Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 12721

Jusuf Kalla Sesalkan Sikap Setya Novanto

0
Jusuf Kalla

batampos.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla sedih dengan sikap Ketua DPR Setya Novanto

Novanto tiba-tiba menghilang Rabu (15/11) malam. JK menganggap tindakan Setya Novanto itu secara langsung mencoreng nama Partai Golkar.

“Semalam itu kan kampanye negatif kepada Golkar. Sepanjang tengah malam dari jam 10 itu kampanye negatif kepada Golkar,” ujar JK yang juga pernah menjadi Ketua Umum Partai Golkar, di Jakarta Kamis (16/11).

Semestinya, menurut JK, Setya Novanto sebagai seorang kepala lembaga legislatif harus menunjukkan sikap yang taat pada hukum. Bila dipanggil di hadapan penyidik juga harus siap untuk hadir dan bertanggung jawab.

“Jangan seperti ini (menghilang, Red), ini kan tindakan yang menjadi tanda tanya untuk semua masyarakat, bagaimana kewibawaan seorang pemimpin begitu,” jelas dia.

Sebelumnya, KPK secara resmi telah menetapkan kembali Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan proyek e-KTP. Komisioner KPK, Saut Situmorang mengatakan, pihaknya telah menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu atas nama Setya Novanto.

Pada Rabu malam, petugas KPK dikabarkan mendatangi rumah Novanto di Jalan Wijaya XIII Nomor 19, Jakarta Selatan. Tapi, hingga petugas meninggalkan rumah tersebut, Novanto tidak diketahui keberadaanya. (jun/JPK/ce1)

YLKI Soroti Penyederhanaan Golongan Listrik, Katanya

0
ilustrasi

batampos.co.id – Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyoroti kebijakan penyederhanaan golongan listrik yang dilakukan oleh Kementerian ESDM dan juga PT PLN (Persero).

Kebijakan tersebut dinilai masih belum memberi kepastian terhadap besaran tarifnya.

Tulus Abadi mengatakan, ketidakpastian itu dirasakan karena beberapa indikasi. Salah satunya adalah penggunaan formula perhitungan minimal pemakaian listrik.

“Dari formulasi pemakaian minimal inilah tagihan konsumen berpotensi melambung. Sebagai contoh pemakaian minimal untuk 1.300 VA adalah 88 kWh (Rp 129.000), sedangkan 5.500 VA pemakaian minimal 220 kWh, atau sekitar Rp 320.800,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/11).

Kedua, perubahan daya yang signifikan akan mengakibatkan pelanggan harus mengganti instalasi dalam rumah.

“Itu artinya konsumen harus merogoh kocek untuk hal tersebut. Tanpa mengganti instalasi maka membahayakan bagi instalasi konsumen. Dan konsumen harus melakukan Sertifikasi Laik Operasi (SLO) ulang dan itu dibayar konsumen, dan biaya SLO untuk golongan 5.500 jauh lebih mahal,” tambahnya.

Terakhir, Tulus menilai penyederhanaan golongan listrik akan membuat pelanggan semakin konsumtif dalam menggunakan daya listriknya. Hal itu dianggap tak sejalan dengan tujuan pemerintah dalam slogan hemat energi.

“Akibat aliran listrik yang loss stroom, konsumen berpotensi tak terkendali dalam menggunakan energi listriknya. Dan hal ini tidak sejalan dengan kampanye hemat energi dan hemat listrik yang dilakukan pemerintah,” tandasnya. (cr4/JPC)

DPRD Somasi Gubernur

0
Jumaga Nadeak. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Lantaran partai politik tidak memberikan respon untuk menuntaskan persoalan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri. DPRD Kepri membuat kebijakan tegas dengan mengirim surat pemberitahuan alias somasi ke Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Pengacara Gubernur, Andi Muhammad Asrun mengatakan surat tersebut salah kaprah jika ditujukan kepada gubernur.

“Dari sisi hukum, Gubernur tidak punya kewenangan untuk menentukan siapa Cawagub pengganti Agus Wibowo. Karena keputusan tersebut adalah menjadi ranahnya partai pengusung,” ujar Andi Muhammad Asrun, kemarin.

