Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12777

Karimun Bisa Jadi Primadona Baru

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun berbincang-bincang dengan Kepala BP Karimun Cendra dan Bupati Karimun Aunur Rafiq. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengharapkan agar Kabupaten Karimun bisa menjadi primadona baru bagi para investor baik di dalam maupun dari luar negeri untuk menanamkan modalnya. Ke depan Karimun akan tumbuh menjadi kawasan ekonomi yang baru yang ikut turut menyumbang pertumbuhan ekonomi di Kepri.

“Kita tahu sejak dahulu Batam adalah syurganya Investasi. Ke depan kita harapkan Karimun juga mampu bersaing untuk menjadi salah satu penopang pusat pertumbuhan di Kepri dengan munculnya berbagai kawasan industri,” kata Nurdin saat menghadiri Penyerahan DIPA untuk BP Karimun, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun di Kantor BP Karimun, Tanjungbalai, Kamis (18/1)

Menurut Nurdin, apa yang dibutuhkan untuk menjadi pusat perekonomian baru semuanya sudah dimiliki oleh Karimun. Listrik sudah ada, jalan sudah bagus, air juga telah tersedia, keamanan juga terjaga serta kondusif. Mungkin hanya perlu penambahan pelabuhan yang dapat menampung kapal dalam kapasitas besar.

“Yang perlu kita perkuat adalah pelayanan dan mempermudah serta memperpendek rentang birokrasi jangan sampai berbelit belit,” ucap Nurdin.

Kepada para penerima DIPA, baik BP kawasan Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Nurdin berpesan agar segera merealisasikan program yang telah dibuat segera dan secepat mungkin. Dana yang sudah ada ini, secepatnya digunakan untuk pembangunan, khususnya untuk kawasan FTZ.

“Kita harus segera dan terus berbenah, karena kalau tidak kita akan semakin tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,” ujar Nurdin.

Sementara itu Bupati Karimun Aunur Rafiq mengucapkan terimakasihnya kepada Gubernur atas alokasi dana yang diterima oleh BP Karimun.

“Pemerintah Kabupaten Karimun mengucapkan terimakasih kepada Gubernur selaku Ketua Dewan Kawasan karena pada tahun ini BP Kawasan Karimun mendapatkan dana senilai Rp107 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan fisik kawasan FTZ ,” ujar Rafiq.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, Pemerintah Daerah merasa sangat terbantu dengan adanya dana untuk pembangunan kawasan FTZ, karena dana dari APBD sangat terbatas.

“Dengan adanya pembangunan fisik yang akan dilakukan oleh BP kawasan di Kawasan FTZ kami merasa sangat terbantu, karena anggaran yang ada bisa digunakan untuk pembangunan ke tempat lain,” Ujar Rafiq.

Dengan perbaikan semua unsur dalam hal untuk menarik investor Bupati berharap pada tahun ini pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik sehingga ketersediaan lapangan kerja menjadi lebih banyak untuk masyarakat Karimun. (bni)

Satu Jam Razia, 24 Unit Kendaraan Ditilang

0

batampos.co.id – Satuan Lantas Polres Karimun dibantu unit lantas Polsek Kundur, kembali menggelar razia, Kamis (18/1) kemarin. Hasilnya, belasan kendaraan ditilang dalam operasi rutin penertiban kendaraan.

Hanya butuh satu jam, sedikitnya 24 unit kendaraan roda dua dan roda tiga ditilang. Razia dilaksanakan di depan Mapolsek Kundur Jalan Jenderal Sudirman Tanjungbatu Kota. Selanjutnya puluhan kendaraan diamankan di Mapolsek Kundur.

“Saya berharap semakin sering digelar razia maupun operasi rutin penertiban kendaraan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap peraturan lalulintas. Selain itu untuk memberikan peringatan bagi setiap pengendara memberikan peringatan, teguran, dan memberikan sangsi tilang bagi pengendara yang ternyata melanggar peraturan,” tegas Kapolsek Kundur, Kompol Wisnu Edhi Sadono.

