Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12737

Angkot Diminta Berbenah

0
ilustrasi

batampos.co.id – Angkutan umum yang nyaman jadi harapan warga Batam, maka tak heran jika masyarakat kerap mengeluhkan banyaknya angkot yang tidak laik.

Seperti yang disampaikan warga Batamcenter, Nelly. Ia mengaku naik angkot tak laik terpaksa ia lakoni karena tak ada lagi pilihan lain. Ia menilai angkutan umum nyaman yang laik di Batam masih minim.

“Sudah kurang nyaman, lagipula ngetemnya juga lama. Harusnya pemilik angkot itu perbaiki kendaraannya,” keluhnya, kemarin.

Keluhan akan angkot tak laik ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Yusfa Hendri. Tak jarang keluhan tersebut sering ia dengarkan langsung dari masyarakat.

“Hampir setiap kami dapatkan keluhan ini tentang angkot yang tak laik ini. Mereka (warga) kurang nyaman,” ucap Yusfa.

Menurut mantan Kepala Dinas Pariwisata Batam ini, seharusnya pemilik usaha atau badan usaha angkot memperhatikan standar kenyamanan penumpang. “Kalu tidak nanti akan ditinggalkan dan masyarakat memilih angkutan yang nyaman,” imbuhnya.

Untuk itu, ia menghimbau pelaku usaha angkot dapat berbenah dan mengikuti harapan masyarakat. Dengan demikian dipastikan angkot akan tetap jadi salah satu pilihan angkutan bagi masyarakat.

“Makanya mereka (pemilik angkot) harus lakukan peremajaan dan juga rutin uji kir,” imbuh Yusfa. (cr13)

Gunung Sinabung Bergolak, Luncurkan Awan Panas 4 Km

0
Gunung Sinabung

batampos.co.id – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi sekitar pukul 15.36 WIB, Rabu (27/12). Gunung api setinggi 2.460 meter itu memuntahkan material vulkanis yang menyebabkan luncuran awan panas 3,5 kilometer (Km) ke arah tenggara-timur, dan 4,6 Km ke arah selatan.

Pos pemantauan Gunung Sinabung PVMBG melaporkan letusan diiringi gempa vulkanis dengan amplitudo 120 milimeter dengan durasi 500 detik. Kondisi angin bertiup ke arah timur-tenggara.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, puncak kawah terus mengeluarkan asap disertai abu vulkanik kelabu hitam dengan tekanan sedang hingga kuat. Hujan abu vulkanik jatuh di beberapa di desa di sekitar Gunung Sinabung. Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung masih tinggi.

“Status Awas (level 4) selalu diberlakukan sejak 2 Juni 2015 hingga saat ini,” Kata Kepala Pusdatin dan Humas Badan BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (27/12).

Sutopo menjelaskan, hujan abu menyebar di beberapa tempat seperti di Desa Sukanalu, Kota Tonggal, Kuta Tengah, Gamber, Berastepu, Jeraya, Pintu Besi, dan beberapa desa lain di sektor timur lereng.

Meski Demikian, ribuan penduduk terdampak langsung dari hujan abu vulkanik akibat letusan Gunung Sinabung. Meski demikian, belum ada laporan korban jiwa. Selain itu, masyarakat relatif tidak panik dalam menghadapi letusan ini karena hampir setiap hari Gunung Sinabung meletus.

PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 Km dari puncak, dan dalam jarak 7 Km untuk sektor selatan–tenggara, di dalam jarak 6 Km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 Km untuk sektor utara–timur.

Sutopo juga mengingatkan agar masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar. Pasalnya, material lahar yang dibawa semenjak letusan besar tahun 2013 telah membentuk bendungan alam di hulu Sungai Laborus.

Maka dari itu, penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran Sungai Laborus harus tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol bila tidak kuat menahan volume air. “Kawasan hilir rawan banjir lahar atau banjir bandang,” kata Sutopo.

Sementara BPBD Kabupaten Tanah Karo juga telah melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar dan banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus.

Sutopo menyebut, hingga saat ini dampak letusan Sinabung terus meluas. Beberapa desa diperkirakan sudah tidak bisa ditempati lagi. Relokasi terhadap 3.331 Kepala Keluarga (KK) di zona-zona merah harus segera dilakukan.

