Nikita saat berpose topless. (instagram Nikita Mirzani.)
Nikita Mirzani, diminta untuk menjadi model di majalah Playboy terbitan Filipina. Mendapat tawaran menggiurkan itu, Nikita yang saat ini berstatus janda dua anak itu tanpa ragu menerima tawaran yang kabarnya mendapat bayaran yang fantastis.
Nikita mengklaim dibayar miliaran rupiah untuk sekali pemotretan. “Dibayar mahal lah. Kalau nggak mahal, gue mana mau. Ada miliaran, sekali pemotretan,” ujar Nikita saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (6/11).
Menurut, artis yang badanya dipenuhi sejumlah tato itu, dirinya sudah membuat kesepakatan antara manajemennya dengan majalah Playboy Filipina.
“Udah,” ucapnya sambil tertawa.
Namun, wanita karib disapa Niki itu belum tahu pasti kapan pastinya dia akan menjalani pemotretan. Tapi, artis yang pernah terseret masalah prostitusi artis ini berjanji akan mengabarkan hal itu nanti di media sosialnya.
“Belum, kita meeting dulu. Kalau mau foto sama orang luar tuh ada prosesnya nggak langsung jebret gitu. Entar gue taruh di Instagram dah,” tandasnya. (dms/JPC)
Seorang warga Yaman mengepalkan tangan di lokasi serangan udara oleh tentara Saudi di Sanaa, Yaman. (MOHAMMED HUWAIS/AFP PHOTO)
batampos.co.id – Selasa waktu Yaman (7/11), sedikitnya 30 nyawa melayang akibat serangan udara koalisi Arab Saudi pada 16 titik berbeda di Desa Hiran, Provinsi Hajjah. Sepuluh korban tewas berasal dari satu keluarga.
Arab Saudi melancarkan serangan mematikan ke negeri berpenduduk sekitar 26 juta jiwa tersebut.
Hussain Al Bukhaiti, aktivis Houthi, mengatakan bahwa aksi udara koalisi Arab Saudi itu berlangsung seharian. Tepatnya mulai Selasa dini hari sampai sekitar pukul 17.00 waktu setempat.
’’Selepas tengah malam, jet tempur koalisi Saudi membombardir rumah Sheikh Hamdi. Pendukung setia Houthi itu tewas bersama anggota keluarganya yang lain,’’ katanya mengutip kesaksian beberapa warga setempat.
Sampai serangan berakhir pada petang hari, mayat-mayat korban masih bergelimpangan di lokasi kejadian. Menurut Bukhaiti, warga sipil dan para sukarelawan tidak berani mengevakuasi para korban karena parahnya kerusakan yang ditimbulkan.
Selain itu, masyarakat setempat belum yakin bahwa serangan benar-benar usai pada Selasa petang.
Foto-foto pasca serangan udara koalisi Arab Saudi itu bertebaran di internet pada Selasa malam. Rata-rata berupa gambar puing, reruntuhan, dan mayat-mayat yang tergeletak di sekitarnya. Melalui Al Masirah, stasiun televisi Yaman yang dikelola Houthi, kelompok pemberontak Yaman itu menyebutkan bahwa sepuluh korban tewas adalah paramedis. Namun, kebenaran laporan tersebut belum bisa dipastikan.
Koalisi Arab Saudi sengaja menarget provinsi di wilayah utara Yaman itu karena di sanalah pemberontak Houthi bercokol. Kelompok pemberontak yang bersekutu dengan pasukan setia mantan Presiden Ali Abdullah Saleh tersebut juga menguasai Kota Sanaa, ibu kota Yaman, dan beberapa kawasan lain di wilayah tengah. Dari lokasi-lokasi itu, Houthi menggalang kekuatan dan merancang strategi untuk mengembalikan Saleh ke kursinya.
Di sisi lain, Arab Saudi dan sekutunya berusaha mengukuhkan kekuasaan Presiden Abd. Rabbuh Mansur Hadi sebagai kepala negara Yaman. Sebab, pemimpin 72 tahun yang kini berada di Negeri Petrodolar tersebut merupakan presiden baru Yaman yang kekuasaannya diakui dunia. Sayangnya, pemberontak Houthi dengan Komite Revolusi-nya menentang keras keputusan tersebut.
