Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 12737

Sate Gurita, Kudapan Wajib saat Kunjungi Sail Sabang

0
Sate Gurita

Sail Sabang 2017 yang digelar 28 November-5 Desember mendatang.

Bagi yang kebetulan ke sana, jangan lupa sekalian cicipi kuliner khas lokal yang menggugah selera.

Kulinernya pun sudah ditata. Sejumlah kuliner andalan seperti Sate Gurita, Mi Jalak, Mi Sedap, Kue Kacang dan lainnya, sudah diatur rapih di sejumlah spot. Kebersihannya pun sangat terjaga.

“Pemkot sudah menetapkan area dibeberapa titik Kota Sabang dan Pulau Plah menjadi kawasan wisata kuliner. Ini agar pengunjung Sail Sabang 2017 tahu harus kemana saat ingin menikmati kuliner khas daerah kami,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Zulfi Purnawati, Jumat (24/11).

Kebetulan, pemerintah pusat sudah menetapkan Sabang sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Wisata kuliner pun jadi sangat masuk akal untuk ikut dipromosikan di Sail Sabang 2017. “Ini kesempatan besar bagi kami. Mumpung banyak yang datang, semua kami tawarkan ragam kuliner khas Sabang yang menggugah selera,” ucapnya.

Sate Gurita misalnya, tak lengkap rasanya bila berkunjung ke Sabang tanpa menikmati sate yang satu ini. Terbuat dari gurita, sate ini terasa empuk dan penuh citarasa karena sebelumnya telah dibumbui dengan berbagai bumbu rempah.

Anda bisa menikmati sate gurita bersama nasi ataupun lontong, dengan pilihan bumbu kacang dan padang sebagai pelengkap. Dan, untuk bisa menikmati seporsi sate ini, Anda hanya cukup merogoh uang Rp 15 ribu saja.

Bila selama ini yang Anda tahu yang lezat adalah Mi Aceh, khusus di Sabang, yang terkenal lezat adalah Mi Jalak. Mi kuning yang dihidangkan dengan kuah kaldu itu, dilengkapi dengan sayuran seperti tauge, daun bawang, dan ikan tenggiri yang dipotong kecil-kecil. Yummy!

Anda juga bisa menambahkan telur dalam seporsi Mi Jalak pesanan Anda. Untuk harga, cukup siapkan uang Rp 12 ribu jika ingin mencicipi semangkuk Mi Jalak.

Beda lagi dengan Mi Sedap, tapi ini bukan Mi Sedap merek mi instan loh. Sesuai dengan namanya, mi satu ini sangat sedap. Mi ini disajikan dengan potongan daging. Uniknya, Anda juga bisa memilih ingin disajikan tanpa kuah ataupun langsung digoreng. Selain itu, tingkat kepedasannya bisa dipilih sesuai selera.

Buat Anda yang datang ke Kota Sabang dan ingin mencicipi Mie Sedap ini, bisa langsung datang ke Toko Sedap yang ada di Jalan Perdagangan, karena mie sedap ini hanya dijual di sini. Mulai berjualan pukul 08.00- 22.00 WIB. Datang, duduk dan langsung pesan. Pesanan akan segera datang tidak sampai 10 menit, maklum kita memang harus sedikit lama menunggu, karena antrean pembeli yang begitu banyak, tapi tak masalah, karena kelezatan Mie Sedap segera datang di depan kita, hanya dengan Rp 10.000 saja.

Sedangkan Kue Kacang, bentuknya mirip bakpia khas Yogyakarta, perbedaannya ialah bentuknya sedikit lebih besar dan isian kacang yang lebih basah. Terdapat tiga rasa, yaitu kacang hijau, pandan dan durian. Adonan tepung yang renyah ditambah isian kacang yang langsung meleleh dimulut semakin menambah kelezatannya.

Gurih! Pedas! Itulah kesan pertama Menteri Pariwisata Arief Yahya begitu menyantap makanan khas Sabang. Lalu kesan kedua? “Enak dan bikin ketagihan!” jawab pria berlidah Banyuwangi, Jawa Timur yang seleranya mirip dengan Aceh itu. Pedas dan gurih itulah yang kerap merusak “diet” karena tanpa disadari mengkonsumsi lebih banyak karbohidrat.

Setidaknya, itulah yang akan membuat Anda lebih betah di pulau paling barat yang punya destinasi Titik Nol Indonesia itu.