Selain itu, sampai saat ini parameter vulkanik dan seismisitas gunung masih tetap tinggi sehingga potensi letusan susulan masih akan tetap berlangsung. ”Tidak dapat diprediksikan sampai kapan Gunung Sinabung akan berhenti meletus,” kata Sutopo. (tau/jpg) 

Tidak Ada Cuti Bersama saat Tahun Baru

0

batampos.co.id – Saat pergantian tahun baru 2016 ke 2017 lalu, pemerintah memberikan hadiah libur cuti bersama pada 2 Januari 2017. Namun untuk tahun depan, tidak ada cuti bersama menyambut tahun baru 2018. Libur pegawai negeri khususnya, hanya di 1 Januari 2018 saja.

Keterangan itu ditegaskan kembali oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur di Jakarta, Rabu (27/12). Kepada seluruh PNS di instansi pusat maupun daerah, Asman menegaskan 2 Januari 2018 bukan libur cuti bersama.

’’PNS wajib masuk kerja (di 2 Januari 2018, red),’’ tuturnya.
Bagi PNS yang nekat bolos atau tidak masuk kerja tanpa alasan, sudah ada sanksi yang menanti. Sanksi itu terkait dengan disiplin PNS yang tercantum dalam PP 11/2017 tentang Manajemen PNS dan UU 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Asman menegaskan di dalam regulasi tersebut ketentuan pemberian sanksi kepada PNS terkait bolos kerja sudah jelas. Politikus PAN itu mengatakan perlu menegaskan kembali bahwa 2 Januari 2018 bukan libur cuti bersama. Sebab saat ini banyak pertanyaan yang masuk ke meja pengaduan Kementerian PAN-RB terkait itu.

Dia lantas merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang ditetapkan pada 22 September 2017 lalu. Di dalam SKB itu dirinci libur nasional dan libur cuti bersama tahun depan. Secara keseluruhan tahun depan ada 21 hari libur ’’tanggal merah’’. Perinciannya adalah 16 hari libur nasional dan lima hari untuk cuti bersama.

Lima hari cuti bersama itu adalah empat hari (13, 14, 18, dan 19 Juni) dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439 H dan 24 Desember dalam rangka Natal 2017. Jumlah cuti bersama 2018 lebih sedikit satu hari dibandingkan cuti bersama 2017.

’’Tidak dicantumkan dalam SKB itu bahwa tanggal 2 Januari 2018 merupakan cuti bersama,’’ tuturnya. (wan/jpg)

Batam Pos Great Sale 2017 Ditutup Tiga Hari Lagi

0

batampos.co.id – Program Batam Pos Great Sale 2017 mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha. Namun program ini akan berakhir dalam waktu tiga hari lagi, atau tepatnya pada Minggu (31/12) mendatang.

Manajer Iklan Batam Pos, Agus Triono mengatakan, sejak di-launching tanggal 20 Desember, sudah banyak pelaku usaha yang mempromosikan produknya lewat Batam Pos. Mulai dari perusahaan properti, otomotif, hingga perguruan tinggi.

“Animo untuk memasang iklan di Batam Pos jelang tutup tahun begitu tinggi. Selain sudah beriklan, beberapa pelaku usaha juga sudah mengonfirmasi akan beriklan di Batam Pos. Karena memang harga yang kami tawarkan miring,” katanya.

Banyaknya relasi yang memasang iklan lewat program Batam Pos Great Sale bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil survei Nielsen Media Research, Batam Pos merupakan media nomor 1 se-Sumatera dan nomor 5 se-Indonesia untuk kategori perolehan iklan tertinggi.

“Batam Pos juga menjadi koran terpopuler dan paling banyak dibaca di Batam. Mengalahkan media sejenis yang sama-sama beredar Kepri. Per harinya, pembaca Batam Pos mencapai 223 ribu orang. Makanya, Batam Pos masih menjadi market leader newspaper,” ujarnya.

Dia mengingatkan, program Batam Pos Great Sale akan berakhir pada 31 Desember. Selama periode itu, Batam Pos menyiapkan diskon besar-besaran untuk iklan koran.

“Ini (Batam Pos Great Sale, red) merupakan program langka. Untuk informasi lebih lanjut, dapat langsung datang ke kantor Batam Pos di Graha Pena lantai 2, Batam Center. Atau bisa juga menghubungi account executive (AE) Batam Pos kami serta menghubungi nomor 0778 460-000,” imbaunya.

Sebagai informasi, Batam Pos Great Sale digagas sebagai bentuk ucapan terima kasih media ini kepada mitra iklan.