Bersamaan dengan aksi militer Saudi dan koalisinya itu, Muhammad Ali Al Houthi, pemimpin tertinggi Houthi, menawarkan suaka kepada ’’musuh’’ Pangeran Muhammad bin Salman. Musuh yang dimaksud adalah pangeran-pangeran Saudi yang menjadi target razia antikorupsi sang putra mahkota tersebut.
’’Kami siap memberikan suaka kepada seluruh anggota keluarga Al Saud atau siapa pun warga Arab Saudi yang merasa terancam,’’ terang salah seorang perwakilan Komite Revolusi.
Dia lantas menegaskan bahwa Houthi menawarkan perlindungan itu secara tulus, tanpa muatan apa pun. Hal yang sama diungkapkan Abdel Malik Al Houthi, tokoh pemberontak sekaligus sepupu Muhammad Ali Al Houthi.
Menyusul sebelas pangeran, empat menteri, dan beberapa pejabat serta mantan pejabat pemerintahan yang diamankan dalam razia antikorupsi Minggu (5/11), Arab Saudi kembali menangkap sejumlah tokoh lainnya.
’’Beberapa kerabat mendiang Pangeran Sultan bin Abdulaziz juga diamankan,’’ kata sumber Reuters.
Mereka yang ditangkap belakangan itu disebut-sebut menyalahgunakan kekuasaan.
Razia antikorupsi yang mengguncang Arab Saudi dan membuat dunia khawatir itu mau tak mau ikut memengaruhi perekonomian regional dan internasional. Sebab, mereka yang ditangkap adalah pebisnis-pebisnis besar dan para pemilik modal.
Kemarin (8/11) Muhammad bin Salman dan bank sentral Arab Saudi berusaha menenangkan rakyat.
’’Semua itu tidak ada hubungannya dengan bisnis dan perdagangan,’’ kata sang putra mahkota.
Arab Saudi membekukan aset dan rekening bank para pangeran serta tokoh yang terjaring razia antikorupsi. Jumlahnya sekitar 1.700. Selain Pangeran Alwaleed bin Talal yang tercatat sebagai chairman Kingdom Holding, pelaku bisnis lain yang diamankan adalah Nasser bin Aqeel Al Tayyar (pendiri Al Tayyar Travel) dan Amr Al Dabbagh (chairman Red Sea International).
Dari Washington, Amerika Serikat (AS) mengecam penembakan rudal balistik oleh Houthi ke Arab Saudi. Nikki Haley, duta besar AS untuk PBB, mengajak dunia menegur Iran. AS yakin, Iran-lah yang memasok senjata bagi para pemberontak Houthi.
’’Garda Revolusi Iran telah melanggar dua resolusi sekaligus. Kami imbau kepada seluruh negara PBB untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Iran,’’ ujarnya. (AP/Reuters/BBC/CNN/hep/c19/any)
Sejumlah pekerja memuat barang barang kebutuhan ke dalam sampan dayung di Pelantar I Tanjungpinang, belumlama ini. F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Salah satu hasrat terbesar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun adalah menjadikan Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang tampil lebih elegan. Langkah tersebut adalah dengan dicetuskannya pembangunan jalan lingkar.Yakni dengan tandai pembangunan konekting Pelantar I dan II Tanjungpinang. Bangun itu nanti, bukan hanya berperan sebagai bagian dari jalan lingkar, tetapi juga menjadi pelabuhan bongkar muat yang representatif.
Dimata Gubernur, laut adalah merupakan beranda atau wajahnya daerah-daerah di Provinsi Kepri. Khusus Tanjungpinang yang berupakan Ibu Kota Kepri. Menurutnya, kebanyakan bangunan mukanya menghadap kedarat. Sehingga untuk menutupi kekurangan tersebut perlu sebuah kreativitas pembangunan. Salah satunya adalah pembangunan jalan lingkar. Diakuinya juga, pelaksanaan pengembangan Pelabuhan Pelantar I dan II akan disinergikan dengan jalan lingkar.
“Memang untuk menjadikan sesuatu lebih baik membutuhkan pengorbanan. Ditengah keterbatasan kemampuan yang kita miliki, secara bertahap penataan-penataan wajah Ibu Kota Kepri ini akan terus kita lakukan,” ujar Gubernur, Senin (6/11) lalu disela-sela peresmian pemancangan tiang pembangunan pelabuhan konekting di Pelantar II, Tanjungpinang.