“Jangan lupa, foto-foto, upload di media social, agar semua orang bisa membayangkan nikmatnya kuliner khas Sabang. Sukses untuk Sail Sabang-nya, Salam Pesona Indonesia,” ucap Menpar Arief Yahya. (*)

Wujudkan Belitung Masuk Zonasi Geopark Global

0

Perhelatan Festival Geopark Belitung resmi digelar, 22-26 November 2017.

Festival yang berlangsung selama lima hari itu digelar di dua lokasi. Yang pertama Tanjung Pandan di Belitung. Satunya lagi Manggar di Belitung Timur.

Agenda yang digelar? Cukup bervariasi. Mulai dari pameran, geotrip, geocoffe, geobike, geowalk, geoband, hingga geoculture, semuanya ada. Itu belum termasuk Seminar Nasional yang akan ditampilkan sebagai penyempurna festival ini.

Kementerian Pariwisata juga langsung action. Evennya ikut dikawal lewat Seminar Nasional yang dilangsungkan, 23-24 November 2017 di Hotel Santika Tanjung Pandan, Belitung. “Ini usaha untuk mendorong salah satu destinasi prioritas Kemenpar ini menjadi Geopark Nasional dan Global. Ini sekaligus mengenalkan ke masyarakat luar tentang Geopark Pulau Belitung,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Wisata Perjalanan Insentif Hendri Karnoza, Jumat (24/11).

Bagi Esthy, masyarakat harus memahami bahwa Geopark adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur unsur geologi. Di sini masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di di dalamnya.

“Warisan dunia ini, jika rusak tak bisa diperbaiki. Keindahan alam yang paling mahal nilai seninya adalah yang alami dan original. Ini yang harus dipahami masyarakat,” imbuhnya.

Pemahaman soal itu ditularkan ke 100 peserta. Komunitas, pelaku industri pariwisata, Pemda dan pengurus geopark dari seluruh Indonesia dan Asia Pasifik, ikut disentuh. Semua ikut dimotivasi mengembangkan Geopark Belitung.

“Seminarnya dibagi dalam dua diskusi panel. Sesi pertama diisi pemaparan singkat oleh perwakilan Badan Pengelola Geopark Pulau Belitong, Dyah Erowati. Materinya berisi Setahun Perjalanan menuju Geopark Nasional dan UNESCO Geopark Global,” timpal Hendri Karnoza.

Setelahnya diisi pemaparan dari Advisory Committee Unesco Global Geopark, Hanang Samodra (APGN AC, Indonesia). Materi yang disampaikan tentang ”Profile Geologi Tanjung Kelayang.”

Dilanjutkan Arya Mahendra Sinulingga (Direktur Pemberitaan MNC Group) dengan Materi Dukungan Media Nasional untuk Promosi Geopark Indonesia. Dan Safri Burhanuddin, Deputi IV Bidang Kordinasi ESDM dan Budaya Maritim dengan materi Pengembangan Geopark di Masa Mendatang.

Sesi kedua diisi oleh sharing pengalaman oleh beberapa perwakilan geopark Indonesia. “Suhono, Pakar Smart City ITB dan Ketua APIC akan bicara tentang Pengembangan Aikasi Smart Tourism dan Culture untuk mendukung pengelolaan Geopark,” urai Hendri.

Kemudian ada Dwi Pratiwi, Belitung Geopark Residece Geogistyang akan membawakan materi Kajian Potensi Bencana Alam dan Mitigasinya Sustainable Tourism.

Bagi Menpar Arief Yahya, keberhasilan Pulau Belitung menjadi kawasan Geopark Global akan terwujud bila ada sinergitas Pentahelix. “Semuanya harus bisa bekerjasama tanpa ada batasan karena penilaian Geopark yang dilakukan UNESCO ini menyebar merata di semua Pulau Belitung. Semoga seminar ini bisa menyatukan semuanya, sehingga upaya kita untuk mewujudkan Belitung masuk dalam zonasi Geopark Global dapat segera terwujud,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Monslave Unggul di Etape Kelima Tour de Singkarak 2017

0

Kemegahan seribu rumah gadang di Kabupaten Solok Selatan, mengkukuhkan Pebalap asal Venezuela Yonnatta Alejandro Monsalve menguasai etape kelima Tour de Singkarak 2017. Balapan etape terberat yang dimulai dari Kota Solok menuju Padang Aro, Solok Selatan, Sumatera Barat, Rabu (22/11) berhasil dicatat Monsalve dengan waktu tercepat 3 jam 57 menit dan 10 detik menempuh jarak 153,2 km.

