasuk mereka yang bukan KTP Batam.

“Intinya tahun ini pelatihan kami fokuskan untuk anak Batam,” sebutnya.

Selanjutnya mereka yang sudah mendaftar akan mengikuti seleksi di SMPN 3 Batam. Mereka yang memiliki nilai terbaik akan menjalani pelatihan sesuai keahlian yang dipilih.

“Setelah itu baru kami berikan sertifikat yang bisa digunakan untuk pendukung dalam mencari pekerjaan,” ucapnya.

Ia menambahkan, selain mendapatkan sertifikat, sebanyak 40 peserta pelatihan kerja ini akan diberikan kesempatan magang di perusahaan.

“Jika mereka bagus akan langsung direkrut untuk bekerja, jadi tak usah cari kerja lagi,” ujarnya.

Tahun ini Disnaker Batam kembali mengadakan pelatihan untuk pencari kerja. Bidang yang dibuka antara lain scaffolding, rigger, autocad, pelatihan dasar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pipe filter, welder dasar, teknik pendingin, operator mobil crane, K3, hingga HRD. Selain itu juga pelatihan Bahasa Inggris, SPG, motor roda dua, accounting level 1, akuntansi MYOB, hydroponik, tata rias kecantikan, salon, teknik komputer, security, dan menjahit garmen.(cr17)

Pemko batam Berniat Urus Wisata Pantai

0
Seorang bocah mandi air laut di Pantai Tanjungriau, Sekupang. Banyak warga memanfaatkan libur panjang bermain ke pantai. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan sembari mengembangkan wisata dalam kota, Pemerintah Kota Batam bukan berarti melupakan wisata pantai. Hal pertama yang ia lakukan adalah memastikan lahan pantai terlebih dibawah kelola Pemko Batam.

“Lahannya secara hukum kita harus selesaikan dulu, kita ambil dulu jadi milik Pemko,” kata Rudi di Kantor Wali Kota, kemarin.

Menurut Rudi, ada beberapa titik pantai yang kini sedang diusahakan kepemilikannya langsung oleh Pemko Batam. Namun sayang, ia belum menyampaikan pantai mana saja yang kini tengah diproses tersebut.

“Intinya ada beberapa pantai, kami tengah siapakan regulasinya,” imbuhnya.

Ia tak menampik pihaknya belum bisa total mengembangkan wisata hingga ke pesisir tersebut karean terkendala anggaran. Menurutnya, anggaran memang terserap banyak pada sektor pengembangan infrastruktur di dalam kota.

“(wisata) pantai uangnya tak cukup. Kita benahi pelan-pelan ini semua,” ucap mantan anggota DPRD Batam ini.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur kota seperti jalan dalam kota merupakan keharusan jika ingin kembangkan sektor kepariwisataan di Batam. Menurutnya, kota jika tak didukung infrastruktur dan jelek, orang akan enggan berkunjung.

“Makanya saya indahkan dulu kota ini. Cewek kalau cantik kan banyak yang suka, begitu juga Batam kalau cantik banyak yang datang,” imbuhnya.

Begitu juga dengan agenda (event) pariwisata, menurutnya agenda pariwisata akan lebih mudah di akses dan diminati wisatawan dari daerah lain maupun mancanegara jika didukung infrastruktur yang mumpuni.

“Event apa yang akan ditampilkan kalau kota jelek. Jadi saya itu maunya buakn hany orang kiat yang datang, orang lain juga akan datang dan itu akan menguntungkan bagi Batam,” katanya.

Selain menata jalan Pemko akan memperbaiki fasilitas di hotel, di pusat perbelajaan dan restoran juga dilengkapi dengan tempat beribadah. (adi)

Minta Rp 100 Miliar, Diberi Rp 7 Miliar

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan Kementrian Perdagangan RI siap membantu biaya pembangunan Pasar Induk Jodoh. Tahap awal, Kemendag baru menyanggupi dana sekitar Rp 7 miliar dari total yang diajukan Pemerintah Kota Batam sebesar Rp 100 miliar. Total anggaran yang diminta Pemko Batam tersebut juga dinilai cukup besar.

“Banyak amat (Rp 100 miliar) kata mereka (Kemendag). Kan mau bagus pak saya (Wali Kota) bilang. Mereka tak bisa, awalnya hanya sekian dulu,” kata Rudi di Kantor Wali Kota, Jumat (11/1). Kutipan tersebut merupakan percakapan Rudi dengan pihak Kemendag beberapa waktu lalu.

Menurut Rudi, Kemendag akan membantu lebih banyak lagi setelah Pemko Batam memulai pembangunan pasar dengan dana awal Rp 7 miliar yang kelak akan diberikan, selain Rp 7 miliar dari Kemendag, Pemko Batam diharapkan juga menganggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam.

“Setelah itu akan dibantu banyak, sehingga dapat dibangun seperti Pasar Klewer itu. Dari APBD belum bisa kita anggarkan, aset itu belum resmi milik kita,” tambah Rudi.

Untuk diketahui, konsep pembangunan Pasar Induk Jodoh mengikuti Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah. Menurut Rudi, rencana pengembangan Pasar induk Jodoh sdauh dipaparkan kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam Zarefriadi.

“Februari awal mungkin sudah ada gambarannya (Detail Engineering Design). Anggaran DED dari APBD, tidak termasuk bantuan Kemendag Rp 7 miliar itu,” ungkap dia.

Rudi berharap, pasar yang berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar ini diharapkan akan mampu menampung sekitar 2.100 hingga 2.200 pedagang. Target daya tampung ini sengaja dibuat lebih banyak dari data Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan direlokasi sebanyak 1.800 pedagang.

“Yang 1.800 itu data awal, dugaan saya nanti akan membengkak. Makanya kami perkirakan sekitar 2.200 daya tampungnya,” ujarnya.

Dengan jumlah pedagang yang banyak tersebut, mantan anggota DPRD Batam ini menyebutkan pasar akan dibangun bertingkat hingga lima lantai, dengan pasar bawah pada lantai yang paling bawah.

“Intinya supaya PKL Nagoya, Jodoh dan semuanya dapat tertampung,” katanya.

Kondisi Pasar Induk terlihat memprihatinkan, Minggu (7/1).Pemko Batam memnita BP Batam bisa segera mengeluarkan surat pinjam pakai pasar tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Tak hanya konsep bangunan utama yang jadi perhatian. Ia mengatakan, parkir hingga sistem pembuangan limbah akan diatur sedemikian rupa agar tidak bau. “Sirkuliasi limbah harus lancar, kalau tidak pasarnya nanti akan bau,” ucapnya.

Sebelum perombakan, karena hingga kini masih menunggu keputusan penyerahan aset dari kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI pihaknya tengah menunggu Surat Pinjam Pakai dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Surat ini diperlukan agar Pemko Batam dapat mulai membersihakn pasar tersebut.

“Suratnya belum keluar, kita tunggu dulu. Surat itu keluar bisa dua minggu maupun dua bulan, ya biasalah itulah adanya,” tambahnya.

Ditanya berapa anggaran yang akan dipersiapkan Pemko Batam untuk membersihkan pasar tersebut usai dapat surat dari BP Batam, Rudi mengaku akan mengusahakan dana lain, termasuk membuka kesempatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang ingin terlibat.

“Kalau ada CSR boleh, sekarang kan saya banyak libatkan CSR (dalam pembangunan), contoh taman. Semuan potensi (pendanaan) harus kita manfaatkan semua,” pungkasnya. (adi)