Masih adanya kendaraan yang ditilang, Edi menilai, kesadaran pemilik kendaraan untuk mematuhi peraturan lalulintas masih rendah. Buktinya masih ada yang tidak melengkapi surat tanda nomor kendaraan (STNK), belum memiliki surat izin mengemudi (SIM), bahkan masih ada pengendara yang tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI).  “Kita harapkan, operasi rutin yang dilaksanakan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat,” imbuhnya.

Secara terpisah Pawas Lantas Polres Karimun Ipda Sadi menyebutkan, operasi rutin sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalulintas di jalan raya sekaligus penertiban kendaraan. Dalam razia dan operasi rutin terdapat 21 unit kendaraan roda dua dan 3 unit roda empat sanksi tilang di tempat.

“Jenis pelanggaranya sebagian tidak memiliki SIM, tidak dapat menunjukan kelengkapan surat kendaraan seperti STNK dan ada pengendara yang tidak menggunakan helm standar. Tujuan digelarnya oeprasi rutin agar pengendara bermotor patuh dan taat terhadap peraturan lalulintas jalan raya,” tuturnya. (ims)

Terjaring Operasi, Dua Waria Dipulangkan

0
Aunur Rafiq. F: Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Satpol PP melakukan operasi penyakit masyarakat pada Rabu (17/1) malam. Hasilnya, sejumlah waria yang biasa mangkal di salah satu kawasan di Kecamatan Karimun terjaring. Dalam operasi ini, dua orang waria yang berasal dari luar diamankan ke Kantor Satpol PP, tapi pada pagi harinya langsung dipulangkan.

”Sesuai dengan apa yang saya perintahkan jika memang ada waria yang tertangkap dalam operasi tersbeut dan diketahui bukan berasal dari Karimun, maka dipulangkan ke daerah asalnya. Dan, memang ini tadi pagi (kemarin, red) langsung ditindaklanjuti dengan memulangkan dua orang waria ke kampung halamannya masing-masing. Yakni, ke Tembilahan dan Kuala Tungkal,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq kepada Batam Pos, Kamis (18/1).

Memang, kata Bupati, anggaran untuk memulangkan kedua waria itu tidak ada. Tapi, Satpol PP telah bekerja sama dengan pihak pelayaran, Polsek Kawasan Pelabuhan dan KSOP akhirnya berhasil ditumpangkan ke kapal yang akan berangkat ke dua daerah tersebut. Kebetulan, memang ada kapal yang berangkat ke Tembilahan dan Kuala Tungkal. Sehingga, cukup satu kapal untuk memulangkan kedua waria tersbeut.

”Langkah tegas yang kita lakukan ini sebagai bentuk memberantas salah satu penyakit masyarakat. Selain itu, pemerintah tidak ingin terjadinya penyebaran penyakit dari aktivitas yang dilakukan oleh waria. Karena, mereka ini akan berhubungan sesama jenis. Selain itu, juga untuk menghindari penyebaran LGBT di Bumi Karimun. Dan, operasi seperti ini akan terus ditingkatkan,” jelasnya.

Menyinggung tentang daerah Kolong Laut di Kelurahan Sei Lakam yang merupakan salah satu tempat waria berada di sana pada malam hari disebabkan kwasan tersbeut gelap, Rafiq menyatakan, di kawasan tersbeut akan dipasang lampu jalan. ”Sehingga, disepanjang jalan tersbeut akan terang. Dengan kondisi jalan yang terang sudah tentu tidak akan ada lagi waria yang berada di sana,” paparnya. (san)

Wanita Tewas Diduga Lompat dari Lantai Empat

0

batampos.co.id – Sekuriti Hotel Rasa Indah, Herman menemukan adanya seorang perempuan sedang terbaring di gang yang merupakan salah satu jalan menuju ke hotel tersebut pada Kamis (18/1) pukul 03.00 WIB. Karena, melihat kondisi perempuan yang terbaring tersebut tidak bergerak, dia langsung melaprokannya ke polisi.

”Setelah menghubungi polisi, anggota piket Sat Reskrim bersama Tim Inafis langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan ternyata sudah meninggal dunia. Pada bagian kepala korban mengeluarkan darah,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara kepada Batam Pos.