Kemenangan yang diraih oleh Monsalve ini, bisa dikatakan kejutan karena hingga etape empat TdS ada tiga nama yang menjuarai etape Robert Muller dua kali Daniel Whitehouse dan Jamal Hibatulloh. Hasil ini mendongkrak posisinya diklasemen dari posisi sembilan menjadi tiga dengan total waktu 17:24:55.

Tidak salah jika pebalap dengan nomor start. 31 melupakan kegembiraannya saat masuk finis. Apalagi kemenangan ini telah direncanakan dengan baik mengingat pada etape keempat yang finis Ngalau Indah Payakumbuh mampu finis diurutan ketiga.

“Hasil disini sesuai dengan strategi tim. Sebenarnya sejak etape empat kemarin kami berusaha untuk mengambil, tapi belum bisa. Dan baru hari ini saya bisa memenuhi target,” kata Monsalve usai menerima medali, didepan halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu (22/11).

Menurut dia, hasil di etape lima ini akan dijadikan bekal untuk menyelesaikan perlombaan karena masih ada empat etape yang harus dijalani. Bahkan pada etape delapan ada titik tanjakan (KOM) yang cukup tinggi tepatnya di Puncak Agam.

Selain penuh dengan tantangan, dietpe kelima, semua pebalap juga dengan keindahan alam disepanjang perjalanan. Selepas start kurang lebih 40 km, pebalap disuguhi dengan kebun teh yang cukup luas. Beruntung saat melewati kebun teh cuaca cukup cerah.

Setelah itu, semua pebalap dan official dari 29 negara dihadapkan dengan Danau Bawah yang menjadi salah satu ikon pariwisata di Sumatera Barat. Disekeliling Danau juga ditumbuhi pohon pinus yang menambah cantik pemandangan disekitarnya.

Masuk Kabupaten Solok para pebalap melewati wisata budaya unik Kawasan Seribu Rumah Gadang yang berada di Jorong Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu. Di kawasan wisata ini, pengunjung dapat melihat langsung keindahan artistik Rumah Gadang, sebagai rumah adat asli Masyarakat Minangkabau.

Kawasan Seribu Rumah Gadang bahkan sudah menjadi ikon pariwisata unggulan Kabupaten Solok Selatan. Rumah Gadang yang berada di kawasan Seribu Rumah Gadang ini rata-rata berumur ratusan tahun, bahkan sebagian di antaranya sudah dibangun sejak tahun 1700-an.

Untuk menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara, Pemerintah setempat saat ini memberdayakan Rumah Gadang di kawasan itu sebagai homestay (rumah tinggal) untuk wisatawan.

“Etape lima adalah rute yang disenangi oleh pebalap karena ada tanjakan, turunan yang curam hingga jalan yang lurus. Kami berharap Solok Selatan terus mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah. Apalagi tetangga sebelah yaitu Kerinci dan Sungai Penuh juga ingin bergabung,” kata Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria.

Sementara itu hasil etape lima ini juga mempengaruhi posisi klasemen umum kejuaraan yang masuk kalender UCI ini. Ghader Mizbani dari Tabriz Shahrdary Team Iran yang menguasai sejak etape dua haru tersingkir oleh Daniel Whitehouse yang sukses finis diurutan ketiga.

Ghader melepas yellow jersey setelah tidak mampu melanjutkan perlombaan setelah mengalami cedera yang didapat di etape dua yang finis di Kota Tua Sawahlunto. Kondisi ini membuat Daniel Whitehouse mengambilalih posisinya.

Hingga etape kelima, pebalap CCN Cycling Team ini membukukan total catatan waktu 17:17:07. Sedangkan Yonnatta Alejandro Monsalve yang menjuarai etape lima berada diposisi tiga dengan catatan waktu 17:24:55 atau selisih tujuh menit 48 detik.

“Balapan hari ini cukup berat. Tapi saya bisa mengambilalih yellow jersey. Untuk itu saya akan terus berusaha mempertahankan posisi ini,” kata Daniel Whitehouse.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, mengapresiasi Kabupaten Solok Selatan untuk terus berbenah meningkatkan atraksi disetiap destniansi. Terlebih Menpar Arief menyebut TdS memiliki news value yang tinggi, sehingga detinasi yang ada di Solok tentunya akan semakin terekspose dan mendunia.

“Berarti, TdS efektif sebagai sarana promosi dalam rangka meningkatkan kunjungan dan awareness wisatawan juga memberikan direct impact dan media value yang tinggi, setiap tahun pelaksanaanya harus semakin membaik,”kata Menpar Arief Yahya.