Menurut pria yang akrab disapa Asrun tersebut, DPRD sudah mengirim surat tersebut kepada Gubernur tertanggal 15 November 2017. Ada dua poin yang disampaikan DPRD Kepri. Pertama adalah, kekosongan Wagub Kepri sudah cukup lama dan peran Wagub sangat penting dalam kemajuan serta pembangunan dalam kemajuan serta pembangunan daerah, bersama ini diminta kepada Gubernur agar dapat mengusulkan kembali Cawagub dalam waktu tujuh hari setelah berkas ini diterima.

Masih kata Asrun, poin kedua adalah apabila Gubernur tidak menyampaikan usulan, maka DPRD Kepri akan menindaklajuti proses pemilihan Wagub. Dijelaskannya, keputusan untuk mengusulkan adalah berdasarkan kolektif kolegial partai. “Tidak ada sanksi hukum, jika Gubernur tidak memiliki Wakil Gubernur. Harusnya yang dilayangkan somasi adalah ke partai pengusung,” papar Andi Asrun.

DPRD Ngotot Proses Pemilihan Wagub Sementara itu, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kepri sudah menjadwalkan rapat paripurna penetapan bakal calon Wakil Gubernur Kepri menjadi calon tetap Wakil Gubernur minggu depan.

“Banmus menyepakati untuk menjadwalkan paripurna penetapan bakal calon Wakil Gubernur menjadi calon Wakil Gubernur pada hari Rabu, 22 November mendatang,” ujar Jumaga Nadeak dalam siaran persnya, kemarin.

Menurut Jumaga, untuk waktunya, DPRD mengagendakan paripurna dilangsungkan pukul 14.00 setelah paripurna pandangan pemerintah terhadap pandangan umum fraksi. Karena pada hari yang sama juga dijadwalkan paripurna APBD Kepri 2018.

“Paginya kita paripurna APBD jam ,10.00. Setelah makan siang kita lanjut paripurna penetapan dan bersifat internal,”katanya.

Lebih lanjut katanya, DPRD tidak akan berlama-lama menetapkan yang bersangkutan menjadi calon tetap Wakil Gubernur. Ditegaskannya, apabila Parpol Pengusung melalui

Gubernur mengusulkan lagi, Panitia Pemilihan (Panlih) tetap melakukan verifikasi dan kalau memang memenuhi, maka akan ditetapkan sebagai Cawagub.

“Kita berharap pada kesempatan kali ini, ada respon yang baik. Sehingga Partai Politik melalui Gubernur mengusulkan cawagub pengganti Agus Wibowo,” tutup politisi PDI Perjuangan tersebut DPRD saat ini menyurati Gubernur untuk ketiga kalinya.

Surat DPRD ini, berisi permintaan kepada Partai Politik untuk segera mengusulkan satu nama pengganti melalui Gubernur. DPRD memberikan batas waktu satu minggu kepada Gubernur dan Partai Pengusung untuk segera melengkapi persyaratan tersebut. (jpg)

Festival Crossborder Skouw Hadirkan Musisi Reggae Papan Atas

0

Musisi raggae papan atas Indonesia, Ras Muhamad menjadi bintang tamu dalam Festival Crossborder Skouw, 16 November.

Setelah Nania Idol Performance dan Dhyo Haw, kini giliran Ras Muhamad beraksi di Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Distrik Muaratami Jayapura.

Sebelum konser, Reggae Ambassador Indonesia itu akan memberi peluang pecinta musik raggae itu mengisi acara bagi para penikmat musik raggae.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menilai festival di area perbatasan menjadi cara efektif untuk menarik pengunjung dari negara tetangga.
“Kami akan geber terus crossborder Skouw, dampaknya pasti bagus. Perbanyak atraksi, sebagai daya tarik wisata,” ungkap Arief .