“Kami ingin menjadikan Batam Pos Great Sale sebagai momen ucapan terima kasih kami kepada mitra iklan kami, yang selama ini mempercayakan Batam Pos untuk mempromosikan produknya. Berbeda dengan daerah lain, penetrasi media cetak di Batam sangat tinggi. Sehingga, beriklan melalui koran lebih efektif,” katanya. (gun)

Pengrajin Trompet Tahun Baru Lesu

0
Iman pengrajin terompet di Komplek Cahaya Garden Bukit Beruntung saat membuat terompet yang akan dijualnya untuk perayaan malam pergantian tahun, Selasa (26/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Jelang perayaan tahun baru 2018, sejumlah pedagang trompet mulai bermunculan di beberapa wilayah Kota Batam. Namun, beberapa pengrajin trompet masih merasakan sepinya pembeli tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Wahid pengrajin trompet dikawasan Bukitberuntun, Seipanas membuat trompet hanya jelang perayaan tahun baru. Dalam sehari, ia bersama dua rekannya bisa membuat ratusan trompet.

“Kami hanya pengrajin musiman, jadi bikinnya pas mau tahun baru saja. Setia hari bisa bikin seratus lebih,” kata Wahid, Selasa (26/12).

Sebagian bahan-bahan untuk membuat trompet dibawa dari Jawa, namun sebagian lagi dibeli di Batam. Hal itu dikarenakan perbedaan harga yang lumayan tinggi.

“Sudah harga, susah juga nemunya. Jadi sebagian bahan belinya di Jawa,” imbuh Wahid.

Menurut dia, trompet yang dijual disana bisa dibeli dengan eceran hingga grosiran. Harganya pun bervariasi tergantung model berkisar Rp 5 -20 ribu perterompet.

“Harga beda-beda, tergantung model dan ukuran juga,” jelasnya.

Meski sudah membuat banyak, Wahid masih mengeluhkan pembeli yang sepi. Padahal ditahun sebelumnya hampir sebagian pedagang di kawasan Nagoya, Batamcenter yang memesan kepadanya.

“Sekarang masih sepi, ada yang beli eceran, ada juga pedagang. Namun belum begitu ramailah,” ujar Wahid.

Namun, Wahid masih optimis pembeli akan meningkat beberapa hari jelang tahun baru. Bahkan beberapa hotel di Batam sudah ada yang memesan trompet untuk tahun baru.

“Masih yakin kalau tahun baru ramai membeli,” pungkas Wahid. (she)

Warga Minta Polisi Tertibkan Angkot Ngetem Simpang Panbil

0
Angkutan umum yang ngetem di Simpang Dam, Mukakuning membuat jalan jadi macet.
Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Masyarakat pengguna jalan kembali mengeluhkan aktifitas angkutan kota (Angkot) ngetem tengah jalan di Simpang Pabil. Warga berharap pos polisi yang berjaga di lokasi tersebut segera menertibkan sopir dan angkot ngetem itu.

“Padahal angkot ngetem di depan pos polisi. Harusnya mereka menertibkan,” keluh Andri, salah seorang pengguna jalan.

Kelihan warga ini, kata dia, cukup beralasan, sebab saat jam sibuk pagi dan sore hari jalan di wilayah tersebut selalu terjebak macet. Itu lantaran ulah para sopir angkot yang ngetem diatas bahu jalan, sehingga arus lalu lintas terhambat.

Kecelakaan lalu lintas juga kerap terjadi sebab saat pengendara lain mencoba melewati angkot yang ngetem itu akan bersenggolan bahkan tabrakan dengan kendaraan lain yang melaju di sebelah kanan jalan.

“Yang kami sesalkan kenapa seakan dibiarkan. Padahal ada polisi yang jaga disana,” sesal Anggi, salah seorang karyawati di kawasan industri di Batamindo.

Pemandangan serupa juga terlihat di jembatan penyeberangan SP Plaza, Batuaji. Jembatan yang sejatinya menjadi tempat penyebrangan pengguna jalan malah dijadikan terminal bagi angkot. Tak khayal kemacetan menjadi pemandangan sehari-hari.

Supir angkot disana ini juga terkesan arogan. Bahkan tak jarang warga pengguna jalan sering kali terlibat cek cok dengan para sopir angkot. Itu karena para sopir angkot merasa menguasai jalan dan tak terima jika ditegur oleh pengendara lain.

“Kita tegur dan kasih tahu baik-baik. Malah mereka yang marah dan gak terima. Kalau diladenin bisa cek cok,” kata Wahyu, warga lainnya.

Dengan adanya keluhan-keluhan itu, warga berharap agar pihak kepolisian dan instansi pemerintah terkait segera ambil tindakan tegas untuk menertibkan angkot yang berulah itu. “Kalau tak segera, akan bahayakan pengguna jalan,” imbuh dia. (rng)

Gabungkan Shipyard-Shipyard Kecil supaya lebih Efisien

0
Suasana di galangan kapal yang menjadi sektor investasi perusahaan asing yang berada di kawasan industri galangan kapal Tanjung Uncang, Batuaji. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putera melihat bahwa pemulihan sektor industri galangan kapal dapat dimulai dengan melakukan restrukturisasi industri.