Demi mendukung kegiatan ini, Kementerian Pariwisata terus melakukan kampanye guna mendatangkan wisatawan maupun investor untuk menamkan investasi di wilayah Sumatera Barat.

“Di sepanjang lintasan, semua pebalap juga disuguhi dengan keelokan wisata alam Ranah Minang sekarang terus dipercantik dengan beragam fasilitas pendukung,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Sosialisasi Branding Pesona Indonesia di Riau

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mengoptimalkan elemen-elemen pariwisata untuk memacu roda perekonomian daerah. Salah satu aksi nyata Kementerian besutan Arief Yahya itu adalah menggelar seminar Sosialisasi Branding Pesona Indonesia, di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Riau, 21-23 November 2017.

Sebanyak 150 peserta berasal dari perwakilan Dinas Pariwisata se-provinsi Riau, Akademisi, pelaku usaha, komunitas dan stakeholder bersatu untuk mengusung misi memahami sekaligus mempromosikan brand Pesona Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti di dampingi Plt Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar , Hariyanto menjelaskan, terdapat empat point pokok dalam acara sosialisasi tersebut antara lain: strategi analisis situasi, strategi formulasi, implementasi strategi, brand and branding.

“Poin paparan adalah kami tetap berpatokan pada amanah pembangunan nasional bidang pariwisata: meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat di daerah tujuan wisata, karena itu, kami terus konsisten menggelar sosialisasi branding ini,” Kata Esthy diamini Hariyanto.

Hariyanto menambahkan , terdapat 10 point pokok implementasi di acara sosialisasi branding Pesona Indonesia prioritas Kemenpar, di mana tiga poin utama menjadi konsentrasi utama seminar ini antara lain: digital tourism (E-tourism), homestay (rumah wisata), airlines atau airport.

Sedangkan, program lain adalah branding, top-10 Originasi, top-3 destinasi utama (15 destination branding), sertifikasi kompetensi SDM dan gerakan sadar wisata, peningkatan investasi pariwisata, pengelolaan crisis center dan pengembangan 10 destinasi pariwsata prioritas.

Mengenai Branding, Hariyanto menjelaskan, keberhasilan menarik minat wisatawan sangat dipengaruhi oleh persepsi dan nilai-nilai merk tersebut. Salah satu cara menarik hati konsumen agar, mengedapankan berwisata di dalam negeri. Butuh pengelolaan merk terintegrasi dan selaras antara pusat dan daerah.

“Kegiatan branding memiliki pengaruh cukup signifikan dalam menarik minat wisatawan. Branding untuk pariwisata Indonesia adalah “Wonderful Indonesia” dan “Pesona Indonesia”. ” Semua daerah harus paham dan harus satu tujuan terkait branding ini,” papar Hariyanto.

Dalam kesempatan sama, Kadis Pariwisata (Kadispar) Riau, Fahmizal Usman menjelaskan, Branding menjadi salah satu trend kelompok masyarakat, institusi sosial dan komersil juga pemerintah untuk mempromosikan ‘jualan’ mereka.

Branding mendorong pemerintah untuk terus mensosialisasikan branding pariwisata. Terutama untuk menegaskan reputasi produk pariwisata agar berpola sesuai dengan mindset masa kini, mengikuti teknologi, trend wisata dengan esensi dasar berangkat dari nilai-nilai originalitas dan keunikan lokal.

“Dengan memiliki branding pariwisata, sumber daya yang digunakan realitas dan tepat sasaran, mampu memposisikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan,” ujar Fahmizal.

Pemerintah Provinsi Riau, terutama Dinas Pariwisata memerlukan sinergitas dengan semua pemangku kepentingan baik di pemerintah pusat, pemerintah daerah, Industri, sampai komunitas. “Stakeholder terkait juga harus diajak bersatupadu sebagai objek branding sekaligus sebagai endoser dalam memperkuat citra pariwisata.”

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sangat konsisten tampil dalam berbagai kegiatan promosi mancanegara dengan branding Wonderful Indonesia. “Kami sangat konsen dengan national brand ini,” kata Mantan Direktur Utama PT Telkom ini.

Menpar Arief selalu menggunakan benchmark untuk menjawab semua promosi . Menurut dia, kalau ingin menjadi pemain global, gunakan selalu global standart.