Crossborder, kata Arief Yahya, wilayah perbatasan yang secara teoritis dinilai lebih mudah, tidak menghadapi problem jarak. “Sama dengan bisnis transportasi dan telekomunikasi, jarak menjadi variable penentu,” kata Arief

Jarak dan dekat dan akses mudah, PLBN Skouw berjarak 300 meter dari perbatasan Papua Nugini, dapat dicapai dengan berjalan kaki. Kemudahan ini menjadi modal kuat. “Makin banyak aktivitas event, makin sering orang Papua Nugini akan menyeberang ke Skouw ,Jayapura,” jelas Menteri Arief.

Festival ini bertepatan dengan hari pasar Skouw. Praktis, event ini membuat roda perekonomian semakin berputar kencang .

Selama ini, warga Papua Nugini gemar berbelanja di pasar pada hari pasar Selasa, Kamis, dan Sabtu karena harga kebutuhan relatif lebih murah dan bervariasi.

“Dua konser lalu, mampu menggerakkan lebih dari 1500 wisman Papua Nugini datang ke Skouw, berbelanja sekaligus menikmati musik reggae memang sangat digemari masyarakat,” ucap Arief menambahkan.

Kabid Promosi Wisata Alam , Hendry Noviardi menambahkan, Ras Muhammad akan tampil bersama band reggae lokal ternama Dave Solution dan Vanimo Natives dari Papua Nugini (PNG) dalam edisi ketiga kali ini.

Dia optimistis, Ras Muhamad menjadi daya tarik festival crossborder di Skouw berkaca dari latar belakang sang musisi. Ras Muhamad belajar dari musisi raggae Jamaika dan ttinggal di Brooklyn, New York, Ras Muhammad. “Kami datangkan untuk mengobati rasa kangen penikmat musik reggae,” ungkap Hendry.

Sosok Ras Muhamma, Pria bernama asli Muhamad Egar ini populer sejak merilis album Reggae Ambassador tahun 2007. Lama menetap di New York Amerika Serikat sekitar 12 tahun, Ras Muhamad lagu-lagu Ras Muhamad mengambil inspirasi dari kejadian sehari-hari, lingkungan, keadaan sosial masyarakat dan juga pandangan berbagai tokoh/pemimpin dunia seperti Mahatma Gandhi, King Selassie I, Bung Karno dan negarawan dunia.

Pria berusia 37 tahun ini telah merilis dua buah album. “Album Yang Pertama, “Declaration of Truth”, awal tahun 2005 dengan 10 lagu dan album kedua, “Reggae Ambassador” berisi 15 lagu, Januari 2007.

“Ras Muhamad membawakan lagu khas Bob Marley. Penggemar musik Reggae asal Papua pasti terhibur,”ujar Hendri memberi garansi.

Selain Ras Muhammad, Grup reggae Dave Solution dari Papua Barat kembali mengisi acara dalam festival tersebut. “Prinsip kami simpel. Kami hanya mengikuti selera pasar dan kami sediakan,” kata Hendry.

“Dua konser terdahulu, Dave Solution dielu-elukan dan membuat histeris ribuan penotnon. Kami wajib menghadikan mereka kembali untuk memuaskan kerinduan penggemarnya,”katanya.

Selain menikmati musik reggae dan belanja di hari pasar Skouw, Kemenpar berharap, kawasan wisata Pantai Baseg dan Holtekamp berpasir putih keabuan di dekat Skouw bisa semakin populer berkat festival ini . Sebab, banyak orang bakal mengarahkan mata ke destinasi di bibir lautan Pasifik itu.(*)

Freediving di Laut Sabang

0

Freediving Competition 2017 yang akan berlangsung pada 26 November hingga 1 Desember 2017 mendatang di Sabang, Aceh diikuti atlet dunia.

Mereka sengaja datang jauh-jauh hari untuk dapat berlatih dan mengenal Teluk Balohan yang menjadi lokasi penyelenggaraan kompetisi.

Freediving Competition merupakan satu dari 24 rangkaian acara yang ada di dalam Sail Sabang 2017. Salah satu atlet yang telah tiba adalah pemegang rekor dunia freediving, William Trubridge dari Selandia Baru. Ia sengaja datang lebih awal untuk mengenal karakter arus serta tingkat jarak pandang Teluk Balohan.