Mayat wanita yang ditemui tersebut, kata Lulik, adalah Abui, 55. Perempuan tersbeut merupakan warga yang tinggal di gang tersebut. Hasil pemeriksaan di dalam rumah diketahui bahwa sandal ada di dalam rumah. Kemudian, dilakukan pengecekan di lantai 4 pintunya dalam keadaan tertutup, namun tidak dikunci. Untuk itu, kuat dugaan korban bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 4 yang tingginya sekitar 12 meter.

”Selain itu, berdasarkan keterangan keluarga kepada kita bahwa Abui memiliki riwayat penyakit maag kronis. Dan, sejak tiga hari lalu tidak bisa mengkonsumsi makanan. Diduga ini yang menjadi penyebab perempuan tersebut mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri lompat dari lantai empat tempat tinggalnya. Sebelum diserahkan ke pihak keluarga, mayat dibawa ke RSUD M Sani untuk dilakukan visum,” paparnya.

Berdasarkan hasil visum, lanjut Lulik, kepala bagian korban mengeluarkan darah. Bahu dan pinggang patah. Kemudian, tengkorak kepala pecah. Diduga karena benturan keras dan hal ini yang yang menjadi penyebab korban meninggal dunia. (san)

Insentif Guru Paud Minta Ditambah

0

batampos.co.id – Ketua PD Himpaudi Karimun Nyimas Novi Ujiani menyampaikan, untuk tenaga pengajar Himpaudi ada 272 orang dengan lembaga Taman kanak-kanak (TK) maupun Pendidikan anak usia dini (PAUD) ada 71 lembaga. Dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Karimun, agar diperhatikan insentif para guru-guru tersebut. Dimana, saat ini insentifnya hanya Rp 500 ribu per bulannya.

”Mudah-mudahan Pak Bupati bisa menambah insentif para guru-guru tersebut. Tahun ini atau tahun depan, mengingat mereka mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter anak,” harapnya, kemarin (18/1).

Sedangkan Bupati Karimun Aunur Rafiq menanggapi hal tersebut, mengungkapkan bahwa dirinya belum bisa menjanjikan. Namun, akan diusahakan untuk diusulkan pada APBD-P 2018 mendatang melalui Dinas Pendidikan Karimun. Yang penting adalah, para guru-guru tersebut harus memberikan yang terbaik kepada anak didiknya.

” Insya Allah. Saat ini para guru-guru tetap melakukan aktivitas seperti biasa, tidak ada yang mengundurkan dirikan,” tanya Rafiq kepada para guru-guru yang hadir.

Untuk itu ia berharap, agar tetap terus mengabdi sebagai tenaga pengajar bagi anak-anak di TK maupun PAUD. Sebab, kontribusi tenaga pengajar di tingkat dasar sangat penting bagi pembentukan karakter anak-anak. Sehingga, bisa mencetak generasi yang berkwalitas dengan mempunyai dasar agama yang kuat.

” Pesan saya tolong, di jaga anak-anak kita supaya tidak terjadi pelecehan seksual oleh orang-orang yang kurang imannya,” ujarnya.
Pantauan dilapangan, hadir Ketua Bunda Paud R Aznah yang juga istri Bupati Karimun dan tamu undangan serta para guru-guru PAUD dan TK se pulau Karimun.(tri)

Warga Dapat Sertifikat Tanah Gratis

0
Susilawati. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun, kemarin (18/1) secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah gratis kepada masyarakat pulau Karimun di kantor Pertanahan Karimun. Melalui pembuatan sertifikat tanah secara gratis, dapat membantu masyarakat yang kurang mampu dalam pengurusan sertifikat.

”Kalau bisa jangan digadailah, buat anak-anak nanti bisa membangun rumah atau usaha lahan itu yang telah mendapatkan sertifikat sah,” pesan mantan Bupati Karimun ini.

Sementara itu Kepala Kantor Pertanahan Karimun Susilawati mengatakan, dari 8111 yang telah terselesaikan pengurusannya ke Kantor Pertanahan Karimun. Baru 256 bidang yang sudah bersertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), untuk wilayah pulau Karimun dan Kundur. Selain penyerahan sertifikat Barang Milik Negara (BMN), dari Kepolisian, Angkatan Laut dan Kementerian Agama.