“Misalnya dengan menggabungkan perusahaan-perusahaan shipyard berskala kecil agar lebihi efisien dan memiliki kapabilitas lebih baik untuk memenuhi permintaan,” kata Gusti belum lama ini.

Saran ini juga sudah termasuk dalam melakukan proses maintenance (perbaikan,red) kapal serta mendorong penggunaan teknologi tinggi dalam proses produksinya.

“Sehingga memiliki kemampuan dalam memproduksi jenis ragam kapal termasuk termasuk kapal komersial,” katanya lagi.

Kapal-kapal komersial tersebut seperti kapal pesiar dan kapal penumpang dalam jumlah dan ukuran besar.”Dengan demikian mengurangi ketergantungan terhadap permintaan kapal dari industri migas,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo juga telah berjanji akan membantu shipyard untuk pulih dari krisis yang tengah dialami akibat lesunya ekonomi global.

BP Batam kata Lukita telah memasukkan program pemulihan shipyard dalam periode 100 hari kerja. Pihaknya akan mengajak pengusaha galangan kapal untuk berdialog. Tujuannya untuk mengetahui kebutuhan dan kebijakan yang bisa membantu shipyard untuk kembali bergairah.

“Apa perlu insentif dari BP Batam dan pihak lain. Itu yang perlu kami tahu. Saya siap bantu shipyard,” ujarnya.

Ia juga mengatakan jika sektor galangan kapal butuh insentif, maka mereka siap memberikannya.”Jika insentif yang dibutuhkan sejauh ini berada di bawah kewenangan BP Batam, maka akan dibantu,” janjinya.(leo)

Tahun 2018 Pemko Batam Fokus Atasi Banjir

0
Alat berat milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam mengeruk tanah yang menimbulkan pendangkalan parit depan Mall SP Plaza, Sagulung, Rabu (13/12). Bila tidak dikeruk bisa menimbulkan banjir, apalagi dilokasi ini sering terjadi banjir. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Di 2018 mendatang, Pemko Batam telah menganggarkan Rp 11,2 miliar untuk penambahan tiga alat berat. Penambahan alat berat itu diperuntukan untuk mengatasi permasalahan banjir di kota Batam. Selain itu, tahun depan juga akan ada pelebaran jalan dari Simpang Panbil Seibeduk menuju Simpang Kabil, Kepri Mall.

Ketua Komisi III DPRD Batam, Nyanyang Haris Pratamura, mengaku selain pembangunan infrastruktur, fokus lainnya yang harus diselesaikan tahun depan ialah masalah banjir. Oleh sebab itulah Komisi yang membidangangi pembangunan, sarana prasarana dan lingkungan hidup ini akan terus bersinergi untuk pengawasan mitra kerjanya.

“Apa saja yang jadi aspirasi masyarakat, pelan-pelan kita selesaikan,” terang Nyanyang, Selasa (26/12).

Adapun ketiga alat berat itu ialah dua unit long arm excavator dan satu unit excavator amfibi.

Sementara mengenai masalah jalan, hal ini diketahui setelah pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) menyetujui penganggaran pelebaran jalan nasional tersebut.

“Sudah disetujui, rencananya di tahun 2018,” katanya.

Menurut dia, berbeda dengan pelebaran jalan lain yang ada di Batam, yang dianggarkan dari APBD Batam. Pelebaran jalan yang menghubungkan Batuaji-Batamkota ini dari APBN.

“Kalau APBD tak ada anggaran. Makanaya kita minta ke pusat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air Pemko Batam, Yumasnur mengatakan, pengadaan alat ini bertujuan menambah kekuatan untuk penanganan banjir.

Diakui Yumasnur, dari enam alat berat yang baru didatangkan dinilai belum bisa mencakup semua kawasan banjir. Untuk itu, pihaknya kembali mengusulkan untuk pengadaan tiga alat berat lagi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018.

“Alat berat ini diperuntukan untuk proses normalisasi drainase, parit, dan pekerjaan lainnya,” katanya.

Ia memperkirakan Maret atau April ketiga alat tersebut sudah datang.

Sebelumnya, Pemko sudah menggelontorkan Rp 12 miliar lebih untuk enam alat berat. Yumasnur menambahkan, penanganan banjir memerlukan waktu yang tidak sebentar. Meskipun titik banjir lama beberapa diantaranya sudah diatasi. Namun muncul lagi titik baru akibat pembukaan lahan sehingga sedimentasi jadi cepat menumpuk.