“Hari ini saya baru saja menyelesaikan latihan pertama saya untuk Sail Sabang Freediving Competition, Sabang punya laut yang sangat indah,” ujar William.Dari hasil latihan pertamanya itu, William mengaku cukup puas dengan apa yang didapat. Ia bisa menembus kedalaman 90 meter di tengah cuaca yang baik sehingga membuat suhu di air cukup bersahabat.

“Ombaknya juga cukup baik, kejernihan air sangat bagus, ombaknya juga sangat baik. Semua kondisi itu sangat menyenangkan buat kami para freedivers,” ujarnya.

Lebih lanjut pemecah rekor dunia untuk kategori Free Immersion dan Constant Weight Without Fins di tahun 2013 ini mengatakan, selain untuk berlatih, kedatanganya lebih awal juga untuk menikmati dan mengenal lebih jauh keindahan di Sabang.

“Bagi saya menyenangkan bisa ikut di kompetisi ini. Saya bisa mengikuti kompetisi dengan santai dan menyenangkan. Menikmati semua keindahan lainnya,” ujarnya. Sail Sabang Freediving Competition 2017 diikuti lebih dari 40 atlet frediving internasional. Para atlet akan diajak untuk menyelami bawah laut Sabang yang sangat indah. Hadiahnya pun tak tanggung-tanggung. Totalnya mencapai Rp 200 juta.

Freediving sendiri adalah olahraga menyelam dengan hanya menggunakan satu napas, tanpa bantuan alat. Berbeda dengan Scuba Diving yang menggunakan tambahan alat Scuba.

Stanley Sradaputta, salah satu tenaga ahli Freediving yang membantu penyelenggaraan kompetisi menjelaskan, selain perbedaan peralatan yang digunakan, persiapan yang dilakukan oleh para atlet untuk berkompetisi antara scuba diving dan freediving juga berbeda.Persiapan di scuba diving tidak membutuhkan waktu lama. Kompetisi yang berlangsung dua hari, biasanya para atlet cukup meluangkan waktu selama empat hari.

Namun berbeda dengan freediving. Persiapan yang dilakukan atlet lebih membutuhkan waktu. Sebab para atlet harus beradaptasi terlebih dahulu dengan lokasi yang akan digunakan. William misalnya. Ia sudah datang 13 hari sebelum pertandingan.

“Atlet freediving, pertandinganya masih pekan depan tapi mereka sudah hadir sejak saat ini. Sebab mereka harus latihan, tidak bisa mencapai kedalaman tertentu hanya dalam waktu yang singkat. Perlu adaptasi dan survei. Jadi lenght of stay-nya pasti lama. Jadi prospek untuk kedatangan wisatawan mancanegara di freediving sangat cerah,” ujar Stanley.

Lebih lanjut Stanley mengatakan, Wisman freediving pengeluaranya pun akan lebih besar dibanding atlet scuba diving.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan, dengan kedatangan para atlet yang lebih awal, tentunya mereka akan memiliki waktu dan kesempatan lebih untuk dapat menikmati keindahan destinasi wisata yang ada di Sabang. Selain itu juga budaya dan keramahan masyarakat.”Karena itu, komunitas, industri dan lainnya harus bisa mengambil momentum ini dengan membuat paket-paket perjalanan. Mereka, para atlet, diajak untuk bisa mengeksplorasi lebih apa yang ada di Sabang,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mendorong untuk olahraga freediving untuk dikembangkan lebih baik lagi oleh masyarakat. Bawah laut Sabang yang indah serta memiliki kedalaman yang cukup, sangat berpotensi untuk pengembangan freediving.

“Jika selama ini wisatawan masih mengenal Bali atau Lombok, tapi mereka kini bisa diarahkan ke Sabang. Apalagi bagi para komunitas Yacht dari Langkawi dan Phuket, mereka bisa ditarik ke Sabang dan ditawarkan berbagai atraksi. Salah satunya freediving, maka dari itu, mari semua pihak kita sukseskan Sail Sabang 2017 yang akan digelar mulai tanggal dengan rangkaian acara dari tanggal 28 November hingga 5 Desember 2017,” ujarnya.(*)

Indonesia Runner Up Destinasi Favorit Wisatawan Muslim Milenial

0
ilustrasi

Mastercard-Halal Trip Muslim Millenial Travel Report (MMTR2017) menempatkan Indonesia pada ururtan kedua sebagai destinasi wisata halal.