Mantan Bupati Karimun tersebut punya keyakinan, bahwa Tanjungpinang akan kembali berjaya. Karena sejarah masa lalu sudah membuktikan, Tanjungpinang adalah merupakan pusat perdagangan yang punya peradaban tersendiri. Spirit masa lalu juga yang memberikan inspirasi baginya untuk memberikan yang terbaik bagi pembangunan Tanjungpinang kedepan. Terlepas daripada itu, tentu membutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak.
“Tidak cukup, jika hanya kita punya semangat. Artinya kita semua harus punya misi yang sama, yakni menjadi Ibu Kota Provinsi Kepri ini sebagai destinasi perdagangan dan pariwisata yang menjanjikan,” papar Gubernur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS. Arif Fadillah mengatakan lewat Tahun Anggaran 2017 ini, Pemprov Kepri akan bahu membahu dengan Pemko Tanjungpinang untuk menata Ibu Kota Provinsi Kepri, melalui pembangunan jalan lingkar Tanjungpinang. Detail Engineering Design (DED) sudah disiapkan Pemko Tanjungpinang. Menurut Arif, pembangunan jalan lingkar ini adalah upaya untuk menata wajah Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.
“Jalan lingkar adalah merupakan rencana pembangunan strategis. Sehingga memang membutuhkan pengorbanan anggaran yang cukup besar. Selain itu harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Sekda Arif.
Diuraikan Sekda, selain untuk mengatasi kemacetan dimasa yang akan datang, jalan lingkar ini juga sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mewujudkan penataan kota yang baik. Sehingga bisa lebih memperlancar arus barang dan arus orang. “Ini adalah kerja besar yang harus kita kerjakan secara bersana- sama, serius dan kerja keras,” tegas Sekda.
Disebutkan Sekda, Gubernur sudah menugaskan kepada Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan untuk mengatur proses pembebasan lahan yang akan di bangun jalan lingkar tersebut. Serta memberikan pemahaman kepada masyarakata akan rencana besar ini. Rencana pembangunan jalan lingkar sendiri akan dimulai dari Tanjùng Ayun Sakti (Depan Ramayana,red) atau persis bersinggungán dengan Jembatan 1 Dompak. Kemudian dari sana berlanjut ke daerah Teluk Keriting, Kampung Kolam, Sei Nyirih, Kampung Baru Madong, Sei Ladi, hingga ke KM 14 tepatnya belakang bandara.
“Khusus untuk pembangunan Jembatan di jalan lingkar ini nanti, kita berharap ada sentuhan dari Pemerintah Pusat. Semangatnya tetap akan kita mulai pergerakannya tahun ini,” jelas Mantan Sekda Karimun tersebut.
Sementara itu, Kadishub Kepri, Jamhur Ismail menambahkan, pembangunan perluasan Pelabuhan Pelantar I,II dan Pelantar KUD Tanjungpinang dengan panjang 400 meter lebih. Adapun lebar bangunnya adalah 14 meter. Perluasan pembangunan ini merupakan sinkronisasi dengan program jalan lingkar.
Dijelaskannya, pembangunan perluasan pelabuhan ini, tahap pertama dengan pemancangan tiang beton sepanjang 44 meter dengan anggaran sebesar Rp4,5 miliar, dengan masa kerja selama 60 hari dan akan berakhir pada akhir tahun 2017.
Menurut Jamhur, Perluasan pelabuhan ini akan dilaksanakan oleh PT. Widya Putra Perdana, sementara untuk pengawas pekerjaan ini dilakukan CV. Acksono Reka Cipta Konsuktan dengan lama pekerjaan 60 hari.