“Mau tetap atau berubah, mau satu atau lebih dari satu, ada contoh sukses. Lakukan apa yang sudah sukses dan mereka (global) sudah lakukan, jangan memulai dari awal. Tapi berawal dari akhir,” kata Arief Yahya.(*)

Menpar Kembali Tinjau Bandara Silangit

0

Menteri Pariwisata Arief Yahya kembali melakukan peninjauan ke Bandar Udara Silangit, Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Kamis (23/11), Menpar meninjau progress perkembangan pembangunan fisik bandara yang akan menjadi pintu masuk utama wisatawan ke destinasi kelas dunia, Danau Toba ini.

Semua bangunan dicek. Termasuk bangunan terminal internasional yang diresmikan Presiden Joko Widodo, Jumat (24/11).

Terbang menggunakan maskapai Citilink, Menpar tiba di Bandara Silangit pukul 12.50 waktu setempat dari Jakarta. Didampingi Kepala Bandara Internasional Silangit Hotasi Manalu, Bupati Toba Samosir Darwin Siagian, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarhanor dan anggota Badan Otorita Danau Toba, tanpa menyia-nyiakan waktu Menpar langsung berkeliling meninjau bangunan bandara.

Menpar menyambangi bagian dalam dan luar bandara. Melihat amenitas fisik penerimaan calon wisatawan/penumpang pesawat serta restoran atau kafe yang mulai beroperasi.

Menpar secara detail melihat bagian per bagian. Terutama bangunan utama yang menjadi view utama setiap wisatawan atau penumpang yang datang baru saja mendarat di Bandara Silangit. Menpar pun cukup puas dengan progress pembangunan yang ada. Terutama dengan hadirnya kafe-kafe di lingkungan bandara.

“Tumbuhnya amenitas seperti ini menandakan menggeliatnya pariwisata, dampak dari peningkatan aksesibilitas udara,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar mengatakan, sejak diresmikan menjadi bandara internasional pada 8 September 2017, bandara Silangit memang terus berbenah. Angkasa Pura II dan AirNav Indonesia telah melakukan berbagai pembenahan. Mulai dari pembangunan fisik bandara serta infrastruktur penunjang lainnya.

“Di akhir tahun 2017 runway Bandara Internasional Silangit juga akan memiliki lebar 45 meter. Sehingga dapat mengakomodasi pesawat narrow body sekelas Airbus A320 dan Boeing 737-800,” ujar Arief Yahya.

Menpar mengatakan, kesiapan bandara Silangit akan memberikan manfaat penting dalam pengembangan pariwisata Danau Toba. Arus wisatawan akan semakin besar ke depannya. Sehingga amenitas harus dapat dipenuhi secara maksimal. “Dengan peresmian terminal internasional oleh Bapak Presiden Jokowi besok, tentunya akan menambah daya tarik untuk Danau Toba. Arus wisatawan akan semakin mudah. Masyarakat juga akan langsung menerima manfaatnya,” ujar Menpar. (*)

Warga Melbourne Australia, Kagumi Wonderful Indonesia

0

Ajang promosi bertajuk Wonderful Indonesia Packages 2017 sukses menyihir Melbourne, Australia.

Bertempat di Westfield Southland Melbourne, paket wisata yang disodorkan Kemenpar laris manis diserbu calon wisatawan mancanegara (Wisman) dari Australia.

“Respon pasar sangat bagus, karena harga sangat murah dan ini akan terus menjadi perhatian pengunjung Mall dan masyarakat Melbourne. Bayangkan saja, hanya dengan $ 1.189 dolar, sudah bisa ke Bali dan menginap selama 7 malam di Bali. Ini cara sangat efektif sekali, kita tawarkan 6 harga dengan destinasi yang berbeda-beda,’ ujar Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar Emil Hadi Ridwan.

Promosi bekerjasama dengan salah satu tour travel raksasa di Australia Helloworld itu digelar dari tanggal 20 November hingga 3 Desember 2017, mendatang. Rinciannya, kegiatan promosi dan penjualan terintegrasi berlangsung antara tanggal 20 November hingga 3 Desember 2017 dengan kegiatan aktivasinya berlangsung antara tanggal 20 hingga 26 November mendatang.

Menyempatkan hadir di acara tersebut perwakilan Kemenpar Priyantono Rudito (Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Strategis), Micky Irfandi (General Manager Garuda Indonesia Melbourne), dan Konjen Indonesia di Melbourne Dewi Safitri Wahab) serta Banga Malenia (Vice Consul Economy) di Westfield Southland Melbourne, Kamis, 23 November 2017.