Meski kalah dari Malaysia, posisi Indonesia sudah jauh membaik bila dibanding prestasi 2016. Ada sedikit lompatan yang tercipta. Dari nomor empat naik ke posisi dua. Dan sekarang, posisinya sudah nyaris berada di tempat teratas dunia.

“Alhamdulillah bagus sekali. Sudah bagus, walapun targetnya nomor satu. Tetapi hasil ini sudah menunjukkan peningkatan. Dulu kita tidak diperhitungkan. Untuk itu, target tahun depan harus menjadi nomor satu,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya sesuai acara Wonderful Indonesia Co-branding Forum (WICF) di Balairung Soesilo Sudarman, Jakarta, Selasa (14/11).

Sekarang, Menpar Arief Yahya jadi makin bersemangat mengejar Malaysia. Dia makin ngotot menempatkan rival atau pesaing sebagai tolak ukur. Apa yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh Malaysia? Setelah itu bandingkan dengan yang dilakukan Wonderful Indonesia?

“Kita sudah tetapkan, common enemy kita bersama. Musuh emosionalnya, Malaysia. Musuh professional kita Thailand. Sekarang yang harus dicari adalah cara mengalahkan rival tadi. Bagaimana mengejar ketertinggalan? Kalahkan mereka hingga betul-betul capaian kita mengalahkan mereka,” ucap Menpar.

Menpar pun kemudian menggunakan idiom perang karena terinspirasi oleh strategi perang yang diajarkan oleh sang ahli strategi perang Sun Tzu. Harapannya, muncul sense of urgency, drive, dan motivasi yang membakar semangat dalam mewujudkan visi 2019. Apalagi, satu strip di bawah Indonesia ada Jepang yang telah menyediakan fasilitas bersertifikasi halal. Restoran, hotel dan fasilitas khusus lainnya, sudah banyak yang berlabel halal.

“Musuh-musuh kita semuanya running dengan kencang. Karenanya saya ucapkan terimakasih atas kerja Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal yang dipimpin Riyanto Sofyan,” ucapnya

Messagenya hanya satu. Seluruh tim harus terus bekerja keras melakukan perbaikan.

“Pertama, kenali dunia, kenali dirimu, kenali medan perangmu, maka kamu akan memenangkan peperangan. Kedua, kenali musuhmu, kenali dirimu, kenali medan tempurmu, maka kamu akan memenangkan peperangan. Ketiga, kenali pelangganmu, kenali dirimu, maka kamu akan memenangkan persaijgan,” ucapnya.

Sekarang, yang tinggal diperkuat Indonesia tinggal penguatan SDM. Karena dari evaluasinya, Indonesia hanya sedikit terkendala dengan bahasa.

“Hanya itu saja, lainnya kita unggul. Dari mulai fasilitas ramah traveler Muslim, fasilitas-fasilitas muslim friendly, kita juga sama. Malah lebih bagus lah karena Indonesia sukses menyambar 12 kategori dari 16 gelar yang dipertarungkan dalam World Halal Tourism Award,” ucapnya. (*)

Wisata favorit traveler muslim milenial, versi Mastercard-Halal Trip Muslim Millenial Travel Report (MMTR2017).

1. Malaysia
2. Indonesia
3. Jepang
4. Thailand
5. Australia
6. Singapura
7. UEA
8. Inggris
9. Amerika Serikat
10. India

 

Festival Saribu Rumah Gadang Meriahkan Tour de Singkarak 2017

0

Kabupaten Solok Selatan kembali menjadi tuan rumah Tour de Singkarak (TdS) 2017. TdS bakal menyuguhkan wisata budaya Festival Saribu Rumah Gadang kepada para peserta.

Festival ini bakal digelar sebelum etape 6 dengan rute balap Kota Solok menuju Kayu Aro, Solok Selatan pada 22 November 2017.

Festival Saribu Rumah Gadang membuat TdS akan semakin berwarna karena menyajikan atraksi budaya dan seni termasuk pameran anak mudo seperti randai, silat, dan barabab.