“Ini merupakan komitmen Pemprov Kepri dalam menata keberadaan pelabuhan bongkar muat di Tanjungpinang. Mengingat, keberadaan pelabuahan yang ada sudah tidak representatif dan jauh dari cukup untuk kapal bersandar,” ujar Jamhur didampingi Kepala Bidang Kepelabuhan, Dishub Kepri, Aziz Kasim Djou.(jpg)
batampos.co.id – BW, warga ruli Rawa Sari, kelurahan Buliang, Batuaji dibekuk Polsek Batuaji, Rabu (8/11) siang. Pria 23 tahun itu ditangkap karena dilaporkan telah memperkosa Sr, mantan pacarnya yang bekerja sebagai pegawai salah satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Batuaji. Aksi pemerkosaan terjadi di belakang komplek pertokoan Mitra Mall, Kelurahan Buliang, Batuaji, Sabtu (4/11) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Saat melakukan olah TKP bersama Polisi di lokasi kejadian, Sr mengaku dia diperkosa oleh pelaku di atas sepeda motor. “Dia memaksa dan menarik saya, saat itu saya pakai celana leging pak, jadi dia muda menariknya dan melakukan aksinya,” ujar Sr kepada Polisi.
Usai memperkosanya, pelaku kata Sr langsung pulang dan meninggalkan dia di bagian depan kawasan pusat perbelanjaan itu. “Saya tak terima pak. Padahal tak pacaran kami. Kok bisa dia berbuat begitu pada saya. Penjarakan saja dia pak,” ujar Sr.
Diceritakan Sr sebelum pemerkosaan terjadi memang berjumpa dengan mantan pacarnya itu adalah kemauan dia juga. “Dia minta jumpa karena kami sudah lama tak berkomunikasi atau berjumpa,” ujar Sr.
Awal jumpa di depan Mitra Mall belum ada gelagat aneh dari pelaku. Pelaku malah sempat ajak Sr untuk jalan-jalan ke kawasan SP Plaza. “Pulang dari SP itulah saya langsung dibawa ke belakang. Saya sempat curiga tapi saya masih pikir positif saja apalagi saya numpang (sepeda motor) dengan dia jadi tak bisa saya ngelak,” jelas Sr.
Saat berada di lokasi yang sepih dan gelap itulah, pelaku tiba-tiba menghentikan sepeda motornya dan memperkosa Sr. “Bukti spermanya masih ada di celana saya itu. Celana saya juga sobek karena ditarik paksanya,” kata Sr.
Kanit Reskrim Polsek Batuaji Ipda Yanto membenarkan adanya laporan tersebut. Pelaku yang tak lain adalah mantan pacar korban juga sudah diamankan. “Pelaku sudah kami amankan, barang bukti juga sudah cukup kuat ini akan kami tindak lanjuti,” ujar Yanto.
Bertus sendiri kepada polisi telah mengakui perbuatan bejatnya itu. Dia mengaku khilaf karena melihat mantan pacarnya itu makin seksi.”Khilaf saya pak. Semenjak putus makin cantik saja dia,” ujar Bertus.(eja)
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Anak dari TGKH Zainuddin Abdul Madjid. Dikejahuan Gubernir Kepri, Nurdin Basirun mewakili Ahli Waris Sultan Mahmud Riayat Syah.
batampos.co.id – Presiden Joko Widodo tetapkan Sultan Mahmud Riayat Syah dari Kepulauan Riau sebagai pahlawan nasional.
Presiden memimpin langsung upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada empat tokoh yang telah ditentukan berdasarkan pedoman yang ada.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, dalam rilisnya menyampaikan penganugerahan gelar tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan hari Pahlawan tahun 2017.
Keempat tokoh dimaksud ialah
Tuan Guru K.H. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid asal Nusa Tenggara Barat,
Laksamana Malahayati dari Aceh,
Sultan Mahmud Riayat Syah dari Kepulauan Riau,
Prof. Drs. H. Lafran Pane asal Yogyakarta.
Gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada keempatnya melalui Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/Tahun 2017 tanggal 6 November 2017 dan dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 9 November 2017 dengan dihadiri oleh ahli waris dari keempat tokoh tersebut.
Mengutip siaran pers Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Sekretariat Militer Presiden Laksma TNI Imam Suprayitno, penganugerahan gelar pahlawan nasional tersebut memperhatikan petunjuk Presiden Republik Indonesia sesuai usulan dari Kementerian Sosial mengenai permohonan pemberian gelar pahlawan nasional.
Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan sendiri dalam menjalankan tugasnya berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009. (*)
Walikota Batam meninjau kesiapan mall layanan publik di Gedung Sumatera Promotion Center (SPC) di Batamcenter, Rabu (8/11). Mall layanan publik rencananya akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Kurang dari sebulan jelang waktu peresmian mal pelayanan publik, pengerjaan gedung terus dikebut. Terlihat pekerja tengah bekerja mencapai target kesiapan gedung sebelum diresmikan, 5 Desember 2017 mendatang.
Beberapa bagian gedung juga memerlukan perbaikan seperti bagian atap gedung yang masih mengalami kebocoran, termasuk lantai gedung mal pelayanan publik.
Walikota Batam, Muhammad Rudi usai meninjau mal pelayanan publik yang berada di gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPM-PTSP) untuk mengebut pengerjaan jelang diresmikan Presiden Joko Widodo nanti.
“Waktu yang tersedia sudah tak banyak lagi, masih banyak yang perlu dibenahi,” kata Rudi, Rabu (8/11).
Dia berharap tanggal 20 November nanti, gedung sudah selesai, termasuk ujicoba pelayanan yang nanti akan dibuka. “Saya ingin semuanya selesai dengan cepat, jangan sampai pas waktu peresmian kita malah tidak siap,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam, Gustian Riau menyebut persiapan mal pelayanan publik sudah berjalan 70 persen. “Untuk gedung memang masih pengerjaan, sedangkan perangkat penunjang kami sudah siapkan, jadi saat gedung selesai meja, kuris dan lainnya tinggal dipindahkan saja,” kata dia.
Mengenai kebocoran yang masih terjadi saat ini, dia berjanji akan mengatasi permasalahan ini dengan cepat. Kondisi cuaca Batam yang belakangan ini hujan menyebabkan bagian atap yang baru dikerjakan kembali mengalami kerusakan. “Kemarin kami baru saja cat, namun karena hujan jadi bocor lagi, tapi saya optimis gedung akan selesai sebelum peresmian,” ujarnya.
Dia menyebutkan seluruh perizinan yang ada di Pemko Batam akan dipindahkan ke mal pelayanan publik. Beberapa instansi yang akan menempati mal diantaranya, Kadin, REI, IAI, ATB, PLN, imigrasi, notaris, Dishub, Disnaker, BPN, Dinkes, BP Batam, BPJS, Bea dan Cukai, termasuk pelayanan dari kabupaten Anambas, Lingga, Natuna, Bintan, Tanjungpinang, dan lainnya.
Untuk jam operasional mal pelayanan publik masih mengacu pada peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yakni pukul 07.30-16.00 WIB. “Jika dibutuhkan buka di hari libur, tentu kami menunggu arahan dari Pak menteri nanti,” ucapnya.(cr17)
Pemimpin Redaksi Batam Pos Muhamad Iqbal berdialog dengan Ketua Bawaslu Kepri,Ketua Muhamad Sjahri Papene (tengah) didamping Rosnawati dan Idris saat kunjungan ke kantor Batam Pos, Rabu (8/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri menemukan beberapa kecurangan dalam proses awal pemilu. Seperti ada satu orang terdaftar atau memiliki empat kartu tanda anggota (KTA) partai politik (parpol). Kasus ini banyak ditemukan di Tanjungpinang.
”Setelah kami telusuri, rupanya parpol itu yang melakukan kecurangan, yakni mengambil tanpa sepengetahuan orang yang terdaftar di KTA tersebut. Kami telusuri lagi,ternyata orang tersebut mengaku tak pernah mendaftar sebagai salah satu anggota parpol,” ujar Idris, anggota Bawaslu Kepri saat berkunjung ke redaksi Batam Pos, Rabu (8/11) siang.
Kunjungan Bawaslu Kepri yang baru dilantik 20 September lalu ke Batam Pos dipimpin langsung M. Sjahri Papene selaku ketua, didampingi dua anggota Bawaslu, Rosnawati dan Idris, serta tiga stafnya. Mereka diterima Pemimpin Redaksi (Pemred) Batam Pos Muhamad Iqbal.
M Sjahri Papene berharap kepada media agar bisa memberikan pendidikan politik mengenai pemilu tersampaikan ke masyarakat. Dalam kesempatan itu Sjahri juga menjelaskan perbedaan Undang-Undang yang lama dengan yang baru mengenai pemilu. Di Undang-Undang Pemilu Nomor 15 Tahun 2011, lanjut M Sjahri, Bawaslu hanya sebatas merekomendasikan saja, kewenangannya hanya sampai di situ saja.