Priyanto menambahkan, munculnya paket wisata yang murah meriah dan ditawarkan ke masyarakat Melbourne adalah bagian dari strategi Kemenpar berkoordinasi dengan Garuda Indonesia dan semua industri yang ada di Indonesia.

“Kami bersyukur akhirnya kami hadir langsung di pusat dan jantung originasi dan pasar utama pariwisata Indonesia. Karena Australia merupakan 10 persen berkontribusi dalam pencapaian target Wisman di tanah air kita. Nah ini sesuai dengan arahan pak Menteri Pariwisata Arief Yahya, kita integrasikan paket wisata yang dibuat dengan Helloworld melalui booth, offline dan dilayani langsung maupun online,” beber pria yang biasa disapa Pak Pri itu.

Kata Pri, ini merupakan implementasi dari strategic marketing yang diarahkan oleh Menpar Arief Yahya dimana membuat penawaran yang costumer tidak bisa menolaknya.

“Resepnya adalah dengan pendekatan utilisasi atau pemanfaatan idle capacity, jadi kita tahu untuk membuat over capacity diperlukan penawaran-penawaran yang menarik terkait dengan akses, amenitas dan atraksi. Akses kami bersyukur sudah bekerjasama dengan Garuda Indonesia, amenitas kita sudah berkoordinasi dengan Hotel-hotel di Bali dan Lombok serta atraksi juga sudah disiapkan di Bali dan Lombok,” kata pria berkacamata itu.

Jadi setelah muncul idle capacity, maka kita bersinergi ketiganya dan bisa ditawarkan kepada wisatawan di Melbourne Australia ini. “Makanya muncullah paket-paket yang bisa menarik minat wisatawan originasi unggulan di Australia ini. Kita lakukan ini di bulan November agar mereka di bulan Desember berbondong-bondong ke tanah air,” kata Pri.

General Manager Garuda Indonesia Melbourne Micky Irfandi juga sangat sumringah dengan action yang dilakukan Kemenpar ini. Karena dengan paket tersebut, maka permintaan wisatawan akan semakin tinggi dan meningkat dari Melbourne ke Bali dan Lombok. “Bahkan saya sangat mengharapkan paket-paket ini terus berkesinambungan dari tahun ke tahun dan kami siap mendukung,”kata Micky.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memang sangat konsentrasi dengan pasar Australia. Kata Arief,

kegiatan Integrated Promotion sekaligus kerjasama inkind dengan Helloworld salah satu travel agent perjalanan terbesar Australia ini sebuah solusi briliant.

“Target penjualan harus terealisasi dengan baik. Acara itu harus dapat meningkatkan penjualan paket-paket wisata ke destinasi di Indonesia. Mantan Dirut Telkom itu menjelaskan, jumlah wisman Australia ke Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan. Dalam kurun waktu satu tahun, dari 2015 ke 2016 mengalami peningkatan sebesar 14 persen. Karena itu, perlu upaya untuk meningkatkan kerja sama dengan travel agent besar (wholesaler) serta airlines melalui joint promotion dan insentif untuk membuka rute penerbangan selain Bali dan Jakarta, demi memperluas akses wisman Australia ke destinasi di Indonesia selain Bali.

“Creating 10 New Bali menjadi program pemerintah untuk mengembangkan destinasi wisata di luar Bali. Para investor dan pebisnis Australia dapat berinvestasi di sektor pariwista bekerja sama dengan Indonesian counterparts, seiring kemudahan berinvestasi di Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

Apindo Belum Terima Keberatan UMK

0

batampos.co.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bintan belum menerima keberatan dari pengusaha pascapenetapan upah minimum kabupaten (UMK) Bintan sebesar Rp 3,1 juta. Namun demikian, Apindo mengkhawatirkan usaha yang dilakukan pengusaha kelas menengah hingga kecil.

“Sampai sekarang belum ada yang menyampaikan keberatan, tapi bagaimana dengan pengusaha menengah hingga kecil, tak semua toko-toko mampu membayarkan pekerja dengan standar upah minimum kabupaten,” kata ketua Apindo Bintan Jamin Hidajat.

Ia juga berharap kepada pemerintah agar pembahasan upah minimum kabupaten
dibahas pada awal bulan hingga pertengahan bulan bukan menjelang akhir tahun.
Bila pembahasan pengupahan dilakukan awal tahun menurut dia, pengusaha
bisa mengantisipasi lebih awal. “Sehingga pengusaha tidak kaget,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga berharap regulasi di pemerintah baik pusat dan daerah harus sinergi, karena terdapat beberapa aturan atau regulasi di daerah dan pusat belum sejalan. Terpisah Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, penetapan upah minimum
kabupaten telah sesuai aturan dan mekanisme. Ia berharap semua kalangan baik pengusaha dan pekerja sama sama menyikapi dengan baik.