”Sisanya nanti akan diserahkan pada bulan Februari nanti. Untuk tahun 2018 ini, lebih besar lagi yaitu 13 ribu bidang untuk PTSL. Kemudian Inventarisasi Penguasaan,. Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) ada 3 ribu bidang dan UKM 200 bidang, serta konsolidasi tanah ada 200 bidang. Mohon dilengkapi persyaratannya, untuk mendapatkan sertifikat secara gratis nanti,” tuturnya.

Selama proses pembuatan sertifikat tersebut, kendalanya dalam pemahaman dimasyarakat dalam pemasangan patok. Dimana, tenaga ukurnya sudah siap, namun masyarakat tidak kunjung dipasang sebagai acuan dalam melengkapi persyaratan. Dengan melengkapi persyaratan yang cukup sederhana, seperti alasak atau sporadik, KTP, materai 6000 dan paling penting pajak PBB.

”Saya tegaskan pembiayaan dalam pengurusan sertifikat gratis. Silahkan, melengkapi persyaratan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan sertifikat secara gratis,” ungkapnya.

Alokasi sertifikat PTSL setiap kecamatan, berbeda-beda setiap tahunnya sesuai pemetaan. Artinya, secara bertahap untuk kabupaten Karimun nanti akan mendapatkan sertifikat resmi. Sehingga, permasalahan tidak akan timbul kembali di kemudian hari. Dimana, rata-rata banyak tanah eksa pakai yang telah diduduk oleh masyarakat.

Sedangkan salah seorang warga Karimun Muslim yang mendapatkan sertifikat gratis mengungkapkan, terimakasih kepada Pemerintah Pusat yang telah memberikan sertifikat gratis.

”Senanglah, bisa saya bangun usaha di tanah yang sudah bersertifikat. Tidak was-was lagi, lumayan tinggal cari modal bangun kedai kecil-kecilanlah,” singkatnya.(tri)

Bantuan Mengalir untuk Korban Banjir di Anambas

0
Bupati Kabupaten Anambas Abdul Haris didampingi wakilnya Wan Zuhendra dan Kapolres Anambas AKBP Junoto saat meninjau lokasi bekas banjir, Kamis (18/1). F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Abdul Haris, didampingi Wakilnya Wan Zuhendra dan Kapolres Anambas AKBP Junoto, meninjau langsung seluruh daerah yang tertimpa banjir di dua Kecamatan di Pulau Jemaja yakni Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur Kamis (18/1).

Seperti diketahui Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur bersama Kecamatan Siantan menjadi daerah yang paling parah diterjang Banjir sejak seminggu terakhir, dan pada Puncaknya Banjir merenggut dua Korban Jiwa di Kecamatan Siantan.

Belum diketahui berapa kerugian pada musibah tersebut namun ditaksir milliaran rupiah, menginggat sejumlah rumah warga roboh, ternak di Jemaja dan Jemaja Timur banyak yang mati, lalu dua rumah di Tarempa Kecamatan Siantan hanyut, tiga rusak parah belum lagi banyak prosperity yang hilang terbawa banjir.

Dihadapan masyarakat yang tertimpa musibah Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris, terus memberikan motivasi agar masyarakt sabar dan tabah menghadapi cobaan yang terjadi. “Kita semua tidak ingin musibah ini terjadi untuk itu kita harus sabar menjalankannya,” kata Haris Kamis (18/1)

Haris, mengatakan, pihaknya sesegara mungkin memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Haris Juga meminta kepada masyarakat untuk mendata kerusakan yang terjadi akibat bencana ini. “Para UPT, agar mendata kerusakan yang terjadi agar bantuan dapat diberikan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Afrizal, Tim Tagana Yang berada di Kecamatan Jemaja mengatakan, hingga saat ini bantuan masih terus bedatangan dan terus disalurkan kepada masyarakat yang tertimpa musibah. “Alhamdulillah bantuan terus disalurlan kepada masyarakat yang membutuhkan sumbangan masyarakat Anambas yang berada di luar, serta mahasiswa terus disalurkan. Hari ini selain makanan juga memberikan bantuan berupa popok bayi dan laninya karena memang sangat di butuhkan,” ungkapnya lagi.