“Tapi di Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu yang baru ini, kewenangan Bawaslu baik nasional, provinsi maupun kabupaten/kota, tak hanya merekomendasikan saja, tapi juga menerima, memeriksa dan memutus pelanggaran administrasi seperti administrasi biasa, terstruktur,sistematis dan masif, itu bisa kami sengketa proses pemilukan,” ujar M Sjahri.
Nanti seperti mahkamah, lanjut M Sjahri, akan ada majelis pemeriksa, termohon dan terlapor. Itu nantinya akan diduplikasikan ke daerah. Tahun depan baik Bawaslu maupun Panwaslu, nantinya akan dipermanenkan sifat jabatannya, bukan bersifat ad hoc, atau dibutuhkan saat pemilu, dan usai pemilu dibubarkan.
“Nantinya akan dipermanenkan masa jabatan itu selama lima tahun. Itu berlaku mulai tahun depan,” terang M Sjahri.
Sementara, Pemred Batam Pos, M Iqbal menegaskan bahwa Batam Pos akan selalu mendukung penuh tugas dan tanggung jawab Bawaslu dalam pengawasan.
“Selagi Bawaslu melakukan tugasnya dengan baik, berani memberikan sanksi ke pihak yang salah dan pengawasan tanpa pandang bulu dan pilih kasih, kami dari media akan mendukung dan mendorong untuk tetap berani dan benar dalam bertugas,” ujar M Iqbal.
Tapi jika di tengah jalan dalam bertugas, Bawaslu diketahui menyimpang dari tugas, kewenangan dan tanggung jawabnya sebagai pengawas pemilu, lanju M Iqbal, maka Batam Pos lah yang akan terdepan untuk menyoroti dan mengkritisi penyimpangan itu. (gas)
Sejumlah kendaraan melintas dibawah jembatan layang Simpang Jam Baloi, Selasa (7/11). Pembangunan jalan layang tersebut di perkirakan rampung pada akhir tahun. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Proses pembangunan Flyover Simpangjam sudah rampung 96,2 persen. Minggu depan, kontraktor akan membuka lalu lintas di flyover. Tujuannya adalah untuk uji coba sebelum diresmikan pada 5 Desember nanti.
“Seminggu lagi mau ujicoba untuk melihat flyover yang kami kerjakan. Namun hanya untuk kendaraan roda empat saja,” jelas Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Andre Sirait saat ditemui di bawah Flyover Simpangjam, Rabu (8/11).
Proses pembangunan Simpangjam akan dikebut untuk mengejar peresmian.”Rencana awal memang selesai 20 Desember, tapi akan kami kebut,” ungkapnya.
Untuk kendaraan roda dua, tampaknya tak bisa melewati flyover tersebut. Andre mengatakan pihaknya akan membicarakan lebih lanjut lagi mengenai jalan untuk roda dua. Karena pada dasarnya perlu jalur khusus.
“Untuk struktur jembatan sudah siap. Sudah bisa dilewati. Kami hanya tinggal mengecat dan menambah ukiran khas Melayu saja,” jelasnya.
Andre juga menyebut pihaknya akan membangun taman di bawah flyover. Konsep tamannya pasif dan diisi oleh tanaman anti polutan seperti Lidah Mertua dan Sirih Belanda.”Tanaman ini tak perlu banyak sinar matahari. Sangat cocok diletak dibawah flyover,” jelasnya lagi.
Disamping itu, sisi-sisi flyover akan dihiasi oleh sejumlah ukiran ornamen khas Melayu seperti Pucuk Rebung, Lebah Bergayut dan Bunga Bakau.
“Konsep ukiran tersebut merupakan lambang kemakmuran dari budaya Melayu,” paparnya.