Peserta bakal mementaskan kesenian mulai tergerus zaman seperti Randai, Silat Tradisi, Pidato Adat sampai Tari Piring dalam Festival Saribu Rumah Gadang. Hartati, seniman asal Solok turun gunung membuat konsep dan ide dalam festival ini.

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria menjelaskan, kawasan saribu rumah gadang salah satu desa yang masih menjaga tradisi Minang, termasuk melestarikan bentuk dan fungsi rumah gadang.

“Festival Saribu Rumah Gadang bakal digelar tahunan. Tahun ini menjadi tahun pertama. Kami akan melibatkan seniman asal Solok, salah satunya Hartati, seorang seniman dan koreografer handal. Kami beruntung memiliki Hartati, ikut terjun langsung bolak-balik pulang kampung untuk membangun dan mengembangkan konsep festival ini,” kata Muzni, Rabu (15/11).

Festival ini, lanjut Muzni, membangkitkan lagi semangat budaya masyarakat Solok Selatan, bekerja sama dan gotong royong dalam membangun dan menjaga adat istiadat. Seluruh peristiwa atau tradisi berkaitan erat dengan adat istiadat Minang digelar atas partisipasi masyarakat.

“Bukan semata instruksi dari atas. Prinsip ‘duduak samo randah, tagak samo tinggi, dan pemimpin ditinggikan sarantiang’ itu menjadi acuan untuk festival ini,” lanjut sang Bupati.

Demi menghidupkan lagi nyawa adat istiadat kental di Solok Selatan itu, Pemkab Solok Selatan memilih tema “Manjupuik nan tatingga, mangumpuakan nan taserak, mengambang pusako lamo” memiliki arti menjemput yang tertinggal, mengumpulkan yang tercecer, menampilkan lagi pusaka lama.

Guna membangkitkan atmosfer selama acara, masyarakat dan wisatawan di kawasan Saribu Rumah Gadang diimbau untuk memakai busana khas Minangkabau: baju kurung untuk perempuan dan taluak balango untuk laki-laki.

“Deta dan asesoris keseharian lainnya. Bukan baju adat, baju baralek atau baju datuk dan sejenisnya. Masyarakat bukan sebagai penonton. Tapi langsung menjadi pelaku,”jelasnya.

TdS 2017 diramaikan peserta dari 30 negara pada 18-26 November. Tercatat 20 tim dari 30 negara terdiri dari 15 tim internasional dan 5 tim nasional/lokal bakal berlompa balapan dalam sembilan etape. TdS mengambil lokasi start dari Tanah Datar dan melintasi 18 kabupaten/kota dengan menempuh jarak sejauh 1,246 kilometer. Pembalap akan finis di Bukittinggi.

Event sport tourism bertaraf internasional ini berdampak positif bagi masyarakat Sumbar, terutama direct impact ekonomi selama lomba berlangsung. TdS 2017 mendorong peningkatan infrastruktur, terutama jalan-jalan dilalui peserta menjadi terpelihara dan semakin mulus. Selain itu, TdS juga menjadi sarana efektif untuk mempromosikan pariwisata. Sejak TdS pertama pada 2009, kini bermunculan destinasi wisata baru di Sumbar.

TdS merupakan kejuaraan wajib Asia dan mampu menyedot lebih dari 1 juta penonton. Peringkat TdS tingkat dunia dari jumlah penonton menduduki peringkat 5 setelah Tour de France (12 juta penonton), Giro d’Italia (8 juta), Vuelta a Espana (5 juta), Santos Tour Down Under (750.000), dan TdS (550.000).

Gelaran TdS ini praktis mendongkrak aneka ragam budaya objek wisata alam dan budaya sekaligus memberikan dampak positif bagi pariwisata serta ekonomi masyarakat.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, TdS sejak pertama kali digelar mengalami banyak kemajuan. Pada 2013 Amauri Sport Organisation (ASO), sebagai penyelenggara resmi Tour de France merekomendasi TdS sebagai major race dari kalender dunia balap sepeda Asia.