Dikelurahan Tarempa sendiri bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah juga terus mengalir, Posko bantuan dan Dapur Umum yang dibuka oleh Kelurahan Tarempa terus membantu masyarakat.

Dari Pantauan di lapangan terlihat masyarakat hilir mudik datang ke Posko sekedar untuk meminta aqua dan makanan siap saji yang disiapkan. Bahkan Lurah Iing Sumindar, bersama sejumlah staf kelurahan menginap di Posko mengingat masyarakat terus saja berdatangan. “Masyarakat terus berdatangan untuk meminta bantuan seperti pakaian makanan, air bersih dan dapat dilayani dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya, bencana tak henti menerpa warga Kabupaten Kepulauan Anambas. Setelah banjir besar di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur yang disertai dengan sejumlah tanah longsor, kini banjir yang lebih dahsyat menerpa pusat kota Tarempa.

Sedikitnya ada 15 dari 16 RT yang ada di kelurahan Tarempa terkena dampak dari banjir tersebut. Data awal sekitar 300 rumah terendam banjir. Namun setelah diteliti sekitar 800 rumah yang terendam banjir. Bahkan banjir tersebut memakan dua korban nyawa. Satu korban atas nama Lince (31) warga RT 01 RW 02 Kampung Baru Tarempa dan satu korban lainnya Baharuddin (66) warga Jalan Raden Saleh Tarempa. (sya)

PT Widar Pasok Listrik ke Kawasan FTZ Karimun

0

batampos.co.id – PT Widar Mandripa Nusantara (Widar) yang merupakan salah satu anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali membuat pencapaian baru. Setelah memasok listrik ke Kawasan Pelabuhan Teluk Lamong, kali ini Widar memasok listrik sebesar 5 megawatt (MW) ke Pulau Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau.

Pasokan tersebut akan memperkuat listrik di kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) Zona II Karimun.

Pencapaian ini merupakan kerja sama Widar dengan PT Karimun Power Plant (KPP) selaku pemegang wilayah usaha kelistrikan di wilayah tersebut.

“Pencapaian ini adalah perwujudan dari komitmen kami untuk terus menyebarkan energi baik ke seluruh wilayah,” kata Direktur Utama PT Widar, Rizal Wibisono, Kamis (18/01).

Rizal mengatakan, penyaluran tenaga listrik sebesar 5 MW itu akan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan setrum di kawasan tersebut. “Saat ini, mayoritas pengguna listrik di wilayah tersebut adalah sektor industri,” ujar Rizal.

Kehadiran tambahan daya listrik dari Widar ini, menurut Rizal juga memberi manfaat bagi industri di Tanjungbalai Karimun. Sebab, selama ini kebutuhan listrik untuk industri sebagian besar masih dipasok menggunakan genset diesel milik industri masing-masing.

“Dengan adanya listrik yang dipasok Widar melalui KPP ini sekaligus membantu industri setempat untuk melakukan efisiensi energi,” ujar Rizal.

Efisiensi energi tersebut dilakukan dengan menggunakan pembangkit listrik berbahan bakar gas alam yang disiapkan oleh Widar didukung oleh PT Energi Powerindo Jaya (EPJ).
Rizal melanjutkan, PT EPJ ini bekerja sama dengan PT VPower Operation Services (VPOS).

Untuk pasokan gas, Rizal mengatakan berasal dari PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) yang juga anak usaha PT PGN dan PT Environment Technology International (ETI). Bentuknya berupa Compressed Natural Gas (CNG).

“Sinergi ini diharapkan terus berlanjut sehingga semakin terwujud salah satu komitmen PGN, baik secara langsung maupun melalui anak usahanya dalam menyalurkan energi baik ke pelosok Indonesia,” tutup Rizal. (par)

Kuota Transportasi Online, Dishub Tunggu Hasil Survei

0

 

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Jamhur Ismail mengatakan terkait kuota transportasi berbasis aplikasi, pihaknya menunggu usulan dari Batam. Menurut Jamhur, secara internal pihaknya sudah melakukan perhitungan. Akan tetapi, hasilnya belum bisa dipublikasikan.