Sedangkan untuk empat taman di empat penjuru Simpangjam akan dibangun mulai tahun depan.”Dua tahun kami kerjakan ini dan usia jembatan diperkirakan tahan hingga 75 tahun. Mudah-mudahan cepat siap di penghujung tahun,” pungkasnya.(leo)
Ditresnarkoba Polda Kepri bersama Kejaksaan, Pengadilan, BNN melakukan pemusnahan barang bukti narkoba dengan disaksikan oleh dua tersangka kurir di Mapolda Kepri, rabu (8/11). F Cecep Mulyana/batam Pos
batampos.co.id – Ditresnarkoba Polda Kepri memusnahkan 1337,64 gram ganja dengan cara dibakar, Rabu (8/11). Ganja yang didapat ini merupakan hasil pengungkapan kasus, 12 Oktober lalu. “Penangkapannya bermula dari informasi masyarakat. Awalnya kami amankan Gg di pinggir jalan sampaing SPBU Basecamp,” kata Kasubdit II Dit Resnarkoba Polda Kepri AKBP Rama Patara, Rabu (8/11).
Dari tangan Gg ini, pihak kepolisian mengamankan sebanyak 295,61 gram ganja yang telah dibagi dalam beberapa paket. Pihak kepolisian lalu melakukan pengembangan. Dari pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, Gg mendapatkan barang haram ini dari Pp alia J.
“Kami amankan Gg ini 13 Oktober pukul 01.15,” tuturnya.
Di rumah Gg yang terletak di kawasan Batuaji. Pihak kepolisian mendapati narkoba jenis ganja seberat 1,1 kg. Narkoba ini rencananya akan dijual oleh Gg ke beberapa orang pengedar kecil nantinya. “Saat ini kami sedang melakukan pengejeran terhadap bosnya Gg ini,” ucapnya.
Rama menjelaskan 57,97 gram ganja telah disisihkan untuk pemeriksaan di labfor Medan dan guna pembuktian perkara di persidangan nantinya.
Kedua orang tersangka ini, kata Rama disangkakan dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 111 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 undang-undang Republik Indonesia no 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Maksimal hukuman mati,” ucapnya. (ska)
Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo (tengah), saat ekspose tangkapan ribuan ponsel xiaomi di Dermaga Lanal Batam, Batuampar, Rabu (8/11). Ribuan ponsel ini diamnakan di hutan Belakangpadang. F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Lanal Batam mengamankan satu unit speed boad yang membawa 6.960 ponsel merek Xiaomi dari Jurong, Singapura di Perairan Pulau Labun Belakangpadang, Selasa (7/11) lalu. Ribuan ponsel tersebut diduga masuk ke Batam secara ilegal.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Batam Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo mengatakan penangkapan ini bermula dari adanya informasi bahwa akan ada kapal speed boad yang membawa ribuan ponsel dari Jurong, Singapura menuju ke Indonesia.
“Dari informasi itu, kemudian tim WFQR menindak lanjuti informasi itu dan melakukan pencarian terhadao kapal yang dimaksud,” ujar Ivong, Rabu (8/11) siang.
Sekitar pukul 17.57 WIB, Tim WFQR Lanal Batam menemukan satu buah kapal cepat yang kandas di Pulau Labun, Kecamatan Belakang Padang, Batam. Namun saat itu kondisi kapal kosong. Tak satu pun muatan dan awak kapal di sekitar kapal itu.
“Ternyata dia mencari jalan lain untuk menghindari petugas. Saat ditemukan kapal itu dalam keadaan kosong dan Tim WFQR tidak menyerah dan melakukan penyisiran ke dalam hutan,” jelasnya.
Penyisiran itu pun akhirnya membuahkan hasil, Tim WFQR berhasil menemukan 348 kotak berisikan ponsel yang setiap kotaknya terdapat 20 unit ponsel. Sellanjutnya, barang hasil temuan itu dibawa ke Lanal Batam untuk selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait.
“Siapa orang pemilik dari handphone ini belum kami temukan dan saat ini kami masih mencari tahu siapa pemilik dari 6.960 handphone ini,” tuturnya.
Ivong menambahkan, modus penyelundupan ponsel ini hampir sama dengan modus penyelundupan narkoba. Menurutnya, penyelundupan ponsel menggunakan sistem terputus, yang mana barang tersebut ditinggalkan di suatu tempat dan selanjutnya akan diambil oleh orang lain.
“Ribuan ponsel ini ditaksir senilai Rp 7 Miliar dengan kerugian negara kurang lebih Rp 2,5 Miliar. Untuk selanjutnya, ponsel ini akan kita serahkan kepada pihak yang berwenang,” imbuhnya. (cr1)