“Selain itu perilaku sebagian masyarakat membuang sampah sembarangan juga menimbulkan banjir,” tuturnya. (rng)

2017, Batamindo Rekrut 11.347 Tenaga Kerja

0
Ilustrasi pelamar kerja. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kawasan industri Batamindo telah merekrut 1072 tenaga kerja yang dibutuhkan untuk enam perusahaan yang berada disana pada akhir tahun ini.

“Desember tahun ini ada 1072 tenaga kerja yang direkrut. Perusahaan yang merekrut paling banyak adalah PT Schneider yang merekrut 350 buruh baru,” kata General Manager Affair Batamindo, Tjaw Hoeing atau biasa disapa Ayung, Selasa (26/12).

Diantara enam perusahaan termasuk PT Schneider terbagi atas dua kategori yakni perusahaan yang merekrut buruh untuk perusahaannya sendiri dan perusahaan yang merekrut untuk perusahaan lainnya.

Tercatat ada dua perusahaan yang merekrut karyawan untuk perusahaan lain, antara lain PT Tunas Karya yang merekrut 398 buruh dan PT Indoyasa yang merekrut 80 buruh.

“Sedangkan empat perusahaan lainnya adalah PT Schneider, PT Patite yang merekrut 22 buruh, PT Shimano yang merekrut 10 buruh dan PT Indomarco Pristama yang merekrut 212 buruh,” jelasnya.

Secara keseluruhan sepanjang 2017, Batamindo telah merekrut 11.347 tenaga kerja. Dimana perekrutan tertinggi terjadi pada bulan Agustus dengan 1588 rekrutan dan bulan terendah terjadi pada Januari dengan 141 tenaga kerja.

Sedangkan pengamat kebijakan ekonomi Batam, Suyono Saputro berpendapat sektor manufaktur punya peluang untuk pulih. Dengan syarat pemerintah harus memberikan insentif.

“Bisa kita lihat industri elektronik belum terpengaruh secara signifikan pelemahan ekonomi global. Karena masih bisa terima rekrutan. Panbil dan Batamindo tak ada masalah soal perekrutan,” ungkapnya.

Insentif yang dibutuhkan dunia industri kata Suyono haruslah insentif yang mampu membuat industri elektronik mampu berproduksi lebih banyak.

“Sekarang bagaimana industri elektronik bisa memperbesar produksinya. Caranya adalah dengan memberikan kemudahan untuk menjual langsung produknya di wilayah domestik,” katanya.

Ia yakin jika kebijakan Free Trade Agreement (FTA) segera diberlakukan, maka industri akan berkembang dan membuka perekrutan lebih banyak lagi.

“Ada banyak industri yang siap jual produk mereka kedalam negeri asal bea masuk dihapuskan,” tutupnya. (leo)

Catat Ya…, Malam Tahun Baru di Engkuputri Bebas Biaya Parkir

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Acara malam pergantian tahun yang ditaja Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Engkuputri, Minggu (31/12) nanti dibebaskan dari biaya parkir di sekitar Dataran Engkuputri Batam.

“Tak ada biaya parkir, free,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam Yusfa Hendri, kemarin.

Bahkan dalam saat acara tersebut pihaknya melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir akan memasang spanduk guna menegaskan hal tersebut. Hal ini dilakukan agar tak ada pihak tertentu yang mengambil untung dengan menggelar parkir liar seperti yang terjadi pada Malam Anugerah Batam Madani beberapa waktu lalu.

“Acara untuk rakyat tak boleh dinodai oleh oknum yang ambil kesempatan,” ucapnya.

Hanya saja, pihaknya tak menyiapkan petugas parkir. Oleh karena itu masing-masing warga diminta untuk memastikan kendaraannya aman. Dengan cara memasang kunci ganda atau memarkirkan kendaraannya pada tempat yang aman.

“Masyarakat perhatikan kendaraannya masing-masing. Pada dasarnya setiap acara yang digelar Pemko Batam itu gratis (biaya parkir),” paparnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi meminta Dishub Batam tak segan-segan menindak tegas para jukir liar tersebut jika kembali berulah. “Tindak tegas,” imbau Rudi.

Ia tak menampik jika pungutan parkir di lapangan menyalahi aturan, salah satunya menyalahi waktu parkir yang diperbolehkan dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

“Saya pernah lihat sendiri di (wilayah) Seijodoh, ternyata pukul 21.00 WIB masih ada tukang parkir, harusnya lebih dari pukul 20.00 WIB tak ada lagi,” pungkasnya. (cr13)