“Saya mau koordinasi dan komunikasi antara pihak pengusaha dengan pekerja berjalan baik, karena ini berkaitan keberlangsungan iklim investasi di Bintan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan Hasfarizal Handra mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak perusahaan yang ada di Bintan terkait penetapan upah minimum kabupaten Bintan, karena upah minimum kabupaten Bintan berlaku mulai 1 Januari 2018. (cr21)

Kegiatan Utama KEK Galang Batang Ditetapkan

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat menggelar rapat pelaksanaan kegiatan utama KEK di Galang Batam, Kamis (23/11). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyebutkan KEK Galang Batang sudah sangat siap untuk kehadiran investasi. Kepada investor selalu diyakinkan bahwa banyak manfaat dan insentif didapat jika berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Saya ini tukang jualan untuk mendatangkan investasi ke Kepri. Saya harus sampaikan banyak keunggulan jika berinvestasi di daerah kami,” kata Nurdin saat menghadiri rapat Pembahasan Bidang Usaha yang menjadi Kegiatan Utama KEK di Sekretariat Dewan Nasional KEK, di Jakarta, Kamis (23/11) pagi.

Rapat ini dipimpin langsung Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto. Hadir juga Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Wahyu Utomo dan Wakil Ketua III Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK Budi Santoso.

Menurut Nurdin pihaknya selalu meyakinkan kepada investor bahwa insentif di KEK lebih banyak dan sangat menguntungkan. Apalagi, posisi KEK Galang Batang sangat bagus karena berada di jalur perdagangan dunia.

“Letak bagus, bahan baku tersedia, dan ini menunjukkan salah satu daya saing kita,” kata Nurdin.

Dewan Nasional KEK, melihat bahwa kawasan Galang Batang siap beroperasi. Ke depan, kegiatan utama di kawasan ini segera diputuskan dalam peraturan.

Dari rapat itu, terdapat kesimpulan sementara tentang kegiatan utama di KEK Galang Batang. Kegiatan utamanya antara lain pembangunan dan pengelolaan kawasan, industri pengolahan bauksit, logistik dan penyedia infrastruktur kawasan.

“Semua investasi kegiatan utama akan mendapat tax holiday, di luar itu masih ada tax allowance,” kata Enoh tentang KEK Galang Batang.

Pemerintah memenah berencana ingin membangun industri dasar dan turunan sehingga memperoleh tax holiday. Terutama untuk industri utama yang berbasis sumberdaya lokal.

Di kawasan Galang Batang, yang kegiata utamanya adalah pengolahan bauksit, memang memungkinkan untuk hal itu. Apalagi kandungan bauksit di Pulau Bintan juga cukup tinggi. (bni)

Penyerapan DAK Harus Digesa

0
Rudy Chua. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua yang membidangi keuangan mendesak Pemerintah Provinsi Kepri untuk berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota terkait penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2017. Jangan sampai, membebankan APBD Kepri ke depan.

“Pelaksanaan kegiatan TA 2017 lebih kurang 36 hari lagi. Artinya masih ada waktu untuk menggesa penyerapan tersebut,” ujar Rudy Chua, kemarin di Tanjungpinang.

Politisi Partai Hanura tersebut menegaskan, apabila penyerapan DAK Fisik TA 2017 tidak tercapai target, sisa anggaran kegiatan yang sudah berjalan akan menjadi beban daerah. Untuk menghindari hal itu, Pemda juga harus menggesa untuk menghindari hal itu.

“Daerah akan dirugikan, apabila hal itu terjadi. Kita minta satker-satker (satuan kerja) yang ditunjuk untuk membantu Pemda,” tegas Rudy.

Menurut Rudy, penyerapan DAK Fisik secara tidak langsung akan membantu pergerakan ekonomi daerah. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit ini, angka demi angka dari anggaran yang ada sangat berguna.

“Anggaran berjalan, tentu roda ekonomi akan berputar. Karena ada gaji pekerja, bukan hanya untuk belanja material,” jelas Rudy.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri, Heru Pudyo Nugroho sangat mengharapkan sinergi dari Pemda untuk sama-sama menggesa penyerapan anggaran. Ditegaskannya, apabila tidak sesuai aturan yang ada, konsekuensinya adalah bagi pemerintah daerah.