“Berarti, TdS efektif sebagai sarana promosi dalam rangka meningkatkan kunjungan dan awareness wisatawan juga memberikan direct impact dan media value yang tinggi, setiap tahun pelaksanaanya harus semakin membaik,”kata Menpar Arief Yahya.

Demi mendukung kegiatan ini, Kementerian Pariwisata terus melakukan kampanye guna mendatangkan wisatawan maupun investor untuk menamkan investasi di wilayah Sumatera Barat.

“Di sepanjang lintasan, semua pebalap juga akan disuguhi dengan keelokan wisata alam Ranah Minang sekarang terus dipercantik dengan beragam fasilitas pendukung,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

 

Hunian Mewah dengan Basement

0
Desain rumah di Beverly Green 2. F. Repro PKP untuk Batam Pos.

batampos.co.id – PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) menawarkan Beverly Green 2, sebuah blok baru di dalam kompleks Perumahan Beverly Green yang berlokasi di kawasan Batamcenter. Pengembang hanya menawarkan sebelas unit rumah, yang terdiri atas dua tipe bangunan yakni tipe 110/120 (standar) dan tipe 146/270 (hook). Hunian mewah di pusat Kota Batam ini seluruhnya berbentuk couple/berpasangan (bukan deret). Dari jumlah tersebut, kini tersisa 2 unit saja.

Pimpinan proyek Beverly Green 2, Sofyan mengatakan, setiap rumah memiliki lebar kavling 7 meter. “Kelebihannya, rumah terdiri dari dua lantai dan ada tambahan basement atau ruang bawah tanah yang bisa digunakan untuk dapur dan sebagainya. Jadi bangunannya seperti 2,5 lantai,” ujarnya, Rabu (15/11).

Ia menyebutkan, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 900 jutaan per unit. PKP yang saat ini menggelar pameran Great Sale di BCS Mall hingga Senin (27/11), menyediakan promo khusus yaitu cicilan tanpa bunga setara harga tunai dan DP bisa dicicil 2 tahun.
“Selain itu konsumen bisa juga melakukan cara bayar disesuaikan dengan kemampuan bayar konsumen,” tambah Sofyan.

Saat ini, lanjutnya, progress pembangunan di lapangan sudah dalam taraf pengecoran lantai 2. “Diperkirakan akhir tahun ini sudah siap huni,” jelasnya.

Beverly Green 2 berada di lokasi sangat strategis sekitar pusat pemerintahan Batamcenter. Penghuni sangat mudah mengakses pusat pemerintahan, pusat-pusat bisnis, dekat dengan pelabuhan ferry internasional Batamcenter, dan akses jalan menuju Bandara Hang Nadim pun sangat mudah. “Manfaatkan kesempatan menarik ini, karena Beverly Green 2 lokasinya strategis dengan harga jual kompetitif di kelasnya. Cocok juga untuk investasi,” ucap Sofyan berpromosi.

Di samping itu, konsep arsitektur perumahan mewah ini, sesuai dengan tagline yang diusungnya, Dream Home (rumah impian) yang menawarkan rumah tinggal tropis, kental dengan nuansa natural atau menyatu dengan alam. Terdapat banyak taman hijau nan asri serta pepohonan rindang yang memberikan kesejukan alami. Fasilitas yang disediakan antara lain lapangan futsal, lapangan basket, jogging track, dan kolam renang.
“Untuk informasi lebih lengkap, silakan hubungi marketing kami di pameran PKP Great sale di BCS Mall,” tutupnya. (nji)

Pembangunan Jalan Baru Singkep Barat-Jagoh

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lingga Said Nursyahdu, memastikan pembangunan jalan baru Singkep Barat – Jagoh telah masuk dalam DED pada tahun ini dengan perkiraan pembangunan akan berjalan pada tahun depan. Namun Said menunggu kepastian dana pembangunan jalan itu.

“Program pembangunan jalan itu tentunya memerlukan dana yang tidak sedikit. Untuk biaya DED saja sudah menelan anggaran sebesar Rp 600 juta,” kata Said Rabu (15/11) pagi.