“Kami sudah membuat perhitungan. Maka untuk menuntaskan persoalan ini, kami sudah mengeluarkan surat ke pihak-pihak terkait perihal rumusan untuk menghitung kuota tersebut,” ujar Jamhur menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin.

Menurut Jamhur, surat dengan nomor 551.2/LLAJ/845 tertanggal 5 Desember 2017 sudah disampaikan ke masing-masing pihak terkait. Seperti, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Batam, DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Batam, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Batam, Forum Taksi Batam, Aplikator Angkutan Berbasis Aplikasi, dan perusahaan/koperasi.

“Artinya semua pihak yang berkepentingan dalam persoalan ini sudah kami sampaikan. Tentu perlu waktu untuk melakukan perhitungan tersebut,” papar Jamhur.

Ditanya apakah ada deadline untuk pembahasan tersebut ? Mantan perwira TNI AD tersebut menegaskan tidak ada batasan waktu terkait pembahasan kuota ini. Ia yakin, beberapa waktu kedepan sudah ada hasil yang didapat untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat.

“Masalah kuota ini juga yang menyebabkan kita belum mengeluarkan izin kepada salah satu perusahaan yang dinyatakan sudah memenuhi persyaratan,” tegas Jamhur.

Disinggung mengenai ada kesepakatan sementara, yakni dilarangnya transportasi online beraktivitas di Batam. Terkait hal itu, kata Jamhur, pihaknya sampai saat ini masih menunggu jawaban resmi dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Karena Pemprov Kepri sudah melayangkan empat surat ke Ditjen Aplikasi, Kominfo.

“Sampai saat ini, belum ada respon positif ataupun negatif dari Kemenhub. Jika tidak ada penjelasan juga, kami akan kirim surat sampai 10 kali,” tegasnya lagi.

Dijelaskan Jamhur, persoalannya sederhana, yaitu semua pihak harus taat pada peraturan perundangan, yakni Permenhub Nomor 108 Tahun 2017. Masih kata Jamhur, permasalahan sekarang berada di tingkat pusat yaitu Kemenhub dan Kominfo. Daerah hanya kena imbas negatifnya saja

“Kita semua harus sepakat untuk menuntut pihak pusat. Bahkan kami juga sudah menjelaskan, bahwa kondusifitas Batam adalah sangat penting,” tutup Jamhur.(jpg)

Juramadi Digadang Jadi Sekda Lingga

0
 Jurmadi Esram. Foto:RPG

batampos.co.id – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) kota Tanjungpinang, Juramadi Esram digadang akan menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga. Bahkan beberapa waktu lalu, Juramadi dikabarkan sudah mengikuti proses lelang terbuka.

Pelasana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungpinang, Riono membenarkan kabar tersebut. “Yang saya tahu memang Juramadi mengikuti open bidding di sana, posisinya sebagai Sekda. Tapi saya tidak tahu hasilnya,” kata Riono, Kamis (18/1/).

Senada, dikatakan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan, bahwa Juramadi telah mengikuti berbagai tahapan open bidding yang dilakukan Kabupaten Lingga.

“Memang saat ini Lingga terkadi kekosongan Sekda, ada open bidding, Pak Juramadi ikut. Sudah 2 bulan belakangan ini semua tahapan dilakukan, saya dengar tinggal menunggu hasil saja,” terang Dahlan.

Dahlan dan Riono mengaku bahwa Pemko tidak akan mengekang jika memang ada ASN yang ingin mengembangkan karirnya. “Kita tidak ada menahan, dia ingin ya lakukan,” kata Dahlan.

Saat ini status Juramadi masih sebagai ASN dan pejabat eselon II di Pemko Tanjungpinang. Pasalnya belum ada keputusan resmi tentang hasil dari open bidding tersebut. Dahlan mengatakan, jika memang telah keluar hasilnya maka Juramadi akan dimutasikan ke Lingga menduduki jabatan Sekda.

Sayangnya, hingga kemarin, Juramadi masih belum bisa terkonfirmasi perihal peluang dan motivasinya mengikuti lelang jabatan terbuka di Kabupaten Lingga. (aya)