“Kita mendorong Pemda untuk menggesa. Sehingga tidak menjadi beban bagi daerah. Jumlah yang harus dikejar penyerapannya adalah lebih kurang Rp159 miliar lagi,” ujarHeru Pudyo Nugroho.(jpg)

Dilarang Foto di Masjidilharam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Arab Saudi jengah juga melihat perilaku jamaah haji dan umrah dari penjuru dunia, termasuk dari Indonesia. Sudah ada larangan foto-foto di Masjidilharam dan Masjid Nabawi. Namun larangan itu selama ini tak dihiraukan jamaah haji maupun umrah. Kemenag berjanji lebih gencar sosialisasi kepada jamaah.

Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag Sri Ilham Lubis mengatakan praktik jamaah haji berfoto di dalam Masjidilharam maupun Nabawi selama ini memang terjadi. Begitupun saat musim haji 2017. ’’Petugas haji Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa. Karena edaran mempertegas larangan belum keluar saat itu,’’ jelasnya di Jakarta, Kamis (23/11).

Setelah keluar surat dari pemerintah Saudi tertanggal 12 November 2017 itu, Sri mengatakan Kemenag bakal menyesuaikannya. Dia mengatakan jamaah haji Indonesia statusnya adalah tamu. Sebagai tamu, seluruh jamaah haji dari Indonesia maupun negara lainnya, harus mengikuti aturan tuan rumah. Kemenag bakal semakin gencar sosialisasi kepada calon jamaah haji maupun umrah.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki mengatakan surat edaran dari pemerintah Saudi itu terkait juga kepada ibadah umrah. Sehingga dalam waktu dekat Kemenag akan sosialisasi kepada perusahaan penyelenggara ibadah umrah (PPIU), asosiasi umrah, serta kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) di seluruh Indonesia.

Mastuki menuturkan larangan berfoto di dalam Masjidilharam dan Nabawi itu sejatinya aturan lama. Dia mengatakan publik bisa memahami aturan itu dikeluarkan atau dipertegas lagi. Sebab saat ini jumlah jamaah haji maupun umrah semakin banyak. Selain itu praktik berfoto ria di dalam Masjidilharam maupun Nabawi marak.

’’Kegiatan berfoto itu mengganggu jamaah haji lainnya,’’ katanya.

Apalagi kegiatan berfoto ada yang sampai di Raudhah, titik terdekat dari Ka’bah. Selain itu kegiatan berfoto jamaah juga dilakukan jamaah di dalam Masjid Nabawi.

Mastuki menuturkan selama ini setiap manasik haji, pembimbing selalu sosialisasi larangan berfoto kepada jamaah. Namun pada praktiknya banyak jamaah yang melanggarnya. Dia berharap jamaah mentaati aturan itu, supaya tidak tersandung masalah hukum di Arab Saudi.

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI KH Muhyiddin Junaidi mendukung larangan penggunaan ponsel saat beribadah di Masjidil Haram. Menurut dia, perilaku jamaah yang memotret dirinya sendiri itu sudah diangap berlebihan. Karena menggaggu jamaah yang lain.

”Jamaah itu kana da banyak masing-masing ingin abadikan saat disana. Kadang berlebihan. Selfie di depan makam nabi Ibrahim, atau Kakbah. Kalau dari kejauhan tidak apa-apa. Yang terjadi seakan ingin pamer atau menyombongkan diri,” ungkap dia, Kamis (23/11).

KH Muhyiddin menuturkan sudah membaca langsung nota diplomatik yang telah beredar tesebut. Tapi, secara resmi MUI belum menerima surat itu. Sejauh ini belum ada himbauan secara resmi yang dikeluarkan oleh MUI untuk melarang selfie di masjidil haram itu. ”Prosesnya di pemerintah dulu, kementerian agama mengundang kami untuk bertemu lantas disampaikan kepada umat,” imbuh dia.

Dia menyebut, dulu sebelum kamera secanggih sekarang dengan menempel di ponsel, sebenarnya sudah ada larangan untuk memotret di dalam Masjidil Haram. Ada pemeriksaan ketat bagi jamaah yang hendak masuk ke dalam masjid.

”Kemudian, ditemukan teknologi super maju sehingga masyarakat tertutama yang umrah di Masjid Nabawi dan Makkah itu melakukan selfie secara berlebihan. Langgar etika,” ungkap dia. (wan/jun/jpgroup)