Walau demikian Said optimis, pembangunan jalan tersebut sangat membantu masyarakat dalam mempermudah aktifitas mereka. Jalan ini tentunya akan memangkas waktu perjalanan lebih pendek. Dan memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih dari jalan sebelumnya.

Tentu saja lebih aman, selain jalan baru itu lebih mulus, jalan tersebut juga akan memiliki median jalan sehingga jalan dengan lebar 12 meter akan dibagi menjadi dua jalur. Tentunya kondisi ini menjadikan jalan tersebut lebih besar dan aman bagi pengendara.

“Jalan yang sudah ada DED itu, tentunya dapat membantu masyarakat terutama bagi warga sekitar untuk mengirim hasil daerah mereka lebih cepat lagi dipasarkan,” ujar Said.

Jalan yang berkisar memiliki panjang 25 kilometer ini selain mempermudah akses warga sekitar, juga dapat mempermudah wisatawan yang hendak menuju sejumlah lokasi wisata di daerah yang dekat dengan pembangunan jalan tersebut. Sejumlah lokasi wisata seperti, air terjun Ciklatif dan lokasi lainnya akan lebih sering dikunjungi.

“Kami juga berharap pembangunan jalan ini dapat berjalan pada tahun depan. Sehingga seluruh akses yang ada di Kabupaten Tanah Bunda Melayu ini dapat terjalin satu dengan yang lainnya,” kata Said. (wsa)

Polda Tunggu Koordinasi dari ESDM Kepri

0
Lokasi pertambangan timah di Kampung Sekuning Desa Sri Bintan kecamatan Teluk Sebong, F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian menegaskan hingga kini belum ada koordinasi dari pihak Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terkait aktivitas pertambangan timah di Kampung Sekuning Desa Seri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong.

“Belum ada koordinasi seperti apanya, itu wilayah ESDM dan Polres setempat. karena, kepolisian harus ada dasar untuk menindak,” kata Sam usai acara Regional Diplomatic Meeting di Lagoi, Rabu (15/11).

Ia menyarankan agar menanyakan persoalan ini ke pemerintah provinsi, sebab yang mengeluarkan izin dari pihak pemerintah provinsi yakni dinas pelayanan terpadu satu
pintu, sedangkan pihak yang komplain dari pihak ESDM provinsi. “Jadi ada masalah
di internal provinsi sendiri,” katanya.

Sementara itu, ia juga menegaskan, akan mengawal aktivitas pertambangan bauksit yang sudah dimulai. Bila menemukan kegiatan penambangan yang melanggar aturan atau belum mengantongi perizinan maka pihaknya siap menindak.

Hanya sejauh ini diakuinya, ada satu perusahaan yang mendapatkan kuota ekspor, yakni PT Lobindo. Lobindo mendapatkan kuota ekspor bijih bauksit sebesar 1,5 juta ton. “Mereka pasti akan melakukan kegiatan (penambangan) dengan merangkul usaha pertambangan yang ada. Juga, akan mengekspor stok stok yang lama,” katanya.

Dikatakannya, ada beberapa usaha pertambangan yang sedang mengurus izin yang menjadi kewenangan provinsi, karena kewenangan perizinan di pusat sudah keluar. Mengenai kasus penambangan bauksit yang diamankan di Tanjungpinang, katanya, itu merupakan stok yang lama, hanya izin mereka tidak lengkap. “Itu kesalahannya, makanya kewajiban kewajiban usaha pertambangan harus dipenuhi, yang tahu itu provinsi dan kementerian ESDM, kita akan mengawalnya, jika keliru akan lakukan
penindakan,” tegasnya.

Sementara itu, seorang sumber di Sri Bintan mengatakan, aktivitas pertambangan timah di Kampung Sekuning Desa Sri Bintan telah dihentikan sementara atas permintaan masyarakat. “Sudah berhenti setelah masyarakat datang kemarin,” kata sumber itu kepada Batam Pos, kemarin.

Baru-baru ini, Humas Adikarya, Andi Cori kepada Batam Pos juga membenarkan aktivitas pertambangan dihentikan karena pihaknya sedang mengurus revisi izin usaha pertambangan dari timah atau logam mineral ke galian c, dalam hal ini pasir. (cr21)